SlideShare a Scribd company logo
1
“SISTEM RANGKA”
Rangka dan Persendian
Biology Education Department
Faculty of Education
Timor University
Kefamenanu, 08th Maret 2023
Mohamad Fajar Farid Amrulloh, S.Pd., M.Sc.
NIP. 199509262022031018
Fungsi Sistem Rangka
1. Penyangga
Berdirinya tubuh, tempat melekatnya ligamen-ligamen, otot, jaringan lunak & organ,
Memberi bentuk tubuh, Menegakkan tubuh
2. Penyimpanan
Tempat penyimpanan mineral (kalsium & fosfat) dan lipid (yellow marrow)
3. Produksi sel darah (red marrow)
4. Pelindung
Membentuk rongga melindungi organ yang halus & lunak
5. Penggerak
Mengubah arah & kekuatan otot rangka saat bergerak; adanya persendian
Alat gerak pasif
Tulang
Bentuk tulang Jenistulang
Tulang
pipa
Tulang
pendek
Tulang
pipih
Tulang
rawan
Tulang sejati
Tulang tak
beraturan
3
Sistem Rangka
Tulang menurut bentuknya
1. Ossa longa (tulang panjang) cth: os
humerus, os femur
2. Ossa brevia (tulang pendek) cth:
ossa carpalia
3. Ossa plana (tulang gepeng/pipih) cth: os
parietale
4. Ossa irregular (tulang tak beraturan) cth: os
sphenoidale, os coxae
5. Ossa pneumatica (tulang berongga udara) cth:
os maxilla, os ethmoidale
Bentuk Tulang dan Bagian Tulang
Rangka manusia
Rangka aksial Rangka apendikular
Tulang
tengkorak Tulang
belakang
Tulang
dada Tulang
rusuk
Tulang anggota
gerak atas
Tulang anggota
gerak bawah
6
A. Skeleton aksial
Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan
memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala,
leher dan badan
Skeleton aksial terdiri dari:
1. Tulang Tengkorak
2. Tulang dada
3. Tulang rusuk
4. ruas-ruas tulang belakang
 Tulang Tengkorak (skull)
Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun
kerangka kepala. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah
tulang yang menyusun kepala (kranial) dan14 tulang yang
menyusun bagian wajah (fasial).
Tulang kranial merupakan bingkai pelindung dari otak.
Tulang fasial membentuk rongga mata, rongga hidung,
wajah seseorang. Tulang ini berfungsi melindungi mata
serta organ mulut dan bagian dalam hidung
Rangka Aksial : tulang tengkorak (kranium)
(a) tampak samping, (b) tampak depan
Axial Skeleton (80 tulang)
Tengkorak
Neurocranium (8) Frontal (1) Viscero-/Splanchnocranium (13) Maxilla (2)
Parietal (2) Palatina (2)
Occipital (1) Zygomaticus (2)
Temporal (2) Lacrimal (2)
Sphenoid (1) Nasal (2)
Ethmoid (1) Vomer (1)
Inferior nasal concha (2)
Mandibula (1) Tulang telinga tengah (6) Malleus (2)
Hyoid (1) Incus (2)
Stapes (2)
Columna vertebrae (26) Cervical (7) Tulang rongga thorax (25) costae (24)
Thorakal (12) Sternum (1)
Lumbal (5)
Sacrum (5 )  (1)
Coccygis (3-5)  (1)
• Tulang bagian kepala (kranial) tidak dapat digerakkan
karena merupakan sendi mati (tidak dapat bergeser).
• Pada bayi, tulang tengkorak belum bersatu sepenuhnya
dan memiliki daerah lunak (soft spot) atau
fontanela. Daerah lunak ini tersusun atas jaringan
penghubung fibrosa.
• Pada kelahiran normal, tengkorak bayi dapat saling
tumpang tindih sehingga dapat menelusup keluar dari
lubang sempit. Seiring dengan pertumbuhannya,
tengkorak bayi akan bersatu dan fontanela akan hilang
perlahan seiring dengan mengerasnya jaringan
penghubung fibrosa.
Rangka
Aksial
Tulang Belakang Tulang Dada/Tulang
Rusuk
 Tulang Belakang (Vertebrae)
• Tulang belakang disusun
oleh 33 buah tulang dengan
bentuk tidak beraturan.
• 33 buah tulang tersebut
terbagai atas 5 bagian yaitu:
a. Ruas tulang leher (vertebrae
cervical).
b. Ruas tulang
punggung (vertebrae
thorac).
c. Ruas tulang pinggang
(vertebrae lumbar).
d. Ruas tulang
kelangkang (sacrum).
e. Ruas tulang ekor (coccyx).
Tulang atlas
7 ruas tulang leher
5 ruas Tulang
kelangkang
4 ruas Tulang ekor
5 ruas tulang pinggang
Tulang
kelangkang
dan tulang
ekor
12 ruas
tulang
punggung
Kepala
tulang
dada
Badan
tulang dada
Taju pedang
7 pasang
Tulang rusuk
sejati
3 pasang Tulang
rusuk palsu
2 pasang Tulang rusuk
melayang
Tulang belakang manusia
Tulang dadadan tulang rusuk manusia
35
 Tulang Dada (Sternum)
• Tulang dada terletak di
bagian depan tubuh dan
berjumlah 1 ruas
tulang. Tulang dada terdiri
atas bagian hulu, badan dan
taju pedang. Tulang ini
merupakan perlekatan
bagian depan dari 7 pasang
tulang rusuk sejati.
• Tulang dada, tulang
punggung dan tulang rusuk
membentuk rongga dada
(ribs cage) dan berfungsi
melindungi organ-organ
didalamnya serta membantu
dalam pernafasan.
• Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:
* tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas
dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk
yang pertama dan kedua
*Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah,
tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke
tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai
sepuluh.
*Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di
bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk
dari tulang rawan
 Tulang Rusuk (Ribs)
• Tulang rusuk
berbentuk tipis, pipih
dan melengkung.
bersama-sama
dengan tulang dada
membentuk rongga
dada untuk
melindungi jantung
dan paru-paru.
• Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:
*Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-
tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan
dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung
depannya berhubungan dengan tulang dada dengan
perantaraan tulang rawan
*Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk
ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang
rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan
ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang
bagian depan disatukan oleh tulang rawan
melekatkannya pada satu titik di tulang
yang
dada
* Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk
ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-
ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya
bebas.
• Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya :
1)melindungi jantung dan paru-paru dari
goncangan.
2) melindungi lambung, limpa dan ginjal.
3) membantu pernapasan.
Columna
vertebralis
⚫Vert. cervicales (7)
- VC I
- VC II
- VC VII
: Atlas
: Epistropheus/Axis
: Prominens
⚫Vert. thoracales (12)
⚫Vert. Lumbales
⚫Vert. Sacrales
(5)
(5)  (1)
⚫Vert. coccygeus (3-5)  (1)
 Costae verae (sejati)
 7 pasang
 Costae spuria (palsu)
 3 pasang
 Costae fluctuantes (melayang)
 2 pasang
 Manubrium sterni
 Corpus sterni
 Proc. Xiphoideus /
Proc. ensiformis
Costa Sternum
60
Appendicular Skeleton (126 tulang)
Pectoral girdle (4) Scapula 2
Clavicula 2
Ekstremitas
Superior (60)
Humerus 2 Ulna 2 Metacarpal 10
Radius 2 Carpal 16 Phalanx 28
Pelvic girdle (2) Os coxa 2 (setiap os coxa terdiri
dari penggabungan 3 tulang)
Ekstremitas Inferior
(60)
Femur 2 Patella 2 Metatarsal 10
Tibia 2 Tarsal 14 Phalanx 28
Fibula 2
Axial Skeleton (80
tulang)
Appendicular
Skeleton (126 tulang) 206
Rangka Apendikular
Alat Gerak Atas Alat Gerak Bawah
Rangka Apendikular
Gelang Bahu Gelang Panggung
EKSTREMITAS
SUPERIOR
TULANG-TULANG
EXTREMITAS SUPERIOR
TERDIRI DARI:
1. Os clavicula
2. Os scapula
3. Os humerus
4. Os radius
5. Os ulna
6. Ossa carpalia
7. Ossa metacarpalia
8. Ossa phalanges
Brachium
Antebrachium
Manus
Cubiti
Cingulum
pectoral
EKSTREMITAS
INFERIOR
• Os carpalia (lateral – medial)
- naviculare manus/scapoid
- lunatum/semilunar
- triquetrum/cuneiform
- pisiforme
- multangulum manus/trapezium
- multangulum minus/trapezoideum
- capitatum/magnum
- hamatum/unciform
atas
bawah
• Ossa tarsalia
- thalus
- calcaneus
- naviculare pedis
- cuneiform I / medialis / primum
- cuneiform II / intermedia / secundum
- cuneiform llI / lateralis / tertium
- cuboideum
Hubungan Antara Tulang
(Persendian atau Artikulasi)
Sendi Peluru
Sendi Luncur
Memungkinkan
terjadinya gerakan
tulang ke segala arah.
Contohnya:
hubungan antara
gelang panggul
dengan tulang paha
Memungkinkan
gerakan ke depan-
belakang atau kiri-
kanan.Contohnya
hubungan antara
tulang penyusun
telapak kaki
Sendi Engsel
Gerakannya dua arah,
seperti engsel.
Contohnya: pada siku,
lutut, jari
Sendi Putar
Tulang yang
satu dapat ber-
putar mengitari
tulang lainnya,
tetapi gerakan tersebut terbatas.
Contohnya: hubungan antara tulang
atlas dengan tulang pada leher
Sendi Pelana
Dapat bergerak dua arah seperti
orang yang naik kuda di atas
pelana. Contohnya: hubungan
antara tulang telapak tangan
dengan ibu jari
Hubungan Antara Tulang
(Persendian atau Artikulasi)
ARTHROLOGI
⚫Hubungan antar tulang akan membentuk sendi
(articulatio, joint)
Jenis Sendi
1. Synarthrosis (immovable)
Persendian yg tidak dpt digerakkan
2. Amphiarthrosis (slightly movable)
Persendian yg dpt digerakkan sedikit
3. Diarthrosis (freely movable)
Persendian yg dpt digerakkan bebas
Synarthrosis
(junctura fibrosae, immovable articulation)
1.Sutura
Menyusun tulang cranium
2. Schindylesis
Persendian antara lamina perpendiculare ossis ethmoidale dgn
vomer, os maxilla dgn os palatina
3. Gomphosis
Articulatio dentoalveolaris
4. Synchondrosis
epiphysis tulang panjang, pars petrosa ossis temporalis dgn
processus jugularis ossis occipitalis
Amphiarthrosis
(junctura cartilagineae, Slightly movable articulation)
1.Symphysis
discus intervertebralis, symphysis pubis
2. Syndesmosis
articulatio tibiofibulare inferior dgn penghubung
berupa ligamen
Diarthrosis
(junctura synovialis, freely movable articulation)
Komponen penyusun:
1. Caput articulare
2. Capsula articularis
3. Cavitas articularis
4. Ligament
- intracapsularis
- capsularis
- ekstracapsularis
Struktur Mengatasi
Diskongruensi Sendi
1. Discus Articularis (jar. fibrocartilago)
- Art. Temporomandibularis
- Art. Sternoclavicularis
- Art. Acromioclavicularis
- Art. Genu, berupa meniscus articularis
- Art. Radioulnaris distalis
2. Labrum Articularis
- Labrum glenoidale, pd art. Humeri
- labrum acetabulare
3. Plica Synovialis
- Plica alares, pd Art. Genu
- Plica synovialis infrapatellaris
Fraktura
54
Rakhitis
Tulang yang
mengalamiosteoporosis
Tulang normal
Skoliosis Kifosis Lordosis
Gangguan pada rangka
KESATUAN
TULANG DAN SENDI
Mobilitas Persendian
Jarak suatu gerakan (range of motion) persendian
tergantung dari faktor:
1. Ligamen
2. Derajat perpanjangan (extensibility) otot, fascia, dan
tendon
3. Jaringan lunak sekitar sendi
4. Pergeseran tulang dengan tulang
5. Kekuatan kontraksi otot skelet
RANGE OF MOTION
JARAK SUATU GERAKAN (FLEXIBILITAS),
TERGANTUNG:
1. JARINGAN SEKITAR SENDI
2. ELASTISITAS OTOT, TENDON, LIGAMENT
SEKITAR SENDI
3. STRUKTUR TULANG SENDI
RANGE OF MOTION
PROSES OSIFIKASI
Proses Pembentukan Tulang
(Osifikasi)
Osifikasi Intramembran
1. Sel mesenkim berdiferensiasi menjadi osteoblast, dan membentuk pusat
osifikasi
2. Osteoblas menyekresi osteoid (matriks organic)
3. Osteoid mengalami kalsifikasi karena pengendapan garam-garam mineral
4. Terbentuk osteoit (osteoblast yang terpendam dalam matriks)
5. Pembentukan trabekula
Osifikasi Endokondral
Osifikasi Endokondral
1. Rangka embrio tersusun dari tulang rawan hialin
2. Pusat osifikasi primer terbentuk di bagian diafisis
3. Kondrosit mengalami proliferasi (jumlah sel semakin banyak dan membesar)
4. Kondrosit yang paling tua mengalami kalsifikasi sehingga sel akan mati
5. Osteoklas membersikan sel kondrosit yang mati dan ruangan yang kosong diisi oleh osteoblast
6. Terbentuk pusat osifikasi primer di diafisis
7. Osteoblas menyekresi matriks organic dan terendam matriks non organic sehingga menjadi osteosit
8. Perikondrium berdiferensiasi menjadi periosteum
9. Zona osifikasi meluas sampai ke epifisis dan terbentuk pusat epifisis sekunder
10. Aktivitas kondrosit di cakram epifisis menyebabkan pertumbuhan tulang sampai umur 25 tahun
Faktor Osifikasi
1. Faktor genetic
2. Faktor nutrisi
3. Faktor endokrin
4. Faktor gangguan penyakit
68
References
Maya, S. & Nur, R.A. 2021. Zoologi Vertebrata. Penerbit Widina
Bhakti: Bandung
Rahmadina. 2019. Modul Ajar Vertebrata.
Reece, Campbell. 2000. Biologi Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Dee Unglaub Silverthorn. Human Physiology An Integrated
Approach 6th Edition, Pearson, 2013.
Guyton and Hall. Text Book of Medical Physiology 13th Edition.
Elsevier. 2016.
Lauralee Sherwood. Human Physiology: From Cells to System
7th Edition.
Marieb. Human Anatomy. 6th Edition. Pearson Education Inc.
TERIMA KASIH

More Related Content

Similar to Sistem rangka pada manusia , menjelaskan bagaimana sistem rangka pada manusia

Sistem Gerak Pada Manusia
Sistem Gerak Pada ManusiaSistem Gerak Pada Manusia
Sistem Gerak Pada Manusia
Muhamad Dzaki Albiruni
 
osteologi 1.pdf
osteologi 1.pdfosteologi 1.pdf
osteologi 1.pdf
EkaAprianto
 
Sistem Gerak Manusia - Biologi
Sistem Gerak Manusia - Biologi Sistem Gerak Manusia - Biologi
Sistem Gerak Manusia - Biologi
alainbagus
 
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptxPRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
Dzakiyahrafa
 
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
Anggie Ristantri
 
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPA
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPASISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPA
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPADeybi Wasida
 
Jenis dan fungsi tulang
Jenis dan fungsi tulangJenis dan fungsi tulang
Jenis dan fungsi tulang
Operator Warnet Vast Raha
 
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptxSISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
fatmawati190510
 
Artikel tulang dan sendi
Artikel tulang dan sendiArtikel tulang dan sendi
Artikel tulang dan sendi
rudi1964
 
01 sistem gerak pada manusia rangka
01 sistem gerak pada manusia rangka01 sistem gerak pada manusia rangka
01 sistem gerak pada manusia rangka
karim0185
 
Susunan kerangka manusia
Susunan kerangka manusiaSusunan kerangka manusia
Susunan kerangka manusia
Operator Warnet Vast Raha
 
Sistem gerak
Sistem gerakSistem gerak
Sistem gerak
Anka Rahmi Utami
 
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
stikesby kebidanan
 
Makalah sistem muscular dan skeleton
Makalah sistem muscular dan skeletonMakalah sistem muscular dan skeleton
Makalah sistem muscular dan skeleton
IRNANDASUSANTI
 
Materi
MateriMateri
Materi
megatama
 
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit Tulang
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit TulangRangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit Tulang
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit TulangPuspitaMelati
 
SISTEM SKELETON.ppt
SISTEM SKELETON.pptSISTEM SKELETON.ppt
SISTEM SKELETON.ppt
andibrian
 
Anfis tulang
Anfis tulangAnfis tulang
Anfis tulang
Vina W
 
Bab 3 sistem gerak manusia smansa
Bab 3 sistem gerak manusia smansaBab 3 sistem gerak manusia smansa
Bab 3 sistem gerak manusia smansa
nindyaaypra
 
Sistem Gerak
Sistem Gerak Sistem Gerak
Sistem Gerak
Potensi Hebatku
 

Similar to Sistem rangka pada manusia , menjelaskan bagaimana sistem rangka pada manusia (20)

Sistem Gerak Pada Manusia
Sistem Gerak Pada ManusiaSistem Gerak Pada Manusia
Sistem Gerak Pada Manusia
 
osteologi 1.pdf
osteologi 1.pdfosteologi 1.pdf
osteologi 1.pdf
 
Sistem Gerak Manusia - Biologi
Sistem Gerak Manusia - Biologi Sistem Gerak Manusia - Biologi
Sistem Gerak Manusia - Biologi
 
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptxPRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
PRESENTASI_PPT_Powerpoint_SKELETON_Rangk.pptx
 
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
Materi sistem gerak manusia (tulang, sendi, otot) dikonversi (1)
 
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPA
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPASISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPA
SISTEM GERAK PADA MANUSIA KELAS XI IPA
 
Jenis dan fungsi tulang
Jenis dan fungsi tulangJenis dan fungsi tulang
Jenis dan fungsi tulang
 
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptxSISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
SISTEM GERAK PERTEMUAN 1.pptx
 
Artikel tulang dan sendi
Artikel tulang dan sendiArtikel tulang dan sendi
Artikel tulang dan sendi
 
01 sistem gerak pada manusia rangka
01 sistem gerak pada manusia rangka01 sistem gerak pada manusia rangka
01 sistem gerak pada manusia rangka
 
Susunan kerangka manusia
Susunan kerangka manusiaSusunan kerangka manusia
Susunan kerangka manusia
 
Sistem gerak
Sistem gerakSistem gerak
Sistem gerak
 
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
Sistem muskuloskeletal (jenuarista, wafa)
 
Makalah sistem muscular dan skeleton
Makalah sistem muscular dan skeletonMakalah sistem muscular dan skeleton
Makalah sistem muscular dan skeleton
 
Materi
MateriMateri
Materi
 
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit Tulang
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit TulangRangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit Tulang
Rangka Manusia, Persendian Tulang, dadn Jenis Penyakit Tulang
 
SISTEM SKELETON.ppt
SISTEM SKELETON.pptSISTEM SKELETON.ppt
SISTEM SKELETON.ppt
 
Anfis tulang
Anfis tulangAnfis tulang
Anfis tulang
 
Bab 3 sistem gerak manusia smansa
Bab 3 sistem gerak manusia smansaBab 3 sistem gerak manusia smansa
Bab 3 sistem gerak manusia smansa
 
Sistem Gerak
Sistem Gerak Sistem Gerak
Sistem Gerak
 

Recently uploaded

Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
AdeSutisna19
 
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
JawaluddinJawaluddin
 
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptxAksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
dhenisarlini86
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdfKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
SriWahyuni58535
 
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdfAksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
DenysErlanders
 
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
denny404455
 
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.pptKIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
WAYANDARSANA1
 
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
BAHTIARMUHAMAD
 
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah MingguMateri Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
BOWLNChannel
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
johan199969
 
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi BencanaMateri Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
AyuniDwiLestari
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Kanaidi ken
 
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdfFree Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Roni Setiawan
 
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdfLAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
kompdua2
 
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
Kanaidi ken
 
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptxPanduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
Mughits Rifai
 
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdfKurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
SamsulArifin441594
 
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docxUNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
nengenok23
 

Recently uploaded (20)

Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
 
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
 
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
Tujuan pembelajaran kelas 4 SD Kurikulum Merdeka semester 1
 
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptxAksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdfKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
 
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdfAksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
Aksi Nyata Buku Non Teks Bermutu Dan Manfaatnya .pdf
 
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
 
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.pptKIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
KIAN karya ilmiah akhir ners keperawatan medikal bedah.ppt
 
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
 
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah MingguMateri Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
Materi Khotbah Bercerita Untuk Anak Sekolah Minggu
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
 
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi BencanaMateri Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
 
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdfFree Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
 
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdfLAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
LAPORAN GUrU PIKET laporan piket lap.pdf
 
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
 
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptxPanduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
Panduan SKP PPPK GTK 2024 edit 31 Mei 2024 .pptx
 
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdfKurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
Kurangi Plastik Hidup Jadi Asyik_SD_SDN Klangrong I_PC. Kejayan.pdf
 
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docxUNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
UNIT 4 PB 3 MODUL AJAR PPKn KELAS 5 - modulguruku.com.docx
 

Sistem rangka pada manusia , menjelaskan bagaimana sistem rangka pada manusia

  • 1. 1 “SISTEM RANGKA” Rangka dan Persendian Biology Education Department Faculty of Education Timor University Kefamenanu, 08th Maret 2023 Mohamad Fajar Farid Amrulloh, S.Pd., M.Sc. NIP. 199509262022031018
  • 2. Fungsi Sistem Rangka 1. Penyangga Berdirinya tubuh, tempat melekatnya ligamen-ligamen, otot, jaringan lunak & organ, Memberi bentuk tubuh, Menegakkan tubuh 2. Penyimpanan Tempat penyimpanan mineral (kalsium & fosfat) dan lipid (yellow marrow) 3. Produksi sel darah (red marrow) 4. Pelindung Membentuk rongga melindungi organ yang halus & lunak 5. Penggerak Mengubah arah & kekuatan otot rangka saat bergerak; adanya persendian Alat gerak pasif
  • 4. Tulang menurut bentuknya 1. Ossa longa (tulang panjang) cth: os humerus, os femur 2. Ossa brevia (tulang pendek) cth: ossa carpalia 3. Ossa plana (tulang gepeng/pipih) cth: os parietale 4. Ossa irregular (tulang tak beraturan) cth: os sphenoidale, os coxae 5. Ossa pneumatica (tulang berongga udara) cth: os maxilla, os ethmoidale
  • 5. Bentuk Tulang dan Bagian Tulang
  • 6. Rangka manusia Rangka aksial Rangka apendikular Tulang tengkorak Tulang belakang Tulang dada Tulang rusuk Tulang anggota gerak atas Tulang anggota gerak bawah 6
  • 7. A. Skeleton aksial Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala, leher dan badan Skeleton aksial terdiri dari: 1. Tulang Tengkorak 2. Tulang dada 3. Tulang rusuk 4. ruas-ruas tulang belakang
  • 8.  Tulang Tengkorak (skull) Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala (kranial) dan14 tulang yang menyusun bagian wajah (fasial). Tulang kranial merupakan bingkai pelindung dari otak. Tulang fasial membentuk rongga mata, rongga hidung, wajah seseorang. Tulang ini berfungsi melindungi mata serta organ mulut dan bagian dalam hidung
  • 9. Rangka Aksial : tulang tengkorak (kranium) (a) tampak samping, (b) tampak depan
  • 10.
  • 11.
  • 12. Axial Skeleton (80 tulang) Tengkorak Neurocranium (8) Frontal (1) Viscero-/Splanchnocranium (13) Maxilla (2) Parietal (2) Palatina (2) Occipital (1) Zygomaticus (2) Temporal (2) Lacrimal (2) Sphenoid (1) Nasal (2) Ethmoid (1) Vomer (1) Inferior nasal concha (2) Mandibula (1) Tulang telinga tengah (6) Malleus (2) Hyoid (1) Incus (2) Stapes (2) Columna vertebrae (26) Cervical (7) Tulang rongga thorax (25) costae (24) Thorakal (12) Sternum (1) Lumbal (5) Sacrum (5 )  (1) Coccygis (3-5)  (1)
  • 13. • Tulang bagian kepala (kranial) tidak dapat digerakkan karena merupakan sendi mati (tidak dapat bergeser). • Pada bayi, tulang tengkorak belum bersatu sepenuhnya dan memiliki daerah lunak (soft spot) atau fontanela. Daerah lunak ini tersusun atas jaringan penghubung fibrosa. • Pada kelahiran normal, tengkorak bayi dapat saling tumpang tindih sehingga dapat menelusup keluar dari lubang sempit. Seiring dengan pertumbuhannya, tengkorak bayi akan bersatu dan fontanela akan hilang perlahan seiring dengan mengerasnya jaringan penghubung fibrosa.
  • 14.
  • 16.  Tulang Belakang (Vertebrae) • Tulang belakang disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan. • 33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu: a. Ruas tulang leher (vertebrae cervical). b. Ruas tulang punggung (vertebrae thorac). c. Ruas tulang pinggang (vertebrae lumbar). d. Ruas tulang kelangkang (sacrum). e. Ruas tulang ekor (coccyx).
  • 17. Tulang atlas 7 ruas tulang leher 5 ruas Tulang kelangkang 4 ruas Tulang ekor 5 ruas tulang pinggang Tulang kelangkang dan tulang ekor 12 ruas tulang punggung Kepala tulang dada Badan tulang dada Taju pedang 7 pasang Tulang rusuk sejati 3 pasang Tulang rusuk palsu 2 pasang Tulang rusuk melayang Tulang belakang manusia Tulang dadadan tulang rusuk manusia 35
  • 18.  Tulang Dada (Sternum) • Tulang dada terletak di bagian depan tubuh dan berjumlah 1 ruas tulang. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan dan taju pedang. Tulang ini merupakan perlekatan bagian depan dari 7 pasang tulang rusuk sejati. • Tulang dada, tulang punggung dan tulang rusuk membentuk rongga dada (ribs cage) dan berfungsi melindungi organ-organ didalamnya serta membantu dalam pernafasan.
  • 19. • Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu: * tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua *Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh. *Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan
  • 20.  Tulang Rusuk (Ribs) • Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru.
  • 21. • Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu: *Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang- tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan *Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan melekatkannya pada satu titik di tulang yang dada
  • 22. * Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas- ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas. • Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya : 1)melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan. 2) melindungi lambung, limpa dan ginjal. 3) membantu pernapasan.
  • 23. Columna vertebralis ⚫Vert. cervicales (7) - VC I - VC II - VC VII : Atlas : Epistropheus/Axis : Prominens ⚫Vert. thoracales (12) ⚫Vert. Lumbales ⚫Vert. Sacrales (5) (5)  (1) ⚫Vert. coccygeus (3-5)  (1)
  • 24.
  • 25.
  • 26.
  • 27.
  • 28.  Costae verae (sejati)  7 pasang  Costae spuria (palsu)  3 pasang  Costae fluctuantes (melayang)  2 pasang  Manubrium sterni  Corpus sterni  Proc. Xiphoideus / Proc. ensiformis Costa Sternum
  • 29.
  • 30. 60 Appendicular Skeleton (126 tulang) Pectoral girdle (4) Scapula 2 Clavicula 2 Ekstremitas Superior (60) Humerus 2 Ulna 2 Metacarpal 10 Radius 2 Carpal 16 Phalanx 28 Pelvic girdle (2) Os coxa 2 (setiap os coxa terdiri dari penggabungan 3 tulang) Ekstremitas Inferior (60) Femur 2 Patella 2 Metatarsal 10 Tibia 2 Tarsal 14 Phalanx 28 Fibula 2 Axial Skeleton (80 tulang) Appendicular Skeleton (126 tulang) 206
  • 31. Rangka Apendikular Alat Gerak Atas Alat Gerak Bawah
  • 34. TULANG-TULANG EXTREMITAS SUPERIOR TERDIRI DARI: 1. Os clavicula 2. Os scapula 3. Os humerus 4. Os radius 5. Os ulna 6. Ossa carpalia 7. Ossa metacarpalia 8. Ossa phalanges Brachium Antebrachium Manus Cubiti Cingulum pectoral
  • 35.
  • 37.
  • 38.
  • 39. • Os carpalia (lateral – medial) - naviculare manus/scapoid - lunatum/semilunar - triquetrum/cuneiform - pisiforme - multangulum manus/trapezium - multangulum minus/trapezoideum - capitatum/magnum - hamatum/unciform atas bawah • Ossa tarsalia - thalus - calcaneus - naviculare pedis - cuneiform I / medialis / primum - cuneiform II / intermedia / secundum - cuneiform llI / lateralis / tertium - cuboideum
  • 40.
  • 41.
  • 42. Hubungan Antara Tulang (Persendian atau Artikulasi) Sendi Peluru Sendi Luncur Memungkinkan terjadinya gerakan tulang ke segala arah. Contohnya: hubungan antara gelang panggul dengan tulang paha Memungkinkan gerakan ke depan- belakang atau kiri- kanan.Contohnya hubungan antara tulang penyusun telapak kaki Sendi Engsel Gerakannya dua arah, seperti engsel. Contohnya: pada siku, lutut, jari
  • 43. Sendi Putar Tulang yang satu dapat ber- putar mengitari tulang lainnya, tetapi gerakan tersebut terbatas. Contohnya: hubungan antara tulang atlas dengan tulang pada leher Sendi Pelana Dapat bergerak dua arah seperti orang yang naik kuda di atas pelana. Contohnya: hubungan antara tulang telapak tangan dengan ibu jari Hubungan Antara Tulang (Persendian atau Artikulasi)
  • 44. ARTHROLOGI ⚫Hubungan antar tulang akan membentuk sendi (articulatio, joint) Jenis Sendi 1. Synarthrosis (immovable) Persendian yg tidak dpt digerakkan 2. Amphiarthrosis (slightly movable) Persendian yg dpt digerakkan sedikit 3. Diarthrosis (freely movable) Persendian yg dpt digerakkan bebas
  • 45.
  • 46. Synarthrosis (junctura fibrosae, immovable articulation) 1.Sutura Menyusun tulang cranium 2. Schindylesis Persendian antara lamina perpendiculare ossis ethmoidale dgn vomer, os maxilla dgn os palatina 3. Gomphosis Articulatio dentoalveolaris 4. Synchondrosis epiphysis tulang panjang, pars petrosa ossis temporalis dgn processus jugularis ossis occipitalis
  • 47. Amphiarthrosis (junctura cartilagineae, Slightly movable articulation) 1.Symphysis discus intervertebralis, symphysis pubis 2. Syndesmosis articulatio tibiofibulare inferior dgn penghubung berupa ligamen
  • 48. Diarthrosis (junctura synovialis, freely movable articulation) Komponen penyusun: 1. Caput articulare 2. Capsula articularis 3. Cavitas articularis 4. Ligament - intracapsularis - capsularis - ekstracapsularis
  • 49.
  • 50.
  • 51.
  • 52. Struktur Mengatasi Diskongruensi Sendi 1. Discus Articularis (jar. fibrocartilago) - Art. Temporomandibularis - Art. Sternoclavicularis - Art. Acromioclavicularis - Art. Genu, berupa meniscus articularis - Art. Radioulnaris distalis 2. Labrum Articularis - Labrum glenoidale, pd art. Humeri - labrum acetabulare 3. Plica Synovialis - Plica alares, pd Art. Genu - Plica synovialis infrapatellaris
  • 53.
  • 56.
  • 57.
  • 58. Mobilitas Persendian Jarak suatu gerakan (range of motion) persendian tergantung dari faktor: 1. Ligamen 2. Derajat perpanjangan (extensibility) otot, fascia, dan tendon 3. Jaringan lunak sekitar sendi 4. Pergeseran tulang dengan tulang 5. Kekuatan kontraksi otot skelet
  • 59. RANGE OF MOTION JARAK SUATU GERAKAN (FLEXIBILITAS), TERGANTUNG: 1. JARINGAN SEKITAR SENDI 2. ELASTISITAS OTOT, TENDON, LIGAMENT SEKITAR SENDI 3. STRUKTUR TULANG SENDI
  • 61.
  • 64. Osifikasi Intramembran 1. Sel mesenkim berdiferensiasi menjadi osteoblast, dan membentuk pusat osifikasi 2. Osteoblas menyekresi osteoid (matriks organic) 3. Osteoid mengalami kalsifikasi karena pengendapan garam-garam mineral 4. Terbentuk osteoit (osteoblast yang terpendam dalam matriks) 5. Pembentukan trabekula
  • 66. Osifikasi Endokondral 1. Rangka embrio tersusun dari tulang rawan hialin 2. Pusat osifikasi primer terbentuk di bagian diafisis 3. Kondrosit mengalami proliferasi (jumlah sel semakin banyak dan membesar) 4. Kondrosit yang paling tua mengalami kalsifikasi sehingga sel akan mati 5. Osteoklas membersikan sel kondrosit yang mati dan ruangan yang kosong diisi oleh osteoblast 6. Terbentuk pusat osifikasi primer di diafisis 7. Osteoblas menyekresi matriks organic dan terendam matriks non organic sehingga menjadi osteosit 8. Perikondrium berdiferensiasi menjadi periosteum 9. Zona osifikasi meluas sampai ke epifisis dan terbentuk pusat epifisis sekunder 10. Aktivitas kondrosit di cakram epifisis menyebabkan pertumbuhan tulang sampai umur 25 tahun
  • 67. Faktor Osifikasi 1. Faktor genetic 2. Faktor nutrisi 3. Faktor endokrin 4. Faktor gangguan penyakit
  • 68. 68 References Maya, S. & Nur, R.A. 2021. Zoologi Vertebrata. Penerbit Widina Bhakti: Bandung Rahmadina. 2019. Modul Ajar Vertebrata. Reece, Campbell. 2000. Biologi Jilid 2. Jakarta: Erlangga Dee Unglaub Silverthorn. Human Physiology An Integrated Approach 6th Edition, Pearson, 2013. Guyton and Hall. Text Book of Medical Physiology 13th Edition. Elsevier. 2016. Lauralee Sherwood. Human Physiology: From Cells to System 7th Edition. Marieb. Human Anatomy. 6th Edition. Pearson Education Inc.