SlideShare a Scribd company logo
MENGAJARKAN
MEMBACA
Ratna Widiastuti, S.Psi., M.A., Psi.
BK-FKIP UNILA
• MEMBACA DIPERLUKAN KARENA
MEMBACA MERUPAKAN BAGIAN
DARI PEKERJAAN KITA SEHARI-HARI,
DAN DAPAT MENGEMBANGKAN
KETRAMPILAN DAN PENGETAHUAN
• BERIKUT INI AKAN KAMI PAPARKAN
BEBERAPA TEKNIK UNTUK
MENGAJARKAN MEMBACA,
MEMAHAMI ISI BACAAN DENGAN
CEPAT, DAN KENDALA YG
BERKAITAN DENGAN KEMAMPUAN
MEMBACA BESERTA CARA
MENGATASINYA
PROGRAM MENGAJARKAN KETRAMPILAN
MEMBACA AKAN EFEKTIF JIKA UNSUR-
UNSUR DI BAWAH INI SESUAI:
• METODE
• STRUKTUR PEMBELAJARAN
• KETRAMPILAN DAN PENGALAMAN GURU
• KUALITAS INSTRUKSI PEMBELAJARAN
• KEMAMPUAN DAN MOTIVASI SISWA
• JUMLAH WAKTU YG DIGUNAKAN
• KRITERIA YG BERKAITAN DENGAN
EFEKTIVITAS PROGRAM MEMBACA YG
EFEKTIF
• Semua konsep harus dikemukakan secara
eksplisit/jelas, jangan memakai kode atau
berharap siswa akan mengerti dengan
sendirinya atau dengan menduga-duga
• Instruksi diberikan secara sistematik dengan
pendekatan selangkah demi selangkah
• Diberikan secara menyeluruh, jangan dihapus
dibeberapa bagian atau meloncat ke bagian
yang lebih lanjut
• Instruksi Multi-sensory , dengan melibatkan
seluruh panca indera mendengar, melihat,
ucapan, sentuhan, visualisasi, dan gerakan tubuh
• Berikan informasi sedikit demi sedikit
• Waktu kecepatn yang fleksibel, jangan terlalu
lambat/cepat sesuai kemampuan asiswa sehingga
tidak frustasi/bosan
• Berikan review (mengingat kembali) sehingga
tidak ada hal penting yg terlupakan
• Banyak berlatih
• Berikan instruksi mengeja & membaca secara
menyeluruh , sehingga siswa sadar akan fenem,
ejaan, dst
• Menyenangkan
• Penilaian akhir baik secara formal maupun
informal
'How to Teach Your Baby to Read',
Glen Doman
• Apa yang Boleh?
- Jangan membuat anak menjadi bosan
dengan maju terlalu cepat, maju terlalu
lambat, serta terlalu sering memberi tes
- Jangan memaksa anak, apapun bentuknya
- Jangan tegang, sehingga Anda lebih baik
menunda jika suasana tidak mendukung, baik
pada Anda maupun si anak
- Jangan dulu mengajarinya abjad, namun ajari
ia kata-kata
• Yang Harus?
- Bergembiralah dan buat suasana hati anak
senang dan nyaman menerima "pelajaran"
dari Anda
- Selalu ciptakan cara baru.
• Sebaiknya tunda dulu mengajarkan anak Anda
tentang huruf, karena unsur terkecil dari
sebuah bahasa adalah kata, bukan huruf.
Bentuk kata adalah kongkrit, sedangkan huruf
adalah abstrak. Sementara, mengajar anak
akan lebih mudah pada hal-hal yang kongkrit,
bukan hal-hal abstrak yang membuatnya
berpikir terlalu dalam atas apapun yang Anda
ajarkan.
• langkahnya berikut ini;
1. Buat 15 kata dibagi dalam 3 set kategori
berbentuk kartu dari karton dan spidol.
Masing-masing terdiri Set Kategori A, Set
Kategori B dan Set Kategori C yang berbeda
2. Contoh, gunakan tema nama-nama dalam
anggota keluarga di Set A (ayah, ibu, tante,
kakek, nenek), nama buah di Set B (apel,
pisang, jambu, jeruk, durian), dan nama
hewan di Set C (ayam, itik, angsa, ikan, kuda)
3. Ambil satu kartu yang paling depan/tumpukan
karton pertama di Set A, sebutkan (bacakan) dan
ajak anak menirukannya.
-ingat, tak perlu jelaskan artinya tentang apa yang
dibaca oleh si anak
-tak lebih dari satu detik, ambil kartu dari
belakang dan lakukan seperti yang pertama
-perhatikan wajah anak ketika menyebutkan kata,
amati kata yang disukainya dan yang tidak
-jangan minta anak mengulang kata-kata yang
kita bacakan tadi
-setelah membaca lima kata, stop pelajaran ini.
Peluk anak Anda dan puji dia dengan
menunjukkan Anda bangga atas apa yang
dilakukannya
4. Di hari pertama pelajaran, lakukan untuk Set A
sebanyak tiga kali (3x)
5. Hari kedua lakukan Set A = 3x, Set B = 3x
6. Hari ketiga Set A = 3x, Set B = 3x, dan Set C = 3x
7. Hari keempat sampai dengan keenam sama
seperti hari ketiga
-setiap kata dibaca maksimal antara 15 - 25 kali,
kmd kata harus diganti. Caranya, setelah hari
keenam ambil 1 kata dari setiap Set dan gantilah
dengan sebuah kata baru
-setiap satu Set yang Anda bacakan selesai langsung
diacak, supaya anak tidak bisa menebak urutan kata
-jangan pernah mengulang kata yang sudah Anda
bacakan, tandai tiap kata yang sudah Anda bacakan
dengan pensil. Tanda ini juga bisa dijadikan patokan
sudah berapa kali kata ini kita bacakan
• Method 1:
• phonics method digunakan pada jaman dulu
dengan pengertian bahwa siswa diajarkan alfabet
dulu kemudian memahami huruf dan bunyi yang
dihasilkannya. Setelah menggabungkan dua
huruf, mereka akan belajar menggabungan 3
huruf dst.
• a-t
• i-t
• o-n
• i-f
• c-a-t
• s-a-t
• m-a-t
• Setelah dapat memahami metode diatas maka
selanjutnya siswa diajari untuk membaca
kalimat dalam kata2 tersebut dengan arti yang
menarik. Misal
• The cat sat on the mat.
• The hen is in a pen.
a
ape
a
antelo
pe
a
armadi
llo
b
bear
c
civet
c
cat
d
deer
e
emu
e
elepha
nt
f
fox
g
gerbil
g
goldfis
h
h
hippo
i
ibis
i
inchw
orm
j
jaguar
k
kangar
oo
l
lizard
m
monke
y
n
nightin
gale
o
okapi
o
ostrich
p
peacoc
k
q
quail
r
rabbit
s
snake
t
tiger
u
unicorn
u
umbrel
la bird
v
vole
w
walrus
x
ox
y
butterf
ly
y
yak
z
zebra
An alphabet table using each letter sound.
Dianne Craft MA CNHP
• Lakukan senam otak
• (6 minutes)
• Do: eye eight exercise
• ear eight exercise
• toe touch exercise
• cross crawl exercise
1.Gerakan
meningkatkan energi
2.Satu tangan memijat
sisi kiri dan kanan
tulang tengah, tepat di
lekukan
3.Tangan lainnya
menyentuh pusar
Saklar Otak
1. Gerakan untuk
mengaktifkan belahan
otak kanan dan kiri
2. Arahkan sikut kanan
untuk menyentuh lutut
kiri
3. Lakukan gerakan yang
sama untuk sikut kiri
dan lutut kanan
4. Lakukan secara
bergantian
Gerakan Silang
1.Gerakan untuk
meningkatkan
konsentrasi
2.Pijat daun telinga
secara perlahan,
dari atas ke bawah
sebanyak 3 kali
Thinking Cap
• Praktek pengkodean
• (15-20 minutes)
• siswa membaca keras kata-kata yang ditulis
berwarna
• Gunakan kartu bergambar (bisa dibuat sendiri atau
dibeli atau dicetak dr web)
• Lakukan terus hingga anak melakukan kesalahan
atau lelah
• Berikan secara individual atau dlm kelompok kecil
• Jika anak kesulitan membaca kata yg panjang,
tutupi setengah bagian katanya hingga ia dapat
membaca dibagian yg terbuka, lanjutkan dgn
membuka seluruh kata
• Dikte
• (5 minutes)
• Diktekan 3-4 kata dari daftar kata untuk
ditulis didalam buku tulis, berikan nilai jika siswa
dapat menulis dengan benar, berikan reward jika
sudah mencapai kuota tertentu sesuai
kesenangan anak
• Ajarkan kata berwarna
• Untuk anak yg baru belajar membaca, gunakan kata yg
ditulis dengan warna selain dengan tinta hitam atau putih,
dan gunakan kata dalam kata
• Contoh:
• Kata “kota” mempunyai gambar mobil & truk didekat “K”
dan huruf “T” mempunyai gambar gedung bertingkat
• Anak akan dapat memvisualisasikan kata “kota” dengan
banyaknya mobil & gedung bertingka
Sebelum membaca, tanyakan
mengapa anda membaca ?
Jika hanya untuk sekedar ingin tahu, maka
bacalah bagian judul bab, pengantar, dan
kesimpulan
Jika butuh informasi lebih lanjut, gunakan teknik
seperti membaca cepat, mind mapping, SQ3R,
buat catatan, atau buat tabel pertanyaan
Francis P. Robinson (Universitas Negeri
Ohio) -- SQ3R.
• SQ3R pada prinsipnya merupakan singkatan dari
langkah-langkah mempelajari teks atau buku
yang terdiri dari : SQ3R adalah singkatan bagi;
• S (survey) tinjau
• Q (question) soal/tanya
• R (read) baca
• R (recite) imbas kembali atau nyatakan secara
lisan
• R (review) baca semula
• 1. Survey
• Pada langkah yang pertama ini dilakukan penelaahan
sepintas kilas terhadap seluruh struktur teks. Tujuannya
adalah untuk mengetahui panjangnya teks, judul bagian
(heading), judul subbagian (sub-heading), istilah, kata
kunci, kalimat kunci, dan hal-hal lainnya yang dianggap
penting dalam tulisan itu, sehingga diperoleh gambaran
yang bersifat umum dari isi yang terkandung dalam buku
atau teks. Dalam melakukan survey, dianjurkan
menyiapkan pensil, kertas, dan alat pembuat ciri seperti
stabilo (berwarna kuning, hijau dan sebagainya) untuk
menandai bagian-bagian tertentu. Bagian-bagian penting
akan dijadikan sebagai bahan pertanyaan yang perlu
ditandai untuk memudahkan proses penyusunan daftar
pertanyaan yang akan dilakukan pada langkah
• Read the title.
• Note the writer's name.
• Note the date and place of publication.
• Read the first paragraph completely.
• Read sub-headings and first sentences of
remaining paragraphs.
2. Question
• Langkah kedua adalah menyusun pertanyaan-
pertanyaan yang jelas, singkat, dan revelan dengan
bagian-bagian teks yang telah ditandai pada langkah
pertama. Jumlah pertanyaan bergantung pada
panjang-pendeknya teks, dan kemampuan dalam
memahami teks yang sedang dipelajari. Jika teks yang
sedang dipelajari berisi hal-hal yang sebelumnya sudah
diketahui, mungkin hanya perlu membuat beberapa
pertanyaan. Sebaliknya, apabila latar belakang
pengetahuan tidak berhubungan dengan isi teks, maka
perlu menyusun pertanyaan sebanyak-banyaknya.
• To do this, you must be clear about the purpose of your
reading. If you are reading a text which you will be
critiquing in detail, your questions will be different from
those you would ask if you were reading a number of texts
for background information. If you are gathering material
for an essay, formulate some tentative ideas about the
approaches you might take, modifying them as you
accumulate material.
• During the preview, note as many questions as you can
about the content. For instance, turn headings into
questions and try to anticipate possible answers the writer
may offer. Always actively look for connections and
relationships. Look at the ways ideas are structured and
developed.
3. Read
• Langkah ketiga adalah membaca secara aktif
dalam rangka mencari jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun.
Dalam hal ini, membaca secara aktif juga
berarti membaca yang difokuskan pada
paragraf-paragraf yang diperkirakan
mengandung jawaban-jawaban yang
diperkirakan relevan dengan pertanyaan yang
telah disusun pada langkah kedua.
• to maintain attentiveness as you read,
• to focus your attention,
• to familiarise yourself with primary and secondary material on a
given subject,
• to analyse the assumptions and rhetorical strategies of the writer,
• to provide you with a summary of the material.
• Some hints for taking notes:
• Always record bibliographical details of the text from which you are
taking notes.
• Write on one side of the paper only.
• Leave a wide margin for comments and cross-references.
• Use headings, subheadings, and diagrams.
• Keep notes brief but full enough to still make sense to you in six
months' time. Make sure they're legible.
4. Recite
• Langkah keempat adalah menyebutkan atau
menceritakan kembali jawaban-jawaban atas
pertanyaan yang telah tersusun. Sedapat
mungkin diupayakan tanpa membuka catatan
jawaban sebagaimana telah dituliskan dalam
langkah ketiga. Jika sebuah pertanyaan tidak
terjawab, diusahakan tetap terus melanjutkan
untuk menjawab pertanyaan berikutnya.
Demikian seterusnya, hingga seluruh pertanyaan,
termasuk yang belum terjawab, dapat
diselesaikan dengan baik.
5. Review & Refeksi
• Pada langkah terakhir dilakukan peninjauan
ulang atas seluruh pertanyaan dan jawaban
sehingga diperoleh sebuah kesimpulan yang
singkat, tetapi dapat menggambarkan seluruh
jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan.
• Tes pemahaman anda dengan menjawab
pertanyaan berkaitan dengan materi bacaan
Skimming dan Scanning
• Skimming dilakukan dengan cara membaca judul bab, sub bab, dan
beberapa alinea pertama dalam setiap bab-nya. Jika buku tersebut
memuat kesimpulan dalam tiap bab, maka Anda dapat pula
membaca sekilas ringkasan tadi.
• Fungsi skimming adalah mendapatkan ide utama tentang topik
bacaan, bukan detailnya. Jadi skimming dapat dikatakan berhasil
jika Anda bisa mendapatkan ide pokok dan bisa membayangkan apa
yang dibahas dalam keseluruhan isi buku secara umum.
• Proses skimming ini sangat berharga sebelum Anda membaca
secara mendalam halaman demi halaman. Dengan skimming Anda
mempersiapkan otak untuk menghadapi bahan bacaan yang
sesungguhnya. Selain itu skimming juga berguna menciptakan rasa
ingin tahu, memastikan apakah buku yang akan dibaca sesuai
dengan yang diharapkan, dan mendapatkan pokok cerita.
• Ada kata-kata tertentu yang sangat penting dan
berperan dalam membentuk struktur kalimat yakni
subjek dan predikat; Subjek-Predikat-Objek-
Keterangan (SPOK)?Dengan menguasai struktur
kalimat dalam bahan bacaan dan menguasai
terutama Subjek dan Predikat, maka inti bacaan
sudah dapat dikenali. K
• arena itu, berfokuslah pada kata benda dan kata
kerja.
• kuasai pula kata-kata penghubung yang bisa
mengubah makna kalimat secara nyata jika kata-kata
tersebut dihilangkan. Kata-kata tersebut antara lain:
tidak, bukan, meskipun, akan tetapi, sebaliknya,
pada sisi yang lain, dst.
Proses Skimming
• berguna untuk mendapatkan gambaran
umum suatu bahan bacaan, maka perlu
koordinasi yang baik ketika melakukan
skimming dengan otak yang aktif bertanya,
menganalisa, membandingkan, serta
membuat kesimpulan.
• Berikut adalah bagian-bagian penting yang perlu
diperhatikan ketika melakukan skimming:
• Baca cover atau jacket buku yang biasanya menjelaskan
tema besar buku tersebut dan mengapa buku tersebut
penting buat Anda
• Baca kata pengantar. Dari kata pengantar Anda bisa
mendapat gambaran apakah buku yang sedang dipegang
memang layak untuk dibaca sampai selesai atau
sebenarnya tidak penting buat Anda.
• Baca daftar isi. Ini akan membantu Anda menguasai bahan
bacaan dalam konteks yang besar dan lengkap. Selain itu,
tidak setiap bab penting untuk dibaca.
• Baca judul bab, sub judul dan heading. Amati diagram,
gambar dan keterangan tambahan
• Scanning ialah pembacaan cepat untuk mendapat
maklumat yang khusus dan bukan untuk
mendapat gambaran keseluruhan sesuatu bahan
bacaan.
• Pembacaan cara ini boleh melangkau bahagian-
bahagian tertentu yang difikirkan kurang penting.
Ketika kita membaca, kita akan menggerakkan
mata kita dari atas ke bawah dengan pantas
mengikut muka surat petikan yang dibaca sambil
menberi tumpuan kepada maklumat yang dicari.
• Oleh yang demikian, pembacaan cara ini adakah
lebih cepat daripada pembacaan cara skimming.
Teknik Membaca KWLH
• KWLH adalah singkatan bagi yang berikut;
K (know) Apa yang telah diketahui (sebelum
membaca)
W (want) Apa yang hendak diketahui (sebelum
membaca)
L (learned) Apa yang telah diketahui (selepas
membaca)
H (how) Bagaimana untuk mendapat maklumat
tambahan - yang berkaitan (untuk membaca
seterusnya)
• Dalam konteks pengajaran, pelajar dibiasakan
menggunakan borang seperti yang di bawah sekiranya
dikehendaki menggunakan teknik KWLH.
• Know (K)
Apa yang sudah diketahui?
• Want (W)
Apa yang hendak diketahui?
• Learned (L)
Apa yang telah dipelajari/diperoleh?
• How (H)
Apa lagi maklumat tambahan diperlukan?
Gangguan membaca
• Gangguan di sistem visual
• Keliru membaca dengan tertukar huruf yg
mirip
• Menghilangkan bagian kata tertentu
• Menggosok mata setelah membaca
• Membaca dengan pelan
• Mengeja kata sederhana dengan salah
• Memilih bacaan dengan cetakan besar
Menguji gangguan dalam membaca
• Cek bagaimana anak menggulirkan mata dari kiri ke
kanan, berikan kartu kata didepannya, mintalah
membaca, perlahan2 jauhkan kata tersebut.
Seharusnya anak membacanya dengan kepala
diam/tidak mengikuti dari kiri ke kanan)
• Perhatikan jika mata anak semakin membesar jika
kartu dijauhkan
• Peerhatikan jika mata berair
• perhatikan jika anak menggosok mata
• Cek sensivitas anak terhadap cahaya, apakah ia
menghindari tempat gelap atau menghindari tempat
terang yg menyilaukan?
Emotional Freedom Technique.
• Energy Psychology.
• Digunakan untuk penyakit kronik hingga
gangguan belajar atau gangguan emosi yang
muncul di sekolah
• Dilakukan dengan menstimulasi titik meridian
tubuh yg membangkitkan s=energi positif
tubuh
Langkah-langkah EFT
1. Mengukur gangguan
• Pikirkan masalah yang akan dihadapi, untuk
memudahkan, tutup mata & bayangkan masalahnya
• Emosi apa yg dirasakan? Namai misal sedih, marah
• Tanyakan seberapa berat gangguan tersebut, berikan
penilaian dari 0 (tidak terasa) hingga 10 (paling berat)
• Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan emosi dan
mengukur kemajuan terapi
• Jka susah membayangkan, ajaklah untuk berserita
tentang masalah yg menganggu terlebih dahulu
hingga muncul emosi tsb
Mengajarkan membaca
• 2. ketukan
• Dengan jari disatu tangan, ketuk-ketuklah sebelah luar
tangan satunya ditempat dimana kita biasanya akan me
ngetuk bata jika kita karateka (Karate Chop point).
• Sambil mengetuk-ngetuk, katakan kalimat afirmasi
penerimaan diri keras-keras
• “Meskipun aku mempunyai masalah ini, aku sepenuhnya
menerima dan mencintai diriku sendiri”
• “meskipun aku mempunyai rasa takut bicara didepan kelas,
tapi aku menerima dan mencintai diriku sepenuhnya”
Tujuan: menghilang ketidaksadaran untuk menyerah
saat berusaha, membangun rasa cinta dan
penerimaan terhadap diri
Untuk anak gunakan kalimat sederhana seperti
“meskipun aku belum dapat membaca, aku ok/ aku
anak baik”
Mengajarkan membaca
• Titik ketukan
• Ketuk perlahan dan lembut dengan 2-4 jari
• Ketk seperti saat mengetukkan jari dibangku untuk
main drum, sebanyak 5-10 kali
• Perhatikan diagram, ketuklah untuk masing2 titik
• Mulai dari titik alis kesebelah bawah tubuh, kembali
lagi keatas di kepala. Atau dapat mulai dari puncak
kepala turun hingga bawah lengan.
• Mengetuk semua titik disebut satu putaran.
Lakukan setidaknya 3 putaran
• Titik ketukan
• Alis: ketuk dengan 2-4 jari, boleh dengan kedua tangan
• Sisi mata: ketuk disebelah luar tulang, gunakan 2 jari, blh dengan
kedua tangan
• Bawah mata: ketuk lembut dentgan 2 jari, boleh sendiri2 atau
keduanya bersamaan
• Bawah hidung: ketuk dengan 2 -3 jari, gunakan satu tangan
• Dagu: ketuk bagian tengah dagu engan 2-3 jari
• Tulang leher bawah: ketuk bagian yang menonjol dan menyatu,
turun sekitar 1 inci dan keluar 1-2 inci, ketuk dengan 3 jari
• Bawah lengan: titik sekitar 4 inci dibawah ketiak, bida diketuk
dengan 2 tangan
• Puncak kepala: gunakan 5 jari disatu tangan dan ketuk melingkari
puncak kepala
• Fungsi: membuang energi emosi negatif
• Selanjutnya ambil napas dalam2. bayangkan
kembali masalahnya dan ukur kedalamannya.
Amati peruahan emosi.
• rubahlah kalimat afirmasi dengan:
• “meskipun aku masih memiliki rasa takut
berbicara didepan kelas, aku sepenuhnya
mencintai & menerima diriku sendiri”
• Untuk kalimat saat mengetuk katakan:
• “tinggallah ketakutanku bicara didepan kelas”
TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT

More Related Content

What's hot

Ceramah penulisan terkini
Ceramah penulisan terkiniCeramah penulisan terkini
Ceramah penulisan terkini
AsnahAriffin
 
Pendedahan penulisan
Pendedahan penulisanPendedahan penulisan
Pendedahan penulisan
Suhaimi Samat
 
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VII
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VIISilabus Bhs. Indonesi Kelas VII
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VII
Yohan Amral
 
Bahan 2
Bahan 2Bahan 2
Modul pecutan kecemerlangan akademik bahasa melayu upsr 201
Modul pecutan kecemerlangan akademik  bahasa melayu upsr 201Modul pecutan kecemerlangan akademik  bahasa melayu upsr 201
Modul pecutan kecemerlangan akademik bahasa melayu upsr 201
Fadzilah Md Nor
 
Bahasa Melayu Kertas 2 Upsr
Bahasa Melayu Kertas 2 UpsrBahasa Melayu Kertas 2 Upsr
Bahasa Melayu Kertas 2 Upsr
PAKLONG CIKGU
 
Peta konsep sms6
Peta konsep sms6Peta konsep sms6
Peta konsep sms6
Paulus Parwira
 
Teknik menjawab soalan bahasa melayu kertas 2
Teknik menjawab soalan  bahasa melayu kertas 2Teknik menjawab soalan  bahasa melayu kertas 2
Teknik menjawab soalan bahasa melayu kertas 2
azmega12
 
Presentation1
Presentation1Presentation1
Presentation1
hendri5
 
1. skl sk kd bahasa arab
1. skl sk kd bahasa arab1. skl sk kd bahasa arab
1. skl sk kd bahasa arab
Ujhe Aswan
 
Rpp listening5 kur2013
Rpp listening5 kur2013Rpp listening5 kur2013
Rpp listening5 kur2013
Suranti Kurniati
 
Rppk13 bahasa arab kelas VIII
Rppk13 bahasa arab kelas VIIIRppk13 bahasa arab kelas VIII
Rppk13 bahasa arab kelas VIII
RORO YU
 
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
Norlia Ismail
 
Teknik menjawab kertas penulisan
Teknik menjawab kertas penulisanTeknik menjawab kertas penulisan
Teknik menjawab kertas penulisan
Eiris Hasmah Hassan
 

What's hot (16)

Ceramah penulisan terkini
Ceramah penulisan terkiniCeramah penulisan terkini
Ceramah penulisan terkini
 
Pendedahan penulisan
Pendedahan penulisanPendedahan penulisan
Pendedahan penulisan
 
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VII
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VIISilabus Bhs. Indonesi Kelas VII
Silabus Bhs. Indonesi Kelas VII
 
Bahan 2
Bahan 2Bahan 2
Bahan 2
 
Modul pecutan kecemerlangan akademik bahasa melayu upsr 201
Modul pecutan kecemerlangan akademik  bahasa melayu upsr 201Modul pecutan kecemerlangan akademik  bahasa melayu upsr 201
Modul pecutan kecemerlangan akademik bahasa melayu upsr 201
 
Bahasa Melayu Kertas 2 Upsr
Bahasa Melayu Kertas 2 UpsrBahasa Melayu Kertas 2 Upsr
Bahasa Melayu Kertas 2 Upsr
 
Pertemuan 11
Pertemuan 11Pertemuan 11
Pertemuan 11
 
Bhs arabmts3
Bhs arabmts3Bhs arabmts3
Bhs arabmts3
 
Peta konsep sms6
Peta konsep sms6Peta konsep sms6
Peta konsep sms6
 
Teknik menjawab soalan bahasa melayu kertas 2
Teknik menjawab soalan  bahasa melayu kertas 2Teknik menjawab soalan  bahasa melayu kertas 2
Teknik menjawab soalan bahasa melayu kertas 2
 
Presentation1
Presentation1Presentation1
Presentation1
 
1. skl sk kd bahasa arab
1. skl sk kd bahasa arab1. skl sk kd bahasa arab
1. skl sk kd bahasa arab
 
Rpp listening5 kur2013
Rpp listening5 kur2013Rpp listening5 kur2013
Rpp listening5 kur2013
 
Rppk13 bahasa arab kelas VIII
Rppk13 bahasa arab kelas VIIIRppk13 bahasa arab kelas VIII
Rppk13 bahasa arab kelas VIII
 
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
48796690 bacaan-awal-kanak-kanak
 
Teknik menjawab kertas penulisan
Teknik menjawab kertas penulisanTeknik menjawab kertas penulisan
Teknik menjawab kertas penulisan
 

Similar to Mengajarkan membaca

Modul kedap membaca edit
Modul kedap membaca editModul kedap membaca edit
Modul kedap membaca edit
Mohd Sohaimi Ismail
 
Rpp tematik 2
Rpp tematik 2Rpp tematik 2
Rpp tematik 2
Agung Nugroho
 
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1 Sub tema 2 Pembelajaran 3
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1  Sub tema 2  Pembelajaran 3RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1  Sub tema 2  Pembelajaran 3
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1 Sub tema 2 Pembelajaran 3
Ifwhar Yuhono
 
[5] rpp tematik kelas 1
[5] rpp tematik kelas 1[5] rpp tematik kelas 1
[5] rpp tematik kelas 1
Danu Maryoto
 
Strategi sal 1
Strategi sal 1Strategi sal 1
Strategi sal 1
Rijalul Wal Jalali
 
Bahasa indonesia
Bahasa indonesiaBahasa indonesia
Bahasa indonesia
E1E215079
 
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
Fauzan Rezki
 
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
NurHidayah332
 
Pertemuan 13
Pertemuan 13Pertemuan 13
Pertemuan 13
Gembel Terasing
 
Membaca level 2.pdf
Membaca level 2.pdfMembaca level 2.pdf
Membaca level 2.pdf
AdhitCahyoPrasetyo1
 
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptxBahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
HANDINIPUTRIRAHAYUNI
 
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptxPEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
nendrafebrianto
 
[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1
Operator Warnet Vast Raha
 
[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1
Operator Warnet Vast Raha
 
Teknik penulisan soal
Teknik penulisan soalTeknik penulisan soal
Teknik penulisan soal
sugainanaf
 
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptxBahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
AndriAntoTriSusilo
 
Kaedah pandang sebut
Kaedah pandang sebutKaedah pandang sebut
Kaedah pandang sebut
roslinah_harun
 
BAHANA~1.PPT
BAHANA~1.PPTBAHANA~1.PPT
BAHANA~1.PPT
totoyuliarto2
 
Rpp what do they look like
Rpp what do they look likeRpp what do they look like
Rpp what do they look like
totok aris
 

Similar to Mengajarkan membaca (20)

Rpp bahasa indonesia6sms2 edited
Rpp bahasa indonesia6sms2 editedRpp bahasa indonesia6sms2 edited
Rpp bahasa indonesia6sms2 edited
 
Modul kedap membaca edit
Modul kedap membaca editModul kedap membaca edit
Modul kedap membaca edit
 
Rpp tematik 2
Rpp tematik 2Rpp tematik 2
Rpp tematik 2
 
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1 Sub tema 2 Pembelajaran 3
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1  Sub tema 2  Pembelajaran 3RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1  Sub tema 2  Pembelajaran 3
RPP kurikulum 2013 Kelas 1, Tema 1 Sub tema 2 Pembelajaran 3
 
[5] rpp tematik kelas 1
[5] rpp tematik kelas 1[5] rpp tematik kelas 1
[5] rpp tematik kelas 1
 
Strategi sal 1
Strategi sal 1Strategi sal 1
Strategi sal 1
 
Bahasa indonesia
Bahasa indonesiaBahasa indonesia
Bahasa indonesia
 
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
Rpp matematika kelas 3 (pekan 1)
 
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
Rppmatematikakelas3pekan 1-171030230353
 
Pertemuan 13
Pertemuan 13Pertemuan 13
Pertemuan 13
 
Membaca level 2.pdf
Membaca level 2.pdfMembaca level 2.pdf
Membaca level 2.pdf
 
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptxBahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran_semua sesi.pptx
 
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptxPEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN MEMBACA.pptx
 
[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1
 
[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1[5] rpp tematik 1
[5] rpp tematik 1
 
Teknik penulisan soal
Teknik penulisan soalTeknik penulisan soal
Teknik penulisan soal
 
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptxBahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
Bahan Ajar Modul Merancang Pembelajaran.pptx
 
Kaedah pandang sebut
Kaedah pandang sebutKaedah pandang sebut
Kaedah pandang sebut
 
BAHANA~1.PPT
BAHANA~1.PPTBAHANA~1.PPT
BAHANA~1.PPT
 
Rpp what do they look like
Rpp what do they look likeRpp what do they look like
Rpp what do they look like
 

More from Ratna Widiastuti

Stress dan adaptasi
Stress dan adaptasiStress dan adaptasi
Stress dan adaptasi
Ratna Widiastuti
 
Hand out kuliah perkembangan emosi
Hand out kuliah perkembangan  emosiHand out kuliah perkembangan  emosi
Hand out kuliah perkembangan emosi
Ratna Widiastuti
 
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusiAbk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Ratna Widiastuti
 
Peminatan kurikulum 13
Peminatan kurikulum 13Peminatan kurikulum 13
Peminatan kurikulum 13
Ratna Widiastuti
 
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua ngajar
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua   ngajarPelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua   ngajar
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua ngajar
Ratna Widiastuti
 
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'iDiskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
Ratna Widiastuti
 
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusiAbk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Ratna Widiastuti
 
Pendidikan seks dan bullying untuk ortu dan guru 2
Pendidikan seks  dan bullying untuk ortu dan guru 2Pendidikan seks  dan bullying untuk ortu dan guru 2
Pendidikan seks dan bullying untuk ortu dan guru 2
Ratna Widiastuti
 
Seminar penanganan anak berkebutuhan khusus
Seminar penanganan anak berkebutuhan khususSeminar penanganan anak berkebutuhan khusus
Seminar penanganan anak berkebutuhan khusus
Ratna Widiastuti
 
Perkembangan bahasa pd anak
Perkembangan bahasa pd anakPerkembangan bahasa pd anak
Perkembangan bahasa pd anak
Ratna Widiastuti
 
Learning disorder
Learning disorderLearning disorder
Learning disorder
Ratna Widiastuti
 
Learning disorder
Learning disorderLearning disorder
Learning disorder
Ratna Widiastuti
 
Pengenalan peserta didik 2013
Pengenalan peserta didik 2013Pengenalan peserta didik 2013
Pengenalan peserta didik 2013
Ratna Widiastuti
 
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswaNeurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
Ratna Widiastuti
 
Bimbingan dan Konseling di sekolah
Bimbingan dan Konseling di sekolah Bimbingan dan Konseling di sekolah
Bimbingan dan Konseling di sekolah
Ratna Widiastuti
 
Psikologi ibu hamil
Psikologi ibu hamilPsikologi ibu hamil
Psikologi ibu hamil
Ratna Widiastuti
 
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & KonselingPengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
Ratna Widiastuti
 
Komunikasi terapiutik
Komunikasi terapiutikKomunikasi terapiutik
Komunikasi terapiutik
Ratna Widiastuti
 

More from Ratna Widiastuti (18)

Stress dan adaptasi
Stress dan adaptasiStress dan adaptasi
Stress dan adaptasi
 
Hand out kuliah perkembangan emosi
Hand out kuliah perkembangan  emosiHand out kuliah perkembangan  emosi
Hand out kuliah perkembangan emosi
 
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusiAbk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
 
Peminatan kurikulum 13
Peminatan kurikulum 13Peminatan kurikulum 13
Peminatan kurikulum 13
 
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua ngajar
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua   ngajarPelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua   ngajar
Pelatihan meningkatkan kreativitas pada anak bagi orang tua ngajar
 
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'iDiskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
Diskusi remaja sehat, kreatif, gaul dan syar'i
 
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusiAbk dan penangannya di sekolah inklusi
Abk dan penangannya di sekolah inklusi
 
Pendidikan seks dan bullying untuk ortu dan guru 2
Pendidikan seks  dan bullying untuk ortu dan guru 2Pendidikan seks  dan bullying untuk ortu dan guru 2
Pendidikan seks dan bullying untuk ortu dan guru 2
 
Seminar penanganan anak berkebutuhan khusus
Seminar penanganan anak berkebutuhan khususSeminar penanganan anak berkebutuhan khusus
Seminar penanganan anak berkebutuhan khusus
 
Perkembangan bahasa pd anak
Perkembangan bahasa pd anakPerkembangan bahasa pd anak
Perkembangan bahasa pd anak
 
Learning disorder
Learning disorderLearning disorder
Learning disorder
 
Learning disorder
Learning disorderLearning disorder
Learning disorder
 
Pengenalan peserta didik 2013
Pengenalan peserta didik 2013Pengenalan peserta didik 2013
Pengenalan peserta didik 2013
 
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswaNeurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
Neurolinguistik Program untuk mengurangi kecemasan tes siswa
 
Bimbingan dan Konseling di sekolah
Bimbingan dan Konseling di sekolah Bimbingan dan Konseling di sekolah
Bimbingan dan Konseling di sekolah
 
Psikologi ibu hamil
Psikologi ibu hamilPsikologi ibu hamil
Psikologi ibu hamil
 
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & KonselingPengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
Pengembangan dan pemanfaatan media Bimbingan & Konseling
 
Komunikasi terapiutik
Komunikasi terapiutikKomunikasi terapiutik
Komunikasi terapiutik
 

Recently uploaded

Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptxTransisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
IrsadunIrsadun
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
bamboekuning
 
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
liestiyono46
 
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptxmateri MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
NoviaSriAstini
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
AdeWahyuni13
 
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptxPAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
MaybeNext
 
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum MerdekaMateri MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
RizkiDwiKamalulJamal1
 
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptxMATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
irwanridwansah82
 
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptxPEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
waryo252
 
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptxpowerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
juliechunnie
 
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.pptCARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
DONIKRETNOPUTRIANDAY
 
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
wilda108450
 
Power point kesehatan reproduksi remaja ppt
Power point kesehatan reproduksi remaja pptPower point kesehatan reproduksi remaja ppt
Power point kesehatan reproduksi remaja ppt
isma211554
 
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
RendiYanPermana
 
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptxPPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
anonimname1
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
titis33
 
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docxModul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
erliavany21
 
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdfMATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
AgusRustiono
 
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptxKelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
SebastianAryadi
 

Recently uploaded (20)

Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptxTransisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
 
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
 
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptxmateri MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal materi MPLS.pptx
 
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptxPAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
PAPARAN KANIT RESKRIM (JUDI ONLINE).pptx
 
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum MerdekaMateri MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
 
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptxMATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
MATERI MPLS LITERASI DIGITALirwanrid.pptx
 
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptxPEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
 
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptxpowerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
powerpoint MPLS belajar efektif untuk smp.pptx
 
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.pptCARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
CARA BELAJAR EFEKTIF MPLS 2024 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MITACOGNITION JOSEP.ppt
 
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
 
Power point kesehatan reproduksi remaja ppt
Power point kesehatan reproduksi remaja pptPower point kesehatan reproduksi remaja ppt
Power point kesehatan reproduksi remaja ppt
 
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
 
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptxPPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
 
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docxModul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
 
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdfMATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
 
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptxKelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
 

Mengajarkan membaca

  • 2. • MEMBACA DIPERLUKAN KARENA MEMBACA MERUPAKAN BAGIAN DARI PEKERJAAN KITA SEHARI-HARI, DAN DAPAT MENGEMBANGKAN KETRAMPILAN DAN PENGETAHUAN • BERIKUT INI AKAN KAMI PAPARKAN BEBERAPA TEKNIK UNTUK MENGAJARKAN MEMBACA, MEMAHAMI ISI BACAAN DENGAN CEPAT, DAN KENDALA YG BERKAITAN DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA BESERTA CARA MENGATASINYA
  • 3. PROGRAM MENGAJARKAN KETRAMPILAN MEMBACA AKAN EFEKTIF JIKA UNSUR- UNSUR DI BAWAH INI SESUAI: • METODE • STRUKTUR PEMBELAJARAN • KETRAMPILAN DAN PENGALAMAN GURU • KUALITAS INSTRUKSI PEMBELAJARAN • KEMAMPUAN DAN MOTIVASI SISWA • JUMLAH WAKTU YG DIGUNAKAN
  • 4. • KRITERIA YG BERKAITAN DENGAN EFEKTIVITAS PROGRAM MEMBACA YG EFEKTIF • Semua konsep harus dikemukakan secara eksplisit/jelas, jangan memakai kode atau berharap siswa akan mengerti dengan sendirinya atau dengan menduga-duga • Instruksi diberikan secara sistematik dengan pendekatan selangkah demi selangkah • Diberikan secara menyeluruh, jangan dihapus dibeberapa bagian atau meloncat ke bagian yang lebih lanjut
  • 5. • Instruksi Multi-sensory , dengan melibatkan seluruh panca indera mendengar, melihat, ucapan, sentuhan, visualisasi, dan gerakan tubuh • Berikan informasi sedikit demi sedikit • Waktu kecepatn yang fleksibel, jangan terlalu lambat/cepat sesuai kemampuan asiswa sehingga tidak frustasi/bosan • Berikan review (mengingat kembali) sehingga tidak ada hal penting yg terlupakan
  • 6. • Banyak berlatih • Berikan instruksi mengeja & membaca secara menyeluruh , sehingga siswa sadar akan fenem, ejaan, dst • Menyenangkan • Penilaian akhir baik secara formal maupun informal
  • 7. 'How to Teach Your Baby to Read', Glen Doman • Apa yang Boleh? - Jangan membuat anak menjadi bosan dengan maju terlalu cepat, maju terlalu lambat, serta terlalu sering memberi tes - Jangan memaksa anak, apapun bentuknya - Jangan tegang, sehingga Anda lebih baik menunda jika suasana tidak mendukung, baik pada Anda maupun si anak - Jangan dulu mengajarinya abjad, namun ajari ia kata-kata
  • 8. • Yang Harus? - Bergembiralah dan buat suasana hati anak senang dan nyaman menerima "pelajaran" dari Anda - Selalu ciptakan cara baru. • Sebaiknya tunda dulu mengajarkan anak Anda tentang huruf, karena unsur terkecil dari sebuah bahasa adalah kata, bukan huruf. Bentuk kata adalah kongkrit, sedangkan huruf adalah abstrak. Sementara, mengajar anak akan lebih mudah pada hal-hal yang kongkrit, bukan hal-hal abstrak yang membuatnya berpikir terlalu dalam atas apapun yang Anda ajarkan.
  • 9. • langkahnya berikut ini; 1. Buat 15 kata dibagi dalam 3 set kategori berbentuk kartu dari karton dan spidol. Masing-masing terdiri Set Kategori A, Set Kategori B dan Set Kategori C yang berbeda 2. Contoh, gunakan tema nama-nama dalam anggota keluarga di Set A (ayah, ibu, tante, kakek, nenek), nama buah di Set B (apel, pisang, jambu, jeruk, durian), dan nama hewan di Set C (ayam, itik, angsa, ikan, kuda)
  • 10. 3. Ambil satu kartu yang paling depan/tumpukan karton pertama di Set A, sebutkan (bacakan) dan ajak anak menirukannya. -ingat, tak perlu jelaskan artinya tentang apa yang dibaca oleh si anak -tak lebih dari satu detik, ambil kartu dari belakang dan lakukan seperti yang pertama -perhatikan wajah anak ketika menyebutkan kata, amati kata yang disukainya dan yang tidak -jangan minta anak mengulang kata-kata yang kita bacakan tadi -setelah membaca lima kata, stop pelajaran ini. Peluk anak Anda dan puji dia dengan menunjukkan Anda bangga atas apa yang dilakukannya
  • 11. 4. Di hari pertama pelajaran, lakukan untuk Set A sebanyak tiga kali (3x) 5. Hari kedua lakukan Set A = 3x, Set B = 3x 6. Hari ketiga Set A = 3x, Set B = 3x, dan Set C = 3x 7. Hari keempat sampai dengan keenam sama seperti hari ketiga
  • 12. -setiap kata dibaca maksimal antara 15 - 25 kali, kmd kata harus diganti. Caranya, setelah hari keenam ambil 1 kata dari setiap Set dan gantilah dengan sebuah kata baru -setiap satu Set yang Anda bacakan selesai langsung diacak, supaya anak tidak bisa menebak urutan kata -jangan pernah mengulang kata yang sudah Anda bacakan, tandai tiap kata yang sudah Anda bacakan dengan pensil. Tanda ini juga bisa dijadikan patokan sudah berapa kali kata ini kita bacakan
  • 13. • Method 1: • phonics method digunakan pada jaman dulu dengan pengertian bahwa siswa diajarkan alfabet dulu kemudian memahami huruf dan bunyi yang dihasilkannya. Setelah menggabungkan dua huruf, mereka akan belajar menggabungan 3 huruf dst. • a-t • i-t • o-n • i-f • c-a-t • s-a-t • m-a-t
  • 14. • Setelah dapat memahami metode diatas maka selanjutnya siswa diajari untuk membaca kalimat dalam kata2 tersebut dengan arti yang menarik. Misal • The cat sat on the mat. • The hen is in a pen.
  • 16. Dianne Craft MA CNHP • Lakukan senam otak • (6 minutes) • Do: eye eight exercise • ear eight exercise • toe touch exercise • cross crawl exercise
  • 17. 1.Gerakan meningkatkan energi 2.Satu tangan memijat sisi kiri dan kanan tulang tengah, tepat di lekukan 3.Tangan lainnya menyentuh pusar Saklar Otak
  • 18. 1. Gerakan untuk mengaktifkan belahan otak kanan dan kiri 2. Arahkan sikut kanan untuk menyentuh lutut kiri 3. Lakukan gerakan yang sama untuk sikut kiri dan lutut kanan 4. Lakukan secara bergantian Gerakan Silang
  • 19. 1.Gerakan untuk meningkatkan konsentrasi 2.Pijat daun telinga secara perlahan, dari atas ke bawah sebanyak 3 kali Thinking Cap
  • 20. • Praktek pengkodean • (15-20 minutes) • siswa membaca keras kata-kata yang ditulis berwarna • Gunakan kartu bergambar (bisa dibuat sendiri atau dibeli atau dicetak dr web) • Lakukan terus hingga anak melakukan kesalahan atau lelah • Berikan secara individual atau dlm kelompok kecil • Jika anak kesulitan membaca kata yg panjang, tutupi setengah bagian katanya hingga ia dapat membaca dibagian yg terbuka, lanjutkan dgn membuka seluruh kata
  • 21. • Dikte • (5 minutes) • Diktekan 3-4 kata dari daftar kata untuk ditulis didalam buku tulis, berikan nilai jika siswa dapat menulis dengan benar, berikan reward jika sudah mencapai kuota tertentu sesuai kesenangan anak
  • 22. • Ajarkan kata berwarna • Untuk anak yg baru belajar membaca, gunakan kata yg ditulis dengan warna selain dengan tinta hitam atau putih, dan gunakan kata dalam kata • Contoh: • Kata “kota” mempunyai gambar mobil & truk didekat “K” dan huruf “T” mempunyai gambar gedung bertingkat • Anak akan dapat memvisualisasikan kata “kota” dengan banyaknya mobil & gedung bertingka
  • 23. Sebelum membaca, tanyakan mengapa anda membaca ? Jika hanya untuk sekedar ingin tahu, maka bacalah bagian judul bab, pengantar, dan kesimpulan Jika butuh informasi lebih lanjut, gunakan teknik seperti membaca cepat, mind mapping, SQ3R, buat catatan, atau buat tabel pertanyaan
  • 24. Francis P. Robinson (Universitas Negeri Ohio) -- SQ3R. • SQ3R pada prinsipnya merupakan singkatan dari langkah-langkah mempelajari teks atau buku yang terdiri dari : SQ3R adalah singkatan bagi; • S (survey) tinjau • Q (question) soal/tanya • R (read) baca • R (recite) imbas kembali atau nyatakan secara lisan • R (review) baca semula
  • 25. • 1. Survey • Pada langkah yang pertama ini dilakukan penelaahan sepintas kilas terhadap seluruh struktur teks. Tujuannya adalah untuk mengetahui panjangnya teks, judul bagian (heading), judul subbagian (sub-heading), istilah, kata kunci, kalimat kunci, dan hal-hal lainnya yang dianggap penting dalam tulisan itu, sehingga diperoleh gambaran yang bersifat umum dari isi yang terkandung dalam buku atau teks. Dalam melakukan survey, dianjurkan menyiapkan pensil, kertas, dan alat pembuat ciri seperti stabilo (berwarna kuning, hijau dan sebagainya) untuk menandai bagian-bagian tertentu. Bagian-bagian penting akan dijadikan sebagai bahan pertanyaan yang perlu ditandai untuk memudahkan proses penyusunan daftar pertanyaan yang akan dilakukan pada langkah
  • 26. • Read the title. • Note the writer's name. • Note the date and place of publication. • Read the first paragraph completely. • Read sub-headings and first sentences of remaining paragraphs.
  • 27. 2. Question • Langkah kedua adalah menyusun pertanyaan- pertanyaan yang jelas, singkat, dan revelan dengan bagian-bagian teks yang telah ditandai pada langkah pertama. Jumlah pertanyaan bergantung pada panjang-pendeknya teks, dan kemampuan dalam memahami teks yang sedang dipelajari. Jika teks yang sedang dipelajari berisi hal-hal yang sebelumnya sudah diketahui, mungkin hanya perlu membuat beberapa pertanyaan. Sebaliknya, apabila latar belakang pengetahuan tidak berhubungan dengan isi teks, maka perlu menyusun pertanyaan sebanyak-banyaknya.
  • 28. • To do this, you must be clear about the purpose of your reading. If you are reading a text which you will be critiquing in detail, your questions will be different from those you would ask if you were reading a number of texts for background information. If you are gathering material for an essay, formulate some tentative ideas about the approaches you might take, modifying them as you accumulate material. • During the preview, note as many questions as you can about the content. For instance, turn headings into questions and try to anticipate possible answers the writer may offer. Always actively look for connections and relationships. Look at the ways ideas are structured and developed.
  • 29. 3. Read • Langkah ketiga adalah membaca secara aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun. Dalam hal ini, membaca secara aktif juga berarti membaca yang difokuskan pada paragraf-paragraf yang diperkirakan mengandung jawaban-jawaban yang diperkirakan relevan dengan pertanyaan yang telah disusun pada langkah kedua.
  • 30. • to maintain attentiveness as you read, • to focus your attention, • to familiarise yourself with primary and secondary material on a given subject, • to analyse the assumptions and rhetorical strategies of the writer, • to provide you with a summary of the material. • Some hints for taking notes: • Always record bibliographical details of the text from which you are taking notes. • Write on one side of the paper only. • Leave a wide margin for comments and cross-references. • Use headings, subheadings, and diagrams. • Keep notes brief but full enough to still make sense to you in six months' time. Make sure they're legible.
  • 31. 4. Recite • Langkah keempat adalah menyebutkan atau menceritakan kembali jawaban-jawaban atas pertanyaan yang telah tersusun. Sedapat mungkin diupayakan tanpa membuka catatan jawaban sebagaimana telah dituliskan dalam langkah ketiga. Jika sebuah pertanyaan tidak terjawab, diusahakan tetap terus melanjutkan untuk menjawab pertanyaan berikutnya. Demikian seterusnya, hingga seluruh pertanyaan, termasuk yang belum terjawab, dapat diselesaikan dengan baik.
  • 32. 5. Review & Refeksi • Pada langkah terakhir dilakukan peninjauan ulang atas seluruh pertanyaan dan jawaban sehingga diperoleh sebuah kesimpulan yang singkat, tetapi dapat menggambarkan seluruh jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan. • Tes pemahaman anda dengan menjawab pertanyaan berkaitan dengan materi bacaan
  • 33. Skimming dan Scanning • Skimming dilakukan dengan cara membaca judul bab, sub bab, dan beberapa alinea pertama dalam setiap bab-nya. Jika buku tersebut memuat kesimpulan dalam tiap bab, maka Anda dapat pula membaca sekilas ringkasan tadi. • Fungsi skimming adalah mendapatkan ide utama tentang topik bacaan, bukan detailnya. Jadi skimming dapat dikatakan berhasil jika Anda bisa mendapatkan ide pokok dan bisa membayangkan apa yang dibahas dalam keseluruhan isi buku secara umum. • Proses skimming ini sangat berharga sebelum Anda membaca secara mendalam halaman demi halaman. Dengan skimming Anda mempersiapkan otak untuk menghadapi bahan bacaan yang sesungguhnya. Selain itu skimming juga berguna menciptakan rasa ingin tahu, memastikan apakah buku yang akan dibaca sesuai dengan yang diharapkan, dan mendapatkan pokok cerita.
  • 34. • Ada kata-kata tertentu yang sangat penting dan berperan dalam membentuk struktur kalimat yakni subjek dan predikat; Subjek-Predikat-Objek- Keterangan (SPOK)?Dengan menguasai struktur kalimat dalam bahan bacaan dan menguasai terutama Subjek dan Predikat, maka inti bacaan sudah dapat dikenali. K • arena itu, berfokuslah pada kata benda dan kata kerja. • kuasai pula kata-kata penghubung yang bisa mengubah makna kalimat secara nyata jika kata-kata tersebut dihilangkan. Kata-kata tersebut antara lain: tidak, bukan, meskipun, akan tetapi, sebaliknya, pada sisi yang lain, dst.
  • 35. Proses Skimming • berguna untuk mendapatkan gambaran umum suatu bahan bacaan, maka perlu koordinasi yang baik ketika melakukan skimming dengan otak yang aktif bertanya, menganalisa, membandingkan, serta membuat kesimpulan.
  • 36. • Berikut adalah bagian-bagian penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan skimming: • Baca cover atau jacket buku yang biasanya menjelaskan tema besar buku tersebut dan mengapa buku tersebut penting buat Anda • Baca kata pengantar. Dari kata pengantar Anda bisa mendapat gambaran apakah buku yang sedang dipegang memang layak untuk dibaca sampai selesai atau sebenarnya tidak penting buat Anda. • Baca daftar isi. Ini akan membantu Anda menguasai bahan bacaan dalam konteks yang besar dan lengkap. Selain itu, tidak setiap bab penting untuk dibaca. • Baca judul bab, sub judul dan heading. Amati diagram, gambar dan keterangan tambahan
  • 37. • Scanning ialah pembacaan cepat untuk mendapat maklumat yang khusus dan bukan untuk mendapat gambaran keseluruhan sesuatu bahan bacaan. • Pembacaan cara ini boleh melangkau bahagian- bahagian tertentu yang difikirkan kurang penting. Ketika kita membaca, kita akan menggerakkan mata kita dari atas ke bawah dengan pantas mengikut muka surat petikan yang dibaca sambil menberi tumpuan kepada maklumat yang dicari. • Oleh yang demikian, pembacaan cara ini adakah lebih cepat daripada pembacaan cara skimming.
  • 38. Teknik Membaca KWLH • KWLH adalah singkatan bagi yang berikut; K (know) Apa yang telah diketahui (sebelum membaca) W (want) Apa yang hendak diketahui (sebelum membaca) L (learned) Apa yang telah diketahui (selepas membaca) H (how) Bagaimana untuk mendapat maklumat tambahan - yang berkaitan (untuk membaca seterusnya)
  • 39. • Dalam konteks pengajaran, pelajar dibiasakan menggunakan borang seperti yang di bawah sekiranya dikehendaki menggunakan teknik KWLH. • Know (K) Apa yang sudah diketahui? • Want (W) Apa yang hendak diketahui? • Learned (L) Apa yang telah dipelajari/diperoleh? • How (H) Apa lagi maklumat tambahan diperlukan?
  • 40. Gangguan membaca • Gangguan di sistem visual • Keliru membaca dengan tertukar huruf yg mirip • Menghilangkan bagian kata tertentu • Menggosok mata setelah membaca • Membaca dengan pelan • Mengeja kata sederhana dengan salah • Memilih bacaan dengan cetakan besar
  • 41. Menguji gangguan dalam membaca • Cek bagaimana anak menggulirkan mata dari kiri ke kanan, berikan kartu kata didepannya, mintalah membaca, perlahan2 jauhkan kata tersebut. Seharusnya anak membacanya dengan kepala diam/tidak mengikuti dari kiri ke kanan) • Perhatikan jika mata anak semakin membesar jika kartu dijauhkan • Peerhatikan jika mata berair • perhatikan jika anak menggosok mata • Cek sensivitas anak terhadap cahaya, apakah ia menghindari tempat gelap atau menghindari tempat terang yg menyilaukan?
  • 42. Emotional Freedom Technique. • Energy Psychology. • Digunakan untuk penyakit kronik hingga gangguan belajar atau gangguan emosi yang muncul di sekolah • Dilakukan dengan menstimulasi titik meridian tubuh yg membangkitkan s=energi positif tubuh
  • 43. Langkah-langkah EFT 1. Mengukur gangguan • Pikirkan masalah yang akan dihadapi, untuk memudahkan, tutup mata & bayangkan masalahnya • Emosi apa yg dirasakan? Namai misal sedih, marah • Tanyakan seberapa berat gangguan tersebut, berikan penilaian dari 0 (tidak terasa) hingga 10 (paling berat) • Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan emosi dan mengukur kemajuan terapi • Jka susah membayangkan, ajaklah untuk berserita tentang masalah yg menganggu terlebih dahulu hingga muncul emosi tsb
  • 45. • 2. ketukan • Dengan jari disatu tangan, ketuk-ketuklah sebelah luar tangan satunya ditempat dimana kita biasanya akan me ngetuk bata jika kita karateka (Karate Chop point). • Sambil mengetuk-ngetuk, katakan kalimat afirmasi penerimaan diri keras-keras • “Meskipun aku mempunyai masalah ini, aku sepenuhnya menerima dan mencintai diriku sendiri” • “meskipun aku mempunyai rasa takut bicara didepan kelas, tapi aku menerima dan mencintai diriku sepenuhnya”
  • 46. Tujuan: menghilang ketidaksadaran untuk menyerah saat berusaha, membangun rasa cinta dan penerimaan terhadap diri Untuk anak gunakan kalimat sederhana seperti “meskipun aku belum dapat membaca, aku ok/ aku anak baik”
  • 48. • Titik ketukan • Ketuk perlahan dan lembut dengan 2-4 jari • Ketk seperti saat mengetukkan jari dibangku untuk main drum, sebanyak 5-10 kali • Perhatikan diagram, ketuklah untuk masing2 titik • Mulai dari titik alis kesebelah bawah tubuh, kembali lagi keatas di kepala. Atau dapat mulai dari puncak kepala turun hingga bawah lengan. • Mengetuk semua titik disebut satu putaran. Lakukan setidaknya 3 putaran
  • 49. • Titik ketukan • Alis: ketuk dengan 2-4 jari, boleh dengan kedua tangan • Sisi mata: ketuk disebelah luar tulang, gunakan 2 jari, blh dengan kedua tangan • Bawah mata: ketuk lembut dentgan 2 jari, boleh sendiri2 atau keduanya bersamaan • Bawah hidung: ketuk dengan 2 -3 jari, gunakan satu tangan • Dagu: ketuk bagian tengah dagu engan 2-3 jari • Tulang leher bawah: ketuk bagian yang menonjol dan menyatu, turun sekitar 1 inci dan keluar 1-2 inci, ketuk dengan 3 jari • Bawah lengan: titik sekitar 4 inci dibawah ketiak, bida diketuk dengan 2 tangan • Puncak kepala: gunakan 5 jari disatu tangan dan ketuk melingkari puncak kepala • Fungsi: membuang energi emosi negatif
  • 50. • Selanjutnya ambil napas dalam2. bayangkan kembali masalahnya dan ukur kedalamannya. Amati peruahan emosi. • rubahlah kalimat afirmasi dengan: • “meskipun aku masih memiliki rasa takut berbicara didepan kelas, aku sepenuhnya mencintai & menerima diriku sendiri” • Untuk kalimat saat mengetuk katakan: • “tinggallah ketakutanku bicara didepan kelas”