ALGORITMA
Nama : Aldi Nugroho Setyo Pambudi
NIM : 4611416037
SEJARAH
ALGORITMA
Ahli Sejarah Matematika menemukan asal kata algoritma tersebut
yang berasal dari nama penulis buku arab (Kitab Al Jabar Wal-Muqabala) yang
terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-
Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Dari judul buku itulah
diperoleh akar kata "Aljabar" (Algebra).
Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata
algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran usm berubah
menjadi uthm. lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai
metode perhitungan (komputasi) secara umum. Dalam bahasa Indonesia,kata
algorithm diserap menjadi algoritma.
PENGERTIAN
ALGORITMA
Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritma adalah prosedur langkah-
demi-langkahVCXVC untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk
penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis.
Algoritma adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas
dari instruksi-instruksi yang telah didefinisikan dengan baik untuk menghitung
sebuah fungsi. Dimulai dari sebuah kondisi awal dan input awal (mungkin kosong),
instruksi-instruksi tersebut menjelaskan sebuah komputasi yang bila dieksekusi,
diproses lewat sejumlah urutan kondisi terbatas yang terdefinisi dengan baik, yang
pada akhirnya menghasilkan "keluaran" dan berhenti di kondisi akhir.
PENGERTIAN
ALGORITMA
Algoritma dapat digambarkan dengan banyak notasi, termasuk bahasa
alamiah, pseudokode, diagram alur, bagan dakron, bahasa pemrograman atau tabel
kontrol (diproses oleh penerjemah). Ekspresi bahasa alamiah terhadap algoritma
condong lebih banyak dan rancu, dan jarang digunakan untuk algoritma yang
kompleks dan teknis.
STRUKTUR DATA
ALGORITMA
1. Sekuensial (runtunan)
Runtunan merupakan struktur dasar algoritma terdiri dari satu atau lebih
instruksi, yang setiap instruksinya dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan
penulisan algoritma tersebut. Sebuah instruksi dikerjakan setelah instruksi
sebelumnya dikerjakan.
2. Struktur Seleksi
Struktur seleksi menyatakan pemilihan langkah yang didasarkan oleh
suatu kondisi atau pengambilan suatu keputusan. Struktur ini ditandai selalu
dengan bentuk flowcart decision (flowcart yang berbentuk belah ketupat).
Bentuk Instruksi pemilihan :

Instruksi IF

Instruksi ini lebih cocok digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan
perbandingan nilai dengan operator <, <=, >, >= maupun operator = =,!=.
Bentuk-bentuk unstruksi IF :

Pernyataan IF Sederhana

Pernyataan IF-ELSE

Pernyataan IF Bertingkat

Instruksi SWITCH
STRUKTUR DATA
ALGORITMA
STRUKTUR DATA
ALGORITMA
3. Struktur Perulangan
Struktur ini memberikan suatu perintah atau tindakkan yang dilakukan
beberapa kali. Misalnya jika ingin menuliskan kata “Belajar C” sebanyak
sepuluh kali. akan lebih efisien jika menggunakan sturktur ini dari pada
sekedar menuliskannya berturut-turut sebanyak sepuluh kali.
JENIS ALGORITMA
1. PseudoCode (Kode Semu)
Merupakan metode yang cukup efisien untuk menggambarkan
suatu algoritma . Pseudo Code dituliskan dengan menggunakan bahasa
yang mudah dipahami (boleh menggunakan bahasa Indonesia) agar alur
logika yang digambarkan dapat dimengeti oleh orang awam sekalipun.
Flowchart Pseudo Code (kode semu) disusun dengan tujuan untuk
menggambarkan tahap-tahap penyelesaian suatu masalah dengan kata-
kata (teks). Metode ini mempunyai kelemahan, dimana penyusunan
algoritma dengan kode semu sangat dipengaruhi oleh tata bahasa
pembuatnya, sehingga kadang-kdang sulit dipahami oleh orang lain. Oleh
karena itu kemudian dikembangkan suatu metode lain yang dapat
menggambarkan suatu algoritma program secara lebih mudah dan
sederhana yaitu dengan menggunakan flowchart (diagram alir).
JENIS ALGORITMA
2. Sistem Flowchart
Sistem flowchart merupakan diagram alir yang
menggambarkan suatu sistem peralatan komputer yang digunakan
dalam proses pengolahan data serta hubungan antar peralatan
tersebut. Sistem flow chart tidak digunakan untuk menggambarkan
urutan langkah untuk memecahkan masalah , tetapi hanya untuk
menggambarkan prosedur dalam sistem yang dibentuk.
Menghitung Luas Lingkaran
1. Start
2. Input phi (π)
3. Input jari-jari (r)
4. Luas π x r x r
5. Print luas lingkaran
6. End
Menentukan apakah bilangan yang di input adalah bilangan ganjil atau bilangan
genap.
Read bil
If bil mod 2 = 0 then
Write ( ‘Output Genap’ )
Else
Write ( ‘Output Ganjil’ )
End if
CONTOH
PSEUDOCODE
CONTOH FLOWCHART
Menghitung luas persegi panjang Menghitung luas lingkaran
Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak
cabang ilmu komputer yang mengarah ke dalam terminologi algoritma.
Namun, jangan beranggapan algoritma selalu identik dengan ilmu
komputer saja. Dalam kehidupan sehari-hari pun banyak terdapat proses
yang dinyatakan dalam suatu algoritma.
Secara umum, pihak (benda) yang mengerjakan proses disebut
pemroses (processor). Pemroses tersebut dapat berupa manusia,
komputer, robot atau alat-alat elektronik lainnya. Pemroses melakukan
suatu proses dengan melaksanakan atau “mengeksekusi” algoritma yang
menjabarkan proses tersebut.
KEUTAMAAN ALGORITMA
Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya:
1. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada
bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma
independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang
melaksanakannya.
2. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai
bahasa pemrograman.
3. Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan
dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.
KEUTAMAAN ALGORITMA
CONTOH ALGORITMA
Algoritma hitung_rata_rata;
Deskrips {program ini bertujuan untuk menghitung rata-rata dari 1 sampai 10}
Deklarasi
n,i,a : integer;
Start
a=0;
For i=1 to 10 do
a=a+i;
write(”rata-ratanya adalah “ ,a/10:0:2)
Read
End.
CONTOH ALGORITMA
Algoritma hitung_rata_rata2;
Deskripsi {program ini bertujuan untuk menghitung rata-rata dari berbagai data}
Deklarasi
d,n,i,r : integer;
Start
write(masukkan banyak data)
read(n)
For i=1 to n do
Begin
write(masukkan nilai ke- ,i,);
read(d)
r=r+d
End;
writeln(”rata-ratanya adalah “,r/n:0:2)
Readln
End.
CONTOH ALGORITMA
Algoritma hitung_rata_rata3;
Deskripsi {program ini bertujuan untuk menghitung jumlah bilangan ganjil genap dan menghitung
rata-rata dari bilangan ganjil dan genap tersebut }
Deklarasi d,n,i,r1,r2,b1,b2 : integer;
Start
write(masukkan banyak data)
read(n)
For i=1 to n do
Begin
write(‘masukkan nilai ke- ‘, I ,);
read(d)
If d mod 2 = 0 then Begin
b1=b1+1;
r1=r1+d;
End;
If d mod 2 = 1 then Begin
b1=b1+1;
r1=r1+d;
End;
End;
Write b1;
Write b2
Write r1/b1
Write r2/b2
Readln
End.
dsadasdhgasjhgdhagshdhaSsssbsjacbasbcsabchashcab

dsadasdhgasjhgdhagshdhaSsssbsjacbasbcsabchashcab

  • 1.
    ALGORITMA Nama : AldiNugroho Setyo Pambudi NIM : 4611416037
  • 2.
    SEJARAH ALGORITMA Ahli Sejarah Matematikamenemukan asal kata algoritma tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab (Kitab Al Jabar Wal-Muqabala) yang terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al- Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Dari judul buku itulah diperoleh akar kata "Aljabar" (Algebra). Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran usm berubah menjadi uthm. lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum. Dalam bahasa Indonesia,kata algorithm diserap menjadi algoritma.
  • 3.
    PENGERTIAN ALGORITMA Dalam matematika danilmu komputer, algoritma adalah prosedur langkah- demi-langkahVCXVC untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis. Algoritma adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas dari instruksi-instruksi yang telah didefinisikan dengan baik untuk menghitung sebuah fungsi. Dimulai dari sebuah kondisi awal dan input awal (mungkin kosong), instruksi-instruksi tersebut menjelaskan sebuah komputasi yang bila dieksekusi, diproses lewat sejumlah urutan kondisi terbatas yang terdefinisi dengan baik, yang pada akhirnya menghasilkan "keluaran" dan berhenti di kondisi akhir.
  • 4.
    PENGERTIAN ALGORITMA Algoritma dapat digambarkandengan banyak notasi, termasuk bahasa alamiah, pseudokode, diagram alur, bagan dakron, bahasa pemrograman atau tabel kontrol (diproses oleh penerjemah). Ekspresi bahasa alamiah terhadap algoritma condong lebih banyak dan rancu, dan jarang digunakan untuk algoritma yang kompleks dan teknis.
  • 5.
    STRUKTUR DATA ALGORITMA 1. Sekuensial(runtunan) Runtunan merupakan struktur dasar algoritma terdiri dari satu atau lebih instruksi, yang setiap instruksinya dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisan algoritma tersebut. Sebuah instruksi dikerjakan setelah instruksi sebelumnya dikerjakan.
  • 6.
    2. Struktur Seleksi Strukturseleksi menyatakan pemilihan langkah yang didasarkan oleh suatu kondisi atau pengambilan suatu keputusan. Struktur ini ditandai selalu dengan bentuk flowcart decision (flowcart yang berbentuk belah ketupat). Bentuk Instruksi pemilihan :  Instruksi IF  Instruksi ini lebih cocok digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan perbandingan nilai dengan operator <, <=, >, >= maupun operator = =,!=. Bentuk-bentuk unstruksi IF :  Pernyataan IF Sederhana  Pernyataan IF-ELSE  Pernyataan IF Bertingkat  Instruksi SWITCH STRUKTUR DATA ALGORITMA
  • 7.
    STRUKTUR DATA ALGORITMA 3. StrukturPerulangan Struktur ini memberikan suatu perintah atau tindakkan yang dilakukan beberapa kali. Misalnya jika ingin menuliskan kata “Belajar C” sebanyak sepuluh kali. akan lebih efisien jika menggunakan sturktur ini dari pada sekedar menuliskannya berturut-turut sebanyak sepuluh kali.
  • 8.
    JENIS ALGORITMA 1. PseudoCode(Kode Semu) Merupakan metode yang cukup efisien untuk menggambarkan suatu algoritma . Pseudo Code dituliskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami (boleh menggunakan bahasa Indonesia) agar alur logika yang digambarkan dapat dimengeti oleh orang awam sekalipun. Flowchart Pseudo Code (kode semu) disusun dengan tujuan untuk menggambarkan tahap-tahap penyelesaian suatu masalah dengan kata- kata (teks). Metode ini mempunyai kelemahan, dimana penyusunan algoritma dengan kode semu sangat dipengaruhi oleh tata bahasa pembuatnya, sehingga kadang-kdang sulit dipahami oleh orang lain. Oleh karena itu kemudian dikembangkan suatu metode lain yang dapat menggambarkan suatu algoritma program secara lebih mudah dan sederhana yaitu dengan menggunakan flowchart (diagram alir).
  • 9.
    JENIS ALGORITMA 2. SistemFlowchart Sistem flowchart merupakan diagram alir yang menggambarkan suatu sistem peralatan komputer yang digunakan dalam proses pengolahan data serta hubungan antar peralatan tersebut. Sistem flow chart tidak digunakan untuk menggambarkan urutan langkah untuk memecahkan masalah , tetapi hanya untuk menggambarkan prosedur dalam sistem yang dibentuk.
  • 10.
    Menghitung Luas Lingkaran 1.Start 2. Input phi (π) 3. Input jari-jari (r) 4. Luas π x r x r 5. Print luas lingkaran 6. End Menentukan apakah bilangan yang di input adalah bilangan ganjil atau bilangan genap. Read bil If bil mod 2 = 0 then Write ( ‘Output Genap’ ) Else Write ( ‘Output Ganjil’ ) End if CONTOH PSEUDOCODE
  • 11.
    CONTOH FLOWCHART Menghitung luaspersegi panjang Menghitung luas lingkaran
  • 12.
    Algoritma adalah jantungilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang mengarah ke dalam terminologi algoritma. Namun, jangan beranggapan algoritma selalu identik dengan ilmu komputer saja. Dalam kehidupan sehari-hari pun banyak terdapat proses yang dinyatakan dalam suatu algoritma. Secara umum, pihak (benda) yang mengerjakan proses disebut pemroses (processor). Pemroses tersebut dapat berupa manusia, komputer, robot atau alat-alat elektronik lainnya. Pemroses melakukan suatu proses dengan melaksanakan atau “mengeksekusi” algoritma yang menjabarkan proses tersebut. KEUTAMAAN ALGORITMA
  • 13.
    Pembuatan algoritma mempunyaibanyak keuntungan di antaranya: 1. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya. 2. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. 3. Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama. KEUTAMAAN ALGORITMA
  • 14.
    CONTOH ALGORITMA Algoritma hitung_rata_rata; Deskrips{program ini bertujuan untuk menghitung rata-rata dari 1 sampai 10} Deklarasi n,i,a : integer; Start a=0; For i=1 to 10 do a=a+i; write(”rata-ratanya adalah “ ,a/10:0:2) Read End.
  • 16.
    CONTOH ALGORITMA Algoritma hitung_rata_rata2; Deskripsi{program ini bertujuan untuk menghitung rata-rata dari berbagai data} Deklarasi d,n,i,r : integer; Start write(masukkan banyak data) read(n) For i=1 to n do Begin write(masukkan nilai ke- ,i,); read(d) r=r+d End; writeln(”rata-ratanya adalah “,r/n:0:2) Readln End.
  • 18.
    CONTOH ALGORITMA Algoritma hitung_rata_rata3; Deskripsi{program ini bertujuan untuk menghitung jumlah bilangan ganjil genap dan menghitung rata-rata dari bilangan ganjil dan genap tersebut } Deklarasi d,n,i,r1,r2,b1,b2 : integer; Start write(masukkan banyak data) read(n) For i=1 to n do Begin write(‘masukkan nilai ke- ‘, I ,); read(d) If d mod 2 = 0 then Begin b1=b1+1; r1=r1+d; End; If d mod 2 = 1 then Begin b1=b1+1; r1=r1+d; End; End; Write b1; Write b2 Write r1/b1 Write r2/b2 Readln End.