Kerangka Regulasi dan Sistem Pemantauan Aksi Adaptasi Berbasis Ekosistem (Ecosystem based Adaptation/EbA)di Indonesia
1.
KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP/BADANPENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP
DEPUTI BIDANG PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM DAN TATA KELOLA NILAI EKONOMI KARBON
DIREKTORAT ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM
Kerangka Regulasi dan Sistem Pemantauan
Aksi Adaptasi Berbasis Ekosistem
(Ecosystem based Adaptation/EbA) di Indonesia
Franky Zamzani, S.Hut., M.Env.
Direktur Adaptasi Perubahan Iklim
Konsultasi Publik Monitoring dan Evaluasi Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Ekosistem
Regulasi
Perpres No. 110Tahun
2025 (Penyelenggaraan
Instrumen Nilai Ekonomi
Karbon dan Pengendalian
Emisi GRK Nasional)
Permen LHK No. 12 Tahun 2024
(Penyelenggaraan Kontribusi yang
Ditetapkan secara Nasional dalam
Penanganan Perubahan Iklim)
Perdirjen Pengendalian
Perubahan Iklim KLHK No. 4
Tahun 2019 (Pedoman
Identifikasi Adaptasi Perubahan
Iklim Berbasis Ekosistem)
Permen LH No. 7 Tahun 2026
(Penyelenggaraan Kontribusi
yang Ditetapkan secara
Nasional)
4.
Definisi & KonsepEbA
Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Ekosistem (EbA) adalah kegiatan adaptasi untuk
melindungi atau mempertahankan ekosistem dari dampak perubahan iklim sekaligus
membantu masyarakat beradaptasi melalui jasa yang dihasilkannya.
Melindungi
Ekosistem
Perlindungan ekosistem
dari ancaman & dampak
perubahan iklim →
Meningkatkan ketahanan
ekosistem
Adaptasi
Berbasis Ekosistem
Membantu
Adaptasi
Pemanfaatan jasa
ekosistem dalam adaptasi
perubahan iklim →
Meningkatkan ketahanan
masyarakat
5.
Jasa Ekosistem &Perannya terhadap Ketahanan Iklim
Jasa Penyediaan | Provisioning Services
Sumber pangan
Air bersih
Energi terbarukan
Bahan obat-obatan
→ Meningkatkan kapasitas adaptif & mengurangi sensitivitas dari
dampak negative perubahan iklim
Jasa Pengaturan | Regulating Services
Pengaturan iklim lokal
Pengendalian banjir
Perlindungan erosi
Penyerapan CO₂
→ Mengurangi keterpaparan (exposure) akibat perubahan iklim dan
meningkatkan kapasitas adaptif serta mengurangi sensitivitas
Jasa Kultural | Cultural Services
Rekreasi & wisata
Pendidikan
Estetika & seni
Kegiatan spiritual
→ Meningkatkan kapasitas adaptif & mengurangi sensitivitas dari
dampak negatif perubahan iklim
Jasa Pendukung | Supporting Services
Siklus nutrisi
Pembentukan tanah
Habitat
Penghasil O₂
→ Mengurangi keterpaparan (exposure) akibat perubahan iklim dan
meningkatkan kapasitas adaptif serta mengurangi sensitivitas
6.
Pendekatan Identifikasi: KerangkaDPSIR
D
Driving
Forces
→
Aktivitas ekonomi
& tekanan
penduduk (faktor
tidak langsung)
P
Pressures
→
Ancaman langsung
terhadap
ekosistem: iklim &
non-iklim
(anthropogenic)
S
State
→
Kondisi ekosistem
& jasa yang
dihasilkannya saat
ini
I
Impact
→
Dampak terhadap
ekosistem, jasa
ekosistem, dan
masyarakat
R
Response
Upaya berupa
intervensi regulasi,
program, kearifan
lokal, aksi adaptasi
dan EbA
Untuk kemudahan identifikasi, DPSIR disederhanakan menjadi 3 kelompok kerja:
① Identifikasi Faktor Pemicu & Tekanan (D+P) ② Identifikasi Kondisi & Dampak (S+I) ③ Identifikasi Aksi EbA (R)
7.
Tahapan Pelaksanaan IdentifikasiEbA
1 Pemilihan Lokasi/Kawasan
Luasan & jenis ekosistem dominan
Jasa ekosistem yang dimanfaatkan masyarakat
Tingkat tekanan terhadap ekosistem
Diskusi multi-pihak
2 Identifikasi Ancaman
Ancaman iklim: suhu, curah hujan, kenaikan
muka laut, dll
Ancaman non-iklim: penebangan, kebakaran,
perambahan
3 Identifikasi Kondisi & Jasa Ekosistem
Jenis ekosistem & kondisinya
Dampak iklim terhadap ekosistem
Jasa ekosistem yang sudah dimanfaatkan dan potensi
jasa ekosistem yang dapat dikembangkan
Penerima manfaat (beneficiaries)
4 Identifikasi Aksi Adaptasi
Pengelola & penanggung jawab kawasan
Kegiatan yang sudah dilakukan
Kearifan lokal masyarakat dalam menjaga ekosistem
▼ ▼
8.
Struktur Pelaporan IdentifikasiEbA
1
Informasi Dasar
Nama kawasan, jenis ekosistem, lokasi administratif, tanggal, nama petugas
2
Ancaman
Resume ancaman iklim (suhu, curah hujan, muka laut) & non-iklim (aktivitas manusia)
3
Kondisi Ekosistem
Kondisi umum (luas, proporsi), jasa ekosistem aktif & potensial, cakupan wilayah manfaat, tata kelola
4
Adaptasi EbA
Resume aksi yang sudah berjalan; efektivitasnya vs. dampak iklim; apakah berbasis kajian?
5
Tindak Lanjut
Rekomendasi strategi EbA untuk menekan kerentanan sosial-ekologi saat ini & masa depan
9.
Pressures (Ancaman) yangTeridentifikasi pada Ketahanan Ekosistem
Sumber:
National Adaptation Plan (NAP) Republic of Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengelola
adaptasi berbasis ekosistem (hutan, lahan gambut,
mangrove) dan berkolaborasi dengan pemerintah kab/kota
dalam infrastruktur hijau dan pengendalian polusi, yang
mendukung ketahanan ekosistem. Mekanisme koordinasi
terpadu dari dataran tinggi hingga dataran rendah antara
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Kementerian
Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Kehutanan
(Kemenhut) memastikan adaptasi berbasis ekosistem dari
dataran tinggi hingga daerah pesisir dan laut.
10.
MEKANISME PELAPORAN
NASIONAL PROVINSIKAB/KOTA
Obyek:
• Kebijakan (Produk Hukum/Dokumen Pendukung, Jenis Produk Hukum/Dokumen Pendukung, Nama Institusi
(Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah; judul dokumen; Kelengkapan Dokumen (ada/tidak)
• Aksi (Nama Kegiatan;Volume; Lokasi Pelaksanaan Kegiatan; waktu pelaksanaan kegiatan; Dokumen/Kebijakan Terkait;
teknologi adaptif; pendanaan; pelaksana)
• Peningkatan Kapasitas Sumber Daya PI (Jenis Peningkatan Kapasitas; Nama Kegiatan; Sasaran (jumlah Lembaga dan
jumlah unit administratif; waktu pelaksanaan; pelaksana; pendanaan dalam Rp )
Bidang Prioritas Adaptasi :
PANGAN, AIR, ENERGI,
KESEHATAN, EKOSISTEM DAN
BIDANG LAINNYA
Koordinator/Pelaksana
Menteri PIC masing–masing
BIdang Prioritas
Koordinator/Pelaksana
• Gubernur
Koordinator/Pelaksana
• Bupati/Walikota
Bidang Prioritas Adaptasi :
menyesuaikan dengan hasil kajian
yang menjadi dasar RAD
Bidang Prioritas Adaptasi:
menyesuaikan dengan hasil
kajian yang menjadi dasar RAD
MENLH
Menteri
Koordinator
PRESIDEN
Menteri Penyelenggara
Bidang Prioritas
GUBERNUR BUPATI/WALIKOTA
TATA LAKSANA PEMANTAUAN - EVALUASI ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM dan
PELAPORAN
HASIL PEMANTAUAN
MENDAGRI
Sistem
Pemantauan dan
Evaluasi Adaptasi
Perubahan IKLIM
SRN
KLH
DOKUMEN
RENCANA API
(Nasional, Prov
dan Kab/Kota)
Rekomendasi
Perbaikan/Input
DOKUMEN
Kebijakan, Rencana
dan Program lainnya
(KRP Sektoral, BTR,
NatCom, GGA)
AKSARA
• Aksi Tingkat
Tapak (non
APBN/D)
• Aksi adaptasi
proyek hibah
LN
CBT
11.
Key Takeaways
1
EbA adalahpendekatan ganda: melindungi ekosistem sekaligus membantu
masyarakat beradaptasi melalui jasa yang dihasilkan.
2
Kerangka DPSIR→PSR menjadi alat sistematis untuk mengidentifikasi ancaman,
kondisi, dan aksi adaptasi berbasis ekosistem.
3
4 jasa ekosistem (penyediaan, pengaturan, kultural, pendukung) langsung
mempengaruhi keterpaparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptasi.
4
Muatan dalam Perdirjen PPI KLHK No.4 Tahun 2019 menjadi modalitas penyusunan peraturan
kedepannya terkait identifikasi, monitoring dan evaluasi EbA dengan masukan dari hasil kegiatan
ADAPT dalam kerja sama ASEAN – EU German CAP – GIZ serta masukan dari konsultasi publik pada
hari ini.