nutrition for nvp

343 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
343
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Hadirin yangterhormat, topic saya adalah nutrisiuntuk ibu hamil dengan mual muntah, dari kemarin kita telah menyimak bahwa nutrisi selama kehamilan berpengaruh terhadap kualitas anak bangsa generasi emas, bahkan sejak pembuahan.
  • Kita membedakan mual muntah dalam kehamilan dengan hyperemesis gravidarum
    NVP adalah keluahan nausea dengan atau tanpa vomitus, terjadi pada hamper seluruh ibu hamil, mulai umumnya pada minggu ke 5-6, puncak gejala pada minggu ke 9
    Dan umumnyaakan membaik pada usia kehamilan 16-18 minggu. Seperlimanya dapat berlanjut sampai persalinan dan 32 % ada yang timbul kembali pada trimester akhir kehamilan. Meskipun namanya morning sickness, namun gejalanya dapat terjadi sepanjang hari. Keadaan ini dapat ringan atau sedang dan umumnya tidak berpengaruh buruk terhadap kesehatan ibu dan janin
  • Hyperemesis gravidarum didiagnosis apabila mualmuntah berkelanjutan, ibu hamil memuntahkan makanan dan cairan yang masuk, berat badan turun > 5% Berat sebelum hamil, terdapat ketonuria, dehidrasi dan gangguan elektrolit atau fungsioragan lainnya. Kejadian terbanyak pada 4-10 minggu pertama kehamilan, untungnya hanya terjadi pada 0.5-2% ibu hamil. Keadaan ini dapat berlangsung selama kehamilan, namun umumnya membaik sekitar pertengahan kehamilan . Berbeda dengan pendapat sebelumnya bahwa mual muntah merupakan ciri kehamilan akan baik, keadaan ini malah meningkatkan morbiditas ibu dan janin serta berdampak pada kehidupan bayi di masa yang akan dating.
  • Baik NVP maupun HEG sering terjadi pada kehamilan pertama, usia muda, ibu rumah tangga, obesitas, ehamilan mola atau multiple, riwayat mabuk perjalanan, kelainan makan seperti anoreksi atau bulimia, riwayat mual muntah pada kehamilan sebelumnya, sensitive pada pemakaian pil KB, ibu hamil dengan stress, emotional tension, tidak PD untuk menjadi ortu dan ibu-ibu yang anak mami. Juga lebih sering terjadi pada ibu hamil yang fetusnya perempuan
  • Etiologi belum pasti dan masih banyak teori baru yang bermunculan. Diduga multifaktorial.
    Banyak peneliti mengaitkan dengan hCG dan hormon steroid seperti estrogen, progesteron, adrenocorticotropin atau tiroksin, tapi tidak pasti karena teori ini tidak konsisten pada semua penderita NVP terutama pada HEG. Perubahan neuromuskuler gaster yang disebabkan oleh kehamilan diduga sebagai pemicu, termasuk kedalamnya abnormalitas aktivitas mioelektrik, tonus gaster dan kontraktilitasnya. Berbagai defisiensi nutrient didapatkan pada penderita NVP, sehingga teori defisiensi nutriri muncul, misalnya thiamine, riboflavine, vit.B6, Vit A, Retinol Binding protein, sedangkan Vitamin C, Calcium, albumin meningkat, mungkin karena efek dehidrasi. Faktor psikologis juga dipertimbangkan, tetapi tidak dapat digeneralisasikan karena akan membuat ibu tambah frustrasi, faktor genetic juga diperhitungkan karena kejadian lebih sering pada ibu hamil yang ibunya mengalami NVP/HEG.
  • Diagnosis ditegakkan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan laboratorium
  • Perlu diketahui bahwa begitu banyak diagnosis diferensial untuk NVP dan HEG, diantaranya mual muntah karena kondisi kehamilan sendiri seperti pada preeklamsi atau acute fatty liver, namun NVP dan HEG jarang yang dimulai pada usia 20 minggu ke atas. DD lainnya meliputi penyakit saluran pencernaan, urogenital, kelainan metabolik
  • Kelainan metabolik seperti ketoasidosis akibat diabetes, kelainan neurologik dan penyebab lain seperti efek samping pemberian Fe atau keracunan makanan dapat
    Menjadi DD NVP/HEG.
  • Masih terdapat miskonsepsi tentang kebutuhan kalori pada kehamilan. Selama trimester pertama dan awal trimester kedua, kalori yang dibutuhkan sama dengan ibu tidak hamil. Peningkatan kebutuhan mulai pertengahantrimester kedua dan trimester ketiga, Ibu hamil membutuhkan variasi makanan dan makanan yang padat gizi.
  • Ini adalah kebutuhan nutrien harian bagi ibu hamil, Porsi terbanyak adalah karbohidrat (50-60%) sisanya dari lemak dan protein . Kebutuhan cairan juga tinggi 30 ml/kgBB , maka untuk penderita NVP, cairan dibutuhkan lebih banyak.. Kebutuhan zat besi 30 mg/ hari menurut CDC, namun pada trimester pertama efek samping zat besi dapat menimbulkan mual muntah.
  • Efek nutrient terhadap kejadian NVP telah banyak diteliti, Signurello menyatakan asupan lemak jenuh sebelum hamil meningkatkan kejadian NVP, demikian juga asupan berlebihan makronutrient. Sedangkan protein, cereal dan kacang-kacangan mnurunkan kejadian NVP. Pemberian vitamin B6 menurunkan NVP, sedangkan zat besi dapat memperburuk NVP.
  • Meskipun NVP biasa terjadi pada kehamilan, namun akibat penyebabnya multifaktorial, maka penangannya sangat individual. Baik pasien maupun dokternya harus mengerti bahwa NVP biasa terjadi, dan jelaskan bahwa keadaan ini sementara, umumnya menghilang pada trimester kedua. NVP ringan umumnya tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari, dokter dapat menyarankan perubahan diet atau lifestyle seperti makan sedikit-sedikit , perut jangan kosong, hindarkan pencetus NVP, istirahat dan support dari suami/keluarga . Pada NVP sedang dibutuhkan terapi farmakologis, makin cepat gejala NVP diatasi, makin baik prognosis. sedangkan NVP berat/HEG yang ditandai dengan penurunan berat badan dan dehidrasi harus dirawat untuk rehidrasi, suplementasi nutrient dan pemberian obat-obatan intravenous.
  • Untuk pasien yang tidak dirawat (ringan berat) sarankan makanan kaya karbohidrat, rendah lemak. Makanan dingin dan kering lebih dapat diterima perut. Makan sedikit-sedikit dengan frekuensi yang lebih sering (6-8 kali sehari). Makanan dikunyah dan ditelan pelan-pelan . Asupan makanan ringan malam hari sebelum tidur akan mengurangi kemungkinan morning sicknes. Bangun tidur sebelum turun dari tmpat tidur, coba mengkonsumsi crackers asin atau roti kering. Hindari makanan banyak lemak, banyak bumbu atau makanan penutup yang gurih. Setelah makan dapat nberbaring dengan kepala ditinggikan.
  • Cairan harus diberikan untuk mencegah dehidrasi. Cairan jangan diminum segera setelah makan, karena membuatkembung dan ingin muntah. Biasanya ibu mempunyai waktu bebas mual. Jangan meinum minuman beralkohol, kurangi the dan kopi. Banyak ibu hamil yang nyaman dengan juice , namun airputih lebih baik,bila perlu es batu.
  • Biasanya ibu dengan NVP mempunyai hyprolfactory, penciumannya tajam dan rangsangan bau sering membuat muntah. Jarang ibu hamil dapat memasak atau makan masakannya sendiri. Hindarkan bau yang merangsang mungkin membeli makanan jadilebih baik. Cukup istirahat karena lelah merangsang mualmuntah. Dapatkan udara segar dan hindari ruangan yang panas.
  • Pasien perlu diberi tahu bahwa kondisi ini bukan kesalahannya, NVP bukan karena ibu terlalu begini atau kurang begitu, tidak ada upaya untuk mencegah NVP saat ini, yang penting harus diatasi. Buat kartu diet , minum saat bebas NVP. Kadang ibu hamil merasa lapar tapi takut makan karena akan muntah.
  • Bagan ini menunjukkan penanganan NVP. Sisihkan dahulu penyebab lain yang harus mendapat pengobatan sesuai. Pada NVP, tindakan pertama adala saran tentang asupan makanan dan support emosional, bila membaik, ibu PN rutin. Bila tidak membaik, berikan terapi piridoksin (vitamin B6), jahe, akupresure atau doksilamin. Bila membaik, PN rutin, bila tidak membaik periksa keton urin dan elektrolit. Bila normal berikan terapi lini kedua, bira ada kelainan, hospitalisasi dengan perbaikan cairan, elekrolit dan nutrisi
  • Terapi lini pertama tidak berhubungan dengan teratogenisiti dan terbukti efektif. Vit B6, Jahe,Antihistamin dan metoclopramide
  • Terapi lini kedua, dianggap aman, namun belum terbukti secara klinis terdiri dari antiemetik dan steroid
  • HEG dan NVP yang tidak terkontrol membutuhkan perawatan di rumah sakit. Cairan Intravenus sangat dibutuhkan untuk rehidrasi, demikian juga dengan elektrolit , dan nutrisi. Vitamin B6 dan antiemetik harus diberikan. Mula-mula pasien dipuasakan, bila keadaan umum membaik,. Thiamin diberikan 100 mg untuk 2-3 hari karena merupakan kofaktor untuk metabolisme glukosa. Setelah mual muntah berkurang (< 3kali/hari, perkenalkan makananpadat per oral dan cairan sesuai anjuran diet untuk NVP. Support psikologis dari semua lingkungan dibutuhkan.
  • Diagram ini menunjukkan terapi pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Pentuing untung menghilangkan rangsangan mual muntah, rehidrasi, antiemetic, perbaikan elektrolit dan support psikologis. Bila membai perkenalkan makanan padat dan cairan, bila tidak berikan enteral atau total parenteral nutrition
  • Nutrisi pada ibu dengan NVP atau HEG merupakan bagian terpenting. Nutrisi akan dipakai untuk penyembuhan, pertumbuhan fetus, plasenta, cairan amnion, uterus, payudara dan pertambahan volume darah ibu. Pada awalnya kebutuhan bayi akan dipenuhi oleh cadangan ibu dari tulang, organ, jaringa dan simpanan lainnya sehingga bila tidak diatasi ibu akan cepat kurus dan membutuhkan cukup banyak waktuuntuk kembali sehat.
  • Bila ibu tidak dapat hilang gejala dengan perawatan dan pemberian infus kalori, nutrisi dan obat-obatan, diberikan nutrisi enteral. Nytrisi langsungbke lambung atau yeyunum sehingga mem btpass fase sefalik yang melibatkan rangsangan dari penglihatan, penciuman dan rasa sebagai pencetus NVP.
  • Penelitian Vaisman dkk yang memberikan nutrisi enteral langsung ke jejunum yang dipasang dengan endoskopi pada 11 ibu hamil yang dirawat karena HEG, menunjukkan hasil yang baik bagi 7 kasus. Hanya 4 ibu yang gagal karena tube lepas akibat muntah-muntah, dan tersumbat.
  • Cara lain adalah nutrisi parenteral, dapat perifer melalui intravenous pada tungkai atau central parenteral nutrition melalui vona sentralis
    Biaya tinggi dan berisiko infeksi
  • NVP yang segera diatasi tidak berbahaya, umunya membaik setelah 18-20 minggu, pada sekitar 13% masih berlanjut, namun hanya 0,5-2% yang menjadi HEG. Morbiditas bila tidak diatasi adalah wernicke ensefalopati,
  • Potensial komplikasi fetus dapat terjadi bula HEG berat, tidak cepat diobati atau pengobatan tidak memadai, dapat terjadi preterm, CHD, Kelainan kulit, IUGR, Pendek, testis tidak turun, kematian perinatal, dysplasia panggul, NTD , ganggual skeleton atau gangguan perilaku.
  • Komplikasi dapat terjadi pada bayi yang dikandung di masa yang akan datang, bahkan pada generasi berikutnya seperti kejadian DM, obesitas, hipertensi, penyakit jantung, kanker, danlainnya
  • KESIMPULAN; Nutrisi sebelum hamil penting untuk pencegahan NVP, Terapi lini pertama adalah saran dalam pengaturan asupan nutrisi dan gaya hidup, Makin cepat NVP diatasi makin rendah keungkinan HEG. Lini pertama adalah vitamin B6 (katagori A dan B), lini kedua katagori B atau C. Bila tidak diatasi, perawatan di rumah sakit dan pemberian nutrisi/cairan baik enteral maupun parenteral dibutuhkan.
  • nutrition for nvp

    1. 1. Nutrition for Nausea and Vomiting during Pregnancy SOFIE RIFAYANI KRISNADI
    2. 2. Nausea Vomiting in Pregnancy (NVP)  Nausea with or without vomiting  Occurs in 50-90% of all pregnancies  Symptoms occur at 5-6 wks GA, peak at 9 wks,  Ablate by 16 to 18 wks; 20% continues for the entire pregnancy  32% during late pregnancy  Symptoms can occur any time of day—80% persist throughout the day , usually worst in the morning ( morning sickness)  Mild or moderate, self limited, not disturb the patient’s health or fetus’s
    3. 3. Hyperemesis Gravidarum  Persistent vomiting accompanied by weight loss exceeding 5% of body weight  Dehydration, ketonuria unrelated to other causes;  Onset usually 4 to 10 wks GA  Affects 1-4 in 200 (0.5-2%) pregnancies  Can persist until delivery  Symptoms tend to improve in last half of pregnancy  Can be Life threatening to fetus and mother
    4. 4. Risk Factors  Primigravida , Young women, Houseworks  Obesity, Multiple/molar pregnancy, History of motion sickness, Eating disorder  History of NVP/HEG, Sensitive to OC’s  Psychiatric issues (stress, emotional tension, fear to be a parent, excessive bond to mother Female fetus (Mylonas et al, 2007)
    5. 5. Pathophysiology o Not fully understood, multifactorial o Correlated with increasing hormone hCG /others (thyroid, progesterone, estrogen, adrenal hormones) o Dysmotility GIT o Nutrition deficiencies o Psychologic, Genetic o Helicobacter pylori infection
    6. 6. Algorithm for diagnosis of hyperemesis gravidarum, according to Mylonas-2007 GOT, Glutamatoxalacetate transaminase; GPT, Glutamatpyruvate transaminase
    7. 7. Differential Diagnosis NVP
    8. 8. Nutrition During Pregnancy Most pregnant women need 2,200-2,900 calories Energy Requirements No different than non- pregnant women until the 2nd trimester 340 kcal in the 2nd trimester 452 kcal in the 3rd trimester Variety of foods Choose nutrient-dense foods/ limit energy-dense foods www.mypryamid.gov
    9. 9. Table Nutrient Requirements During Pregnancy Nutrient RDA/DRI Key Considerations Protein 0.8–1.0 gm/kg protein/d + 10 gm protein/d per fetus using pre- pregnancy weight Individuals who are protein deficient at conception, a goal of 1.2 – 1.7 gm/kg protein/d is ideal Carbohydrate 50%–60% total calories For gestational diabetes, CHO content may need to be decreased to as low as 40% calories Fat 30% total calories There is no established DRI for essential fatty acids during pregnancy, however it has been suggested intake should be at least 4.5%–6% of total calorie intake Fluid 30 mL/kg With nausea and vomiting, pregnant woman will need additional fluids to account for fluid losses with emesis Folate 600 micrograms/d With 400 micrograms coming from supplements or synthetic folic acid found in fortified foods Iron 27 milligrams/d Center for Disease Control and Prevention recommends all pregnant woman initiate iron supplementation of 30 mg/d at the first prenatal visit
    10. 10. Nutrient Effects in Nausea of Pregnancy • Saturated fat intake before pregnancy increase the risk of HEG (Signorello,1998) • Protein predominant meals reduce nausea and gastric dysrithmic activity (compare to carbohydrate, fat or noncaloric meals) • Meals consistency did not affect symptom responses (Jednak, 1999) • Prophylaxis Vit.B6 reduce NVP (Niebyl,2002) • Rates of NVP correlated with high intake of macronutrient (Kcal, carbohydrate, protein,fat  sugar, meat, milk and egg) (Pepper,2006) • NVP increase with low intake of cereals and pulses (Pepper,2006) • Prenatal vitamins worsen nausea because of the iron content,large size and side effects (Einarson, 2007)
    11. 11. Management Considerations with NVP Mild NVP (not interfering with work or lifestyle) Supportive measures (eg, dietary, lifestyle, reassurance) Moderate NVP (interfering with work or lifestyle) Consider pharmacologic treatment options Severe NVP (significant weight loss and dehydration) Hospitalization (eg, fluid replacement, nutritional supplementation, IV medications)
    12. 12. • Outpatient Treatment Extensive dietary advice:  Foods should be rich in carbohydrates and low in fat , Cold and dry foods is better  Should be consumed in many small meals (6-8 X or more).  Chew and swallow your food very slowly  Eat a small snack before sleep at night will prevent morning sickness.  Eat 2-3 saltine crackers or dry toast before getting out of bed  Do not et high fat foods (fried food, heavy sauces, rich desserts)  Lie down after eating with head raised on 1-2 pillows
    13. 13. Outpatient Treatment Fluids: Fluid intake prevent dehydration. Use your nausea-free intervals to their best advantage alternately with solids if you cannot take both at the same time. Drink any nonalcoholic fluid you like, avoid soft drinks and not more than a total of three cups of coffee or tea per day. Many women find lemonade or fruit drinks very acceptable. Water is excellent, if necessary as ice cubes or frozen fluids. Drink plenty of fluid, in small frequent quantities between meals
    14. 14. Outpatient Treatment Naturally you will avoid all odours and tastes that make your NVP worse. Your sensitive nose is possibly your worst enemy at present. The smell of cooking, especially fatty foods, coffee, tea, cigarette smoke, or perfume are the most common items stated by NVP suffers to make their symptoms worse. Normal odours can become unpleasantly nauseous. So, you may need to get extra help from your family and friends. Rest adequately since nausea tends to worsen when a woman is tired. Get plenty of fresh air and avoid warm places, as this can aggravate the nausea.
    15. 15. Patient’ education Reminding yourself as often as necessary that:  This condition is not your fault.  You have not done anything to cause NVP or HG.  There is nothing you could have done to prevent the onset of NVP or HG. Keeping a daily diary of your symptoms may enable you to be prepared to eat. Most importantly, drink at those nausea-free times. Sometimes you may even feel hungry, but the hunger is often quickly followed by the onset of nausea. Either feeling hunger or a nausea-free interval gives you a chance to eat straightaway. If you cannot face a meal, keep nibbling your favourite food, especially when nausea threate
    16. 16. First-line therapy for NVP not associated with teratogenicity, with proven effectiveness Pyridoxine (Vit. B6). 10-25 mg TID. Few side effects. Preg. Category: A Ginger root. 250 mg QID. Few to no side effects. Preg. Category: not rated Antihistamines - more sedating. Preg. Category: B ◦Diphenhydramine(Benadryl) 25-50 mg po Q 4-8 hrs. ◦Meclizine 25 mg po Q 4-6 hrs. ◦Dimenhydrinate (Dramamine) 50-100 mg po Q 4-6 hrs. Metoclopramide 5-10 mg po TID. Category: B
    17. 17. Second-line choices for NVP: considered safe but clinically unproven, Category B or C Anti-emetics ◦Chlorpromazine (Thorazine): 10-25 mg po BID to TID. ◦Prochlorperazine (Compazine): 5-10 mg po TID to QID. ◦Promethazine (Phenergan): 12.5 to 25 mg po Q 4-6 hrs. ◦Trimethobenzamide (Tigan): 250 mg po TID to QID. ◦Ondansetron (Zofran): 8 mg po BID to TID. Category B, very expensive, only studied with hyperemesis Steroids ◦Methylprednisolone (Medrol) 16 mg po TID then taper. Could be a small teratogenic risk. Only studied with hyperemesis.
    18. 18. Initial Treatment of Severe NVP/HEG Hospitalization Intravenous fluids, electrolytes, and multivitamins Intravenous antiemetics / antinauseants Enteral or parenteral nutrition for severe cases Gradual reintroduction of PO fluids and solid foods Psychological support
    19. 19. Inpatient procedure in hyperemesis gravidarum, adapted from Mylonas- 2007
    20. 20. OTHER THERAPY (Non Pharmacological) Nutritional Therapy Complementary and Alternative Medicine Sensory Deprivation Therapy (SDT) Behavioural therapy  Bedrest Psychotherapy Therapeutic Abortion .
    21. 21. NUTRITIONAL THERAPY-  is the most important issues.  Pregnant women require a variety of nutrients for - their own healing and normal development of the fetus - to form the plasenta, amniotic fluid, - increase the size of the uterus and breast tissue - support mother's blood ( increases by 25–50%) which need more fluids, iron, Vit. B12, folic acid, zinc and copper, calcium, magnesium, and protein  The baby's requirements for minerals, vitamins, and other nutrients come first and are taken from the mother's bones, organs, tissues, and other storage areas.  This can leave the mother depleted very quickly, which can take months, or even years, to correct.
    22. 22. ENTERAL NUTRITION IN HEG  EN allows the infusion of nutrients and fluid without the associated cephalic phase (visual cues, food aromas and flavors) that stimulates salivary and gastric secretions  inducing nausea and vomiting in HEG.  If a woman with HEG has not responded to dietary manipulation and oral antiemetics, EN should be considered.  EN, ideally via the gastric route, is anapproach that has been shown to offer significant relief from nausea and vomiting, prevent hospitalization and lead to positive fetal outcomes
    23. 23. Nasojejunal feeding in hyperemesis gravidarum--a preliminary study. Vaisman N, et al. Journal Clin Nutr. 2004 Feb;23(1):53-7. • 11 pregnant women with hyperemesis gravidarum • Consented to have a nasojejunal feeding tube inserted endoscopically. • A clear reduction of vomiting apparent within 48 h after tube insertion, • Vomiting ceased completely after a mean of 5+/-4 days (range 1-13 days). • Weight gain was recorded in six patients (tube feeding for more than 4 days) • Patients encouraged to start drinking and eating along tube feeding after 3-4 days. • Ceasing vomiting and a sufficient oral intake of at least 1000 kcal/day resulted in the decision to remove the tube after 4-21 days. • In three cases, the tube was expelled by recurrent vomiting after 1-4 days, or was blocked as in one case.
    24. 24. PARENTERAL/ INTRAVENOUS NUTRITIONAL THERAPY Parenteral nutrition (PN) is sterile intravenous solution of protein, dextrose and fat in combination with electrolytes, vitamins, trace elements and water. Total Parenteral Nutrition (TPN), - no significant nutrition is obtained by other routes. Peripheral parenteral nutrition (PPN) when administered through vein access in a limb, rather than through a central vein (Central PN)  High cost and Increased risk of infection.
    25. 25. PROGNOSIS NVP usually improve (18-20 weeks of pregnancy) 13% persisted beyond 20 weeks' gestation NVP reduced risk of miscarriage (6 studies, 14,564 women; OR 0.36, 95% CI 0.32 to 0.42)  Morbidities (mother) - including Wernicke's encephalopathy, - Oesophageal rupture, Splenic avulsion - Pneumothorax, - Postpartum depression/ Posttraumatic stress disorder
    26. 26. POTENTIAL FETAL COMPLICATION THEY CAN RESULT FROM SEVERE HEG, INADEQUATELY TREATED, OR THERE IS A DELAY IN MEDICAL INTERVENTIONS Early delivery, Congenital heart disease Integumentary (skin) abnormalities Low birth weight Shorter length Undescended testicles Perinatal death Hip dysplasia Neurodevelopmental sequelae Neural tube defects Central nervous system malformations Skeletal malformations Testicular cancer Behavioral/emotional problems
    27. 27. "fetal programming" Prolonged stress, malnutrition and dehydration in the mother can potentially put an unborn child at risk for chronic disease Increase glucose intolerance, disease of lifestyle, heart disease, DM, obesity, hypertension (Roseboom et al, 2006) Increase coronary disease, altered clotting, raise lipids, obesity Increase breast cancer, obstructive airway disease Increase schizophrenia, antisocial personality (Kyle& Pritchard,2006) Multigeneration effect (Stein & Lumey, 2000) Increase Gallblader disease, Liver dysfunction, muscle pain, renal failure, retinal hemorrhage (Fejzo e al., 2009)
    28. 28. CONCLUSIONS  Preconception diet is important (Folat, Piridoxine, Low fat)  The first choice in NVP treatment generally involves changes in diet or lifestyle. Early treatment of NVP might decrease the risk of HG. Pyridoxine and metoclopramide (category A) are first-line in treatment of HG followed by prochlorperazine (category C), prednisolone (category B), promethazine (category C) and ondansetron (category B1).3 When NVP is very severe and the patient is unable to tolerate oral fluids, she has to hospitalized and intravenous fluids, medications or/and enteral/ parenteral nutrition should be started.
    29. 29. REFERENCES 1. Latva-Pukkila U et al, 2010. Dietary and clinical impacts of nausea and vomiting during pregnancy. J of Human Nutr & Dietetics, Vol 23, Issue 1:69-77 2. Noel M. Lee, M.D. Nausea and Vomiting of Pregnancy.Gastroenterol Clin North Am. 2011 June; 40(2):309-38. 3. Gill SK, Maltepe C and Koren G. The effectiveness of discontinuing iron-containing prenatal multivitamins on reducing the severity of nausea and vomiting of pregnancy. Journal of Obstetrics and Gynaecology, January 2009; 29(1): 13–16 4. Ioanis Mylonas, Andrea Gingaimaier, Franz Kainer.Dtsch Arztebl 2007; 104(25): A 1821-6 5. Jednak MA, Shadigian EM, Kim,SM., et al., Protei meals reduce nausea and gastric slow wave dysrhytmic activity in first trimester pregnancy. Am J Physiol. 277/Gastrointest.Liver Physiol 40: G855-61,1999) 6. Niebyl JR, Goodwin TM. Overview of nausea and vomiting of pregnancy with an emphasis on vitamins. AJOG 2002, May;186:S253-5.
    30. 30. REFERENCES 7. Signorello LB, Harlow BL, Wang S, Erick MA. Saturated Fat intake and the Risk of Severe Hyperemesis Gravidarum. (Epidemiology 1998;9:636-40) 8. Einarson A, Boskovic CMR, Koren G.nTreatment of nausea and vomiting in pregnancy An updated algorithm. Canadian Family Physician. Vol 53: december 2007 , 2109-2111. 9.Pepper GV, Roberts C. Rates of nausea and vomiting in pregnancy and dietary characteristics across populations. Proc.R.Soc. B(2006) 273, 2675-79

    ×