SlideShare a Scribd company logo
1 of 12
Penyusunan Paragraf
Nama Anggota Kelompok :
• Zidan_2301040002 (Perangkum, Pembuat PPT, Presenter)
• Jose_2301040003 (Pembuat Games, Presenter)
• Mitha_2301040005 (Perangkum, Presenter)
Sumber Buku Refrensi :
PARAGRAF: Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia
Penulis : Suladi
Penyunting : Eko Marini
Diterbitkan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan
Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Jalan Daksinapati Barat IV
Pengertian Paragraf
Pada dasarnya paragraf merupakan
seperangkat kalimat yang saling
berhubungan yang secara bersama dipakai
untuk menyatakan atau mengembangkan
sebuah gagasan.
Paragraf merupakan inti penuangan buah
pikiran dalam sebuah karangan dan
didukung oleh himpunan kalimat yang
saling berhubungan untuk membentuk
sebuah gagasan.
Paragraf Deduktif
Paragraf yang memiliki kalimat utama yang terletak pada awal paragraf.
Paragraf Induktif
Paragraf yang memiliki kalimat utama yang terletak pada akhir paragraf.
Paragraf Campuran
Paragraf yang memiliki kalimat utama pada awal paragraf dan diulang Kembali pada akhir paragraf.
Jenis Paragraf
STRUKTUR
PARAGRAF
Topik
Pengembang Major
Pengembang Minor
bentuk kalimat yang berisikan
informasi-informasi berhubungan
langsung dengan Kalimat Topik
I
II
III
menjelaskan kalimat topik melalui
kalimat pengembang Major
kalimat yang mengandung ide atau
gagasan utama dalam sebuah paragraf
Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesuksesan
dalam hidup. Di sekolah, siswa tidak hanya belajar materi
pelajaran seperti matematika dan sains, tetapi mereka juga
mengembangkan keterampilan sosial yang penting untuk
kehidupan sehari-hari. Melalui interaksi dengan teman
sekelas dan guru, siswa belajar tentang kerjasama, empati,
dan toleransi. Namun, pendidikan tidak hanya terjadi di dalam
kelas. Pentingnya pendidikan informal juga tidak boleh
diabaikan. Melalui pengalaman di luar kelas seperti kunjungan
ke museum, perpustakaan, atau kegiatan ekstrakurikuler,
siswa dapat melengkapi pengetahuan dan keterampilan yang
mereka peroleh di sekolah. Oleh karena itu, pendidikan harus
dipandang sebagai kombinasi dari pengalaman formal dan
informal yang saling melengkapi untuk membentuk individu
yang berpengetahuan dan berbudaya.
Ruang lingkup manajemen operasi mencakup
tiga aspek utama, yaitu perencanaan sistem produksi,
sistem pengendalian produksi, dan sistem informasi
produksi. Perencanaan sistem produksi meliputi
perencanaan produk, perencanaan lokasi pabrik,
perencanaan tata letak (lay out) pabrik, perencanaan
lingkungan kerja, dan perencanaan standar produksi.
Sistem pengendalian produksi meliputi pengendalian proses
produksi, bahan, tenaga kerja, biaya, kualitas, dan
pemeliharaan. Sementara itu, sistem informasi produksi
meliputi struktur organisasi, produksi atas dasar pesanan,
dan produksi massal (mass production).
Contoh Struktur Diagram I
Topik
Pengembang
Major
Pengembang
Major
Pengembang
Major
Dalam hal pakaian adat, masyarakat Tengger
memiliki tradisi berbusana yang merefleksikan
kebersahajaan hidup dan religiusitas yang mendalam.
Pakaian adat dikenakan ketika ada ritual ataupun hajatan.
Para pria mengenakan celana panjang warna hitam, baju
koko lengan panjang—biasanya warna hitam untuk warga
biasa dan warna putih untuk dukun pandita— serta
mengenakan ikat kepala (udeng). Para perempuan
mengenakan kain batik dan kebaya polos hitam dengan
menyanggul rambut mereka atau menyisir rambut mereka
dengan rapi. (Sumber: Pengetahuan Tradisional dan
Ekspresi Budaya Lokal Jawa Timur)
Contoh Struktur Diagram II
Topik
Pengembang
Major
Pengembang
Minor
Pengembang
Minor
Contoh Struktur Diagram III
Dari segi dampaknya, jelas bahwa pemakaian
dinamit untuk menangkap ikan mengakibatkan kerusakan
yang sangat fatal. Dinamit dapat menghancurkan batu
karang. Selain itu, ledakan dinamit juga mengakibatkan
biota laut mati. Bahkan, ledakan dinamit yang besar dapat
merusak kapal-kapal yang kebetulan lewat. Dari segi
keamanan, ledakan dinamit nelayan sudah terbukti telah
memakan banyak korban. Hingga pertengahan tahun ini,
tercatat sudah 15 nelayan tewas dan 25 orang lainnya
terluka. Ledakan terparah yang pernah terjadi telah
menghancurkan perahu nelayan dan mengakibatkan
seluruh awak dan nelayan mati tenggelam. Itulah sebabnya,
pemakaian dinamit untuk menangkap ikan harus dilarang
karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.
Pengembang
Major
Pengembang
Major
Pengembang
Minor
Pengembang
Minor
Topik
Indonesia merupakan negara berkembang yang
sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya.
Indonesia gencar meningkatkan kegiatan produksi di sektor
sandang, pangan, dan papan. Selain itu, proses distribusi
merupakan sektor lain yang harus diperhatikan. Indonesia
juga harus mengontrol sifat konsumtif warganya karena
akan merugikan negara dalam jangka panjang. Dengan
usaha-usaha tersebut, diharapkan indonesia berhasil
membangkitkan perekonomiannya.
Contoh Struktur Diagram IV
Topik
Topik
Kalimat
Pengembang
Kesatuan
Kepaduan
Kelengkapan
Keruntutan
Kesatuan berkaitan dengan adanya
sebuah gagasan utama dan beberapa
gagasan tambahan atau penjelas yang
“mendukung gagasan utama” itu.
Sebuah paragraf dikatakan runtut jika
“uraian informasi disajikan secara urut”,
tidak ada informasi yang
melompatlompat sehingga pembaca
lebih mudah mengikuti jalan pikiran
penulis.
Kelengkapan dapat dimaknai “kedalaman
pembahasan”, yakni semakin konkret
penggambaran suatu objek akan semakin
jelas informasi yang disampaikan.
“keserasian antarkalimat” yang
membangun paragraf tersebut.
Keserasian hubungan antarkalimat
dalam paragraf dapat dibangun
dengan menggunakan alat kohesi, baik
gramatikal maupun leksikal.
Sudut Pandang Orang Pertama
Biasanya menggunakan kata ganti aku atau saya. Dengan sudut pandang ini penulis seakan-akan
terlibat dalam cerita dan seolah-olah bertindak sebagai tokoh cerita.
Sudut Pandang Orang Ketiga
Sudut pandang orang ketiga biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga, seperti dia atau nama
orang yang menjadi tokoh dalam cerita.
Sudut Pandang Pengamat
Sudut pandang pengamat menempatkan penulis sebagai pengamat serba tahu yang bertindak seolah-
olah mengetahui segala tingkah laku dan peristiwa yang dialami tokoh.
Sudut Pandang Campuran
Sudut pandang campuran merupakan kombinasi antara sudut pandang orang pertama dan pengamat.
Dengan sudut pandang ini penulis mula-mula menggunakan sudut pandang orang pertama kemudian
bertindak sebagai pengamat yang serba tahu dan bagian kembali lagi ke sudut pandang orang pertama.
Konsistensi Sudut Pandang
Ada Pertanyaan?
SEKIAN &
TERIMAKASIH

More Related Content

Similar to Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx

Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
wandafebri
 
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasionalTugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Alfi Nugraha
 
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasionalTugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Alfi Nugraha
 
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docxRPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
KalpinRantoSiholBeru1
 

Similar to Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx (20)

Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
Resume buku Knowledge Management "Literasi Informasi: 7 Langkah Knowledge Man...
 
pkn kelas 2 tema 1 sub 4
pkn kelas 2 tema 1 sub 4pkn kelas 2 tema 1 sub 4
pkn kelas 2 tema 1 sub 4
 
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUANMAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
MAKALAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN
 
Tugas bhs indonesia ttg persuasi
Tugas bhs indonesia ttg persuasiTugas bhs indonesia ttg persuasi
Tugas bhs indonesia ttg persuasi
 
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasionalTugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
 
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasionalTugas bulan 3 ketahanan nasional
Tugas bulan 3 ketahanan nasional
 
Mellisa munazad
Mellisa munazadMellisa munazad
Mellisa munazad
 
Mellisa munazad
Mellisa munazadMellisa munazad
Mellisa munazad
 
Dita Ha
Dita HaDita Ha
Dita Ha
 
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docxRPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
RPP BAHASA INDONESIA SMP TEKS EKSPOSISI KD 3.docx
 
Paragraf dan Wacana/Karangan
Paragraf dan Wacana/KaranganParagraf dan Wacana/Karangan
Paragraf dan Wacana/Karangan
 
Menulis John Parlyn Halomoan Sinaga
Menulis John Parlyn Halomoan SinagaMenulis John Parlyn Halomoan Sinaga
Menulis John Parlyn Halomoan Sinaga
 
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
Menulis...(john parlyn halomoan sinaga)
 
filsafat pendidikan
filsafat pendidikanfilsafat pendidikan
filsafat pendidikan
 
Xii bahasa indonesia kd 3.10_final
Xii bahasa indonesia kd 3.10_finalXii bahasa indonesia kd 3.10_final
Xii bahasa indonesia kd 3.10_final
 
Xii bahasa indonesia kd 3.10_final
Xii bahasa indonesia kd 3.10_finalXii bahasa indonesia kd 3.10_final
Xii bahasa indonesia kd 3.10_final
 
Lopen
LopenLopen
Lopen
 
Power point
Power pointPower point
Power point
 
Resume media
Resume mediaResume media
Resume media
 
Pengertian Macam-macam Ideologi Dunia Secara Filsafat
Pengertian Macam-macam Ideologi Dunia Secara FilsafatPengertian Macam-macam Ideologi Dunia Secara Filsafat
Pengertian Macam-macam Ideologi Dunia Secara Filsafat
 

Recently uploaded

MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptxMATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
randikaakbar11
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
AgusSuarno2
 
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwuPenjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Khiyaroh1
 
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptxperwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
Mas PauLs
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptxMATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
 
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptxMETODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
 
Obat pada masa kehamilan: uteretonik dan tokolitik
Obat pada masa kehamilan: uteretonik dan tokolitikObat pada masa kehamilan: uteretonik dan tokolitik
Obat pada masa kehamilan: uteretonik dan tokolitik
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwuPenjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
 
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptxAKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
 
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdfUAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 6.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 6.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 6.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 6.pdf
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptxperwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
perwalian IKLIM SEKOLAH AMAN Mencegah Intoleransi.pptx
 
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
 
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptxInformatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 

Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx

  • 1. Penyusunan Paragraf Nama Anggota Kelompok : • Zidan_2301040002 (Perangkum, Pembuat PPT, Presenter) • Jose_2301040003 (Pembuat Games, Presenter) • Mitha_2301040005 (Perangkum, Presenter) Sumber Buku Refrensi : PARAGRAF: Buku Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia Penulis : Suladi Penyunting : Eko Marini Diterbitkan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Jalan Daksinapati Barat IV
  • 2. Pengertian Paragraf Pada dasarnya paragraf merupakan seperangkat kalimat yang saling berhubungan yang secara bersama dipakai untuk menyatakan atau mengembangkan sebuah gagasan. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan dan didukung oleh himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk sebuah gagasan.
  • 3. Paragraf Deduktif Paragraf yang memiliki kalimat utama yang terletak pada awal paragraf. Paragraf Induktif Paragraf yang memiliki kalimat utama yang terletak pada akhir paragraf. Paragraf Campuran Paragraf yang memiliki kalimat utama pada awal paragraf dan diulang Kembali pada akhir paragraf. Jenis Paragraf
  • 4. STRUKTUR PARAGRAF Topik Pengembang Major Pengembang Minor bentuk kalimat yang berisikan informasi-informasi berhubungan langsung dengan Kalimat Topik I II III menjelaskan kalimat topik melalui kalimat pengembang Major kalimat yang mengandung ide atau gagasan utama dalam sebuah paragraf
  • 5. Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesuksesan dalam hidup. Di sekolah, siswa tidak hanya belajar materi pelajaran seperti matematika dan sains, tetapi mereka juga mengembangkan keterampilan sosial yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Melalui interaksi dengan teman sekelas dan guru, siswa belajar tentang kerjasama, empati, dan toleransi. Namun, pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas. Pentingnya pendidikan informal juga tidak boleh diabaikan. Melalui pengalaman di luar kelas seperti kunjungan ke museum, perpustakaan, atau kegiatan ekstrakurikuler, siswa dapat melengkapi pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh di sekolah. Oleh karena itu, pendidikan harus dipandang sebagai kombinasi dari pengalaman formal dan informal yang saling melengkapi untuk membentuk individu yang berpengetahuan dan berbudaya.
  • 6. Ruang lingkup manajemen operasi mencakup tiga aspek utama, yaitu perencanaan sistem produksi, sistem pengendalian produksi, dan sistem informasi produksi. Perencanaan sistem produksi meliputi perencanaan produk, perencanaan lokasi pabrik, perencanaan tata letak (lay out) pabrik, perencanaan lingkungan kerja, dan perencanaan standar produksi. Sistem pengendalian produksi meliputi pengendalian proses produksi, bahan, tenaga kerja, biaya, kualitas, dan pemeliharaan. Sementara itu, sistem informasi produksi meliputi struktur organisasi, produksi atas dasar pesanan, dan produksi massal (mass production). Contoh Struktur Diagram I Topik Pengembang Major Pengembang Major Pengembang Major
  • 7. Dalam hal pakaian adat, masyarakat Tengger memiliki tradisi berbusana yang merefleksikan kebersahajaan hidup dan religiusitas yang mendalam. Pakaian adat dikenakan ketika ada ritual ataupun hajatan. Para pria mengenakan celana panjang warna hitam, baju koko lengan panjang—biasanya warna hitam untuk warga biasa dan warna putih untuk dukun pandita— serta mengenakan ikat kepala (udeng). Para perempuan mengenakan kain batik dan kebaya polos hitam dengan menyanggul rambut mereka atau menyisir rambut mereka dengan rapi. (Sumber: Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Lokal Jawa Timur) Contoh Struktur Diagram II Topik Pengembang Major Pengembang Minor Pengembang Minor
  • 8. Contoh Struktur Diagram III Dari segi dampaknya, jelas bahwa pemakaian dinamit untuk menangkap ikan mengakibatkan kerusakan yang sangat fatal. Dinamit dapat menghancurkan batu karang. Selain itu, ledakan dinamit juga mengakibatkan biota laut mati. Bahkan, ledakan dinamit yang besar dapat merusak kapal-kapal yang kebetulan lewat. Dari segi keamanan, ledakan dinamit nelayan sudah terbukti telah memakan banyak korban. Hingga pertengahan tahun ini, tercatat sudah 15 nelayan tewas dan 25 orang lainnya terluka. Ledakan terparah yang pernah terjadi telah menghancurkan perahu nelayan dan mengakibatkan seluruh awak dan nelayan mati tenggelam. Itulah sebabnya, pemakaian dinamit untuk menangkap ikan harus dilarang karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Pengembang Major Pengembang Major Pengembang Minor Pengembang Minor Topik
  • 9. Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Indonesia gencar meningkatkan kegiatan produksi di sektor sandang, pangan, dan papan. Selain itu, proses distribusi merupakan sektor lain yang harus diperhatikan. Indonesia juga harus mengontrol sifat konsumtif warganya karena akan merugikan negara dalam jangka panjang. Dengan usaha-usaha tersebut, diharapkan indonesia berhasil membangkitkan perekonomiannya. Contoh Struktur Diagram IV Topik Topik Kalimat Pengembang
  • 10. Kesatuan Kepaduan Kelengkapan Keruntutan Kesatuan berkaitan dengan adanya sebuah gagasan utama dan beberapa gagasan tambahan atau penjelas yang “mendukung gagasan utama” itu. Sebuah paragraf dikatakan runtut jika “uraian informasi disajikan secara urut”, tidak ada informasi yang melompatlompat sehingga pembaca lebih mudah mengikuti jalan pikiran penulis. Kelengkapan dapat dimaknai “kedalaman pembahasan”, yakni semakin konkret penggambaran suatu objek akan semakin jelas informasi yang disampaikan. “keserasian antarkalimat” yang membangun paragraf tersebut. Keserasian hubungan antarkalimat dalam paragraf dapat dibangun dengan menggunakan alat kohesi, baik gramatikal maupun leksikal.
  • 11. Sudut Pandang Orang Pertama Biasanya menggunakan kata ganti aku atau saya. Dengan sudut pandang ini penulis seakan-akan terlibat dalam cerita dan seolah-olah bertindak sebagai tokoh cerita. Sudut Pandang Orang Ketiga Sudut pandang orang ketiga biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga, seperti dia atau nama orang yang menjadi tokoh dalam cerita. Sudut Pandang Pengamat Sudut pandang pengamat menempatkan penulis sebagai pengamat serba tahu yang bertindak seolah- olah mengetahui segala tingkah laku dan peristiwa yang dialami tokoh. Sudut Pandang Campuran Sudut pandang campuran merupakan kombinasi antara sudut pandang orang pertama dan pengamat. Dengan sudut pandang ini penulis mula-mula menggunakan sudut pandang orang pertama kemudian bertindak sebagai pengamat yang serba tahu dan bagian kembali lagi ke sudut pandang orang pertama. Konsistensi Sudut Pandang