Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Proses dan jenis interupsi

464 views

Published on

Proses dan jenis interupsi

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Proses dan jenis interupsi

  1. 1.  Pengertian  Diagram  Fungsi  Tujuan  Jenis  Penyebab
  2. 2.  Interupsi adalah suatu permintaan khusus pada microprocessor untuk melakukan sesuatu, jika terjadi interupsi maka computer akan menghentikan dahulu apa yang sedang dikerjakan dan melakukan apa yang diminta oleh yang menginterupsi.
  3. 3. a. Interupsi memindahkan pengendalian kepada interrupt service routine melalui interrupt vektor yang berisi alamat dari semua service routine. b. Arsitektur interrupt harus menyimpan alamat intruksi yang di interrupt. c. Interrupt yang datang berikutnya dibatalkan ketika interrupt lain sedang diproses untuk mencegah hilangnya suatu interrupt. d. Trap adalah software generated interrupt yang disebabkan oleh kesalahan atau karena permintaan user. e. Suatu sistem operasi dikendalikan oleh interrupt.
  4. 4. a. Secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine intruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul – modul I/O maupun memori. b. Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing – masing modul berbeda. c. Dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.
  5. 5. Internal HW interruptions : a. Ditimbulkan/digenerasi oleh peristiwa tertentu yang terjadi pada waktu/selama eksekusi program b. Contoh : tipe interrupt untuk counter clock internal; HW call interrupt ini untuk memaintance “time to date” External HW interrupstion a. Ditimbulkan/digenerasi oleh devais peripheral, seperti keyboard, printers, mouse, dsb. b. Tidak dikirim langsung ke CPU, melainkan ke IC yang memiliki fungsi untuk menghandle secara eksklusive interrupts ini.
  6. 6. a. Program Diakibatkan adanya beberapa kondisi yang terjadi, hasil dari suatu eksekusi. b. Timer Disebabkan oleh timer di dalam prosesor. Hal ini memungkinkan sistem operasi menjalankan fungsi-fungsi tertentu secara regular. c. I/O Disebabkan oleh I/O Controller, baik sebagai tanda bahwa suatu operasi telah selesai, maupun memberi tanda adanya kondisi error. Interrupt I/O ada dua macam, interrupt pendek dan interrupt panjang. d. Hardware Failure Disebabkan olch kesalahan hardware, scperti power failure (kegagalan daya) atau memory parity error. e. Menangani exception, Exception adalah suatu kondisi dimana terjadi sesuatu, atau dari sebuah operasi didapatkan hasil tertentu yang dianggap khusus sehingga harus mendapat perhatian lebih, contohnya, pembagian dengan nol, pengaksesan alamat memori yang restricted atau tidak valid, dll.
  7. 7.  http://obatbodoh.blogspot.com/2011/11/pengertian-dan-jenis- interupsi-orkom.html  http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/389/jbptunikompp-gdl- srisupatmi-19446-13-pertemua-i.pdf  http://sulthoni08.files.wordpress.com/2010/03/interup.pdf  http://rikaawalida.wordpress.com/2010/03/18/tugas-pertemuan- 2-sistem-operasi/  https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=forums&srcid=MTU1M jA0Nzg4NzM0MjU5ODU5NTYBMDczOTM4MzQ3MzM4ODc3N zEwNTIBVXZwYXNDMWFYX1VKATQBAXYy  http://melrizah0110.blogspot.com/2013/10/makalah- interupsi.html  http://www.scribd.com/doc/80325494/3-2-3-Fungsi-Interupsi

×