SlideShare a Scribd company logo
Nama          : Alvin Riyanto Napitupulu

Kelas         :C

Npm           : 11.06.0.132

Fkip Bahasa Inggris

Tingkah pola peserta didik



                      Tahun Pelajaran 2011-2012
A. Pendahuluan
      Latar belakang masalah
        Semua orang tua sayang kepada anak-anaknya, mereka tidak

        mau anak-anaknya berkarakter buruk. Tetapi ada orang tua

        yang paling buruk yaitu yang berlebih-lebihan dalam

        memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Sedangkan

        orang tua yang paling baik adalah yang bisa menempatkan

        kasih sayang dan mendidik anak pada tempatnya yang tepat.

        Bagi pendidik sikap dan perilaku orang tua dalam memberikan

        kasih sayang pada anak-anaknya tersebut idealnya dipahami

        sehingga     sekolah    menjadi     rumah     kedua   yang   dapat

        memberikan kasih sayang.

               Kewibawaan dalam pendidikan merupakan salah satu

        ciri pendidik ketika terjadi interaksi atau hubungan dalam

        kegiatan belajar mengajar. Interaksi tersebut biasanya diwarnai

        oleh adanya aspek pendidikan yang didasari kewibawaan. Hal

        ini menunjukkan kenyataan bahwa ada ikatan hakiki antara

        pendidikan     dan     kewibawaan     yakni    kewibawaan    yang

        diperlukan oleh pendidikan.

               Pemahaman pendidik terhadap konsep kasih sayang

        mendasari sikap pendidik dalam menjalankan proses
pendidikan sehingga anak didik dapat belajar dengan suasana

         penuh kehangatan dan menyenangkan. Begitu juga dengan

         kewibawaan yang dipandang sebagai alat pendidikan yang

         penting bagi pendidik dimana lemahnya kewibawaan pendidik

         akan berdampak pada proses pendidikan.

       Rumusan masalah

         Berdasarkan latar belakang di      atas dapat    dirumuskan

         permasalahan sebagai berikut:

         1. Apa yang dimaksud dengan kasih sayang?

         2. Sebutkan dampak dari kasih sayang yang berlebihan?

         3. Sebutkan peran seorang pendidik dalam menjalankan proses

         pendidikan?

         4. Apa yang dimaksud dengan kewibawaan?

         5. Sebutkan macam-macam kewibawaan?

         6. Apa hubungan antara kewibawaan dengan anak didik?

B. Kajian Teori


   Setiap orang tua menyayangi anaknya melebihi apapun didunia ini.
   Saking besarnya kasih sayang mereka terhadap anaknya, mereka
   beranggapan anaknya jangan sampai mengalami kesulitan seperti yang
   dirasakan orangtuanya dulu, akibatnya mereka memanjakan anaknya.
   Orang masih beranggapan bahwa anak- anak yang dimanjakan, ialah
   anak- anak orang kaya atau anak seorang konglemerat saja, anggapan
   ini tidak benar.
Memanjakan anak tidak bergantung pada kaya atau miskinnya suatu
  keluarga, tetapi lebih dipengaruhi oleh sedikit banyaknya pengetahuan
  orang tua akan ilmu mendidik anak. Ketidaktahuan pola mendidik anak
  membuat mereka salah kaprah. Niat hati sayang pada anaknya, justru
  membuat anak itu celaka, tidak berdaya dan kehilangan masa depan
  mereka. Sejak kecil, anak telah dibiasakan dituruti kemauannya, apa
  yang dikehendaki nya selalu diaada- adakan.

  Seorang anak manja seolah- olah raja didalam rumahnya ; orang -
  orang seisi rumah harus tunduk dan takluk kepadanya. Ia hidup
  menuruti kemuan sendiri saja, hawa nafsu dan tingkah laku anak itu
  makin merajalela . Oleh karena itu tidak mengherankan jika sudah
  besar ia akan bersifat pembantah, keras hati atau keras kepala, tidak
  inisiatif dan selalu bergantung kepada orang tuanya. Banyak sekali
  orang tua yang memanjakan anaknya dengan berbagai cara seperti :

  Pertama, memproteksi anak dengan seribu satu macam perlindungan.
  Hal ini bisa dilakukan dengan cara berusaha menyingkirkan segala
  kesulitan baginya. Misalnnya memperlakukan anak seperti seorang
  raja, selalu membela anaknya ketika bertengkar dengan temannya
  meskipun anaknya yang salah.

  Kedua, memenuhi segala keinginan si anak, apa saja yang menjadi
  kehendak dan keinginan anak, biarpun akan merugi atau menggangu
  kesehatan dan pertumbuhnnnya dituruti saja. Tidak bisa berkata tidak
  kepada anak, selalu mengalah pada anak, takut pada anak, sehingga
  menjadikan kita sebagai orang tua tidak mempunyai wibawa lagi.

  Ketiga, Membiarkan dan membolehkan si anak berbuat sekehendak
  hatinya. Ini menjadikan dia jauh dari ketertiban, kepatuhan, peraturan,
  dan kebiasaan- kebiasaan baik lainnya. Biasanya orangtua segan untuk
  mendidik anak agar segara membereskan tempat tidurnya dan
  merapihkan mainan ketika sudah selesai main.

  Karena saking sayangnya, beberapa orangtua mendidik anak dengan
  cara memanjakannya. Hal tersebut dalam jangka pendek seakan tak
  ada masalah, namun dalam jangka panjang akan mempunyai dampak
  yang sangat signifikan.

C. Pembahasan
Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua
ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi
diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur. Kita sebagai warga
negara yang baik sudah sepatutnya untuk terus memupuk rasa kasih sayang
terhadap orang lain tanpa membedakan saudara , suku, ras, golongan, warna
kulit, kedudukan sosial, jenis kelamin, dan tua atau muda.
kasih sayang orangtua kepada anak baiknya tidak berlebihan, karena akan ada
dampak buruknya. Contohnya di perumahan permata rhabayu di putri hijau,
orangtua membiarkan anak-anaknya bebas dalam bermain, sehingga anak
tersebut lupa tugas utama sebagai pelajar adalah belajar. Karena saking
asyiknya dia bermain, dia lupa akan semua tugas-tugasnya. Karena itu
orangtua harus tahu arti penting pendidikan untuk anak-anaknya Dalam dunia
pendidikan, siswa adalah aktor penting yang menjalankan peran utama dalam
dunia pendidikan. Dengan semakin meningkatnya peran siswa dalam dunia
pendidikan, maka semakin bagus pula mutu dan kualitas pendidikan tersebut.
Untuk meningkatkan peran aktif siswa dalam dunia pendidikan Sumatera
Barat, ada 2 faktor utama yang sangat berperan, yaitu faktor internal dan
eksternal. Didalam pendidikan pelajar harus memilki kewibawaan, karena
kewibawaan seorang pendidik terjadi bila ditandai dengan adanya pengertian
atau pengakuan terhadap perbuatan dalam pergaulan yang dilakukan
pendidik. Adapun kewibawaan orang tua itu terdiri dari 2 sifat :



1) Kewibawaan pendidikan
Ini berarti bahwa dengan kewibawaannya itu orang tua bertujuan memelihara
keselamatan anak-anaknya, agar mereka dapat hidup terus, dan selanjutnya
berkembang jasmani dan rohaninya menjadi manusia dewasa. Adapun
nasihat-nasihat yang dimintanya atau diterimanya dari orang tua meskipun
orang yang meminta atau menerima nasihat itu sudah dewasa, dan banyak
juga yang dituruti. Tetapi hal itu hendaknya timbul dari hati yang tulus ikhlas,
   tidak karena keharusan.
   2) Kewibawaan keluarga
   Orang tua merupakan kepala dari suatu keluarga. Tiap-tiap keluarga
   merupakan “masyarakat kecil”, yang sudah tentu dalam “masyarakat” itu
   harus ada peraturan-peraturan yang harus dipatuhi dan dijalankan. Tiap-tiap
   anggota keluarga harus patuh kepada peraturan-peraturan yang berlaku dalam
   keluarga itu. Dengan demikian orang tua sebagai kepala keluarga dan dalam
   hubungan kekeluargaannya mempunyai wibawa terhadap anggota-anggota
   keluarganya. Kewibawaan keluarga itu bertujuan untuk pemeliharaan dan
   keselamatan keluarga. Tiap anggota keluarga harus tunduk kepada
   kewibawaan keluarga, selama ia menjadi anggota keluarga itu. Soal sudah
   dewasa atau belum, itu bukan soal yang penting lagi. kewibawaan pendidik
   akan tertentukan oleh berbagai faktor,yaitu:

   ·     kasih sayang terhadap anak didik
   ·     kepercayaan bahwa anak akan mampu dewas
   ·     kedewasaan
   ·     identifikasi terhadap anak didik
   ·     tanggung jawanb pendidikan
D. Solusi
   Kesimpulan
   Jangan terlalu memanjakan anak, karena dengan memanjakan anak
   kita membuat anak tersebut tidak berkembang. Perkembangannya
   orangtua yang harus betul-betul memperhatikan. Anak harus di latih
   untuk mempunyai sifat bertanggung jawab dalam pendidikan, sehingga
   anak tersebut mempunyai wibawa tinggi terhadap segala hal yang ada
   di hadapannya.
Tinkah pola anak didik

More Related Content

What's hot

Kenakalan remaja
Kenakalan remajaKenakalan remaja
Kenakalan remaja
satumia
 
Kenakalan Remaja
Kenakalan RemajaKenakalan Remaja
Kenakalan Remaja
imamgazpada
 
Remaja dan solusi islam
Remaja dan solusi islamRemaja dan solusi islam
Remaja dan solusi islam
Abdul Muchith
 
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anakPeranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
abdullah nurul faizin
 
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islam
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islamKenakalan remaja dan solusi perspektif islam
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islam
Tya Nurjanah
 
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta DidikPertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
monichaSihombing
 

What's hot (20)

Attachment kanak
Attachment kanakAttachment kanak
Attachment kanak
 
Komunikasi efektif by bukik setiawan
Komunikasi efektif by bukik setiawanKomunikasi efektif by bukik setiawan
Komunikasi efektif by bukik setiawan
 
B.ind project
B.ind projectB.ind project
B.ind project
 
Makalah Kenakalan Remaja
Makalah Kenakalan RemajaMakalah Kenakalan Remaja
Makalah Kenakalan Remaja
 
Interaksi Keluarga
Interaksi KeluargaInteraksi Keluarga
Interaksi Keluarga
 
Kenakalan remaja
Kenakalan remajaKenakalan remaja
Kenakalan remaja
 
Kenakalan Remaja
Kenakalan RemajaKenakalan Remaja
Kenakalan Remaja
 
Peran oratu dan guru
Peran oratu dan guruPeran oratu dan guru
Peran oratu dan guru
 
Psikologi Perkembangan II (kenakalan remaja)
Psikologi Perkembangan II (kenakalan remaja)Psikologi Perkembangan II (kenakalan remaja)
Psikologi Perkembangan II (kenakalan remaja)
 
Fenomena bullying
Fenomena bullyingFenomena bullying
Fenomena bullying
 
Remaja dan solusi islam
Remaja dan solusi islamRemaja dan solusi islam
Remaja dan solusi islam
 
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anakPeranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
Peranan dan tanggungjawab ibubapa dalam kecemerlangan anak
 
Konsep diri-elly-risman
Konsep diri-elly-rismanKonsep diri-elly-risman
Konsep diri-elly-risman
 
Anti Kekerasan Sekolah
Anti Kekerasan SekolahAnti Kekerasan Sekolah
Anti Kekerasan Sekolah
 
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islam
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islamKenakalan remaja dan solusi perspektif islam
Kenakalan remaja dan solusi perspektif islam
 
Keluarga Dalam Arus Media Digital
Keluarga Dalam Arus Media DigitalKeluarga Dalam Arus Media Digital
Keluarga Dalam Arus Media Digital
 
Single parent, tantangan atau kegagalan
Single parent, tantangan atau kegagalanSingle parent, tantangan atau kegagalan
Single parent, tantangan atau kegagalan
 
Materi los 2016 PENGOPTIMALAN REMAJA
Materi los 2016 PENGOPTIMALAN REMAJAMateri los 2016 PENGOPTIMALAN REMAJA
Materi los 2016 PENGOPTIMALAN REMAJA
 
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta DidikPertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
Pertemuan 13 Perkembangan Peserta Didik
 
Potret buram anak bangsa
Potret buram anak bangsaPotret buram anak bangsa
Potret buram anak bangsa
 

Viewers also liked (9)

Kalender akademik-2012-2013a
Kalender akademik-2012-2013aKalender akademik-2012-2013a
Kalender akademik-2012-2013a
 
Waktu
WaktuWaktu
Waktu
 
Exist
ExistExist
Exist
 
30 juni 2012
30 juni 201230 juni 2012
30 juni 2012
 
Hargai dirimu
Hargai dirimuHargai dirimu
Hargai dirimu
 
Empiezan las clases y con ellas las tareas
Empiezan las clases y con ellas las tareasEmpiezan las clases y con ellas las tareas
Empiezan las clases y con ellas las tareas
 
Hidup ditangan tuhan
Hidup ditangan tuhanHidup ditangan tuhan
Hidup ditangan tuhan
 
Profesi kependidikan
Profesi kependidikanProfesi kependidikan
Profesi kependidikan
 
Kisah yang telah usai
Kisah yang telah usaiKisah yang telah usai
Kisah yang telah usai
 

Similar to Tinkah pola anak didik

9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
tutialawiyah61188
 
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anakPengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
rismawijayanti
 
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anakPengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
rismawijayanti
 
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadianPengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
ROSMAINIAMRIL29
 
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
Bayu Radityo
 
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptxPERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
GustiawanSaputra
 
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Operator Warnet Vast Raha
 
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Operator Warnet Vast Raha
 
Peran guru dalam pembelajaran
Peran guru dalam pembelajaranPeran guru dalam pembelajaran
Peran guru dalam pembelajaran
Iyens Syeikhbu
 

Similar to Tinkah pola anak didik (20)

9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
9. RPL Tanggung Jawab Seorang Siswa.docx
 
Bab i1
Bab i1Bab i1
Bab i1
 
Bab i1
Bab i1Bab i1
Bab i1
 
Keluarga dan sekolah sebagai lembaga pendidikan
Keluarga dan sekolah sebagai lembaga pendidikanKeluarga dan sekolah sebagai lembaga pendidikan
Keluarga dan sekolah sebagai lembaga pendidikan
 
Makalah BK Peran OrangTua Terhadap Perilaku Menyimpang Anak dan Solusinya
Makalah BK Peran OrangTua Terhadap Perilaku Menyimpang Anak dan SolusinyaMakalah BK Peran OrangTua Terhadap Perilaku Menyimpang Anak dan Solusinya
Makalah BK Peran OrangTua Terhadap Perilaku Menyimpang Anak dan Solusinya
 
Layanan bk di sekolah dasar
Layanan bk di sekolah dasarLayanan bk di sekolah dasar
Layanan bk di sekolah dasar
 
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anakPengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
 
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anakPengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
 
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anakPengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak
 
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadianPengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
Pengaruh pola-asuh-orangtua-terhadap-pembentukan-kepribadian
 
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
Ilmu sosial dasar - Pertemuan 2
 
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptxPERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
PERSPEKTIF PENDIDIKAN_MODUL 6.pptx
 
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
 
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
Pengaruh pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja terhadap pem...
 
Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan karakter peserta didik di ...
Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan karakter peserta didik di ...Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan karakter peserta didik di ...
Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan karakter peserta didik di ...
 
pengasuhan positif.pdf
pengasuhan positif.pdfpengasuhan positif.pdf
pengasuhan positif.pdf
 
Karakteristik guru taman kanak kanak
Karakteristik  guru taman kanak kanakKarakteristik  guru taman kanak kanak
Karakteristik guru taman kanak kanak
 
Perkembangan anak
Perkembangan anakPerkembangan anak
Perkembangan anak
 
Orang tua
Orang tuaOrang tua
Orang tua
 
Peran guru dalam pembelajaran
Peran guru dalam pembelajaranPeran guru dalam pembelajaran
Peran guru dalam pembelajaran
 

Recently uploaded

Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Hermawati Dwi Susari
 
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docxRPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
nurlathifah80
 

Recently uploaded (20)

KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANGKERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
 
perumusan visi, misi dan tujuan sekolah.ppt
perumusan visi, misi dan tujuan sekolah.pptperumusan visi, misi dan tujuan sekolah.ppt
perumusan visi, misi dan tujuan sekolah.ppt
 
statistika matematika kelas 8 semester 2
statistika matematika kelas 8 semester 2statistika matematika kelas 8 semester 2
statistika matematika kelas 8 semester 2
 
Laporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdfLaporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdf
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
 
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdfRingkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
 
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docxLAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
 
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docxRPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
RPP Sistem Ekskresi - IPA Kelas 8 - semester Genap - 2024.docx
 
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
 
SOALAN UJIAN PENDIDIKAN SENI VISUAL TAHUN 1 SEKOLAH RENDAH
SOALAN UJIAN PENDIDIKAN SENI VISUAL TAHUN 1 SEKOLAH RENDAHSOALAN UJIAN PENDIDIKAN SENI VISUAL TAHUN 1 SEKOLAH RENDAH
SOALAN UJIAN PENDIDIKAN SENI VISUAL TAHUN 1 SEKOLAH RENDAH
 
Bukti dukung E kinerja kepala sekolah.pdf
Bukti dukung E kinerja  kepala sekolah.pdfBukti dukung E kinerja  kepala sekolah.pdf
Bukti dukung E kinerja kepala sekolah.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka - abdiera.com
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka - abdiera.comModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka - abdiera.com
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka - abdiera.com
 
tugas 1.4 keyakinan kelas tugas mandiri.pdf
tugas 1.4 keyakinan kelas tugas mandiri.pdftugas 1.4 keyakinan kelas tugas mandiri.pdf
tugas 1.4 keyakinan kelas tugas mandiri.pdf
 
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisaiKonflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
 
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfSusi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptxModul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
 
sertifikat dan piagam serta dokumen lainnya
sertifikat dan piagam serta dokumen lainnyasertifikat dan piagam serta dokumen lainnya
sertifikat dan piagam serta dokumen lainnya
 
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docxCONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
 
Jaringan Internet dan Komputer dasar-dasar
Jaringan Internet dan Komputer dasar-dasarJaringan Internet dan Komputer dasar-dasar
Jaringan Internet dan Komputer dasar-dasar
 
PPT Aksi Nyata Diseminasi Modul 1.4.pptx
PPT Aksi Nyata Diseminasi Modul 1.4.pptxPPT Aksi Nyata Diseminasi Modul 1.4.pptx
PPT Aksi Nyata Diseminasi Modul 1.4.pptx
 

Tinkah pola anak didik

  • 1. Nama : Alvin Riyanto Napitupulu Kelas :C Npm : 11.06.0.132 Fkip Bahasa Inggris Tingkah pola peserta didik Tahun Pelajaran 2011-2012
  • 2. A. Pendahuluan  Latar belakang masalah Semua orang tua sayang kepada anak-anaknya, mereka tidak mau anak-anaknya berkarakter buruk. Tetapi ada orang tua yang paling buruk yaitu yang berlebih-lebihan dalam memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Sedangkan orang tua yang paling baik adalah yang bisa menempatkan kasih sayang dan mendidik anak pada tempatnya yang tepat. Bagi pendidik sikap dan perilaku orang tua dalam memberikan kasih sayang pada anak-anaknya tersebut idealnya dipahami sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang dapat memberikan kasih sayang. Kewibawaan dalam pendidikan merupakan salah satu ciri pendidik ketika terjadi interaksi atau hubungan dalam kegiatan belajar mengajar. Interaksi tersebut biasanya diwarnai oleh adanya aspek pendidikan yang didasari kewibawaan. Hal ini menunjukkan kenyataan bahwa ada ikatan hakiki antara pendidikan dan kewibawaan yakni kewibawaan yang diperlukan oleh pendidikan. Pemahaman pendidik terhadap konsep kasih sayang mendasari sikap pendidik dalam menjalankan proses
  • 3. pendidikan sehingga anak didik dapat belajar dengan suasana penuh kehangatan dan menyenangkan. Begitu juga dengan kewibawaan yang dipandang sebagai alat pendidikan yang penting bagi pendidik dimana lemahnya kewibawaan pendidik akan berdampak pada proses pendidikan.  Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Apa yang dimaksud dengan kasih sayang? 2. Sebutkan dampak dari kasih sayang yang berlebihan? 3. Sebutkan peran seorang pendidik dalam menjalankan proses pendidikan? 4. Apa yang dimaksud dengan kewibawaan? 5. Sebutkan macam-macam kewibawaan? 6. Apa hubungan antara kewibawaan dengan anak didik? B. Kajian Teori Setiap orang tua menyayangi anaknya melebihi apapun didunia ini. Saking besarnya kasih sayang mereka terhadap anaknya, mereka beranggapan anaknya jangan sampai mengalami kesulitan seperti yang dirasakan orangtuanya dulu, akibatnya mereka memanjakan anaknya. Orang masih beranggapan bahwa anak- anak yang dimanjakan, ialah anak- anak orang kaya atau anak seorang konglemerat saja, anggapan ini tidak benar.
  • 4. Memanjakan anak tidak bergantung pada kaya atau miskinnya suatu keluarga, tetapi lebih dipengaruhi oleh sedikit banyaknya pengetahuan orang tua akan ilmu mendidik anak. Ketidaktahuan pola mendidik anak membuat mereka salah kaprah. Niat hati sayang pada anaknya, justru membuat anak itu celaka, tidak berdaya dan kehilangan masa depan mereka. Sejak kecil, anak telah dibiasakan dituruti kemauannya, apa yang dikehendaki nya selalu diaada- adakan. Seorang anak manja seolah- olah raja didalam rumahnya ; orang - orang seisi rumah harus tunduk dan takluk kepadanya. Ia hidup menuruti kemuan sendiri saja, hawa nafsu dan tingkah laku anak itu makin merajalela . Oleh karena itu tidak mengherankan jika sudah besar ia akan bersifat pembantah, keras hati atau keras kepala, tidak inisiatif dan selalu bergantung kepada orang tuanya. Banyak sekali orang tua yang memanjakan anaknya dengan berbagai cara seperti : Pertama, memproteksi anak dengan seribu satu macam perlindungan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berusaha menyingkirkan segala kesulitan baginya. Misalnnya memperlakukan anak seperti seorang raja, selalu membela anaknya ketika bertengkar dengan temannya meskipun anaknya yang salah. Kedua, memenuhi segala keinginan si anak, apa saja yang menjadi kehendak dan keinginan anak, biarpun akan merugi atau menggangu kesehatan dan pertumbuhnnnya dituruti saja. Tidak bisa berkata tidak kepada anak, selalu mengalah pada anak, takut pada anak, sehingga menjadikan kita sebagai orang tua tidak mempunyai wibawa lagi. Ketiga, Membiarkan dan membolehkan si anak berbuat sekehendak hatinya. Ini menjadikan dia jauh dari ketertiban, kepatuhan, peraturan, dan kebiasaan- kebiasaan baik lainnya. Biasanya orangtua segan untuk mendidik anak agar segara membereskan tempat tidurnya dan merapihkan mainan ketika sudah selesai main. Karena saking sayangnya, beberapa orangtua mendidik anak dengan cara memanjakannya. Hal tersebut dalam jangka pendek seakan tak ada masalah, namun dalam jangka panjang akan mempunyai dampak yang sangat signifikan. C. Pembahasan
  • 5. Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang luhur. Kita sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya untuk terus memupuk rasa kasih sayang terhadap orang lain tanpa membedakan saudara , suku, ras, golongan, warna kulit, kedudukan sosial, jenis kelamin, dan tua atau muda. kasih sayang orangtua kepada anak baiknya tidak berlebihan, karena akan ada dampak buruknya. Contohnya di perumahan permata rhabayu di putri hijau, orangtua membiarkan anak-anaknya bebas dalam bermain, sehingga anak tersebut lupa tugas utama sebagai pelajar adalah belajar. Karena saking asyiknya dia bermain, dia lupa akan semua tugas-tugasnya. Karena itu orangtua harus tahu arti penting pendidikan untuk anak-anaknya Dalam dunia pendidikan, siswa adalah aktor penting yang menjalankan peran utama dalam dunia pendidikan. Dengan semakin meningkatnya peran siswa dalam dunia pendidikan, maka semakin bagus pula mutu dan kualitas pendidikan tersebut. Untuk meningkatkan peran aktif siswa dalam dunia pendidikan Sumatera Barat, ada 2 faktor utama yang sangat berperan, yaitu faktor internal dan eksternal. Didalam pendidikan pelajar harus memilki kewibawaan, karena kewibawaan seorang pendidik terjadi bila ditandai dengan adanya pengertian atau pengakuan terhadap perbuatan dalam pergaulan yang dilakukan pendidik. Adapun kewibawaan orang tua itu terdiri dari 2 sifat : 1) Kewibawaan pendidikan Ini berarti bahwa dengan kewibawaannya itu orang tua bertujuan memelihara keselamatan anak-anaknya, agar mereka dapat hidup terus, dan selanjutnya berkembang jasmani dan rohaninya menjadi manusia dewasa. Adapun nasihat-nasihat yang dimintanya atau diterimanya dari orang tua meskipun orang yang meminta atau menerima nasihat itu sudah dewasa, dan banyak
  • 6. juga yang dituruti. Tetapi hal itu hendaknya timbul dari hati yang tulus ikhlas, tidak karena keharusan. 2) Kewibawaan keluarga Orang tua merupakan kepala dari suatu keluarga. Tiap-tiap keluarga merupakan “masyarakat kecil”, yang sudah tentu dalam “masyarakat” itu harus ada peraturan-peraturan yang harus dipatuhi dan dijalankan. Tiap-tiap anggota keluarga harus patuh kepada peraturan-peraturan yang berlaku dalam keluarga itu. Dengan demikian orang tua sebagai kepala keluarga dan dalam hubungan kekeluargaannya mempunyai wibawa terhadap anggota-anggota keluarganya. Kewibawaan keluarga itu bertujuan untuk pemeliharaan dan keselamatan keluarga. Tiap anggota keluarga harus tunduk kepada kewibawaan keluarga, selama ia menjadi anggota keluarga itu. Soal sudah dewasa atau belum, itu bukan soal yang penting lagi. kewibawaan pendidik akan tertentukan oleh berbagai faktor,yaitu: · kasih sayang terhadap anak didik · kepercayaan bahwa anak akan mampu dewas · kedewasaan · identifikasi terhadap anak didik · tanggung jawanb pendidikan D. Solusi Kesimpulan Jangan terlalu memanjakan anak, karena dengan memanjakan anak kita membuat anak tersebut tidak berkembang. Perkembangannya orangtua yang harus betul-betul memperhatikan. Anak harus di latih untuk mempunyai sifat bertanggung jawab dalam pendidikan, sehingga anak tersebut mempunyai wibawa tinggi terhadap segala hal yang ada di hadapannya.