Wireless Sensor Network

470 views

Published on

this article describes about wireless sensor network and its applications

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
470
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Wireless Sensor Network

  1. 1. Wireless Sensor Network sebagai Inovasi Pengendali Jarak Jauh S.N.M.P. Simamora Pusat Studi Telematika dan Kontrol (PUSITELL) Fak. Teknologi Informasi, Univ. BALE Bandung - 2013 Fleksibilitas dan sifat dinamis menggunakan media-transmisi gelombang radio merupakan kelebihan utama pada jaringan komputer sehingga pada trend saat ini menjadi fitur utama dalam berkomunikasi. Tidak heran di setiap tempat rekreasi, restauran, kantin, bahkan terminal transportasi telah dilengkapi hotspot. Istilah hostspot muncul untuk menggambarkan kondisi node-node aktif berkomunikasi dengan sifat dinamis dalam pergerakan dan posisi dalam cakupan batasan area tertentu. Walaupun pada dasar dan hakikatnya area hostpot tsb sebagai media wahana untuk koneksi ke area jaringan tanpa batas, yakni internet. Sebagai informasi, internet berbeda dengan Internet; internet sendiri merujuk kepada dunia maya (jaringan publik tanpa batas sebagai node raksasa yang mempertemukan berbagai dan sejumlah line-comunication secara global dunia), sedangkan Internet merujuk kepada sebuah lapisan pada TCP/IP, yakni Internet Protocol (IP) layer. Dengan demikian gelombang radio telah memegang peranan penting dalam komunikasi teknologi maju saat ini. Skema Hybrid Wireless Communication Network [Sumber: http://www.vicomsoft.com/learning-center/wireless-networking/] Kelebihan wireless network inilah yang dimanfaatkan unuk mengendalikan berbagai instrumen, terminal, jaringan lokal, regional tertentu, event tertentu, sistem dengan high- risk (pembangkit listrik, reaktor nuklir, geothermal, dsb); bahkan pengontrolan pada area dengan jarak jangkauan benda angkasa. Konsep dan metode inilah yang disebut dengan Wireless Sensor Network. Wireless Sensor Network (WSN) dapat didefinisikan sebagai sebuah jaringan wireless yang digunakan untuk melakukan kontrol, monitoring, dan sensitivitas secara jarak jauh dan tanpa pembatas pada sejumlah node, devices, atau event yang berjalan atau melakukan aktivitas. WSN disusun serta dirangkai dalam domain embedded-systems dari sejumlah lapisan komunikasi dan kolaborasi sistem kerja: komputer, telekomunikasi, dan kontrol. Komputer dibutuhkan untuk merepesentasikan 1
  2. 2. sejumlah instuksi yang dijewantakan dalam blok aplikasi program; telekomunikasi berperan untuk menghubungkan antar-terminal dan jaringan agar terjalin komunikasi; serta kontrol dibutuhkan untuk merekam sensitifitas dan pengendalian suatu objek atau keadaan tertentu sesuai dengan rules atau constraint yang diinginkan/ditentukan. WSN dapat juga berperan untuk sistem pertahanan, dimana objek yang diamati sebagai sasaran dapat kendalikan dan diawasi sedemikian sehingga pencegahan terhadap kondisi tertentu dapat dilakukan. Skema Wireless Sensor Network (WSN) [Sumber: http://monet.postech.ac.kr/research.html] Implementasi WSN dalam bidang geologi untuk deteksi pergerakan tekanan dalam perut bumi [Sumber: http://fiji.eecs.harvard.edu/Volcano] Wireless Sensor Network dibangun pada suatu jaringan komunikasi data tanpa dibatasi terhadap topologi yang digunakan, tipe data yang berjalan, dan keterbatasan area komunikasi (sepanjang dalam jarak pandang sinyal pancar/terima). Namun kelemahan WSN sensitif dalam perpindahan node end-user dimana teknologi WiFi, Wireless Fidelity (IEEE 802.11) akan mengalami diskoneksi jaringan pada setiap perpindahan terminal yang dilakukan oleh end-user (sejauh ini lokal area jaringan WSN masih berbasiskan teknologi WiFi). Oleh sebab itu solusi yang dapat ditawarkan adalah pembangunan WSN di atas Jaringan MANET (Mobile Ad-hoc Network), dimana pada MANET setiap perpindahan terminal jaringan akan secara otomatis melakukan pemutahiran tabel routing sehingga koneksi sambungan terhadap hotspot tetap bisa dipertahankan (analogi dengan handover/handoff dalam mobile communication network). 2
  3. 3. Referensi: [1]. Akyildiz, I.F., Can Vuran, M. Wireless Sensor Networks. John Wiley and Sons Publishing. 2010. [2]. Faludi, R. Building Wireless Sensor Networks: with ZigBee, XBee, Arduino, and Processing. O'Reilliy Publishing. 2011. [3]. Krco, S., Tsiatsis, V., Matusikova, K., Johansson, M., Cubic, I., Glitho, R. “Mobile Network Supported Wireless Sensor Network Services”.IEEE Internatonal Conference on Mobile Adhoc and Sensor Systems (MASS) 2007. hal.1-3. 3

×