SlideShare a Scribd company logo
PENGEMBANGAN KARIR
Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Psikologi
Industri dan Organisasi
DI SUSUN OLEH
Putri Septiani
Resha Dwi Agustina
JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MERCUBUANA
BEKASI
Pengembangan Karir
 Pengertian Karir dan Pengembangan Karir
Banyak karyawan yang mengingginkan mendapatkan karir yang baik dan
peningkatan jenjang kerja. Karir antara satu orang dengan orang yang lain
sangat berbeda-beda, meski begitu kebanyakan para karyawan/ pegawai sangat
mendambakan peningkatan dalam karir mereka.
Karir sangat berhubungan sekali dengan penilaian kerja seorang karyawan,
sebuah perusahaan tentu saja tidak hanya membuat patokan baik saja dalam
menentukan karir karyawan. Perusahaan sekarang cenderung melihat hasil
kinerja, totalitas bekerja, loyalitas serta integritas seorang karywan sebelum
perusahaan tersebut memberikan kenaikan pangkat/ jabatan ataupun
peningkatan karir.
Oleh karena itu peningkatan atau pengembangan karir tidak hanya mengenai
karyawan itu sendiri melainkan adanya sinergi yang baik antar karyawan
berkualitas dengan manajemen perusahaan.
Karir itu sendiri sebenarnya memiliki pengertian adalah “meliputi elemen-
elemen obyektif dan subyektif. Elemen obyektif berkenaan dengan kebijakan
kebijakan pekerjaan atau posisi jabatan yang ditentukan organisasi, sedangkan
elemen subyektif menunjuk pada kemampuan seseorang dalam mengelola karir
dengan mengubah lingkungan obyektif (misalnya dengan
mengubahpekerjaan/jabatan) atau memodifikasi persepsi subyektif tentang
suatu situasi (misalnya dengan mengubah harapan)”. Irianto (2001 : 94),
sedangakan “karir dapat dipandang dari beberapa perspektif yang berbeda,
antaralain dari perspektif yang obyektif dan subyektif. Dipandang dari
perspektif yang subyektif, karir merupakan urut-urutan posisi yang diduduki
oleh seseorang selama hidupnya, sedangkan dari perspektif yang obyektif, karir
merupakan perubahan-perubahan nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi karena
seseorang menjadi semakin tua”. Simamora (2001 : 504),
“karir merupakan salah satu jenis bimbingan yang berusaha membantu individu
dalam memecahkan masalah karir, untuk memperoleh penyesuaian diri yang
sebaik-baiknya antara kemampuan dengan lingkungan hidupnya, memperoleh
keberhasilan dan perwujudan diri dalam perjalanan hidupnya”. Mohamad
Surya (1988 : 31).
Dari apa yang disampaikan para ahli tersebut kita dapat mengambil
kesimpulan bahwa Karir adalah sebuah elemen yang bisa dipandang
secara berbeda,yang membantu tiap individu untuk meningkatkan
kemampuan nya agar tercapai tujuan hidupnya.
Karir tidak hanya berjalan sendiri, untuk mendapatkan karir yang baik
diperlukan adanya evaluasi dari manajemen kinerja yang dilakukan perusahaan
untuk mendaptkan sinergi yang baik antara tujuan perusahaan dengan
kompetensi karyawan. Sebuah perusahaan dikatakan mempunyai manajemen
kinerja yang baik apabila terjadinya pencapaian kinerja karyawan yang selaras
dengan pencapaian sasaran perusahaan/ target perusahaan. Sasaran kerja yang
tinggi dan menantang namun dapat tercapai akan memotivasi karyawan yang
memiliki kualitas untuk bias mencapainya melalui kecerdasaan kerjasama,kerja
keras serta perencanaan kerja yang baik.
Pengembangan diri seorang karyawan merupakan modal dan motivasi
utama bagi karyawan yang memiliki potensi dan kualitas. Pengembangan diri
tidak hanya dilakukan oleh seorang karywan secara pribadi melinkan harus
adanya fasilitas dan dukungan dari perusahaan / instansi yang terkait untuk
memberikan pelatihan atau memebrikan bekal bagi seorang karywan untuk
meningkatkan kompetensi serta keahlian yang bias digunakan dimasa yang akan
datang. Ini berfungsi supaya tercapainya pemenuhan kebutuhan akan
kompetensi perusahaan dimasa yang akan datang. Pengembangan kompetensi
karyawan dapat dilkukan melalui pembelajaran yang mandiri, pelatihan kerja
dan pengalaman kerja.
Ketika pengembangan diri sudah didapatkan oleh seorang karyawan
dengan dukungan perusahaan , maka mulai lah seorang karywan tersebut dapat
melakukan pengembangan didalam karirnya. Pengembangan karir itu sendiri
bisa dijabarkan sebuah proses meniti tingkatan jabatan. Umumnya seorang
karyawan akan sangat senang jika mendaptkan promosi jabatan dalam karir
mereka. Perusahaan yang peduli terhadap karyawannya biasanya akan
merancanakan manajemen karir yang perlu diikuti oleh semua anggota
karyawan demi tercapainya tangga karir. Sedangkan utuk karyawan sendiri
biasanya mereka cenderung juga memiliki tujuan pribadi dalam proses
pengembangan karir mereka.
Pengembangan karir merupakan proses penyelarasaan rencana karir
karyawan dengan kebutuhan perusahaan melalui manajemen karir. Sedangkan
menurut para ahli pengembangan karir seorang karyawan adalah
“Pengembangan karir adalah proses peningkatan kemampuan kerja individu
yang dicapai dalam rangka memcapai karir yang di inginkan”.(Veithzal Rival
(2009. 274)) , “Pengembangan karir merupakan peningkatan-peningkatan
pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karir”. T. Hani
Handoko (2003 : 123), Manajemen Karir Perusahaan merupakan proses
mempersiapkan jalur karir , proses pengembangan serta implementasi serta
monitoring jenjang karir karywan dengan focus untuk mencapai tujuan / sasaran
perusahaan. Manajemen karir dalam hal ini mencakup identifasi kebutuhan
perusahaan dengan kebutuhan kompetensi karyawan dimasa yang akan datang,
merancang lajur karir, menyelaraskan kebutuhan perusahaan dengan
kemampuan individu serta mempersiapkan penegmbangan karyawan dalam
program pelatihan dan pengalaman kerja.
 Berikut adalah bagan yang menujukan pengembangan karir menurut
Simamora , 2001 : 504 :
 Sedangkan Hubungan manajemen karir dan perencanaan dengan SDM
adalah sebagai berikut :
BENTUK – BENTUKJALUR KARIR
1. JALUR KARIR TRADISONAL
Pada jalur karir tradisonal seorang karyawan hanya bergerak
pada promosi dalam satu jalur. Apabila dirasa karyawan
tersebut belum memenuhi kebutuhan promosi tersebut maka
karyawan akan terus berada pada posisinya saat ini.
2. Jalur Karir Dinamis
Pada jalur karir ini karyawan bias bergerak untuk menempati
berbagai bidang pekerjaan tanpa adanya batasan. Tetapi
dalam jalur ini karywan yang memiliki prestasi dan
kompetensi yang unggul saja yang bias diberikan
rotasi/perputaran karir atau bias juga bias langsung
dipromosikan untuk menempati jabatan diatasnya. Tapi
apabila seorang karyawan tersebut tidak mampu menujukan
prestasi maka karyawan tersebut dapat serta merta
diturunkan kejabatan sebelumnya.
3. Dua Jalur Karir
Dua jalur ini menyediakan jalur untuk tingkat manajerial dan
fungsional. Pada jalur manajerialsifatnya hamper sama
dengan jalur karir tradisional, sedangkan untuk jalur
Fungsional berfungsi untuk mengakomodasi jabatan dengan
pekerjaan teknis yang komplek dan memberikan nilai tinggi
bagi perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat
memberikan upah dan manfaat lain sesuai dengan
tingkatanya.
 PerencanaanKarir Karyawan
Perencanaan karir yaitu membuat sasaran karir karyawan beserta
rencana tindakan dan tanggung jawab karyawan untuk mencapainya. Pada
perencanaan karir karyawan biasanya dibantu oleh atasan untuk menyesuaikan
kemampuan, tujuan pribadi, motivasi dan kebutuhan pengembangan dirinya.
Karyawan harus mampu menegtahui kelebihan dan kekurangan dirinya untuk
mengarahkannya pada jalur karir yang sesuai dengan dirinya. Rencana karir
yang dibuat oleh karywan sebaiknya berkaitan dengan Tipe pekerjaan, bidang
minat, lokasi kerja, sasaran jabatan dll.
Macam- macam orientasi pribadi karyawan :
 Orientasi Konvensional
Individu tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas2
terstruktur dan teratur. Contoh: akuntan dan bankir.
 Orientasi Perusahaan
Individu tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan ktivitas2
verbal yg ditujukan utk mempengaruhi org lain. Contoh : manajer,
pengacara dan tenaga humas.
 Orientasi Artistik
Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 ekspresi
diri, kreasi artistik, ekspresi emosi, dan individualistik. Contoh : artis,
eksekutif periklanan, dan musisi.
 Orientasi Realistik
 Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 fisik yg
menuntut keahlian, kekuatan, dan koordinasi. Contoh: pertanian,
kehutanan, dan agrikultur
 Orientasi Investigatif
Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 kognitif
(berpikir, berorganisasi, pemahaman) drpd yg afektif (perasaan, akting,
dan emosional). Contoh: biolog, ahli kimia, dan dosen.
 Orientasi Sosial
Individu tipe ini akn terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas2
antarpribadi drpd fisik atau intelektual. Contoh: psikologi klinis, layanan
asing dan kerja sosial.
PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR
 Melanjutkan Pendidikan Formal
Untuk mendapatkan seorang karyawan yang nantinya akan mampu
memenuhi kebutuhan kompetensi dari perusahaan, tidak ada
salahnya jika sebuah perusahaan memebrikan ijin bagi
karyawannya untuk melnjutkan pendidikan formal mereka, dengan
begitu ilmu yang didaptkan dari seorang karyawan tersebut dapat
selalu berkembang.dengan begitu kemampuan dari seorang
karyawan tersebut dapat terus diasah untuk mendaptkan karyawan-
karyawan yang unggul dan memiliki totalitas serta loyalitas bagi
perusahaan dan ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan.
 Magang
Mangang biasa dilakukan dalam rangka untuk membekali karyawan
dengan kompetensi keahlian teknis. Bentuk kegiatan magang ini
meneyerupai on-the-job training dengan cara mengirim karyawan
keperusahaan lain yang saling bekerja sama dengan menciptakan standart
kurikulum teknis dan prosedur pelaksanaan kegiatan magang.
 Job Rotasi, Job Enrichment dan Job Enlargement
Job Rotasi merupakan perpindahan jabatan ke jabatan yang lain dengan
jangka waktu / periode.
Job Enrichment adalah perluasan rancangan tugas untuk memberi arti
lebih dan memberikan kepuasan kerja dengan cara melibatkan pekerja
dengan pekerjaan perencanaan, penyelenggaraan organisasi dan
pengawasan pekerjaan sehingga job enrichment bertujuan untuk
menambah tanggung jawab dalam pengambilan keputusan, menambah
hak otonomi dan wewenang merancang pekerjaan dan memperluas
wawasan kerja.
Job Enlargement adalah seorang karyawan diberi tugas yang masih
dalam satu level dengan pekerjaan pokoknya.
 Promosi Jabatan
“Promosi jabatan berarti perpindahan yang memperbesar wewenang dan
tanggung jawab ke jabatan yang lebih tinggi di dalam suatu organisasi yang
diikuti dengan kewajiban, hak, status, dan penghasilan yang lebih besar.”
Hasibuan (2002 : 108) sedangakan menurut Manullang (2004 : 153) “Promosi
jabatan berarti kenaikan jabatan, yakni menerima kekuasaan dan tanggung
jawab lebih besar dari kekuasaan dan tanggung jawab sebelumnya.” Sedangkan
menurut Siagian (1999:169) “Promosi adalah perpindahan pegawai dari satu
pekerjaan ke pekerjaan lain yang tanggung jawabnya lebih besar, tingkatan
hirarki jabatannya lebih tinggi dan penghasilannya pun lebih besar pula.”
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan
perpindahan jabatan ke tingkatan yang lebih tinggi disertai dengan tanggung
jawab,kewenangan serta pnghasilan yang lebih tinggi pula. Dengan demikian
kegiatan promosi jabatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan karir
yang baik yang disukai oleh para karyawan.
Dasar-dasar promosi :
Pedoman yang dijadikan dasar untuk mempromosikan karywan atau
pegawai menurut Handoko (1999) adalah:
o Pengalaman (lamanya pengalaman kerja karyawan).
o Kecakapan (keahlian atau kecakapan)
o Kombinasi kecakapan dan pengalaman (lamanya pengalaman dan
kecakapan).
Syarat-syarat promosi :
Persyaratan promosi untuk setiap perusahaan tidak selalu sama
tergantung kepada perusahaan/lembaga masing-masing. Menurut Handoko
(1999) syarat-syarat promosi pada umunya sebagai berikut.:
o Kejujuran
o Disiplin
o Prestasi kerja
o Kerjasama
o Kecakapan
o Loyalitas
o Kepemimpinan
o Komunikatif
o Pendidikan
 Transfer Jabatan
Transfer jabatan hampir sama dengan rotasi atau perpindahan karyawan
pada jabatan dengan tingkat yang setara dengan jabatan yang
sebelumnya. Tetapi perpindahan jabatan ini bersifat permanen
dibandingkan dengan job rotasi yang sifatnya sementara.
Pemindahan jabatan bias dilakukan dengan memindahkan karyawan pada
wilayah kerja, bidang atau departemen lain.
 Demosi
Menurut Suratman (1998) demosi adalah penurunan jabatan dalam suatu
instansi yang biasa dikarenakan oleh berbagai hal, contohnya adalah
keteledoran dalam bekerja. Turun jabatan biasanya diberikan pada
karyawan yang memiliki kinerja yang kurang baik atau buruk serta bisa
juga diberikan ada karyawan yang bermasalah sebagai sanksi hukuman
Demosi merupakan suatu hal yang sangat dihindari oleh setiap pekerja
karena dapat menurunkan status, jabatan, dan gaji. Namun, demosi atau
turun jabatan ini biasa dilakukan oleh beberapa instansi ataupun
perusahaan demi peningkatan kualitas kerja, dan juga sebagai motivasi
bagi karyawannya agar mau berusaha untuk memperoleh yang
diinginkan. Mendapatkan promosi dan menghindari demosi.
DAFTAR PUSTAKA
Aprianto,brian , Fonny Arisandy Jacob (2013), pedoman lengkap
professional SDM Indonesia, PPM,

More Related Content

What's hot

Seleksi dan Penempatan
Seleksi dan PenempatanSeleksi dan Penempatan
Seleksi dan Penempatan
Put Herma
 
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA TbkANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
DindaAA1
 
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMBManajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Universitas Mercubuana Jakarta
 
Talent management 4.0 pdf
Talent management 4.0 pdfTalent management 4.0 pdf
Talent management 4.0 pdf
Dr. Zar Rdj
 
Tekomb afinarachmani
Tekomb afinarachmaniTekomb afinarachmani
Tekomb afinarachmani
apinazazel
 
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi TrainingTraining Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Kanaidi ken
 
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
Kanaidi ken
 
Gaya Kepemimpinan
Gaya KepemimpinanGaya Kepemimpinan
Gaya Kepemimpinan
Windy Citra Negara
 
Makalah msdm pengembangan pegawai
Makalah msdm pengembangan pegawaiMakalah msdm pengembangan pegawai
Makalah msdm pengembangan pegawai
Institute techologi bandung
 
Organizational Diagnostic
Organizational DiagnosticOrganizational Diagnostic
Organizational Diagnostic
Deddy Supriady Bratakusumah
 
Evaluasi kinerja (18 1-07)
Evaluasi kinerja (18 1-07)Evaluasi kinerja (18 1-07)
Evaluasi kinerja (18 1-07)
Sofyan Nardi Saputra
 
Paradigma Sumber Daya Manusia
Paradigma Sumber Daya ManusiaParadigma Sumber Daya Manusia
Paradigma Sumber Daya Manusia
Widia Ratnasari Samosir
 
Performance management manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
Performance management   manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...Performance management   manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
Performance management manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
Dadang Budiaji
 
Teori Pengembangan Organisasi
Teori Pengembangan OrganisasiTeori Pengembangan Organisasi
Teori Pengembangan Organisasi
Siti Sahati
 
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
Frans Dione
 
Strategic human resource management
Strategic human resource management Strategic human resource management
Strategic human resource management
Kacung Abdullah
 
Etika Dalam Penelitian Sosial
Etika Dalam Penelitian SosialEtika Dalam Penelitian Sosial
Etika Dalam Penelitian Sosial
thoyyibatus
 
Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Komitmen Karyawan Terhadap PerusahaanKomitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Fisa Tiana
 
Motivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemenMotivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemen
Siti Rubayati
 
Proses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
Proses Rekruitmen Sumber Daya ManusiaProses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
Proses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
Diyah Diyah
 

What's hot (20)

Seleksi dan Penempatan
Seleksi dan PenempatanSeleksi dan Penempatan
Seleksi dan Penempatan
 
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA TbkANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
 
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMBManajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
 
Talent management 4.0 pdf
Talent management 4.0 pdfTalent management 4.0 pdf
Talent management 4.0 pdf
 
Tekomb afinarachmani
Tekomb afinarachmaniTekomb afinarachmani
Tekomb afinarachmani
 
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi TrainingTraining Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
 
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
Proses & Tahapan Manajemen Kinerja _Training "PERFORMANCE MANAGEMENT (Manajem...
 
Gaya Kepemimpinan
Gaya KepemimpinanGaya Kepemimpinan
Gaya Kepemimpinan
 
Makalah msdm pengembangan pegawai
Makalah msdm pengembangan pegawaiMakalah msdm pengembangan pegawai
Makalah msdm pengembangan pegawai
 
Organizational Diagnostic
Organizational DiagnosticOrganizational Diagnostic
Organizational Diagnostic
 
Evaluasi kinerja (18 1-07)
Evaluasi kinerja (18 1-07)Evaluasi kinerja (18 1-07)
Evaluasi kinerja (18 1-07)
 
Paradigma Sumber Daya Manusia
Paradigma Sumber Daya ManusiaParadigma Sumber Daya Manusia
Paradigma Sumber Daya Manusia
 
Performance management manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
Performance management   manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...Performance management   manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
Performance management manajemen kinerja by dadang budiaji mm [compatibilit...
 
Teori Pengembangan Organisasi
Teori Pengembangan OrganisasiTeori Pengembangan Organisasi
Teori Pengembangan Organisasi
 
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
07 kesalahan dan meode-metode penilaian kinerja - fd
 
Strategic human resource management
Strategic human resource management Strategic human resource management
Strategic human resource management
 
Etika Dalam Penelitian Sosial
Etika Dalam Penelitian SosialEtika Dalam Penelitian Sosial
Etika Dalam Penelitian Sosial
 
Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Komitmen Karyawan Terhadap PerusahaanKomitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
 
Motivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemenMotivasi dalam manajemen
Motivasi dalam manajemen
 
Proses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
Proses Rekruitmen Sumber Daya ManusiaProses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
Proses Rekruitmen Sumber Daya Manusia
 

Viewers also liked

Makalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
Makalah metode penelitian dalam Psikologi SosialMakalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
Makalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
Anis Qurli
 
Presentasi msdm perencanaan karir
Presentasi msdm   perencanaan karirPresentasi msdm   perencanaan karir
Presentasi msdm perencanaan karir
Anjaniolivia Dp
 
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karirManajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
yuniastuti18400700
 
Makalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
Makalah pio kepuasan kerja_Christi NatasiaMakalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
Makalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
Christi_Natasia
 
Pengembangan karir ppt
Pengembangan karir ppt Pengembangan karir ppt
Pengembangan karir ppt
hasnazulfa
 
1.perencanaan karier
1.perencanaan karier1.perencanaan karier
1.perencanaan karier
Tesya Suha Berra
 
Ppt pengembangan karir
Ppt pengembangan karirPpt pengembangan karir
Ppt pengembangan karir
Ika Yuni Rainy
 
Mengenal Program Sertifikasi Microsoft
Mengenal Program Sertifikasi MicrosoftMengenal Program Sertifikasi Microsoft
Mengenal Program Sertifikasi Microsoft
Aris Lesmana
 
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani ) PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
Zayyin Nihayah
 

Viewers also liked (9)

Makalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
Makalah metode penelitian dalam Psikologi SosialMakalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
Makalah metode penelitian dalam Psikologi Sosial
 
Presentasi msdm perencanaan karir
Presentasi msdm   perencanaan karirPresentasi msdm   perencanaan karir
Presentasi msdm perencanaan karir
 
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karirManajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
Manajemen SDM- perencanaan dan pengembangan karir
 
Makalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
Makalah pio kepuasan kerja_Christi NatasiaMakalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
Makalah pio kepuasan kerja_Christi Natasia
 
Pengembangan karir ppt
Pengembangan karir ppt Pengembangan karir ppt
Pengembangan karir ppt
 
1.perencanaan karier
1.perencanaan karier1.perencanaan karier
1.perencanaan karier
 
Ppt pengembangan karir
Ppt pengembangan karirPpt pengembangan karir
Ppt pengembangan karir
 
Mengenal Program Sertifikasi Microsoft
Mengenal Program Sertifikasi MicrosoftMengenal Program Sertifikasi Microsoft
Mengenal Program Sertifikasi Microsoft
 
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani ) PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
PPT PENCEMARAN LINGKUNGAN ( Yani Sutriyani )
 

Similar to Makalah pengembangan karir pio

1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
nuunaberry
 
Msdm
MsdmMsdm
Career management
Career managementCareer management
Career management
MegaSanfico
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Vsurya7
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Vsurya7
 
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdfPERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
ssuserb1151c
 
pengembangan karir
pengembangan karirpengembangan karir
pengembangan karir
Resha Agustina
 
Human Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career ManagementHuman Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career Management
NaomiAngeline
 
Career Management and Development
Career Management and DevelopmentCareer Management and Development
Career Management and Development
FransiskaPutri3
 
Career Management and Development
Career Management and DevelopmentCareer Management and Development
Career Management and Development
FransiskaPutri3
 
Manajemen karir 1
Manajemen karir 1Manajemen karir 1
Manajemen karir 1
Yesica Adicondro
 
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
bebenDX
 
Pengelolaan sdm
Pengelolaan sdmPengelolaan sdm
Pengelolaan sdm
Asly Ima
 
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
Margii Utamii
 
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
Kanaidi ken
 
Makalah msdm stratejik
Makalah msdm stratejikMakalah msdm stratejik
Makalah msdm stratejik
lamrioktafiana
 
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
syafii_ahmad
 
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
Wulan Sari Nur Awalia
 
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
Azahfadilah
 
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karirteori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
Eka Wahyuliana
 

Similar to Makalah pengembangan karir pio (20)

1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
1564-Article Text-3562-1-10-20180504 (1) (2).pdf
 
Msdm
MsdmMsdm
Msdm
 
Career management
Career managementCareer management
Career management
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
 
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdfPERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
PERENCANAAN KARIR, MK MSDM KEL. 1.pdf
 
pengembangan karir
pengembangan karirpengembangan karir
pengembangan karir
 
Human Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career ManagementHuman Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career Management
 
Career Management and Development
Career Management and DevelopmentCareer Management and Development
Career Management and Development
 
Career Management and Development
Career Management and DevelopmentCareer Management and Development
Career Management and Development
 
Manajemen karir 1
Manajemen karir 1Manajemen karir 1
Manajemen karir 1
 
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
MAKALAH RANGKUMAN MANAJEMEN STRATEJIK
 
Pengelolaan sdm
Pengelolaan sdmPengelolaan sdm
Pengelolaan sdm
 
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
Kewirausahaan - Mengelola Sumber Daya Manusia (SDM)
 
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
Penyusunan Perencanaan Karir Karyawan _Pelatihan "Peran Efektif HRD dalam Men...
 
Makalah msdm stratejik
Makalah msdm stratejikMakalah msdm stratejik
Makalah msdm stratejik
 
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
Implementasi manajemen sumber daya manusia dan manajemen opersioanal (pertemu...
 
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
UTS Evaluasi Kinerja dan Kompensasi | Wulan Sari Nur Awalia 11150377
 
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
11. kewirausahaan, azah fadilah, hapzi ali, msdm, manajemen operasi dan produ...
 
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karirteori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
 

Recently uploaded

Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
WahyuajengSarastika
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
SudarmiatiSudarmiati3
 
Alur tujuan pembelajaran Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
Alur tujuan pembelajaran  Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docxAlur tujuan pembelajaran  Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
Alur tujuan pembelajaran Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
Sigitratulangi1
 
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptxPengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
MarioNamang
 
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
SeptiaGalaxy
 
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptxPPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
ekoari78
 
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptxRefleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
HidayatulMabrur1
 
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptxMATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
NingsihBatalipu1
 
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptxSlide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
xyurashi05
 
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptxmodul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
septiyaniputri49
 
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKAPPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
yesnikah
 
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdfModul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
raffasyaarfan23
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
anisaavrr1
 
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
NurulHuriyah2
 
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerakPPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
edysutrisno33
 
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptxSlide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
alfinaachmaramadhani
 
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
intanayup65
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Musik Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
 
Alur tujuan pembelajaran Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
Alur tujuan pembelajaran  Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docxAlur tujuan pembelajaran  Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
Alur tujuan pembelajaran Kimia Fase F Kelas XI TH 24.docx
 
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptxPengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
Pengenalan Budaya Lokal dalam setiap daerah di Indonesia24.pptx
 
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
 
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptxPPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
PPT WAWASAN WIYATA MANDALA OK OK PL .pptx
 
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptxRefleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
Refleksi Diri dan Umpan Balik yang Membangun .pptx
 
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptxMATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
MATERI MPLS BERBANGSA DAN BERNEGARA SMP.pptx
 
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptxSlide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
 
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptxmodul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
modul 1.2 tugas ruang kolaborasi kelompok 2.pptx
 
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKAPPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
PPT SMA SOSIOLOGI KELAS 10 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA
 
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdfModul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
Modul Ajar Ekonomi kelas xii kurikulum merdeka.pdf
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
 
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
Paparan Seragam Sekolah di SD Negeri sesuai aturan 2024
 
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerakPPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
PPT RUKOL 1.2 Sesi 1.pptx guru penggerak
 
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Geografi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptxSlide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
Slide PPT Materi PENGANTAR FILSAFAT ILMU UNTAG SURABAYA (kel 3).pptx
 
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
Kelompok 8 Hasil Pembelajaran Mata Kuliah Pengantar Filsafat Ilmu
 

Makalah pengembangan karir pio

  • 1. PENGEMBANGAN KARIR Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Psikologi Industri dan Organisasi DI SUSUN OLEH Putri Septiani Resha Dwi Agustina JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCUBUANA BEKASI
  • 2. Pengembangan Karir  Pengertian Karir dan Pengembangan Karir Banyak karyawan yang mengingginkan mendapatkan karir yang baik dan peningkatan jenjang kerja. Karir antara satu orang dengan orang yang lain sangat berbeda-beda, meski begitu kebanyakan para karyawan/ pegawai sangat mendambakan peningkatan dalam karir mereka. Karir sangat berhubungan sekali dengan penilaian kerja seorang karyawan, sebuah perusahaan tentu saja tidak hanya membuat patokan baik saja dalam menentukan karir karyawan. Perusahaan sekarang cenderung melihat hasil kinerja, totalitas bekerja, loyalitas serta integritas seorang karywan sebelum perusahaan tersebut memberikan kenaikan pangkat/ jabatan ataupun peningkatan karir. Oleh karena itu peningkatan atau pengembangan karir tidak hanya mengenai karyawan itu sendiri melainkan adanya sinergi yang baik antar karyawan berkualitas dengan manajemen perusahaan. Karir itu sendiri sebenarnya memiliki pengertian adalah “meliputi elemen- elemen obyektif dan subyektif. Elemen obyektif berkenaan dengan kebijakan kebijakan pekerjaan atau posisi jabatan yang ditentukan organisasi, sedangkan elemen subyektif menunjuk pada kemampuan seseorang dalam mengelola karir dengan mengubah lingkungan obyektif (misalnya dengan mengubahpekerjaan/jabatan) atau memodifikasi persepsi subyektif tentang suatu situasi (misalnya dengan mengubah harapan)”. Irianto (2001 : 94), sedangakan “karir dapat dipandang dari beberapa perspektif yang berbeda, antaralain dari perspektif yang obyektif dan subyektif. Dipandang dari perspektif yang subyektif, karir merupakan urut-urutan posisi yang diduduki oleh seseorang selama hidupnya, sedangkan dari perspektif yang obyektif, karir
  • 3. merupakan perubahan-perubahan nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi karena seseorang menjadi semakin tua”. Simamora (2001 : 504), “karir merupakan salah satu jenis bimbingan yang berusaha membantu individu dalam memecahkan masalah karir, untuk memperoleh penyesuaian diri yang sebaik-baiknya antara kemampuan dengan lingkungan hidupnya, memperoleh keberhasilan dan perwujudan diri dalam perjalanan hidupnya”. Mohamad Surya (1988 : 31). Dari apa yang disampaikan para ahli tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Karir adalah sebuah elemen yang bisa dipandang secara berbeda,yang membantu tiap individu untuk meningkatkan kemampuan nya agar tercapai tujuan hidupnya. Karir tidak hanya berjalan sendiri, untuk mendapatkan karir yang baik diperlukan adanya evaluasi dari manajemen kinerja yang dilakukan perusahaan untuk mendaptkan sinergi yang baik antara tujuan perusahaan dengan kompetensi karyawan. Sebuah perusahaan dikatakan mempunyai manajemen kinerja yang baik apabila terjadinya pencapaian kinerja karyawan yang selaras dengan pencapaian sasaran perusahaan/ target perusahaan. Sasaran kerja yang tinggi dan menantang namun dapat tercapai akan memotivasi karyawan yang memiliki kualitas untuk bias mencapainya melalui kecerdasaan kerjasama,kerja keras serta perencanaan kerja yang baik. Pengembangan diri seorang karyawan merupakan modal dan motivasi utama bagi karyawan yang memiliki potensi dan kualitas. Pengembangan diri tidak hanya dilakukan oleh seorang karywan secara pribadi melinkan harus adanya fasilitas dan dukungan dari perusahaan / instansi yang terkait untuk memberikan pelatihan atau memebrikan bekal bagi seorang karywan untuk meningkatkan kompetensi serta keahlian yang bias digunakan dimasa yang akan datang. Ini berfungsi supaya tercapainya pemenuhan kebutuhan akan
  • 4. kompetensi perusahaan dimasa yang akan datang. Pengembangan kompetensi karyawan dapat dilkukan melalui pembelajaran yang mandiri, pelatihan kerja dan pengalaman kerja. Ketika pengembangan diri sudah didapatkan oleh seorang karyawan dengan dukungan perusahaan , maka mulai lah seorang karywan tersebut dapat melakukan pengembangan didalam karirnya. Pengembangan karir itu sendiri bisa dijabarkan sebuah proses meniti tingkatan jabatan. Umumnya seorang karyawan akan sangat senang jika mendaptkan promosi jabatan dalam karir mereka. Perusahaan yang peduli terhadap karyawannya biasanya akan merancanakan manajemen karir yang perlu diikuti oleh semua anggota karyawan demi tercapainya tangga karir. Sedangkan utuk karyawan sendiri biasanya mereka cenderung juga memiliki tujuan pribadi dalam proses pengembangan karir mereka. Pengembangan karir merupakan proses penyelarasaan rencana karir karyawan dengan kebutuhan perusahaan melalui manajemen karir. Sedangkan menurut para ahli pengembangan karir seorang karyawan adalah “Pengembangan karir adalah proses peningkatan kemampuan kerja individu yang dicapai dalam rangka memcapai karir yang di inginkan”.(Veithzal Rival (2009. 274)) , “Pengembangan karir merupakan peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karir”. T. Hani Handoko (2003 : 123), Manajemen Karir Perusahaan merupakan proses mempersiapkan jalur karir , proses pengembangan serta implementasi serta monitoring jenjang karir karywan dengan focus untuk mencapai tujuan / sasaran perusahaan. Manajemen karir dalam hal ini mencakup identifasi kebutuhan perusahaan dengan kebutuhan kompetensi karyawan dimasa yang akan datang, merancang lajur karir, menyelaraskan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan individu serta mempersiapkan penegmbangan karyawan dalam program pelatihan dan pengalaman kerja.
  • 5.  Berikut adalah bagan yang menujukan pengembangan karir menurut Simamora , 2001 : 504 :
  • 6.  Sedangkan Hubungan manajemen karir dan perencanaan dengan SDM adalah sebagai berikut : BENTUK – BENTUKJALUR KARIR 1. JALUR KARIR TRADISONAL Pada jalur karir tradisonal seorang karyawan hanya bergerak pada promosi dalam satu jalur. Apabila dirasa karyawan tersebut belum memenuhi kebutuhan promosi tersebut maka karyawan akan terus berada pada posisinya saat ini. 2. Jalur Karir Dinamis Pada jalur karir ini karyawan bias bergerak untuk menempati berbagai bidang pekerjaan tanpa adanya batasan. Tetapi dalam jalur ini karywan yang memiliki prestasi dan
  • 7. kompetensi yang unggul saja yang bias diberikan rotasi/perputaran karir atau bias juga bias langsung dipromosikan untuk menempati jabatan diatasnya. Tapi apabila seorang karyawan tersebut tidak mampu menujukan prestasi maka karyawan tersebut dapat serta merta diturunkan kejabatan sebelumnya. 3. Dua Jalur Karir Dua jalur ini menyediakan jalur untuk tingkat manajerial dan fungsional. Pada jalur manajerialsifatnya hamper sama dengan jalur karir tradisional, sedangkan untuk jalur Fungsional berfungsi untuk mengakomodasi jabatan dengan pekerjaan teknis yang komplek dan memberikan nilai tinggi bagi perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat memberikan upah dan manfaat lain sesuai dengan tingkatanya.  PerencanaanKarir Karyawan Perencanaan karir yaitu membuat sasaran karir karyawan beserta rencana tindakan dan tanggung jawab karyawan untuk mencapainya. Pada perencanaan karir karyawan biasanya dibantu oleh atasan untuk menyesuaikan kemampuan, tujuan pribadi, motivasi dan kebutuhan pengembangan dirinya. Karyawan harus mampu menegtahui kelebihan dan kekurangan dirinya untuk mengarahkannya pada jalur karir yang sesuai dengan dirinya. Rencana karir yang dibuat oleh karywan sebaiknya berkaitan dengan Tipe pekerjaan, bidang minat, lokasi kerja, sasaran jabatan dll. Macam- macam orientasi pribadi karyawan :  Orientasi Konvensional Individu tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas2 terstruktur dan teratur. Contoh: akuntan dan bankir.  Orientasi Perusahaan Individu tipe ini akan terpikat dengan karir yang melibatkan ktivitas2 verbal yg ditujukan utk mempengaruhi org lain. Contoh : manajer, pengacara dan tenaga humas.  Orientasi Artistik
  • 8. Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 ekspresi diri, kreasi artistik, ekspresi emosi, dan individualistik. Contoh : artis, eksekutif periklanan, dan musisi.  Orientasi Realistik  Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 fisik yg menuntut keahlian, kekuatan, dan koordinasi. Contoh: pertanian, kehutanan, dan agrikultur  Orientasi Investigatif Individu tipe ini akn terpikat dgn karir yg melibatkan aktivitas2 kognitif (berpikir, berorganisasi, pemahaman) drpd yg afektif (perasaan, akting, dan emosional). Contoh: biolog, ahli kimia, dan dosen.  Orientasi Sosial Individu tipe ini akn terpikat dengan karir yang melibatkan aktivitas2 antarpribadi drpd fisik atau intelektual. Contoh: psikologi klinis, layanan asing dan kerja sosial. PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR  Melanjutkan Pendidikan Formal Untuk mendapatkan seorang karyawan yang nantinya akan mampu memenuhi kebutuhan kompetensi dari perusahaan, tidak ada salahnya jika sebuah perusahaan memebrikan ijin bagi karyawannya untuk melnjutkan pendidikan formal mereka, dengan begitu ilmu yang didaptkan dari seorang karyawan tersebut dapat selalu berkembang.dengan begitu kemampuan dari seorang karyawan tersebut dapat terus diasah untuk mendaptkan karyawan- karyawan yang unggul dan memiliki totalitas serta loyalitas bagi perusahaan dan ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan.  Magang Mangang biasa dilakukan dalam rangka untuk membekali karyawan dengan kompetensi keahlian teknis. Bentuk kegiatan magang ini meneyerupai on-the-job training dengan cara mengirim karyawan keperusahaan lain yang saling bekerja sama dengan menciptakan standart kurikulum teknis dan prosedur pelaksanaan kegiatan magang.
  • 9.  Job Rotasi, Job Enrichment dan Job Enlargement Job Rotasi merupakan perpindahan jabatan ke jabatan yang lain dengan jangka waktu / periode. Job Enrichment adalah perluasan rancangan tugas untuk memberi arti lebih dan memberikan kepuasan kerja dengan cara melibatkan pekerja dengan pekerjaan perencanaan, penyelenggaraan organisasi dan pengawasan pekerjaan sehingga job enrichment bertujuan untuk menambah tanggung jawab dalam pengambilan keputusan, menambah hak otonomi dan wewenang merancang pekerjaan dan memperluas wawasan kerja. Job Enlargement adalah seorang karyawan diberi tugas yang masih dalam satu level dengan pekerjaan pokoknya.  Promosi Jabatan “Promosi jabatan berarti perpindahan yang memperbesar wewenang dan tanggung jawab ke jabatan yang lebih tinggi di dalam suatu organisasi yang diikuti dengan kewajiban, hak, status, dan penghasilan yang lebih besar.” Hasibuan (2002 : 108) sedangakan menurut Manullang (2004 : 153) “Promosi jabatan berarti kenaikan jabatan, yakni menerima kekuasaan dan tanggung jawab lebih besar dari kekuasaan dan tanggung jawab sebelumnya.” Sedangkan menurut Siagian (1999:169) “Promosi adalah perpindahan pegawai dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain yang tanggung jawabnya lebih besar, tingkatan hirarki jabatannya lebih tinggi dan penghasilannya pun lebih besar pula.” Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan perpindahan jabatan ke tingkatan yang lebih tinggi disertai dengan tanggung jawab,kewenangan serta pnghasilan yang lebih tinggi pula. Dengan demikian kegiatan promosi jabatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan karir yang baik yang disukai oleh para karyawan.
  • 10. Dasar-dasar promosi : Pedoman yang dijadikan dasar untuk mempromosikan karywan atau pegawai menurut Handoko (1999) adalah: o Pengalaman (lamanya pengalaman kerja karyawan). o Kecakapan (keahlian atau kecakapan) o Kombinasi kecakapan dan pengalaman (lamanya pengalaman dan kecakapan). Syarat-syarat promosi : Persyaratan promosi untuk setiap perusahaan tidak selalu sama tergantung kepada perusahaan/lembaga masing-masing. Menurut Handoko (1999) syarat-syarat promosi pada umunya sebagai berikut.: o Kejujuran o Disiplin o Prestasi kerja o Kerjasama o Kecakapan o Loyalitas o Kepemimpinan o Komunikatif o Pendidikan  Transfer Jabatan Transfer jabatan hampir sama dengan rotasi atau perpindahan karyawan pada jabatan dengan tingkat yang setara dengan jabatan yang sebelumnya. Tetapi perpindahan jabatan ini bersifat permanen dibandingkan dengan job rotasi yang sifatnya sementara. Pemindahan jabatan bias dilakukan dengan memindahkan karyawan pada wilayah kerja, bidang atau departemen lain.  Demosi Menurut Suratman (1998) demosi adalah penurunan jabatan dalam suatu instansi yang biasa dikarenakan oleh berbagai hal, contohnya adalah keteledoran dalam bekerja. Turun jabatan biasanya diberikan pada karyawan yang memiliki kinerja yang kurang baik atau buruk serta bisa
  • 11. juga diberikan ada karyawan yang bermasalah sebagai sanksi hukuman Demosi merupakan suatu hal yang sangat dihindari oleh setiap pekerja karena dapat menurunkan status, jabatan, dan gaji. Namun, demosi atau turun jabatan ini biasa dilakukan oleh beberapa instansi ataupun perusahaan demi peningkatan kualitas kerja, dan juga sebagai motivasi bagi karyawannya agar mau berusaha untuk memperoleh yang diinginkan. Mendapatkan promosi dan menghindari demosi. DAFTAR PUSTAKA Aprianto,brian , Fonny Arisandy Jacob (2013), pedoman lengkap professional SDM Indonesia, PPM,