SlideShare a Scribd company logo
MONITORING DAYA GENERATOR GAS
ENGINEPADASISTEMPOWERPLANT
PTPERTAMINAEPASET1RANTAUFIELD
NAMA : ALIF MUHAMMAD RIFQ
NIM: 210150112
UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
PT Pertamina EP asset 1 Field Rantau, sebagai salah satu
pilar industri migas nasional, mengandalkan sistem
power plant yang handal untuk kelancaran operasinya.
Kelancaran Operasional PT Pertamina EP Aset 1 Field
Rantau bergantung pada monitoring daya generator gas
engine sistem power plant dengan generator gas engine
sebagai sumber energi utama memainkan peran vital
dalam kelancaran produksi minyak dan gas bumi PT
Pertamina EP Aset 1 Field Rantau
Apakah data yang dihasilkan dari proses monitoring
konsperensif untuk memberikan gambaran akurat
mengenai kinerja dan kondisi generator gas engine?
01.
DATA
Apakah sistem analisa dan pelaporan data
monitoring sudah memadai untuk mendukung
pengambilan keputusan yang tepat terkait
pemeliharaan dan optimasi generator gas engine?
02.
SISTEM
RUMUSAN
MASALAH
Monitoring daya generator gas engine pada sistem
power plant PT Pertamina EP Aset 1 Field Rantau, tidak
termasuk generator pendukung lainnya
01.
MONITORINGDAYA
Priode kajian akan ditentukan berdasarkan
ketersediaan data dan informasi yang relevan.
.
02. PRIODEKAJIAN
Pada penelitian ini penulis hanya memasukan
laporan data dan beban operasi dari G3,G4,G5
dikarenakan G1 dalam posisi commsioning dan G2
standbay.
03.
PENELITIAN
BATASAN
MASALAH
.
BAGIMAHASISWA
a. Sebagai salah satu alat evaluasi
terhadap kurikulum yang berlaku.
b. Mempererat kerja sama antara
akademis dengan instansi
pemerintah maupun Perusahaan /
industri
BAGIINSTITUTPENDIDIKAN
a. Membina hubungan baik
dengan pihak institusi
perguruan tinggi dan mahasiswa.
b. Sebagai sumbangan perusahaan
dalam memajukan pendidikan
indonesia
.
BAGIPERUSAHAAN
MANFAATDANTUJUANPENELITIAN
a. Untuk memperoleh pengalaman secara
langsung penerapan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang didapat dalam dunia
pendidikan pada dunia industri.
b. Mempelajari proses-proses yang terjadi
pada engine gas
c. Mengetahui prinsip-prinsip dan cara kerja
alat-alat yang ada pada power plant PT
pertamina EP asset 1 Field Rantau
PT. Pertamina (Persero)
merupakan perusahaan minyak
dan gas bumi yang dimiliki
Pemerintah Indonesia (National
Oil Company). Perusahaan
minyak dan gas ini didirikan
sejak tanggal 10 Desember 1957
dengan nama PT. Permina pada
tahun 1961, perusahaan ini
berganti nama menjadi PN.
Permina yang kemudian
bergabung dengan PN. Pertamin
sehingga nama perusahaan resmi
berubah menjadi PN. Pertamina
pada tahun 1968.
PT PERTAMINA PERSERO
PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field
adalah salah satu unit operasi PT Pertamina
EP, anak perusahaan PT Pertamina
(Persero) yang bergerak di sektor hulu
migas (kegiatan eksplorasi dan produksi
minyak dan gas bumi). Rantau Field telah
beroperasi sejak tahun 1928 dan pada
tanggal 13 September 2005 reorganisasi
dengan nama PT Pertamina EP Rantau
Field. Wilayah kerja Rantau Field seluas
4.390 km2 berada di wilayah administrasi 2
(dua) provinsi yaitu Provinsi Aceh dan
Sumatra Utara, dan 6 wilayah Kabupaten
/kota yakni Kab. Aceh Tamiang, Kab. Aceh
Timur,Kab. Aceh Utara, Kab. Gayo Lues,
Kota madya Langsa, Kab. Langkat).
PT PERTAMINA EP ASET 1
RANTAU FIELD
VISI
“Menjadi perusahaan eksplorasi
dan produksi minyak dan gas bumi
kelas dunia.”
VISI DAN MISI
GAMBARANUMUMPERUSAHAAN
MISI
“Melaksanakan pengusahaan sektor hulu
minyak dan gas dengan penekanan pada
aspek komersial dan operasi yang baik
serta tumbuh dan berkembang bersama
lingkungan hidup.”
PETASPHDANPTPERTAMINAEPFIELDRANTAU
LANDASANTEORI
Landasan teori merupakan bagian penting dalam penelitian ilmiah yang memberikan banyak
manfaat. Oleh karena itu, penting untuk menyusun landasan teori yang kuat dan relevan
dengan topik penelitian.
Gas engine menggerakkan generator listrik untuk
menghasilkan daya listrik yang diperlukan untuk
operasi sistem power plant.
PENGERAKUTAMA
Gas engine menyediakan sumber energi
primer bagi berbagai fasilitas dan peralatan
dalam sistem power plant, seperti pompa,
kompresor, dan sistem kontrol.
SUMBERENERGI
Gas engine juga dapat berfungsi sebagai
sumber daya utama yang siap digunakan
untuk memenuhi kebutuhan listrik di
Pertamina hulu rokan asset 1 rantau fiel.
Gas engine berperan penting dalam
power plant sebagai sumber energi
yang efisien dan ramah lingkungan.
EFISIEN
Gas engine bertanggung jawab untuk mengubah energi kimia dari bahan bakar gas menjadi energi mekanis
yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik oleh generator. Peran utama gas engine dalam sistem power plant
meliputi:
PERAN GASENGINEDALAMSISTEMPOWEPLANT
PENYEDIADAYAUTAMA
Langkah pertama dalam siklus kerja gas
engine adalah penghisapan campuran udara
dan gas bahan bakar ke dalam ruang bakar.
Udara ditarik masuk melalui katup hisap saat
piston turun dalam langkah langkah pertama
dari siklus
PENGHISAPAN
Setelah campuran udara dan gas
bahan bakar masuk ke dalam
ruang bakar, piston naik kembali,
mengompres campuran tersebut
menjadi volume yang lebih kecil.
Kompresi ini meningkatkan
tekanan dan suhu campuran udara
dan bahan bakar.
KOMPRESI
Ketika piston mencapai puncak langkah kompresi, busi
atau sistem penyulut lainnya menyalakan campuran udara
dan gas bahan bakar. Proses pembakaran ini
menyebabkan ledakan yang mendorong piston turun
secara tiba-tiba.
PEMBAKARAN
Gerakan piston ini menggerakkan poros engkol,
yang kemudian digunakan untuk menggerakkan
generator dan menghasilkan listrik Setelah piston
mencapai poin terendahnya, katup pembuangan
terbuka dan gas sisa pembakaran dikeluarkan
dari ruang bakar ke sistem pembuangan.
EKSPANSI DANPEMBUANGAN
PERINSIPKERJAGASENGINE
1 2 3 3 3
.
.
.
.
.
EFISIENSIPEMBANGKITLISTRIKGASENGINE
EFISIENSI GENERATOR KERUGIAN DALAM SISTEM EFISIENSI SISTEM BAHAN BAKAR
PENGENDALIAN OPERASI
4 5
KOMPONENGASENGINE
Sistem bahan bakar
bertanggung jawab untuk
menyuplai gas bahan bakar ke
mesin dengan tepat dan
efisien. Sistem bahan bakar
MWMumumnya dilengkapi
dengan filter dan regulator
tekanan untuk memastikan
kualitas bahan bakar yang
optimal.
.
SISTEMPEMBAKARAN SISTEMPEMASUKANDANPEMBUANGAN
UDARA
SISTEMPELUMASANDAN PENDINGINAN GENERATOR
Sistem pemasukan dan pembuangan
udara pada gas engine memainkan
peran penting dalam proses
pembakaran yang efisien dan stabil.
Dengan memastikan pasokan udara
yang cukup dan pembuangan gas
buang yang lancar, kinerja gas engine
dapat dioptimalkan dan emisi yang
merugikan lingkungan dapat
diminimalkan.
Sistem pelumasan memberikan
pelumasan yang tepat pada
komponen mesin untuk
mengurangi gesekan dan
keausan yang berlebih. Sistem
pelumasan MWM biasanya
menggunakan oli khusus yang
dirancang untuk memenuhi
kebutuhan spefikasi mesin.
.
Generator MWM adalah
komponen yang mengubah
energi mekanis dari mesin
menjadi energi listrik.
Generator MWM biasanya
dirancang untuk beroperasi
secara efisien dengan mesin
gas MWM dan menghasilkan
daya Listrik yang stabil dan
berkualitas.
PEMERIKSAAN RUTIN
PEMANTAUANSISTEMBAHANBAKAR PERGANTIANSUKUCADANG
PERAWATANDANPEMELIHARAANGASENGINE
Perawatan dan pemeliharaan gas engine dalam pembangkit tenaga listrik sangat penting untuk menjaga kinerja optimal,
mencegah kerusakan, dan memperpanjang umur pakai mesin. Berikut adalah beberapa langkah perawatan dan pemeliharaan
yang dapat dilakukan:
PERGANTIAN OLI
PEMELIHARAANSISTEMPENDINGINAN
Digunakan untuk secara otomatis memantau
tegangan, arus, dan frekuensi output generator gas
engine. Sistem ini biasanya terhubung langsung
ke panel kontrol generator dan memiliki
antarmuka pengguna yang intuitif untuk
pemantauan yang mudah.
SISTEMPEMANTAUANOTOMATIS
Dipasang pada komponen kritis
seperti generator, mesin
pembakaran dalam, dan sistem
pendinginan untuk memantau
suhu, tekanan, dan parameter
lainnya secara real-time
SENSORDANTRANDUNSER
Pemantauan digunakan untuk
menganalisis dan merekam data yang
dikumpulkan oleh sistem pemantauan
otomatis dan sensor. Perangkat lunak
ini dapat menampilkan data dalam
bentuk grafik, tabel, atau laporan
PERANGKATLUNAK
Pemeriksaan rutin selain
monitoring secara real-time,
pemeriksaan rutin juga dilakukan
oleh operator untuk memastikan
bahwa semua sistem dan
komponen berfungsi dengan baik
PEMERIKSAANRUTIN
METODEMONITORINGPENGGUNAANDAYAPADAGAS
ENGINE
Tegangan output generator gas
engine cenderung stabil dalam
rentang yang diinginkan
STABILITASTEGANGAN
Arus yang dihasilkan oleh
generator gas engine tetap
konsisten sesuai dengan
beban yang diberikan
ARUSLISTRIK
Frekuensi output generator gas
engine berada dalam rentang
yang ditetapkan, menunjukkan
bahwa generator mampu
mempertahankan kestabilan
frekuensi dalam kondisi
operasional.
FREKUENSI
Suhu mesin pembakaran dalam berada dalam
batas normal selama operasi dan Tekanan oli
dalam sistem pelumasan tetap dalam rentang
yang aman
SUHUMESINDANTEKANANOLI
HASILMONITORING
TABELDATAPENGGUNANDAYADANGASG3,G4,DANG5
Periode
(Jam)
Daya (KWH)
Bahan
Bakar
gas
𝑚3
KV KW
01.00 50,534,236 3,6 6,3 503
02.00 50,535.731 3,6 6,3 497
03.00 50,536,127 3,6 6,3 461
04.00 50,536,786 3,6 6,3 486
05.00 50,537,260 3,6 6,3 514
06.00 50,524,915 3,6 6,3 522
07.00 50,525,428 3,6 6,3 570
08.00 50,525,837 3,6 6,3 516
09.00 50.526.420 3,6 6,3 500
10.00 50.526.852 3,6 6,3 549
11.00 50.527.352 3,6 6,3 546
12.00 50.527.817 3,6 6,3 560
13.00 50.528.330 3,6 6,3 572
14.00 50.528.330 3,6 6,3 568
15.00 50.529.450 3,6 6,3 568
16.00 50.529.945 3,6 6,3 517
17.00 50.530.495 3,6 6,3 470
18.00 50.531.266 3,6 6,3 533
19.00 50.531.589 3,6 6,3 557
20.00 50.532.366 3,6 6,3 633
21.00 50.532.956 3,6 6,3 635
22.00 50.533.236 3,6 6,3 562
23.00 50.534.123 3,6 6,3 565
00.00 50.534.699 3,6 6,3 543
Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas
generator 3
Periode
(Jam)
Daya (KWH)
Bahan
Bakar
gas
𝒎𝟑
KV KW
01.00 33.766.753 3,6 6,3 432
02.00 33,767,158 3,6 6,3 423
03.00 33,767,543 3,6 6,3 405
04.00 33,767,970 3,6 6,3 420
05.00 33,768,340 3,6 6,3 440
06.00 33,768,850 3,6 6,3 484
07.00 33.769.350 3,6 6,3 500
08.00 33.769.104 3,6 6,3 417
09.00 33.770.245 3,6 6,3 391
10.00 33.770.551 3,6 6,3 393
11.00 33.770.992 3,6 6,3 391
12.00 33.771.333 3,6 6,3 383
13.00 33.771.800 3,6 6,3 392
14.00 33.772.179 3,6 6,3 395
15.00 33.772.179 3,6 6,3 393
16.00 33.772.200 3,6 6,3 391
17.00 33.773.290 3,6 6,3 433
18.00 33.773.900 3,6 6,3 431
19.00 33.774.237 3,6 6,3 501
20.00 33.774.730 3,6 6,3 507
21.00 33.775.310 3,6 6,3 510
22.00 33.775.851 3,6 6,3 535
23.00 33.776.378 3,6 6,3 584
00.00 33.776,864 3,6 6,3 469
Periode
(Jam)
Daya (KWH)
Bahan
Bakar gas
𝑚3
KV KW
01.00 31.935,496 3,6 6,3 449
02.00 31.935,967 3,6 6,3 420
03.00 31.936.370 3,6 6,3 411
04.00 31.936.780 3,6 6,3 405
05.00 31.937.180 3,6 6,3 454
06.00 31.937.670 3,6 6,3 447
07.00 31.938.111 3,6 6,3 495
08.00 31.938.388 3,6 6,3 439
09.00 31.939.064 3,6 6,3 401
10.00 31.939.539 3,6 6,3 419
11.00 31.939.860 3,6 6,3 415
12.00
13.00 31.940.020 3,6 6,3 418
14.00 31.940.463 3,6 6,3 441
15.00 31.940.851 3,6 6,3 391
16.00 31.941.372 3,6 6,3 616
17.00 31.942.016 3,6 6,3 724
18.00 31.943.002 3,6 6,3 491
19.00 31.943.322 3,6 6,3 568
20.00 31.943.930 3,6 6,3 587
21.00 31.944.997 3,6 6,3 563
22.00 31.944.997 3,6 6,3 571
23.00 31.945.619 3,6 6,3 545
00.00 31.946.098 3,6 6,3 521
Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas
generator 4
Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas
generator 5
TABELDATAFREQUENSI DANCOSPHI
Tabel data frekuensi dan cos phi
generator 3
Tabel data frekuensi dan cos phi
generator 4
Tabel daa fekuensi dan cos phi
generator 5
Periode (Jam) Frekuensi
cos ɸ:
01.00 50.5 Hz 0.96
02.00 50.5 Hz 0.98
03.00 50.5 Hz 0.98
04.00 50.5 Hz 0.95
05.00 50.5 Hz 0.90
06.00 50.5 Hz 0.93
07.00 50.5 Hz 0.94
08.00 50.5 Hz 0.95
09.00 50.5 Hz 0.93
10.00 50.5 Hz 0.92
11.00 50.5 Hz 0.93
12.00 50.5 Hz 0.94
13.00 50.5 Hz 0.95
14.00 50.5 Hz 0.94
15.00 50.5 Hz 0.95
16.00 50.5 Hz 0.93
17.00 50.5 Hz 0.94
18.00 50.5 Hz 0.95
19.00 50.5 Hz 0.94
20.00 50.5 Hz 0.95
21.00 50.5 Hz 0.95
22.00 50.5 Hz 0.95
23.00 50.5 Hz 0.94
00.00 50.5 Hz 0.94
Periode (Jam) Frekuensi
cos ɸ:
01.00 50.5 Hz 0.95
02.00 50.5 Hz 0.90
03.00 50.5 Hz 0.91
04.00 50.5 Hz 0.94
05.00 50.5 Hz 0.93
06.00 50.5 Hz 0.92
07.00 50.5 Hz 0.93
08.00 50.5 Hz 0.95
09.00 50.5 Hz 0.93
10.00 50.5 Hz 0.92
11.00 50.5 Hz 0.93
12.00 50.5 Hz 0.94
13.00 50.5 Hz 0.95
14.00 50.5 Hz 0.94
15.00 50.5 Hz 0.96
16.00 50.5 Hz 0.93
17.00 50.5 Hz 0.94
18.00 50.5 Hz 0.95
19.00 50.5 Hz 0.96
20.00 50.5 Hz 0.95
21.00 50.5 Hz 0.95
22.00 50.5 Hz 0.94
23.00 50.5 Hz 0.98
00.00 50.5 Hz 0.98
Periode (Jam) Frekuensi
cos ɸ:
01.00 50.5 Hz 0.95
02.00 50.5 Hz 0.90
03.00 50.5 Hz 0.91
04.00 50.5 Hz 0.94
05.00 50.5 Hz 0.93
06.00 50.5 Hz 0.92
07.00 50.5 Hz 0.93
08.00 50.5 Hz 0.95
09.00 50.5 Hz 0.93
10.00 50.5 Hz 0.92
11.00 50.5 Hz 0.93
12.00 50.5 Hz 0.94
13.00 50.5 Hz 0.95
14.00 50.5 Hz 0.94
15.00 50.5 Hz 0.96
16.00 50.5 Hz 0.93
17.00 50.5 Hz 0.94
18.00 50.5 Hz 0.95
19.00 50.5 Hz 0.96
20.00 50.5 Hz 0.95
21.00 50.5 Hz 0.95
22.00 50.5 Hz 0.94
23.00 50.5 Hz 0.98
00.00 50.5 Hz 0.98
TABELDATASUHUMESINDANTEKANANOLI
Tabel Penggunaan data suhu mesin dan
tekanan oli generator 3
Tabel Penggunaan data suhu mesin dan
tekanan oli generator 4
Tabel Penggunan data suhu mesin dan
tekanan oli generator 5
Periode (Jam) Comb Chamber
Lube oil
level %
01.00 361 97.5 %
02.00 358 97.5 %
03.00 359 97.5 %
04.00 360 97.5 %
05.00 360 97.5 %
06.00 360 97.5 %
07.00 360 97.5 %
08.00 360 97.5 %
09.00 358 97.5 %
10.00 359 97.5 %
11.00 360 97.5 %
12.00 361 97.5 %
13.00 360 97.5 %
14.00 361 97.5 %
15.00 361 97.5 %
16.00 361 97.5 %
17.00 360 97.5 %
18.00 358 97.5 %
19.00 358 97.5 %
20.00 361 97.5 %
21.00 361 97.5 %
22.00 361 97.5 %
23.00 362 97.5 %
00.00 362 97.5 %
Periode (Jam) Comb Chamber
Lube oil level
%
01.00 359 87.7%
02.00 355 87.7%
03.00 354 87.7%
04.00 356 87.7%
05.00 360 87.7%
06.00 369 87.7%
07.00 364 87.7%
08.00 356 87.7%
09.00 354 87.7%
10.00 352 87.7%
11.00 353 87.7%
12.00 352 87.7%
13.00 354 87.7%
14.00 351 87.7%
15.00 353 87.7%
16.00 354 87.7%
17.00 357 87.7%
18.00 356 87.7%
19.00 366 87.7%
20.00 366 87.7%
21.00 363 87.7%
22.00 364 87.7%
23.00 361 87.7%
00.00 361 87.7%
Periode (Jam) Comb Chamber
Lube oil level %
01.00 328 84.2%
02.00 342 84.8%
03.00 333 83.6%
04.00 328 84.3%
05.00 343 84.2%
06.00 340 83.9%
07.00 339 84.2%
08.00 336 83.9%
09.00 332 84.2%
10.00 312 84.1%
11.00 327 84.5%
12.00
13.00 326 84.6%
14.00 328 85.0%
15.00 323 84.1%
16.00 333 85.5%
17.00 334 84.1%
18.00 324 85.5%
19.00 334 85.8%
20.00 339 85.0%
21.00 351 84.9%
22.00 335 84.6%
23.00 337 84.4%
00.00 330 84.4%
Daya generator gas engine
secara keseluruhan cukup
stabil dan memenuhi
kebutuhan daya sistem
power plant.
Frekuensi dan cos ɸ adalah
dua parameter penting yang
perlu dijaga untuk
memastikan operasi gas
engine yang optimal.
Fluktuasi frekuensi dan nilai
cos ɸ yang rendah dapat
menyebabkan berbagai
masalah dan menurunkan
performa gas engine.
Terdapat beberapa fluktuasi
daya pada beberapa waktu,
namun masih dalam batas
toleransi.
Pemeriksaan rutin dan
penggantian suku cadang
merupakan langkah
penting dalam menjaga
kinerja optimal dan
keandalan gas engine
D
DAYA
F
Frkuensi & cos
phi
T
waktu
P
pemeriksaan
KESIMPULAN
PERLUNYA
MENGADAKAN
MENINGKATKAN
Mengadakan pelatihan reguler untuk operator guna
meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam
mengoperasikan dan memelihara generator gas engine
dengan efisien dan aman.
MENGADAKAN
Meningkatkan sistem monitoring menggunakan sistem IOT
sehingga dapat dipantau menggunakan Handphone
MENINGKATKAN
Perlunya pemeliharaan secara berkala (preventive)
sehingga gas engine selalu bekerja secara optimal.
PERLUNYA
SARAN

More Related Content

Similar to PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl

01.dasar fuel injection
01.dasar fuel injection01.dasar fuel injection
01.dasar fuel injection
Heru Susanto
 
solar technical review.pptx
solar technical review.pptxsolar technical review.pptx
solar technical review.pptx
TaryadiBisri
 
Choacing Clinic Spin
Choacing Clinic SpinChoacing Clinic Spin
Choacing Clinic Spin
Mas Tress
 
259900734-EFI-pdf.pdf
259900734-EFI-pdf.pdf259900734-EFI-pdf.pdf
259900734-EFI-pdf.pdf
Moebasir
 
PPT Turbin Gas.pptx
PPT Turbin Gas.pptxPPT Turbin Gas.pptx
PPT Turbin Gas.pptx
TuranggaHayu1
 
Teknik konversi dan konservasi energi turbin
Teknik konversi dan konservasi energi turbinTeknik konversi dan konservasi energi turbin
Teknik konversi dan konservasi energi turbin
ardhilachadarisman
 
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptxSistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
AutomotiveMubarkeya
 
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
PT. ANSI MEGA INSTRUMENINDO, Gunawan Widihardjo
 
TURBIN GAS
TURBIN GASTURBIN GAS
TURBIN GAS
oki nugraha
 
TURBIN GAS
TURBIN GASTURBIN GAS
TURBIN GAS
oki nugraha
 
termonologi traktor dan peralatan
termonologi traktor dan peralatan termonologi traktor dan peralatan
termonologi traktor dan peralatan
Repository Ipb
 
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN (Bagian I)
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN  (Bagian I)TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN  (Bagian I)
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN (Bagian I)
Repository Ipb
 
Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1
Oid Putra
 
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-iTINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
chaerulfahmi88
 
Efi By Astra Internasional
Efi By Astra InternasionalEfi By Astra Internasional
Efi By Astra Internasional
Yusuf AL-Rosyadi
 
Sistim pneumatik dan hidrolik
Sistim pneumatik dan hidrolikSistim pneumatik dan hidrolik
Sistim pneumatik dan hidrolik
macyie9897
 
Bab iv sistem kelistrikan ac
Bab iv sistem kelistrikan acBab iv sistem kelistrikan ac
Bab iv sistem kelistrikan ac
rizky putra
 
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptxKELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
JayHarunSetiawan
 
ANDARU PPT.ppt
ANDARU PPT.pptANDARU PPT.ppt
ANDARU PPT.ppt
larsen445
 
PERAWATAN AC
PERAWATAN ACPERAWATAN AC
PERAWATAN AC
Jacky Rock
 

Similar to PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl (20)

01.dasar fuel injection
01.dasar fuel injection01.dasar fuel injection
01.dasar fuel injection
 
solar technical review.pptx
solar technical review.pptxsolar technical review.pptx
solar technical review.pptx
 
Choacing Clinic Spin
Choacing Clinic SpinChoacing Clinic Spin
Choacing Clinic Spin
 
259900734-EFI-pdf.pdf
259900734-EFI-pdf.pdf259900734-EFI-pdf.pdf
259900734-EFI-pdf.pdf
 
PPT Turbin Gas.pptx
PPT Turbin Gas.pptxPPT Turbin Gas.pptx
PPT Turbin Gas.pptx
 
Teknik konversi dan konservasi energi turbin
Teknik konversi dan konservasi energi turbinTeknik konversi dan konservasi energi turbin
Teknik konversi dan konservasi energi turbin
 
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptxSistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
Sistem Bahan Bakar Bensin EFI.pptx
 
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
PROJECT EXECUTION PLAN (.metodologi kerja)
 
TURBIN GAS
TURBIN GASTURBIN GAS
TURBIN GAS
 
TURBIN GAS
TURBIN GASTURBIN GAS
TURBIN GAS
 
termonologi traktor dan peralatan
termonologi traktor dan peralatan termonologi traktor dan peralatan
termonologi traktor dan peralatan
 
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN (Bagian I)
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN  (Bagian I)TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN  (Bagian I)
TERMiNOLOGI TRAKTOR DAN PERALATAN (Bagian I)
 
Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1
 
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-iTINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
 
Efi By Astra Internasional
Efi By Astra InternasionalEfi By Astra Internasional
Efi By Astra Internasional
 
Sistim pneumatik dan hidrolik
Sistim pneumatik dan hidrolikSistim pneumatik dan hidrolik
Sistim pneumatik dan hidrolik
 
Bab iv sistem kelistrikan ac
Bab iv sistem kelistrikan acBab iv sistem kelistrikan ac
Bab iv sistem kelistrikan ac
 
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptxKELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
KELOMPOK 3 SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL COMMON RAIL.pptx
 
ANDARU PPT.ppt
ANDARU PPT.pptANDARU PPT.ppt
ANDARU PPT.ppt
 
PERAWATAN AC
PERAWATAN ACPERAWATAN AC
PERAWATAN AC
 

Recently uploaded

Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.pptSosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
Nandy Najib
 
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULALEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
Sarwanto.S.Pd.T
 
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdfTegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
Dheaulhaq Rosadi
 
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
AhmadHadianTsauriRor
 
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigiRoda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
22001052033
 
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdfdaftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
Ihsanarch
 
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptxPENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
sarprasarsip
 
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdfPengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
LuquMey
 
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
harswis
 
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdfSUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
geosanta98
 

Recently uploaded (10)

Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.pptSosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
Sosialisasi_LISTRIK_AMAN_DAN_HEMAT energi.ppt
 
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULALEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
LEMBAR JOBSHEET TEKNIK BUBUT DASAR UNTUK PEMULA
 
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdfTegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
Tegangan Regangan (Stress and Strain).pdf
 
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
PCM PUSKESMAS BONJERUK, Pre construction meeting for PPT, penjelsan sbelum pe...
 
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigiRoda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
Roda gigi umum (nomenklatur) dan klasifikasi roda gigi
 
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdfdaftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
daftar _lampiran_16_permen-pupr-14-2020.pdf
 
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptxPENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
PENGADAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI PERORANGAN.pptx
 
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdfPengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
Pengenalan Sensor jenis-jenis sensor.pdf
 
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
1. Pengetahuan Dasar Forklift dan Dasar dasar pengoperasian
 
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdfSUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
SUPERVISOR K3 KONSTRUKSI JENJANG 5 BULUNGAN.pdf
 

PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl

  • 1. MONITORING DAYA GENERATOR GAS ENGINEPADASISTEMPOWERPLANT PTPERTAMINAEPASET1RANTAUFIELD NAMA : ALIF MUHAMMAD RIFQ NIM: 210150112 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
  • 2. PT Pertamina EP asset 1 Field Rantau, sebagai salah satu pilar industri migas nasional, mengandalkan sistem power plant yang handal untuk kelancaran operasinya. Kelancaran Operasional PT Pertamina EP Aset 1 Field Rantau bergantung pada monitoring daya generator gas engine sistem power plant dengan generator gas engine sebagai sumber energi utama memainkan peran vital dalam kelancaran produksi minyak dan gas bumi PT Pertamina EP Aset 1 Field Rantau
  • 3. Apakah data yang dihasilkan dari proses monitoring konsperensif untuk memberikan gambaran akurat mengenai kinerja dan kondisi generator gas engine? 01. DATA Apakah sistem analisa dan pelaporan data monitoring sudah memadai untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat terkait pemeliharaan dan optimasi generator gas engine? 02. SISTEM RUMUSAN MASALAH
  • 4. Monitoring daya generator gas engine pada sistem power plant PT Pertamina EP Aset 1 Field Rantau, tidak termasuk generator pendukung lainnya 01. MONITORINGDAYA Priode kajian akan ditentukan berdasarkan ketersediaan data dan informasi yang relevan. . 02. PRIODEKAJIAN Pada penelitian ini penulis hanya memasukan laporan data dan beban operasi dari G3,G4,G5 dikarenakan G1 dalam posisi commsioning dan G2 standbay. 03. PENELITIAN BATASAN MASALAH
  • 5. . BAGIMAHASISWA a. Sebagai salah satu alat evaluasi terhadap kurikulum yang berlaku. b. Mempererat kerja sama antara akademis dengan instansi pemerintah maupun Perusahaan / industri BAGIINSTITUTPENDIDIKAN a. Membina hubungan baik dengan pihak institusi perguruan tinggi dan mahasiswa. b. Sebagai sumbangan perusahaan dalam memajukan pendidikan indonesia . BAGIPERUSAHAAN MANFAATDANTUJUANPENELITIAN a. Untuk memperoleh pengalaman secara langsung penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didapat dalam dunia pendidikan pada dunia industri. b. Mempelajari proses-proses yang terjadi pada engine gas c. Mengetahui prinsip-prinsip dan cara kerja alat-alat yang ada pada power plant PT pertamina EP asset 1 Field Rantau
  • 6. PT. Pertamina (Persero) merupakan perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company). Perusahaan minyak dan gas ini didirikan sejak tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT. Permina pada tahun 1961, perusahaan ini berganti nama menjadi PN. Permina yang kemudian bergabung dengan PN. Pertamin sehingga nama perusahaan resmi berubah menjadi PN. Pertamina pada tahun 1968. PT PERTAMINA PERSERO PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field adalah salah satu unit operasi PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas (kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi). Rantau Field telah beroperasi sejak tahun 1928 dan pada tanggal 13 September 2005 reorganisasi dengan nama PT Pertamina EP Rantau Field. Wilayah kerja Rantau Field seluas 4.390 km2 berada di wilayah administrasi 2 (dua) provinsi yaitu Provinsi Aceh dan Sumatra Utara, dan 6 wilayah Kabupaten /kota yakni Kab. Aceh Tamiang, Kab. Aceh Timur,Kab. Aceh Utara, Kab. Gayo Lues, Kota madya Langsa, Kab. Langkat). PT PERTAMINA EP ASET 1 RANTAU FIELD VISI “Menjadi perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi kelas dunia.” VISI DAN MISI GAMBARANUMUMPERUSAHAAN MISI “Melaksanakan pengusahaan sektor hulu minyak dan gas dengan penekanan pada aspek komersial dan operasi yang baik serta tumbuh dan berkembang bersama lingkungan hidup.”
  • 8. LANDASANTEORI Landasan teori merupakan bagian penting dalam penelitian ilmiah yang memberikan banyak manfaat. Oleh karena itu, penting untuk menyusun landasan teori yang kuat dan relevan dengan topik penelitian.
  • 9. Gas engine menggerakkan generator listrik untuk menghasilkan daya listrik yang diperlukan untuk operasi sistem power plant. PENGERAKUTAMA Gas engine menyediakan sumber energi primer bagi berbagai fasilitas dan peralatan dalam sistem power plant, seperti pompa, kompresor, dan sistem kontrol. SUMBERENERGI Gas engine juga dapat berfungsi sebagai sumber daya utama yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pertamina hulu rokan asset 1 rantau fiel. Gas engine berperan penting dalam power plant sebagai sumber energi yang efisien dan ramah lingkungan. EFISIEN Gas engine bertanggung jawab untuk mengubah energi kimia dari bahan bakar gas menjadi energi mekanis yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik oleh generator. Peran utama gas engine dalam sistem power plant meliputi: PERAN GASENGINEDALAMSISTEMPOWEPLANT PENYEDIADAYAUTAMA
  • 10. Langkah pertama dalam siklus kerja gas engine adalah penghisapan campuran udara dan gas bahan bakar ke dalam ruang bakar. Udara ditarik masuk melalui katup hisap saat piston turun dalam langkah langkah pertama dari siklus PENGHISAPAN Setelah campuran udara dan gas bahan bakar masuk ke dalam ruang bakar, piston naik kembali, mengompres campuran tersebut menjadi volume yang lebih kecil. Kompresi ini meningkatkan tekanan dan suhu campuran udara dan bahan bakar. KOMPRESI Ketika piston mencapai puncak langkah kompresi, busi atau sistem penyulut lainnya menyalakan campuran udara dan gas bahan bakar. Proses pembakaran ini menyebabkan ledakan yang mendorong piston turun secara tiba-tiba. PEMBAKARAN Gerakan piston ini menggerakkan poros engkol, yang kemudian digunakan untuk menggerakkan generator dan menghasilkan listrik Setelah piston mencapai poin terendahnya, katup pembuangan terbuka dan gas sisa pembakaran dikeluarkan dari ruang bakar ke sistem pembuangan. EKSPANSI DANPEMBUANGAN PERINSIPKERJAGASENGINE
  • 11. 1 2 3 3 3 . . . . . EFISIENSIPEMBANGKITLISTRIKGASENGINE EFISIENSI GENERATOR KERUGIAN DALAM SISTEM EFISIENSI SISTEM BAHAN BAKAR PENGENDALIAN OPERASI 4 5
  • 12. KOMPONENGASENGINE Sistem bahan bakar bertanggung jawab untuk menyuplai gas bahan bakar ke mesin dengan tepat dan efisien. Sistem bahan bakar MWMumumnya dilengkapi dengan filter dan regulator tekanan untuk memastikan kualitas bahan bakar yang optimal. . SISTEMPEMBAKARAN SISTEMPEMASUKANDANPEMBUANGAN UDARA SISTEMPELUMASANDAN PENDINGINAN GENERATOR Sistem pemasukan dan pembuangan udara pada gas engine memainkan peran penting dalam proses pembakaran yang efisien dan stabil. Dengan memastikan pasokan udara yang cukup dan pembuangan gas buang yang lancar, kinerja gas engine dapat dioptimalkan dan emisi yang merugikan lingkungan dapat diminimalkan. Sistem pelumasan memberikan pelumasan yang tepat pada komponen mesin untuk mengurangi gesekan dan keausan yang berlebih. Sistem pelumasan MWM biasanya menggunakan oli khusus yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spefikasi mesin. . Generator MWM adalah komponen yang mengubah energi mekanis dari mesin menjadi energi listrik. Generator MWM biasanya dirancang untuk beroperasi secara efisien dengan mesin gas MWM dan menghasilkan daya Listrik yang stabil dan berkualitas.
  • 13. PEMERIKSAAN RUTIN PEMANTAUANSISTEMBAHANBAKAR PERGANTIANSUKUCADANG PERAWATANDANPEMELIHARAANGASENGINE Perawatan dan pemeliharaan gas engine dalam pembangkit tenaga listrik sangat penting untuk menjaga kinerja optimal, mencegah kerusakan, dan memperpanjang umur pakai mesin. Berikut adalah beberapa langkah perawatan dan pemeliharaan yang dapat dilakukan: PERGANTIAN OLI PEMELIHARAANSISTEMPENDINGINAN
  • 14. Digunakan untuk secara otomatis memantau tegangan, arus, dan frekuensi output generator gas engine. Sistem ini biasanya terhubung langsung ke panel kontrol generator dan memiliki antarmuka pengguna yang intuitif untuk pemantauan yang mudah. SISTEMPEMANTAUANOTOMATIS Dipasang pada komponen kritis seperti generator, mesin pembakaran dalam, dan sistem pendinginan untuk memantau suhu, tekanan, dan parameter lainnya secara real-time SENSORDANTRANDUNSER Pemantauan digunakan untuk menganalisis dan merekam data yang dikumpulkan oleh sistem pemantauan otomatis dan sensor. Perangkat lunak ini dapat menampilkan data dalam bentuk grafik, tabel, atau laporan PERANGKATLUNAK Pemeriksaan rutin selain monitoring secara real-time, pemeriksaan rutin juga dilakukan oleh operator untuk memastikan bahwa semua sistem dan komponen berfungsi dengan baik PEMERIKSAANRUTIN METODEMONITORINGPENGGUNAANDAYAPADAGAS ENGINE
  • 15. Tegangan output generator gas engine cenderung stabil dalam rentang yang diinginkan STABILITASTEGANGAN Arus yang dihasilkan oleh generator gas engine tetap konsisten sesuai dengan beban yang diberikan ARUSLISTRIK Frekuensi output generator gas engine berada dalam rentang yang ditetapkan, menunjukkan bahwa generator mampu mempertahankan kestabilan frekuensi dalam kondisi operasional. FREKUENSI Suhu mesin pembakaran dalam berada dalam batas normal selama operasi dan Tekanan oli dalam sistem pelumasan tetap dalam rentang yang aman SUHUMESINDANTEKANANOLI HASILMONITORING
  • 16. TABELDATAPENGGUNANDAYADANGASG3,G4,DANG5 Periode (Jam) Daya (KWH) Bahan Bakar gas 𝑚3 KV KW 01.00 50,534,236 3,6 6,3 503 02.00 50,535.731 3,6 6,3 497 03.00 50,536,127 3,6 6,3 461 04.00 50,536,786 3,6 6,3 486 05.00 50,537,260 3,6 6,3 514 06.00 50,524,915 3,6 6,3 522 07.00 50,525,428 3,6 6,3 570 08.00 50,525,837 3,6 6,3 516 09.00 50.526.420 3,6 6,3 500 10.00 50.526.852 3,6 6,3 549 11.00 50.527.352 3,6 6,3 546 12.00 50.527.817 3,6 6,3 560 13.00 50.528.330 3,6 6,3 572 14.00 50.528.330 3,6 6,3 568 15.00 50.529.450 3,6 6,3 568 16.00 50.529.945 3,6 6,3 517 17.00 50.530.495 3,6 6,3 470 18.00 50.531.266 3,6 6,3 533 19.00 50.531.589 3,6 6,3 557 20.00 50.532.366 3,6 6,3 633 21.00 50.532.956 3,6 6,3 635 22.00 50.533.236 3,6 6,3 562 23.00 50.534.123 3,6 6,3 565 00.00 50.534.699 3,6 6,3 543 Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas generator 3 Periode (Jam) Daya (KWH) Bahan Bakar gas 𝒎𝟑 KV KW 01.00 33.766.753 3,6 6,3 432 02.00 33,767,158 3,6 6,3 423 03.00 33,767,543 3,6 6,3 405 04.00 33,767,970 3,6 6,3 420 05.00 33,768,340 3,6 6,3 440 06.00 33,768,850 3,6 6,3 484 07.00 33.769.350 3,6 6,3 500 08.00 33.769.104 3,6 6,3 417 09.00 33.770.245 3,6 6,3 391 10.00 33.770.551 3,6 6,3 393 11.00 33.770.992 3,6 6,3 391 12.00 33.771.333 3,6 6,3 383 13.00 33.771.800 3,6 6,3 392 14.00 33.772.179 3,6 6,3 395 15.00 33.772.179 3,6 6,3 393 16.00 33.772.200 3,6 6,3 391 17.00 33.773.290 3,6 6,3 433 18.00 33.773.900 3,6 6,3 431 19.00 33.774.237 3,6 6,3 501 20.00 33.774.730 3,6 6,3 507 21.00 33.775.310 3,6 6,3 510 22.00 33.775.851 3,6 6,3 535 23.00 33.776.378 3,6 6,3 584 00.00 33.776,864 3,6 6,3 469 Periode (Jam) Daya (KWH) Bahan Bakar gas 𝑚3 KV KW 01.00 31.935,496 3,6 6,3 449 02.00 31.935,967 3,6 6,3 420 03.00 31.936.370 3,6 6,3 411 04.00 31.936.780 3,6 6,3 405 05.00 31.937.180 3,6 6,3 454 06.00 31.937.670 3,6 6,3 447 07.00 31.938.111 3,6 6,3 495 08.00 31.938.388 3,6 6,3 439 09.00 31.939.064 3,6 6,3 401 10.00 31.939.539 3,6 6,3 419 11.00 31.939.860 3,6 6,3 415 12.00 13.00 31.940.020 3,6 6,3 418 14.00 31.940.463 3,6 6,3 441 15.00 31.940.851 3,6 6,3 391 16.00 31.941.372 3,6 6,3 616 17.00 31.942.016 3,6 6,3 724 18.00 31.943.002 3,6 6,3 491 19.00 31.943.322 3,6 6,3 568 20.00 31.943.930 3,6 6,3 587 21.00 31.944.997 3,6 6,3 563 22.00 31.944.997 3,6 6,3 571 23.00 31.945.619 3,6 6,3 545 00.00 31.946.098 3,6 6,3 521 Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas generator 4 Tabel Penggunaan daya dan konsumsi gas generator 5
  • 17. TABELDATAFREQUENSI DANCOSPHI Tabel data frekuensi dan cos phi generator 3 Tabel data frekuensi dan cos phi generator 4 Tabel daa fekuensi dan cos phi generator 5 Periode (Jam) Frekuensi cos ɸ: 01.00 50.5 Hz 0.96 02.00 50.5 Hz 0.98 03.00 50.5 Hz 0.98 04.00 50.5 Hz 0.95 05.00 50.5 Hz 0.90 06.00 50.5 Hz 0.93 07.00 50.5 Hz 0.94 08.00 50.5 Hz 0.95 09.00 50.5 Hz 0.93 10.00 50.5 Hz 0.92 11.00 50.5 Hz 0.93 12.00 50.5 Hz 0.94 13.00 50.5 Hz 0.95 14.00 50.5 Hz 0.94 15.00 50.5 Hz 0.95 16.00 50.5 Hz 0.93 17.00 50.5 Hz 0.94 18.00 50.5 Hz 0.95 19.00 50.5 Hz 0.94 20.00 50.5 Hz 0.95 21.00 50.5 Hz 0.95 22.00 50.5 Hz 0.95 23.00 50.5 Hz 0.94 00.00 50.5 Hz 0.94 Periode (Jam) Frekuensi cos ɸ: 01.00 50.5 Hz 0.95 02.00 50.5 Hz 0.90 03.00 50.5 Hz 0.91 04.00 50.5 Hz 0.94 05.00 50.5 Hz 0.93 06.00 50.5 Hz 0.92 07.00 50.5 Hz 0.93 08.00 50.5 Hz 0.95 09.00 50.5 Hz 0.93 10.00 50.5 Hz 0.92 11.00 50.5 Hz 0.93 12.00 50.5 Hz 0.94 13.00 50.5 Hz 0.95 14.00 50.5 Hz 0.94 15.00 50.5 Hz 0.96 16.00 50.5 Hz 0.93 17.00 50.5 Hz 0.94 18.00 50.5 Hz 0.95 19.00 50.5 Hz 0.96 20.00 50.5 Hz 0.95 21.00 50.5 Hz 0.95 22.00 50.5 Hz 0.94 23.00 50.5 Hz 0.98 00.00 50.5 Hz 0.98 Periode (Jam) Frekuensi cos ɸ: 01.00 50.5 Hz 0.95 02.00 50.5 Hz 0.90 03.00 50.5 Hz 0.91 04.00 50.5 Hz 0.94 05.00 50.5 Hz 0.93 06.00 50.5 Hz 0.92 07.00 50.5 Hz 0.93 08.00 50.5 Hz 0.95 09.00 50.5 Hz 0.93 10.00 50.5 Hz 0.92 11.00 50.5 Hz 0.93 12.00 50.5 Hz 0.94 13.00 50.5 Hz 0.95 14.00 50.5 Hz 0.94 15.00 50.5 Hz 0.96 16.00 50.5 Hz 0.93 17.00 50.5 Hz 0.94 18.00 50.5 Hz 0.95 19.00 50.5 Hz 0.96 20.00 50.5 Hz 0.95 21.00 50.5 Hz 0.95 22.00 50.5 Hz 0.94 23.00 50.5 Hz 0.98 00.00 50.5 Hz 0.98
  • 18. TABELDATASUHUMESINDANTEKANANOLI Tabel Penggunaan data suhu mesin dan tekanan oli generator 3 Tabel Penggunaan data suhu mesin dan tekanan oli generator 4 Tabel Penggunan data suhu mesin dan tekanan oli generator 5 Periode (Jam) Comb Chamber Lube oil level % 01.00 361 97.5 % 02.00 358 97.5 % 03.00 359 97.5 % 04.00 360 97.5 % 05.00 360 97.5 % 06.00 360 97.5 % 07.00 360 97.5 % 08.00 360 97.5 % 09.00 358 97.5 % 10.00 359 97.5 % 11.00 360 97.5 % 12.00 361 97.5 % 13.00 360 97.5 % 14.00 361 97.5 % 15.00 361 97.5 % 16.00 361 97.5 % 17.00 360 97.5 % 18.00 358 97.5 % 19.00 358 97.5 % 20.00 361 97.5 % 21.00 361 97.5 % 22.00 361 97.5 % 23.00 362 97.5 % 00.00 362 97.5 % Periode (Jam) Comb Chamber Lube oil level % 01.00 359 87.7% 02.00 355 87.7% 03.00 354 87.7% 04.00 356 87.7% 05.00 360 87.7% 06.00 369 87.7% 07.00 364 87.7% 08.00 356 87.7% 09.00 354 87.7% 10.00 352 87.7% 11.00 353 87.7% 12.00 352 87.7% 13.00 354 87.7% 14.00 351 87.7% 15.00 353 87.7% 16.00 354 87.7% 17.00 357 87.7% 18.00 356 87.7% 19.00 366 87.7% 20.00 366 87.7% 21.00 363 87.7% 22.00 364 87.7% 23.00 361 87.7% 00.00 361 87.7% Periode (Jam) Comb Chamber Lube oil level % 01.00 328 84.2% 02.00 342 84.8% 03.00 333 83.6% 04.00 328 84.3% 05.00 343 84.2% 06.00 340 83.9% 07.00 339 84.2% 08.00 336 83.9% 09.00 332 84.2% 10.00 312 84.1% 11.00 327 84.5% 12.00 13.00 326 84.6% 14.00 328 85.0% 15.00 323 84.1% 16.00 333 85.5% 17.00 334 84.1% 18.00 324 85.5% 19.00 334 85.8% 20.00 339 85.0% 21.00 351 84.9% 22.00 335 84.6% 23.00 337 84.4% 00.00 330 84.4%
  • 19. Daya generator gas engine secara keseluruhan cukup stabil dan memenuhi kebutuhan daya sistem power plant. Frekuensi dan cos ɸ adalah dua parameter penting yang perlu dijaga untuk memastikan operasi gas engine yang optimal. Fluktuasi frekuensi dan nilai cos ɸ yang rendah dapat menyebabkan berbagai masalah dan menurunkan performa gas engine. Terdapat beberapa fluktuasi daya pada beberapa waktu, namun masih dalam batas toleransi. Pemeriksaan rutin dan penggantian suku cadang merupakan langkah penting dalam menjaga kinerja optimal dan keandalan gas engine D DAYA F Frkuensi & cos phi T waktu P pemeriksaan KESIMPULAN
  • 20. PERLUNYA MENGADAKAN MENINGKATKAN Mengadakan pelatihan reguler untuk operator guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan dan memelihara generator gas engine dengan efisien dan aman. MENGADAKAN Meningkatkan sistem monitoring menggunakan sistem IOT sehingga dapat dipantau menggunakan Handphone MENINGKATKAN Perlunya pemeliharaan secara berkala (preventive) sehingga gas engine selalu bekerja secara optimal. PERLUNYA SARAN