1
2
3
Memahami pengertian danunsur-unsur fungsi.
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:
Mengidentifikasi dan menentukan komposisi fungsi.
Mengidentifikasi syarat fungsi invers.
TUJUAN PEMBELAJARAN
PENGERTIAN FUNGSI
Fungsi adalahsuatu aturan atau relasi yang memasangkan setiap anggota himpunan
asal (domain) dengan tepat satu anggota himpunan tujuan (kodomain). Dengan kata
lain, setiap nilai masukan hanya memiliki satu nilai keluaran yang sesuai.
Sifat-sifat fungsi dari himpunan A ke himpunan B sebagai berikut.
a. Setiap anggota A mempunyai pasangan anggota B.
b. Setiap anggota A mempunyai pasangan tepat satu anggota B.
A B
Ibarat seperti manusia, mempunyai jodoh dan tepat satu.
5.
Coba cermati relasiyang disajikan dalam bentuk diagram panah berikut.
FUNGSI
6.
Coba cermati relasiyang disajikan dalam bentuk diagram panah berikut.
FUNGSI
FUNGSI FUNGSI BUKAN
FUNGSI
BUKAN
FUNGSI
7.
UNSUR -UNSUR FUNGSI
Himpunanasal
atau nilai masukan
pada fungsi.
Domain
Himpunan tujuan yang
memuat kemungkinan
nilai keluaran.
Kodomain
Himpunan nilai hasil
yang benar-benar
diperoleh dari fungsi.
Range
Umumnya fungsi
ditulis dengan huruf
seperti
Notasi fungsi
8.
BENTUK PENULISAN FUNGSI
Fungsibiasanya dituliskan menggunakan notasi tertentu, misalnya:
Huruf seperti f atau g menunjukkan nama fungsi, sedangkan x
menunjukkan variabel yang digunakan.
JENIS -JENIS FUNGSI
a.Fungsi Injektif (Fungsi Satu-Satu)
Fungsi f dari A ke B merupakan fungsi injektif jika setiap anggota A mempunyai
bayangan berbeda anggota B. Perhatikan gambar berikut.
Fungsi f merupakan fungsi injektif. Sementara itu, fungsi g bukan fungsi injektif kerena terdapat
dua anggota C yang mempunyai bayangan (kawan) sama anggota D.
11.
JENIS -JENIS FUNGSI
b.Fungsi Surjektif (Fungsi Onto)
Fungsi f dari A ke B merupakan fungsi surjektif jika setiap anggota B mempunyai
pasangan dengan anggota A. Perhatikan gambar berikut.
Fungsi f merupakan fungsi surjektif. Sementara itu, fungsi g bukan fungsi surjektif
karena terdapat anggota D yang tidak mempunyai pasangan anggota C.
12.
JENIS -JENIS FUNGSI
c.Fungsi Bijektif (Fungsi Berkorespondensi Satu-Satu)
Suatu fungsi dikatakan fungsi bijektif jika fungsi tersebut merupakan injektif sekaligus
surjektif. Perhatikan gambar berikut.
Fungsi f merupakan fungsi bijektif. Fungsi g bukan fungsi bijektif karena tidak injektif.
Fungsi h bukan fungsi bijektif karena tidak surjektif.
13.
CONTOH SOAL
Diketahui himpunanA = {x | 0 < x ≤ 10, x bilangan prima} dan B = {x | 0 < x ≤ 15, x bilangan
cacah}. Fungsi f: A → B ditentukan oleh rumus f(x) = 2x – 3.
Tentukan domain, kodomain, dan range fungsi f.
PENGERTIAN
Komposisi fungsi adalahpenggabungan dua fungsi atau lebih untuk membentuk
fungsi baru. Pada komposisi fungsi, hasil dari suatu fungsi digunakan sebagai
masukan bagi fungsi lainnya. Notasi komposisi fungsi ditulis:
Artinya, fungsi g dikerjakan terlebih dahulu, kemudian hasilnya
dimasukkan ke fungsi f.
(f ∘ g)(x) = f(g(x))
PENGERTIAN
Fungsi invers adalahfungsi yang membalik suatu fungsi sehingga hasil fungsi
dapat dikembalikan ke nilai asalnya. Jika suatu fungsi mengubah nilai x
menjadi y, maka fungsi invers mengubah y kembali menjadi x.
25.
1
2
3
SYARAT
FUNGSI INVERS
Fungsi tersebutsatu-satu (bijektif).
Kodomain berpasangan satu domain.
Jika memenuhi kedua syarat tersebut, fungsi disebut bijektif.
Syarat ini memastikan bahwa proses pembalikan fungsi dapat
dilakukan dengan benar.
26.
KESIMPULAN
Fungsi adalah aturanyang menghubungkan setiap anggota domain
dengan satu anggota kodomain. Komposisi fungsi merupakan gabungan
dari dua fungsi atau lebih yang membentuk fungsi baru. Sementara itu,
fungsi invers digunakan untuk membalik suatu fungsi sehingga nilai
awal dapat diketahui kembali. Konsep komposisi dan invers banyak
digunakan dalam matematika serta berbagai kegiatan sehari-hari.