SlideShare a Scribd company logo
1 of 27
Daun Majemuk dan
Phyllotaxis Daun
Zulfatul Aliyah
4401420023
PBIOA
Content matter
Bagian Daun Majemuk
02
Penggolongan Daun Majemuk
03
Phyllotaxis / Dispositio Foliorum
04
Bagan dan Diagram Tata Letak Daun
05
Daun Tunggal Vs Daun Majemuk
01
Daun Tunggal ( Folium Simplex )  Jika
pada tangkai daun hanya terdapat satu
helaian daun saja.
Daun Majemuk ( Folium Compositum ) 
Jika pada satu tangkai terdapat lebih dari
satu helaian daun
Your Content Here
Folium Simplex
Ex. .
Folium Compositum
Daun Tunggal Vs
Daun Majemuk
Bagian Daun Majemuk
Tempat duduknya helaian-
helaian daun yang masing-
masing dinamakan foliolum
Ibu Tangkai Daun
(Petiolus communis)
.
Tangkai Anak
Daun ( petiololus)
Cabang-cabang yang
mendukung ibu tangkai
anak daun.
Daun Majemuk Berdasarkan susunan
petiololus pada petiolus communis 01
02
03
04
Daun Majemuk Campuran.
Digitato pedatus
Daun Majemuk Bangun
Kaki.
Pedatus
Daun Majemuk menjari.
Palmatus
Daun Majemuk Menyirip.
Pinnatus
Daun Majemuk Menyirip (Pinnatus)
Daun Majemuk Menyirip
beranak daun 1
- Tangkai daun memerlihatkan suatu
persendian, jadi helaian tdk lngsng
terdpt pd ibu tangkai.
- Daun lain mengalami reduksi shg
tinggal satu sja.
- Ex. Citrus aurantifolia
Daun Majemuk Menyirip
genap
- Biasanya berpasang2an (genap)
namun ada juga yg gasal
- Identifikasi dg cara melihat ujung ibu
tangkainya, jika terputus  tdk terdpt
anak daun  ujung tangkai bebas 
DM Menyirip Genap
- Ex. Tamarindus indica (daun
berpasangan)
- Ex. Litchi chinensis Sonn (jumlh daun
gasal)
Daun Majemuk Menyirip
gasal
- Identifikasi dg cara
ada/tidaknya suatu anak
daun yg meutupi ujung
ibu tangkainya.
- Ex. Aglaia odorata
Unifollolatus
imparipinnatus
Abrupte pinnatus
01
DM Menyirip dg anak daun
berpasangan
Jika duduknya anak
daun pd ibu tangkai
berhadaan.
Jika anak daun pd ibu
tangkai duduknya
berseling.
Jika anak daun pd ibu
tangkai berselang-seling
pasangan anak daun yg
lebar dg anak daun yg
sempit.
Ex. Solanum lycopersicum
Daun Majemuk
Menyirip
(Pinnatus)
Menurut duduknya anak-
anak daun pd ibu tangkai
Daun Majemuk Menyirip
Berseling
Daun Majemuk Menyirip
Berselang-seling
Daun Majemuk Menyirip
GaNda dua
Daun Majemuk Menyirip
Ganda tiga
Jika anak daun
duduk pd cabang
tngkt 1 dari ibu
tangkai
Jika anak2 daun pd
cabang tingkat 2 dari
ibu tangkai
Yang menyirip ganda > 3
jarang
Daun Majemuk
Menyirip GANDA
Daun Majemuk Menyirip
Ganda empat
Daun Majemuk Menyirip Ganda
dibedakan lagi mnjd :
02
Menyirip Ganda tidak
Sempurna
Jika masih ada anak
daun yang duduk
langsung pada ibu
tangkainya
Biasanya hanya DM
Menyirip Gasal
Contoh DM Menyirip Ganda
a. DM Ganda 2 semurna. Ex. Caesalpinia pulc
herrima Sw.
b. DM Ganda Ganda 2 tdk sempurna. Ex.
Sambucus javanica BL
c. DM Menyirip Gasal Ganda Dua tiga tdk
sempurna. Ex. Moringa oleifera Lamk.
01
Menyirip Ganda
dengan Sempurna
Tidak ada satu anak
daun pun yang duduk
pada ibu tangkai
Biasanya DM
Menyirip Genap
a c
b
Daun Majemuk Menjari (Palmatus/Digitasus)
Pd ujung Ibu tangkai
terdpt tiga anak daun
Beranak Daun 3
Pd ujung Ibu tangkai
terdpt tiga anak daun
Beranak Daun 5
Pd ujung Ibu tangkai
daunterdpt tiga anak
Beranak Daun 7
Pd ujung ibu tangkai
terdaat 2 anak daun
Beranak Daun 2
02
Daun Majemuk Bangun Kaki
DM Bangun Kaki ( Pedatus )
Mpy susunan sprit DM Menjari, tetapi 2 anak daun yg paling pinggir tdk duduk
pd ibu tangkai, melainkam pd tangkai anak daun yg disampingnya.
Ex. Arisaema filiforme
03
Daun Majemuk Campuran
Daun Majemuk Campuran ( Digitatopinnatus )
Suatu Daun Majemuk ganda yg mpy cabang2 ibu tangkai memencar seperti jari dan terdpt pd
ujung ibu tangkai daun, tetapi pd cabang2 ibu tangkai ini terdpt anak2 daun yg tersusun
menyirip.
 Campuran antara susunan menjari dan menyirip
Ex. Mimosa pudica  DM Menyirip Genap Ganda Dua yang Sempurna hanya saja letak kedua
pasang cabang ibu tangkainya sedemikian dekat satu sama lain shg seakan-akan terdpt 4
cabang tangkain pd ujung ibu tangkai daunnya
03
Phyllotaxis / Dispositio
Foliorum
Kemungkinan
jumlh daun pd
satu buku2
batang
.
Pda setiap buku
terdapat lebih dari
2 daun
.
Pada setiap buku-
buku daun hanya
terdapat satu
daun saja
.
Pada tiap2 buku2 batang
terdpt 2 daun yg
berhadap2an
Phyllotaxis adalah aturan tata letak daun pada batang.
Pada batang dewasa daun tampak tersusun dalam pola
tertentu dan berulang-ulang. Susunan daun pada batang
tersebut disebut Filotaksis
 Bagian batang/cabang tempat duduknya suatu daun, bagian ini
seringkali tamak sebagaui suatu cincin disebut Buku2
batang/nodus
 Bagian batang antara dua buku2 disebut Ruas/ internodium
Pada tiap2 buku2 batang terdpt 1 daun
1.Folia Sparsa
biasanya daun tersusun berselang-seling. Susunan tangkai daun dapat berselang-
seling teratur/tidak teratur. jika diteliti akan tampak nyata bersifat beraturan.
 Garis tegak lurus yang dilewati sejumlah daun pada batang ortostik
 Garis spiral yang melingkari batang  spiral genetik. Arah garis spiral adalah
searah jarum jam
 Untuk mencapai daun yang tegak lurus dengan daun permulaan garis spiral yang
mengelilingi batang a kali, dan jumlah daun yang dilewati b  perbandingan kedua
bilangan adalah a/b dinamakan rumus daun atau divergensi. Sudut divergensi = a/b
x 360˚
Ex. alang-alang (Imperata cylindrica), jagung (Zea mays), rumput-rumputan, dan bbrp
tumb kelas monocotyledoneae, jarak (ricinus communis), mangifera indica, dll.
 Tata letak daun
 Ex: 2/5, maka ortostiknya 5, seterusnya daun-daun pada
setiap buku-buku jaraknya satu sama lain 2/5 lingkaran.
Dimulai dengan daun yang manapun, setelah garis spiral
genetic melingkari batang sampai 2x akan melewati 5
daun. Jika daun nomor 1, akan berada dalam 1 garis
ortostik dengan 6, 11, dst. Daun no 2 dengan 7, 12 dst.
 Diagram tata letak  ‘diagram daun’
Bagan (skema) dan diagram tata letak daun
Jenis tumbuhan dengan tata letak daun tersebar akan terdiri atas
deret pecahan ½, 1/3, 2/5, 3/8, 5/13, 8/21 dst  deret Fibonacci
Terkadang kelihatan daun-daun yang duduknya rapat berjejal-jejal sangat sukar
menentukan urutan tua mudanya ‘roset’
 Roset akar  jika batang amat pendek, sehingga semua daun berjejal-jejal diatas
tanah. Ex: lobak, tapak liman, lobak.
 Roset batang  jika daun berjejal di ujung batang, ex: kelapa dan palma lainnya
Tapak liman
Kelapa
Lobak
Bagi cabang-cabang yang mendatar mosaik
daun terjadi karena semua daun terlentang ke
kiri dan ke kanan menggunakan bidang datar
tersebut seefektif mungkin. Letak daun-daun
yang demikian misalnya pada pohon Alnus.
Bagi cabang-cabang yang tumbuh serong ke atas, daun-
daun yang tata letaknya tersebar menempatkan helaian-
helaian daun pada suatu bidang datar pada ujung cabang,
helaian daun muda di tengah dan ke pinggir daun-daun
yang lebih tua (biasanya lebih lebar). Hal tersebut karena
tangkai daun-daun menuju ke ujung cabang menjadi
semakin pendek. Contohnya pada pohon Kemiri (Aleurites
moluccana Willd.) dan berbagai jenis Begonia tertentu.
CATATAN: Tata letak daun tersebar yang mengikuti rumus 1/2 oleh
sementara penulis dipisahkan dari tata letak daun yang tersebar
umumnya, dan disebut duduk daun berseling (folia distica), misalnya
pada pohon Talok (Muntingia calabura L.),
Pada tiap buku-buku batang terdapat dua daun
01
FOLIA OPPOSIDA
2 daun pada tiap buku batang  terdapat 2
ortostik 
Ex. Morinda citrifolia
Euphorbia hirta
02
FOLIA DECUSSATA
Apabila terdapat 4 ortostik
Ex..Daun Asoka
Pada Tiap Buku-buku Daun terdapat lebih dari dua daun
 1 nodus : lebih dari 2 daun (buku batang ada
lbh dari 1 daun)= folia verticilata/berkarang
 Pada setiap buku daun terdapat tiga atau
lebih daun yang duduk disana.
 Pola seperti ini dikenal sebagai daun yg
berkarang “Folia Verticillata”
 pola berkarang sering disebut sebagai
karangan daun.
 Ex. Allamanda cathartica
Nerium oleander
.
Spirostik dan parastik
01
SPIROSTIK
Spirostik dan parastik Spirostik: spiral genetik
sukar ditentukan dan tampaknya letak daun
pada batang mengikuti ortostik yang berubah
menjadi garis spiral. Suatu spirostik biasanya
terjadi karena pertumbuhan batang yang tidak
lurus melainkan memutar, akibatnya ortostiknya
ikut memutar dan berubah menjadi spirostik.
02
PARASTIK
Parastik: setiap daun yang mempunyai tetangga yang terdekat
satu di sebalah kiri dan satunya lagi sebelah kanan, atau ada 2
spiral ke kiri dan ke kanan
(Costus speciosus S
mith)
yang mempunyai satu
spirostik sehingga
daun-daunnya
tersusun seperti anak
tangga pada tangga
yang melingkar..
yang mempunyai 2
spirostik
yang mempunya 3
spirostik.
Spirostik
Bupleurum falcatum
L.,
(Pandanus tectoriu
s Sol.)
Parastik
01
PARASTIK
Parastik: setiap daun yang mempunyai tetangga yang terdekat
satu di sebalah kiri dan satunya lagi sebelah kanan, atau ada 2
spiral ke kiri dan ke kanan
Letak daun pada tumbuhan cukup rapat satu sama lain, misalnya
pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) daunnya seakan-ak
an duduk menurut garis-garis spiral ke kiri atau ke kanan.
Pertanyaan dari Pak Eling
1. Mengapa daum Mimosa pudica disebut daun
majemuk campuran
2. Alasannya apa disebut daun majemuk menyirip
genap ganda dua sempurna
3. Bagaimana membedakan daun majemuk menyirip
beranak daun tiga seperti tampak pada daun kedelai
liar dengan * dengan daun majemuk menjari beranak
daun tiga seperti tampak pada daun karet?.
.
Jawaban :
1. Karena daun Mimos pudica mpy cabang2 ibu tangkai
memencar seperti jari dan terdpt pd ujung ibu tangkai
daun, tetapi pd cabang2 ibu tangkai ini terdpt anak2 daun
yg tersusun menyirip.
2. Karena letak kedua pasang cabang ibu tangkainya
sedemikian dekat satu sama lain shg seakan-akan terdpt 4
cabang tangkain pd ujung ibu tangkai daunnya.
3. Jika Tripinnatus anak-anak daun duduk pada cabang
tingkat dua dari ibu tangkai, sedangkan trifoliatus anak
daun duduk pada ujung ibu tangkai. Tripinnatus anak
daunnya agak kebawah sedangkan bifoliatus anak daun
sama-sama terletak diujung.
karet
Kedelai liar
Thank you

More Related Content

Similar to Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx

Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...
Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...
Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...Maedy Ripani
 
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRN
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRNDAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRN
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRNGinaSihombing
 
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ Metamorfosis
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ MetamorfosisPPT Morfologi Tumbuhan - Organ Metamorfosis
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ MetamorfosisAgustin Dian Kartikasari
 
Tugas presentasi kelompok 6.pptx
Tugas presentasi kelompok 6.pptxTugas presentasi kelompok 6.pptx
Tugas presentasi kelompok 6.pptxZahratushShalehah2
 
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunPPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunAgustin Dian Kartikasari
 
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)Sasmito Nurhalim
 
Kerangka tumbuhan dan modifikasinya
Kerangka tumbuhan dan modifikasinyaKerangka tumbuhan dan modifikasinya
Kerangka tumbuhan dan modifikasinyaFahrur Aziz
 
Makalah morfologi daun
Makalah  morfologi daunMakalah  morfologi daun
Makalah morfologi daunWarnet Raha
 
Struktur Dan Fungsi Bagian Bunga
Struktur Dan Fungsi Bagian BungaStruktur Dan Fungsi Bagian Bunga
Struktur Dan Fungsi Bagian BungaFirdika Arini
 
struktur daun
struktur daun struktur daun
struktur daun SitiMaya
 
Laporan praktikum 2 daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)
Laporan praktikum 2   daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)Laporan praktikum 2   daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)
Laporan praktikum 2 daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)Maedy Ripani
 

Similar to Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx (20)

Daun Majemuk
Daun MajemukDaun Majemuk
Daun Majemuk
 
Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...
Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...
Laporan praktikum 3 tata letak daun rumus daun dan diagram daun (morfologi tu...
 
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRN
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRNDAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRN
DAUN TUMBUHAN BIOLOGI MISA VLKRN
 
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ Metamorfosis
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ MetamorfosisPPT Morfologi Tumbuhan - Organ Metamorfosis
PPT Morfologi Tumbuhan - Organ Metamorfosis
 
Tugas presentasi kelompok 6.pptx
Tugas presentasi kelompok 6.pptxTugas presentasi kelompok 6.pptx
Tugas presentasi kelompok 6.pptx
 
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunPPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
 
Makalah morfologi batang
Makalah morfologi batangMakalah morfologi batang
Makalah morfologi batang
 
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)
Metamorfosis akar, batang, daun (kel. 11)
 
3. Morfologi Daun
3. Morfologi Daun3. Morfologi Daun
3. Morfologi Daun
 
Kerangka tumbuhan dan modifikasinya
Kerangka tumbuhan dan modifikasinyaKerangka tumbuhan dan modifikasinya
Kerangka tumbuhan dan modifikasinya
 
Akar Dan Batang.pptx
Akar Dan Batang.pptxAkar Dan Batang.pptx
Akar Dan Batang.pptx
 
Makalah morfologi daun
Makalah  morfologi daunMakalah  morfologi daun
Makalah morfologi daun
 
Makalah morfologi daun
Makalah  morfologi daunMakalah  morfologi daun
Makalah morfologi daun
 
Makalah morfologi daun
Makalah  morfologi daunMakalah  morfologi daun
Makalah morfologi daun
 
Makalah morfologi daun
Makalah  morfologi daunMakalah  morfologi daun
Makalah morfologi daun
 
morfologi batang
morfologi batang morfologi batang
morfologi batang
 
Dendrologi 2.ppt
Dendrologi 2.pptDendrologi 2.ppt
Dendrologi 2.ppt
 
Struktur Dan Fungsi Bagian Bunga
Struktur Dan Fungsi Bagian BungaStruktur Dan Fungsi Bagian Bunga
Struktur Dan Fungsi Bagian Bunga
 
struktur daun
struktur daun struktur daun
struktur daun
 
Laporan praktikum 2 daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)
Laporan praktikum 2   daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)Laporan praktikum 2   daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)
Laporan praktikum 2 daun majemuk dan bagian bagiannya (morfologi tumbuhan)
 

More from ZulfatulAliyah

Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptx
Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptxZulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptx
Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptxZulfatulAliyah
 
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi Pendidik
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi PendidikKelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi Pendidik
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi PendidikZulfatulAliyah
 
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptx
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptxKelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptx
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptxZulfatulAliyah
 
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptx
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptxLab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptx
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptxZulfatulAliyah
 
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdf
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdfMateri Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdf
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdfZulfatulAliyah
 
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdf
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdfJaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdf
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdfZulfatulAliyah
 
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptx
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptxBiodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptx
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptxZulfatulAliyah
 

More from ZulfatulAliyah (7)

Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptx
Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptxZulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptx
Zulfatul Aliyah_Sistem Rangka Biologi SMA Kelas XI.pptx
 
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi Pendidik
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi PendidikKelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi Pendidik
Kelompok 2_Hak dan Kewajiban Guru_Etika Profesi Pendidik
 
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptx
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptxKelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptx
Kelompok 3_Pencernaan Lemak_Biokimia.pptx
 
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptx
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptxLab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptx
Lab Report Parenchyma Tissue on The Leaves of Canna Edulis.pptx
 
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdf
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdfMateri Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdf
Materi Pengembangan Paragraf Kel 2B.pptx.pdf
 
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdf
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdfJaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdf
Jaringan Meristem (Revisi) Kelompok 4.pdf
 
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptx
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptxBiodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptx
Biodiversitas Tingkat Gen (Keanekaragaman Tingkat Gen).pptx
 

Recently uploaded

MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdfUAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdfssuser29a952
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxcupulin
 
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxiwidyastama85
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxDokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxjayantilinda
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)BashoriAlwi4
 
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docx
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docxcontoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docx
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docxdedyfirgiawan
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docx
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docxKISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docx
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docxDewiUmbar
 
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptxMATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptxrandikaakbar11
 
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatankonsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatanSuzanDwiPutra
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxtressa8
 
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfAksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfsubki124
 
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwuPenjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwuKhiyaroh1
 
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Fathan Emran
 

Recently uploaded (20)

MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdfUAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
UAS Matematika kelas IX 2024 HK_2024.pdf
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
 
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxDokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)
Modul 5 Simetri (simetri lipat, simetri putar)
 
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docx
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docxcontoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docx
contoh-kisi-kisi-bahasa-inggris-kelas-9.docx
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docx
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docxKISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docx
KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL BAHASA INGGRIS.docx
 
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptxMATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
MATERI Projek Kreatif Kewirausahaan kelas XI SMK.pptx
 
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatankonsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
konsep pidato Bahaya Merokok bagi kesehatan
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfAksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
 
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwuPenjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
Penjelasan Asmaul Khomsah bahasa arab nahwu
 
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 

Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx

  • 1. Daun Majemuk dan Phyllotaxis Daun Zulfatul Aliyah 4401420023 PBIOA
  • 2. Content matter Bagian Daun Majemuk 02 Penggolongan Daun Majemuk 03 Phyllotaxis / Dispositio Foliorum 04 Bagan dan Diagram Tata Letak Daun 05 Daun Tunggal Vs Daun Majemuk 01
  • 3. Daun Tunggal ( Folium Simplex )  Jika pada tangkai daun hanya terdapat satu helaian daun saja. Daun Majemuk ( Folium Compositum )  Jika pada satu tangkai terdapat lebih dari satu helaian daun Your Content Here Folium Simplex Ex. . Folium Compositum Daun Tunggal Vs Daun Majemuk
  • 4. Bagian Daun Majemuk Tempat duduknya helaian- helaian daun yang masing- masing dinamakan foliolum Ibu Tangkai Daun (Petiolus communis) . Tangkai Anak Daun ( petiololus) Cabang-cabang yang mendukung ibu tangkai anak daun.
  • 5. Daun Majemuk Berdasarkan susunan petiololus pada petiolus communis 01 02 03 04 Daun Majemuk Campuran. Digitato pedatus Daun Majemuk Bangun Kaki. Pedatus Daun Majemuk menjari. Palmatus Daun Majemuk Menyirip. Pinnatus
  • 6. Daun Majemuk Menyirip (Pinnatus) Daun Majemuk Menyirip beranak daun 1 - Tangkai daun memerlihatkan suatu persendian, jadi helaian tdk lngsng terdpt pd ibu tangkai. - Daun lain mengalami reduksi shg tinggal satu sja. - Ex. Citrus aurantifolia Daun Majemuk Menyirip genap - Biasanya berpasang2an (genap) namun ada juga yg gasal - Identifikasi dg cara melihat ujung ibu tangkainya, jika terputus  tdk terdpt anak daun  ujung tangkai bebas  DM Menyirip Genap - Ex. Tamarindus indica (daun berpasangan) - Ex. Litchi chinensis Sonn (jumlh daun gasal) Daun Majemuk Menyirip gasal - Identifikasi dg cara ada/tidaknya suatu anak daun yg meutupi ujung ibu tangkainya. - Ex. Aglaia odorata Unifollolatus imparipinnatus Abrupte pinnatus 01
  • 7. DM Menyirip dg anak daun berpasangan Jika duduknya anak daun pd ibu tangkai berhadaan. Jika anak daun pd ibu tangkai duduknya berseling. Jika anak daun pd ibu tangkai berselang-seling pasangan anak daun yg lebar dg anak daun yg sempit. Ex. Solanum lycopersicum Daun Majemuk Menyirip (Pinnatus) Menurut duduknya anak- anak daun pd ibu tangkai Daun Majemuk Menyirip Berseling Daun Majemuk Menyirip Berselang-seling
  • 8. Daun Majemuk Menyirip GaNda dua Daun Majemuk Menyirip Ganda tiga Jika anak daun duduk pd cabang tngkt 1 dari ibu tangkai Jika anak2 daun pd cabang tingkat 2 dari ibu tangkai Yang menyirip ganda > 3 jarang Daun Majemuk Menyirip GANDA Daun Majemuk Menyirip Ganda empat
  • 9. Daun Majemuk Menyirip Ganda dibedakan lagi mnjd : 02 Menyirip Ganda tidak Sempurna Jika masih ada anak daun yang duduk langsung pada ibu tangkainya Biasanya hanya DM Menyirip Gasal Contoh DM Menyirip Ganda a. DM Ganda 2 semurna. Ex. Caesalpinia pulc herrima Sw. b. DM Ganda Ganda 2 tdk sempurna. Ex. Sambucus javanica BL c. DM Menyirip Gasal Ganda Dua tiga tdk sempurna. Ex. Moringa oleifera Lamk. 01 Menyirip Ganda dengan Sempurna Tidak ada satu anak daun pun yang duduk pada ibu tangkai Biasanya DM Menyirip Genap a c b
  • 10. Daun Majemuk Menjari (Palmatus/Digitasus) Pd ujung Ibu tangkai terdpt tiga anak daun Beranak Daun 3 Pd ujung Ibu tangkai terdpt tiga anak daun Beranak Daun 5 Pd ujung Ibu tangkai daunterdpt tiga anak Beranak Daun 7 Pd ujung ibu tangkai terdaat 2 anak daun Beranak Daun 2 02
  • 11. Daun Majemuk Bangun Kaki DM Bangun Kaki ( Pedatus ) Mpy susunan sprit DM Menjari, tetapi 2 anak daun yg paling pinggir tdk duduk pd ibu tangkai, melainkam pd tangkai anak daun yg disampingnya. Ex. Arisaema filiforme 03
  • 12. Daun Majemuk Campuran Daun Majemuk Campuran ( Digitatopinnatus ) Suatu Daun Majemuk ganda yg mpy cabang2 ibu tangkai memencar seperti jari dan terdpt pd ujung ibu tangkai daun, tetapi pd cabang2 ibu tangkai ini terdpt anak2 daun yg tersusun menyirip.  Campuran antara susunan menjari dan menyirip Ex. Mimosa pudica  DM Menyirip Genap Ganda Dua yang Sempurna hanya saja letak kedua pasang cabang ibu tangkainya sedemikian dekat satu sama lain shg seakan-akan terdpt 4 cabang tangkain pd ujung ibu tangkai daunnya 03
  • 14. Kemungkinan jumlh daun pd satu buku2 batang . Pda setiap buku terdapat lebih dari 2 daun . Pada setiap buku- buku daun hanya terdapat satu daun saja . Pada tiap2 buku2 batang terdpt 2 daun yg berhadap2an Phyllotaxis adalah aturan tata letak daun pada batang. Pada batang dewasa daun tampak tersusun dalam pola tertentu dan berulang-ulang. Susunan daun pada batang tersebut disebut Filotaksis  Bagian batang/cabang tempat duduknya suatu daun, bagian ini seringkali tamak sebagaui suatu cincin disebut Buku2 batang/nodus  Bagian batang antara dua buku2 disebut Ruas/ internodium
  • 15. Pada tiap2 buku2 batang terdpt 1 daun 1.Folia Sparsa biasanya daun tersusun berselang-seling. Susunan tangkai daun dapat berselang- seling teratur/tidak teratur. jika diteliti akan tampak nyata bersifat beraturan.  Garis tegak lurus yang dilewati sejumlah daun pada batang ortostik  Garis spiral yang melingkari batang  spiral genetik. Arah garis spiral adalah searah jarum jam  Untuk mencapai daun yang tegak lurus dengan daun permulaan garis spiral yang mengelilingi batang a kali, dan jumlah daun yang dilewati b  perbandingan kedua bilangan adalah a/b dinamakan rumus daun atau divergensi. Sudut divergensi = a/b x 360˚ Ex. alang-alang (Imperata cylindrica), jagung (Zea mays), rumput-rumputan, dan bbrp tumb kelas monocotyledoneae, jarak (ricinus communis), mangifera indica, dll.
  • 16.  Tata letak daun  Ex: 2/5, maka ortostiknya 5, seterusnya daun-daun pada setiap buku-buku jaraknya satu sama lain 2/5 lingkaran. Dimulai dengan daun yang manapun, setelah garis spiral genetic melingkari batang sampai 2x akan melewati 5 daun. Jika daun nomor 1, akan berada dalam 1 garis ortostik dengan 6, 11, dst. Daun no 2 dengan 7, 12 dst.  Diagram tata letak  ‘diagram daun’ Bagan (skema) dan diagram tata letak daun
  • 17. Jenis tumbuhan dengan tata letak daun tersebar akan terdiri atas deret pecahan ½, 1/3, 2/5, 3/8, 5/13, 8/21 dst  deret Fibonacci
  • 18. Terkadang kelihatan daun-daun yang duduknya rapat berjejal-jejal sangat sukar menentukan urutan tua mudanya ‘roset’  Roset akar  jika batang amat pendek, sehingga semua daun berjejal-jejal diatas tanah. Ex: lobak, tapak liman, lobak.  Roset batang  jika daun berjejal di ujung batang, ex: kelapa dan palma lainnya Tapak liman Kelapa Lobak
  • 19. Bagi cabang-cabang yang mendatar mosaik daun terjadi karena semua daun terlentang ke kiri dan ke kanan menggunakan bidang datar tersebut seefektif mungkin. Letak daun-daun yang demikian misalnya pada pohon Alnus. Bagi cabang-cabang yang tumbuh serong ke atas, daun- daun yang tata letaknya tersebar menempatkan helaian- helaian daun pada suatu bidang datar pada ujung cabang, helaian daun muda di tengah dan ke pinggir daun-daun yang lebih tua (biasanya lebih lebar). Hal tersebut karena tangkai daun-daun menuju ke ujung cabang menjadi semakin pendek. Contohnya pada pohon Kemiri (Aleurites moluccana Willd.) dan berbagai jenis Begonia tertentu.
  • 20. CATATAN: Tata letak daun tersebar yang mengikuti rumus 1/2 oleh sementara penulis dipisahkan dari tata letak daun yang tersebar umumnya, dan disebut duduk daun berseling (folia distica), misalnya pada pohon Talok (Muntingia calabura L.),
  • 21. Pada tiap buku-buku batang terdapat dua daun 01 FOLIA OPPOSIDA 2 daun pada tiap buku batang  terdapat 2 ortostik  Ex. Morinda citrifolia Euphorbia hirta 02 FOLIA DECUSSATA Apabila terdapat 4 ortostik Ex..Daun Asoka
  • 22. Pada Tiap Buku-buku Daun terdapat lebih dari dua daun  1 nodus : lebih dari 2 daun (buku batang ada lbh dari 1 daun)= folia verticilata/berkarang  Pada setiap buku daun terdapat tiga atau lebih daun yang duduk disana.  Pola seperti ini dikenal sebagai daun yg berkarang “Folia Verticillata”  pola berkarang sering disebut sebagai karangan daun.  Ex. Allamanda cathartica Nerium oleander .
  • 23. Spirostik dan parastik 01 SPIROSTIK Spirostik dan parastik Spirostik: spiral genetik sukar ditentukan dan tampaknya letak daun pada batang mengikuti ortostik yang berubah menjadi garis spiral. Suatu spirostik biasanya terjadi karena pertumbuhan batang yang tidak lurus melainkan memutar, akibatnya ortostiknya ikut memutar dan berubah menjadi spirostik. 02 PARASTIK Parastik: setiap daun yang mempunyai tetangga yang terdekat satu di sebalah kiri dan satunya lagi sebelah kanan, atau ada 2 spiral ke kiri dan ke kanan
  • 24. (Costus speciosus S mith) yang mempunyai satu spirostik sehingga daun-daunnya tersusun seperti anak tangga pada tangga yang melingkar.. yang mempunyai 2 spirostik yang mempunya 3 spirostik. Spirostik Bupleurum falcatum L., (Pandanus tectoriu s Sol.)
  • 25. Parastik 01 PARASTIK Parastik: setiap daun yang mempunyai tetangga yang terdekat satu di sebalah kiri dan satunya lagi sebelah kanan, atau ada 2 spiral ke kiri dan ke kanan Letak daun pada tumbuhan cukup rapat satu sama lain, misalnya pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) daunnya seakan-ak an duduk menurut garis-garis spiral ke kiri atau ke kanan.
  • 26. Pertanyaan dari Pak Eling 1. Mengapa daum Mimosa pudica disebut daun majemuk campuran 2. Alasannya apa disebut daun majemuk menyirip genap ganda dua sempurna 3. Bagaimana membedakan daun majemuk menyirip beranak daun tiga seperti tampak pada daun kedelai liar dengan * dengan daun majemuk menjari beranak daun tiga seperti tampak pada daun karet?. . Jawaban : 1. Karena daun Mimos pudica mpy cabang2 ibu tangkai memencar seperti jari dan terdpt pd ujung ibu tangkai daun, tetapi pd cabang2 ibu tangkai ini terdpt anak2 daun yg tersusun menyirip. 2. Karena letak kedua pasang cabang ibu tangkainya sedemikian dekat satu sama lain shg seakan-akan terdpt 4 cabang tangkain pd ujung ibu tangkai daunnya. 3. Jika Tripinnatus anak-anak daun duduk pada cabang tingkat dua dari ibu tangkai, sedangkan trifoliatus anak daun duduk pada ujung ibu tangkai. Tripinnatus anak daunnya agak kebawah sedangkan bifoliatus anak daun sama-sama terletak diujung. karet Kedelai liar