SlideShare a Scribd company logo
Ridwan Ichsan
MBI
Machinery Breakdown
Insurance
Product knowledge Advance Edition
MACHINERY BREAKDOWN INSURANCE
Menggunakan Wording Standard Munich-Re yang banyak digunakan di pasar asuransi dan mudah
diterima oleh pihak reasuransi.
Polis dibuat setelah tertanggung mengajukan permohonan tertulis dan melengkapi pertanyaan /
kuisioner dari penanggung, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari polis ini.
Syarat berlakunya pertanggungan adalah pembayaran premi, dan pelaksanaan TC, provision,
exclusion, dll
Hal yang setuju untuk dijamin:
• Berada di lokasi yang disebutkan dalam ikhtisar polis
• Damage yang bersifat sudden, unforeseen, & physical yang diakibatkan oleh:
 Cacat material / pembuatan (Defects in casting and material)
 Kesalahan desain (Faulty design)
 Kesalahan dalam masa perakitan / pemasangan (Faults in workshop or in erection)
 Bad workmanship
 Kurangnya keterampilan (Lack of skill)
 Carelessness (Kecerobohan)
 Kekurangan air di dalam boiler
 Meledak secara fisik
 Terpecah belah karena gaya sentrifugal
 Short circuit
 Storm (badai)
 Sebab lain yang tidak dikecualikan
• Selama periode pertanggungan ataupun masa perpanjangan dimana premi perpanjangan
telah dibayar dan diterima penanggung
Penanggung akan meng-indemnity:
• Dalam bentuk repair, replace, cash payment.
• Periode penjaminan dapat berlaku saat:
 Setelah selesainya tes kelayakan (Baik saat istirahat atau sedang dioperasikan)
 Saat dibongkar untuk tujuan pembersihan atau proses overhaul
 Saat pengoperasian sesuai tujuan penggunaannya
 Saat dipindahkan didalam premises yang disebutkan
 Saat pemasangan lanjutan
Pengecualian:
1. Deductible
2. Kerusakan pada peralatan yang sifatnya ‘exchangeable’, parts yang secara pasti mengalami
aus atau penyusutan, dll.
3. Akibat kebakaran, sambaran petir secara langsung, ledakan kimiawi, proses pemadaman api,
pesawat terbang, pencurian, pembongkaran, bangunan roboh, banjir, genangan air, gempa,
tanah longsor, angin ribut, badai, dan bencana alam lainnya
4. Kerusakan yang merupakan tanggung jawab penjual/supplier/repairer (berdasarkan kontrak
ataupun hukum yang berlaku)
5. Cacat yang telah ada sebelumnya (baik tertanggung tahu ataupun tidak)
6. Kelalaian tertanggung
7. Perang, huru-hara, dan sejenisnya
8. Akibat nuklir, radioaktif, radiasi, dan sejenisnya
9. Akibat pemakaian yang terus menerus / aus (Karat, aus, erosi, dll)
10. Consequential loss (kerugian yang merupakan dampak dari rusaknya obyek yang dicover)
Provision (Ketentuan):
Memo-1 ; Nilai pertanggungan:
 Nilai pertanggungan = biaya penggantian dengan mesin baru dengan jenis dan kapasitas
yang sama (termasuk biaya kirim, cukai, pajak, & biaya pemasangan, jika ada)
 Under insured diperhitungkan  saat klaim dihitung prorata
Memo-2; Dasar Penggantian (indemnity):
a) Dalam hal kerusakan bisa diperbaiki
 Biaya perbaikan, termasuk biaya bongkar-pasang,
 Biaya cukai, pajak, biaya kirim, dll (selama hal tersebut dijumlahkan dalam nilai
pertanggungan)
 Apabila diperbaiki di tempat service milik tertanggung biaya material, jasa, dan
overhead cost ditanggung penanggung
 Depresiasi atas spare part lama tidak diperhitungkan dalam hal diganti dengan spare
part baru, namun salvage akan diperhitungkan.
 Apabila nilai kerusakan sama, atau melebihi nilai pertanggungan, maka obyek akan
dianggap total loss.
b) Dalam hal obyek tersebut hancur total (total loss)
 Penanggung akan membayar nilai aktual sesaat sebelum kerugian terjadi
 Termasuk biaya cukai, pajak, kirim, dll (selama hal tersebut dijumlahkan dalam nilai
pertanggungan)
 Depresiasi diperhitungkan
 Biaya bongkar mesin diperhitungkan, salvage menjadi hak penanggung
 Biaya memvariasi, renovasi, overhaul, atau upgrade, tidak dijamin penanggung
Condition (persyaratan):
1. Mengisi SPPA dan Kuisioner tentang obyek pertanggungan dengan sebenar-benarnya
2. Mengambil tindakan preventif sebaik mungkin dan mengikuti instruksi pabrik pembuatnya
dalam hal pemakaian agar tidak terjadi kerusakan. Apabila tidak, maka akan dianggap lalai.
3. Penanggung berhak melakukan sidak, dan penanggung wajib memperbolehkan dan
memberikan informasi yang diperlukan
4. Dalam hal terjadi perubahan resiko, maka harus diinformasikan kepada penanggung.
Penanggung apabila setuju akan mengeluarkan persetujuan secara tertulis
5. Dalam hal terjadi peristiwa yang mungkin akan menimbulkan klaim, tertanggung harus:
a. Segera lapor
b. Ambil tindakan pencegahan
c. Mengamankan barang yang terselamatkan
d. Mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk analisa klaim
6. Tertanggung harus membantu tertanggung dalam hal penarikan subrogasi dari pihak lain
yang terkait
7. Penyelesaian sengketa melalui arbitrase
8. Penanggung berhak menahan pembayaran indemnity apabila:
a. Ada keraguan mengenai siap yang berhak atas pembayaran indemnity tersebut
b. Tertanggung sedang dalam penyelidikan polisi akibat pelanggaran hukum
9. Dalam hal pernyataan SPPA atau informasi yang diberikan tidak benar, maka:
a. Klaim ditolak, Polis dinyatakan batal, dan penanggung tidak wajib mengembalikan
premi
10. Berlaku prinsip kontribusi, apabila obyek tersebut dicover oleh lebih dari satu penanggung,
dan penanggung hanya akan menanggung sebesar prorata yang merupakan bagiannya.
11. Berakhirnya masa pertanggungan dapat merupakan permintaan tertanggung (Dihitung short
period) atau penanggung (dihitung prorata)
a. Segera lapor
b. Ambil tindakan pencegahan
c. Mengamankan barang yang terselamatkan
d. Mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk analisa klaim
6. Tertanggung harus membantu tertanggung dalam hal penarikan subrogasi dari pihak lain
yang terkait
7. Penyelesaian sengketa melalui arbitrase
8. Penanggung berhak menahan pembayaran indemnity apabila:
a. Ada keraguan mengenai siap yang berhak atas pembayaran indemnity tersebut
b. Tertanggung sedang dalam penyelidikan polisi akibat pelanggaran hukum
9. Dalam hal pernyataan SPPA atau informasi yang diberikan tidak benar, maka:
a. Klaim ditolak, Polis dinyatakan batal, dan penanggung tidak wajib mengembalikan
premi
10. Berlaku prinsip kontribusi, apabila obyek tersebut dicover oleh lebih dari satu penanggung,
dan penanggung hanya akan menanggung sebesar prorata yang merupakan bagiannya.
11. Berakhirnya masa pertanggungan dapat merupakan permintaan tertanggung (Dihitung short
period) atau penanggung (dihitung prorata)

More Related Content

What's hot

EAR and CAR Insurance in Construction
EAR and CAR Insurance in ConstructionEAR and CAR Insurance in Construction
EAR and CAR Insurance in Construction
Sarbesh Mishra
 
Engineering insurance
Engineering insuranceEngineering insurance
Engineering insurance
Md. Mufidur Rahman
 
Marine insurance
Marine insuranceMarine insurance
Marine insurance
Rajesh Kendole
 
Industrial All Risk insurance Policy IAR
Industrial All Risk insurance Policy IARIndustrial All Risk insurance Policy IAR
Industrial All Risk insurance Policy IAR
goyalvimal
 
Project insurance claims
Project insurance claimsProject insurance claims
Project insurance claims
goyalvimal
 
Contractors all risk insurance
Contractors all risk insuranceContractors all risk insurance
Contractors all risk insurance
Salum Mlaponi-Dip CII
 
Standard Fire and special Perils Policy Add on Covers
Standard Fire and special Perils Policy Add on CoversStandard Fire and special Perils Policy Add on Covers
Standard Fire and special Perils Policy Add on Covers
Sagar Garg
 
fire insurance
fire insurancefire insurance
Marine Insurance
Marine InsuranceMarine Insurance
Marine Insurance
Viswanathan Odatt
 
Cash in safe insurance..
Cash in safe insurance..Cash in safe insurance..
Cash in safe insurance..
Ridwan Ichsan
 
MARINE CARGO INSURANCE
MARINE CARGO INSURANCEMARINE CARGO INSURANCE
MARINE CARGO INSURANCE
JayarajR11
 
Directors and Officer's Liability Insurance
Directors and Officer's Liability InsuranceDirectors and Officer's Liability Insurance
Directors and Officer's Liability Insurance
Meri Planning
 
Marine cargo
Marine cargo Marine cargo
Marine cargo
proteksi-asset
 
Property Insurance - Black Book Project
Property Insurance - Black Book ProjectProperty Insurance - Black Book Project
Property Insurance - Black Book Project
MihirVedpathak
 
Fire Insurance
Fire InsuranceFire Insurance
Fire Insurance
Anisha Agarwal
 
Marine insurance
Marine insuranceMarine insurance
Marine insurance
Deepak patel
 
Fire insurance everything you wanted to know 17012017
Fire insurance everything you wanted to know 17012017Fire insurance everything you wanted to know 17012017
Fire insurance everything you wanted to know 17012017
Lajpat Ray Chandnani
 
Workmen Compensation Insurance
Workmen Compensation InsuranceWorkmen Compensation Insurance
Workmen Compensation Insurance
Square Insurance Brokers Pvt. Ltd.
 
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
Square Insurance Brokers Pvt. Ltd.
 
Business Interruption Presentation
Business Interruption PresentationBusiness Interruption Presentation
Business Interruption Presentation
LeeEpstein
 

What's hot (20)

EAR and CAR Insurance in Construction
EAR and CAR Insurance in ConstructionEAR and CAR Insurance in Construction
EAR and CAR Insurance in Construction
 
Engineering insurance
Engineering insuranceEngineering insurance
Engineering insurance
 
Marine insurance
Marine insuranceMarine insurance
Marine insurance
 
Industrial All Risk insurance Policy IAR
Industrial All Risk insurance Policy IARIndustrial All Risk insurance Policy IAR
Industrial All Risk insurance Policy IAR
 
Project insurance claims
Project insurance claimsProject insurance claims
Project insurance claims
 
Contractors all risk insurance
Contractors all risk insuranceContractors all risk insurance
Contractors all risk insurance
 
Standard Fire and special Perils Policy Add on Covers
Standard Fire and special Perils Policy Add on CoversStandard Fire and special Perils Policy Add on Covers
Standard Fire and special Perils Policy Add on Covers
 
fire insurance
fire insurancefire insurance
fire insurance
 
Marine Insurance
Marine InsuranceMarine Insurance
Marine Insurance
 
Cash in safe insurance..
Cash in safe insurance..Cash in safe insurance..
Cash in safe insurance..
 
MARINE CARGO INSURANCE
MARINE CARGO INSURANCEMARINE CARGO INSURANCE
MARINE CARGO INSURANCE
 
Directors and Officer's Liability Insurance
Directors and Officer's Liability InsuranceDirectors and Officer's Liability Insurance
Directors and Officer's Liability Insurance
 
Marine cargo
Marine cargo Marine cargo
Marine cargo
 
Property Insurance - Black Book Project
Property Insurance - Black Book ProjectProperty Insurance - Black Book Project
Property Insurance - Black Book Project
 
Fire Insurance
Fire InsuranceFire Insurance
Fire Insurance
 
Marine insurance
Marine insuranceMarine insurance
Marine insurance
 
Fire insurance everything you wanted to know 17012017
Fire insurance everything you wanted to know 17012017Fire insurance everything you wanted to know 17012017
Fire insurance everything you wanted to know 17012017
 
Workmen Compensation Insurance
Workmen Compensation InsuranceWorkmen Compensation Insurance
Workmen Compensation Insurance
 
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
Standard Fire & Special Perils Policy (Internal Training)
 
Business Interruption Presentation
Business Interruption PresentationBusiness Interruption Presentation
Business Interruption Presentation
 

Viewers also liked

Bussiness Plan Es Pisang Coklat
Bussiness Plan Es Pisang CoklatBussiness Plan Es Pisang Coklat
Bussiness Plan Es Pisang Coklat
rinarifu
 
Kp1
Kp1Kp1
Kp1
25nuri
 
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
Ridwan Ichsan
 
Property all risk and business interruption training 3
Property all risk and business interruption training  3Property all risk and business interruption training  3
Property all risk and business interruption training 3
Afrianto Budi
 
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
Ridwan Ichsan
 
Marine hull insurance upload
Marine hull insurance uploadMarine hull insurance upload
Marine hull insurance upload
Ridwan Ichsan
 
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
Afrianto Budi
 
Marine Cargo Insurance
Marine Cargo InsuranceMarine Cargo Insurance
Marine Cargo Insurance
anishjacob
 
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research PaperMOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
KUNAL BASU
 
Motor vehicle Insurance in India
Motor vehicle Insurance in IndiaMotor vehicle Insurance in India
Motor vehicle Insurance in India
Varun Vaish
 

Viewers also liked (11)

Cargo insurance..
Cargo insurance..Cargo insurance..
Cargo insurance..
 
Bussiness Plan Es Pisang Coklat
Bussiness Plan Es Pisang CoklatBussiness Plan Es Pisang Coklat
Bussiness Plan Es Pisang Coklat
 
Kp1
Kp1Kp1
Kp1
 
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
Tips Ujian AAMAI (Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
 
Property all risk and business interruption training 3
Property all risk and business interruption training  3Property all risk and business interruption training  3
Property all risk and business interruption training 3
 
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
Gas or Grouse Case Solution (Business Ethics)
 
Marine hull insurance upload
Marine hull insurance uploadMarine hull insurance upload
Marine hull insurance upload
 
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
Soal Jawab Ujian LSPP AAMAI 104 - Asuransi Kendaraan Bermotor dan Tanggung Gu...
 
Marine Cargo Insurance
Marine Cargo InsuranceMarine Cargo Insurance
Marine Cargo Insurance
 
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research PaperMOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
MOTOR VEHICLE INSURANCE Research Paper
 
Motor vehicle Insurance in India
Motor vehicle Insurance in IndiaMotor vehicle Insurance in India
Motor vehicle Insurance in India
 

Similar to Machinery breakdown insurance..

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptxPERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
muhammadarsyad77
 
Engineering insurance..
Engineering insurance..Engineering insurance..
Engineering insurance..
Ridwan Ichsan
 
Jaminan Reklamasi.pdf
Jaminan Reklamasi.pdfJaminan Reklamasi.pdf
Jaminan Reklamasi.pdf
JulianFawwazRabbani
 
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasiAkuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
rizky nurul chasanah
 
istishna'.ppt
istishna'.pptistishna'.ppt
istishna'.ppt
GlobalLink7
 
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.docPerjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
GLC
 
Transaksi istishna
Transaksi istishnaTransaksi istishna
Transaksi istishna
Hasunah
 
Aturcara kontrak polisi insuran
Aturcara kontrak polisi insuranAturcara kontrak polisi insuran
Aturcara kontrak polisi insuran
ImanFitroni_PTSB
 
Asuransi Properti Usahaku 2015
Asuransi Properti Usahaku 2015Asuransi Properti Usahaku 2015
Asuransi Properti Usahaku 2015
proteksi-asset
 
4 analisis aktivitas pendanaan
4 analisis aktivitas pendanaan4 analisis aktivitas pendanaan
4 analisis aktivitas pendanaan
reidjen raden
 
Icci2006 s4pp10
Icci2006 s4pp10Icci2006 s4pp10
Icci2006 s4pp10
Heni Cie Bona Ndutz
 
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
GLC
 
hukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppthukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppt
ssuserd30037
 
hukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppthukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppt
yessypardede
 
Hukum bangunan
Hukum bangunanHukum bangunan
Hukum bangunan
Hadi Afriandi
 
Personal Finance
Personal FinancePersonal Finance
Personal Finance
Riska Rayusttiareolfa
 
KONTRAK KONTRUKSI.pptx
 KONTRAK KONTRUKSI.pptx KONTRAK KONTRUKSI.pptx
KONTRAK KONTRUKSI.pptx
SyakhshiyahIslami
 
Asuransi.pdf
Asuransi.pdfAsuransi.pdf
Asuransi.pdf
Emilda4
 
Manajemen asuransi
Manajemen asuransi Manajemen asuransi
Manajemen asuransi
nonarunny
 

Similar to Machinery breakdown insurance.. (20)

Fire insurance..
Fire insurance..Fire insurance..
Fire insurance..
 
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptxPERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
PERUSAHAAN PEMBIAYAAN LEASING SYARIAH .pptx
 
Engineering insurance..
Engineering insurance..Engineering insurance..
Engineering insurance..
 
Jaminan Reklamasi.pdf
Jaminan Reklamasi.pdfJaminan Reklamasi.pdf
Jaminan Reklamasi.pdf
 
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasiAkuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
Akuntansi keuangan lanjutan konsinyasi
 
istishna'.ppt
istishna'.pptistishna'.ppt
istishna'.ppt
 
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.docPerjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
Perjanjian Pialang Broker Asuransi.doc
 
Transaksi istishna
Transaksi istishnaTransaksi istishna
Transaksi istishna
 
Aturcara kontrak polisi insuran
Aturcara kontrak polisi insuranAturcara kontrak polisi insuran
Aturcara kontrak polisi insuran
 
Asuransi Properti Usahaku 2015
Asuransi Properti Usahaku 2015Asuransi Properti Usahaku 2015
Asuransi Properti Usahaku 2015
 
4 analisis aktivitas pendanaan
4 analisis aktivitas pendanaan4 analisis aktivitas pendanaan
4 analisis aktivitas pendanaan
 
Icci2006 s4pp10
Icci2006 s4pp10Icci2006 s4pp10
Icci2006 s4pp10
 
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
Contoh Perjanjian Jaminan Produk dan Perbaikan (Beli Perjanjian, Hub: 0811888...
 
hukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppthukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppt
 
hukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppthukum-asuransi.ppt
hukum-asuransi.ppt
 
Hukum bangunan
Hukum bangunanHukum bangunan
Hukum bangunan
 
Personal Finance
Personal FinancePersonal Finance
Personal Finance
 
KONTRAK KONTRUKSI.pptx
 KONTRAK KONTRUKSI.pptx KONTRAK KONTRUKSI.pptx
KONTRAK KONTRUKSI.pptx
 
Asuransi.pdf
Asuransi.pdfAsuransi.pdf
Asuransi.pdf
 
Manajemen asuransi
Manajemen asuransi Manajemen asuransi
Manajemen asuransi
 

More from Ridwan Ichsan

Cause related marketing - 3 m case
Cause related marketing  - 3 m caseCause related marketing  - 3 m case
Cause related marketing - 3 m case
Ridwan Ichsan
 
McDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
McDonalds Corporation - Organizational Behavior CaseMcDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
McDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
Ridwan Ichsan
 
Extracting Consumer Surplus
Extracting Consumer SurplusExtracting Consumer Surplus
Extracting Consumer Surplus
Ridwan Ichsan
 
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JITKerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
Ridwan Ichsan
 
Underwriting Liability Insurance: an overview
Underwriting Liability Insurance: an overviewUnderwriting Liability Insurance: an overview
Underwriting Liability Insurance: an overview
Ridwan Ichsan
 
Avn 102 waiver of subrogation endorsement
Avn 102 waiver of subrogation endorsementAvn 102 waiver of subrogation endorsement
Avn 102 waiver of subrogation endorsement
Ridwan Ichsan
 
Avn 100 fraudulent claims clause
Avn 100 fraudulent claims clauseAvn 100 fraudulent claims clause
Avn 100 fraudulent claims clause
Ridwan Ichsan
 
Avn 99 continuing liability termination notice
Avn 99 continuing liability termination noticeAvn 99 continuing liability termination notice
Avn 99 continuing liability termination notice
Ridwan Ichsan
 
Avn 99 aircraft finance lease contract continuing liability endorsement
Avn 99 aircraft finance lease contract   continuing liability endorsement Avn 99 aircraft finance lease contract   continuing liability endorsement
Avn 99 aircraft finance lease contract continuing liability endorsement
Ridwan Ichsan
 
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insuranceAvn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
Ridwan Ichsan
 
Avn 97 arbitration clause
Avn 97 arbitration clauseAvn 97 arbitration clause
Avn 97 arbitration clause
Ridwan Ichsan
 
Avn 67 c termination notice
Avn 67 c termination noticeAvn 67 c termination notice
Avn 67 c termination notice
Ridwan Ichsan
 
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull warAvn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
Ridwan Ichsan
 
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement
Avn 67 c airline finance lease contract endorsementAvn 67 c airline finance lease contract endorsement
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 r guidance note extended coverage endorsement - aviation liabilities
Avn 52 r guidance note   extended coverage endorsement - aviation liabilitiesAvn 52 r guidance note   extended coverage endorsement - aviation liabilities
Avn 52 r guidance note extended coverage endorsement - aviation liabilities
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 r extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 r extended coverage endorsement   aviation liabilities Avn 52 r extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 r extended coverage endorsement aviation liabilities
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsementAvn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clausesAvn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 l extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 l extended coverage endorsement   aviation liabilitiesAvn 52 l extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 l extended coverage endorsement aviation liabilities
Ridwan Ichsan
 
Avn 52 j extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 j extended coverage endorsement   aviation liabilitiesAvn 52 j extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 j extended coverage endorsement aviation liabilities
Ridwan Ichsan
 

More from Ridwan Ichsan (20)

Cause related marketing - 3 m case
Cause related marketing  - 3 m caseCause related marketing  - 3 m case
Cause related marketing - 3 m case
 
McDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
McDonalds Corporation - Organizational Behavior CaseMcDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
McDonalds Corporation - Organizational Behavior Case
 
Extracting Consumer Surplus
Extracting Consumer SurplusExtracting Consumer Surplus
Extracting Consumer Surplus
 
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JITKerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
Kerangka Teori kanban dan Junbiki dalam JIT
 
Underwriting Liability Insurance: an overview
Underwriting Liability Insurance: an overviewUnderwriting Liability Insurance: an overview
Underwriting Liability Insurance: an overview
 
Avn 102 waiver of subrogation endorsement
Avn 102 waiver of subrogation endorsementAvn 102 waiver of subrogation endorsement
Avn 102 waiver of subrogation endorsement
 
Avn 100 fraudulent claims clause
Avn 100 fraudulent claims clauseAvn 100 fraudulent claims clause
Avn 100 fraudulent claims clause
 
Avn 99 continuing liability termination notice
Avn 99 continuing liability termination noticeAvn 99 continuing liability termination notice
Avn 99 continuing liability termination notice
 
Avn 99 aircraft finance lease contract continuing liability endorsement
Avn 99 aircraft finance lease contract   continuing liability endorsement Avn 99 aircraft finance lease contract   continuing liability endorsement
Avn 99 aircraft finance lease contract continuing liability endorsement
 
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insuranceAvn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
Avn 98 aviation products grounding and other aviation liabilities insurance
 
Avn 97 arbitration clause
Avn 97 arbitration clauseAvn 97 arbitration clause
Avn 97 arbitration clause
 
Avn 67 c termination notice
Avn 67 c termination noticeAvn 67 c termination notice
Avn 67 c termination notice
 
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull warAvn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement hull war
 
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement
Avn 67 c airline finance lease contract endorsementAvn 67 c airline finance lease contract endorsement
Avn 67 c airline finance lease contract endorsement
 
Avn 52 r guidance note extended coverage endorsement - aviation liabilities
Avn 52 r guidance note   extended coverage endorsement - aviation liabilitiesAvn 52 r guidance note   extended coverage endorsement - aviation liabilities
Avn 52 r guidance note extended coverage endorsement - aviation liabilities
 
Avn 52 r extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 r extended coverage endorsement   aviation liabilities Avn 52 r extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 r extended coverage endorsement aviation liabilities
 
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsementAvn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
Avn 52 p aviation manufacturers product liabilities endorsement
 
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clausesAvn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
Avn 52 p a products endorsement for avn52 clauses
 
Avn 52 l extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 l extended coverage endorsement   aviation liabilitiesAvn 52 l extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 l extended coverage endorsement aviation liabilities
 
Avn 52 j extended coverage endorsement aviation liabilities
Avn 52 j extended coverage endorsement   aviation liabilitiesAvn 52 j extended coverage endorsement   aviation liabilities
Avn 52 j extended coverage endorsement aviation liabilities
 

Machinery breakdown insurance..

  • 2. MACHINERY BREAKDOWN INSURANCE Menggunakan Wording Standard Munich-Re yang banyak digunakan di pasar asuransi dan mudah diterima oleh pihak reasuransi. Polis dibuat setelah tertanggung mengajukan permohonan tertulis dan melengkapi pertanyaan / kuisioner dari penanggung, dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari polis ini. Syarat berlakunya pertanggungan adalah pembayaran premi, dan pelaksanaan TC, provision, exclusion, dll Hal yang setuju untuk dijamin: • Berada di lokasi yang disebutkan dalam ikhtisar polis • Damage yang bersifat sudden, unforeseen, & physical yang diakibatkan oleh:  Cacat material / pembuatan (Defects in casting and material)  Kesalahan desain (Faulty design)  Kesalahan dalam masa perakitan / pemasangan (Faults in workshop or in erection)  Bad workmanship  Kurangnya keterampilan (Lack of skill)  Carelessness (Kecerobohan)  Kekurangan air di dalam boiler  Meledak secara fisik  Terpecah belah karena gaya sentrifugal  Short circuit  Storm (badai)  Sebab lain yang tidak dikecualikan
  • 3. • Selama periode pertanggungan ataupun masa perpanjangan dimana premi perpanjangan telah dibayar dan diterima penanggung Penanggung akan meng-indemnity: • Dalam bentuk repair, replace, cash payment. • Periode penjaminan dapat berlaku saat:  Setelah selesainya tes kelayakan (Baik saat istirahat atau sedang dioperasikan)  Saat dibongkar untuk tujuan pembersihan atau proses overhaul  Saat pengoperasian sesuai tujuan penggunaannya  Saat dipindahkan didalam premises yang disebutkan  Saat pemasangan lanjutan Pengecualian: 1. Deductible 2. Kerusakan pada peralatan yang sifatnya ‘exchangeable’, parts yang secara pasti mengalami aus atau penyusutan, dll. 3. Akibat kebakaran, sambaran petir secara langsung, ledakan kimiawi, proses pemadaman api, pesawat terbang, pencurian, pembongkaran, bangunan roboh, banjir, genangan air, gempa, tanah longsor, angin ribut, badai, dan bencana alam lainnya 4. Kerusakan yang merupakan tanggung jawab penjual/supplier/repairer (berdasarkan kontrak ataupun hukum yang berlaku) 5. Cacat yang telah ada sebelumnya (baik tertanggung tahu ataupun tidak) 6. Kelalaian tertanggung 7. Perang, huru-hara, dan sejenisnya 8. Akibat nuklir, radioaktif, radiasi, dan sejenisnya 9. Akibat pemakaian yang terus menerus / aus (Karat, aus, erosi, dll) 10. Consequential loss (kerugian yang merupakan dampak dari rusaknya obyek yang dicover) Provision (Ketentuan): Memo-1 ; Nilai pertanggungan:
  • 4.  Nilai pertanggungan = biaya penggantian dengan mesin baru dengan jenis dan kapasitas yang sama (termasuk biaya kirim, cukai, pajak, & biaya pemasangan, jika ada)  Under insured diperhitungkan  saat klaim dihitung prorata Memo-2; Dasar Penggantian (indemnity): a) Dalam hal kerusakan bisa diperbaiki  Biaya perbaikan, termasuk biaya bongkar-pasang,  Biaya cukai, pajak, biaya kirim, dll (selama hal tersebut dijumlahkan dalam nilai pertanggungan)  Apabila diperbaiki di tempat service milik tertanggung biaya material, jasa, dan overhead cost ditanggung penanggung  Depresiasi atas spare part lama tidak diperhitungkan dalam hal diganti dengan spare part baru, namun salvage akan diperhitungkan.  Apabila nilai kerusakan sama, atau melebihi nilai pertanggungan, maka obyek akan dianggap total loss. b) Dalam hal obyek tersebut hancur total (total loss)  Penanggung akan membayar nilai aktual sesaat sebelum kerugian terjadi  Termasuk biaya cukai, pajak, kirim, dll (selama hal tersebut dijumlahkan dalam nilai pertanggungan)  Depresiasi diperhitungkan  Biaya bongkar mesin diperhitungkan, salvage menjadi hak penanggung  Biaya memvariasi, renovasi, overhaul, atau upgrade, tidak dijamin penanggung Condition (persyaratan): 1. Mengisi SPPA dan Kuisioner tentang obyek pertanggungan dengan sebenar-benarnya 2. Mengambil tindakan preventif sebaik mungkin dan mengikuti instruksi pabrik pembuatnya dalam hal pemakaian agar tidak terjadi kerusakan. Apabila tidak, maka akan dianggap lalai. 3. Penanggung berhak melakukan sidak, dan penanggung wajib memperbolehkan dan memberikan informasi yang diperlukan 4. Dalam hal terjadi perubahan resiko, maka harus diinformasikan kepada penanggung. Penanggung apabila setuju akan mengeluarkan persetujuan secara tertulis 5. Dalam hal terjadi peristiwa yang mungkin akan menimbulkan klaim, tertanggung harus:
  • 5. a. Segera lapor b. Ambil tindakan pencegahan c. Mengamankan barang yang terselamatkan d. Mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk analisa klaim 6. Tertanggung harus membantu tertanggung dalam hal penarikan subrogasi dari pihak lain yang terkait 7. Penyelesaian sengketa melalui arbitrase 8. Penanggung berhak menahan pembayaran indemnity apabila: a. Ada keraguan mengenai siap yang berhak atas pembayaran indemnity tersebut b. Tertanggung sedang dalam penyelidikan polisi akibat pelanggaran hukum 9. Dalam hal pernyataan SPPA atau informasi yang diberikan tidak benar, maka: a. Klaim ditolak, Polis dinyatakan batal, dan penanggung tidak wajib mengembalikan premi 10. Berlaku prinsip kontribusi, apabila obyek tersebut dicover oleh lebih dari satu penanggung, dan penanggung hanya akan menanggung sebesar prorata yang merupakan bagiannya. 11. Berakhirnya masa pertanggungan dapat merupakan permintaan tertanggung (Dihitung short period) atau penanggung (dihitung prorata)
  • 6. a. Segera lapor b. Ambil tindakan pencegahan c. Mengamankan barang yang terselamatkan d. Mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk analisa klaim 6. Tertanggung harus membantu tertanggung dalam hal penarikan subrogasi dari pihak lain yang terkait 7. Penyelesaian sengketa melalui arbitrase 8. Penanggung berhak menahan pembayaran indemnity apabila: a. Ada keraguan mengenai siap yang berhak atas pembayaran indemnity tersebut b. Tertanggung sedang dalam penyelidikan polisi akibat pelanggaran hukum 9. Dalam hal pernyataan SPPA atau informasi yang diberikan tidak benar, maka: a. Klaim ditolak, Polis dinyatakan batal, dan penanggung tidak wajib mengembalikan premi 10. Berlaku prinsip kontribusi, apabila obyek tersebut dicover oleh lebih dari satu penanggung, dan penanggung hanya akan menanggung sebesar prorata yang merupakan bagiannya. 11. Berakhirnya masa pertanggungan dapat merupakan permintaan tertanggung (Dihitung short period) atau penanggung (dihitung prorata)