SlideShare a Scribd company logo
FORENSIC AUDITING
Ihsan Nasihin, S.Ak., M.Ak
HP. 081912703780
e-mail : ihsan.nasihin@ubpkarawang.ac.id
a. Aksioma dalam Forensic Auditing.
b. Akuntansi Forensic (Forensic
Accounting).
c. Teknik Audit Forensik.
d. Pembuktian & Kesaksian.
e. Laporan Hasil Audit.
f. Peran Forensic Accountant dalam
keberhasilan Forensic Auditing.
Aksioma dalam Forensic Auditing
Dalam pendangan para filsuf Yunani, aksioma adalam klaim atau
pernyataan yang dapat dianggap benar, tanpa perlu pembuktiaan
lebih lanjut.
Association Of Certifed Fraud Examiner (ACFE) menyebutkan 3
aksioma dalam melakukan investigasi atau pemeriksaan fraud, ketiga
aksioma ini oleh ACFE di istilahkan aksioma fraud
 Aksioma-1, fraud is hidden
contoh: seorang direksi bank atau kepala cabang besar memfasilitasi
“pelanggan” dengan membukakan L/C fiktif atau memberikan kredit palsu
yang segera menjadi NPL (non Performing loan)
 Aksioma-2, reverse proof
contoh : seorang investigator membantu jaksa penyidik, dan berupaya
membuktikan terjadinya fraud (korupsi) maka investigator
mengumpulkan bukti dan barang bukti sesuai dengan perundang -
undangan yang bersangkutan
 Aksioma-3, existence of fraud
contoh : pemeriksa fraud hanya berupaya membuktikan terjadinya atau
tidak terjadinya fraud. Namun hanya pengadilan yang mempunyai
kewenangan untuk menetapkan hal itu
Akuntansi Forensik (Forensic Accounting)
• Akuntansi forensik adalah metodologi
investigasi pada data sejarah keuangan atau
aktivitas akuntansi lainnya yang hasilnya bisa
menjadi bahan dalam pengadilan guna
menyelesaikan sengketa hukum di masa
sekarang atau yang akan datang.
• Dalam profesi akuntan, forensik berkaitan
dengan hal keuangan dan permasalahan hukum.
Isi area akuntansi ini adalah audit atas catatan
akuntansi untuk mencari bukti penipuan, seperti
kecurangan dan pemalsuan terhadap data
keuangan.
Akuntansi Forensik ....
• Akuntansi Forensik adalah Penerapan disiplin
akuntansi dalam arti luas, termasuk auditing,
pada masalah hukum untuk penyelesaian
hukum di dalam atau di luar pengadilan
Menurut
Theodorus
Tuanakotta
• Akuntansi Forensik adalah penerapan
keterampilan investigasi dan analitis untuk
menyelesaikan masalah keuangan dengan cara
yang memenuhi standar yang disyaratkan oleh
pengadilan
Menurut
Hopwood, Leiner
and Young
• Akuntansi Forensik adalah sebagai penggunaan
teori, prinsip, atau analisis akuntansi dalam suatu
tindakan hukum, seringkali melalui keterangan
saksi ahli
Menurut Black’s
Law Dictionary
Berikut beberapa hal yang dilakukan
dalam akuntansi forensik:
• Menggunakan teknik investigasi dan audit;
• Mengintegrasikan data keuangan dengan
keterampilan akuntansi dan komersial;
• Memberikan kesaksian melalui saksi ahli di
pengadilan;
• Menyelesaikan masalah keuangan yang
kompleks;
• Melaksanakan investigasi penipuan;
• Membantu pemahaman yang lebih baik tentang
sistem akuntansi yang dipegang oleh bisnis.
Akuntansi Forensik ....
Dipraktikan dalam bidang yang luas,
seperti:
• Dalam penyelesaian sengketa antarindividu
• Di perusahaan swasta dengan berbagai bentuk
hukum, perusahaan tertutup maupun perusahaan
yang memperdagangkan saham atau obligasi di
bursa, joint venture special purpose companies
• Diperusahaan yang Sebagian atau seluruh
sahamnya dimiliki negeri, baik di pusat maupun di
daerah (BUMN,BUMD)
• Di departemen/kementrian, pemerintahan pusat
dan daerah. MPR, DPR, DPRD dan Lembaga-
Lembaga lainya
Akuntansi Forensik ....
Teknik Audit Forensik
1. Memeriksa fisik dan mengamati, biasanya dilakukan dengan
melakukan perhitungan berupa asset tetap sedangkan mengamati
lebih melakukan kunjungan terhadap lingkungan entitas yang akan
diperiksa
2. Meminta konfirmasi dan informasi, meminta informasi biasa
dilakukakn oleh auditor kepada auditee sendangkan melakukan
konfirmasi kepada pihak ke tiga
3. Memeriksa dokumen, memeriksa pencatatan dokumen baik hard
copy dan soft copy milik auditee
4. Riview analytical, mencocokan angka agregat dan Deduksi angka
agregat
5. Membandingkan anggaran dan realisasi, dengan memahami
mekanisme pelaksanaan anggaran
6. Analisis vertical atau horizontal, analisis vertical merupakan analisis
ratio keuangan sendangkan horizontal perubahan (kenaikan atau
penurunan) angka-angka pada satu periode tahun buku
Pembuktian dan Kesaksian
Pembuktian
• Bukti Audit atau audit evidence adalah segala
informasi yang digunakan auditor untuk
membuktikan apakah informasi yang diaudit sudah
sesuai dengan kriteria tertentu. Memperoleh
sejumlah bukti audit yang berkualitas sangatlah
penting untuk mencapai tujuan audit.
• Auditor memerlukan bukti audit sebelum
melakukan proses audit untuk menghasilkan
pelaporan audit yang kompeten. Bukti audit
kompeten harus didapatkan lewat inspeksi,
pengamatan, permintaan keterangan, dan
konfirmasi sebagai dasar untuk menyatakan
pendapat atas laporan yang diaudit.
Pembuktian dan Kesaksian ...
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertimbangan
auditor seputar kelayakan bukti audit, yaitu:
• Pertimbangan profesional, atau professional
judgment yang berarti probabilitas seorang auditor
untuk menemukan dan melaporkan penyelewengan
dalam sistem akuntansi klien.
• Integritas manajemen, atau management integrity yang
berarti sikap kejujuran dari pihak manajemen
perusahaan dalam menghasilkan laporan keuangan.
• Kepemilikan publik versus terbatas, yang berarti suatu
jenis perusahaan apakah termasuk
jenis perusahaan terbuka atau perusahaan terbatas.
• Kondisi keuangan, atau financial condition yang
menunjukkan apakah perusahaan
mendapatkan laba atau dalam kondisi merugi.
Kompetensi Bukti Audit
Kompetensi bukti audit ini berkaitan dengan sejauh
mana bukti-bukti yang diperoleh dapat dipercaya. Jika
bukti yang didapatkan adalah sangat kompeten, maka
hal ini sangat membantu auditor untuk menentukan
apakah laporan keuangan yang diperiksanya sudah
disajikan dengan wajar. Pertimbangan yang perlu
dilakukan dalam pemeriksaan apakah bukti audit sudah
kompeten bisa didasarkan pada:
1. Relevansi
2. Sumber perolehan
3. Ketepatan waktu
4. Objektivitas
Jenis Bukti Audit
Jenis Bukti Audit :
1. Pengujian fisik (physical examination), merupakan bukti yang diperoleh
lewat pemeriksaan secara fisik atau lewat perhitungan oleh auditor
terhadap harta perusahaan. Misalnya, uang tunai, surat berharga,
barang persediaan.
2. Konfirmasi, merupakan bukti yang didapatkan lewat penegasan dari
pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi yang berkaitan
dengan asersi manajemen dan tujuan audit. Umumnya auditor lebih
memilih konfirmasi tertulis karena mudah di-review oleh supervisor
audit dan memberikan dukungan keandalan.
3. Dokumentasi, merupakan pemeriksaan atau penyelidikan oleh auditor
atas dokumen dan catatan klien guna mendukung informasi yang telah
tersaji. Dokumentasi digunakan secara luas sebagai bukti audit karena
biayanya yang relatif rendah dan pada banyak kesempatan menjadi
satu-satunya bukti audit yang tersedia dan layak.
Jenis Bukti Audit ...
4. Prosedur analitis, dengan cara menggunakan perbandingan dan
hubungan untuk menilai apakah saldo akun atau data lainnya tampak
wajar. Misalnya, auditor melakukan perbandingan total beban gaji
dengan jumlah tenaga kerja untuk menunjukkan apakah ada
pembayaran gaji yang tidak semestinya.
5. Wawancara dengan klien, merupakan upaya untuk memperoleh
informasi secara lisan ataupun tertulis dari klien yang menjadi bukti
respon atas pertanyaan dari auditor.
6. Perhitungan ulang, merupakan pengujian atas keakuratan hasil
perhitungan klien.
7. Observasi, merupakan penggunaan alat indera untuk menilai aktivitas
klien. Misalnya, auditor melakukan kunjungan ke lokasi pabrik untuk
mengamati proses produksi.
Pembuktian dan Kesaksian ...
Pembuktian dan Kesaksian ...
Kesaksian
• Bukti Kesaksian adalah bukti peyakin yang
didapat dari pihak lain karena diminta oleh
auditor. Peyakin maksudnya adalah untuk
mendukung bukti-bukti lain yang telah
didapatkan oleh auditor. Biasanya bukti
pengujian fisik, bukti dokumen, bukti analisis,
atau bukti lisan telah diperoleh, baru
kemudian dilengkapi dengan bukti kesaksian.
Laporan Hasil Audit
Laporan Hasil Audit merupakan salah satu tahap paling
penting dan akhir dari suatu pekerjaan audit. Dalam setiap
tahap audit akan selalu terdapat dampak psikologis bagi
auditor maupun auditee. Dampak psikologis dalam tahapan
persiapan audit dan pelaksanaan audit dapat ditanggulangi
pada waktu berlangsungnya audit. Tetapi dampak psikologis
dari laporan hasil audit, penanggulangannya akan lebih sulit
karena:
a. Waktu audit sudah selesai
b. Laporan merupakan salah satu bentuk komunikasi tertulis, formal,
sehingga auditor tidak dapat mengetahui reaksi auditee secara
langsung
c. Laporan telah didistribusikan kepada berbagai pihak sehingga
semakin banyak pihak yang terlibat.
• Karena laporan hasil audit akan mempunyai
dampak luas, maka diperlukan pengetahuan
khusus tentang penyusunan laporan hasil audit.
Pelaporan hasil audit merupakan tahap akhir
kegiatan audit. Selain harus sesuai dengan
norma pemeriksaan, penyusunan laporan hasil
audit juga harus mempertimbangkan dampak
psikologis, terutama yang bersifat dampak
negatif bagi auditee, pihak ketiga dan pihak lain
yang menerima laporan tersebut.
Laporan Hasil Audit ...
Dalam audit laporan keuangan maupun audit intern perusahaan
badan usaha milik negara/ daerah (BUMN/BUMD di Indonesia)
sudah disusun Standar Pemeriksaan yang diantaranya ialah
mengatur tentang pelaporan hasil audit. Norma Pelaporan hasil
Pemeriksaan pada standar standar pemeriksaan satuan pengawas
intern (auditor internal BUMN/BUMD) antara lain memuat hal-hal
berikut ini:
a. Audit harus melaporkan hasil pemeriksaan sesuai dengan penugasan
yang ditetapkan.
b. Laporan audit harus dibuat secara tertulis dan disampaikan kepada
pejabat yang berwenang tepat pada waktunya agar bermanfaat.
c. Laporan audit harus memuat ruang lingkup dan tujuan pemeriksaan,
disusun dengar baik, menyajikan informasi yang layak serta
pernyataan bahwa pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai dengan
norma pemeriksaan.
Laporan Hasil Audit ...
d. Setiap Laporan pemeriksaan harus:
– Memuat ruang lingkup pemeriksaan, sasaran/tujuan pemeriksaan,
dan adakah hal- hal yang dapat dirasakan sebagai pembatasan
terhadap pelaksanaan kegiatan pemeriksaan.
– Memuat temuan (findings) dan kesimpulan (conclusions) pemeriksa
secara objektif (didukung dengan adequate audit evidence), serta
saran tindak yang konstruktif
– Lebih mengutamakan usaha perbaikan atau penyempurnaan dari
pada kritik.
– Mengungkapkan hal-hal yang masih merupakan masalah yang
belum dapat diselesaikan sampai berakhirnya pemeriksaan, bila
ada.
– Mengemukakan pengakuan atas suatu prestasi atau suatu
tindakan perbaikan it dapat diterapkan di bagian lain.
– Mengemukakan tanggapan/penjelasan pejabat objek (formal
responses by the auditee) yang diperiksa mengenai hasil
pemeriksaan.
Laporan Hasil Audit ...
Laporan Hasil Audit ...
Tanggapan audite (auditee response) sebaiknya dapat secara jelas
mencerminkan atau menggambarkan pendapat pihak audite,
apakah temuan dan rekomendasi auditor tersebut:
 Dapat diterima, setuju dengan usulan tindak-lanjut dan jadwal atau ada usul
lain.
 Tidak sependapat dengan alasan dan penjelasannya.
Arti Penting Laporan Hasil AuditLaporan hasil audit yang disusun
auditor mempunyai tujuan/ manfaat sebagai berikut:
a. Sebagai bukti pelaksanaan tugas
b. Sebagai sumber referensi untuk perencanaan audit berikutnya
c. Sebagai alat pembuktian apabila ada sanggahan dari pihak yang terlibat
d. Sebagai media untuk mengkomunikasikan informasi-informasi penting yang
diperoleh selama pelaksanaan audit.
Karakteristik Laporan Audit yang Ideal
Laporan audit yang ideal harus memenuhi
beberapa ciri seperti yang dijelaskan di bawah
ini:
 Kesederhanaan
 Kejelasan
 Brevity
 Keteguhan
 Objektivitas
 Konsistensi
 Prinsip yang Diterima
 Prinsip Pengungkapan
Laporan Hasil Audit ...
Template laporan ini mencakup 7 komponen:
• Judul : Judul yang tepat memudahkan pembaca untuk
mengidentifikasi laporan. Ini juga membedakan laporan ini dari yang
lain.
• Alamat : Harus ditangani dengan benar. Misalnya, dalam audit wajib,
laporan ditujukan kepada pemegang saham. Padahal hal yang sama
ditujukan kepada pemerintah dalam hal audit khusus.
• Identifikasi laporan keuangan : Ini harus menampilkan nama dan
alamat perusahaan.
• Referensi standar dan praktik audit : Ini memastikan kesesuaian
dengan regulasi dan menjamin bahwa standar akuntansi dan audit
telah dipatuhi.
• Opini atas laporan keuangan : Menyatakan opini auditor atas posisi
keuangan perusahaan.
• Tanda tangan : Auditor harus menandatangani laporan ini .
• Tanggal : Laporan harus menampilkan tanggal pemerikasaan.
Laporan Hasil Audit ...
Laporan Hasil Audit
Laporan Hasil Audit ...
Peran Forensik Accountant dalam
keberhasilan Forensic Auditing
Dalam urusan pengadilan (litigation), akuntan forensik memiliki tugas
memberikan pendapatnya mengenai hukum. Tetapi mereka juga dapat
berperan di luar pengadilan (non litigation) seperti pada perumusan alternatif
dalam menyelesaikan perkara di sebuah sengketa, perhitungan dampak dari
pelanggaran kontrak atau perhitungan ganti rugi dari sebuah perkara.
Ada dua bagian akuntansi forensik, yaitu penyelidikan (investigatice services)
dan litigasi (litigation services).
 Jasa penyelidikan biasanya bertugas dalam memeriksa penipuan atau
auditor penipuan. Akuntan penyelidik menguasai ilmu-ilmu yang
berhubungan dengan pendeteksian, pencegahan, pengendalian penipuan
dan misinterpretasi.
 Jasa litigasi berperan dalam pemeriksan penipuan dan jasa akuntansi
forensik untuk memecahkan permasalahan valuasi seperti dalam kasus
perceraian rumah tangga.Tim audit perlu mengikuti pelatihan serta
pentingnya prosedur akuntansi forensik dalam proses audit, selain itu juga
dibutuhkan spesialis forensik untuk memecahkan masalah
Peran Forensik Accountant dalam
keberhasilan Forensic Auditing ...
Peran akuntansi forensik di Indonesia
Di Indonesia, peran akuntansi forensik fokus pada pengungkapan kasus
korupsi melalui sinergi lembaga-lembaga antikorupsi, seperti Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan
kepolisian. Akuntansi forensik digunakan untuk mengungkap kasus
korupsi karena tingginya kasus tersebut di tanah air.
Berdasarkan rekapan Indonesia Corruption Watch (ICW), ada 271 kasus
korupsi pada 2019 yang berhasil mendapat penindakan dengan total
kerugian negara mencapai Rp8,4 triliun. Menguatnya peluang akuntansi
dan audit forensik didukung oleh adanya penambahan jumlah Kantor
Akuntan Publik (KAP) yang mulai memberikan jasa audit forensik dan
investigasi audit kepada kliennya.
Penguatan peluang akuntansi dan audit forensik bertujuan untuk
memerangi fenomena fraud dan korupsi yang kini menjadi ancaman bagi
pihak BUMN, swasta, dan pemerintahan. Di Indonesia, istilah akuntansi
forensik dikenal pasca keberhasilan PricewaterhouseCoopers (PwC) saat
berhasil membongkar kasus Bank Bali pada 1999.

More Related Content

Similar to Forensic Auditing _Training "FRAUD & INVESTIGATIVE AUDITING".

Bukti audit
Bukti auditBukti audit
Bukti audit
Sudybrt Sudybrt
 
Resume Auditing Bab I - IV Buku I
Resume Auditing Bab I - IV Buku IResume Auditing Bab I - IV Buku I
Resume Auditing Bab I - IV Buku I
9elevenStarUnila
 
Modul 3 auditevidencerev
Modul 3 auditevidencerevModul 3 auditevidencerev
Modul 3 auditevidencerev
noeljonathan
 
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
NandaRN
 
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar auditPengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
imelimel020
 
Bab 5
Bab 5Bab 5
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptxBukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
RiaMennita
 
Standard Auditing
Standard AuditingStandard Auditing
Standard Auditing
Sujatmiko Wibowo
 
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
mrbacot
 
Pengertian, tujuan dan fungsi auditing
Pengertian, tujuan dan fungsi auditingPengertian, tujuan dan fungsi auditing
Pengertian, tujuan dan fungsi auditing
ShabrinaMaulida2
 
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
Jiantari Marthen
 
BUKTI AUDIT
BUKTI AUDITBUKTI AUDIT
Pengauditan bab 3 bukti audit
Pengauditan bab 3 bukti auditPengauditan bab 3 bukti audit
Pengauditan bab 3 bukti audit
Natalia Anneliz
 
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
Sandy Setiawan
 
(Pert 1) bab 1 definisi audit
(Pert 1) bab 1 definisi audit(Pert 1) bab 1 definisi audit
(Pert 1) bab 1 definisi audit
Ilham Sousuke
 
Tm 1-sap-auditing-i
Tm 1-sap-auditing-iTm 1-sap-auditing-i
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptxTujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
ImamSyafii301684
 
BUKTI_AUDIT.doc
BUKTI_AUDIT.docBUKTI_AUDIT.doc
BUKTI_AUDIT.doc
NanangAgussaputra
 

Similar to Forensic Auditing _Training "FRAUD & INVESTIGATIVE AUDITING". (20)

Bukti audit
Bukti auditBukti audit
Bukti audit
 
Resume Auditing Bab I - IV Buku I
Resume Auditing Bab I - IV Buku IResume Auditing Bab I - IV Buku I
Resume Auditing Bab I - IV Buku I
 
Modul 3 auditevidencerev
Modul 3 auditevidencerevModul 3 auditevidencerev
Modul 3 auditevidencerev
 
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
Review audit i nanda rizki nugraha 41801042
 
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar auditPengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
Pengantar Audit.pptx materi mata kuliah penantar audit
 
Bab 5
Bab 5Bab 5
Bab 5
 
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptxBukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
Bukti audit dan kertas kerja audit_pertemuan 7.pptx
 
Standard Auditing
Standard AuditingStandard Auditing
Standard Auditing
 
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
9eb93479-1925-4121-8081-9fb518c9711f.pptx
 
Pengertian, tujuan dan fungsi auditing
Pengertian, tujuan dan fungsi auditingPengertian, tujuan dan fungsi auditing
Pengertian, tujuan dan fungsi auditing
 
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
Makalah auditing i (sasaran, tujuan, dan bukti audit) kel. 3
 
BUKTI AUDIT
BUKTI AUDITBUKTI AUDIT
BUKTI AUDIT
 
Pengauditan bab 3 bukti audit
Pengauditan bab 3 bukti auditPengauditan bab 3 bukti audit
Pengauditan bab 3 bukti audit
 
Sepuluh standar auditing
Sepuluh standar auditingSepuluh standar auditing
Sepuluh standar auditing
 
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
Pengauditan Lanjutan, Sandy Setiawan, Yudhi Herliansyah, The Building Blocks ...
 
(Pert 1) bab 1 definisi audit
(Pert 1) bab 1 definisi audit(Pert 1) bab 1 definisi audit
(Pert 1) bab 1 definisi audit
 
Tm 1-sap-auditing-i
Tm 1-sap-auditing-iTm 1-sap-auditing-i
Tm 1-sap-auditing-i
 
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptxTujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
Tujuan, Bukti & Prosedur Audit.pptx
 
BUKTI_AUDIT.doc
BUKTI_AUDIT.docBUKTI_AUDIT.doc
BUKTI_AUDIT.doc
 
sum3.docx
sum3.docxsum3.docx
sum3.docx
 

More from Kanaidi ken

Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
Kanaidi ken
 
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
Kanaidi ken
 
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
Kanaidi ken
 
Kepemimpinan dan Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
Kepemimpinan dan  Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...Kepemimpinan dan  Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
Kepemimpinan dan Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
Kanaidi ken
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...PELAKSANAAN  + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
Kanaidi ken
 
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
Kanaidi ken
 
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdfManfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
Kanaidi ken
 
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Kanaidi ken
 
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
Kanaidi ken
 
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
Kanaidi ken
 
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
Kanaidi ken
 
Sumber Dana dan Produk Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
Sumber Dana  dan Produk  Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...Sumber Dana  dan Produk  Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
Sumber Dana dan Produk Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
Kanaidi ken
 
Literasi Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
Literasi  Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...Literasi  Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
Literasi Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
Kanaidi ken
 
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Kanaidi ken
 
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
Kanaidi ken
 
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
Kanaidi ken
 
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
Kanaidi ken
 
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
Kanaidi ken
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi  TKDN...PELAKSANAAN  + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi  TKDN...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
Kanaidi ken
 
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective Documents Management Sys...
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective  Documents Management Sys...PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective  Documents Management Sys...
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective Documents Management Sys...
Kanaidi ken
 

More from Kanaidi ken (20)

Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
Awareness SNI_ISO 37001_"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Manajemen...
 
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
Klausul-Klausul SNI_ISO 37001 _"PEMBEKALAN Awareness SNI ISO 37001 (Sistem Ma...
 
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
Konteks Organisasi & Penilaian Resiko Penyuapan _PEMBEKALAN Awareness SNI ISO...
 
Kepemimpinan dan Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
Kepemimpinan dan  Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...Kepemimpinan dan  Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
Kepemimpinan dan Komitmen Dewan Pengarah & Pimpinan Puncak _"PEMBEKALAN Awar...
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...PELAKSANAAN  + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU)_PTK 007 Rev-5 /2023 +...
 
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
Peran SNI ISO 37001_2016 (SMAP) dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen _"PEMBEK...
 
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdfManfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
Manfaat Adanya Customer Complaint Handling .pdf
 
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
RENCANA & Link2 MATERI Training_ "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
 
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
Regulasi Pemerintah Pendukung Penerapan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BA...
 
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
Tren dan Perkembangan DBLM di Indonesia_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE MET...
 
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
Tujuan, Manfaat dan Keuntungan Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERA...
 
Sumber Dana dan Produk Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
Sumber Dana  dan Produk  Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...Sumber Dana  dan Produk  Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
Sumber Dana dan Produk Perbankan Syari'ah_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE...
 
Literasi Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
Literasi  Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...Literasi  Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
Literasi Perbankan Syari'ah_bagi Konsumen dan Masyarakat_ Pelatihan "DUAL BA...
 
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
Persiapan Implementasi DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE METHOD (DBLM)".
 
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
Strategi Penerapan DBLM di Era Digital 4.0_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVERAGE ...
 
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
Dilematik dan Permasalahan dalam Penerapan DBLM_ Pelatihan "DUAL BANKING LEVE...
 
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
REnCANA + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 /2023 & Perhitungan/Verifikasi ...
 
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
RENCANA (di Bdg, 18-19 Juli'24) & Link2 MATERI Training_ "(Ketentuan TERBARU)...
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi  TKDN...PELAKSANAAN  + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi  TKDN...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
 
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective Documents Management Sys...
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective  Documents Management Sys...PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective  Documents Management Sys...
PELAKSANAAN & Link-link MATERI Training_ "Effective Documents Management Sys...
 

Recently uploaded

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
ATP sma oke INFORMATIKA FASE F 2024.docx
ATP sma oke  INFORMATIKA FASE F 2024.docxATP sma oke  INFORMATIKA FASE F 2024.docx
ATP sma oke INFORMATIKA FASE F 2024.docx
DefiSuryanti1
 
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptxTransisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
IrsadunIrsadun
 
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptxKelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
SebastianAryadi
 
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptxPEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
waryo252
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
titis33
 
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
hermintatumangger
 
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdfMATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
AgusRustiono
 
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
imankostaman91
 
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docxModul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
erliavany21
 
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdfPPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
adrianadiyansyah36
 
MPLS KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
MPLS  KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdfMPLS  KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
MPLS KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
fitriyanti581
 
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum MerdekaMateri MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
RizkiDwiKamalulJamal1
 
Modul Ajar Informatika kurikulum merdeka
Modul Ajar Informatika kurikulum merdekaModul Ajar Informatika kurikulum merdeka
Modul Ajar Informatika kurikulum merdeka
lailatulfitriyah38
 
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKAPPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
theresia735260
 
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
liestiyono46
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
bamboekuning
 
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptxPPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
YohanesAriantoAndale
 
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptxPPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
anonimname1
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
ATP sma oke INFORMATIKA FASE F 2024.docx
ATP sma oke  INFORMATIKA FASE F 2024.docxATP sma oke  INFORMATIKA FASE F 2024.docx
ATP sma oke INFORMATIKA FASE F 2024.docx
 
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptxTransisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
Transisi PAUD SD_ YANG MENYENANGKAN.pptx
 
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptxKelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
Kelas IX - Bab 1 - Berpikir Komputasional.pptx
 
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptxPEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
PEMBINAAN MENTAL AGAMA DI SEKOLAH SMPS TUNAS HARAPAN.pptx
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
 
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
PPT IPA KELAS 8 BAB 1 SEMESTER 1 KURIKULUM 2023
 
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdfMATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
MATERI BULLYING DAN NARKOBA UNTUK LINGKUNGAN SEKOLAH.pdf
 
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Membiasakan Berpikir Kri...
 
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docxModul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
Modul ajar biologi kelas XII MIPA 3.docx
 
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdfPPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
 
MPLS KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
MPLS  KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdfMPLS  KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
MPLS KELAS 5 SD NEGERI 012 SINGKEPSARI NOVITA .pdf
 
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum MerdekaMateri MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
Materi MPLS 2024_2025 Mengenal Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar Informatika kurikulum merdeka
Modul Ajar Informatika kurikulum merdekaModul Ajar Informatika kurikulum merdeka
Modul Ajar Informatika kurikulum merdeka
 
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKAPPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
PPT IPS TEMA 1 KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA
 
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
7. AKSI NYATA MODUL 2.3 - COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK.pdf
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
 
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptxPPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
PPT RUKOL 2.3 sesi 2 PGP Angkatan 9.pptx.pptx
 
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptxPPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
PPT-Mata Pelajaran PPKn-kelas-XII-BAB-I.pptx
 

Forensic Auditing _Training "FRAUD & INVESTIGATIVE AUDITING".

  • 1. FORENSIC AUDITING Ihsan Nasihin, S.Ak., M.Ak HP. 081912703780 e-mail : ihsan.nasihin@ubpkarawang.ac.id
  • 2. a. Aksioma dalam Forensic Auditing. b. Akuntansi Forensic (Forensic Accounting). c. Teknik Audit Forensik. d. Pembuktian & Kesaksian. e. Laporan Hasil Audit. f. Peran Forensic Accountant dalam keberhasilan Forensic Auditing.
  • 3. Aksioma dalam Forensic Auditing Dalam pendangan para filsuf Yunani, aksioma adalam klaim atau pernyataan yang dapat dianggap benar, tanpa perlu pembuktiaan lebih lanjut. Association Of Certifed Fraud Examiner (ACFE) menyebutkan 3 aksioma dalam melakukan investigasi atau pemeriksaan fraud, ketiga aksioma ini oleh ACFE di istilahkan aksioma fraud  Aksioma-1, fraud is hidden contoh: seorang direksi bank atau kepala cabang besar memfasilitasi “pelanggan” dengan membukakan L/C fiktif atau memberikan kredit palsu yang segera menjadi NPL (non Performing loan)  Aksioma-2, reverse proof contoh : seorang investigator membantu jaksa penyidik, dan berupaya membuktikan terjadinya fraud (korupsi) maka investigator mengumpulkan bukti dan barang bukti sesuai dengan perundang - undangan yang bersangkutan  Aksioma-3, existence of fraud contoh : pemeriksa fraud hanya berupaya membuktikan terjadinya atau tidak terjadinya fraud. Namun hanya pengadilan yang mempunyai kewenangan untuk menetapkan hal itu
  • 4. Akuntansi Forensik (Forensic Accounting) • Akuntansi forensik adalah metodologi investigasi pada data sejarah keuangan atau aktivitas akuntansi lainnya yang hasilnya bisa menjadi bahan dalam pengadilan guna menyelesaikan sengketa hukum di masa sekarang atau yang akan datang. • Dalam profesi akuntan, forensik berkaitan dengan hal keuangan dan permasalahan hukum. Isi area akuntansi ini adalah audit atas catatan akuntansi untuk mencari bukti penipuan, seperti kecurangan dan pemalsuan terhadap data keuangan.
  • 5. Akuntansi Forensik .... • Akuntansi Forensik adalah Penerapan disiplin akuntansi dalam arti luas, termasuk auditing, pada masalah hukum untuk penyelesaian hukum di dalam atau di luar pengadilan Menurut Theodorus Tuanakotta • Akuntansi Forensik adalah penerapan keterampilan investigasi dan analitis untuk menyelesaikan masalah keuangan dengan cara yang memenuhi standar yang disyaratkan oleh pengadilan Menurut Hopwood, Leiner and Young • Akuntansi Forensik adalah sebagai penggunaan teori, prinsip, atau analisis akuntansi dalam suatu tindakan hukum, seringkali melalui keterangan saksi ahli Menurut Black’s Law Dictionary
  • 6. Berikut beberapa hal yang dilakukan dalam akuntansi forensik: • Menggunakan teknik investigasi dan audit; • Mengintegrasikan data keuangan dengan keterampilan akuntansi dan komersial; • Memberikan kesaksian melalui saksi ahli di pengadilan; • Menyelesaikan masalah keuangan yang kompleks; • Melaksanakan investigasi penipuan; • Membantu pemahaman yang lebih baik tentang sistem akuntansi yang dipegang oleh bisnis. Akuntansi Forensik ....
  • 7. Dipraktikan dalam bidang yang luas, seperti: • Dalam penyelesaian sengketa antarindividu • Di perusahaan swasta dengan berbagai bentuk hukum, perusahaan tertutup maupun perusahaan yang memperdagangkan saham atau obligasi di bursa, joint venture special purpose companies • Diperusahaan yang Sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki negeri, baik di pusat maupun di daerah (BUMN,BUMD) • Di departemen/kementrian, pemerintahan pusat dan daerah. MPR, DPR, DPRD dan Lembaga- Lembaga lainya Akuntansi Forensik ....
  • 8. Teknik Audit Forensik 1. Memeriksa fisik dan mengamati, biasanya dilakukan dengan melakukan perhitungan berupa asset tetap sedangkan mengamati lebih melakukan kunjungan terhadap lingkungan entitas yang akan diperiksa 2. Meminta konfirmasi dan informasi, meminta informasi biasa dilakukakn oleh auditor kepada auditee sendangkan melakukan konfirmasi kepada pihak ke tiga 3. Memeriksa dokumen, memeriksa pencatatan dokumen baik hard copy dan soft copy milik auditee 4. Riview analytical, mencocokan angka agregat dan Deduksi angka agregat 5. Membandingkan anggaran dan realisasi, dengan memahami mekanisme pelaksanaan anggaran 6. Analisis vertical atau horizontal, analisis vertical merupakan analisis ratio keuangan sendangkan horizontal perubahan (kenaikan atau penurunan) angka-angka pada satu periode tahun buku
  • 9. Pembuktian dan Kesaksian Pembuktian • Bukti Audit atau audit evidence adalah segala informasi yang digunakan auditor untuk membuktikan apakah informasi yang diaudit sudah sesuai dengan kriteria tertentu. Memperoleh sejumlah bukti audit yang berkualitas sangatlah penting untuk mencapai tujuan audit. • Auditor memerlukan bukti audit sebelum melakukan proses audit untuk menghasilkan pelaporan audit yang kompeten. Bukti audit kompeten harus didapatkan lewat inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar untuk menyatakan pendapat atas laporan yang diaudit.
  • 10. Pembuktian dan Kesaksian ... Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertimbangan auditor seputar kelayakan bukti audit, yaitu: • Pertimbangan profesional, atau professional judgment yang berarti probabilitas seorang auditor untuk menemukan dan melaporkan penyelewengan dalam sistem akuntansi klien. • Integritas manajemen, atau management integrity yang berarti sikap kejujuran dari pihak manajemen perusahaan dalam menghasilkan laporan keuangan. • Kepemilikan publik versus terbatas, yang berarti suatu jenis perusahaan apakah termasuk jenis perusahaan terbuka atau perusahaan terbatas. • Kondisi keuangan, atau financial condition yang menunjukkan apakah perusahaan mendapatkan laba atau dalam kondisi merugi.
  • 11. Kompetensi Bukti Audit Kompetensi bukti audit ini berkaitan dengan sejauh mana bukti-bukti yang diperoleh dapat dipercaya. Jika bukti yang didapatkan adalah sangat kompeten, maka hal ini sangat membantu auditor untuk menentukan apakah laporan keuangan yang diperiksanya sudah disajikan dengan wajar. Pertimbangan yang perlu dilakukan dalam pemeriksaan apakah bukti audit sudah kompeten bisa didasarkan pada: 1. Relevansi 2. Sumber perolehan 3. Ketepatan waktu 4. Objektivitas
  • 12. Jenis Bukti Audit Jenis Bukti Audit : 1. Pengujian fisik (physical examination), merupakan bukti yang diperoleh lewat pemeriksaan secara fisik atau lewat perhitungan oleh auditor terhadap harta perusahaan. Misalnya, uang tunai, surat berharga, barang persediaan. 2. Konfirmasi, merupakan bukti yang didapatkan lewat penegasan dari pihak ketiga sebagai jawaban atas permintaan informasi yang berkaitan dengan asersi manajemen dan tujuan audit. Umumnya auditor lebih memilih konfirmasi tertulis karena mudah di-review oleh supervisor audit dan memberikan dukungan keandalan. 3. Dokumentasi, merupakan pemeriksaan atau penyelidikan oleh auditor atas dokumen dan catatan klien guna mendukung informasi yang telah tersaji. Dokumentasi digunakan secara luas sebagai bukti audit karena biayanya yang relatif rendah dan pada banyak kesempatan menjadi satu-satunya bukti audit yang tersedia dan layak.
  • 13. Jenis Bukti Audit ... 4. Prosedur analitis, dengan cara menggunakan perbandingan dan hubungan untuk menilai apakah saldo akun atau data lainnya tampak wajar. Misalnya, auditor melakukan perbandingan total beban gaji dengan jumlah tenaga kerja untuk menunjukkan apakah ada pembayaran gaji yang tidak semestinya. 5. Wawancara dengan klien, merupakan upaya untuk memperoleh informasi secara lisan ataupun tertulis dari klien yang menjadi bukti respon atas pertanyaan dari auditor. 6. Perhitungan ulang, merupakan pengujian atas keakuratan hasil perhitungan klien. 7. Observasi, merupakan penggunaan alat indera untuk menilai aktivitas klien. Misalnya, auditor melakukan kunjungan ke lokasi pabrik untuk mengamati proses produksi. Pembuktian dan Kesaksian ...
  • 14. Pembuktian dan Kesaksian ... Kesaksian • Bukti Kesaksian adalah bukti peyakin yang didapat dari pihak lain karena diminta oleh auditor. Peyakin maksudnya adalah untuk mendukung bukti-bukti lain yang telah didapatkan oleh auditor. Biasanya bukti pengujian fisik, bukti dokumen, bukti analisis, atau bukti lisan telah diperoleh, baru kemudian dilengkapi dengan bukti kesaksian.
  • 15. Laporan Hasil Audit Laporan Hasil Audit merupakan salah satu tahap paling penting dan akhir dari suatu pekerjaan audit. Dalam setiap tahap audit akan selalu terdapat dampak psikologis bagi auditor maupun auditee. Dampak psikologis dalam tahapan persiapan audit dan pelaksanaan audit dapat ditanggulangi pada waktu berlangsungnya audit. Tetapi dampak psikologis dari laporan hasil audit, penanggulangannya akan lebih sulit karena: a. Waktu audit sudah selesai b. Laporan merupakan salah satu bentuk komunikasi tertulis, formal, sehingga auditor tidak dapat mengetahui reaksi auditee secara langsung c. Laporan telah didistribusikan kepada berbagai pihak sehingga semakin banyak pihak yang terlibat.
  • 16. • Karena laporan hasil audit akan mempunyai dampak luas, maka diperlukan pengetahuan khusus tentang penyusunan laporan hasil audit. Pelaporan hasil audit merupakan tahap akhir kegiatan audit. Selain harus sesuai dengan norma pemeriksaan, penyusunan laporan hasil audit juga harus mempertimbangkan dampak psikologis, terutama yang bersifat dampak negatif bagi auditee, pihak ketiga dan pihak lain yang menerima laporan tersebut. Laporan Hasil Audit ...
  • 17. Dalam audit laporan keuangan maupun audit intern perusahaan badan usaha milik negara/ daerah (BUMN/BUMD di Indonesia) sudah disusun Standar Pemeriksaan yang diantaranya ialah mengatur tentang pelaporan hasil audit. Norma Pelaporan hasil Pemeriksaan pada standar standar pemeriksaan satuan pengawas intern (auditor internal BUMN/BUMD) antara lain memuat hal-hal berikut ini: a. Audit harus melaporkan hasil pemeriksaan sesuai dengan penugasan yang ditetapkan. b. Laporan audit harus dibuat secara tertulis dan disampaikan kepada pejabat yang berwenang tepat pada waktunya agar bermanfaat. c. Laporan audit harus memuat ruang lingkup dan tujuan pemeriksaan, disusun dengar baik, menyajikan informasi yang layak serta pernyataan bahwa pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai dengan norma pemeriksaan. Laporan Hasil Audit ...
  • 18. d. Setiap Laporan pemeriksaan harus: – Memuat ruang lingkup pemeriksaan, sasaran/tujuan pemeriksaan, dan adakah hal- hal yang dapat dirasakan sebagai pembatasan terhadap pelaksanaan kegiatan pemeriksaan. – Memuat temuan (findings) dan kesimpulan (conclusions) pemeriksa secara objektif (didukung dengan adequate audit evidence), serta saran tindak yang konstruktif – Lebih mengutamakan usaha perbaikan atau penyempurnaan dari pada kritik. – Mengungkapkan hal-hal yang masih merupakan masalah yang belum dapat diselesaikan sampai berakhirnya pemeriksaan, bila ada. – Mengemukakan pengakuan atas suatu prestasi atau suatu tindakan perbaikan it dapat diterapkan di bagian lain. – Mengemukakan tanggapan/penjelasan pejabat objek (formal responses by the auditee) yang diperiksa mengenai hasil pemeriksaan. Laporan Hasil Audit ...
  • 19. Laporan Hasil Audit ... Tanggapan audite (auditee response) sebaiknya dapat secara jelas mencerminkan atau menggambarkan pendapat pihak audite, apakah temuan dan rekomendasi auditor tersebut:  Dapat diterima, setuju dengan usulan tindak-lanjut dan jadwal atau ada usul lain.  Tidak sependapat dengan alasan dan penjelasannya. Arti Penting Laporan Hasil AuditLaporan hasil audit yang disusun auditor mempunyai tujuan/ manfaat sebagai berikut: a. Sebagai bukti pelaksanaan tugas b. Sebagai sumber referensi untuk perencanaan audit berikutnya c. Sebagai alat pembuktian apabila ada sanggahan dari pihak yang terlibat d. Sebagai media untuk mengkomunikasikan informasi-informasi penting yang diperoleh selama pelaksanaan audit.
  • 20. Karakteristik Laporan Audit yang Ideal Laporan audit yang ideal harus memenuhi beberapa ciri seperti yang dijelaskan di bawah ini:  Kesederhanaan  Kejelasan  Brevity  Keteguhan  Objektivitas  Konsistensi  Prinsip yang Diterima  Prinsip Pengungkapan Laporan Hasil Audit ...
  • 21. Template laporan ini mencakup 7 komponen: • Judul : Judul yang tepat memudahkan pembaca untuk mengidentifikasi laporan. Ini juga membedakan laporan ini dari yang lain. • Alamat : Harus ditangani dengan benar. Misalnya, dalam audit wajib, laporan ditujukan kepada pemegang saham. Padahal hal yang sama ditujukan kepada pemerintah dalam hal audit khusus. • Identifikasi laporan keuangan : Ini harus menampilkan nama dan alamat perusahaan. • Referensi standar dan praktik audit : Ini memastikan kesesuaian dengan regulasi dan menjamin bahwa standar akuntansi dan audit telah dipatuhi. • Opini atas laporan keuangan : Menyatakan opini auditor atas posisi keuangan perusahaan. • Tanda tangan : Auditor harus menandatangani laporan ini . • Tanggal : Laporan harus menampilkan tanggal pemerikasaan. Laporan Hasil Audit ...
  • 24. Peran Forensik Accountant dalam keberhasilan Forensic Auditing Dalam urusan pengadilan (litigation), akuntan forensik memiliki tugas memberikan pendapatnya mengenai hukum. Tetapi mereka juga dapat berperan di luar pengadilan (non litigation) seperti pada perumusan alternatif dalam menyelesaikan perkara di sebuah sengketa, perhitungan dampak dari pelanggaran kontrak atau perhitungan ganti rugi dari sebuah perkara. Ada dua bagian akuntansi forensik, yaitu penyelidikan (investigatice services) dan litigasi (litigation services).  Jasa penyelidikan biasanya bertugas dalam memeriksa penipuan atau auditor penipuan. Akuntan penyelidik menguasai ilmu-ilmu yang berhubungan dengan pendeteksian, pencegahan, pengendalian penipuan dan misinterpretasi.  Jasa litigasi berperan dalam pemeriksan penipuan dan jasa akuntansi forensik untuk memecahkan permasalahan valuasi seperti dalam kasus perceraian rumah tangga.Tim audit perlu mengikuti pelatihan serta pentingnya prosedur akuntansi forensik dalam proses audit, selain itu juga dibutuhkan spesialis forensik untuk memecahkan masalah
  • 25. Peran Forensik Accountant dalam keberhasilan Forensic Auditing ... Peran akuntansi forensik di Indonesia Di Indonesia, peran akuntansi forensik fokus pada pengungkapan kasus korupsi melalui sinergi lembaga-lembaga antikorupsi, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan kepolisian. Akuntansi forensik digunakan untuk mengungkap kasus korupsi karena tingginya kasus tersebut di tanah air. Berdasarkan rekapan Indonesia Corruption Watch (ICW), ada 271 kasus korupsi pada 2019 yang berhasil mendapat penindakan dengan total kerugian negara mencapai Rp8,4 triliun. Menguatnya peluang akuntansi dan audit forensik didukung oleh adanya penambahan jumlah Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mulai memberikan jasa audit forensik dan investigasi audit kepada kliennya. Penguatan peluang akuntansi dan audit forensik bertujuan untuk memerangi fenomena fraud dan korupsi yang kini menjadi ancaman bagi pihak BUMN, swasta, dan pemerintahan. Di Indonesia, istilah akuntansi forensik dikenal pasca keberhasilan PricewaterhouseCoopers (PwC) saat berhasil membongkar kasus Bank Bali pada 1999.