SlideShare a Scribd company logo
1 of 35
Program Studi : TEOLOGI - PAK
Mata Kuliah : MISIOLOGI
Dosen : SETIYONO, M.Th.
MISIOLOGI
MISIOLOGI
Apakah pengertian Misiologi itu…?
Misiologi atau yang sering kita sebut “Ilmu
pengetahuan Misi” adalah suatu bagian dari disiplin
ilmu teologi yang mempelajari tentang bagaimana
menyampaikan pesan kabar baik kepada orang lain
melalui lintas budaya, suku, adat istiadat dan wilayah
Ilustrasi tentang tiga orang buta yang mencoba mendefinisikan
seperti apakah gajah itu menurut yang mereka alami, yang
mereka “pegang dan rasakan”
Pertanyaannya adalah, apakah mereka masing – masing
salah dalam mendefinisikan bentuk gajah ?
Demikian juga pendapat beberapa misiolog tentang
makna “Misiologi” yaitu :
Menurut Arie de Kuiper, misiologi adalah “Ilmu
Pekabaran Injil” (Misiologi, BPK Gunung Mulia, Jakarta,
1998, Hal 1)
Menurut Bambang Eko Putranto, (Missiologi, STMiss
Yogjakarta), mengolongkan pengertian misiologi ke
dalam beberapa hal yang bisa ditinjau secara:
1. Secara historis, pengertian misi dapat berubah dari
suatu masa ke masa lainnya.
Artinya pergertian misi sangat dimungkinkan tidak selalu
sama dari abad ke abad berikutnya
3. Secara sosial, pengertian misi dapat tekanan yang
berbeda antara suatu kebudayaan dengan kebudayaan
lainnya, dll.
Artinya pengertian misi akan berbeda bila memiliki
kebudayaan dan tradisi yang berbeda pula
2. Secara teologis, pengertian misi dapat berbeda dari
denominasi dengan denominasi lainnya.
Artinya pengertian misi tidak dapat di klaim “yang benar”
adalah yang disampaikan oleh salah satu denominasi
tertentu saja
Untuk lebih mendekatkan akan pengertian secara umum, maka
misi bisa ditinjau dari segi Etimologinya, yaitu :
Arti secara etimologis (asal usul kata)
Kata misi berasal dari Bahasa Latin mission yang dalam Bahasa
Yunani berasal dari kata dasar:
Evangellion = berita baik
Evangelizo = memberitakan kabar baik
Evanggelos = pembawa kabar baik
Jadi secara etimologis, misi adalah menyampaikan kabar baik
Kapan misi pertama kali dilakukan..?
Banyak orang Kristen berpendapat bahwa misi baru
ada sejak zaman Perjanjian Baru, yaitu saat Yesus
mulai memerintahkan adanya “Amanat Agung”
(Pemberitaan Injil)
Benarkah demikian.. bahwa misi baru dimulai sejak
Amanat Agung Perjanjian Baru ?
Matius 28:19-20 (Perikop: Perintah untuk memberitakan Injil)
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah
Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu
senantiasa sampai kepada akhir zaman
Jadi pengertian dari Amanat Agung adalah perintah
untuk memberitakan Injil (sesuai judul perikopnya)
Apakah tujuan Amanat Agung itu ? atau
Apakah tujuan Pemberitaan Injil itu ? atau
Apakah tujuan Misi..?
Supaya manusia diselamatkan !!
Naah jika tujuan dari Amanat Agung atau tujuan
Pemberitaan Injil atau tujuan Misi adalah untuk
menyelamatkan manusia, maka :
Yohanes 3:16 –
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
“mengaruniakan Anak-Nya” yang tunggal, supaya setiap orang
yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup
yang kekal
Kalimat “mengaruniakan Anak-Nya” memiliki tujuan misi
untuk menyelamatkan manusia
Jadi adanya “ide misi” telah ada sejak zaman purbakala, sejak
zaman manusia pertama, bukan baru ada sejak adanya PB
Misi Allah Bapa ini disebut sebagai “MISIO DEI”
(mission=mengirimkan, Dei=Allah yang baru dinyatakan
dan merupakan tonggak sejarah dimulainya Perjanjian Baru
Pada Misio Dei, strukturnya terdiri dari 3 unsur sbb :
1. Unsur pengutus yaitu Allah Bapa
2. Unsur yang diutus yaitu Yesus
3. Unsur yang mempersiapkan yaitu Maria, Yusuf,
Yohanes Pembaptis dll.
Bagaimana perkembangan selanjutnya setelah Misio Dei ini ?
A. PERKEMBANGAN di AWAL MULANYA
Keberhasilan Misio Dei menghasilkan "kumpulan orang
yang terpanggil untuk percaya” (dalam bahasa Latin
disebut “eklesia”), yang kemudian diterjemahkan menjadi
kata “gereja”
Pada akhirnya kelanjutan dari Misio Dei ini disebut
sebagai “MISIO EKLESIA” (mission = mengirimkan,
eklesia=gereja)
Pada Misio Eklesia, strukturnya terdiri dari 3 unsur sbb :
1. Unsur yang mengutus yaitu gereja
2. Unsur yang diutus yaitu para hamba Tuhan
3. Unsur yang menerima/mempersiapkan adalah
orang-orang yang sudah percaya didaerah tersebut
Sehingga dengan adanya “Misio Dei”, selanjutnya
melahirkan apa yang disebut “Misio Eklesia”
B. PERKEMBANGAN di ZAMAN MODERN
Usaha misi mulai lagi pada zaman modern , pada abad ke
15 disponsori oleh gereja Katolik (dipelopori oleh
Fransiskus Xaverius (kebangsaan Spanyol), pendiri aliran
Yesuit)
Sedangkan misi kaum Protestan mulai pada abad ke 17
dipelopori oleh John Wesley dan saudaranya Charles
Wesley di Inggris yang diikuti oleh umat Kristen di
Amerika Serikat dalam kebangunan rohani besar-besaran
(The Great Awakening)
Di Amerika pada tahun 1792 William Carey mengkritik
golongan Calvinis, karena golongan itu menafsirkan “teologi
predestinasi” yang berpendapat bahwa jika Tuhan
bermaksud menyelamatkan bangsa-bangsa yang jauh, Tuhan
dapat menyelamatkan tanpa perlu manusia melakukan misi
sebagai “Pekabar Injil”
Kritikan William Carey terhadap Calvinisme ini dinyatakan
dalam bukunya yang terkenal yaitu tentang “kewajiban
bagi orang Kristen untuk menjadi sarana mengabarkan
Injil”
Kapan misi kekristenan masuk pertama kali ke Indonesia ?
Agama Kristen pertama kali masuk ke Indonesia pada abad
ke 6, melalui gereja Orthodok Assiria (Gereja Timur) yang
berdiri di 2 tempat yaitu di Pancur (sekarang wilayah Deli
Serdang) dan di Barus (sekarang wilayah Tapanuli) di
Sumatera Utara (tahun 645)
Melalui karyanya bukunya inilah maka William Carey
disebut sebagai Bapak Misi Modern
Misi sejarah Katolik di Indonesia :
• Fransiskus Xaverius berlabuh di Indonesia untuk pertama
kalinya di Amboina (sekarang Ambon) pada 1 Januari 1546
• Setelah dari Ambon dia melanjutkan melakukan misi ke
Ternate dan Moro
• Setelah dari Moro kembali ke Ambon kemudian menuju
Malaka dan menyebar ke berbagai daerah di Indonesia
Sedangkan misi besar-besaran untuk aliran Protestan di
Indonesia di bawa oleh belanda di abad ke-16
Pada waktu itu pola misi yang dilakukan adalah dengan
membentuk badan-badan misi yang disebut “Misi Modern”
Pada Misi Modern, strukturnya tetap terdiri dari 3 unsur
sbb:
1. Unsur yang mengutus yaitu Badan-badan Misi
2. Unsur yang diutus yaitu yaitu para Utusan Badan Misi
3. Unsur yang menerima/mempersiapkan yaitu
orang-orang terbeban di Ladang Misi
Perbandingan Perkembangan Misi
MISIO DEI MISIO EKLESIA MISI MODERN
YANG MENGUTUS: Bapa Gereja Badan Misi
YANG DIUTUS: Yesus Hamba Tuhan Utusan Misi
YANG MENERIMA : Dunia Jemaat Ladang Misi
Apakah TUGAS dan TANGGUNG JAWAB dalam MISI MODERN..?
Pada misi modern, batasan-batasan tugas dinyatakan secara
jelas, yang pada umumnya Sbb :
1. Badan Misi (BM) bertugas untuk:
- Mengadakan riset misi tentang tempat yang akan dituju
- Merekrut calon-calon utusan badan misi yang akan dikirim
- Melatih dan mendidik calon utusan misi tersebut
- Mengutus Utusan Badan Misi tersebut ketempat yang telah
ditentukan
- Memberikan pertanggungan jawab kepada para sponsor
2. Utusan Badan Misi (UBM) bertugas untuk:
- Menjadikan diri sebagai bagian dari masyarakat setempat
- Memperlengkapi diri dengan perijinan setempat
- Melaksanakan program-program misi dari Badan Misi
- Bekerjasama dengan para penerima di Ladang Misi
- Memberi laporan/pertanggung-jawaban kepada Badan Misi
secara periodik
3. Ladang Misi (LM) bertugas untuk:
- Menerima dan membantu Utusan Badan Misi (surat-
surat, perijinan keimigrasian, tempat tinggal dll)
- Bekerjasama dengan Utusan Badan Misi
- Mengolah dan mem-follow up hasil misi dari
Utusan Badan Misi dll
- Membuat laporan perkembangan di lading misi
PENGERTIAN MISIONARIS
Misionaris adalah semua personalia yang terlibat dalam
usaha misi, baik sebagai yang mengutus, yang diutus
maupun yang menerima utusan
Misionaris dalam pengertian misi modern yaitu:
- Semua orang yang terlibat langsung pada Badan Misi adalah
MISIONARIS
- Semua orang yang diutus langsung oleh Badan Misi untuk
menyampaikan injil adalah MISIONARIS
- Semua orang yang bekerja sama langsung untuk menyiapkan
kedatangan dan pekerjaan orang yang diutus adalah MISIONIARIS
Kesalah-pahaman yang sering terjadi tentang pengertian
misionaris :
1. Misionaris adalah utusan hanya dari negara-negara Barat yang
maju saja
2. Misionaris adalah mereka yang diutus saja (tidak termasuk
Badan Misi atau penerima Misi)
3. Misionaris membawa uang banyak untuk dibagi-bagikan
pada gereja—gereja & jemaatnya
4. Bangsa Indonesia tidak akan menjadi misionaris, jadi tidak
perlu menyediakan dana untuk misi
Pelaksanaan Misi Modern
1. Diarahkan pada keperluan suku-suku tertentu, yaitu:
• Suku yang telah menerima Injil (Kawanua, NTT, Papua,
Nias, Batak dll)
• Suku yang moderat (Jawa, Dayak, Bali, suku-suku
dipedalaman dll)
• Suku yang High-resistance (Aceh, Melayu, Sunda,
Madura,dll)
Penekanan misi jangka pendek diarahkan pada suku yang
moderat, sedangkan untuk jangka panjang diarahkan pada suku
high-resistance
2. Diarahkan pada tujuan tertentu, misalnya:
- Untuk membantu taraf hidup masyarakat tertentu
- Untuk tujuan menaikkan tingkat pendidikan
daerah tertentu
- Untuk maksud mendirikan jemaat baru di daerah
terpencil
- Jika tujuan telah tercapai maka akan berpindah
ke tempat lainnya
3. Beradaptasi dengan masyarakan setempat
Artinya, misi harus dapat rnenyesuaikan diri dengan
budaya setempat, keadaan setempat, sosial-ekonomi
setempat, dengan catatan tidak mengurangi makna Injil
yang disampaikan
4. Hasil misi dalam jangka pendek
Artinya, misi modern lebih cenderung pada program
yang dalam waktu relatif pendek sudah terlihat
hasilnya (bukan yang puluhan tahun baru terlihat
hasilnya), dengan kata lain, dalam waktu pendek
harus sudah bisa terlihat nyata hasilnya
Dasar Panggilan untuk melakukan Misi
1. Humanisme; keselamatan terbuka untuk seluruh manusia
yang mau percaya, secara kemanusiaan kita ingin agar sanak
saudara, teman dan orang – orang lain juga dapat ikut
memperoleh keselamatan
2. Eskatologis; kitab Wahyu memberikan gambaran masa depan
bahwa Allah kita memerintah dan menghakimi dihari
Penghakiman, tidak ada “illah - illah" berserta "penyembah-
penyembah berhala" yang turut dalam kehidupan yang kekal
3. Amanat Agung; yang terdiri dari 5 sumber (4 Injil + KPR) sbb:
• Matius 28 : 17 - 20
• Markus 16 : 14 - 18
• Lukas 24 : 44 – 49
• Yohanes 20 : 19 – 23
• Kisah 1 : 8
4. Pimpinan Roh Kudus; Roh Kudus memimpin serta
menggerakkan seseorang untuk melakukan misi dengan
motivasi yang benar sesuai kehendak Allah
Persamaan - Perbedaan antara Pemberitaan Inji (PI) dan Misi
Banyak orang yang masih rancu dalam pengertian PI dan Misi,
sebagian orang Kristen menganggap sama, dalam kuliah kali ini
kita akan membedakan 2 istilah tersebut
PI (Pemberitaan Injil/Penginjilan) adalah Misi, tetapi Misi
tidak hanya penginjilan saja, PI adalah bahagian dari Misi yang
paling utama
Persamaannya : PI & Misi adalah sama – sama suatu usaha
untuk menyampaikan Injil Kristus
Perbedaannya secara umum antara PI dengan Misi modern antara
lain sbb:
PI MISI
1. Bersifat pribadi, non – organisasi
2. Bersifat kesaksian, tanpa ikatan
3. Menyampaikan pengalaman pribadi
4. PI yang diorganisir hasilnya untuk gereja
5. Konsepnya sederhana
1. Diorganisir dalam unsur BM, UBM & LM
2. Bersifat program, harus
dipertanggungjawabkan
3. Menyampaikan & mengerjakan target
program
4. Misi yang diorganisir hasilnya untuk “G”ereja
5. Konsepnya dikembangkan secara sistematik
Tujuan arah hasil Misi dibedakan dalam dua arah, yaitu:
1. Misi Intern artinya misi yang ditujukan untuk pertumbuhan
jemaat lokal yang hasilnya adalah pertumbuhan baik secara
kuantitas maupun secara kualitas dari jemaat lokal yang
melakukan misi intern
Contoh; sebuah gereja membentuk program MISI PERTUMBUHAN
GEREJA, yang tujuan program ini adalah:
- Memenangkan jiwa-jiwa baru untuk menambah jumlah warga
gereja tersebut (jiwa-jiwa baru dibawa kegereja tersebut)
- Menumbuhkan iman warga yang telah ada digereja tersebut
2. Misi Extern artinya misi yang ditujukan untuk perturnbuhan
jemaat local ditempat lain dan menumbuhkan jemaat itu
berkembang sesuai dengan kondisi jernaat tersebut
Contoh; sebuah gereja membentuk prograrn MISI LINTAS
BUDAYA, tujuan program ini adalah:
- Menenangkan jiwa - jiwa baru untuk menambah jumlah orang
percaya didaerah baru tersebut (tidak membawa jiwa-jiwa baru
kegereja Induk atau kegereja yang membentuk program MISI
LINTAS BUDAYA)
- Menumbuhkan iman warga didaerah baru tersebut dan
membimbing rnereka berkernbang sesuai dengan didaerahnya
Kiranya kuliah ini dapat menambah pengetahuan serta
membuka wawasan misi bagi para misionaris untuk lebih
mengerti akan tugas-tugas kita dalam melaksanakan Amanat
Agung Tuhan Yesus..
Ingatlah bahwa tugas misi adalah tugas panting yang sudah
dinanti-¬nantikan manusia bahkan sebelum Tuhan Yesus
datang sebagai manusia.
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA HALELUYA… AMIN

More Related Content

Similar to Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx

GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuhGEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
jamesdks621
 
SPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
SPT Pengantar Perjanjian Baru.pptSPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
SPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
TunglingVTobing
 
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi ModernKristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Giovanni Promesso
 
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese KanisiusHand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
Martinus Hasan
 
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpointPekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Hury Tinus
 

Similar to Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx (20)

Evangelii Nuntiandi 2016
Evangelii Nuntiandi 2016Evangelii Nuntiandi 2016
Evangelii Nuntiandi 2016
 
Misiologi kristen bsjdisowknnrnnrnrnsjoao
Misiologi kristen bsjdisowknnrnnrnrnsjoaoMisiologi kristen bsjdisowknnrnnrnrnsjoao
Misiologi kristen bsjdisowknnrnnrnrnsjoao
 
Ptt Gereja yang Bersaksi dan Melayani di Dunia
Ptt Gereja yang Bersaksi dan Melayani diDuniaPtt Gereja yang Bersaksi dan Melayani diDunia
Ptt Gereja yang Bersaksi dan Melayani di Dunia
 
jurnal misiologi.pdf
jurnal misiologi.pdfjurnal misiologi.pdf
jurnal misiologi.pdf
 
STTAES Misiologi bagian kedua.pptx
STTAES  Misiologi bagian kedua.pptxSTTAES  Misiologi bagian kedua.pptx
STTAES Misiologi bagian kedua.pptx
 
GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuhGEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
GEREJA DAN DUNIA ,ojinuuhokpihm98hoijmuhuh
 
Penyebaran dan Perkembangan Agama Kristen di Indonesia
Penyebaran dan Perkembangan Agama Kristen di IndonesiaPenyebaran dan Perkembangan Agama Kristen di Indonesia
Penyebaran dan Perkembangan Agama Kristen di Indonesia
 
Interaksi 2;
Interaksi 2; Interaksi 2;
Interaksi 2;
 
Sekami
SekamiSekami
Sekami
 
SPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
SPT Pengantar Perjanjian Baru.pptSPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
SPT Pengantar Perjanjian Baru.ppt
 
Keperawatan agama modul 1 kb3
Keperawatan agama modul 1 kb3Keperawatan agama modul 1 kb3
Keperawatan agama modul 1 kb3
 
Agama Islam
 Agama Islam Agama Islam
Agama Islam
 
Konsep Agama Kristen Katholik
Konsep Agama Kristen KatholikKonsep Agama Kristen Katholik
Konsep Agama Kristen Katholik
 
Our Heritage. I Have A Dream
Our Heritage. I Have A DreamOur Heritage. I Have A Dream
Our Heritage. I Have A Dream
 
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi ModernKristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
 
Pertemuan IV
Pertemuan IVPertemuan IV
Pertemuan IV
 
FORMATIO IMAN DEWASA. Formatio iman berlangsung sepanjang hidup manusia. mema...
FORMATIO IMAN DEWASA. Formatio iman berlangsung sepanjang hidup manusia. mema...FORMATIO IMAN DEWASA. Formatio iman berlangsung sepanjang hidup manusia. mema...
FORMATIO IMAN DEWASA. Formatio iman berlangsung sepanjang hidup manusia. mema...
 
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese KanisiusHand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
Hand Out Agama Kelas IX - SMP Kolese Kanisius
 
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpointPekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
 
Nabi dan dogma
Nabi dan dogmaNabi dan dogma
Nabi dan dogma
 

More from operatorsttmamasa (8)

office, word, powerpoint dan penggunaannya
office, word, powerpoint dan penggunaannyaoffice, word, powerpoint dan penggunaannya
office, word, powerpoint dan penggunaannya
 
Pertemuan_Ke_10_Cyber_crime.ppt0_Cyber_crime.px
Pertemuan_Ke_10_Cyber_crime.ppt0_Cyber_crime.pxPertemuan_Ke_10_Cyber_crime.ppt0_Cyber_crime.px
Pertemuan_Ke_10_Cyber_crime.ppt0_Cyber_crime.px
 
POLITIK DAN GEREJA.pptxPOLITIK DAN GEREJA
POLITIK DAN GEREJA.pptxPOLITIK DAN GEREJAPOLITIK DAN GEREJA.pptxPOLITIK DAN GEREJA
POLITIK DAN GEREJA.pptxPOLITIK DAN GEREJA
 
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxMata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
 
Presentasi Hakikat media pembelajaran.pptx
Presentasi  Hakikat media pembelajaran.pptxPresentasi  Hakikat media pembelajaran.pptx
Presentasi Hakikat media pembelajaran.pptx
 
Komunikasi Data dan Jaringan Komputer dalam Era Digital
Komunikasi Data dan Jaringan Komputer dalam Era DigitalKomunikasi Data dan Jaringan Komputer dalam Era Digital
Komunikasi Data dan Jaringan Komputer dalam Era Digital
 
Pengenalan Hardware, Software dan Braintware.ppt
Pengenalan Hardware, Software dan Braintware.pptPengenalan Hardware, Software dan Braintware.ppt
Pengenalan Hardware, Software dan Braintware.ppt
 
Pengenalan Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK).pptx
Pengenalan Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK).pptxPengenalan Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK).pptx
Pengenalan Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK).pptx
 

Recently uploaded

Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
SriHandayaniLubisSpd
 
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
indahningsih541
 
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptxMODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
bubblegaming431
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Hermawati Dwi Susari
 

Recently uploaded (20)

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptxPresentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
 
TUGAS MANDIRI 1.4.a.3.pdf Ninik Widarsih CGP A.10
TUGAS MANDIRI 1.4.a.3.pdf Ninik Widarsih CGP A.10TUGAS MANDIRI 1.4.a.3.pdf Ninik Widarsih CGP A.10
TUGAS MANDIRI 1.4.a.3.pdf Ninik Widarsih CGP A.10
 
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas tuga mandiri calon guru penggerak.pdf
 
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
SOALAN PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN MATEMATIK TAHUN 2
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
 
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptxMODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
MODUL 7 MANAJEMEN KUALITAS (11) (2).pptx
 
Master 2_Modul 4_Percakapan Coaching.pdf
Master 2_Modul 4_Percakapan Coaching.pdfMaster 2_Modul 4_Percakapan Coaching.pdf
Master 2_Modul 4_Percakapan Coaching.pdf
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMform Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
 
Tugas PGP Keyakinan Kelas Modul 1.4 SMKN
Tugas PGP Keyakinan Kelas Modul 1.4 SMKNTugas PGP Keyakinan Kelas Modul 1.4 SMKN
Tugas PGP Keyakinan Kelas Modul 1.4 SMKN
 
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN SISTEM PENCERNAAN.docx
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN SISTEM PENCERNAAN.docxALUR TUJUAN PEMBELAJARAN SISTEM PENCERNAAN.docx
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN SISTEM PENCERNAAN.docx
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
 
Perspektif Global PDGK 4403, Modul 4.pptx
Perspektif Global PDGK 4403, Modul 4.pptxPerspektif Global PDGK 4403, Modul 4.pptx
Perspektif Global PDGK 4403, Modul 4.pptx
 
GEOPOLITIK INDONESIA (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
GEOPOLITIK INDONESIA (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)GEOPOLITIK INDONESIA (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
GEOPOLITIK INDONESIA (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
 
Teori Profetik Kuntowijoyo (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Teori Profetik Kuntowijoyo (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)Teori Profetik Kuntowijoyo (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Teori Profetik Kuntowijoyo (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
 
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis JurnalRepi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 

Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx

  • 1. Program Studi : TEOLOGI - PAK Mata Kuliah : MISIOLOGI Dosen : SETIYONO, M.Th. MISIOLOGI
  • 2. MISIOLOGI Apakah pengertian Misiologi itu…? Misiologi atau yang sering kita sebut “Ilmu pengetahuan Misi” adalah suatu bagian dari disiplin ilmu teologi yang mempelajari tentang bagaimana menyampaikan pesan kabar baik kepada orang lain melalui lintas budaya, suku, adat istiadat dan wilayah
  • 3. Ilustrasi tentang tiga orang buta yang mencoba mendefinisikan seperti apakah gajah itu menurut yang mereka alami, yang mereka “pegang dan rasakan”
  • 4. Pertanyaannya adalah, apakah mereka masing – masing salah dalam mendefinisikan bentuk gajah ? Demikian juga pendapat beberapa misiolog tentang makna “Misiologi” yaitu : Menurut Arie de Kuiper, misiologi adalah “Ilmu Pekabaran Injil” (Misiologi, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1998, Hal 1)
  • 5. Menurut Bambang Eko Putranto, (Missiologi, STMiss Yogjakarta), mengolongkan pengertian misiologi ke dalam beberapa hal yang bisa ditinjau secara: 1. Secara historis, pengertian misi dapat berubah dari suatu masa ke masa lainnya. Artinya pergertian misi sangat dimungkinkan tidak selalu sama dari abad ke abad berikutnya
  • 6. 3. Secara sosial, pengertian misi dapat tekanan yang berbeda antara suatu kebudayaan dengan kebudayaan lainnya, dll. Artinya pengertian misi akan berbeda bila memiliki kebudayaan dan tradisi yang berbeda pula 2. Secara teologis, pengertian misi dapat berbeda dari denominasi dengan denominasi lainnya. Artinya pengertian misi tidak dapat di klaim “yang benar” adalah yang disampaikan oleh salah satu denominasi tertentu saja
  • 7. Untuk lebih mendekatkan akan pengertian secara umum, maka misi bisa ditinjau dari segi Etimologinya, yaitu : Arti secara etimologis (asal usul kata) Kata misi berasal dari Bahasa Latin mission yang dalam Bahasa Yunani berasal dari kata dasar: Evangellion = berita baik Evangelizo = memberitakan kabar baik Evanggelos = pembawa kabar baik Jadi secara etimologis, misi adalah menyampaikan kabar baik
  • 8. Kapan misi pertama kali dilakukan..? Banyak orang Kristen berpendapat bahwa misi baru ada sejak zaman Perjanjian Baru, yaitu saat Yesus mulai memerintahkan adanya “Amanat Agung” (Pemberitaan Injil) Benarkah demikian.. bahwa misi baru dimulai sejak Amanat Agung Perjanjian Baru ?
  • 9. Matius 28:19-20 (Perikop: Perintah untuk memberitakan Injil) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman Jadi pengertian dari Amanat Agung adalah perintah untuk memberitakan Injil (sesuai judul perikopnya)
  • 10. Apakah tujuan Amanat Agung itu ? atau Apakah tujuan Pemberitaan Injil itu ? atau Apakah tujuan Misi..? Supaya manusia diselamatkan !! Naah jika tujuan dari Amanat Agung atau tujuan Pemberitaan Injil atau tujuan Misi adalah untuk menyelamatkan manusia, maka :
  • 11. Yohanes 3:16 – Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah “mengaruniakan Anak-Nya” yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal Kalimat “mengaruniakan Anak-Nya” memiliki tujuan misi untuk menyelamatkan manusia Jadi adanya “ide misi” telah ada sejak zaman purbakala, sejak zaman manusia pertama, bukan baru ada sejak adanya PB
  • 12. Misi Allah Bapa ini disebut sebagai “MISIO DEI” (mission=mengirimkan, Dei=Allah yang baru dinyatakan dan merupakan tonggak sejarah dimulainya Perjanjian Baru Pada Misio Dei, strukturnya terdiri dari 3 unsur sbb : 1. Unsur pengutus yaitu Allah Bapa 2. Unsur yang diutus yaitu Yesus 3. Unsur yang mempersiapkan yaitu Maria, Yusuf, Yohanes Pembaptis dll.
  • 13. Bagaimana perkembangan selanjutnya setelah Misio Dei ini ? A. PERKEMBANGAN di AWAL MULANYA Keberhasilan Misio Dei menghasilkan "kumpulan orang yang terpanggil untuk percaya” (dalam bahasa Latin disebut “eklesia”), yang kemudian diterjemahkan menjadi kata “gereja” Pada akhirnya kelanjutan dari Misio Dei ini disebut sebagai “MISIO EKLESIA” (mission = mengirimkan, eklesia=gereja)
  • 14. Pada Misio Eklesia, strukturnya terdiri dari 3 unsur sbb : 1. Unsur yang mengutus yaitu gereja 2. Unsur yang diutus yaitu para hamba Tuhan 3. Unsur yang menerima/mempersiapkan adalah orang-orang yang sudah percaya didaerah tersebut Sehingga dengan adanya “Misio Dei”, selanjutnya melahirkan apa yang disebut “Misio Eklesia”
  • 15. B. PERKEMBANGAN di ZAMAN MODERN Usaha misi mulai lagi pada zaman modern , pada abad ke 15 disponsori oleh gereja Katolik (dipelopori oleh Fransiskus Xaverius (kebangsaan Spanyol), pendiri aliran Yesuit) Sedangkan misi kaum Protestan mulai pada abad ke 17 dipelopori oleh John Wesley dan saudaranya Charles Wesley di Inggris yang diikuti oleh umat Kristen di Amerika Serikat dalam kebangunan rohani besar-besaran (The Great Awakening)
  • 16. Di Amerika pada tahun 1792 William Carey mengkritik golongan Calvinis, karena golongan itu menafsirkan “teologi predestinasi” yang berpendapat bahwa jika Tuhan bermaksud menyelamatkan bangsa-bangsa yang jauh, Tuhan dapat menyelamatkan tanpa perlu manusia melakukan misi sebagai “Pekabar Injil” Kritikan William Carey terhadap Calvinisme ini dinyatakan dalam bukunya yang terkenal yaitu tentang “kewajiban bagi orang Kristen untuk menjadi sarana mengabarkan Injil”
  • 17. Kapan misi kekristenan masuk pertama kali ke Indonesia ? Agama Kristen pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 6, melalui gereja Orthodok Assiria (Gereja Timur) yang berdiri di 2 tempat yaitu di Pancur (sekarang wilayah Deli Serdang) dan di Barus (sekarang wilayah Tapanuli) di Sumatera Utara (tahun 645) Melalui karyanya bukunya inilah maka William Carey disebut sebagai Bapak Misi Modern
  • 18. Misi sejarah Katolik di Indonesia : • Fransiskus Xaverius berlabuh di Indonesia untuk pertama kalinya di Amboina (sekarang Ambon) pada 1 Januari 1546 • Setelah dari Ambon dia melanjutkan melakukan misi ke Ternate dan Moro • Setelah dari Moro kembali ke Ambon kemudian menuju Malaka dan menyebar ke berbagai daerah di Indonesia Sedangkan misi besar-besaran untuk aliran Protestan di Indonesia di bawa oleh belanda di abad ke-16
  • 19. Pada waktu itu pola misi yang dilakukan adalah dengan membentuk badan-badan misi yang disebut “Misi Modern” Pada Misi Modern, strukturnya tetap terdiri dari 3 unsur sbb: 1. Unsur yang mengutus yaitu Badan-badan Misi 2. Unsur yang diutus yaitu yaitu para Utusan Badan Misi 3. Unsur yang menerima/mempersiapkan yaitu orang-orang terbeban di Ladang Misi
  • 20. Perbandingan Perkembangan Misi MISIO DEI MISIO EKLESIA MISI MODERN YANG MENGUTUS: Bapa Gereja Badan Misi YANG DIUTUS: Yesus Hamba Tuhan Utusan Misi YANG MENERIMA : Dunia Jemaat Ladang Misi
  • 21. Apakah TUGAS dan TANGGUNG JAWAB dalam MISI MODERN..? Pada misi modern, batasan-batasan tugas dinyatakan secara jelas, yang pada umumnya Sbb : 1. Badan Misi (BM) bertugas untuk: - Mengadakan riset misi tentang tempat yang akan dituju - Merekrut calon-calon utusan badan misi yang akan dikirim - Melatih dan mendidik calon utusan misi tersebut - Mengutus Utusan Badan Misi tersebut ketempat yang telah ditentukan - Memberikan pertanggungan jawab kepada para sponsor
  • 22. 2. Utusan Badan Misi (UBM) bertugas untuk: - Menjadikan diri sebagai bagian dari masyarakat setempat - Memperlengkapi diri dengan perijinan setempat - Melaksanakan program-program misi dari Badan Misi - Bekerjasama dengan para penerima di Ladang Misi - Memberi laporan/pertanggung-jawaban kepada Badan Misi secara periodik
  • 23. 3. Ladang Misi (LM) bertugas untuk: - Menerima dan membantu Utusan Badan Misi (surat- surat, perijinan keimigrasian, tempat tinggal dll) - Bekerjasama dengan Utusan Badan Misi - Mengolah dan mem-follow up hasil misi dari Utusan Badan Misi dll - Membuat laporan perkembangan di lading misi
  • 24. PENGERTIAN MISIONARIS Misionaris adalah semua personalia yang terlibat dalam usaha misi, baik sebagai yang mengutus, yang diutus maupun yang menerima utusan Misionaris dalam pengertian misi modern yaitu: - Semua orang yang terlibat langsung pada Badan Misi adalah MISIONARIS - Semua orang yang diutus langsung oleh Badan Misi untuk menyampaikan injil adalah MISIONARIS - Semua orang yang bekerja sama langsung untuk menyiapkan kedatangan dan pekerjaan orang yang diutus adalah MISIONIARIS
  • 25. Kesalah-pahaman yang sering terjadi tentang pengertian misionaris : 1. Misionaris adalah utusan hanya dari negara-negara Barat yang maju saja 2. Misionaris adalah mereka yang diutus saja (tidak termasuk Badan Misi atau penerima Misi) 3. Misionaris membawa uang banyak untuk dibagi-bagikan pada gereja—gereja & jemaatnya 4. Bangsa Indonesia tidak akan menjadi misionaris, jadi tidak perlu menyediakan dana untuk misi
  • 26. Pelaksanaan Misi Modern 1. Diarahkan pada keperluan suku-suku tertentu, yaitu: • Suku yang telah menerima Injil (Kawanua, NTT, Papua, Nias, Batak dll) • Suku yang moderat (Jawa, Dayak, Bali, suku-suku dipedalaman dll) • Suku yang High-resistance (Aceh, Melayu, Sunda, Madura,dll) Penekanan misi jangka pendek diarahkan pada suku yang moderat, sedangkan untuk jangka panjang diarahkan pada suku high-resistance
  • 27. 2. Diarahkan pada tujuan tertentu, misalnya: - Untuk membantu taraf hidup masyarakat tertentu - Untuk tujuan menaikkan tingkat pendidikan daerah tertentu - Untuk maksud mendirikan jemaat baru di daerah terpencil - Jika tujuan telah tercapai maka akan berpindah ke tempat lainnya
  • 28. 3. Beradaptasi dengan masyarakan setempat Artinya, misi harus dapat rnenyesuaikan diri dengan budaya setempat, keadaan setempat, sosial-ekonomi setempat, dengan catatan tidak mengurangi makna Injil yang disampaikan 4. Hasil misi dalam jangka pendek Artinya, misi modern lebih cenderung pada program yang dalam waktu relatif pendek sudah terlihat hasilnya (bukan yang puluhan tahun baru terlihat hasilnya), dengan kata lain, dalam waktu pendek harus sudah bisa terlihat nyata hasilnya
  • 29. Dasar Panggilan untuk melakukan Misi 1. Humanisme; keselamatan terbuka untuk seluruh manusia yang mau percaya, secara kemanusiaan kita ingin agar sanak saudara, teman dan orang – orang lain juga dapat ikut memperoleh keselamatan 2. Eskatologis; kitab Wahyu memberikan gambaran masa depan bahwa Allah kita memerintah dan menghakimi dihari Penghakiman, tidak ada “illah - illah" berserta "penyembah- penyembah berhala" yang turut dalam kehidupan yang kekal
  • 30. 3. Amanat Agung; yang terdiri dari 5 sumber (4 Injil + KPR) sbb: • Matius 28 : 17 - 20 • Markus 16 : 14 - 18 • Lukas 24 : 44 – 49 • Yohanes 20 : 19 – 23 • Kisah 1 : 8 4. Pimpinan Roh Kudus; Roh Kudus memimpin serta menggerakkan seseorang untuk melakukan misi dengan motivasi yang benar sesuai kehendak Allah
  • 31. Persamaan - Perbedaan antara Pemberitaan Inji (PI) dan Misi Banyak orang yang masih rancu dalam pengertian PI dan Misi, sebagian orang Kristen menganggap sama, dalam kuliah kali ini kita akan membedakan 2 istilah tersebut PI (Pemberitaan Injil/Penginjilan) adalah Misi, tetapi Misi tidak hanya penginjilan saja, PI adalah bahagian dari Misi yang paling utama Persamaannya : PI & Misi adalah sama – sama suatu usaha untuk menyampaikan Injil Kristus
  • 32. Perbedaannya secara umum antara PI dengan Misi modern antara lain sbb: PI MISI 1. Bersifat pribadi, non – organisasi 2. Bersifat kesaksian, tanpa ikatan 3. Menyampaikan pengalaman pribadi 4. PI yang diorganisir hasilnya untuk gereja 5. Konsepnya sederhana 1. Diorganisir dalam unsur BM, UBM & LM 2. Bersifat program, harus dipertanggungjawabkan 3. Menyampaikan & mengerjakan target program 4. Misi yang diorganisir hasilnya untuk “G”ereja 5. Konsepnya dikembangkan secara sistematik
  • 33. Tujuan arah hasil Misi dibedakan dalam dua arah, yaitu: 1. Misi Intern artinya misi yang ditujukan untuk pertumbuhan jemaat lokal yang hasilnya adalah pertumbuhan baik secara kuantitas maupun secara kualitas dari jemaat lokal yang melakukan misi intern Contoh; sebuah gereja membentuk program MISI PERTUMBUHAN GEREJA, yang tujuan program ini adalah: - Memenangkan jiwa-jiwa baru untuk menambah jumlah warga gereja tersebut (jiwa-jiwa baru dibawa kegereja tersebut) - Menumbuhkan iman warga yang telah ada digereja tersebut
  • 34. 2. Misi Extern artinya misi yang ditujukan untuk perturnbuhan jemaat local ditempat lain dan menumbuhkan jemaat itu berkembang sesuai dengan kondisi jernaat tersebut Contoh; sebuah gereja membentuk prograrn MISI LINTAS BUDAYA, tujuan program ini adalah: - Menenangkan jiwa - jiwa baru untuk menambah jumlah orang percaya didaerah baru tersebut (tidak membawa jiwa-jiwa baru kegereja Induk atau kegereja yang membentuk program MISI LINTAS BUDAYA) - Menumbuhkan iman warga didaerah baru tersebut dan membimbing rnereka berkernbang sesuai dengan didaerahnya
  • 35. Kiranya kuliah ini dapat menambah pengetahuan serta membuka wawasan misi bagi para misionaris untuk lebih mengerti akan tugas-tugas kita dalam melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus.. Ingatlah bahwa tugas misi adalah tugas panting yang sudah dinanti-¬nantikan manusia bahkan sebelum Tuhan Yesus datang sebagai manusia. TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA HALELUYA… AMIN