SlideShare a Scribd company logo
DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Administrasi Pendidikan
Dosen Pengampu: Bapak Yayan Andrian, S.Ag., M.ED.MGMT
Disusun Oleh :
Kelompok 10
1. Aria Wibisana (213111188)
2. Siwi Agustiyaningsih (213111190)
3. Murni Wahyuningsih (213111191)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA
2024
ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas rahmat serta inayah-Nya
penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam semoga selalu
tercurahkan kepada nabiyullah Muhammad SAW, Inspirator dari segala
tauladannya yang semoga kita tergolong dari umatnya. Dan Kepada keluarga,
sahabat berserta orang-orang yang senantiasa mengikutinya. Pada kesempatan kali
ini kami mengucapkan terimakasih terhadap bantuan dari dosen pengampu mata
kuliah Administrasi Pendidikan Bapak Yayan Andrian, S.Ag., M.ED.MGMT dan
juga pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran
maupun materinya.
Harapan kami semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu
acuan, petunjuk maupun pedoman, juga membantu menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, sehingga untuk kedepannya kami dapat
memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini dengan lebih baik.
Penulis berharap meskipun makalah ini jauh dari kata sempurna semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Apabila ada kebenaran dalam
makalah ini, maka itu sesungguhnya hidayah dari Allah SWT, akan tetapi jika
terdapat kesalahan, itu berasal dari pribadi penulis yang masih kurang
khasanahnya. Tegur sapa dalam kritik dan saran yang konstruktif sangat penulis
nantikan guna perbaikan makalah selanjutnya.
Surakarta, 24 Mei 2024
Penyusun
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................ ii
DAFTAR ISI.........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN...................................................................................... 1
A. Latar Belakang ............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah........................................................................................ 2
C. Tujuan Penulisan.......................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN....................................................................................... 3
A. Konsep Digitalisasi Administrasi Pendidikan.............................................. 3
B. Manfaat Digitalisasi Administrasi Pendidikan............................................. 5
C. Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan.................. 7
D. Infrastruktur Teknologi ...............................................................................11
E. Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan .................................. 13
BAB III PENUTUP............................................................................................. 18
A. Kesimpulan ................................................................................................ 18
B. Saran........................................................................................................... 18
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 19
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Digitalisasi administrasi Pendidikan merupakan pilar utama dalam
pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Perkembangan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah
menciptakan peluang besar untuk mereformasi sistem administrasi
pendidikan. Teknologi ini memungkinkan integrasi data yang lebih baik,
otomatisasi proses, dan penyimpanan informasi secara digital, sehingga
mengurangi ketergantungan pada metode manual yang rentan terhadap
kesalahan dan inefisiensi.
Salah satu keunggulan utama dari digitalisasi adalah peningkatan
aksesibilitas informasi. Dengan sistem digital, data akademik, informasi
keuangan, dan catatan siswa dapat diakses dengan mudah oleh siswa, orang
tua, dan guru. Transparansi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan, tetapi
juga mendorong akuntabilitas dalam manajemen pendidikan. Digitalisasi
administrasi pendidikan memungkinkan peningkatan mutu layanan melalui
sistem yang terintegrasi. Proses seperti pendaftaran siswa, pembayaran biaya
sekolah, penjadwalan, dan penilaian dapat dilakukan secara lebih cepat dan
tepat. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih baik bagi siswa dan orang
tua serta memperlancar operasional sekolah.
Dengan adanya digitalisasi, data yang terkumpul dapat diolah dan
dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
Informasi yang akurat dan real-time memungkinkan pihak sekolah dan
pemerintah untuk merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan
pendidikan yang lebih efektif dan efisien. Dalam pembelajaran berbasis
digital, teknologi digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran, seperti
mengakses materi pembelajaran, berinteraksi dengan guru dan teman sekelas,
serta menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran (Iskandar and et. al. 2023).
2
B. Rumusan Masalah
1. Apa Konsep dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan?
2. Apa saja Manfaat dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan?
3. Apa saja Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan?
4. Bagaimana Infrastuktur dalam Digitalasi Administrasi Pendidikan?
5. Bagaimana Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui Konsep dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan
2. Mengetahui Manfaat dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan
3. Mengetahui Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi
Pendidikan
4. Mengetahui Infrastuktur Digitalisasi Administrasi Pendidikan
5. Mengetahui Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan
3
BAB II
PEMBAHASAN
A. Konsep Digitalisasi Administrasi Pendidikan
Layanan administrasi sekolah merupakan sarana penting untuk
meningkatkan mutu sekolah. Sekolah berhasil bila administrasi layanan
pendidikan dikelola dengan baik. Efektivitas kepemimpinan di sekolah
memegang peranan penting karena mempengaruhi proses belajar mengajar.
Administrasi pendidikan adalah penerapan proses dan prinsip manajemen
pendidikan dengan cara yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan
lembaga pendidikan tersebut. Apabila penyelenggaraan pendidikan yang
diselenggarakan didukung oleh manajemen yang baik, maka hasil yang
dicapai cenderung memenuhi persyaratan kualitas dan kuantitas yang
direncanakan atau ditentukan. Kegiatan administrasi merupakan tanggung
jawab manajer administrasi. Kegiatan ini mencakup berbagai bidang seperti
manajemen Sumber daya manusia, administrasi Kurikulum, administrasi
Kesiswaan, administrasi Pendidikan dan Penjangkauan, administrasi
Infrastruktur, dan administrasi supervisi. (Robi'ah, 2020)
Digital secara bahasa adalah berkaitan dengan jari. Dalam arti lain
digital merupakan semua hal yang berbau digital akan dijalankan dengan jari,
klik mause, sentuh (touch), dan akses internet. Namun, menurut istilah
pengertian digital berarti merekam maupun menyimpan informasi data yang
menggunakan dan berhubungan dengan sinyal digital, teknologi komputer
dan internet (Holik, 2023). Digitalisasi pendidikan merupakan bahan dalam
penggunaan teknologi sebagai sistem pembelajaran, mulai dari metode belajar
mengajar, kurikulum pembelajaran bahkan mencakup sistem administrasi
pendidikan. Pentingnya pendidikan dirasakan semakin kuat, dalam konteks
pendidikan digitalisasi dapat bermakna sebagai upaya untuk mengubah
kemampuan berbagai aspek pendidikan yang beragam dalam ranah digital.
Proses digitalisasi ini memberikan dampak pada setiap proses pendidikan,
terutama terdampak terhadap organisasi dan kepemimpinan yang
4
transformatif. (Cristiana, 2021) Lembaga pendidikan sekolah dari jenjang
pertama hingga jenjang akhir mampu mempertahankan kualitas proses
pendidikan disegala aspek sehingga menghasilkan output yang bermutu.
Tanggung jawab madrasah di era digital adalah mempersiapkan siswa dalam
menghadapi tantangan perubahan yang sangat cepat. Memerlukan strategi
baru dalam mengatasi permasalahan pendidikan dengan pemanfaatan
teknologi komunikasi dan informasi. Pendayagunaan ini untuk meningkatkan
upaya pengembangan SDM yang dapat memiliki kemampuan bersaing.
Begitu juga akan berdampak pula pada kemampuan bersaing antar negara
secara global. (Apdelmi, 2017)
Digitalisasi layanan administrasi adalah suatu tuntutan dalam
pemberian jasa layanan administrasi untuk mendapatkan pelayanan secara
tepat, cepat dan optimal yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Lembaga penyedia layanan harus berperan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan dengan mengembangkan koleksi elektronik yang dimiliki dengan
harus diperbaharui salah satu caranya yaitu dengan mendigitalisasi koleksi
kebutuhan layanan administrasi sekolah pada kegiatan pelayanan. Dengan
kemajuan teknologi, penerapan teknologi pada administrasi sekolah dapat
digunakan oleh berbagai jenjang pendidikan seperti SD, SMP, SMA, serta
Madrasah. (Holik, 2023)
Konsep digitalisasi administrasi merupakan segenap proses
penyelenggaraan yang berkaitan dengan system, asas, prosedur dan teknik
kerjasama secara tepat. Kegiatan digitalisasi layanan administrasi pada
pendidikan tidak hanya kegiatan mencatat dalam pengertian tata usaha, tetapi
layanan administrasi lebih luas dari itu yang mengandung arti instutional,
fungsional dan sebagai suatu proses kegiatan untuk mencapai tujuan
pendidikan yang direncanakan. Diorganisasikan, digerakkan dengan
menggunakan strategi dan dilakukan dengan pengawasan.
Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa digitalisasi layanan
administrasi pendidikan pada intinya adalah segenap proses pengarahan dan
pengintegrasian segala sesuatu atau potensi dalam suatu aktivitas
5
kelembagaan, baik personal, spiritual dan material, yang bersangkutan dengan
penggunakan teknologi digital demi pencapaian tujuan pendidikan. (Prihatin,
2011) Pada dasarnya administrasi berbasis digital pada sekolah adalah suatu
perangkat lunak yang membantu tenaga kependidikan sekolah untuk
mempermudah proses pengelolaan kegiatan sekolah, mulai dari pengendalian,
pengurusan, pengaturan berbagai cara atau usaha agar tujuan sekolah dapat
terlaksana. Jika dikategorikan setidaknya ada 4 kategori besar yang terdapat
dalam layanan administrasi dan sekolah harus mencakup semua itu, yakni:
(Holik, 2023)
1. Sistem Manajemen Pembelajaran
2. Sistem inventaris sekolah,
3. Sistem keuangan sekolah,
4. Sistem informasi sekolah
Pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan membutuhkan
kurikulum, tenaga kependidikan yang kompeten, dan sarana infrastuktur
pendukung. Pembenahan infrastuktur merupakan hal yang penting dan
bahkan menjadi keharusan yang utama. Karena pelayanan yang memadai
difungsikan secara optimal juga mendorong tercetaknya out put yang
berkualitas. Digitalisasi pendidikan memerlukan dukungan infrastuktur yang
memadai.
B. Manfaat Digitalisasi Administrasi Pendidikan
Digitalisasi telah menjadi elemen kunci dalam berbagai sektor termasuk
pendidikan. Transformasi digital tidak hanya mempengaruhi metode
pembelajaran tetapi juga mengubah cara administrasi pendidikan dijalankan.
Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari digitalisasi administrasi
pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan efektivitas
pengelolaan institusi pendidikan. (Munir, 2010)
1. Efisiensi Waktu dan Tenaga
Proses administrasi yang sebelumnya memerlukan banyak waktu dan
tenaga, seperti pendaftaran siswa, pengelolaan data, dan pengarsipan, kini
6
dapat disederhanakan dan dipercepat dengan sistem digital. Sistem
otomatisasi memungkinkan tugas-tugas rutin diselesaikan dengan cepat,
sehingga staf administrasi dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih
strategis.
2. Pengelolaan Data yang Lebih Baik
Digitalisasi memungkinkan pengelolaan data yang lebih terstruktur dan
terpusat. Data siswa, guru, kurikulum, dan administrasi lainnya dapat
diakses dan dikelola dengan mudah dan cepat. Sistem ini memungkinkan
penyimpanan data dalam satu platform yang dapat diakses kapan saja dan
dari mana saja, meningkatkan kemudahan dan kecepatan akses informasi.
3. Akurasi dan Reduksi Kesalahan
Dengan sistem digital, peluang terjadinya kesalahan manusia dalam
proses pencatatan dan pengolahan data dapat diminimalisir. Hal ini
meningkatkan akurasi data administrasi, mengurangi risiko kesalahan
yang dapat mengakibatkan masalah besar di kemudian hari.
4. Transparansi dan Akuntabilitas
Sistem administrasi digital menyediakan jejak audit yang jelas dan mudah
diakses, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan
institusi pendidikan. Setiap perubahan data dapat dilacak dengan jelas,
memungkinkan pihak yang berkepentingan untuk memonitor dan
mengevaluasi setiap proses dengan lebih efektif.
5. Akses Informasi yang Mudah
Semua pihak yang berkepentingan, termasuk siswa, orang tua, guru, dan
staf administrasi, dapat dengan mudah mengakses informasi yang relevan
secara real-time melalui platform digital. Hal ini meningkatkan
komunikasi dan koordinasi antara berbagai pihak, memperlancar alur
informasi, dan mengurangi kemungkinan miskomunikasi.
6. Penghematan Biaya
Mengurangi penggunaan kertas dan kebutuhan ruang penyimpanan fisik
dapat mengurangi biaya operasional. Selain itu, sistem digital juga dapat
mengurangi biaya tenaga kerja karena beberapa proses dapat
7
diotomatisasi. Penghematan ini dapat dialokasikan untuk kebutuhan
pendidikan lainnya yang lebih penting.
7. Keamanan Data
Sistem digital yang baik dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih
untuk melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah dan kebocoran
data. Keamanan ini sangat penting untuk menjaga kerahasiaan informasi
siswa dan institusi.
8. Integrasi Sistem
Sistem administrasi digital dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem
lain, seperti sistem keuangan, sistem manajemen pembelajaran (LMS),
dan lainnya, untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih holistik
dan efisien. Integrasi ini memungkinkan aliran informasi yang lebih
lancar antara berbagai departemen dan sistem.
9. Peningkatan Pelayanan
Dengan proses administrasi yang lebih efisien, institusi pendidikan dapat
memberikan layanan yang lebih baik kepada siswa, orang tua, dan staf,
meningkatkan kepuasan dan pengalaman mereka. Layanan yang responsif
dan berkualitas tinggi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih
kondusif dan produktif.
Digitalisasi administrasi pendidikan membawa perubahan besar yang
sangat positif bagi institusi pendidikan. Dari efisiensi waktu dan biaya hingga
peningkatan akurasi dan keamanan data, manfaat digitalisasi ini
memungkinkan institusi pendidikan beroperasi dengan lebih efisien dan
efektif. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus pada tujuan utama
mereka: memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menciptakan
pengalaman belajar yang optimal bagi siswa.
C. Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan
Digitalisasi administrasi pendidikan melibatkan penerapan teknologi
digital untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan aksesibilitas dalam
8
manajemen dan operasional institusi pendidikan. Beberapa komponen utama
dalam digitalisasi administrasi pendidikan meliputi:
1. Sistem Manajemen Informasi Sekolah (School Information Management
System atau SIMS)
Sistem manajemen informasi sekolah adalah platform berbasis
teknologi yang dirancang untuk mengelola berbagai aspek administrasi
dan operasional di institusi pendidikan. Menurut Wako dalam jurnal
(Lestari, 2017) SIMS adalah sebuah sistem yang dirancang untuk
mengorganisasikan informasi secara sistematis yang berhubungan dengan
perkembangan manajemen pendidikan. Pengelola SIM sekolah
bertanggung jawab untuk mengumpulkan, memproses, menganalisa,
mempublikasikan, mendistribusikan, dan memeberikan pelayanan
informasi bagi pengguna informasi pendidikan. Dengan kata lain SIM
sekolah adalah sebuah system untuk memproses informasi untuk
mengelola sumberdaya dan pelayanan Pendidikan.
Komponen utama dalam SIMS yaitu :
a. Pengelolaan Data Siswa seperti : pendaftaran dan informasi
pribadi siswa, catatan kehadiran, catatan akademik dan nilai.
b. Manajemen Akademik seperti: jadwal pelajaran dan alokasi
ruang kelas, pengelolaan kurikulum dan silabus, penilaian dan
pelaporan hasil belajar.
c. Manajemen Staf seperti: data pribadi dan profesional staf
pengajar dan non-pengajar, jadwal dan beban kerja staf,
penilaian kinerja dan pengembangan profesional.
d. Komunikasi dan Kolaborasi seperti : portal untuk komunikasi
antara sekolah, siswa, dan orang tua, sistem pemberitahuan dan
pengumuman, forum diskusi dan pesan instan.
e. Manajemen Keuangan seperti pencatatan pembayaran siswa,
pengelolaan anggaran dan pengeluaran, laporan keuangan.
f. Manajemen Fasilitas seperti pemeliharaan dan manajemen aset
dan pengelolaan fasilitas serta ruang kelas.
9
Salah satu peran utama SIMS adalah pengelolaan administrasi.
Dengan adanya SIMS, sekolah dapat mengelola data siswa, data
pendaftaran, kehadiran, jadwal pelajaran, dan catatan administratif
lainnya dengan lebih efisien. SIMS juga memungkinkan automatisasi
proses seperti pembuatan rapor, cetak kartu identitas siswa, dan
pengiriman surat pemberitahuan kepada orang tua atau wali murid.
Dengan demikian, SIMS membantu mengurangi beban kerja
administratif guru dan staf sekolah, sehingga mereka dapat focus pada
kegiatan pembelajaran dan Pendidikan (Fadhel M, 2023).
2. Platform Pembelajaran Online dan Learning Management System (LMS)
Platform pembelajaran online adalah situs web atau aplikasi yang
menyediakan akses ke berbagai materi pembelajaran, kursus, dan sumber
daya pendidikan. Menurut Ryan dalam jurnal ( Inge & Rofi W, 2021)
Learning Managemen System(LMS) merupakan sebuah perangkat
lunak/software yang digunakan untuk keperluan administrasi, untuk
melakukan dokumentasi, untuk mencari sebuah laporan maupun
membuat sebuah materi pada saat proses belajar mengajar secara online
dengan dihubungkan pada internet. LMS adalah perangkat lunak yang
dirancang untuk mengelola, mendokumentasikan, melacak, melaporkan,
dan mengirimkan kursus pendidikan atau program pelatihan.
Beberapa fitur utama dari LMS meliputi :
a. Manajemen Kursus seperti : membuat dan mengelola kursus, modul,
dan materi pembelajaran. Mengatur silabus, jadwal, dan alur
pembelajaran.
b. Pengelolaan Siswa seperti: mendaftarkan siswa, mengelola data
pribadi dan akademik, serta melacak kemajuan mereka. Menyediakan
fitur absensi dan penilaian.
c. Otomatisasi Proses seperti : otomatisasi tugas administratif seperti
pembuatan laporan, penilaian, dan pengiriman notifikasi.
d. Evaluasi dan Pelaporan seperti : menyediakan alat untuk membuat
kuis, ujian, dan tugas. melakukan penilaian otomatis dan memberikan
10
umpan balik kepada siswa. Menghasilkan laporan analitik untuk
melacak kinerja siswa dan efektivitas kursus.
e. Kolaborasi dan Komunikasi seperti: fitur diskusi, pesan, dan
kolaborasi untuk meningkatkan interaksi antara siswa dan instruktur.
Alat untuk konferensi video dan webinar.
Contoh dari LMS adalah Moodle, Google Classroom, dan
Blackboard.
3. Sistem Manajemen Kehadiran dan Evaluasi
Sistem manajemen kehadiran dan evaluasi pendidikan adalah
solusi teknologi yang dirancang untuk membantu institusi pendidikan
dalam memantau kehadiran siswa dan mengevaluasi kinerja mereka.
Sistem administrasi evaluasi adalah perangkat dan prosedur yang
digunakan untuk mengelola proses evaluasi pendidikan secara efisien dan
efektif. Sistem ini membantu mengatur, melaksanakan, memantau, dan
menganalisis evaluasi kinerja siswa serta mengelola data evaluasi untuk
berbagai keperluan administratif.
Menilai dan menganalisis data kehadiran siswa maupun pegawai
sebagai bagian penting dari administrasi pendidikan. Evaluasi ini
membantu dalam memahami pola kehadiran siswa, mengidentifikasi
masalah, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan
disiplin dan keterlibatan siswa. Manfaat sistem absensi digital bagi
sekolah dan organisasi pendidikan (Priyono, 2024):
a. Meningkatkan Efisiensi
Sistem absensi digital dapat mengurangi waktu dan upaya yang
diperlukan untuk mencatat kehadiran guru secara manual. Proses
yang otomatis dan terkomputerisasi dapat menghemat waktu
administrasi, memungkinkan staf sekolah untuk fokus pada tugas-
tugas yang lebih penting.
b. Akurasi Data yang Lebih Tinggi
Dibandingkan dengan pencatatan kehadiran manual, sistem absensi
digital cenderung lebih akurat dan andal. Hal ini dapat mengurangi
11
kesalahan-kesalahan yang terkait dengan pencatatan manual, seperti
kesalahan penulisan atau perhitungan.
c. Pemantauan Kehadiran yang Lebih Efektif
Sistem absensi digital dapat memberikan pemantauan kehadiran yang
real-time. Staf administrasi dapat dengan cepat mengidentifikasi
absensi guru yang tidak tercatat atau terlambat, memungkinkan
tindakan yang cepat diambil untuk menangani masalah tersebut.
d. Peningkatan Akuntabilitas
Dengan catatan kehadiran yang lebih akurat dan terdokumentasi
dengan baik, sekolah dapat meningkatkan tingkat akuntabilitas terkait
dengan kehadiran guru. Ini dapat membantu dalam memenuhi
persyaratan regulasi pendidikan dan menjamin bahwa semua guru
hadir sesuai dengan jadwal kerja mereka.
e. Peningkatan Kepuasan Guru
Dengan memperkenalkan sistem absensi digital yang mudah
digunakan dan efisien, sekolah dapat meningkatkan kepuasan guru.
Guru akan menghargai pengurangan beban administrasi dan
peningkatan akurasi dalam pencatatan kehadiran
mereka.
D. Infrastruktur Teknologi
Infrastruktur teknologi didefinisikan sebagai sumber daya teknologi
bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi system informasi
perusahaan yang terperinci. Infrastruktur teknologi meliputi investasi dalam
peranti keras, peranti lunak, dan layanan-seperti konsultasi, pendidikan, dan
pelatihan (Yuliana, 2021). Infrastruktur teknologi memainkan peran penting
dalam administrasi pendidikan, membantu meningkatkan efisiensi,
aksesibilitas, dan kualitas layanan pendidikan. Tujuannya dari infrastruktur
teknologi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung
kegiatan pembelajaran, serta memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antara
siswa, guru, staf, dan pihak-pihak terkait lainnya.
12
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur
teknologi informasi dalam pendidikan mencakup berbagai komponen penting,
seperti komputer, server, dan jaringan. Komputer, termasuk desktop, laptop,
dan tablet, digunakan oleh siswa, guru, dan staf administrasi untuk
menjalankan aplikasi pembelajaran, mengelola tugas-tugas administratif,
serta mengakses sumber daya pendidikan digital. Server memainkan peran
krusial dengan menyediakan tempat penyimpanan data, hosting aplikasi, dan
mengelola basis data yang penting untuk operasional sehari-hari, termasuk
server aplikasi, server database, dan file server. Jaringan yang andal,
mencakup router, switch, access points, dan firewall, memastikan
konektivitas yang stabil dan aman, memungkinkan komunikasi yang lancar.
Perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung infrastruktur teknologi
informasi dalam pendidikan mencakup berbagai jenis aplikasi, seperti aplikasi
administrasi, Learning Management Systems (LMS), dan perangkat lunak
basis data. Aplikasi administrasi membantu dalam mengotomatisasi dan
mengelola proses administratif, termasuk pendaftaran siswa, pengelolaan
kehadiran, dan manajemen keuangan. Learning Management Systems (LMS)
memungkinkan pengelolaan konten pembelajaran, tugas, dan penilaian secara
online, memberikan platform bagi guru dan siswa untuk berinteraksi dan
mengakses materi pendidikan dari mana saja. Perangkat lunak basis data
digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data akademik serta
administratif, memastikan bahwa informasi penting dapat diambil dan
dianalisis dengan cepat dan efisien.
Keamanan dan privasi data dalam administrasi pendidikan mencakup
berbagai aspek penting seperti penerapan protokol keamanan yang ketat,
penggunaan enkripsi untuk melindungi data sensitif, serta kepatuhan terhadap
regulasi seperti General Data Protection Regulation (GDPR) yang mengatur
perlindungan data pribadi. Protokol keamanan bertujuan untuk mencegah
akses tidak sah dan kebocoran data, sementara enkripsi memastikan bahwa
informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang. Penerapan GDPR
13
memastikan bahwa institusi pendidikan menjaga standar tinggi dalam
melindungi privasi data peserta didik dan staf.
E. Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan
1. Penggunaan Aplikasi Administrasi Pendidikan
Aplikasi Administrasi Pendidikan menerapkan perangkat lunak yang
berfungsi untuk membantu pengelolaan administrasi sekolah. Aplikasi ini
menyederhanakan dan mempercepat berbagai proses administrasi,
sehingga guru dan staf sekolah dapat lebih fokus pada pendidikan.
Aplikasi administrasi sekolah membawa berbagai keuntungan bagi
semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, mulai dari pihak
sekolah, guru, siswa, hingga orang tua. Berikut adalah beberapa
keuntungan utama yang diberikan oleh aplikasi administrasi :
a. Pencatatan dan Pelaporan yang Akurat: Aplikasi administrasi
memungkinkan pencatatan data secara akurat dan real-time. Hal ini
membantu dalam menghindari kesalahan manusia dalam pencatatan
dan memastikan bahwa data tersedia saat diperlukan.
b. Efisiensi Administrasi: Proses administrasi sekolah menjadi lebih
efisien, mulai dari manajemen kehadiran siswa, penjadwalan
pelajaran, hingga pengelolaan data pribadi siswa. Hal ini
memungkinkan staf sekolah untuk fokus pada tugas-tugas lain yang
lebih penting.
c. Akses Informasi yang Mudah: Aplikasi administrasi memberikan
akses yang mudah kepada semua pihak yang terlibat, termasuk orang
tua dan siswa. Mereka dapat dengan cepat mengakses informasi
seperti jadwal pelajaran, nilai, absensi, dan pengumuman sekolah.
d. Komunikasi yang Lebih Baik: Aplikasi ini memungkinkan
komunikasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua. Pesan
dan informasi dapat dengan mudah disampaikan melalui aplikasi,
memudahkan koordinasi dan komunikasi yang efektif.
14
e. Analisis Data yang Lebih Baik: Aplikasi administrasi juga
memungkinkan sekolah untuk menganalisis data secara lebih efektif.
Ini dapat membantu dalam mengidentifikasi tren, mengukur kemajuan
siswa, dan mengambil keputusan yang lebih baik. (D-Sekolah, 2023)
2. Penggunaan Tanda tangan Digital
Tanda tangan digital merupakan bentuk tanda tangan elektronik yang
digunakan sebagai alat autentifikasi identitas pengguna dan keaslian
dokumen elektronik. Melalui tanda tangan digital yang terverifikasi,
keamanan data Bapak/Ibu sekalian lebih terjamin dari kejahatan digital.
Selain itu, penggunaan tanda tangan digital telah diatur keabsahannya
melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan
Transaksi Elektronik.
Melalui akun sosial medianya, Kemenkominfo merekomendasikan
tujuh aplikasi penyelenggara sertifikasi elektronik yang telah diakui
keamanannya. Aplikasi tersebut sebagai berikut.
a. PrivyId
b. VIDA
c. Digisign
d. PERURI
e. Balai Sertifikasi Elektronik
f. iOTENTIK
g. TekanAja!
Masih banyak aplikasi-aplikasi penunjang lainnya yang dapat
Bapak/Ibu gunakan. Namun, kami selalu berkomitmen untuk menjaga
keamanan file Anda melalui aplikasi-aplikasi yang telah teruji kualitasnya.
Menggunakan tanda tangan elektronik dalam administrasi dapat
mempermudah pekerjaan Bapak/Ibu. Berikut beberapa manfaat lainnya
dari tanda tangan digital dalam pendidikan.
1. Menghemat Pengeluaran Administrasi
Administrasi secara konvensional biasanya membutuhkan biaya
yang lebih besar berkaitan dengan biaya pengiriman dokumen dan
15
transportasi. Melalui teknologi, biaya-biaya tersebut dapat lebih
dialokasikan kepada hal-hal yang lebih urgen lainnya.
2. Meningkatkan Aksesibilitas
Proses administrasi seringkali terhambat karena antara kedua pihak
tidak dapat bertatap muka secara langsung. Hal tersebut menjadi
permasalahan karena akan menghabiskan waktu sehingga
mengganggu produktivitas Bapak/Ibu. Sebagai contoh, Anda seorang
Kepala Tata Usaha sedang sangat membutuhkan persetujuan dari
Kepala Sekolah perihal pembiayaan koperasi. Di satu sisi, Kepala
Sekolah sedang di luar kota karena ada tugas dinas. Dalam kasus
tersebut, pekerjaan Anda akan lebih mudah melalui teknologi tanda
tangan digital. Ini merupakan solusi yang win-win solution untuk
kedua pihak.
3. Menjaga Keamanan Data
Pengelolaan administrasi yang buruk di sekolah seringkali
membuat beberapa data dapat diakses oleh orang yang tidak
diinginkan. Lembar-lembar dokumen yang terbengkalai dapat menjadi
peluang terciptanya kejahatan terhadap data diri Anda. Selain itu, data
dalam bentuk konvensional juga rawan terhadap kasus kebakaran,
banjir, dan hal-hal yang tidak terduga lainnya. Oleh karena itu, sangat
penting bagi Bapak/Ibu sekalian untuk lebih dekat dengan teknologi
tanda tangan digital di era digitalisasi saat ini.
4. Efisiensi Pendataan
Dalam institusi pendidikan, banyak dokumen dan formulir yang
perlu ditandatangani oleh berbagai pihak, seperti siswa, orang tua,
guru, dan staf administrasi. Dengan menggunakan tanda tangan
digital, proses administrasi menjadi lebih efisien dan dapat dilakukan
dengan cepat dan mudah. Dokumen-dokumen dapat ditandatangani
secara elektronik tanpa perlu mencetak dan mengirimkannya melalui
pos atau kurir.
5. Mengurangi Limbah Kertas
16
Teknologi selalu linier dengan segala usaha pengurangan limbah.
Penekanan terhadap jumlah penggunaan kertas dapat menjadi solusi
terbaik agar dapat terciptanya lingkungan yang sehat dan tetap lestari.
(Inovatif, 2023)
3. Pengembangan Website
“Website adalah sebuah sistem dengan informasi yang disajikan dalam
bentuk teks, gambar, suara, dan lain–lain yang tersimpan dalam sebuah
server Web Internet yang disajikan dalam bentuk hypertext”. Lebih lanjut
dikatakan bahwa bentuk-bentuk Website dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Web Server: Apache Web Server merupakan program aplikasi yang
berjalan di server, berfungsi untuk menjalankan aplikasi web sehingga
bisa diakses oleh klien baik melalui jaringan intranet maupun internet.
b. Web Browser: Web Browser merupakan software yang diinstall di
mesin client, berfungsi untuk menterjemahkan tag HTML menjadi
halaman web.
c. HTTP (Hyper Text Tranfer Protocol): HTTP adalah komponen sentral
lainnya dari proyek awal di CERN. HTTP adalah protokol komunikasi
stateless yang berbasiskan pada TCP yang awalnya digunakan untuk
mengambil kembali file-file HTML dari server Web ketika dirancang
pada tahun 1991. (Saputra. dkk, 2013)
Situs website merupakan kesatuan dari dokumen-dokumen yang
terhubung dengan atribut yang sama misalnya topik, fungsi maupun desain
yang sama. Jadi, sebuah Website memiliki beberapa dokumen yang
biasanya disebut dengan halaman web, serta komponen-komponennya
(fitur-fitur). Website harus dapat memberikan suatu informasi yang
lengkap dan akurat tentang sistem pendidikan dari instasi tersebut.
Sehingga dapat dikatakan bahwa sistem informasi berbasis website
merupakan suatu komponen yang dibuat dan dirancang guna memberikan
informasi secara cepat dan tepat karena dilakukan secara online.
Adapun tujuan dari pembuatan website ini adalah :
1. Memperkenalkan profil sekolah
17
2. Sebagai media komunikasi antara sekolah dengan dunia luar
3. Meningkatkan image sekolah
Sistem Informasi ini sangat berguna dalam menyediakan data-data dari
hasil administrasi sekolah dan mengubah dalam bentuk layanan informasi
yang akan di tampilkan di website. Namun masih terdapat kendala dalam
pengelolaan sistem informasi berbasis website yang menyebabkan
penerapan sistem informasi berbasis website dalam pelayanan informasi
kurang baik dan terdapat beberapa fitur yang ada di website masih
menampilkan informasi yang lama dan adanya fitur yang kosong ataupun
tidak dapat diakses sehingga siswa kurang berminat menggunakan website
dimana website tersebut sebagai sarana untuk mengehatui informasi.
(Arifin, dkk, 2020)
Penerapan sistem terhadap permasalahan yang ada adalah sebagai berikut:
a. Sistem informasi absensi yang terdapat pada website dapat
memudahkan para orang tua siswa untuk memantau kehadiran
anaknya di sekolah tanpa keterbatasan waktu.
b. Dapat membantu mempermudah para guru dalam mengelola nilai
siswa tanpa terkendala waktu dan tempat.
c. Sistem ini juga dapat mempermudah staff tata usaha dalam mencari
data siswa yang diperlukan dalam waktu yang cepat.
d. Website ini juga dapat dijadikan sarana media promosi sekolah
sehingga bisa memperluas jangkauan. (Dea, dkk, 2016)
18
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Digitalisasi layanan administrasi adalah suatu tuntutan dalam pemberian
jasa layanan administrasi untuk mendapatkan pelayanan secara tepat, cepat
dan optimal yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Lembaga penyedia
layanan harus berperan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan
mengembangkan koleksi elektronik yang dimiliki dengan harus diperbaharui
salah satu caranya yaitu dengan mendigitalisasi koleksi kebutuhan layanan
administrasi sekolah pada kegiatan pelayanan. Dengan kemajuan teknologi,
penerapan teknologi pada administrasi sekolah dapat digunakan oleh berbagai
jenjang pendidikan seperti SD, SMP, SMA, serta Madrasah.
Digitalisasi administrasi pendidikan membawa perubahan besar yang
sangat positif bagi institusi pendidikan. Dari efisiensi waktu dan biaya hingga
peningkatan akurasi dan keamanan data, manfaat digitalisasi ini
memungkinkan institusi pendidikan beroperasi dengan lebih efisien dan
efektif. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus pada tujuan utama
mereka: memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menciptakan
pengalaman belajar yang optimal bagi siswa.
B. Saran
Demikianlah makalah ini kami buat, semoga bermanfaat dan menambah
ilmu pengetahuan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan
ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas. kami hanyalah
manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kami juga sangat
mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan
makalah ini. sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di hati serta
kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
19
DAFTAR PUSTAKA
Apdelmi, A. I. (2017). Pelatihan Pemanfaatan TIK dalam Layanan Administrasi
Akademik Bagi Guru dan Staf Administrasi SMPN 21 Batanghari. Jurnal
Karya Abdi 1, no 1, 28-34.
Arifin Gunawan Efendi, H. Syahrani, Bambang Irawan. (2020). Pengelolaan
Sistem Informasi Berbasis Website Dalam Administrasi Pendidikan Di
Sma Negeri 1 Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara.
eJournal Administrasi Negara 8, no 1.
Cristiana, E. (2021). Digitalisasi Pendidikan Ditinjau dari Perspektif Hukum.
Prosiding Webinar Nasional IAHN-TP, 60.
Dea Yuzistin, Dindon Fiqri Aji, Petrus Dwi Ananto Pamungkas. (2016). Sistem
Informasi Administrasi Siswa Berbasis Website Pada SMA Islam
Putradarma Bekasi. BINA INSANIICT JOURNAL. 253 – 268
D-Sekolah. (2023). Aplikasi Administrasi Sekolah Menjadi Salah Satu
Perkembangan pada Era Digital. Diakses 24 Mei 2024, dari
https://medium.com/@dsekolah83/aplikasi-administrasi-sekolah-menjadi-
salah-satu-perkembangan-pada-era-digital-55790dc7cef6
Fadhel M, a. I. (2023). peranistem Informasi Manajemen Pada Sekolah. Jurnal
Inovasi Dan Humaniora 1, no. 1: 139-42.
Holik, Z. I. (2023). Digitalisasi Layanan Administrasi Di Madrasah Tsanawiyah
Negeri Kota Probolinggo. 19-20.
Inge P, and Rofi W. (2021). “Pemanfaatan Teknologi Learning Management
System (LMS) Di Unnes Masa Pandemi Covid-19.” Seminar Nasional
Hukum Universitas Negeri Semarang 7, no. 2: 547–60.
https://doi.org/10.15294/snhunnes.v7i2.730.
Lestari, S. (2017). Sistem Informasi Manajemen Sekolah Dan Budaya Sekolah
Terhadap Kepuasan Siswa SMAN di Kota Bandung. Jurnal Administrasi
Pendidikan 11, no.2 , 28-37.
Munir. (2010). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Bandung: Alfabeta.
Prihatin, E. (2011). Teori Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Priyono, S. P. (2024). Implementasi Sistem Absensi digital untuk Meningkatkan
Efisiensi Pencatatan Kehadiran guru do Sekolah Dasar. 8, no.2;2429-34.
20
Robi'ah, M. M. (2020). Realisasi Kinerja Tenaga Administrasi Sekolah dalam
Peningkatan Mutu Layanan. JMSP (Jurnal Managemen dan Supervisi
Pendidikan), 232-239.
Redaksi Guru Inovatif. (2023). Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan
Administrasi Sekolah Melalui Tanda Tangan Digital. Diakses 24 Mei
2024, dari https://guruinovatif.id/artikel/meningkatkan-efisiensi-dan-
keamanan-administrasi-sekolah-melalui-tanda-tangan-digital.
Saputra A, dkk. 2013. Menyelesaikan Website 12 Juta secara Profesional. Jakarta:
PT Elex Media Komputindo.
Yuliana, R. (2021). buku Ajar Infrastuktur Teknologi Informasi dan komunikasi.
Bandung: Widina Bhakti Persada.

More Related Content

Similar to KEL 10_DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN.pdf

digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptxdigitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
mohammadhaq7
 
Digitalisasi Sekolah.pptx
Digitalisasi Sekolah.pptxDigitalisasi Sekolah.pptx
Digitalisasi Sekolah.pptx
KurikulumMerdeka
 
Doc to be uploaded
Doc to be uploadedDoc to be uploaded
Doc to be uploaded
izwan_ismail
 
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptxNoor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
noormiyono1
 
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad TosepuKumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
LSP3I
 
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasiSi-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
Danielwatloly18
 
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologiHubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
trinoviana
 
Simulasi digital 1
Simulasi digital 1Simulasi digital 1
Simulasi digital 1
Nino Budiono
 
M6 kb6
M6 kb6M6 kb6
M6 kb6
PPGhybrid3
 
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
SubmissionResearchpa
 
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdfModul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
LILYTRIYANAWATY
 
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)Mashi Laoshi
 
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitas
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitasAplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitas
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitaschaya pebiyana
 
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdfPanduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
Bantorscom
 
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
anim40
 
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
Yolanda Putri Pratiwi
 
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
Yolanda Putri Pratiwi
 
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
DesyRomayani2
 
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan PendidikanPemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Syarif Hidayatullah
 

Similar to KEL 10_DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN.pdf (20)

digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptxdigitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
digitalisasisekolah-220905032712-480c739c.pptx
 
Digitalisasi Sekolah.pptx
Digitalisasi Sekolah.pptxDigitalisasi Sekolah.pptx
Digitalisasi Sekolah.pptx
 
Doc to be uploaded
Doc to be uploadedDoc to be uploaded
Doc to be uploaded
 
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptxNoor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
Noor Miyono Akselerasi Mutu Pendidikan - Copy.pptx
 
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad TosepuKumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
Kumpulan Artikel Yusrin Ahmad Tosepu
 
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasiSi-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
Si-pi, Daniel Watloly, Hapzi Ali, implementasi sistem informasi
 
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologiHubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
Hubungan i tdan ict dalam pembelajaran biologi
 
Simulasi digital 1
Simulasi digital 1Simulasi digital 1
Simulasi digital 1
 
M6 kb6
M6 kb6M6 kb6
M6 kb6
 
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
Implementasi Sistem Informasi Pendidikan Muhammadiyah (Sidikmu) Dalam Layanan...
 
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdfModul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
Modul 2 - Perangkat TIK untuk Pembelajaran .pdf
 
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)
Mt6 hsp matematik tahun 6 (kbsr)
 
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitas
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitasAplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitas
Aplikasi teknologi pendidikan dalam meningkatkan produktivitas
 
16.pdf
16.pdf16.pdf
16.pdf
 
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdfPanduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
Panduan IHT PSP 2 (revisi).pdf
 
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
Pemanfaatan-Teknologi-Dalam-Mendukung-Peran-Wakil-Kepala-Sekolah-Melaksanakan...
 
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
 
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
SIM, Yolanda Putri Pratiwi, Hapzi Ali, Implementasi Sistem Informasi Pada SD ...
 
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
Makalah evaluasi pembelajaran online ( desy romayani 1730206046 )
 
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan PendidikanPemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Dunia Pendidikan Pendidikan
 

Recently uploaded

Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
PutraDwitara
 
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada AnakMengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak
 
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
MuhamadsyakirbinIsma
 
power point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohonpower point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohon
NoegPutra1
 
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdfPanduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
NurHasyim22
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
RosidaAini3
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
SABDA
 
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptxLembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
opkcibungbulang
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
nurfaridah271
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
SABDA
 
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptxPembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Sosdiklihparmassdm
 
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdfKalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
SDNBotoputih
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
d2spdpnd9185
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Kanaidi ken
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Thahir9
 
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
StevanusOkiRudySusan
 
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputihlaporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
SDNBotoputih
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
 
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada AnakMengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
 
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
425764250-Koleksi-Soalan-Sains-Tingkatan-1-KSSM.docx
 
power point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohonpower point struktur data tree atau pohon
power point struktur data tree atau pohon
 
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdfPanduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
 
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdfLAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
LAPORAN BIMBINGAN TEKNIS TRANSISI PAUD - SD.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
 
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptxLembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
Lembar Kerja Asesmen Awal Paud ke sd.pptx
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
 
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptxPembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
Pembentukan-Pantarlih-Pilkada-Kabupaten-Tapin.pptx
 
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdfKalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024  Kabupaten Temanggung .pdf
Kalender Pendidikan tahun pelajaran 2023/2024 Kabupaten Temanggung .pdf
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
 
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdfTugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
Tugas CGP Mulai dari diri - Modul 2.1.pdf
 
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
5. Rangkuman Kehadiran Guru di Kelas_SDN 8n Kranji.docx
 
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputihlaporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
 

KEL 10_DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN.pdf

  • 1. DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Administrasi Pendidikan Dosen Pengampu: Bapak Yayan Andrian, S.Ag., M.ED.MGMT Disusun Oleh : Kelompok 10 1. Aria Wibisana (213111188) 2. Siwi Agustiyaningsih (213111190) 3. Murni Wahyuningsih (213111191) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA 2024
  • 2. ii KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas rahmat serta inayah-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada nabiyullah Muhammad SAW, Inspirator dari segala tauladannya yang semoga kita tergolong dari umatnya. Dan Kepada keluarga, sahabat berserta orang-orang yang senantiasa mengikutinya. Pada kesempatan kali ini kami mengucapkan terimakasih terhadap bantuan dari dosen pengampu mata kuliah Administrasi Pendidikan Bapak Yayan Andrian, S.Ag., M.ED.MGMT dan juga pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. Harapan kami semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman, juga membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga untuk kedepannya kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini dengan lebih baik. Penulis berharap meskipun makalah ini jauh dari kata sempurna semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Apabila ada kebenaran dalam makalah ini, maka itu sesungguhnya hidayah dari Allah SWT, akan tetapi jika terdapat kesalahan, itu berasal dari pribadi penulis yang masih kurang khasanahnya. Tegur sapa dalam kritik dan saran yang konstruktif sangat penulis nantikan guna perbaikan makalah selanjutnya. Surakarta, 24 Mei 2024 Penyusun
  • 3. iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................................................ ii DAFTAR ISI.........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN...................................................................................... 1 A. Latar Belakang ............................................................................................. 1 B. Rumusan Masalah........................................................................................ 2 C. Tujuan Penulisan.......................................................................................... 2 BAB II PEMBAHASAN....................................................................................... 3 A. Konsep Digitalisasi Administrasi Pendidikan.............................................. 3 B. Manfaat Digitalisasi Administrasi Pendidikan............................................. 5 C. Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan.................. 7 D. Infrastruktur Teknologi ...............................................................................11 E. Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan .................................. 13 BAB III PENUTUP............................................................................................. 18 A. Kesimpulan ................................................................................................ 18 B. Saran........................................................................................................... 18 DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 19
  • 4. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Digitalisasi administrasi Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Perkembangan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menciptakan peluang besar untuk mereformasi sistem administrasi pendidikan. Teknologi ini memungkinkan integrasi data yang lebih baik, otomatisasi proses, dan penyimpanan informasi secara digital, sehingga mengurangi ketergantungan pada metode manual yang rentan terhadap kesalahan dan inefisiensi. Salah satu keunggulan utama dari digitalisasi adalah peningkatan aksesibilitas informasi. Dengan sistem digital, data akademik, informasi keuangan, dan catatan siswa dapat diakses dengan mudah oleh siswa, orang tua, dan guru. Transparansi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan, tetapi juga mendorong akuntabilitas dalam manajemen pendidikan. Digitalisasi administrasi pendidikan memungkinkan peningkatan mutu layanan melalui sistem yang terintegrasi. Proses seperti pendaftaran siswa, pembayaran biaya sekolah, penjadwalan, dan penilaian dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat. Hal ini memberikan pengalaman yang lebih baik bagi siswa dan orang tua serta memperlancar operasional sekolah. Dengan adanya digitalisasi, data yang terkumpul dapat diolah dan dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Informasi yang akurat dan real-time memungkinkan pihak sekolah dan pemerintah untuk merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan efisien. Dalam pembelajaran berbasis digital, teknologi digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran, seperti mengakses materi pembelajaran, berinteraksi dengan guru dan teman sekelas, serta menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran (Iskandar and et. al. 2023).
  • 5. 2 B. Rumusan Masalah 1. Apa Konsep dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan? 2. Apa saja Manfaat dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan? 3. Apa saja Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan? 4. Bagaimana Infrastuktur dalam Digitalasi Administrasi Pendidikan? 5. Bagaimana Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan? C. Tujuan Penulisan 1. Mengetahui Konsep dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan 2. Mengetahui Manfaat dari Digitalisasi Administrasi Pendidikan 3. Mengetahui Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan 4. Mengetahui Infrastuktur Digitalisasi Administrasi Pendidikan 5. Mengetahui Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan
  • 6. 3 BAB II PEMBAHASAN A. Konsep Digitalisasi Administrasi Pendidikan Layanan administrasi sekolah merupakan sarana penting untuk meningkatkan mutu sekolah. Sekolah berhasil bila administrasi layanan pendidikan dikelola dengan baik. Efektivitas kepemimpinan di sekolah memegang peranan penting karena mempengaruhi proses belajar mengajar. Administrasi pendidikan adalah penerapan proses dan prinsip manajemen pendidikan dengan cara yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan tersebut. Apabila penyelenggaraan pendidikan yang diselenggarakan didukung oleh manajemen yang baik, maka hasil yang dicapai cenderung memenuhi persyaratan kualitas dan kuantitas yang direncanakan atau ditentukan. Kegiatan administrasi merupakan tanggung jawab manajer administrasi. Kegiatan ini mencakup berbagai bidang seperti manajemen Sumber daya manusia, administrasi Kurikulum, administrasi Kesiswaan, administrasi Pendidikan dan Penjangkauan, administrasi Infrastruktur, dan administrasi supervisi. (Robi'ah, 2020) Digital secara bahasa adalah berkaitan dengan jari. Dalam arti lain digital merupakan semua hal yang berbau digital akan dijalankan dengan jari, klik mause, sentuh (touch), dan akses internet. Namun, menurut istilah pengertian digital berarti merekam maupun menyimpan informasi data yang menggunakan dan berhubungan dengan sinyal digital, teknologi komputer dan internet (Holik, 2023). Digitalisasi pendidikan merupakan bahan dalam penggunaan teknologi sebagai sistem pembelajaran, mulai dari metode belajar mengajar, kurikulum pembelajaran bahkan mencakup sistem administrasi pendidikan. Pentingnya pendidikan dirasakan semakin kuat, dalam konteks pendidikan digitalisasi dapat bermakna sebagai upaya untuk mengubah kemampuan berbagai aspek pendidikan yang beragam dalam ranah digital. Proses digitalisasi ini memberikan dampak pada setiap proses pendidikan, terutama terdampak terhadap organisasi dan kepemimpinan yang
  • 7. 4 transformatif. (Cristiana, 2021) Lembaga pendidikan sekolah dari jenjang pertama hingga jenjang akhir mampu mempertahankan kualitas proses pendidikan disegala aspek sehingga menghasilkan output yang bermutu. Tanggung jawab madrasah di era digital adalah mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan perubahan yang sangat cepat. Memerlukan strategi baru dalam mengatasi permasalahan pendidikan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi. Pendayagunaan ini untuk meningkatkan upaya pengembangan SDM yang dapat memiliki kemampuan bersaing. Begitu juga akan berdampak pula pada kemampuan bersaing antar negara secara global. (Apdelmi, 2017) Digitalisasi layanan administrasi adalah suatu tuntutan dalam pemberian jasa layanan administrasi untuk mendapatkan pelayanan secara tepat, cepat dan optimal yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Lembaga penyedia layanan harus berperan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengembangkan koleksi elektronik yang dimiliki dengan harus diperbaharui salah satu caranya yaitu dengan mendigitalisasi koleksi kebutuhan layanan administrasi sekolah pada kegiatan pelayanan. Dengan kemajuan teknologi, penerapan teknologi pada administrasi sekolah dapat digunakan oleh berbagai jenjang pendidikan seperti SD, SMP, SMA, serta Madrasah. (Holik, 2023) Konsep digitalisasi administrasi merupakan segenap proses penyelenggaraan yang berkaitan dengan system, asas, prosedur dan teknik kerjasama secara tepat. Kegiatan digitalisasi layanan administrasi pada pendidikan tidak hanya kegiatan mencatat dalam pengertian tata usaha, tetapi layanan administrasi lebih luas dari itu yang mengandung arti instutional, fungsional dan sebagai suatu proses kegiatan untuk mencapai tujuan pendidikan yang direncanakan. Diorganisasikan, digerakkan dengan menggunakan strategi dan dilakukan dengan pengawasan. Dari defenisi di atas dapat disimpulkan bahwa digitalisasi layanan administrasi pendidikan pada intinya adalah segenap proses pengarahan dan pengintegrasian segala sesuatu atau potensi dalam suatu aktivitas
  • 8. 5 kelembagaan, baik personal, spiritual dan material, yang bersangkutan dengan penggunakan teknologi digital demi pencapaian tujuan pendidikan. (Prihatin, 2011) Pada dasarnya administrasi berbasis digital pada sekolah adalah suatu perangkat lunak yang membantu tenaga kependidikan sekolah untuk mempermudah proses pengelolaan kegiatan sekolah, mulai dari pengendalian, pengurusan, pengaturan berbagai cara atau usaha agar tujuan sekolah dapat terlaksana. Jika dikategorikan setidaknya ada 4 kategori besar yang terdapat dalam layanan administrasi dan sekolah harus mencakup semua itu, yakni: (Holik, 2023) 1. Sistem Manajemen Pembelajaran 2. Sistem inventaris sekolah, 3. Sistem keuangan sekolah, 4. Sistem informasi sekolah Pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan membutuhkan kurikulum, tenaga kependidikan yang kompeten, dan sarana infrastuktur pendukung. Pembenahan infrastuktur merupakan hal yang penting dan bahkan menjadi keharusan yang utama. Karena pelayanan yang memadai difungsikan secara optimal juga mendorong tercetaknya out put yang berkualitas. Digitalisasi pendidikan memerlukan dukungan infrastuktur yang memadai. B. Manfaat Digitalisasi Administrasi Pendidikan Digitalisasi telah menjadi elemen kunci dalam berbagai sektor termasuk pendidikan. Transformasi digital tidak hanya mempengaruhi metode pembelajaran tetapi juga mengubah cara administrasi pendidikan dijalankan. Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari digitalisasi administrasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan efektivitas pengelolaan institusi pendidikan. (Munir, 2010) 1. Efisiensi Waktu dan Tenaga Proses administrasi yang sebelumnya memerlukan banyak waktu dan tenaga, seperti pendaftaran siswa, pengelolaan data, dan pengarsipan, kini
  • 9. 6 dapat disederhanakan dan dipercepat dengan sistem digital. Sistem otomatisasi memungkinkan tugas-tugas rutin diselesaikan dengan cepat, sehingga staf administrasi dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih strategis. 2. Pengelolaan Data yang Lebih Baik Digitalisasi memungkinkan pengelolaan data yang lebih terstruktur dan terpusat. Data siswa, guru, kurikulum, dan administrasi lainnya dapat diakses dan dikelola dengan mudah dan cepat. Sistem ini memungkinkan penyimpanan data dalam satu platform yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, meningkatkan kemudahan dan kecepatan akses informasi. 3. Akurasi dan Reduksi Kesalahan Dengan sistem digital, peluang terjadinya kesalahan manusia dalam proses pencatatan dan pengolahan data dapat diminimalisir. Hal ini meningkatkan akurasi data administrasi, mengurangi risiko kesalahan yang dapat mengakibatkan masalah besar di kemudian hari. 4. Transparansi dan Akuntabilitas Sistem administrasi digital menyediakan jejak audit yang jelas dan mudah diakses, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan institusi pendidikan. Setiap perubahan data dapat dilacak dengan jelas, memungkinkan pihak yang berkepentingan untuk memonitor dan mengevaluasi setiap proses dengan lebih efektif. 5. Akses Informasi yang Mudah Semua pihak yang berkepentingan, termasuk siswa, orang tua, guru, dan staf administrasi, dapat dengan mudah mengakses informasi yang relevan secara real-time melalui platform digital. Hal ini meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara berbagai pihak, memperlancar alur informasi, dan mengurangi kemungkinan miskomunikasi. 6. Penghematan Biaya Mengurangi penggunaan kertas dan kebutuhan ruang penyimpanan fisik dapat mengurangi biaya operasional. Selain itu, sistem digital juga dapat mengurangi biaya tenaga kerja karena beberapa proses dapat
  • 10. 7 diotomatisasi. Penghematan ini dapat dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan lainnya yang lebih penting. 7. Keamanan Data Sistem digital yang baik dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih untuk melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah dan kebocoran data. Keamanan ini sangat penting untuk menjaga kerahasiaan informasi siswa dan institusi. 8. Integrasi Sistem Sistem administrasi digital dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem lain, seperti sistem keuangan, sistem manajemen pembelajaran (LMS), dan lainnya, untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih holistik dan efisien. Integrasi ini memungkinkan aliran informasi yang lebih lancar antara berbagai departemen dan sistem. 9. Peningkatan Pelayanan Dengan proses administrasi yang lebih efisien, institusi pendidikan dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada siswa, orang tua, dan staf, meningkatkan kepuasan dan pengalaman mereka. Layanan yang responsif dan berkualitas tinggi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif dan produktif. Digitalisasi administrasi pendidikan membawa perubahan besar yang sangat positif bagi institusi pendidikan. Dari efisiensi waktu dan biaya hingga peningkatan akurasi dan keamanan data, manfaat digitalisasi ini memungkinkan institusi pendidikan beroperasi dengan lebih efisien dan efektif. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus pada tujuan utama mereka: memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi siswa. C. Komponen Utama dalam Digitalisasi Administrasi Pendidikan Digitalisasi administrasi pendidikan melibatkan penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan aksesibilitas dalam
  • 11. 8 manajemen dan operasional institusi pendidikan. Beberapa komponen utama dalam digitalisasi administrasi pendidikan meliputi: 1. Sistem Manajemen Informasi Sekolah (School Information Management System atau SIMS) Sistem manajemen informasi sekolah adalah platform berbasis teknologi yang dirancang untuk mengelola berbagai aspek administrasi dan operasional di institusi pendidikan. Menurut Wako dalam jurnal (Lestari, 2017) SIMS adalah sebuah sistem yang dirancang untuk mengorganisasikan informasi secara sistematis yang berhubungan dengan perkembangan manajemen pendidikan. Pengelola SIM sekolah bertanggung jawab untuk mengumpulkan, memproses, menganalisa, mempublikasikan, mendistribusikan, dan memeberikan pelayanan informasi bagi pengguna informasi pendidikan. Dengan kata lain SIM sekolah adalah sebuah system untuk memproses informasi untuk mengelola sumberdaya dan pelayanan Pendidikan. Komponen utama dalam SIMS yaitu : a. Pengelolaan Data Siswa seperti : pendaftaran dan informasi pribadi siswa, catatan kehadiran, catatan akademik dan nilai. b. Manajemen Akademik seperti: jadwal pelajaran dan alokasi ruang kelas, pengelolaan kurikulum dan silabus, penilaian dan pelaporan hasil belajar. c. Manajemen Staf seperti: data pribadi dan profesional staf pengajar dan non-pengajar, jadwal dan beban kerja staf, penilaian kinerja dan pengembangan profesional. d. Komunikasi dan Kolaborasi seperti : portal untuk komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua, sistem pemberitahuan dan pengumuman, forum diskusi dan pesan instan. e. Manajemen Keuangan seperti pencatatan pembayaran siswa, pengelolaan anggaran dan pengeluaran, laporan keuangan. f. Manajemen Fasilitas seperti pemeliharaan dan manajemen aset dan pengelolaan fasilitas serta ruang kelas.
  • 12. 9 Salah satu peran utama SIMS adalah pengelolaan administrasi. Dengan adanya SIMS, sekolah dapat mengelola data siswa, data pendaftaran, kehadiran, jadwal pelajaran, dan catatan administratif lainnya dengan lebih efisien. SIMS juga memungkinkan automatisasi proses seperti pembuatan rapor, cetak kartu identitas siswa, dan pengiriman surat pemberitahuan kepada orang tua atau wali murid. Dengan demikian, SIMS membantu mengurangi beban kerja administratif guru dan staf sekolah, sehingga mereka dapat focus pada kegiatan pembelajaran dan Pendidikan (Fadhel M, 2023). 2. Platform Pembelajaran Online dan Learning Management System (LMS) Platform pembelajaran online adalah situs web atau aplikasi yang menyediakan akses ke berbagai materi pembelajaran, kursus, dan sumber daya pendidikan. Menurut Ryan dalam jurnal ( Inge & Rofi W, 2021) Learning Managemen System(LMS) merupakan sebuah perangkat lunak/software yang digunakan untuk keperluan administrasi, untuk melakukan dokumentasi, untuk mencari sebuah laporan maupun membuat sebuah materi pada saat proses belajar mengajar secara online dengan dihubungkan pada internet. LMS adalah perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola, mendokumentasikan, melacak, melaporkan, dan mengirimkan kursus pendidikan atau program pelatihan. Beberapa fitur utama dari LMS meliputi : a. Manajemen Kursus seperti : membuat dan mengelola kursus, modul, dan materi pembelajaran. Mengatur silabus, jadwal, dan alur pembelajaran. b. Pengelolaan Siswa seperti: mendaftarkan siswa, mengelola data pribadi dan akademik, serta melacak kemajuan mereka. Menyediakan fitur absensi dan penilaian. c. Otomatisasi Proses seperti : otomatisasi tugas administratif seperti pembuatan laporan, penilaian, dan pengiriman notifikasi. d. Evaluasi dan Pelaporan seperti : menyediakan alat untuk membuat kuis, ujian, dan tugas. melakukan penilaian otomatis dan memberikan
  • 13. 10 umpan balik kepada siswa. Menghasilkan laporan analitik untuk melacak kinerja siswa dan efektivitas kursus. e. Kolaborasi dan Komunikasi seperti: fitur diskusi, pesan, dan kolaborasi untuk meningkatkan interaksi antara siswa dan instruktur. Alat untuk konferensi video dan webinar. Contoh dari LMS adalah Moodle, Google Classroom, dan Blackboard. 3. Sistem Manajemen Kehadiran dan Evaluasi Sistem manajemen kehadiran dan evaluasi pendidikan adalah solusi teknologi yang dirancang untuk membantu institusi pendidikan dalam memantau kehadiran siswa dan mengevaluasi kinerja mereka. Sistem administrasi evaluasi adalah perangkat dan prosedur yang digunakan untuk mengelola proses evaluasi pendidikan secara efisien dan efektif. Sistem ini membantu mengatur, melaksanakan, memantau, dan menganalisis evaluasi kinerja siswa serta mengelola data evaluasi untuk berbagai keperluan administratif. Menilai dan menganalisis data kehadiran siswa maupun pegawai sebagai bagian penting dari administrasi pendidikan. Evaluasi ini membantu dalam memahami pola kehadiran siswa, mengidentifikasi masalah, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan disiplin dan keterlibatan siswa. Manfaat sistem absensi digital bagi sekolah dan organisasi pendidikan (Priyono, 2024): a. Meningkatkan Efisiensi Sistem absensi digital dapat mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk mencatat kehadiran guru secara manual. Proses yang otomatis dan terkomputerisasi dapat menghemat waktu administrasi, memungkinkan staf sekolah untuk fokus pada tugas- tugas yang lebih penting. b. Akurasi Data yang Lebih Tinggi Dibandingkan dengan pencatatan kehadiran manual, sistem absensi digital cenderung lebih akurat dan andal. Hal ini dapat mengurangi
  • 14. 11 kesalahan-kesalahan yang terkait dengan pencatatan manual, seperti kesalahan penulisan atau perhitungan. c. Pemantauan Kehadiran yang Lebih Efektif Sistem absensi digital dapat memberikan pemantauan kehadiran yang real-time. Staf administrasi dapat dengan cepat mengidentifikasi absensi guru yang tidak tercatat atau terlambat, memungkinkan tindakan yang cepat diambil untuk menangani masalah tersebut. d. Peningkatan Akuntabilitas Dengan catatan kehadiran yang lebih akurat dan terdokumentasi dengan baik, sekolah dapat meningkatkan tingkat akuntabilitas terkait dengan kehadiran guru. Ini dapat membantu dalam memenuhi persyaratan regulasi pendidikan dan menjamin bahwa semua guru hadir sesuai dengan jadwal kerja mereka. e. Peningkatan Kepuasan Guru Dengan memperkenalkan sistem absensi digital yang mudah digunakan dan efisien, sekolah dapat meningkatkan kepuasan guru. Guru akan menghargai pengurangan beban administrasi dan peningkatan akurasi dalam pencatatan kehadiran mereka. D. Infrastruktur Teknologi Infrastruktur teknologi didefinisikan sebagai sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi system informasi perusahaan yang terperinci. Infrastruktur teknologi meliputi investasi dalam peranti keras, peranti lunak, dan layanan-seperti konsultasi, pendidikan, dan pelatihan (Yuliana, 2021). Infrastruktur teknologi memainkan peran penting dalam administrasi pendidikan, membantu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas layanan pendidikan. Tujuannya dari infrastruktur teknologi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung kegiatan pembelajaran, serta memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antara siswa, guru, staf, dan pihak-pihak terkait lainnya.
  • 15. 12 Perangkat keras yang dibutuhkan untuk mendukung infrastruktur teknologi informasi dalam pendidikan mencakup berbagai komponen penting, seperti komputer, server, dan jaringan. Komputer, termasuk desktop, laptop, dan tablet, digunakan oleh siswa, guru, dan staf administrasi untuk menjalankan aplikasi pembelajaran, mengelola tugas-tugas administratif, serta mengakses sumber daya pendidikan digital. Server memainkan peran krusial dengan menyediakan tempat penyimpanan data, hosting aplikasi, dan mengelola basis data yang penting untuk operasional sehari-hari, termasuk server aplikasi, server database, dan file server. Jaringan yang andal, mencakup router, switch, access points, dan firewall, memastikan konektivitas yang stabil dan aman, memungkinkan komunikasi yang lancar. Perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung infrastruktur teknologi informasi dalam pendidikan mencakup berbagai jenis aplikasi, seperti aplikasi administrasi, Learning Management Systems (LMS), dan perangkat lunak basis data. Aplikasi administrasi membantu dalam mengotomatisasi dan mengelola proses administratif, termasuk pendaftaran siswa, pengelolaan kehadiran, dan manajemen keuangan. Learning Management Systems (LMS) memungkinkan pengelolaan konten pembelajaran, tugas, dan penilaian secara online, memberikan platform bagi guru dan siswa untuk berinteraksi dan mengakses materi pendidikan dari mana saja. Perangkat lunak basis data digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses data akademik serta administratif, memastikan bahwa informasi penting dapat diambil dan dianalisis dengan cepat dan efisien. Keamanan dan privasi data dalam administrasi pendidikan mencakup berbagai aspek penting seperti penerapan protokol keamanan yang ketat, penggunaan enkripsi untuk melindungi data sensitif, serta kepatuhan terhadap regulasi seperti General Data Protection Regulation (GDPR) yang mengatur perlindungan data pribadi. Protokol keamanan bertujuan untuk mencegah akses tidak sah dan kebocoran data, sementara enkripsi memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang. Penerapan GDPR
  • 16. 13 memastikan bahwa institusi pendidikan menjaga standar tinggi dalam melindungi privasi data peserta didik dan staf. E. Implementasi Digitalisasi Administrasi Pendidikan 1. Penggunaan Aplikasi Administrasi Pendidikan Aplikasi Administrasi Pendidikan menerapkan perangkat lunak yang berfungsi untuk membantu pengelolaan administrasi sekolah. Aplikasi ini menyederhanakan dan mempercepat berbagai proses administrasi, sehingga guru dan staf sekolah dapat lebih fokus pada pendidikan. Aplikasi administrasi sekolah membawa berbagai keuntungan bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, mulai dari pihak sekolah, guru, siswa, hingga orang tua. Berikut adalah beberapa keuntungan utama yang diberikan oleh aplikasi administrasi : a. Pencatatan dan Pelaporan yang Akurat: Aplikasi administrasi memungkinkan pencatatan data secara akurat dan real-time. Hal ini membantu dalam menghindari kesalahan manusia dalam pencatatan dan memastikan bahwa data tersedia saat diperlukan. b. Efisiensi Administrasi: Proses administrasi sekolah menjadi lebih efisien, mulai dari manajemen kehadiran siswa, penjadwalan pelajaran, hingga pengelolaan data pribadi siswa. Hal ini memungkinkan staf sekolah untuk fokus pada tugas-tugas lain yang lebih penting. c. Akses Informasi yang Mudah: Aplikasi administrasi memberikan akses yang mudah kepada semua pihak yang terlibat, termasuk orang tua dan siswa. Mereka dapat dengan cepat mengakses informasi seperti jadwal pelajaran, nilai, absensi, dan pengumuman sekolah. d. Komunikasi yang Lebih Baik: Aplikasi ini memungkinkan komunikasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua. Pesan dan informasi dapat dengan mudah disampaikan melalui aplikasi, memudahkan koordinasi dan komunikasi yang efektif.
  • 17. 14 e. Analisis Data yang Lebih Baik: Aplikasi administrasi juga memungkinkan sekolah untuk menganalisis data secara lebih efektif. Ini dapat membantu dalam mengidentifikasi tren, mengukur kemajuan siswa, dan mengambil keputusan yang lebih baik. (D-Sekolah, 2023) 2. Penggunaan Tanda tangan Digital Tanda tangan digital merupakan bentuk tanda tangan elektronik yang digunakan sebagai alat autentifikasi identitas pengguna dan keaslian dokumen elektronik. Melalui tanda tangan digital yang terverifikasi, keamanan data Bapak/Ibu sekalian lebih terjamin dari kejahatan digital. Selain itu, penggunaan tanda tangan digital telah diatur keabsahannya melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Melalui akun sosial medianya, Kemenkominfo merekomendasikan tujuh aplikasi penyelenggara sertifikasi elektronik yang telah diakui keamanannya. Aplikasi tersebut sebagai berikut. a. PrivyId b. VIDA c. Digisign d. PERURI e. Balai Sertifikasi Elektronik f. iOTENTIK g. TekanAja! Masih banyak aplikasi-aplikasi penunjang lainnya yang dapat Bapak/Ibu gunakan. Namun, kami selalu berkomitmen untuk menjaga keamanan file Anda melalui aplikasi-aplikasi yang telah teruji kualitasnya. Menggunakan tanda tangan elektronik dalam administrasi dapat mempermudah pekerjaan Bapak/Ibu. Berikut beberapa manfaat lainnya dari tanda tangan digital dalam pendidikan. 1. Menghemat Pengeluaran Administrasi Administrasi secara konvensional biasanya membutuhkan biaya yang lebih besar berkaitan dengan biaya pengiriman dokumen dan
  • 18. 15 transportasi. Melalui teknologi, biaya-biaya tersebut dapat lebih dialokasikan kepada hal-hal yang lebih urgen lainnya. 2. Meningkatkan Aksesibilitas Proses administrasi seringkali terhambat karena antara kedua pihak tidak dapat bertatap muka secara langsung. Hal tersebut menjadi permasalahan karena akan menghabiskan waktu sehingga mengganggu produktivitas Bapak/Ibu. Sebagai contoh, Anda seorang Kepala Tata Usaha sedang sangat membutuhkan persetujuan dari Kepala Sekolah perihal pembiayaan koperasi. Di satu sisi, Kepala Sekolah sedang di luar kota karena ada tugas dinas. Dalam kasus tersebut, pekerjaan Anda akan lebih mudah melalui teknologi tanda tangan digital. Ini merupakan solusi yang win-win solution untuk kedua pihak. 3. Menjaga Keamanan Data Pengelolaan administrasi yang buruk di sekolah seringkali membuat beberapa data dapat diakses oleh orang yang tidak diinginkan. Lembar-lembar dokumen yang terbengkalai dapat menjadi peluang terciptanya kejahatan terhadap data diri Anda. Selain itu, data dalam bentuk konvensional juga rawan terhadap kasus kebakaran, banjir, dan hal-hal yang tidak terduga lainnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi Bapak/Ibu sekalian untuk lebih dekat dengan teknologi tanda tangan digital di era digitalisasi saat ini. 4. Efisiensi Pendataan Dalam institusi pendidikan, banyak dokumen dan formulir yang perlu ditandatangani oleh berbagai pihak, seperti siswa, orang tua, guru, dan staf administrasi. Dengan menggunakan tanda tangan digital, proses administrasi menjadi lebih efisien dan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Dokumen-dokumen dapat ditandatangani secara elektronik tanpa perlu mencetak dan mengirimkannya melalui pos atau kurir. 5. Mengurangi Limbah Kertas
  • 19. 16 Teknologi selalu linier dengan segala usaha pengurangan limbah. Penekanan terhadap jumlah penggunaan kertas dapat menjadi solusi terbaik agar dapat terciptanya lingkungan yang sehat dan tetap lestari. (Inovatif, 2023) 3. Pengembangan Website “Website adalah sebuah sistem dengan informasi yang disajikan dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain–lain yang tersimpan dalam sebuah server Web Internet yang disajikan dalam bentuk hypertext”. Lebih lanjut dikatakan bahwa bentuk-bentuk Website dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Web Server: Apache Web Server merupakan program aplikasi yang berjalan di server, berfungsi untuk menjalankan aplikasi web sehingga bisa diakses oleh klien baik melalui jaringan intranet maupun internet. b. Web Browser: Web Browser merupakan software yang diinstall di mesin client, berfungsi untuk menterjemahkan tag HTML menjadi halaman web. c. HTTP (Hyper Text Tranfer Protocol): HTTP adalah komponen sentral lainnya dari proyek awal di CERN. HTTP adalah protokol komunikasi stateless yang berbasiskan pada TCP yang awalnya digunakan untuk mengambil kembali file-file HTML dari server Web ketika dirancang pada tahun 1991. (Saputra. dkk, 2013) Situs website merupakan kesatuan dari dokumen-dokumen yang terhubung dengan atribut yang sama misalnya topik, fungsi maupun desain yang sama. Jadi, sebuah Website memiliki beberapa dokumen yang biasanya disebut dengan halaman web, serta komponen-komponennya (fitur-fitur). Website harus dapat memberikan suatu informasi yang lengkap dan akurat tentang sistem pendidikan dari instasi tersebut. Sehingga dapat dikatakan bahwa sistem informasi berbasis website merupakan suatu komponen yang dibuat dan dirancang guna memberikan informasi secara cepat dan tepat karena dilakukan secara online. Adapun tujuan dari pembuatan website ini adalah : 1. Memperkenalkan profil sekolah
  • 20. 17 2. Sebagai media komunikasi antara sekolah dengan dunia luar 3. Meningkatkan image sekolah Sistem Informasi ini sangat berguna dalam menyediakan data-data dari hasil administrasi sekolah dan mengubah dalam bentuk layanan informasi yang akan di tampilkan di website. Namun masih terdapat kendala dalam pengelolaan sistem informasi berbasis website yang menyebabkan penerapan sistem informasi berbasis website dalam pelayanan informasi kurang baik dan terdapat beberapa fitur yang ada di website masih menampilkan informasi yang lama dan adanya fitur yang kosong ataupun tidak dapat diakses sehingga siswa kurang berminat menggunakan website dimana website tersebut sebagai sarana untuk mengehatui informasi. (Arifin, dkk, 2020) Penerapan sistem terhadap permasalahan yang ada adalah sebagai berikut: a. Sistem informasi absensi yang terdapat pada website dapat memudahkan para orang tua siswa untuk memantau kehadiran anaknya di sekolah tanpa keterbatasan waktu. b. Dapat membantu mempermudah para guru dalam mengelola nilai siswa tanpa terkendala waktu dan tempat. c. Sistem ini juga dapat mempermudah staff tata usaha dalam mencari data siswa yang diperlukan dalam waktu yang cepat. d. Website ini juga dapat dijadikan sarana media promosi sekolah sehingga bisa memperluas jangkauan. (Dea, dkk, 2016)
  • 21. 18 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Digitalisasi layanan administrasi adalah suatu tuntutan dalam pemberian jasa layanan administrasi untuk mendapatkan pelayanan secara tepat, cepat dan optimal yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Lembaga penyedia layanan harus berperan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengembangkan koleksi elektronik yang dimiliki dengan harus diperbaharui salah satu caranya yaitu dengan mendigitalisasi koleksi kebutuhan layanan administrasi sekolah pada kegiatan pelayanan. Dengan kemajuan teknologi, penerapan teknologi pada administrasi sekolah dapat digunakan oleh berbagai jenjang pendidikan seperti SD, SMP, SMA, serta Madrasah. Digitalisasi administrasi pendidikan membawa perubahan besar yang sangat positif bagi institusi pendidikan. Dari efisiensi waktu dan biaya hingga peningkatan akurasi dan keamanan data, manfaat digitalisasi ini memungkinkan institusi pendidikan beroperasi dengan lebih efisien dan efektif. Dengan demikian, mereka dapat lebih fokus pada tujuan utama mereka: memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi siswa. B. Saran Demikianlah makalah ini kami buat, semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas. kami hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kami juga sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di hati serta kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
  • 22. 19 DAFTAR PUSTAKA Apdelmi, A. I. (2017). Pelatihan Pemanfaatan TIK dalam Layanan Administrasi Akademik Bagi Guru dan Staf Administrasi SMPN 21 Batanghari. Jurnal Karya Abdi 1, no 1, 28-34. Arifin Gunawan Efendi, H. Syahrani, Bambang Irawan. (2020). Pengelolaan Sistem Informasi Berbasis Website Dalam Administrasi Pendidikan Di Sma Negeri 1 Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara. eJournal Administrasi Negara 8, no 1. Cristiana, E. (2021). Digitalisasi Pendidikan Ditinjau dari Perspektif Hukum. Prosiding Webinar Nasional IAHN-TP, 60. Dea Yuzistin, Dindon Fiqri Aji, Petrus Dwi Ananto Pamungkas. (2016). Sistem Informasi Administrasi Siswa Berbasis Website Pada SMA Islam Putradarma Bekasi. BINA INSANIICT JOURNAL. 253 – 268 D-Sekolah. (2023). Aplikasi Administrasi Sekolah Menjadi Salah Satu Perkembangan pada Era Digital. Diakses 24 Mei 2024, dari https://medium.com/@dsekolah83/aplikasi-administrasi-sekolah-menjadi- salah-satu-perkembangan-pada-era-digital-55790dc7cef6 Fadhel M, a. I. (2023). peranistem Informasi Manajemen Pada Sekolah. Jurnal Inovasi Dan Humaniora 1, no. 1: 139-42. Holik, Z. I. (2023). Digitalisasi Layanan Administrasi Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Probolinggo. 19-20. Inge P, and Rofi W. (2021). “Pemanfaatan Teknologi Learning Management System (LMS) Di Unnes Masa Pandemi Covid-19.” Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang 7, no. 2: 547–60. https://doi.org/10.15294/snhunnes.v7i2.730. Lestari, S. (2017). Sistem Informasi Manajemen Sekolah Dan Budaya Sekolah Terhadap Kepuasan Siswa SMAN di Kota Bandung. Jurnal Administrasi Pendidikan 11, no.2 , 28-37. Munir. (2010). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta. Prihatin, E. (2011). Teori Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Priyono, S. P. (2024). Implementasi Sistem Absensi digital untuk Meningkatkan Efisiensi Pencatatan Kehadiran guru do Sekolah Dasar. 8, no.2;2429-34.
  • 23. 20 Robi'ah, M. M. (2020). Realisasi Kinerja Tenaga Administrasi Sekolah dalam Peningkatan Mutu Layanan. JMSP (Jurnal Managemen dan Supervisi Pendidikan), 232-239. Redaksi Guru Inovatif. (2023). Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Administrasi Sekolah Melalui Tanda Tangan Digital. Diakses 24 Mei 2024, dari https://guruinovatif.id/artikel/meningkatkan-efisiensi-dan- keamanan-administrasi-sekolah-melalui-tanda-tangan-digital. Saputra A, dkk. 2013. Menyelesaikan Website 12 Juta secara Profesional. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Yuliana, R. (2021). buku Ajar Infrastuktur Teknologi Informasi dan komunikasi. Bandung: Widina Bhakti Persada.