Skip to main content
DASA BUDIDAYA
PERIKANA
Oleh :
Fahmi Arief, S.KH. M. VET., Ag.
KRITERIA PENILAIAN
No Kriteria Nilai
1 Absensi 10 %
2 Tugas 30 %
3 UTS/UAS 60 %
4 Total 100 %
Definisi Akuakultur
 Berasal dari bahasa Inggris; aquaculture
 Aqua: perairan, culture: budidaya
 Akuakultur : kegiatan untuk memproduksi biota
(organisme) akuatik di lingkungan terkontrol dalam rangka
mendapatkan keuntungan (profit).
 Yang dimaksud budidaya adalah kegiatan pemeliharaan
untuk:
a. memperbanyak (reproduksi)
b. menumbuhkan (growth)
c. meningkatkan mutu biota akuatik
sehingga memperoleh keuntungan
 Pengertian dan Ruang Lingkup
Pembudidayaan ikan adalah kegiatan untuk
memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan
ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang
terkontrol.
(UU no. 31 th. 2004 tentang Perikanan)
Peran Budidaya Perairan
Saat ini di Indonesia dan dunia, produksi penangkapan
lebih dominan daripada budidaya. Dimasa yang akan
datang usaha budidaya akan lebih berperan dibanding
usaha penangkapan. Kecepatan pertumbuhan produksi
budidaya dunia > (10%/tahun) lebih besar dari
penangkapan (leveling off), dan peternakan (< 5%/tahun)
Manfaat Budidaya Perairan
a. Kecukupan dan keamanan pangan
b. Peningkatan gizi/kesehatan
c. Menunjang usaha/industri terkait
d. Lapangan kerja
e. Pemanfaatan sumberdaya perikanan
f. Pendapatan masyarakat, PAD, devisa (pertumbuhan
ekonomi)
g. Pengembangan wilayah
h. Pengentasan kemiskinan
i. Mendukung OTDA
Tujuan usaha budidaya
 Meningkatkan jumlah pangan
 Mengimbangi penurunan persediaan ikan
secara alami
 Mencukupi kebutuhan protein hewani
 Meningkatkan produk lain, seperti: mutiara,
rumput laut, dll
Persyaratan jenis ikan yang dibudidaya
 Tahan terhadap lingkungan hidup baru
 Laju pertumbuhannya cukup tinggi
 Maampu berkembang biak daalam keadaan tertangkap
 Mampu menyesuaikan diri terhadap makanan buatan
yg diberikan
 Dapat dibudidayakan dengan kepaadatan tinggi
 Tahan terhadap penyakit dan parasit
 Memenuhi selera konsumen
Jenis-jenis ikan yang dibudidaya
1. Ikan air tawar
 Gurami (Osphyronemus gouramy)
 Mujair (Tilapia mossambica)
 Nila (Tilapia nilotica)
 Tawes (Puntius javanicus)
 Patin (Pangasius pangasius)
 Lele (Clarias batracus)
2. Ikan air payau
 Bandeng (Chanos chanos)
 Udang windu (Penaeus monodon)
3. Ikan air laut
 Kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus)
 Cakalang (Katsuwonus pelamis)
 Lobster
Pengertian dan Ruang Lingkup
Akuakultur
Dalam usaha akuakultur mencakup :
a. Pembenihan ikan
 Pemilihan induk
 Pemijahan induk
 Penetasan telur
 Pemeliharaan larva
 Pendederan
b. Pembesaran
 Efesiensi pakan
 Konversi pakan
c. Nutrisi pakan
 Formula pakan
 Nilai gizi
d. Kualitas air
e. Sistem pengadaan sarana dan prasarana
produksi akuakultur
Sistem pengadaan sarana dan prasarana
produksi akuakultur
 Prasarana produksi
· Pemilihan lokasi
· Pengadaan bahan dan
· Pembangunan fasilitas produksi
 Sarana produksi
· Pengadaan induk
· Benih
· Pakan
· Pupuk
· Obat-obatan
· Pestisida
· Peralatan akuakultur dan
· Tenaga kerja
 Subsistem proses produksi
 Persiapan akuakultur
 Penebaran (stocking)
 Pemberian pakan
 Pengelolaan lingkungan
 Kesehatan ikan
 Pemantauan ikan
 Pemanenan
 Subsistem penanganan pasca panen dan pemasaran
 Meningkatkan mutu produk
 Distribusi produk dan
 Pelayanan (servis) terhadap konsumen
 Subsistem pendukung
 Aspek hukum (UU dan kebijakan )
 Aspek keuangan (pembiayaan/kredit,pembayaran)
 Aspek kelembagaan (organisasi perusahaan, asosiasi, koperasi,
perebankan, lembaga birokrasi, lembaga riset, dan pengembngan
Contoh kegiatan proses produksi akuakultur
1. Persiapan wadah:
a. pengeringan
b. perbaikan
c. pemupukan
d. pengisian air
2. Penebaran benih
3. Pemberian pakan
4. Pengelolaan air
5. Pemberantasan hama dan penyakit
6. Pemantauan pertumbuhan
7. Pemanenan
Manajemen produksi
akuakultur
Manajemen kolam Manajemen benih
Manajemen
Pemberian
pakan
Manajemen
Kesehatan ikan
Manajemen
Kualitas air
Manajemen panen
Proses manajemen produksi
akuakultur
AGRIBISNIS PERIKANAN
PERIKANAN BUDIDAYA
Manajemen Sumberdaya Ikan
- Eksplorasi, eksploitasi, konservasi, rehabilitasi
- Rasional, optimal, lestari, mensejahterakan
- Penangkapan, budidaya, penanganan pasca panen/
pengolahan, distribusi dan pemasaran
Penangkapan
a. Stok ikan di perairan umum
b. Maximum Sustainable Yield (MSY)
c. Maximum Economic Yield (MEY)
d. Maximum Social Yield (MScY)
e. Optimum Sustainable Yield (OSY)
f. Overfishing
g. Kerusakan habitat
Batasan Budidaya Perairan (Akuakultur)
Pemeliharaan, baik pembesaran maupun pembenihan
di dalam lingkungan perairan terbatas/tertutup
untuk peningkatan produktivitas atau kualitas di atas
kemampuan alami dengan berbagai manipulasi (SDA,
tempat, air, ikan, sarana, prasarana).
Teknologi Penanganan Pasca Panen Hasil Perikanan
- Penanganan - Pengemasan
- Pengolahan - Pendistribusian
- Meningkatkan keawetan, kesukaan, gizi, harga,
manfaat, nilai tambah, pangsa pasar
- Promosi
- Pemasaran
I. Menunjang Proses Produksi
(Prasarana, Sarana dan Jasa)
II. Kegiatan Proses Produksi
(Pemanfaatan SDA/SDI/SDP, SDM, IPTEK)
III. Pemanfaatan Hasil
Perikanan
A. PENANGKAPAN
1. Kapal
2. Alat tangkap
3. Bengkel/dok
4. Sarana Produksi (BBM, Es, umpan,
pangan, perlengkapan, alat bantu dll)
5. Modal, asuransi, jasa, dll
6. Biro konsultan, LPK (IPTEK dan SDM)
PENANGKAPAN
1. Di berbagai daerah, pantai, lepas pantai,
ZEE, Samudra. Jenis ikan, alat tangkap
dan kapal (dimana saja, kapan, berbagai
tingkat usaha)
2. Ranching
3. Wisata/Sport fishing
C. PASCA PANEN
1. sarana penunjang
2. Penanganan, pengawetan,
pengolahan
3. Distribusi dan pemasaran
4. Dan lain-lain yang terkait
5. Dapat terpadu dengan operasi
penangkapan dan budidaya
B. BUDIDAYA
1. Biro konsultan, LPK
(kontruksi/IPTEK/SDM), Modal
2. Prasarana
3. Sarana produksi (benih, obat-obatan,
pakan, kapur, zeolit, dll)
4. Alat dan bahan/perlengkapan (genset,
kincir, dll)
5. Perbengkelan
BUDIDAYA
1. Di berbagai daerah
2. Di berbagai lokasi (laut, payau, tawar)
3. Berbagai cara/teknik budidaya (kolam,
tambak, jaring apung, minapadi, dll),
ranching
4. Berbagai jenis ikan
5. Berbagai komoditi (pakan, pangan, bahan
baku industri, ikan hias, asesoris)
PELUANG AGRIBISNIS PERIKANAN
Jenis dan peluang usaha penunjang proses produksi (I) dan pemanfaatan hasil
(III) lebih besar daripada proses produksi (II) (misalnya di USA, tenaga kerja yang
terserap dalam pertanian langsung hanya 2,7% sedang yang menunjang dan
memanfaatkan hasil 21%)
TERIMA KASIH
Komoditas Akuakultur
Komoditas adalah barang
atau produk yang bisa
diperdangankan , jadi
komoditas akuakultur
adalah spesies atau
jenis ikan (dalam arti
luas) yang diproduksi
dalam kegiatan
akuakultur dan menjadi
barang /produk yang
bisa diperdagangkan
Grass carp
Common carp
Bighead carp
Silver carp
Brook Trout, Salvelinus fontinalis
Rainbow Trout, Salmo gairdneri
(=Oncorhynchus mykiss)
Largemouth Bass, Micropterus
salmoides
Bluegill, Lepomis macrochirus
Red-ear sunfish, Lepomis macrochirus
Common carp, Cyprinus carpio
Nile Tilapia, Oreochromis niloticus
Blue Tilapia, Oreochromis aurea
Black Tilapia,
Oreochromis mossambica
Hybrid Striped
Golden Shiner
Notemigonus crysoleucas
Fathead Minnow Pimephales promelas
White Sucker
Catostomus commersoni
Goldfish Carassius autatus
TILAPIA
Golongan ikan adalah spesies akuakultur yang
memiliki sirip sebagai organ penggeraknya
Contoh komoditas akuakultur dari golongan ikan adalah :
 Ikan mas ( Cyprinus carpio )
 Ikan nila ( Oreochromis niliticus )
 Ikan lele ( Clarias sp )
 Ikan gurami ( osphronemus gouramy )
 Ikan patin ( Pangosius sp )
 Ikan kerapu macan ( Epinephelus fusguttatus )
 Ikan kerapu bebek ( Cromiletes altivelis )
 Ikan kakap putih ( Lates calcarifer )
 Ikan bandeng ( chanos chanos )
IKAN
Golongan udang adalah spesies akuakultur yang memiliki karapas
yaitu kulit yang mengandung kitin sehingga bisa mengeras
Contoh komoditas akuakultur dari golongan udang adalah :
 Udang windu ( Paneos monodon )
 Udang vanamei ( Litopaneus vannamei)
 Udang bru ( Panaeus stylostris )
 Udang putih ( Panaeus japonicus )
 Udang galah crobrach tawar ( Macrobrachium rasenbergit )
 Udang cerax ( Cherax sp )
 Udang lobster ( Homarus sp )
 Kepiting bakau ( Scylla serrata )
UDANG
Golongan moluska adalah spesies akuakultur yang
memiliki cangkang yang keras
Contoh komoditas akuakultur dari golongan moluska adalah :
 Karang mutiara ( Pinctada maxima )
 Abalone ( Heliotis sp.)
 Kerang hijau ( Mytilus sp.)
 Kerang darah ( Anadara sp.)
MOLUSKA
Komoditas Ikan Budidaya
 Komoditas ikan laut : kerapu macan, kerapu bebek, napolion, karang mutiara,
dan rumput laut.
 Komoditas ikan tawar : ikan mas, lele, gurami, nila, mujair, dan patin.
 Komoditas air payau : udang windu dan bandeng.
Sumber Daya Air
Berdasarkan kadar garamnya ( salinitas ), perairan dipermukaan bumi dibagi menjadi tiga golongan
yaitu :
TAWAR PAYAU LAUT
PERAIRAN
BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR
1. Perairan air tawar
Perairan air tawar terdapat didaratan mulai dari pegunungan, perbukitan, hingga daratan
rendah dekat pantai, berupa
 Danau
 Situ
 Waduk
 Sungai
 Saluran irigasi
 Mata air
 Sumur dan
 Air hujan
BUDIDAYA IKAN AIR LAUT
3. Perairan laut
Perairan air laut adalah perairan yang berada dilaut dan memiliki
kadar garam berkisar antara 30-35 ppt. Berupa :
 Teluk perairan laut yang menjorok masuk
→
kedalam daratan
 Selat perairan laut diantara dua atau
→
beberapa pulau
 Perairan laut dangkal umumnya berlokasi
→
didekat pantai
BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU
2. Perairan payau
Perairan payau berlokasi dimuara sungai dan pantai tempat terjadinya transisi dari kondisi air tawar ke kondisi air asin (laut), antara lain :
 Perairan payau di muara sungai dan pantai
 Perairan payau di rawa
 Perairan payau di paluh