SlideShare a Scribd company logo
1 of 12
PERKEMBANGAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF
PSIKOLOGI ISLAM
Makalah
Di Susun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Psikologi Islam
Dosen Pengampu: Fifi Noviaturrahmah, M.Pd.I
Disusun oleh kelompok 1 :
1. Rois Mansur (1410110042)
2. Nur Maliya Farkhanah (1410110044)
3. Muhammad Amrul Hakim (1410110045)
4. Mujiati (1410110067)
5. Risalatul Umami (1410110069)
Kelas B1 PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) KUDUS
JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
2015
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Psikologi perkembangan merupakan cabang ilmu psikologi yang
membahas berbagai perubahan intra-individual dan perubahan inter-
individual pada kehidupan setiap manusia. Dua perkembangan itu tidak
terbatas pada pengertian yang semakin membesar, melainkan di dalamnya
juga terkandung serangkaian tahap-tahap periodisasi perkembangan manusia.
Akan tetapi perkembangan tersebut juga tidak terlepas dari tugas setiap
fasenya yang berbeda-beda. Dalam periodisasi perkembangan juga tercakup
konsep usia, faktor dan fungsi perkembangan yang diawali dari saat
pembuahan dan berakhir dengan kematian.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian perkembangan manusia dalam psikologi Islam?
2. Bagaimana fase-fase perkembangan manusia dalam psikologi Islam?
3. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi perkembangan manusia dalam
psikologi Islam?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian perkembangan manusia dalam psikologi
Islam?
2. Untuk mengetahui fase-fase perkembangan manusia dalam psikologi
Islam?
2
3. Untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan
manusia dalam psikologi Islam?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Perkembangan Manusia Dalam Psikologi
Kamus menyebutkan bahwa kata Berkembang mempunyai arti
membuka atau membentangkan dan beberapa arti lain sebagai berikut: 1)
Menyebabkan pertumbuhan secara bertahap dalam cara-cara tertentu; 2)
Memperluas; 3) Memperkuat; 4) Membawa pada suatu aktivitas; 5)
Menjadikan lebih tersedia atau luas; 6) Dalam fotografi, menyebabkan film
terkena larutan tertentu untuk membuatnya menjadi lebih terlihat.1
Dalam kaitannya psikologi perkembangan merupakan cabang
psikologi yang mempelajari perubahan tingkah laku dan kemampuan
sepanjang proses perkembangan individu dari mulai masa konsepsi sampai
mati. Kajian utamanya adalah menguji dan meneliti, apakah yang dinamakan
perkembangan, dan mengapa perkembangan itu terjadi, dengan tujuan
memberikan gambaran tentang tingkah laku anak, serta mengidentifikasi
factor penyebab dan prose yang melahirkan perubahan tingkah laku dari suatu
perkembangan ke perkembangan berikutnya.
Perkembangan dapat diartikan sebagai The Progressive An
Continuous Change In The Organisn From Birth To Death (suatu perubahan
yang progresif dan kontinyu dalam diri individu dari mulai lahir sampai
mati). Perkembangan dapat juga diartikan sebagai perubahan-perubahan yang
1 Lynn Wilcox, Psikologi Kepribadian, Jogjakarta:IRCiSoD, 2013, Hlm. 236.
3
dialami oleh individu atau organism menuju tinkah kedewasaannya atau
kematangannya (Maturation) yang berlangsung secara sistematis (saling
bergantungan atau saling mempengaruhi antara bagian-bagian organism dan
merupakan suatu kesatuan yang utuh), progresif (bersifat maju, meningkat
dan mendalam baik secara kuantitatif maupun kualitatif) dan
berkesinambungan (secara beraturan, berurutan, bukan secara kebetulan)
menyangkut fisik maupun psikis.2
Para filsuf telah banyak berfilsafat tentang perkembangan selama
berabad-abad, terutama tentang keadaan dimana seseorang individu baru lahir
di dunia. Abad pertengahan member konsepsi menggembirakan tentang bayi
yang terlahir dengan dosa asal, dan karenanya kejahatan ada (pandangan ini
masih tetap di[egang sampai hari ini). Para filusuf inggris John Locke
berpendapat bahwa bayi yang dilahirkan dalam keadaan “tabularasa” atau
lembaran kosong. Teori tikus modern bisa dibagi dalam kedua kelompok.
Yang berpegang pada teori empiris percaya bahwa kepribadian di bentuk
berdasarkan informasi yang diterima seseorang melalui beragm modalitas
sensorisnya, pertama kali ketika bayi, anak-anak, dan kemudian dewasa.
Perhatikanlah bahwa hal ini adalah tentang kepercayaan, keyakinan.
Sementara yang berpegang paa teori Nativistik percaya bahwa bayi terlahir
dengan membawa karakterstik tertentu. Kita”punya hubungan awal” ketika
datang di dunia ini demikian juga dengan berbicara, dalam beberapa area.
Para teoritikus Nativistik percaya bahwa kita terlahir dengan beberapa
kapasitas yang bersifat bawaan, seperti misalnya kecenderungan berahasa,
seperti yang telah di sebutkan sebelumnya, secara agak jelas, apa yang kita
lihat di tentukan oleh imana kita melihatnya, terutama jika kita melihat
dengan menggunakan mikroskop atau teleskop. Para teoritikus perkembangan
tidak membidikkan ”penglihatan” mereka kearah yang sama, melainkan lebih
pada target yang sama. Akibatnya, mereka melihat hal-hal yang berbeda.3
2 Netty Hartati, Dkk., Islam dan Psikologi, Jakarta:PT Raja Grafindo, 2004, Hlm. 13.
3 Lynn Wilcox, loc.cit.,Hlm. 237-238.
4
B. Fase-Fase Perkembangan Manusia Dalam Psikologi Islam
Fase perkembangan dapat diartikan sebagai penahapan. Oleh sebab
itu banyak para ilmuwan baik ilmuwan muslim maupun ilmuwan non muslim
mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat ditarik
garis besar menjadi tiga golongan yaitu analisis biologis, didaktis, psikologis.
Dalam pertumbuhan dan perkembangan individu disetiap fasenya
ada proses yang sistematis, progresif, dan berkesinambungan. Sebagaimana
Allah berfirman dalam surat AL-Mukminun ayat 67 yang artinya “Dialah
yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani sesudah itu
menjadi segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang
anak, kemudian kamu dibiarkan hidup supaya kamu sampai pada masa
dewasa kemudian (kamu dibiarkan hidup lagi) sampai tua, diantara kamu
diwafatkan sebelum itu. (kami berbuat demikian) supaya kamu sampai
kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya)”4
.
Secara umum ada beberpa fase-fase perkembangan manusia dalam
lingkup psikolgi, yaitu sebagai berikut:.5
1. Fase Pra-Natal
Yaitu fase yang dimulai dari masa konsepsi sampai proses kelahiran
yaitu sekitar Sembilan bulan atau 280 hari.
2. Fase kanak-kanak awal
Masa ini berlangsung dari 2 sampai 6 tahun oleh para pendidik
dinamakan sebagai usia prasekolah. Awal masa kanak-kanak sering
dianggap sebagai usia kritis dalam pembentukan moralitas dan pada fase
ini lebih memusatkan untuk menjadi manusia sosial (terhadap keluarga
orang tua anak, antar saudara dan sanak keluarga
4 Netty Hartati, loc.cit,. Hlm. 19.
5 Ibid, Hlm. 19-52.
5
Imam ghazali berkata “Hendaklah anak dilarang berbicara kotor,
mencaci, dan mengucapkan perkataan kotor lainnya. Yang demikian itu
disebabkan oleh pengaruh teman-temannya yang jelek selian itu
hendaklah ia dilarang menyombongkan diri, rakus terhadap makanan.
Namun, biasakanlah ia untuk rendah hati dan memuliakan siapa saja
yang berhubungan dengannya dan kepadanya harus diajarkan cara
duduk yang baik, bicara yang baik, dan dijelaskan bahwa sikap seperti
itu menandakan orang yang tidak tahu malu”.
3. Fase kanak-kanak akhir
Fase ini berlangsung pada usia 6 tahun sampai mencapai masa
remaja oleh para penndidik disebut sekolah dasar. Pada akhir masa
kanak-kanak, sebagian besar mengembangkan kode moral yang
dipengaruhi oleh standar moral kelompoknya dan hati nurani yang
membimbing perilaku sebagi pengganti pengawasan dari luar yang
diperlukan pada anak waktu kecil. Sebagaimana Rasulullah saw bersabda
“Perintahkanlah anak-anak kalian mengerjakan shalat pada usia 7
tahun, pukullah mereka karena meninngalkan shalat pada usia 10 tahun,
dan risalah diantara mereka dalam tempat tidur”. (HR. Ahmad dan Abu
Dawud)
Orang tua harus mengawasi dan menemani perkembangan jiwa
dan mental anak. Membiasakan anak pada hal-hal baik seperti puasa,
pembiasaan tersebut sebaiknya dilakukan secara bertahap agar kelak
sianak ketika menginjak usia baligh dia sudah terbiasa melakukannya.
4. Fase Lahir
Fase lahir merupakan permulaan atau periode awal keberadaan
sebagai individu dan pada masa ini dimulai dari kelahiran dan berakhir
6
pada saat bayi menjelang dua minggu dan periode ini juga bayi mulai
menyesesuaikan dirinya dengan kehidupan di luar rahim.
Fase ini terbagi menjadi dua periode, yaitu : periode pertunate
(mulai kelahiran sampai antara lima belas dan tiga puluh menit sesudah
kelahiran), sedangkan periode neonate (dari pemotongan dan pengikatan
tali pusar sampai sekitar akhir minggu kedua dari kehidupan paseamatur,
yaitu lingkungan di luar tubuh ibu).
5. Fase Dua Tahun Pertama
Pada fase 2 tahun pertama ini dapat dilihat dari khasnya yaitu
anak mulai memusarkan dirinya untuk mengenal lingkungannya,
menguasai gerak-gerik fisik dan belajar berbicara dan pada masa ini
Rasulullah bersabda, yang artinya :
“Mulailah mendidik anak-anak kalian dengan kalimat pertama :
Laa ilaha illallah (tidak ada tuhan selain Allah), bimbinglah mereka
ketika mereka berada dalam sekarat dengan Laa ilaha illallah,” (H.R Al-
Baihaqi).
Kalau kita cermati hadits di atas adalah pendidikan pertama
ditanamkan kepada anak adalah meng-Esakan Allah dengan kalimat
tauhid, dengan kalimat Laa ilaha illallah (tiada tuhan selain Allah).
6. Fase Kanak-kanak
Masa kanak-kanak ini berlangsung selama enam tahun, oleh
pendidik disebut pra sekolah. Awal masa kanak-kanak ini sering
dianggap sebagai usia kritis dalam penggolongan peran seks. Pada masa
inilah anak paling peka dan siap untuk belajar dan dapat memahami
pengetahuan dan selalu ingin bertanya dan memahami.
7
Perkembangan kembangan kepribadian anak sangat dipengaruhi
oleh lingkungan sosial dan kognitifnya. Hal ini membentuk persepsi anak
mengenai dirinya sendiri, dalam kompetensi sosialnya, dalam peran jenis
kelaminnya, dan dalam menegakkan pendapatnya mengenai apa yang
benar dan yang salah.
7. Fase Puber
Periode ini merupakan masa pertumbuhan dan perubahan yang
pesat dan masa ini terjadi pada usia yang berbeda bagi anak laki-laki dan
anak perempuan. Kriteria umum yang digunakan fase ini adalah bagi
anak laki-laki ditandai dengan mimpi basah, sedangkan pada anak
perempuan ditandai dengan masa haid pertama.
Adapun periode masa puber terbagi menjadi tiga masa, antara lain
:
a. Masa pra pubertas : usia 12-14 tahun, masa ini merupakan peralihan
dari akhir masa kanak-kanak ke masa awal pubertas. Cirinya yaitu :
 Anak tidak suka diperlakukan seperti anak kecil lagi
 Anak mulai bersikap kritis
b. Masa pubertas : masa remaja awal usia 14-16 tahun. Adapun cirinya,
antara lain sebagi berikut :
 Mulai cemas dan bingung tentang perubahan fisiknya
 Memperhatikan penampilan
 Sikapnya tidak menentu
 Suka berkelompok dengan teman sebaya dan senasib
c. Masa akhir pubertas : usia 17-18 tahun, masa ini meupakan peralihan
dari masa pubertas ke masa adolesen. Cirinya, antara lain :
8
 Pertumbuhan fisik sudah mulai matang tetapi kedewasaan
psikologisnya belum tercapai sepenuhnya.
 Proses kedewasaan jasmaniah pada remaja putri lebih awal dari
remaja pria.
8. Fase Dewasa
Masa dewasa adalah pencarian kemantapan dan masa reproduktif,
yaitu suatu masa yang penuh masalah dan ketegangan emosional, periode
isolasi sosial, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-
nilai, kreativitas dan penyesesuaian hidup yang baru.
Pada fase ini sebaiknya yang perlu ditanamkan pada diri sendiri
adalah menjalankan ketaatan, karena pada fase ini individu sudah
menetukan sendiri kemana mereka akan melangkah.
9. Fase Lansia
Pada fase ini memiliki ciri sebagai berikut : periode kemunduran,
perbedaan individual pada efek menua, usia tua dinilai dengan kriteria yang
berbeda. Masalah umum yang unik bagi orang-orang yang lanjut usia ini
adalah ditandai dengan keadaan fisik yang lemah dan tak berdaya, sehingga
tergantung pada orang lain.
C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan
Dalam mempelajari perkembangan manusia diperlukan adanya
perhatian khusus mengenai hal-hal sebagai berikut:
1. Proses pematangan, khususnya pematangan fungsi kognitif.
2. Proses belajar
3. Pembawaan atau bakat
Ketiga hal ini berkaitan erat sama lain dan saling berpengaruh
dalam perkembangan kehidupan manusia tak terkecuali para siswa
sebagaipeserta didik kita. Apabila fungsi kognitif, bakat dan proses belajar
9
seorang siswa dalam keadaan positif, hampir dapat dipastikan bahwa siswa
tersebut akan mengalami perkembangan kehidupan secara mulus. Akan
tetapi asumsi seperti ini sebenarnya belum tentu terwujud karena banyak
faktor yang berpengaruh terhadap proses perkembangan siswa dalam
menuju cita-cita yang ia inginkan.
Dari beberapa literatur yang ada seperti buku psikologi pendidikan
oleh Muhibbin Syah, psikologi pendidikan oleh Abd. Rachman Abror
mereka nampaknya sepakat menyatakan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi perkembangan itu didasarkan pada teori-teori
perkembangan, yaitu:6
a. Nativisme mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari
pembawaan.
b. Empirisme mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari
pengalaman dan lingkungan.
c. Konvergensi mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari
pembawaan dan pengaruh lingkungan.
Jadi, kita simak dan analisis maka faktor yang paling mendasar
untuk dapat dikatakan mempengaruhi perkembangan adalah lingkungan
dan pembawaan.
Dapat dikatakan faktor yang paling mempengaruhi perkembangan
manusia adalah:
1) Hereditas / Genetitas / Keturunan
Faktor keturunan lebih menekankan pada aspek biologis /
herediter yang dibawa melalui aliran darah dalam kromosom.
Sehingga faktor genetis cenderung bersifat statis yang merupakan
predisposisi untuk mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan
(Papalia, Olds & Feldman, 1998.2004) mengatakan bahwa aspek
psikis yang dapat diturunkan ke generasi berikutnya adalah
intelegensi, bakat, kemampuan, minat dan kepribadian.
2) Lingkungan
6 Muzdalifah, Psikologi, Kudus: Buku Daros, 2009, Hlm. 84.
10
Lingkungan memiliki peran besar bagi perubahan yang
positif atau negatif pada individu dan hal ini sangat bergantung pada
karakteristik lingkungan itu sendiri. Psikolog ekologis (psychologist
of ecological) Urie Brofenbrenner, menyatakan bahwa lingkungan
tersebut bersifat stratafikasi yakni berlapis-lapis dari yang terdekat
sampai terjauh.
3) Interaksionisme Antara Genetis dan Lingkungan
Perpaduan antara faktor genetis maupun faktor lingkungan
menyatakan bahwa perkembangan seseorang tidak akan maksimal
kalu hanya mengandalkan salah satu faktor pengaruh saja.
Sehingga keduanya harus dipersatukan demi mengupayakan
maksimalisasi perkembangan seseorang. Faktor genetis harus di
topang dengan faktor lingkungan atau sebaliknya. Sehingga
memungkinkan perkembangan fisiologis maupun psikologis
(potensi, bakat, kecerdasan dan kepribadian) seseorang tidak akan
terjadi kesinambungan.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian makalah di atas bahwa perkembangan dapat diartikan
sebagai The Progressive An Continuous Change In The Organisn From
Birth To Death (suatu perubahan yang progresif dan kontinyu dalam diri
individu dari mulai lahir sampai mati). Perkembangan dapat juga diartikan
sebagai perubahan-perubahan yang dialami oleh individu atau organism
menuju tinkah kedewasaannya atau kematangannya (Maturation) yang
berlangsung secara sistematis (saling bergantungan atau saling
mempengaruhi antara bagian-bagian organism dan merupakan suatu
kesatuan yang utuh), progresif (bersifat maju, meningkat dan mendalam
11
baik secara kuantitatif maupun kualitatif) dan berkesinambungan (secara
beraturan, berurutan, bukan secara kebetulan) menyangkut fisik maupun
psikis.
B. Saran
Dari uraian makalah di atas semoga kita bisa mengambil banyak
manfaat. Dan dalam penyusunan makalah masih jauh dari sempurna.
Maka dari itu kami dari penulis mohon saran beserta kritik dari dosen
maupun audien. Demi perbaiakan makalah kedepannya. Apabila ada
kesalahan, kami dari penulis mengucapkan kata maaf yang sebesar-
besarnya.
DAFTAR PUSTAKA
Hartati, Netty, Dkk., Islam dan Psikologi, Jakarta: PT Raja Grafindo,
2004.
Muzdalifah., Psikologi, Kudus: Buku Daros, 2009.
Sarwono, Sarlito W., Psikologi Remaja, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada,
2013.
Walgito, Bimo., Pengantar Psikologi Umum, Jogjakarta : ANDI, 2002.
Wilcox, Lynn., Psikologi Kepribadian, Jogjakarta: IRCiSoD, 2013.
12

More Related Content

What's hot

Studi islam dalam pendekatan historis
Studi islam dalam pendekatan historisStudi islam dalam pendekatan historis
Studi islam dalam pendekatan historis
atjehh
 
Psikologi Power Point
Psikologi Power PointPsikologi Power Point
Psikologi Power Point
alekbadrudin
 
Teori konvergensi
Teori konvergensiTeori konvergensi
Teori konvergensi
sarni72
 
Evaluasi dalam Pendidikan Islam
Evaluasi dalam Pendidikan IslamEvaluasi dalam Pendidikan Islam
Evaluasi dalam Pendidikan Islam
raragiani
 
Dewasa madya
Dewasa madyaDewasa madya
Dewasa madya
elmakrufi
 

What's hot (20)

Pendekatan-Pendekatan Studi Islam
Pendekatan-Pendekatan Studi IslamPendekatan-Pendekatan Studi Islam
Pendekatan-Pendekatan Studi Islam
 
Makalah berbagai pendekatan studi islam
Makalah berbagai pendekatan studi islamMakalah berbagai pendekatan studi islam
Makalah berbagai pendekatan studi islam
 
Agama Sebagai Kebutuhan Manusia
Agama Sebagai Kebutuhan Manusia Agama Sebagai Kebutuhan Manusia
Agama Sebagai Kebutuhan Manusia
 
Pengantar psikologi dakwah
Pengantar psikologi dakwahPengantar psikologi dakwah
Pengantar psikologi dakwah
 
Studi islam dalam pendekatan historis
Studi islam dalam pendekatan historisStudi islam dalam pendekatan historis
Studi islam dalam pendekatan historis
 
Power point shalat
Power point shalatPower point shalat
Power point shalat
 
Pengantar studi islam
Pengantar studi islamPengantar studi islam
Pengantar studi islam
 
Power point Iman kepada Allah
Power point Iman kepada AllahPower point Iman kepada Allah
Power point Iman kepada Allah
 
Makalah sejarah munculnya teologi islam
Makalah sejarah munculnya teologi islamMakalah sejarah munculnya teologi islam
Makalah sejarah munculnya teologi islam
 
Aqidah akhlak mi.sd
Aqidah akhlak mi.sdAqidah akhlak mi.sd
Aqidah akhlak mi.sd
 
Psikologi Power Point
Psikologi Power PointPsikologi Power Point
Psikologi Power Point
 
Worldview Slide Lengkap
Worldview Slide LengkapWorldview Slide Lengkap
Worldview Slide Lengkap
 
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
 
Teori konvergensi
Teori konvergensiTeori konvergensi
Teori konvergensi
 
Ppt tasawuf
Ppt tasawufPpt tasawuf
Ppt tasawuf
 
Evaluasi dalam Pendidikan Islam
Evaluasi dalam Pendidikan IslamEvaluasi dalam Pendidikan Islam
Evaluasi dalam Pendidikan Islam
 
Dewasa madya
Dewasa madyaDewasa madya
Dewasa madya
 
2 islam agama rahmatan lil alamin
2 islam agama rahmatan lil alamin2 islam agama rahmatan lil alamin
2 islam agama rahmatan lil alamin
 
Memahami islam sbg worldview
Memahami islam sbg worldviewMemahami islam sbg worldview
Memahami islam sbg worldview
 
PPT Psikologi Pendidikan.pptx
PPT  Psikologi Pendidikan.pptxPPT  Psikologi Pendidikan.pptx
PPT Psikologi Pendidikan.pptx
 

Viewers also liked

11 perkembangan anak menurut konsep islam
11 perkembangan anak menurut konsep islam11 perkembangan anak menurut konsep islam
11 perkembangan anak menurut konsep islam
Nuzli Muhammad
 
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologiMakalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
Ichiro Hidayate
 
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIAASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
Juhdi Heryadi
 
Islam & Fase Fase Perk
Islam &  Fase  Fase  PerkIslam &  Fase  Fase  Perk
Islam & Fase Fase Perk
Muh Jazuli
 
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi IslamMekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
Eris Hariyanto
 
Perkembangan manusia
Perkembangan manusiaPerkembangan manusia
Perkembangan manusia
Oki16
 
Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia
Perkembangan dan Pertumbuhan ManusiaPerkembangan dan Pertumbuhan Manusia
Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia
restana007
 
Bab 1 psikologi perkembangan manusia
Bab 1 psikologi perkembangan manusiaBab 1 psikologi perkembangan manusia
Bab 1 psikologi perkembangan manusia
Asmaroni Rahman
 
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islamPeranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
Nizar Syamsi
 
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut IslamPerkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
Budak Baik
 

Viewers also liked (20)

11 perkembangan anak menurut konsep islam
11 perkembangan anak menurut konsep islam11 perkembangan anak menurut konsep islam
11 perkembangan anak menurut konsep islam
 
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologiMakalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
Makalah iad Prespektif Islam dalam ilmu pengetahuan dan biologi
 
KAITAN MANUSIA, AGAMA DAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ZAMAN NABI DAN PERKEMBANGAN...
KAITAN MANUSIA, AGAMA DAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ZAMAN NABI DAN PERKEMBANGAN...KAITAN MANUSIA, AGAMA DAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ZAMAN NABI DAN PERKEMBANGAN...
KAITAN MANUSIA, AGAMA DAN PERKEMBANGAN ISLAM PADA ZAMAN NABI DAN PERKEMBANGAN...
 
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIAASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN MANUSIA
 
Islam & Fase Fase Perk
Islam &  Fase  Fase  PerkIslam &  Fase  Fase  Perk
Islam & Fase Fase Perk
 
prinsip-prinsip perkembangan manusia
prinsip-prinsip perkembangan manusiaprinsip-prinsip perkembangan manusia
prinsip-prinsip perkembangan manusia
 
psikologi dalam islam
psikologi dalam islampsikologi dalam islam
psikologi dalam islam
 
pendidikan-anak-dalam-islam
pendidikan-anak-dalam-islampendidikan-anak-dalam-islam
pendidikan-anak-dalam-islam
 
Mengenal Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan
Mengenal Amalan-Amalan di Bulan RamadhanMengenal Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan
Mengenal Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan
 
Makalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa remaja
Makalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa remajaMakalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa remaja
Makalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa remaja
 
Ayat dan hadits tentang mekanisme pasar
Ayat dan hadits tentang mekanisme pasarAyat dan hadits tentang mekanisme pasar
Ayat dan hadits tentang mekanisme pasar
 
Agama ( IMAN KEPADA HARI AKHIR)
Agama ( IMAN KEPADA HARI AKHIR)Agama ( IMAN KEPADA HARI AKHIR)
Agama ( IMAN KEPADA HARI AKHIR)
 
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi IslamMekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
Mekanisme Pasar Dalam Islam - Ekonomi Islam
 
Perspektif Psikologi Dalam Memahami Perkembangan
Perspektif Psikologi Dalam Memahami PerkembanganPerspektif Psikologi Dalam Memahami Perkembangan
Perspektif Psikologi Dalam Memahami Perkembangan
 
Perkembangan manusia
Perkembangan manusiaPerkembangan manusia
Perkembangan manusia
 
Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia
Perkembangan dan Pertumbuhan ManusiaPerkembangan dan Pertumbuhan Manusia
Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia
 
Bab 1 psikologi perkembangan manusia
Bab 1 psikologi perkembangan manusiaBab 1 psikologi perkembangan manusia
Bab 1 psikologi perkembangan manusia
 
Konsep islam tentang manusia
Konsep islam tentang manusiaKonsep islam tentang manusia
Konsep islam tentang manusia
 
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islamPeranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
Peranan manusia dalam lingkungan perspektif islam
 
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut IslamPerkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
Perkembangan Personaliti Remaja Menurut Islam
 

Similar to perkembangan manusia dalam persep[ektif islam

Perkembangan peserta didik
Perkembangan peserta didikPerkembangan peserta didik
Perkembangan peserta didik
Ryan Achmad
 

Similar to perkembangan manusia dalam persep[ektif islam (20)

Psikologi Perkembangan (Desmita)
Psikologi Perkembangan (Desmita)Psikologi Perkembangan (Desmita)
Psikologi Perkembangan (Desmita)
 
Hakikat Psikologi Perkembangan
Hakikat Psikologi PerkembanganHakikat Psikologi Perkembangan
Hakikat Psikologi Perkembangan
 
Buku Perkembangan Peserta Didik
Buku Perkembangan Peserta DidikBuku Perkembangan Peserta Didik
Buku Perkembangan Peserta Didik
 
Pengantar pendidikan
Pengantar pendidikanPengantar pendidikan
Pengantar pendidikan
 
Psikologi Pendidikan
Psikologi PendidikanPsikologi Pendidikan
Psikologi Pendidikan
 
Perkembangan peserta didik
Perkembangan peserta didikPerkembangan peserta didik
Perkembangan peserta didik
 
2. MAKALAH KLP 2 PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA.docx
2. MAKALAH  KLP 2 PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA.docx2. MAKALAH  KLP 2 PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA.docx
2. MAKALAH KLP 2 PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN BAHASA.docx
 
Psikologi pendidikan
Psikologi pendidikanPsikologi pendidikan
Psikologi pendidikan
 
Bab 1 psikobang
Bab 1 psikobangBab 1 psikobang
Bab 1 psikobang
 
Pengertian dan Ciri Perkembangan Individu
Pengertian dan Ciri Perkembangan IndividuPengertian dan Ciri Perkembangan Individu
Pengertian dan Ciri Perkembangan Individu
 
Prinsip Perkembangan dan Pertumbuhan
Prinsip Perkembangan dan PertumbuhanPrinsip Perkembangan dan Pertumbuhan
Prinsip Perkembangan dan Pertumbuhan
 
Tugas iad
Tugas iadTugas iad
Tugas iad
 
Perkembangan psikologi
Perkembangan psikologiPerkembangan psikologi
Perkembangan psikologi
 
Pembahasan
PembahasanPembahasan
Pembahasan
 
Perkembangan individu
Perkembangan individuPerkembangan individu
Perkembangan individu
 
Perkembangan Individu
Perkembangan IndividuPerkembangan Individu
Perkembangan Individu
 
psikologi kepribadian
psikologi kepribadianpsikologi kepribadian
psikologi kepribadian
 
Makalah psikologi perkembangan
Makalah psikologi perkembanganMakalah psikologi perkembangan
Makalah psikologi perkembangan
 
Ddf
DdfDdf
Ddf
 
Bab 1 3
Bab 1 3Bab 1 3
Bab 1 3
 

More from RoisMansur (12)

sejarah dan perkembangan ilmu tauhid
sejarah dan perkembangan ilmu tauhidsejarah dan perkembangan ilmu tauhid
sejarah dan perkembangan ilmu tauhid
 
pengertian akhlak terpuji
pengertian akhlak terpujipengertian akhlak terpuji
pengertian akhlak terpuji
 
Pengertian dan pembagian Warisan
Pengertian dan pembagian WarisanPengertian dan pembagian Warisan
Pengertian dan pembagian Warisan
 
contoh makalah thhaharoh dan perrmasalahannya
contoh makalah thhaharoh dan perrmasalahannyacontoh makalah thhaharoh dan perrmasalahannya
contoh makalah thhaharoh dan perrmasalahannya
 
Contoh Makalah Hadis Pakaian dan Perhiasan
Contoh Makalah Hadis Pakaian dan PerhiasanContoh Makalah Hadis Pakaian dan Perhiasan
Contoh Makalah Hadis Pakaian dan Perhiasan
 
muamalah 2 hadits ahkam
muamalah 2 hadits ahkammuamalah 2 hadits ahkam
muamalah 2 hadits ahkam
 
Dasar dan tujuan pendidikan islam dalam persepektif filsafat pendidikajn agam...
Dasar dan tujuan pendidikan islam dalam persepektif filsafat pendidikajn agam...Dasar dan tujuan pendidikan islam dalam persepektif filsafat pendidikajn agam...
Dasar dan tujuan pendidikan islam dalam persepektif filsafat pendidikajn agam...
 
Artikel
ArtikelArtikel
Artikel
 
pengembangan kurikulum pai
pengembangan kurikulum paipengembangan kurikulum pai
pengembangan kurikulum pai
 
islam sebagai objek kajian dan penelitian
islam sebagai objek kajian dan penelitianislam sebagai objek kajian dan penelitian
islam sebagai objek kajian dan penelitian
 
contoh makalah Tafsir tentang kepemimpinen perempuan
contoh makalah Tafsir tentang kepemimpinen perempuancontoh makalah Tafsir tentang kepemimpinen perempuan
contoh makalah Tafsir tentang kepemimpinen perempuan
 
Pengertian ujub
Pengertian ujubPengertian ujub
Pengertian ujub
 

Recently uploaded

PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
iwidyastama85
 
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptxMateri Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
AvivThea
 

Recently uploaded (20)

Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan GaramMateri Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
PWS KIA (Pemantauan Wilayah Setempat) Kesehatan Ibu dan Anak
PWS KIA (Pemantauan Wilayah Setempat) Kesehatan Ibu dan AnakPWS KIA (Pemantauan Wilayah Setempat) Kesehatan Ibu dan Anak
PWS KIA (Pemantauan Wilayah Setempat) Kesehatan Ibu dan Anak
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdfUAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
 
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
 
Bahan Ajar Power Point Materi Campuran kelas 8
Bahan Ajar Power Point Materi Campuran kelas 8Bahan Ajar Power Point Materi Campuran kelas 8
Bahan Ajar Power Point Materi Campuran kelas 8
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
 
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docxMateri E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
 
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptxMateri Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
 
P5 Gaya Hidup berkelanjutan gaya hidup b
P5 Gaya Hidup berkelanjutan gaya hidup bP5 Gaya Hidup berkelanjutan gaya hidup b
P5 Gaya Hidup berkelanjutan gaya hidup b
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptxMETODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
METODE PENGEMBANGAN MORAL DAN NILAI-NILAI AGAMA.pptx
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 

perkembangan manusia dalam persep[ektif islam

  • 1. PERKEMBANGAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Makalah Di Susun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah : Psikologi Islam Dosen Pengampu: Fifi Noviaturrahmah, M.Pd.I Disusun oleh kelompok 1 : 1. Rois Mansur (1410110042) 2. Nur Maliya Farkhanah (1410110044) 3. Muhammad Amrul Hakim (1410110045) 4. Mujiati (1410110067) 5. Risalatul Umami (1410110069) Kelas B1 PAI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) KUDUS
  • 2. JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 2015 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Psikologi perkembangan merupakan cabang ilmu psikologi yang membahas berbagai perubahan intra-individual dan perubahan inter- individual pada kehidupan setiap manusia. Dua perkembangan itu tidak terbatas pada pengertian yang semakin membesar, melainkan di dalamnya juga terkandung serangkaian tahap-tahap periodisasi perkembangan manusia. Akan tetapi perkembangan tersebut juga tidak terlepas dari tugas setiap fasenya yang berbeda-beda. Dalam periodisasi perkembangan juga tercakup konsep usia, faktor dan fungsi perkembangan yang diawali dari saat pembuahan dan berakhir dengan kematian. B. Rumusan Masalah 1. Apa pengertian perkembangan manusia dalam psikologi Islam? 2. Bagaimana fase-fase perkembangan manusia dalam psikologi Islam? 3. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi perkembangan manusia dalam psikologi Islam? C. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui pengertian perkembangan manusia dalam psikologi Islam? 2. Untuk mengetahui fase-fase perkembangan manusia dalam psikologi Islam? 2
  • 3. 3. Untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia dalam psikologi Islam? BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Perkembangan Manusia Dalam Psikologi Kamus menyebutkan bahwa kata Berkembang mempunyai arti membuka atau membentangkan dan beberapa arti lain sebagai berikut: 1) Menyebabkan pertumbuhan secara bertahap dalam cara-cara tertentu; 2) Memperluas; 3) Memperkuat; 4) Membawa pada suatu aktivitas; 5) Menjadikan lebih tersedia atau luas; 6) Dalam fotografi, menyebabkan film terkena larutan tertentu untuk membuatnya menjadi lebih terlihat.1 Dalam kaitannya psikologi perkembangan merupakan cabang psikologi yang mempelajari perubahan tingkah laku dan kemampuan sepanjang proses perkembangan individu dari mulai masa konsepsi sampai mati. Kajian utamanya adalah menguji dan meneliti, apakah yang dinamakan perkembangan, dan mengapa perkembangan itu terjadi, dengan tujuan memberikan gambaran tentang tingkah laku anak, serta mengidentifikasi factor penyebab dan prose yang melahirkan perubahan tingkah laku dari suatu perkembangan ke perkembangan berikutnya. Perkembangan dapat diartikan sebagai The Progressive An Continuous Change In The Organisn From Birth To Death (suatu perubahan yang progresif dan kontinyu dalam diri individu dari mulai lahir sampai mati). Perkembangan dapat juga diartikan sebagai perubahan-perubahan yang 1 Lynn Wilcox, Psikologi Kepribadian, Jogjakarta:IRCiSoD, 2013, Hlm. 236. 3
  • 4. dialami oleh individu atau organism menuju tinkah kedewasaannya atau kematangannya (Maturation) yang berlangsung secara sistematis (saling bergantungan atau saling mempengaruhi antara bagian-bagian organism dan merupakan suatu kesatuan yang utuh), progresif (bersifat maju, meningkat dan mendalam baik secara kuantitatif maupun kualitatif) dan berkesinambungan (secara beraturan, berurutan, bukan secara kebetulan) menyangkut fisik maupun psikis.2 Para filsuf telah banyak berfilsafat tentang perkembangan selama berabad-abad, terutama tentang keadaan dimana seseorang individu baru lahir di dunia. Abad pertengahan member konsepsi menggembirakan tentang bayi yang terlahir dengan dosa asal, dan karenanya kejahatan ada (pandangan ini masih tetap di[egang sampai hari ini). Para filusuf inggris John Locke berpendapat bahwa bayi yang dilahirkan dalam keadaan “tabularasa” atau lembaran kosong. Teori tikus modern bisa dibagi dalam kedua kelompok. Yang berpegang pada teori empiris percaya bahwa kepribadian di bentuk berdasarkan informasi yang diterima seseorang melalui beragm modalitas sensorisnya, pertama kali ketika bayi, anak-anak, dan kemudian dewasa. Perhatikanlah bahwa hal ini adalah tentang kepercayaan, keyakinan. Sementara yang berpegang paa teori Nativistik percaya bahwa bayi terlahir dengan membawa karakterstik tertentu. Kita”punya hubungan awal” ketika datang di dunia ini demikian juga dengan berbicara, dalam beberapa area. Para teoritikus Nativistik percaya bahwa kita terlahir dengan beberapa kapasitas yang bersifat bawaan, seperti misalnya kecenderungan berahasa, seperti yang telah di sebutkan sebelumnya, secara agak jelas, apa yang kita lihat di tentukan oleh imana kita melihatnya, terutama jika kita melihat dengan menggunakan mikroskop atau teleskop. Para teoritikus perkembangan tidak membidikkan ”penglihatan” mereka kearah yang sama, melainkan lebih pada target yang sama. Akibatnya, mereka melihat hal-hal yang berbeda.3 2 Netty Hartati, Dkk., Islam dan Psikologi, Jakarta:PT Raja Grafindo, 2004, Hlm. 13. 3 Lynn Wilcox, loc.cit.,Hlm. 237-238. 4
  • 5. B. Fase-Fase Perkembangan Manusia Dalam Psikologi Islam Fase perkembangan dapat diartikan sebagai penahapan. Oleh sebab itu banyak para ilmuwan baik ilmuwan muslim maupun ilmuwan non muslim mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat ditarik garis besar menjadi tiga golongan yaitu analisis biologis, didaktis, psikologis. Dalam pertumbuhan dan perkembangan individu disetiap fasenya ada proses yang sistematis, progresif, dan berkesinambungan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat AL-Mukminun ayat 67 yang artinya “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani sesudah itu menjadi segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian kamu dibiarkan hidup supaya kamu sampai pada masa dewasa kemudian (kamu dibiarkan hidup lagi) sampai tua, diantara kamu diwafatkan sebelum itu. (kami berbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya)”4 . Secara umum ada beberpa fase-fase perkembangan manusia dalam lingkup psikolgi, yaitu sebagai berikut:.5 1. Fase Pra-Natal Yaitu fase yang dimulai dari masa konsepsi sampai proses kelahiran yaitu sekitar Sembilan bulan atau 280 hari. 2. Fase kanak-kanak awal Masa ini berlangsung dari 2 sampai 6 tahun oleh para pendidik dinamakan sebagai usia prasekolah. Awal masa kanak-kanak sering dianggap sebagai usia kritis dalam pembentukan moralitas dan pada fase ini lebih memusatkan untuk menjadi manusia sosial (terhadap keluarga orang tua anak, antar saudara dan sanak keluarga 4 Netty Hartati, loc.cit,. Hlm. 19. 5 Ibid, Hlm. 19-52. 5
  • 6. Imam ghazali berkata “Hendaklah anak dilarang berbicara kotor, mencaci, dan mengucapkan perkataan kotor lainnya. Yang demikian itu disebabkan oleh pengaruh teman-temannya yang jelek selian itu hendaklah ia dilarang menyombongkan diri, rakus terhadap makanan. Namun, biasakanlah ia untuk rendah hati dan memuliakan siapa saja yang berhubungan dengannya dan kepadanya harus diajarkan cara duduk yang baik, bicara yang baik, dan dijelaskan bahwa sikap seperti itu menandakan orang yang tidak tahu malu”. 3. Fase kanak-kanak akhir Fase ini berlangsung pada usia 6 tahun sampai mencapai masa remaja oleh para penndidik disebut sekolah dasar. Pada akhir masa kanak-kanak, sebagian besar mengembangkan kode moral yang dipengaruhi oleh standar moral kelompoknya dan hati nurani yang membimbing perilaku sebagi pengganti pengawasan dari luar yang diperlukan pada anak waktu kecil. Sebagaimana Rasulullah saw bersabda “Perintahkanlah anak-anak kalian mengerjakan shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka karena meninngalkan shalat pada usia 10 tahun, dan risalah diantara mereka dalam tempat tidur”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud) Orang tua harus mengawasi dan menemani perkembangan jiwa dan mental anak. Membiasakan anak pada hal-hal baik seperti puasa, pembiasaan tersebut sebaiknya dilakukan secara bertahap agar kelak sianak ketika menginjak usia baligh dia sudah terbiasa melakukannya. 4. Fase Lahir Fase lahir merupakan permulaan atau periode awal keberadaan sebagai individu dan pada masa ini dimulai dari kelahiran dan berakhir 6
  • 7. pada saat bayi menjelang dua minggu dan periode ini juga bayi mulai menyesesuaikan dirinya dengan kehidupan di luar rahim. Fase ini terbagi menjadi dua periode, yaitu : periode pertunate (mulai kelahiran sampai antara lima belas dan tiga puluh menit sesudah kelahiran), sedangkan periode neonate (dari pemotongan dan pengikatan tali pusar sampai sekitar akhir minggu kedua dari kehidupan paseamatur, yaitu lingkungan di luar tubuh ibu). 5. Fase Dua Tahun Pertama Pada fase 2 tahun pertama ini dapat dilihat dari khasnya yaitu anak mulai memusarkan dirinya untuk mengenal lingkungannya, menguasai gerak-gerik fisik dan belajar berbicara dan pada masa ini Rasulullah bersabda, yang artinya : “Mulailah mendidik anak-anak kalian dengan kalimat pertama : Laa ilaha illallah (tidak ada tuhan selain Allah), bimbinglah mereka ketika mereka berada dalam sekarat dengan Laa ilaha illallah,” (H.R Al- Baihaqi). Kalau kita cermati hadits di atas adalah pendidikan pertama ditanamkan kepada anak adalah meng-Esakan Allah dengan kalimat tauhid, dengan kalimat Laa ilaha illallah (tiada tuhan selain Allah). 6. Fase Kanak-kanak Masa kanak-kanak ini berlangsung selama enam tahun, oleh pendidik disebut pra sekolah. Awal masa kanak-kanak ini sering dianggap sebagai usia kritis dalam penggolongan peran seks. Pada masa inilah anak paling peka dan siap untuk belajar dan dapat memahami pengetahuan dan selalu ingin bertanya dan memahami. 7
  • 8. Perkembangan kembangan kepribadian anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan kognitifnya. Hal ini membentuk persepsi anak mengenai dirinya sendiri, dalam kompetensi sosialnya, dalam peran jenis kelaminnya, dan dalam menegakkan pendapatnya mengenai apa yang benar dan yang salah. 7. Fase Puber Periode ini merupakan masa pertumbuhan dan perubahan yang pesat dan masa ini terjadi pada usia yang berbeda bagi anak laki-laki dan anak perempuan. Kriteria umum yang digunakan fase ini adalah bagi anak laki-laki ditandai dengan mimpi basah, sedangkan pada anak perempuan ditandai dengan masa haid pertama. Adapun periode masa puber terbagi menjadi tiga masa, antara lain : a. Masa pra pubertas : usia 12-14 tahun, masa ini merupakan peralihan dari akhir masa kanak-kanak ke masa awal pubertas. Cirinya yaitu :  Anak tidak suka diperlakukan seperti anak kecil lagi  Anak mulai bersikap kritis b. Masa pubertas : masa remaja awal usia 14-16 tahun. Adapun cirinya, antara lain sebagi berikut :  Mulai cemas dan bingung tentang perubahan fisiknya  Memperhatikan penampilan  Sikapnya tidak menentu  Suka berkelompok dengan teman sebaya dan senasib c. Masa akhir pubertas : usia 17-18 tahun, masa ini meupakan peralihan dari masa pubertas ke masa adolesen. Cirinya, antara lain : 8
  • 9.  Pertumbuhan fisik sudah mulai matang tetapi kedewasaan psikologisnya belum tercapai sepenuhnya.  Proses kedewasaan jasmaniah pada remaja putri lebih awal dari remaja pria. 8. Fase Dewasa Masa dewasa adalah pencarian kemantapan dan masa reproduktif, yaitu suatu masa yang penuh masalah dan ketegangan emosional, periode isolasi sosial, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai- nilai, kreativitas dan penyesesuaian hidup yang baru. Pada fase ini sebaiknya yang perlu ditanamkan pada diri sendiri adalah menjalankan ketaatan, karena pada fase ini individu sudah menetukan sendiri kemana mereka akan melangkah. 9. Fase Lansia Pada fase ini memiliki ciri sebagai berikut : periode kemunduran, perbedaan individual pada efek menua, usia tua dinilai dengan kriteria yang berbeda. Masalah umum yang unik bagi orang-orang yang lanjut usia ini adalah ditandai dengan keadaan fisik yang lemah dan tak berdaya, sehingga tergantung pada orang lain. C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Dalam mempelajari perkembangan manusia diperlukan adanya perhatian khusus mengenai hal-hal sebagai berikut: 1. Proses pematangan, khususnya pematangan fungsi kognitif. 2. Proses belajar 3. Pembawaan atau bakat Ketiga hal ini berkaitan erat sama lain dan saling berpengaruh dalam perkembangan kehidupan manusia tak terkecuali para siswa sebagaipeserta didik kita. Apabila fungsi kognitif, bakat dan proses belajar 9
  • 10. seorang siswa dalam keadaan positif, hampir dapat dipastikan bahwa siswa tersebut akan mengalami perkembangan kehidupan secara mulus. Akan tetapi asumsi seperti ini sebenarnya belum tentu terwujud karena banyak faktor yang berpengaruh terhadap proses perkembangan siswa dalam menuju cita-cita yang ia inginkan. Dari beberapa literatur yang ada seperti buku psikologi pendidikan oleh Muhibbin Syah, psikologi pendidikan oleh Abd. Rachman Abror mereka nampaknya sepakat menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan itu didasarkan pada teori-teori perkembangan, yaitu:6 a. Nativisme mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari pembawaan. b. Empirisme mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari pengalaman dan lingkungan. c. Konvergensi mengatakan perkembangan manusia ditentukan dari pembawaan dan pengaruh lingkungan. Jadi, kita simak dan analisis maka faktor yang paling mendasar untuk dapat dikatakan mempengaruhi perkembangan adalah lingkungan dan pembawaan. Dapat dikatakan faktor yang paling mempengaruhi perkembangan manusia adalah: 1) Hereditas / Genetitas / Keturunan Faktor keturunan lebih menekankan pada aspek biologis / herediter yang dibawa melalui aliran darah dalam kromosom. Sehingga faktor genetis cenderung bersifat statis yang merupakan predisposisi untuk mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan (Papalia, Olds & Feldman, 1998.2004) mengatakan bahwa aspek psikis yang dapat diturunkan ke generasi berikutnya adalah intelegensi, bakat, kemampuan, minat dan kepribadian. 2) Lingkungan 6 Muzdalifah, Psikologi, Kudus: Buku Daros, 2009, Hlm. 84. 10
  • 11. Lingkungan memiliki peran besar bagi perubahan yang positif atau negatif pada individu dan hal ini sangat bergantung pada karakteristik lingkungan itu sendiri. Psikolog ekologis (psychologist of ecological) Urie Brofenbrenner, menyatakan bahwa lingkungan tersebut bersifat stratafikasi yakni berlapis-lapis dari yang terdekat sampai terjauh. 3) Interaksionisme Antara Genetis dan Lingkungan Perpaduan antara faktor genetis maupun faktor lingkungan menyatakan bahwa perkembangan seseorang tidak akan maksimal kalu hanya mengandalkan salah satu faktor pengaruh saja. Sehingga keduanya harus dipersatukan demi mengupayakan maksimalisasi perkembangan seseorang. Faktor genetis harus di topang dengan faktor lingkungan atau sebaliknya. Sehingga memungkinkan perkembangan fisiologis maupun psikologis (potensi, bakat, kecerdasan dan kepribadian) seseorang tidak akan terjadi kesinambungan. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian makalah di atas bahwa perkembangan dapat diartikan sebagai The Progressive An Continuous Change In The Organisn From Birth To Death (suatu perubahan yang progresif dan kontinyu dalam diri individu dari mulai lahir sampai mati). Perkembangan dapat juga diartikan sebagai perubahan-perubahan yang dialami oleh individu atau organism menuju tinkah kedewasaannya atau kematangannya (Maturation) yang berlangsung secara sistematis (saling bergantungan atau saling mempengaruhi antara bagian-bagian organism dan merupakan suatu kesatuan yang utuh), progresif (bersifat maju, meningkat dan mendalam 11
  • 12. baik secara kuantitatif maupun kualitatif) dan berkesinambungan (secara beraturan, berurutan, bukan secara kebetulan) menyangkut fisik maupun psikis. B. Saran Dari uraian makalah di atas semoga kita bisa mengambil banyak manfaat. Dan dalam penyusunan makalah masih jauh dari sempurna. Maka dari itu kami dari penulis mohon saran beserta kritik dari dosen maupun audien. Demi perbaiakan makalah kedepannya. Apabila ada kesalahan, kami dari penulis mengucapkan kata maaf yang sebesar- besarnya. DAFTAR PUSTAKA Hartati, Netty, Dkk., Islam dan Psikologi, Jakarta: PT Raja Grafindo, 2004. Muzdalifah., Psikologi, Kudus: Buku Daros, 2009. Sarwono, Sarlito W., Psikologi Remaja, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2013. Walgito, Bimo., Pengantar Psikologi Umum, Jogjakarta : ANDI, 2002. Wilcox, Lynn., Psikologi Kepribadian, Jogjakarta: IRCiSoD, 2013. 12