PENGENALAN / DEFINISI
- Variable yang bisa memiliki value/elemen lebih dari satu
- Memiliki index untuk setiap value nya
- Setiap value/elemen tidak harus bertipe data sama
array(
key => value,
key2 => value2,
key3 => value3,
...
)
DEKLARASI
$buah = array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”);
$buah = array(0=>”Jambu”, 1=>”Pisang”, 2=>”Anggur”);
$buah = array();
$buah[0] = “Jambu”;
$buah[1] = “Pisang”;
$buah[2] = “Anggur”;
$buah = array();
$buah[] = “Jambu”;
$buah[] = “Pisang”;
$buah[] = “Anggur”;
CETAK [1]
$buah = array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”);
Mencetak salah satu elemen array
echo $buah[0];
#hasilnya : Jambu
Menghitung jumlah elemen array
echo Count($buah);
#hasilnya : 3
Mencetak semua elemen array
for($x=0;$x<=count($buah); $x++){
echo $buah[$x]. “ , ”;
}
#hasilnya : Jambu, Pisang, Anggur
CETAK [2]
#Mencetak semua elemen array
foreach($buah as $nama ){
echo $nama;
}
#hasilnya : Jambu, Pisang, Anggur
foreach($buah as $indexnya => $nama ){
echo $indexnya. “ =”.$nama.”, ”;
}
#hasilnya : 0=Jambu, 1=Pisang, 2=Anggur
FUNGSI – FUNGSI PADA ARRAY [1]
Fungsi menghitung Jumlah elemen Array
Count ($buah);
#hasilnya : 3
Mengubah string menjadi array berdasarkan tanda pemisah tertentu (bebas)
$string = “Nama saya Superman”;
$pemisah = “ ”; #spasi
$array = explode($pemisah, $string);
#hasilnya :array(“Nama”, “saya”, “Superman”);
$string = “Senin;Selasa;Rabu;Kamis,Jum‟at”;
$pemisah = “;”; #titik koma
$array = explode($pemisah, $string);
#hasilnya :array(“Senin”, “Selasa”, “Rabu”,”Kamis,Jum’at”);
FUNGSI – FUNGSI PADA ARRAY [2]
Mengubah array menjadi string berdasarkan tanda pemisah tertentu (bebas)
$array = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Kelas”, “Paku”);
$pemisah = “=”; #sama dengan
$array = implode($pemisah, $string);
#hasilnya : “Sepatu=Kursi=Kelas=Paku”;
Mencari elemen array
$buah = array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”);
$dicari = “Jambu”;
in_array(“$dicari”, $buah);
#hasilnya : true
$dicari = “Nangka”;
in_array(“$dicari”, $buah);
#hasilnya : false
FUNGSI – FUNGSI PADA ARRAY [3]
Mengecek apakah variable itu array atau bukan
$perabot = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Gelas”, “Paku”);
is_array($perabot);
#hasilnya : true
$perabot = “meja”;
is_array($perabot);
#hasilnya : false
Menghapus elemen pada array
unset($perabot[1]);
#hasilnya : array(“Sepatu”, “Gelas”, “Paku”);
FUNGSI – FUNGSI PADA ARRAY [4]
Melakukan debug array
$perabot = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Gelas”, “Paku”);
print_r($perabot);
#hasilnya :
Array ( [0] => Sepatu [1] => Kursi [2] => Gelas [3] => Paku )
Dan masih banyak fungsi lainnya yang tidak mungkin semua ditulis
disini
CONTOH PENGGUNAAN [1]
Membuat select box hari
$hari = array(1=> “Senin”, 2=>”Selasa”, 3=>“Rabu”, 4=>”Kamis”, 5=>“Jum‟at”,
6=>“Sabtu”, 7=>“Ahad”);
echo “<select name=„hari‟>”;
foreach($hari as $id => $nama){
echo “<option value=„{$id}‟>{$nama}></option>”;
}
echo “</select>”;
#hasilnya :
CONTOH PENGGUNAAN [2]
Membuat satu dimensi array
$mahasiswa = array(“Nama”=> “Asep Ardi”, “Nim”=>”0204122010”,
“Fakultas” =>“Informatika”, “Prodi”=>”S1 T1”);
foreach($mahasiswa as $id => $value){
echo “{$id} : {$value} <br/>”;
}
#hasilnya :
Nama : Asep Ardi
Nim : 0204122010
Fakultas : Informatika
Prodi : S1 TI
CONTOH PENGGUNAAN [3]
Membuat multi dimensi array
$mahasiswa = array();
$mahasiswa[] = array(“Nama”=> “Agus”, “Nim”=>”0204111”,
“Fakultas” =>“Informatika”, “Prodi”=>”S1 T1”);
$mahasiswa[] = array(“Nama”=> “Ridho”, “Nim”=>”0204222”,
“Fakultas” =>“Ekonomi”, “Prodi”=>”S1 Manajemen”);
foreach($mahasiswa as $mhs){
foreach($mhs as $id=>$value){
echo “{$id} : {$value}, ”;
}
echo “<br/>”;
}
#hasilnya :
Nama : Agus, Nim : 0204111, Fakultas : Informatika, Prodi : S1 TI
Nama : Ridho, Nim : 0204222, Fakultas : Ekonomi, Prodi : S1 Manajemen
Referensi
http://php.net/arrays

Array

  • 2.
    PENGENALAN / DEFINISI -Variable yang bisa memiliki value/elemen lebih dari satu - Memiliki index untuk setiap value nya - Setiap value/elemen tidak harus bertipe data sama array( key => value, key2 => value2, key3 => value3, ... )
  • 3.
    DEKLARASI $buah = array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”); $buah= array(0=>”Jambu”, 1=>”Pisang”, 2=>”Anggur”); $buah = array(); $buah[0] = “Jambu”; $buah[1] = “Pisang”; $buah[2] = “Anggur”; $buah = array(); $buah[] = “Jambu”; $buah[] = “Pisang”; $buah[] = “Anggur”;
  • 4.
    CETAK [1] $buah =array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”); Mencetak salah satu elemen array echo $buah[0]; #hasilnya : Jambu Menghitung jumlah elemen array echo Count($buah); #hasilnya : 3 Mencetak semua elemen array for($x=0;$x<=count($buah); $x++){ echo $buah[$x]. “ , ”; } #hasilnya : Jambu, Pisang, Anggur
  • 5.
    CETAK [2] #Mencetak semuaelemen array foreach($buah as $nama ){ echo $nama; } #hasilnya : Jambu, Pisang, Anggur foreach($buah as $indexnya => $nama ){ echo $indexnya. “ =”.$nama.”, ”; } #hasilnya : 0=Jambu, 1=Pisang, 2=Anggur
  • 6.
    FUNGSI – FUNGSIPADA ARRAY [1] Fungsi menghitung Jumlah elemen Array Count ($buah); #hasilnya : 3 Mengubah string menjadi array berdasarkan tanda pemisah tertentu (bebas) $string = “Nama saya Superman”; $pemisah = “ ”; #spasi $array = explode($pemisah, $string); #hasilnya :array(“Nama”, “saya”, “Superman”); $string = “Senin;Selasa;Rabu;Kamis,Jum‟at”; $pemisah = “;”; #titik koma $array = explode($pemisah, $string); #hasilnya :array(“Senin”, “Selasa”, “Rabu”,”Kamis,Jum’at”);
  • 7.
    FUNGSI – FUNGSIPADA ARRAY [2] Mengubah array menjadi string berdasarkan tanda pemisah tertentu (bebas) $array = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Kelas”, “Paku”); $pemisah = “=”; #sama dengan $array = implode($pemisah, $string); #hasilnya : “Sepatu=Kursi=Kelas=Paku”; Mencari elemen array $buah = array(“Jambu”,”Pisang”,”Anggur”); $dicari = “Jambu”; in_array(“$dicari”, $buah); #hasilnya : true $dicari = “Nangka”; in_array(“$dicari”, $buah); #hasilnya : false
  • 8.
    FUNGSI – FUNGSIPADA ARRAY [3] Mengecek apakah variable itu array atau bukan $perabot = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Gelas”, “Paku”); is_array($perabot); #hasilnya : true $perabot = “meja”; is_array($perabot); #hasilnya : false Menghapus elemen pada array unset($perabot[1]); #hasilnya : array(“Sepatu”, “Gelas”, “Paku”);
  • 9.
    FUNGSI – FUNGSIPADA ARRAY [4] Melakukan debug array $perabot = array(“Sepatu”, “Kursi”, “Gelas”, “Paku”); print_r($perabot); #hasilnya : Array ( [0] => Sepatu [1] => Kursi [2] => Gelas [3] => Paku ) Dan masih banyak fungsi lainnya yang tidak mungkin semua ditulis disini
  • 10.
    CONTOH PENGGUNAAN [1] Membuatselect box hari $hari = array(1=> “Senin”, 2=>”Selasa”, 3=>“Rabu”, 4=>”Kamis”, 5=>“Jum‟at”, 6=>“Sabtu”, 7=>“Ahad”); echo “<select name=„hari‟>”; foreach($hari as $id => $nama){ echo “<option value=„{$id}‟>{$nama}></option>”; } echo “</select>”; #hasilnya :
  • 11.
    CONTOH PENGGUNAAN [2] Membuatsatu dimensi array $mahasiswa = array(“Nama”=> “Asep Ardi”, “Nim”=>”0204122010”, “Fakultas” =>“Informatika”, “Prodi”=>”S1 T1”); foreach($mahasiswa as $id => $value){ echo “{$id} : {$value} <br/>”; } #hasilnya : Nama : Asep Ardi Nim : 0204122010 Fakultas : Informatika Prodi : S1 TI
  • 12.
    CONTOH PENGGUNAAN [3] Membuatmulti dimensi array $mahasiswa = array(); $mahasiswa[] = array(“Nama”=> “Agus”, “Nim”=>”0204111”, “Fakultas” =>“Informatika”, “Prodi”=>”S1 T1”); $mahasiswa[] = array(“Nama”=> “Ridho”, “Nim”=>”0204222”, “Fakultas” =>“Ekonomi”, “Prodi”=>”S1 Manajemen”); foreach($mahasiswa as $mhs){ foreach($mhs as $id=>$value){ echo “{$id} : {$value}, ”; } echo “<br/>”; } #hasilnya : Nama : Agus, Nim : 0204111, Fakultas : Informatika, Prodi : S1 TI Nama : Ridho, Nim : 0204222, Fakultas : Ekonomi, Prodi : S1 Manajemen
  • 13.