SlideShare a Scribd company logo
Manajemen Resiko
TEMPAT PEMOTONGAN
AYAM
OLEH MAULINA JAUHARI
10 IPS
SMAN 8 PEKANBARU
Latar Belakang Penelitian
 UU No. 23 Tahun 1992 Pasal 23 tentang
Kesehatan.
 Melakukan pengamatan terhadap tempat-
tempat pemotongan ayam untuk dapat
mengetahui dampak/resiko yang
ditimbulkan terhadap pekerja sendiri
maupun terhadap pembeli.
 Mengolah hasil penelitian untuk dapat
digunakan dan diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Latar Belakang Penelitian
 Tempat pemotongan ayam lokasi di jalan
Kandis
 Observasi lapangan pada tanggal 3
Januari 2013
 Dengan luas tanah 20 m persegi tempat
pemotongan ini memiliki 1 orang pekerja
dengan jumlah ayam 20 ekor.
 Uraian makalah: Manajemen resiko pada
tempat pemotongan
ayam.
Tujuan Penelitian
 Tujuan Umum: Mengetahui
manajemen resiko di Tempat
Pemotongan Ayam
 Tujuan Khusus:
 Untuk menganalisis resiko-resiko yang di
timbulkan.
 Mengetahui secara pasti akibat yang
dapat di timbulkan.
 Hasil penelitian akan di gunakan sebagai
bahan acuan/pegangan.
Proses Kegiatan
 Wawancara
Tempat pemotongan ayam 1 orang pekerja
10 ekor ayam di potong/hari.
 Pengamatan:
 Ayam di timbang terlebih dahulu
 Ayam di potong dengan menggunakan pisau
yang tajam, terlebih dahulu di bacakan doa.
 Ayam di biarkan mati selama 10 menit
 Ayam di cabut bulunya
 Ayam di bersihkan dan di potong
Pengambilan Gambar
Kandang Ayam Ayam yang sedang di sembelih
Tempat
yang kotor
Saluran
Pembuangan
Air
Ember Tempat Mencuci
Tempat untuk Merontokan Bulu
Ayam
Ember dekat
dengan tempat
kotor
Tutup
yang
terlihat
tidak steril
Mesin untuk Mencabut Bulu Ayam Memotong Ayam
Bulu ayam yang banyak
tertinggal, tidak di
bersihkan
Membersihkan Ayam
tidak menggunakan
Sarung Tangan
Manajemen Resiko
 A. PERSIAPAN
 Ruang Lingkup Manajemen Resiko
 Manajemen Resiko dilakukan Tempat Pemotongan Ayam
 Personil yang Terlibat
 Personil inti/yang dinilai resikonya
Pemotong Ayam
Ayam yang di potong
Pembali yang membeli ayam
 Personil lain yang terlibat :
Pengamat
B. ANALISA RESIKO
 Daftar
Analisa
Resiko dan
konsekuensi
dari hasil
observasi
Manajemen
Resiko.
Jenis Bahaya Resiko Kosekuensi
1. Faktor Fisik
• Tempat yang tidak
bersih
• Tempat yang dekat
dengan saluran
pembuangan air
dan Perumahan
• Timbulnya bau yang
menggangu
• Tempat
berkembangnya
mikroorganisme
• Timbulnya bau dari
saluran pembuangan
Air
• Diare, mual, pusing
• Menularnya penyakit
ke manusia dari ayam
yang terinfeksi
penyakit.
2. Faktor Biologis
 Bakteri
 Virus
 Jamur
• Infeksi
•Infeksi
•Infeksi
• Menimbulkan
berbagai macam
penyakit yang di sebab
kan oleh bakteri, virus
dan jamur.
Faktor ergonomic
 Berdiri terlalu lama
pada saat bekerja
 Lelah  Kaki lelah karena
berdiri lama
 Sakit pada punggung
Faktor Psikososial
 Jam kerja yang lama/
istirahat kurang.
 Bau yang menyengat
 Stress
 Pembeli merasa jijik.
 Hilang Konsentrasi.
 Pusing
 Pembeli tidak jadi
membeli
Tabel Semikualitatif
Tingkat
Keparahan
Kemungkinan Terjadi
Jarang Terjadi
(1)
Kurang mungkin
terjadi (2)
Mungkin terjadi
(3)
Sangat Mungkin
terjadi (4)
Hampir Pasti terjadi
(5)
(1)
Tidak ada pengaruh
(2)
Pengaruh sangat
ringan
 Jam kerja yang
lama/ istirahat
kurang.
(2)
Pembeli yang pulang
lagi
(4)
(3)
Pengaruh ringan
Penjual & pembeli
terganggu dengan
bau yang menyengat
(9)
(4)
Pengaruh serius Pembeli
Ketularan
Penyakit
(4)
 Penjual
Ketularan
Penyakit
(12)
 Virus
 Bakteri
 Jamur
(16)
(5)
Pengaruh fatal
Penjual
menyembeli
h ayam yang
mati
(5)
Tabel Evaluasi
NO HAZARD
SKO
R
KESIMPULAN
1
Jam kerja yang lama/ istirahat kurang.
2 Jarang terjadi
3 Pembeli Ketularan Penyakit 4 Jarang terjadi
2 Pembeli yang pulang lagi 4 Kurang mungkin terjadi
4
Penjual menyembelih ayam yang
mati 5
Pengaruhnya fatal tetapi
jarang terjadi
5
Penjual & pembeli terganggu dengan bau
yang menyengat 9 Mungkin Terjadi
6
Penjual Ketularan Penyakit
12 Mungkin Terjadi
7
Pengaruh Virus Bakteri Jamur
16 Sangat mungkin terjadi
Tabel Pengendalian Resiko
NO Hazard Pengendalian
1
Bau yang menyengat
sehingga menggangu
penjual dan pembeli
Dengan memmbersihkan kandang dan tempat
pemotonga ayam secara rutin walau tidak
menutup kemungkinan bau akan muncul lagi
tetapi setidaknya tidak terlalu parah
2
Tempat dan
penggunaan alat-alat
yang kurang steril
Mencuci alat-alat setiap kali selesai di gunakan,
menjaga kebersihan dengan rutin
membersihkan dan menyemprot titik-titik yang
kotor dengan cairan antiseptik
3
Tempat yang dekat
dengan pemukiman dan
saluran pembuangan air
Dengan sadar diri penjual dapat memindahkan
tempat jualannya ke tempat yang agak jauh dari
pemukiman san sumber pembuangan air kalau
tidak penjual dengan rutin membersihkan
tempat jualanya agar tidak terlalu menggangu.
4
Sumber
perkembangbiakan dan
penularan
mikroorganisme
berbahaya
Disini lagi-lagi di tekankan tentang kebersihan
di tempat tersebut agar mikroorganisme yang
berkembang bisa di tekan penyebaranya dan
perkembangbiakanya.
Kesimpulan
 Berdasarkan pengamatan di tempat langsung penulis banyak
menemui hal-hal yang memang di luar standart kebersihan, namun
di tempat tersebut penulis melihat bahwa ada nilai positifnya juga
yaitu penjual terlebih dahulu membacakan doa sebelum memotong
ayam.
 Menurut saya sebagai penyusun, penulis, dan peneliti, banyak
sekali tempat pemotongan ayam yang tidak memenuhi standart
kebersihan. Namun bila kita terpaksa membelinya ada baiknya
memperhatikan hal-hal berikut:
• Apakah penjual membacakan doa/melaksanakan adab-adab
sesuai dengan syariat sebelum memotong ayam?
• Sebersih apapun tempat pemotongan ayam yang anda kunjungi
ada baiknya mencuci dengan air bersih yang mengalir dan
membersihkanya lagi dirumah anda.
• Yakinlah bahwa ayam yang akan anda masak sudah benar-benar
bersih
• Rebuslah ayam terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut

More Related Content

Similar to X.IPS Maulina Jauhari

Bahan Pembersih dalam Sanitasi
Bahan Pembersih dalam SanitasiBahan Pembersih dalam Sanitasi
Bahan Pembersih dalam Sanitasi
Syartiwidya Syariful
 
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi 5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
Alat Alat Laboratorium [dot] com
 
SSOP_Food_Sanitation (1).ppt
SSOP_Food_Sanitation (1).pptSSOP_Food_Sanitation (1).ppt
SSOP_Food_Sanitation (1).ppt
Tiara104284
 
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasiSterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
Ellie Sirait
 
Teknik pembenihan ikan I
Teknik pembenihan ikan ITeknik pembenihan ikan I
Teknik pembenihan ikan I
Ibnu Sahidhir
 
Biosecurity breeding
Biosecurity breedingBiosecurity breeding
Biosecurity breeding
Muhammad Eko
 
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi KinerjaKeselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
Wiwin Dirganingsih
 
Tsara dhinna x ipa 6 management resiko
Tsara dhinna x ipa 6 management resikoTsara dhinna x ipa 6 management resiko
Tsara dhinna x ipa 6 management resiko
Tsara Dhinna
 
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dkMateri ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
DediKusmana2
 
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasi
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasiKlp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasi
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasiLeonardi Andri
 
sanitasi training WILMAR.ppt
sanitasi training WILMAR.pptsanitasi training WILMAR.ppt
sanitasi training WILMAR.ppt
AuliaRahmadLubis
 
Makalah antibiotik dengan cara fermentasi Teknik Kimia PNUP
 Makalah antibiotik dengan cara fermentasi  Teknik Kimia PNUP Makalah antibiotik dengan cara fermentasi  Teknik Kimia PNUP
Makalah antibiotik dengan cara fermentasi Teknik Kimia PNUPLeonardi Andri
 
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi UlangHygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi UlangSaid Muhammad
 
X.6 cindy melinda sofyani
X.6 cindy melinda sofyaniX.6 cindy melinda sofyani
X.6 cindy melinda sofyani
cindysofyani
 
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.pptfdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
RiaKasmeri
 
Pemahaman Good Manufacturing Process
Pemahaman Good Manufacturing ProcessPemahaman Good Manufacturing Process
Pemahaman Good Manufacturing Process
Ali Fuad R
 
10. Biosecurity.pdf
10. Biosecurity.pdf10. Biosecurity.pdf
10. Biosecurity.pdf
GraceBara1
 
Sterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
Sterilisasi, Desinfektan, dan FermentasiSterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
Sterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
Hayatun Nufus
 
Materi k3 hygiene industri
Materi k3   hygiene industriMateri k3   hygiene industri
Materi k3 hygiene industri
rikwan12
 
AT Modul 4 kb 3
AT Modul 4   kb 3AT Modul 4   kb 3
AT Modul 4 kb 3
PPGhybrid3
 

Similar to X.IPS Maulina Jauhari (20)

Bahan Pembersih dalam Sanitasi
Bahan Pembersih dalam SanitasiBahan Pembersih dalam Sanitasi
Bahan Pembersih dalam Sanitasi
 
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi 5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
5 Hal Mendasar Dalam Desain Laboratorium Mikrobiologi
 
SSOP_Food_Sanitation (1).ppt
SSOP_Food_Sanitation (1).pptSSOP_Food_Sanitation (1).ppt
SSOP_Food_Sanitation (1).ppt
 
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasiSterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
Sterilisasi merupakan salah satu faktor utama dalam fermentasi
 
Teknik pembenihan ikan I
Teknik pembenihan ikan ITeknik pembenihan ikan I
Teknik pembenihan ikan I
 
Biosecurity breeding
Biosecurity breedingBiosecurity breeding
Biosecurity breeding
 
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi KinerjaKeselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
Keselamatan Kerja dan Program Evaluasi Kinerja
 
Tsara dhinna x ipa 6 management resiko
Tsara dhinna x ipa 6 management resikoTsara dhinna x ipa 6 management resiko
Tsara dhinna x ipa 6 management resiko
 
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dkMateri ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
Materi ajar berbasis problem based learning m5 kb3 dk
 
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasi
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasiKlp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasi
Klp 1 makalah antibiotik dengan cara fermentasi
 
sanitasi training WILMAR.ppt
sanitasi training WILMAR.pptsanitasi training WILMAR.ppt
sanitasi training WILMAR.ppt
 
Makalah antibiotik dengan cara fermentasi Teknik Kimia PNUP
 Makalah antibiotik dengan cara fermentasi  Teknik Kimia PNUP Makalah antibiotik dengan cara fermentasi  Teknik Kimia PNUP
Makalah antibiotik dengan cara fermentasi Teknik Kimia PNUP
 
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi UlangHygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
Hygiene dan Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
 
X.6 cindy melinda sofyani
X.6 cindy melinda sofyaniX.6 cindy melinda sofyani
X.6 cindy melinda sofyani
 
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.pptfdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
fdokumen.com_keamanan-bahan-pangan-fix.ppt
 
Pemahaman Good Manufacturing Process
Pemahaman Good Manufacturing ProcessPemahaman Good Manufacturing Process
Pemahaman Good Manufacturing Process
 
10. Biosecurity.pdf
10. Biosecurity.pdf10. Biosecurity.pdf
10. Biosecurity.pdf
 
Sterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
Sterilisasi, Desinfektan, dan FermentasiSterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
Sterilisasi, Desinfektan, dan Fermentasi
 
Materi k3 hygiene industri
Materi k3   hygiene industriMateri k3   hygiene industri
Materi k3 hygiene industri
 
AT Modul 4 kb 3
AT Modul 4   kb 3AT Modul 4   kb 3
AT Modul 4 kb 3
 

More from Maulina.jh

Report text
Report textReport text
Report text
Maulina.jh
 
Kerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan Lingkungan HidupKerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan Lingkungan Hidup
Maulina.jh
 
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi SosiologiPerilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
Maulina.jh
 
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
Maulina.jh
 
Global warming
Global warmingGlobal warming
Global warming
Maulina.jh
 

More from Maulina.jh (7)

SLIDE ASEAN
SLIDE ASEANSLIDE ASEAN
SLIDE ASEAN
 
Report text
Report textReport text
Report text
 
Kerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan Lingkungan HidupKerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan Lingkungan Hidup
 
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi SosiologiPerilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
Perilaku seksual di Luar Nikah, materi Sosiologi
 
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
Materi Inflasi, Ekonomi kelas 10
 
Ozon
OzonOzon
Ozon
 
Global warming
Global warmingGlobal warming
Global warming
 

Recently uploaded

Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
nasrudienaulia
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
tsuroyya38
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
SABDA
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
nurfaridah271
 
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdfKelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
JALANJALANKENYANG
 
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptxFisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
arielardinda2
 
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayespeluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
ayyurah2004
 
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata anginMedia Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
margagurifma2023
 
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docxLAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
moh3315
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
SABDA
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIANSINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
NanieIbrahim
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
MsElisazmar
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKANSAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
NURULNAHARIAHBINTIAH
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
RosidaAini3
 
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
pristayulianabila
 

Recently uploaded (20)

Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
Teori Fungsionalisme Kulturalisasi Talcott Parsons (Dosen Pengampu : Khoirin ...
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
 
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdfKelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
Kelompok 2 Tugas Modul 2.1 Ruang Kolaborasi.pdf
 
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptxFisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
Fisiologi Fonasi dan Saluran Napas Atas.pptx
 
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayespeluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
 
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata anginMedia Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
Media Pembelajaran kelas 3 SD Materi konsep 8 arah mata angin
 
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docxLAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
 
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIANSINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
SINOPSIS, TEMA DAN PERSOALAN NOVEL MENITI IMPIAN
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKANSAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
 
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
 

X.IPS Maulina Jauhari

  • 1. Manajemen Resiko TEMPAT PEMOTONGAN AYAM OLEH MAULINA JAUHARI 10 IPS SMAN 8 PEKANBARU
  • 2. Latar Belakang Penelitian  UU No. 23 Tahun 1992 Pasal 23 tentang Kesehatan.  Melakukan pengamatan terhadap tempat- tempat pemotongan ayam untuk dapat mengetahui dampak/resiko yang ditimbulkan terhadap pekerja sendiri maupun terhadap pembeli.  Mengolah hasil penelitian untuk dapat digunakan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3. Latar Belakang Penelitian  Tempat pemotongan ayam lokasi di jalan Kandis  Observasi lapangan pada tanggal 3 Januari 2013  Dengan luas tanah 20 m persegi tempat pemotongan ini memiliki 1 orang pekerja dengan jumlah ayam 20 ekor.  Uraian makalah: Manajemen resiko pada tempat pemotongan ayam.
  • 4. Tujuan Penelitian  Tujuan Umum: Mengetahui manajemen resiko di Tempat Pemotongan Ayam  Tujuan Khusus:  Untuk menganalisis resiko-resiko yang di timbulkan.  Mengetahui secara pasti akibat yang dapat di timbulkan.  Hasil penelitian akan di gunakan sebagai bahan acuan/pegangan.
  • 5. Proses Kegiatan  Wawancara Tempat pemotongan ayam 1 orang pekerja 10 ekor ayam di potong/hari.  Pengamatan:  Ayam di timbang terlebih dahulu  Ayam di potong dengan menggunakan pisau yang tajam, terlebih dahulu di bacakan doa.  Ayam di biarkan mati selama 10 menit  Ayam di cabut bulunya  Ayam di bersihkan dan di potong
  • 6. Pengambilan Gambar Kandang Ayam Ayam yang sedang di sembelih Tempat yang kotor Saluran Pembuangan Air
  • 7. Ember Tempat Mencuci Tempat untuk Merontokan Bulu Ayam Ember dekat dengan tempat kotor Tutup yang terlihat tidak steril
  • 8. Mesin untuk Mencabut Bulu Ayam Memotong Ayam Bulu ayam yang banyak tertinggal, tidak di bersihkan Membersihkan Ayam tidak menggunakan Sarung Tangan
  • 9. Manajemen Resiko  A. PERSIAPAN  Ruang Lingkup Manajemen Resiko  Manajemen Resiko dilakukan Tempat Pemotongan Ayam  Personil yang Terlibat  Personil inti/yang dinilai resikonya Pemotong Ayam Ayam yang di potong Pembali yang membeli ayam  Personil lain yang terlibat : Pengamat
  • 10. B. ANALISA RESIKO  Daftar Analisa Resiko dan konsekuensi dari hasil observasi Manajemen Resiko. Jenis Bahaya Resiko Kosekuensi 1. Faktor Fisik • Tempat yang tidak bersih • Tempat yang dekat dengan saluran pembuangan air dan Perumahan • Timbulnya bau yang menggangu • Tempat berkembangnya mikroorganisme • Timbulnya bau dari saluran pembuangan Air • Diare, mual, pusing • Menularnya penyakit ke manusia dari ayam yang terinfeksi penyakit. 2. Faktor Biologis  Bakteri  Virus  Jamur • Infeksi •Infeksi •Infeksi • Menimbulkan berbagai macam penyakit yang di sebab kan oleh bakteri, virus dan jamur. Faktor ergonomic  Berdiri terlalu lama pada saat bekerja  Lelah  Kaki lelah karena berdiri lama  Sakit pada punggung Faktor Psikososial  Jam kerja yang lama/ istirahat kurang.  Bau yang menyengat  Stress  Pembeli merasa jijik.  Hilang Konsentrasi.  Pusing  Pembeli tidak jadi membeli
  • 11. Tabel Semikualitatif Tingkat Keparahan Kemungkinan Terjadi Jarang Terjadi (1) Kurang mungkin terjadi (2) Mungkin terjadi (3) Sangat Mungkin terjadi (4) Hampir Pasti terjadi (5) (1) Tidak ada pengaruh (2) Pengaruh sangat ringan  Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. (2) Pembeli yang pulang lagi (4) (3) Pengaruh ringan Penjual & pembeli terganggu dengan bau yang menyengat (9) (4) Pengaruh serius Pembeli Ketularan Penyakit (4)  Penjual Ketularan Penyakit (12)  Virus  Bakteri  Jamur (16) (5) Pengaruh fatal Penjual menyembeli h ayam yang mati (5)
  • 12. Tabel Evaluasi NO HAZARD SKO R KESIMPULAN 1 Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. 2 Jarang terjadi 3 Pembeli Ketularan Penyakit 4 Jarang terjadi 2 Pembeli yang pulang lagi 4 Kurang mungkin terjadi 4 Penjual menyembelih ayam yang mati 5 Pengaruhnya fatal tetapi jarang terjadi 5 Penjual & pembeli terganggu dengan bau yang menyengat 9 Mungkin Terjadi 6 Penjual Ketularan Penyakit 12 Mungkin Terjadi 7 Pengaruh Virus Bakteri Jamur 16 Sangat mungkin terjadi
  • 13. Tabel Pengendalian Resiko NO Hazard Pengendalian 1 Bau yang menyengat sehingga menggangu penjual dan pembeli Dengan memmbersihkan kandang dan tempat pemotonga ayam secara rutin walau tidak menutup kemungkinan bau akan muncul lagi tetapi setidaknya tidak terlalu parah 2 Tempat dan penggunaan alat-alat yang kurang steril Mencuci alat-alat setiap kali selesai di gunakan, menjaga kebersihan dengan rutin membersihkan dan menyemprot titik-titik yang kotor dengan cairan antiseptik 3 Tempat yang dekat dengan pemukiman dan saluran pembuangan air Dengan sadar diri penjual dapat memindahkan tempat jualannya ke tempat yang agak jauh dari pemukiman san sumber pembuangan air kalau tidak penjual dengan rutin membersihkan tempat jualanya agar tidak terlalu menggangu. 4 Sumber perkembangbiakan dan penularan mikroorganisme berbahaya Disini lagi-lagi di tekankan tentang kebersihan di tempat tersebut agar mikroorganisme yang berkembang bisa di tekan penyebaranya dan perkembangbiakanya.
  • 14. Kesimpulan  Berdasarkan pengamatan di tempat langsung penulis banyak menemui hal-hal yang memang di luar standart kebersihan, namun di tempat tersebut penulis melihat bahwa ada nilai positifnya juga yaitu penjual terlebih dahulu membacakan doa sebelum memotong ayam.  Menurut saya sebagai penyusun, penulis, dan peneliti, banyak sekali tempat pemotongan ayam yang tidak memenuhi standart kebersihan. Namun bila kita terpaksa membelinya ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut: • Apakah penjual membacakan doa/melaksanakan adab-adab sesuai dengan syariat sebelum memotong ayam? • Sebersih apapun tempat pemotongan ayam yang anda kunjungi ada baiknya mencuci dengan air bersih yang mengalir dan membersihkanya lagi dirumah anda. • Yakinlah bahwa ayam yang akan anda masak sudah benar-benar bersih • Rebuslah ayam terlebih dahulu sebelum diolah lebih lanjut