Presentasi

682 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
682
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi

  1. 1. HUKUM PAJAKTEMA : UTANG DAN TARIF PAJAK
  2. 2. Tarif Tarif Tarif Regresif Tarif Degresif Proposional Progresif what she’s thinking? Let’s checkthis out!
  3. 3. Tarif Pajak Penghasilan Tarif Pajak Badan Dalam Negeri Tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak badan dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap adalah sebagai berikut : Lapisan Penghasilan Kena Pajak Tarif Sampai dengan Rp. 50.000.000 10 % Diatas Rp. 50.000.000 sampai dengan 15 % Rp. 100.000.000 Diatas Rp. 100.000.000 30 %
  4. 4. Tarif Pajak Penghasilan Tarif Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri Tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri adalah sebagai berikut : Lapisan Penghasilan Kena Pajak Tarif Sampai dengan Rp. 25.000.000 5% Diatas Rp. 25.000.000 sampai dengan 10 % Rp. 50.000.000 Diatas Rp. 50.000.000 sampai dengan 15 % Rp. 100.000.000 Diatas Rp. 100.000.000 sampai 25 % dengan Rp. 200.000.000 Diatas Rp. 200.000.000 35 %
  5. 5. Utang PajakDalam Arti Luas : segala sesuatu yang harus dilakukan olehyang berkewajiban sebagai konsekwensi perikatan, sepertipenyerahan barang, membuat lukisan, melakukan perbuatantertentu, membayar harga barang dan seterusnya.Dalam Arti Sempit : perikatan sebagai akibat perjanjiankhusus yang disebut utang piutang, (bijzondereovereenkomst, benoemde overeenkomst) yang mewajibkandebitur untuk membayar (kembali) jumlah uang yang telahdipinjamnya dari kreditur.
  6. 6. Sebab Timbulnya Hutang PajakHutang pajak timbul disebabkan oleh beberapaalasan/ajaran diantaranya adalah : Ajaran Formil : Hutang Pajak timbul karena adanyaketetapan pajak dari pemerintah, sehingga pajak terutangpada saat diterbitkan nya surat ketetapan pajak. Ajaran Materil : Hutang Pajak timbul karena undang –undang dan karena ada sebab – sebabyang mengakibatkanseseorang/pihak dikenakan pajak, yaitu dikarenakanperbuatan, keadaan dan peristiwa yang dapat menimbulakanutang pajak
  7. 7. Seiring dengan perubahan jaman, masalahpajak pun terkadang masih menimbulkankekeliruan pada masyarakat seperticontoh, utang pajak dan pajak terutang.Sekilas kata – kata tsb sama tapi padanyatanya memiliki dasar atau makna yangberbeda...
  8. 8. Perbedaan Utang Pajak dan PajakTerutangHutang Pajak Pajak Terhutang Merupakan Pajak yang  Merupakan Pajak yang masih harus dibayar. harus dibayar Perhitungan pajak  Perhitungan pajak dilakukan oleh dilakukan oleh wajib pemerintah (fiskus) pajak Sebagai dasar  Bukan sebagai dasar penagihan pajak penagihan pajak Dapat dilakukan  Tidak dapat dilakukan tindakan penagihan tindakan penagihan
  9. 9. Utang pajak dan Penagihannya Tindakan Penagihan Pajak dilakukan apabila utang pajak sampai dengan tanggal jatuh tempo pembayaran belum dilunasi, akan dilakukan tindakan penagihan pajak sebagai berikut:a) Surat Teguranb) Surat Paksac) Surat Sitad) Lelang
  10. 10. Surat Teguran : Utang pajak yang tidak dilunasi setelah lewat 7 (tujuh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran, akan diterbitkan Surat Teguran. Surat Paksa : Utang pajak setelah lewat 21 (dua puluh satu) hari dari tanggal Surat Teguran tidak dilunasi Penyitaan : Utang pajak dalam jangka waktu 2 x 24 jam setelah Surat Paksa diberitahukan oleh Jurusita Pajak tidak dilunasi, Jurusita Pajak dapat melakukan tindakan penyitaan Lelang : Dalam jangka waktu paling singkat 14 (empat belas) hari setelah tindakan penyitaan, utang pajak belum juga dilunasi akan dilanjutkan dengan pengumuman lelang melalui media massa. Utang Pajak(Penagihan nya)
  11. 11. Dalam hal penagihan Wajib pajak/penanggung pajak memiliki hakdan kewajiban, yaitu sebagai berikut :Hak Wajib Pajak Kewajiban Wajib Pajak  
  12. 12. Daluwarsa Penagihan
  13. 13. Thank you..Created by :Sonia, Kurnia, Rona, DiahArum, Lenny, Puji.

×