SlideShare a Scribd company logo
1 of 92
C
Workshop Sekolah Penggerak Angkatan 3
Perkenalan
Profil Narasumber
Ada di nomor berapakah posisi Anda
sekarang di tengah rangkaian
pelatihan ini?
Tujuan Pembelajaran
→ Peserta dapat merancang ide projek penguatan profil pelajar
Pancasila yang sesuai dengan kondisi sekolah dan kebutuhan
peserta didik.
Pemahaman bermakna: Guru perlu memahami kesinambungan
antara pengembangan projek dan kondisi sekolah untuk dapat
menyusun modul atau rancangan projek yang kontekstual dan
bermakna bagi peserta didik.
Alur Kegiatan
NO HARI 1 TAHAPAN AKTIVITAS
Durasi
Bimtek
Durasi
Pelatihan
PERLENGKAP
AN
1
Asinkron 1
JP
Mulai Dari
Diri
Mengaitkan apa yang sudah
dipahami dengan materi yang
akan dipelajari.
15 10
2
Eksplorasi
Konsep
Mempelajari konsep umum profil
pelajar Pancasila dan Projek
Penguatan profil pelajar
Pancasila secara mandiri.
45 35
3
Sinkron 3 JP
Eksplorasi
Konsep
Mempelajari konsep umum profil
pelajar Pancasila dan Projek
Penguatan profil pelajar
Pancasila bersama-sama.
90 60
4
Ruang
Kolaborasi
Melakukan diskusi, berbagi ide
projek.
80 70
Lembar kerja
Kertas karton
(Opsional)
5
Refleksi
Terbimbing
Merefleksikan proses belajar
yang telah dilakukan
10 5
Kertas
tempel
(Sticky notes)
NO HARI 2 TAHAPAN AKTIVITAS DURASI (menit)
PERLENGKAP
AN
6
Asinkron 1
JP
Demonstrasi
Kontekstual
Merancang ide kegiatan
projek sesuai dengan kondisi
sekolah
60 45
Lembar kerja
7
Sinkron 3 JP
Demonstrasi
Kontekstual
60 45
8
Elaborasi
Pemahaman
Mengikuti sesi sharing dan
diskusi untuk
mengonfirmasi/menguatkan
pemahaman.
90 60
9
Koneksi
Antar Materi
Menghubungkan materi
modul projek dengan materi
modul sebelumnya
15 15 Kertas A4
10
(Rencana)
Aksi Nyata
Menyusun ide langkah nyata
yang akan dilakukan terkait
rencana pengembangan
modul projek sesuai dengan
peran masing-masing.
15 15
Mulai dari Diri
Pertanyaan orientasi
❏ Apa yang sudah Anda ketahui/pahami mengenai projek penguatan
profil pelajar Pancasila?
❏ Menurut Anda, mengapa projek penguatan profil pelajar Pancasila
perlu dilakukan?
❏ Melalui kegiatan di modul ini, apa hal-hal yang ingin Anda pelajari
mengenai perancangan projek penguatan profil pelajar Pancasila?
Eksplorasi Konsep
A. Profil Pelajar Pancasila
Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Profil pelajar
Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan
termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta
didik.
Profil pelajar Pancasila merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter
sesuai nilai-nilai Pancasila. Pernyataan ini memuat tiga kata kunci: pelajar sepanjang hayat,
kompeten, dan nilai-nilai Pancasila. Hal ini menunjukkan adanya paduan antara penguatan identitas
khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia; dengan
kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia Indonesia dalam
konteks perkembangan Abad 21. Oleh karenanya, sederhananya profil pelajar Pancasila adalah
seperangkat kompetensi yang diharapkan tercapai oleh pelajar Indonesia. Profil pelajar Pancasila
digali dari nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan abad ke-21.
Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi,
yaitu:
★ Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan berakhlak mulia,
★ Mandiri.
★ Bergotong-royong.
★ Berkebinekaan global.
★ Bernalar kritis.
★ Kreatif.
Keenam dimensi tersebut perlu dilihat secara utuh
sebagai satu kesatuan agar setiap individu dapat
menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten,
berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai
Pancasila.
Di dalam setiap dimensi profil pelajar Pancasila terdapat beberapa elemen, di dalam sebagian
besar elemen terdapat beberapa sub elemen, dan di setiap sub elemen terdapat rangkaian
alur perkembangan kompetensi setiap fase pembelajaran.
Capaian fase dari dimensi
Berkebinekaan Global, elemen
Mengenal dan Menghargai
Budaya, sub elemen Mendalami
Budaya dan Identitas Budaya
Pertanyaan ulasan
1. Apa yang dimaksud dengan profil pelajar Pancasila?
2. Mengapa peserta didik di satuan pendidikan perlu mencapai profil
pelajar Pancasila?
3. Bagaimana pemetaan alur perkembangan kompetensi dalam profil
pelajar Pancasila?
B. Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila
Berdasarkan Kepmendikbudristek No.262/M/2022, Projek
penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan
kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk
menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter
sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun
berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan
projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara
fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.
Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah
dari intrakurikuler. Tujuan, muatan, dan kegiatan
pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan
materi pelajaran intrakurikuler. Satuan pendidikan dapat
melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk
merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil
pelajar Pancasila.
Dirancang untuk menguatkan
kompetensi dan karakter sesuai
dengan profil pelajar Pancasila
Dirancang terpisah dari intrakurikuler.
(Tujuan, muatan, dan kegiatan
pembelajaran projek tidak harus
dikaitkan dengan tujuan dan materi
pelajaran intrakurikuler.)
Pelaksanaannya dilakukan secara
fleksibel, dari segi muatan, kegiatan,
dan waktu pelaksanaannya
Satuan pendidikan dapat melibatkan
masyarakat dan/atau dunia kerja
untuk merancang dan
menyelenggarakan projek penguatan
profil pelajar Pancasila.
Merupakan kegiatan kokurikuler
berbasis projek
Hal-hal yang perlu diketahui mengenai projek penguatan profil pelajar Pancasila
Dilaksanakan setiap tahun
di semua tingkatan kelas.
Total alokasi waktu projek di
jenjang dasar, adalah 20-30%
dari keseluruhan total JP dalam
satu tahun,
Tema-tema projek sudah
ditentukan oleh
pemerintah.
Sekolah berwenang untuk merancang
pembagian alokasi waktu kegiatan
projek dan menyusun tim kepanitiaan
yang akan memfasilitasi kegiatan
projek.
Setuju Tidak Setuju
Pembelajaran berbasis projek bisa selesai dalam satu kali sesi aktivitas
pembelajaran.
Pembelajaran berbasis projek tidak ada hubungannya dengan diferensiasi
pembelajaran.
Projek Profil harus ditutup dengan mengadakan pameran karya.
Pembelajaran berbasis projek selalu menghasilkan produk berupa barang.
Produk pembelajaran berbasis projek harus berhasil.
Apa Yang Dimaksud
Pembelajaran Berbasis Projek
Projek = serangkaian tugas untuk membuahkan suatu
hasil
Pembelajaran berbasis projek memberi kesempatan murid
untuk melalui proses pembelajaran yang berbeda,
kesiapan berbeda dan produk yang berbeda =
diferensiasi.
Hasil = Produk dan Aksi
Produk = / ≠ Barang
Pembelajaran berbasis projek memberi kesempatan
untuk murid belajar mandiri secara individu, kelompok
kecil maupun kelompok besar
Apa Yang Dimaksud
Pembelajaran Berbasis projek
Memungkinkan murid untuk memahami konsep melalui
praktik, belajar mencari informasi dengan mandiri.
Pembelajaran berbasis projek bisa dilakukan di mata
pelajaran apapun di tingkat apapun.
Perlu perencanaan yang matang dan memperhitungkan
rentang waktu belajar untuk mendesain pembelajaran
berbasis projek oleh guru.
Guru perlu memahami konsep pembelajaran berbasis projek,
namun bisa langsung mencoba mempraktikkannya
sehingga belajar dari pengalaman praktik guru lain.
Pembelajaran berbasis projek bisa dilakukan oleh murid
manapun, sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan murid.
Pembelajaran berbasis projek berbeda dengan Melakukan
projek.
Pembelajaran Berbasis Projek atau Membuat Projek?
Murid meluncurkan roket botol di akhir pelajaran,
kolaborasi antara mata pelajaran Fisika dan Matematika
untuk menerapkan apa yang telah dipelajari di kelas.
Murid mencari tahu isu kerusakan lingkungan dan
mencari tahu penyebabnya. Setelahnya murid
merencanakan sebuah kampanye peduli lingkungan
kepada warga di sekitar lingkungan sekolah.
Murid melakukan observasi mengenai sampah plastik
yang meningkat dan diminta membuat poster memerangi
sampah plastik dan digantung di kelas.
Pembelajaran Berbasis Projek atau Bukan?
Pemilihan ketua OSIS yang diadakan oleh murid sebagai
panitia pemilihan.
Murid mencari tahu isu penyebab sering terjadinya bully
dan konflik antar murid. Setelahnya murid merencanakan
sebuah kampanye Anti Bully dengan berbagai produk
kampanye seperti video, poster, atau orasi.
Gerakan membersihkan sekolah. Seluruh murid
membersihkan sekolah dan menanam tanaman hijau
sesuai dengan program hijaukan sekolah.
Proses Kunci Pembelajaran Berbasis Projek
Mendefinisikan
Masalah
Pembelajaran berbasis
projek dimulai dengan
proses murid mengajukan
pertanyaan tentang suatu
masalah yang diamati.
Mengajukan pertanyaan
seperti ini akan membantu
murid mendefinisikan
masalah dalam konteks
yang sesuai.
Menghasilkan Ide
Selanjutnya, murid diberi
kesempatan untuk bertukar
pikiran dan mendiskusikan
ide-ide mereka untuk
memecahkan masalah.
Penekanannya di sini bukan
untuk menghasilkan ide-ide
yang baik, tetapi untuk
menghasilkan banyak ide.
Pembuatan
Prototype
Merancang dan
membuat prototipe
solusi merupakan tahap
dimana murid dapat
berkreasi menemukan
pilihan-pilihan solusi
yang dapat dilakukan
untuk merespon masalah
yang mereka temukan
sebelumnya.
Pengujian
Idealnya, pengujian
berlangsung dalam
pengaturan “langsung”,
yaitu memungkinkan
murid untuk mengetahui
seberapa baik produk atau
layanan mereka bekerja
dalam lingkungan nyata.
Proses Berpikir
Desain
Temukan Bayangkan Lakukan Bagikan
Pengenalan Kontekstualisasi Aksi Tindak Lanjut
Refleksi
Proses Berpikir Desain
Berpikir sebagai Desainer
Berpikir sebagai Insinyur
Berpikir sebagai Arsitek
Empati
Identifikasi
Masalah
Curah Ide
Prototipe
Tes
Luncurkan
Tema-Tema Projek Dasmen, Diksus, & Kejuruan.
Kearifan Lokal
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Membangun rasa ingin tahu dan
kemampuan inkuiri melalui eksplorasi
tentang budaya dan kearifan lokal
masyarakat sekitar atau daerah
tersebut, serta perkembangannya.
Rekayasa dan Teknologi
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Berkolaborasi dalam melatih daya
pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus
kemampuan berempati untuk
berekayasa membangun produk
berteknologi yang memudahkan
kegiatan dirinya dan juga sekitarnya.
Kewirausahaan
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Mengidentifikasi potensi ekonomi di
tingkat lokal dan masalah yang ada
dalam pengembangan potensi tersebut,
serta kaitannya dengan aspek
lingkungan, sosial dan kesejahteraan
masyarakat.
Bhinneka Tunggal Ika
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Mengenal belajar membangun dialog
penuh hormat tentang keberagaman
kelompok agama dan kepercayaan yang
dianut oleh masyarakat sekitar dan di
Indonesia serta nilai-nilai ajaran yang
dianutnya.
Gaya Hidup Berkelanjutan
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Memahami dampak dari aktivitas
manusia, baik jangka pendek maupun
panjang, terhadap kelangsungan
kehidupan di dunia maupun lingkungan
sekitarnya.
Bangunlah Jiwa dan Raganya
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Membangun kesadaran dan
keterampilan untuk memelihara
kesehatan fisik dan mental, baik untuk
dirinya maupun orang sekitarnya.
Suara Demokrasi
(SMP/SMPLB-SMA/SMALB/SMK)
Merefleksikan makna demokrasi dan
memahami implementasi demokrasi
serta tantangannya dalam konteks yang
berbeda, termasuk dalam organisasi
sekolah dan/atau dalam
dunia kerja.
Kebekerjaan
(Tema wajib khusus SMK)
Membangun pemahaman terhadap
ketenagakerjaan, peluang kerja, serta
kesiapan kerja untuk meningkatkan
kapabilitas yang sesuai dengan
keahliannya, mengacu pada
kebutuhan dunia kerja terkini.
Sustainable Development Goal - PBB
Alokasi Waktu
Projek Profil
Dalam 1 tahun ajaran, peserta didik mengikuti projek penguatan profil pelajar Pancasila yang
dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
- PAUD
1-2 projek dengan tema berbeda di PAUD
- Umum & Diksus
2-3 projek dengan tema berbeda di SD/MI
3-4 projek dengan tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X
2-3 projek dengan tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA
- SMK
3 projek dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas X
2 projek dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas XI
1 projek dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. (Kelas XIII pada SMK program 4
tahun tidak perlu melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila)
Merancang strategi pelaporan hasil
projek
Tim fasilitator merencanakan strategi pengolahan dan
pelaporan hasil projek.
Membentuk tim fasilitator projek penguatan
profil pelajar Pancasila
Kepala satuan pendidikan menyusun tim fasilitator
projek. Tim ini berperan merencanakan dan
melaksanakan kegiatan projek untuk seluruh kelas.
Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu
projek penguatan profil pelajar Pancasila
Tim Fasilitator menentukan fokus dimensi profil pelajar
Pancasila dan tema projek serta merancang jumlah projek
beserta alokasi waktunya.
Mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan
pendidikan
Kepala satuan pendidikan bersama tim fasilitator
merefleksikan dan menentukan tingkat kesiapan
satuan pendidikan.
Menyusun modul/rencana pengajaran
projek profil
Tim fasilitator menyusun modul projek sesuai
tingkat kesiapan satuan pendidikan dengan tahapan
umum: Menentukan sub-elemen (tujuan projek);
Mengembangkan topik, alur, dan durasi projek,
serta; Mengembangkan aktivitas dan asesmen
projek.
2
3
4
5
Perencanaan ini dapat dikembangkan sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi satuan pendidikan.
1
Tahapan Awal Pelaksanaan
Projek
Prinsip
pengembangan
projek
Holistik
Berpusat
pada Murid
Peran pemangku kepentingan
Peran pemangku kepentingan
Contoh pertanyaan untuk komunikasi yang memberdayakan
antara pengawas dan kepala sekolah:
❏ Apa harapan atau tujuan yang ingin dicapai oleh satuan
pendidikan dalam pelaksanaan projek penguatan profil
pelajar Pancasila?
❏ Bagaimana kondisi kesiapan sekolah saat ini? Apa
sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk
melaksanakan projek profil dan mencapai tujuan yang
diharapkan? Apa saja dimensi profil pelajar Pancasila
yang perlu dikuatkan? Bagaimana mengidentifikasi isu
yang relevan untuk dikembangkan menjadi tema projek
profil?
❏ Apa langkah-langkah yang perlu dilakukan? Apa
tantangan yang mungkin dihadapi dan bagaimana cara
menanggulanginya?
C.Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Mengadaptasi Modul yang
Sudah Ada
Mengadaptasi modul yang sudah
tersedia dapat dilakukan untuk
mengawali persiapan projek
penguatan profil pelajar
Pancasila pada kesempatan
pertama pelaksanaannya di
sekolah.
Membuat Modul secara
Mandiri
Setelah terampil mengadaptasi
modul projek, harapannya
sekolah dapat membuat
rancangan modulnya secara
mandiri sebagai hasil kolaborasi
tim pengembang projek di
sekolah.
Mengembangkan
Modul Projek
Komponen
Modul Projek
Sub-elemen yang disasar
● Memahami Keterhubungan
Ekosistem Bumi
● Menjaga Lingkungan Alam
Sekitar
● Kerja sama
● Koordinasi Sosial
● Mengajukan pertanyaan
● Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
mengolah informasi dan
gagasan
Modul Projek Fase D
Tema: Gaya Hidup
Berkelanjutan
Topik: Sampahku,
Tanggungjawabku
Total waktu: 57 JP
Dimensi Profil Pelajar Pancasila:
● Beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha
Esa
● Gotong royong
● Bernalar kritis
Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran siswa terhadap isu pengelolaan sampah dan implikasinya terhadap
perubahan iklim
1.
Perkenalan: Perubahan
Iklim dan Masalah
Pengelolaan Sampah
2.
Eksplorasi Isu
3.
Refleksi awal
4.
Kunjungan ke TPA/
Komunitas Peduli
Sampah
5.
Diskusi Kritis Masalah
Sampah
Tahap Kontekstualisasi. mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat
6.
Pengumpulan,
Pengorganisasian, dan
Penyajian Data
7.
Trash Talk:
Sampah di Sekolahku
8.
Pengorganisasian Data
Secara Mandiri
9.
Asesmen Formatif
Presentasi: Sampah di
Sekolahku
Tahap aksi. bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata
10.
Poster Aksi Nyata
Sayangi Sekolahku:
Eksplorasi program
pengelolaan sampah
yang ada
11.
Poster Aksi Nyata
Sayangi Sekolahku:
Peranku dan Solusiku
12.
Poster Aksi Nyata
Sayangi Sekolahku:
Menentukan
Karakteristik Poster
yang Baik
13.
Poster Aksi Nyata
Sayangi Sekolahku:
Membuat Poster
14.
Asesmen Formatif
Simulasi Pameran
Poster Aksi Nyata
Sayangi Sekolahku
Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut. Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi, serta menyusun langkah strategis
15.
Asesmen Sumatif
Pameran Poster Aksi
Nyata Sayangi
Sekolahku
16.
Asesmen Sumatif
Evaluasi Solusi Yang
Ditawarkan
17.
Mari Beraksi Sambil
Refleksi
Mengelola Sampah di
Sekolah
Contoh pengembangan tujuan
dan asesmen modul projek
Modul Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila | FASE A | Tema Kewirausahaan
Judul: Aku Ingin atau Aku Butuh Ya?
Penulis: Dina Febrina Ekasari
Penyunting: Rizky Satria
Versi lengkap:
https://docs.google.com/presentation/d/1d9krJZsqS-
zVCrMKQ8B10PQWyMozXiZu/edit?usp=share_link&ouid=112186
927307811418437&rtpof=true&sd=true
Contoh Kerangka Modul Projek Profil
Tema: Rekayasa dan Teknologi
Topik: Merancang Simulasi Digital
Total Waktu: 60 JP
SMA Fase D
Tujuan Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil
Mengajukan solusi permasalahan dan
membuat simulasi digital dari solusi
tersebut.
Profil Pelajar Pancasila:
Kreatif
● Memiliki keluwesan berpikir
dalam mencari alternatif solusi
permasalahan
Bernalar kritis
● Memperoleh dan memproses
informasi dan gagasan
● Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran dan prosedurnya
Gotong royong
● Kolaborasi
Asesmen sumatif:
- Menjelaskan proses, produk dan
refleksi dalam pameran karya.
Indikator Asesmen:
Peserta didik mampu
- mengembangkan ide yang berbeda
dan mewujudkannya menjadi nyata.
- menjelaskan pemikiran dengan detail
kepada rekan kelompok atau ketika
presentasi.
- menceritakan pengalaman dan
bagaimana aku bisa menghadapi
tantangan dalam proses pembuatan
projek.
- berbagi peran dalam mencapai tujuan
bersama.
Temukan
1. Kegiatan pemantik
2. Curah pendapat minat, inspirasi dan masalah.
3. Proses berpikir desain
4. Mengidentifikasi masalah
5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa
6. Memahami masalah
7. Bertanya 5 mengapa
8. Penyamaan persepsi kelompok
Bayangkan
1. Curah pendapat ide
2. Memilih ide untuk di kembangkan
3. Membuat tujuan spesifik dan lini masa
4. Presentasi tujuan kelompok
5. Membuat pertanyaan survey
6. Membuat pertanyaan wawancara
7. Diskusi kelompok
8. Presentasi diskusi kelompok
Lakukan
1. Mengembangkan ide
2. Membuat alur simulasi
3. Membuat prototype
4. Presentasi prototype
5. Revisi prototype
Bagikan
1. Membuat media presentasi
2. Pameran karya
3. Refleksi belajar
Contoh Pembelajaran Berbasis Projek
Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Projek
Aktivitas 1
Di grup masing-masing tentukan:
1. Pilih salah satu tema P5 (Kearifan Lokal, Rekayasa dan
Teknologi, Kewirausahaan, Bhinneka Tunggal Ika, Gaya
Hidup Berkelanjutan, Bangunlah Jiwa dan Raganya, )
2. Curah pendapat/ ide dengan membuat peta pemikiran
pertanyaan berikut:
- Apa sajakah masalah yang terjadi yang sesuai dengan
konteks murid yang berhubungan dengan tema ini?
Proses Pembelajaran Berkelanjutan
Mendefinisikan
Masalah
Menghasilkan Ide
Pembelajaran berbasis
proyek dimulai dengan
proses murid mengajukan
pertanyaan tentang suatu
masalah yang diamati
Mengajukan pertanyaan
seperti ini akan membantu
murid mendefinisikan
masalah dalam konteks
yang sesuai.
Selanjutnya, murid diberi
kesempatan untuk bertukar
pikiran dan mendiskusikan
ide-ide mereka untuk
memecahkan masalah.
Penekanannya di sini bukan
untuk menghasilkan ide-ide
yang baik, tetapi untuk
menghasilkan banyak ide.
Pembuatan
Prototype
Pengujian
Merancang dan
membuat prototipe
solusi merupakan tahap
dimana murid dapat
berkreasi menemukan
pilihan-pilihan solusi
yang dapat dilakukan
untuk merespon masalah
yang mereka temukan
sebelumnya.
Idealnya, pengujian
berlangsung dalam
pengaturan “langsung”,
yaitu memungkinkan
murid untuk mengetahui
seberapa baik produk atau
layanan mereka bekerja
dalam lingkungan nyata.
Temukan Bayangkan Lakukan Bagikan
Pengenalan Kontekstualisasi Aksi Tindak Lanjut
Refleksi
Aktivitas 2
Di grup level masing-masing jawab pertanyaan berikut:
- Masalah mana yang paling darurat/ mendesak untuk
dicarikan solusi? Pilih satu.
- Bagaimana kita bisa membantu untuk memecahkan masalah
tersebut? Tentukan tujuan besar projek ini.
- Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang mana yang menjadi
tujuan besar dari masalah ini?
Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Proyek
Identifikasi
hasil yang
diinginkan
Menentukan
bukti dan
asesmen
Merencanakan
tahapan
kegiatan
pembelajaran
1 2 3
3 Tahapan Backward Design
Tujuan Projek
Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil
Asesmen Diagnostik
Sumatif Asesmen
Formatif Asesmen
Indikator Asesmen
Instrumen Asesmen
Temukan
Bayangkan
Lakukan
Bagikan
Mctighe and Wiggins
Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Proyek
Aktivitas 3
Tiga langkah mendesain modul pembelajaran:
1. Identifikasi tujuan besar projek yaitu dimensi Profil Pelajar
Pancasila.
2. Identifikasi asesmen akhir dari projek.
3. Tentukan kerangka kegiatan:
- Berapa JP
- Urutkan kegiatan dari awal sampai asesmen akhir projek.
Contoh Kanvas Modul Projek Profil
Tema: Rekayasa dan Teknologi
Topik: Merancang Simulasi Digital
Total Waktu: 60 JP
SMA Fase D
Tujuan Projek Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil
Mengajukan solusi permasalahan dan
membuat simulasi digital dari solusi
tersebut.
Profil Pelajar Pancasila:
Kreatif
● Memiliki keluwesan berpikir
dalam mencari alternatif solusi
permasalahan
Bernalar kritis
● Memperoleh dan memproses
informasi dan gagasan
● Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran dan prosedurnya
Gotong royong
● Kolaborasi
Asesmen sumatif:
- Menjelaskan proses, produk dan
refleksi dalam pameran karya.
Indikator Asesmen:
Peserta didik mampu
- mengembangkan ide yang berbeda
dan mewujudkannya menjadi nyata.
- menjelaskan pemikiran dengan detail
kepada rekan kelompok atau ketika
presentasi.
- menceritakan pengalaman dan
bagaimana aku bisa menghadapi
tantangan dalam proses pembuatan
projek.
- berbagi peran dalam mencapai tujuan
bersama.
Temukan
1. Kegiatan pemantik
2. Curah pendapat minat, inspirasi dan masalah.
3. Proses berpikir desain
4. Mengidentifikasi masalah
5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa
6. Memahami masalah
7. Bertanya 5 mengapa
8. Penyamaan persepsi kelompok
Bayangkan
1. Curah pendapat ide
2. Memilih ide untuk di kembangkan
3. Membuat tujuan spesifik dan lini masa
4. Presentasi tujuan kelompok
5. Membuat pertanyaan survey
6. Membuat pertanyaan wawancara
7. Diskusi kelompok
8. Presentasi diskusi kelompok
Lakukan
1. Mengembangkan ide
2. Membuat alur simulasi
3. Membuat prototype
4. Presentasi prototype
5. Revisi prototype
Bagikan
1. Membuat media presentasi
2. Pameran karya
3. Refleksi belajar
Kerangka Modul Projek Profil
Tema:
Topik:
Total Waktu:
Kelas dan Fase
Tujuan Projek Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil
Mulai dari mana?
Perencanaan? Kegiatan?
Tentukan tema.
Buat perencanaan Backward Design.
Temukan
1. Kegiatan pemantik
2. Curah pendapat minat, inspirasi dan
masalah.
3. Proses berpikir desain
4. Mengidentifikasi masalah
5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa
6. Memahami masalah
7. Bertanya 5 mengapa
8. Penyamaan persepsi
Kegiatan Pemantik
Kegiatan yang memprovokasi perasaan dan rasa ingin tahu
murid terhadap suatu hal.
Bedah tema
Eksplorasi Masalah
Diskusi
Pertanyaan
Berakhir dengan Apa?
Perayaan Belajar
● Menampilkan proses atau produk hasil belajarnya
● Melibatkan berbagai pihak sebagai partisipan.
● Membagikan pengalaman belajarnya kepada orang lain.
● Perayaan belajar adalah acara yang dimiliki oleh peserta didik, bukan pendidik.
Refleksi Penutup
Sebagai bentuk dari refleksi tindak lanjut, kegiatan refleksi ini juga memiliki projeksi ke belakang
(apa yang sudah dilakukan) dan ke depan (apa yang akan dilakukan setelah ini).
Dimensi, elemen, dan subelemen profil pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila Terkait
Sub-elemen Profil Pelajar
Pancasila
Target Pencapaian di akhir fase A (SD kelas 1 - 2) Aktivitas Terkait
Bernalar Kritis Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk menjawab keingintahuannya
dan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan mengenai
dirinya dan lingkungan sekitarnya.
2, 3, 4, 9
Mengidentifikasi, mengklarifikasi,
dan mengolah informasi, dan
gagasan
Mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan. 1, 4, 6, 7, 9, 11
Menganalisis dan mengevaluasi
penalaran
Melakukan penalaran konkrit dan memberikan alasan dalam
menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan
8, 9
Merefleksi dan mengevaluasi
pemikirannya sendiri
Menyampaikan apa yang sedang dipikirkan secara terperinci 5, 17
Kreatif Memiliki keluwesan berpikir
dalam mencari alternatif solusi
permasalahan
Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi
situasi dan permasalahan.
11, 12
Menghasilkan karya dan tindakan
yang orisinal
Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau
perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan.
11, 12, 13, 14, 15, 16
Tahapan dalam projek “Aku Ingin atau Aku Butuh Ya?”
Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran murid terhadap isu yang berkaitan dengan keinginan dan kebutuhan.
1. Provokasi
isu/permasalahan
2. Eksplorasi
isu/permasalahan
melalui observasi
3. Eksplorasi
isu/permasalahan
melalui wawancara
4. Identifikasi awal
permasalahan
5. Refleksi awal
Tahap Kontekstualisasi. Mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat
6. Keinginan atau
kebutuhan
7. Menggali tentang
kebutuhan (primer dan
sekunder)
8. Studi kasus melalui
cerita
9. Analisa diri tentang
keinginan dan
kebutuhan
10. Asesmen formatif:
Presentasi analisa diri
Tahap Aksi. Merancang dan melaksanakan proyek dalam menjawab permasalahan yang ada
11. Projek Kreasiku:
Membuat tujuan kreasi
12. Projek Kreasiku:
Merencanakan kreasi
13. Projek Kreasiku:
Membuat kreasi
14. Projek Kreasiku:
Finalisasi kreasi
15. Asesmen formatif:
Simulasi pameran projek
kreasiku
Tahap Refleksi Aksi. Mendemonstrasikan proyek sebagai aksi dan merefleksikan aksi
16. Asesmen sumatif:
Pameran Projek Kreasiku
17. Refleksi akhir
Pelaksanaan:
1. Murid secara bergantian mempresentasikan temuan mereka dan menjawab pertanyaan yang
ditujukan kepada mereka dalam sesi tanya jawab.
1. Guru dapat memberikan umpan balik tertulis atas presentasi individual di akhir sesi sebagai
bagian dari asesmen formatif (terlampir contoh umpan balik)
2. Guru sebagai moderator dapat meminta murid untuk memberikan satu kesimpulan dari hasil
presentasi temannya yang ada di akhir presentasi.
3. Guru menegaskan kembali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, dan hubungannya
dengan prioritas pemenuhan kebutuhan, jika dilihat dari sudut pandang kebutuhan dasar/primer
dan sekunder.
10.
Asesmen formatif
Presentasi Analisa
Diri
Waktu: 4 JP
Bahan: Lembar studi kasus
Peran guru: fasilitator
Rubrik Formatif 1
Kriteria Dimensi
Bernalar Kritis
Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai
Harapan
Sangat Berkembang
Kelengkapan Sajian
Informasi
Menyajikan jawaban untuk
sebagian kecil pertanyaan
panduan.
Menyajikan jawaban untuk
sebagian besar pertanyaan
panduan.
Menyajikan jawaban untuk
seluruh pertanyaan
panduan.
Menyajikan jawaban untuk
seluruh pertanyaan
panduan secara terperinci.
Mengidentifikasi contoh
kebutuhan untuk sebagian
kecil pertanyaan panduan.
Mengidentifikasi contoh
kebutuhan untuk sebagian
besar pertanyaan panduan.
Mengidentifikasi contoh
kebutuhan untuk seluruh
pertanyaan panduan.
Mengidentifikasi banyak
contoh kebutuhan untuk
seluruh pertanyaan
panduan.
Menganalisis jenis
kebutuhan primer dan
sekunder dengan kurang
tepat.
Menganalisis salah satu
jenis kebutuhan (primer
dan sekunder) dengan
tepat.
Menganalisis jenis
kebutuhan primer dan
sekunder dengan tepat.
Menganalisis jenis
kebutuhan primer dan
sekunder dengan tepat dan
terperinci.
Kejelasan
penyampaian
Menyampaikan sebagian
kecil gagasan secara jelas.
Menyampaikan sebagian
besar gagasan secara jelas.
Menyampaikan seluruh
gagasan secara jelas.
Menyampaikan seluruh
gagasan secara jelas dan
terperinci.
Persiapan:
Tata letak kursi dan meja di kelas dapat diatur untuk memungkinkan
murid berkeliling melihat hasil kreasi teman-temannya dalam
kegiatan simulasi kreasi.
15.
Asesmen formatif
Simulasi
Pameran Projek
Kreasiku
Waktu: 4 JP
Bahan: Poster analisa diri,
jurnal krasi, hasil kreasi
Peran guru: fasilitator
Pelaksanaan:
1. Murid diminta melakukan persiapan untuk pameran kreasi. Bahan yang diperlukan adalah:
- Poster tentang analisa diri dari Aktivitas 10
- Jurnal kreasi
- Hasil kreasi yang telah selesai dibuat
Ketiga produk tersebut dapat disusun di meja dan murid dapat berdiri di depan atau di belakang
meja tersebut.
Guru memberikan contoh simulasi pameran kreasi, yaitu dengan memberikan penjelasan untuk
menghubungkan poster analisa diri dengan hasil kreasi yang ada. Lalu juga ada penjelasan
tentang bagaimana kreasi tersebut dibuat melalui jurnal kreasi.
2. Murid dibagi menjadi dua kelompok untuk simulasi ini. Kelompok pertama yang akan memulai
simulasi terlebih dahulu, di mana teman-temannya yang berada dalam kelompok kedua akan
menjadi pengunjung. Hal ini dilakukan secara bergantian.
Guru berperan sebagai pengunjung yang akan mendengarkan pemaparan solusi yang
ditawarkan dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lanjutan. Guru lalu dapat memberikan
pertanyaan juga umpan balik (baik secara lisan ataupun tertulis) bagi tiap peserta agar penjelasan
yang diberikan bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi.
Fokus Pengamatan:
Kemampuan murid dalam
mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya
dalam bentuk karya
dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan.
Daftar Periksa (Checklist)
Aktivitas Simulasi Pameran Projek Kreasiku
Hal-hal yang perlu aku siapkan...
Poster analisa diri
Jurnal kreasi
Hasil kreasi
Penjelasan hubungan analisa
diri dengan hasil kreasi
Penjelasan proses kreasi melalui
jurnal kreasi
Borang
Simulasi
Pameran
yang digunakan
sebagai umpan
balik
Nama
murid:
Nama
peninjau
(reviewer):
Kriteria
Luar
Biasa
Baik
Perlu
Dikembangkan
Penjelasan
pemahaman
Percaya
diri
Kontak
mata
Level
suara
Memberikan
detail
atau
informasi
pendukung
dalam
penjelasannya
Catatan:
___________________________________________________
_______
___________________________________________________
_______
___________________________________________________
_______
___________________________________________________
_______
___________________________________________________
_______
Rubrik Formatif 2
Kriteria Dimensi
Kreatif
Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai
Harapan
Sangat Berkembang
Pengolahan ide Mulai dapat menemukan
dan mengembangkan
gagasan kreatif.
Menemukan dan
mengembangkan gagasan
kreatif dengan bantuan ide
dari orang lain.
Menemukan dan
mengembangkan gagasan
kreatif.
Menemukan dan
mengembangkan gagasan
kreatif dengan
membandingkan banyak
pilihan alternatif.
Perancangan karya Mulai dapat
mengekspresikan pikiran
dan perasaan dalam bentuk
karya.
Mengekspresikan pikiran
dan perasaan dalam bentuk
karya yang masih
sederhana.
Mengekspresikan pikiran
dan perasaan dalam
bentuk karya yang
optimal.
Mengekspresikan pikiran
dan perasaan sesuai
minat/kesukaannya dalam
bentuk karya yang optimal.
Persiapan:
Untuk mempersiapkan Pameran Projek Kreasi, diperlukan
koordinasi dengan sekolah untuk lokasi dan waktu
pelaksanaan.
16.
Asesmen sumatif
Pameran Projek
Kreasiku
Waktu: 4 JP
Bahan: Poster analisa diri,
jurnal krasi, hasil kreasi
Peran guru: fasilitator
Pelaksanaan
1. Murid mempersiapkan hasil kreasi dan juga
perlengkapan pendukung (poster analisa diri, jurnal
kreasi) di meja yang telah disiapkan.
2. Pengunjung, yang merupakan murid dari level lain
dan juga guru-guru dapat mengunjungi pameran.
3. Guru pengampu dibantu dengan guru-guru lain
dapat melakukan penilaian sambil berkunjung
melihat dan bertanya kepada murid peserta
pameran. Panduan penilaian memakai rubrik
asesmen sumatif.
Kesempatan berkolaborasi:
Aktivitas pameran sangat dimungkinkan dibuka untuk
umum. Sekolah dapat mengundang orangtua, murid
dari sekolah lain, sehingga dapat terjalin kesempatan
kesinambungan antara rumah dan sekolah, dan juga
menularkan semangat memecahkan masalah dengan
berkreasi.
Fokus Pengamatan:
Kemampuan murid dalam
mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya
dalam bentuk karya
dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan.
Nama:
Kelas:
Sangat berkembang Berkembang sesuai
harapan
Mulai berkembang Belum berkembang
Dimensi
Bernalar
Kritis
Penjelasan latar
belakang pemilihan
kreasi
Menjelaskan hubungan
antara pemilihan kreasi
dengan hasil analisa
diri, dengan
memberikan detil atau
informasi pendukung
Menjelaskan hubungan
sederhana antara
pemilihan kreasi
dengan hasil analisa
diri
Sudah mulai terlihat
hubungan antara
pemilihan kreasi
dengan hasil analisa
diri
Pemilihan kreasi bukan
berdasarkan dari hasil
analisa diri
Penjelasan proses
pembuatan kreasi
Menerangkan dengan
jelas, runut dan logis
keseluruhan proses
pembuatan kreasi,
disertai dengan
pemberian keterangan
yang rinci di setiap
bagian prosesnya.
Menerangkan dengan
jelas, runut dan logis
keseluruhan proses
pembuatan kreasi.
Mulai dapat
menerangkan dengan
jelas, runut dan logis
beberapa bagian dari
proses pembuatan
kreasi.
Menerangkan bagian-
bagian proses
pembuatan kreasi
secara acak.
Dimensi
Kreatif
Kreativitas dalam
berkarya
Hasil kreasi
merupakan
pengembangan ide
awal yang memuat
ekspresi pikiran
dan/atau perasaan
serta minat dan
kesukaan murid.
Hasil kreasi memuat
ekspresi pikiran
dan/atau perasaan dari
pengembangan ide
awal murid.
Hasil kreasi belum
memuat ekspresi
pikiran atau perasaan
dari pengembangan
ide awal murid.
Hasil kreasi belum
mencerminkan
pengembangan ide
awal murid.
Rubrik pameran dan presentasi projek
Pemetaan Asesmen Projek
Rubrik Akhir Projek
Contoh Rekapan Nilai AKhir Projek
Alternatif 1
Contoh Rekapan Nilai AKhir Projek
Alternatif 2
Asesmen Projek
Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan profil pelajar Pancasila
1. Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis,
rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya).
2. Penekanan pada asesmen performa/kinerja.
3. Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang
sesuai Harapan, Sangat Berkembang
4. Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai
Harapan”.
5. Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek.
6. Pada jenjang PAUD, pelaporan hasil belajar tidak terpisah dengan rapor kelas. Sementara pada
jenjang lainnya pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler.
Gambaran
rapor
projek
PAUD
DASMEN
& DIKSUS
Pertanyaan ulasan
Projek Penguatan profil pelajar Pancasila
1. Apa yang dimaksud dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila?
2. Mengapa projek penguatan profil pelajar Pancasila perlu dilakukan?
3. Bagaimana tahapan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan?
4. Apa saja prinsip-prinsip dalam mengembangkan projek penguatan profil pelajar Pancasila?
Modul Projek
1. Apa saja komponen-komponen di dalam modul projek?
2. Bagaimana mengembangkan alur aktivitas dalam kegiatan projek?
3. Bagaimana mekanisme asesmen dalam kegiatan projek?
Miskonsepsi terkait projek penguatan profil pelajar Pancasila
❑ Tujuan pembelajarannya dirumuskan secara mandiri dengan hanya menyasar
pada level dimensi karakter profil pelajar Pancasila.
❑ Merupakan kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran.
❑ Wajib menghasilkan sebuah produk dalam bentuk barang untuk dipamerkan
dalam galeri karya.
❑ Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan pada kompetensi sasaran.
Miskonsepsi Konsep yang Benar
Tujuan pembelajaran projek dirumuskan secara mandiri
dengan hanya menyasar pada level dimensi karakter profil
pelajar Pancasila.
Tujuan pembelajaran projek sudah ada di dalam dokumen
profil pelajar Pancasila, menyasar pada level rumusan
kompetensi untuk setiap jenjang.
Capaian fase dari dimensi
Berkebinekaan Global,
elemen Mengenal dan
Menghargai Budaya, sub
elemen Mendalami Budaya
dan Identitas Budaya
Miskonsepsi Konsep yang Benar
Kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran. Kegiatan lintas disiplin ilmu yang berada di luar pelajaran.
Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila bukan integrasi dari
berbagai pelajaran, karena pelajaran (intrakurikuler) tujuan
pembelajarannya mengacu pada CP, sementara projek profil langsung
mengacu pada rumusan kompetensi profil pelajar Pancasila. Oleh
karenanya, ketika menjadi fasilitator projek, guru-guru tidak lagi
berperan sebagai guru mata pelajaran.
Miskonsepsi Konsep yang Benar
Kegiatan projek profil wajib menghasilkan sebuah produk
dalam bentuk barang untuk dipamerkan dalam gelaran karya.
Produk akhir projek profil bisa berupa aksi/kampanye
dan tidak harus diakhiri oleh sebuah pameran.
Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila menggunakan pendekatan
pembelajaran berbasis projek. Identifikasi perbedaan pembelajaran projek dan
pembelajaran berbasis projek pada tabel berikut:
Pembelajaran projek Pembelajaran berbasis projek
- Penekanan pada produk.
- Kegiatan dikembangkan dari
pelaksanaan pembuatan
produk.
- Bisa dilakukan dalam waktu
singkat (Beberapa
pertemuan).
- Penekanan pada proses.
- Kegiatan dikembangkan dari
isu yang sedang dieksplorasi.
- Umumnya perlu dilakukan
dengan waktu yang cukup
memadai (Beberapa pertemuan
untuk setiap tahapan alur).
Miskonsepsi Konsep yang Benar
Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan
pada kompetensi sasaran.
Asesmen fokus menyasar rumusan kompetensi profil
pelajar Pancasila yang menjadi tujuan pembelajaran..
Ilustrasi:
Terdapat kegiatan projek bertema Gaya Hidup Berkelanjutan yang menyasar dimensi Kemandirian
dan Bernalar Kritis. Aktivitas utamanya membuat poster mengenai pelestarian lingkungan.
Asesmen yang keliru: Mengukur kreativitas membuat poster. Kriteria penilaian berupa pemahaman
konten mengenai pelestarian lingkungan dan kerapian serta estetika dekorasi poster.
Asesmen yang tepat: Mengukur kemampuan selama proses pengerjaan poster. Kriteria penilaian berupa
kemampuan mengelola pekerjaan secara mandiri dan kemampuan mengolah informasi untuk digunakan
sebagai konten poster.
Dokumen Acuan
Dimensi, Elemen, dan Subelemen
Profil Pelajar Pancasila
Panduan Pengembangan Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Tanya jawab
Ruang Kolaborasi
Pembagian kelompok dan pembahasan instruksi penugasan
Anda diminta berkumpul di dalam kelompok
berisi beberapa orang yang sesuai dengan asal
sekolah/daerah Anda. Kelompok Anda bertugas
mendiskusikan dan menyusun ide perancangan
projek yang sesuai dengan kondisi dan
kebutuhan satuan pendidikan serta peserta
didik di daerah Anda. Kelompok Anda dapat
mengerjakan tugas ini dengan mengisi kolom
tabel kosong yang bertanda titik-titik. Waktu
untuk pengerjaan tugas di sesi ini adalah 50
menit.
Refleksi Terbimbing
Apa yang sudah dan belum berjalan
baik selama melakukan proses belajar
di unit modul ini?
Apa hal-hal yang belum dipahami dan
perlu dicari tahu lebih lanjut agar
dapat mengoptimalkan pemahaman
terhadap modul ini?
Demonstrasi
Kontekstual
Pembahasan instruksi penugasan
Anda secara individual diminta untuk
merancang kerangka ide projek penguatan
profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan
kondisi dan kebutuhan sekolah. Anda dapat
mengerjakan tugas ini dengan mengisi kolom
tabel kosong yang bertanda titik-titik. Waktu
untuk pengerjaan tugas di sesi ini adalah 2 JP.
Elaborasi
Pemahaman
Alur
No. Sesi Waktu
1 Persiapan & Kuis 10’
2 Berbagi Hasil Pekerjaan 40’
3 Membuat Galeri Virtual 10’
4 Tanya jawab 30’
Apersepsi
Kuis Benar Salah
Silakan tentukan pilihan “benar” atau “salah” pada beberapa
pernyataan berikut.
Benar atau Salah
Sudah ada P5, tidak perlu lagi ada projek di pelajaran.
Benar atau Salah
Kegiatan projek membutuhkan kolaborasi yang
optimal antar berbagai pemangku kepentingan,
termasuk orang tua murid dan dinas pendidikan
setempat.
Benar atau Salah
Kegiatan projek adalah satu-satunya wadah guru
untuk berkreasi membantu murid mencapai
kompetensi profil pelajar Pancasila.
Benar atau Salah
Seluruh sekolah diharapkan dapat merancang modul
projek secara mandiri di tahun pertama pelaksanaan
projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Benar atau Salah
Dalam pelaksanaan projek, guru menentukan
sepenuhnya aktivitas apa saja yang harus dilakukan
oleh murid.
Berbagi hasil pekerjaan
dan tanya jawab
Pengaturan sesi berbagi
- Beberapa peserta dipersilakan untuk membagikan hasil pekerjaan di sesi Demonstrasi
Kontekstual.
- Upayakan peserta yang berbagi berasal dari latar belakang sekolah yang beragam
(kelas dan lokasi sekolahnya).
- Selama sesi sharing, peserta lain diharapkan dapat menyimak dengan optimal dan juga
memberikan tanggapan berupa pertanyaan atau pendapat.
- Waktu untuk sharing bagi setiap peserta berkisar antara 5-10 menit.
- Kegiatan diakhiri dengan pembuatan kesimpulan oleh setiap peserta.
Tanya jawab
Koneksi antar
Materi
Mari kita refleksikan keterkaitan modul merancang
projek dengan modul sebelumnya (Refleksi Kurikulum
Merdeka, Pembelajaran dan Asesmen, KOSP, dan
Merancang Pembelajaran)
Rencana
Aksi Nyata
Apa rencana yang akan Anda lakukan untuk
mengembangkan modul projek di sekolah sesuai
dengan peran Anda masing-masing? Tuliskan dalam tiga
langkah nyata.
Terima kasih

More Related Content

Similar to PROYEK

PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptx
PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptxPPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptx
PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptxAyah Irawan
 
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdfssuser4f7460
 
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxP5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxanita91738
 
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxP5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxanita91738
 
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdf
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdfPPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdf
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdfRajaRinwidiarti
 
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdf
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdfProjek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdf
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdfSidiqGusasi3
 
MATERI P5 Batusuki.pptx
MATERI P5 Batusuki.pptxMATERI P5 Batusuki.pptx
MATERI P5 Batusuki.pptxagus75172
 
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptx
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptxRevisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptx
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptxKhafitRoyani4
 
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMuhammad Nuroni
 
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxEllyTrianaSariBian
 
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdf
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdfSosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdf
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdfviola883348
 
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxEllyTrianaSariBian
 
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxSosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxUjangMuranaWijaya
 
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docx
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docxPROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docx
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docxjubeltamba17
 
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdf
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdfProjek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdf
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdfroswitarahmadhani22
 

Similar to PROYEK (20)

Merancang P5.pptx
Merancang P5.pptxMerancang P5.pptx
Merancang P5.pptx
 
2. p5.pptx
2. p5.pptx2. p5.pptx
2. p5.pptx
 
PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptx
PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptxPPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptx
PPT PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA_Yuyun.pptx
 
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf
# 07 A Pengenalan dan Pelaksanaan P5.pdf
 
P5.pptx
P5.pptxP5.pptx
P5.pptx
 
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxP5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
 
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptxP5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
P5-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila-1.pptx
 
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdf
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdfPPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdf
PPT Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila.pdf
 
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdf
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdfProjek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdf
Projek Profil pelajar pancasila oleh sidiq.pdf
 
PROYEK P.5.pptx
PROYEK P.5.pptxPROYEK P.5.pptx
PROYEK P.5.pptx
 
MATERI P5 Batusuki.pptx
MATERI P5 Batusuki.pptxMATERI P5 Batusuki.pptx
MATERI P5 Batusuki.pptx
 
Konsep P5.pptx
Konsep P5.pptxKonsep P5.pptx
Konsep P5.pptx
 
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptx
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptxRevisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptx
Revisi-PPT Panduan Lokakarya Pembelajaran 2.pptx
 
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
 
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
 
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdf
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdfSosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdf
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pdf
 
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxMateri 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Materi 3.2_Dinas - Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
 
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptxSosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
Sosialisasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.pptx
 
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docx
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docxPROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docx
PROJEK P5 SMAN 5 BATAM P5 DI SMAN 5 .docx
 
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdf
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdfProjek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdf
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila_Puskurjar (1).pdf
 

Recently uploaded

PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............
PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............
PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............SenLord
 
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxSBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxFardanassegaf
 
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxAksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxdonny761155
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxg66527130
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimNodd Nittong
 
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdf
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdfAPRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdf
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdfVenyHandayani2
 
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...YosuaElyakim
 
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian KasihTeks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasihssuserfcb9e3
 
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.aechacha366
 
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKAPPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKARenoMardhatillahS
 
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxMata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxoperatorsttmamasa
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfHeriyantoHeriyanto44
 
slide presentation bab 2 sain form 2.pdf
slide presentation bab 2 sain form 2.pdfslide presentation bab 2 sain form 2.pdf
slide presentation bab 2 sain form 2.pdfNURAFIFAHBINTIJAMALU
 
materi pembelajaran tentang INTERNET.ppt
materi pembelajaran tentang INTERNET.pptmateri pembelajaran tentang INTERNET.ppt
materi pembelajaran tentang INTERNET.pptTaufikFadhilah
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...Kanaidi ken
 
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdf
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdfPPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdf
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdfNatasyaA11
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...NiswatuzZahroh
 
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 TesalonikaMateri Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 TesalonikaSABDA
 
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.doc
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.docLATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.doc
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.docjohan effendi
 
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...Riyan Hidayatullah
 

Recently uploaded (20)

PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............
PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............
PERTEMUAN 9 KESEIM 3 SEKTOR.............
 
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptxSBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
SBM_Kelompok-7_Alat dan Media Pembelajaran.pptx
 
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptxAksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
Aksi Nyata PERENCANAAN BERBASIS DATA.pptx
 
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptxSKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
SKPM Kualiti @ Sekolah 23 Feb 22222023.pptx
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
 
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdf
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdfAPRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdf
APRESIASI SURAT DAN MASUKAN CGP ANGKATAN X.pdf
 
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...
MATERI SESI 1a FILSAFAT DAN ETIKA KOMUNIKASI SKOM 4323 - Konsep-konsep Pemiki...
 
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian KasihTeks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
 
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
 
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKAPPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
 
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxMata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
 
slide presentation bab 2 sain form 2.pdf
slide presentation bab 2 sain form 2.pdfslide presentation bab 2 sain form 2.pdf
slide presentation bab 2 sain form 2.pdf
 
materi pembelajaran tentang INTERNET.ppt
materi pembelajaran tentang INTERNET.pptmateri pembelajaran tentang INTERNET.ppt
materi pembelajaran tentang INTERNET.ppt
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
 
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdf
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdfPPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdf
PPT IPS Geografi SMA Kelas X_Bab 5_Atmosfer.pptx_20240214_193530_0000.pdf
 
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
 
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 TesalonikaMateri Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
 
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.doc
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.docLATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.doc
LATIHAN SOAL geo ANALISA DATA PENDUDUK.doc
 
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...Workshop penulisan buku                       (Buku referensi, monograf, BUKU...
Workshop penulisan buku (Buku referensi, monograf, BUKU...
 

PROYEK

  • 3. Ada di nomor berapakah posisi Anda sekarang di tengah rangkaian pelatihan ini?
  • 4. Tujuan Pembelajaran → Peserta dapat merancang ide projek penguatan profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan kondisi sekolah dan kebutuhan peserta didik. Pemahaman bermakna: Guru perlu memahami kesinambungan antara pengembangan projek dan kondisi sekolah untuk dapat menyusun modul atau rancangan projek yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik.
  • 5. Alur Kegiatan NO HARI 1 TAHAPAN AKTIVITAS Durasi Bimtek Durasi Pelatihan PERLENGKAP AN 1 Asinkron 1 JP Mulai Dari Diri Mengaitkan apa yang sudah dipahami dengan materi yang akan dipelajari. 15 10 2 Eksplorasi Konsep Mempelajari konsep umum profil pelajar Pancasila dan Projek Penguatan profil pelajar Pancasila secara mandiri. 45 35 3 Sinkron 3 JP Eksplorasi Konsep Mempelajari konsep umum profil pelajar Pancasila dan Projek Penguatan profil pelajar Pancasila bersama-sama. 90 60 4 Ruang Kolaborasi Melakukan diskusi, berbagi ide projek. 80 70 Lembar kerja Kertas karton (Opsional) 5 Refleksi Terbimbing Merefleksikan proses belajar yang telah dilakukan 10 5 Kertas tempel (Sticky notes) NO HARI 2 TAHAPAN AKTIVITAS DURASI (menit) PERLENGKAP AN 6 Asinkron 1 JP Demonstrasi Kontekstual Merancang ide kegiatan projek sesuai dengan kondisi sekolah 60 45 Lembar kerja 7 Sinkron 3 JP Demonstrasi Kontekstual 60 45 8 Elaborasi Pemahaman Mengikuti sesi sharing dan diskusi untuk mengonfirmasi/menguatkan pemahaman. 90 60 9 Koneksi Antar Materi Menghubungkan materi modul projek dengan materi modul sebelumnya 15 15 Kertas A4 10 (Rencana) Aksi Nyata Menyusun ide langkah nyata yang akan dilakukan terkait rencana pengembangan modul projek sesuai dengan peran masing-masing. 15 15
  • 7. Pertanyaan orientasi ❏ Apa yang sudah Anda ketahui/pahami mengenai projek penguatan profil pelajar Pancasila? ❏ Menurut Anda, mengapa projek penguatan profil pelajar Pancasila perlu dilakukan? ❏ Melalui kegiatan di modul ini, apa hal-hal yang ingin Anda pelajari mengenai perancangan projek penguatan profil pelajar Pancasila?
  • 9. A. Profil Pelajar Pancasila Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Profil pelajar Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Profil pelajar Pancasila merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Pernyataan ini memuat tiga kata kunci: pelajar sepanjang hayat, kompeten, dan nilai-nilai Pancasila. Hal ini menunjukkan adanya paduan antara penguatan identitas khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia; dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia Indonesia dalam konteks perkembangan Abad 21. Oleh karenanya, sederhananya profil pelajar Pancasila adalah seperangkat kompetensi yang diharapkan tercapai oleh pelajar Indonesia. Profil pelajar Pancasila digali dari nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan abad ke-21.
  • 10. Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, yaitu: ★ Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, ★ Mandiri. ★ Bergotong-royong. ★ Berkebinekaan global. ★ Bernalar kritis. ★ Kreatif. Keenam dimensi tersebut perlu dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
  • 11. Di dalam setiap dimensi profil pelajar Pancasila terdapat beberapa elemen, di dalam sebagian besar elemen terdapat beberapa sub elemen, dan di setiap sub elemen terdapat rangkaian alur perkembangan kompetensi setiap fase pembelajaran. Capaian fase dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya
  • 12. Pertanyaan ulasan 1. Apa yang dimaksud dengan profil pelajar Pancasila? 2. Mengapa peserta didik di satuan pendidikan perlu mencapai profil pelajar Pancasila? 3. Bagaimana pemetaan alur perkembangan kompetensi dalam profil pelajar Pancasila?
  • 13. B. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berdasarkan Kepmendikbudristek No.262/M/2022, Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler. Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Dirancang untuk menguatkan kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila Dirancang terpisah dari intrakurikuler. (Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.) Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaannya Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek
  • 14. Hal-hal yang perlu diketahui mengenai projek penguatan profil pelajar Pancasila Dilaksanakan setiap tahun di semua tingkatan kelas. Total alokasi waktu projek di jenjang dasar, adalah 20-30% dari keseluruhan total JP dalam satu tahun, Tema-tema projek sudah ditentukan oleh pemerintah. Sekolah berwenang untuk merancang pembagian alokasi waktu kegiatan projek dan menyusun tim kepanitiaan yang akan memfasilitasi kegiatan projek.
  • 15. Setuju Tidak Setuju Pembelajaran berbasis projek bisa selesai dalam satu kali sesi aktivitas pembelajaran. Pembelajaran berbasis projek tidak ada hubungannya dengan diferensiasi pembelajaran. Projek Profil harus ditutup dengan mengadakan pameran karya. Pembelajaran berbasis projek selalu menghasilkan produk berupa barang. Produk pembelajaran berbasis projek harus berhasil.
  • 16. Apa Yang Dimaksud Pembelajaran Berbasis Projek Projek = serangkaian tugas untuk membuahkan suatu hasil Pembelajaran berbasis projek memberi kesempatan murid untuk melalui proses pembelajaran yang berbeda, kesiapan berbeda dan produk yang berbeda = diferensiasi. Hasil = Produk dan Aksi Produk = / ≠ Barang Pembelajaran berbasis projek memberi kesempatan untuk murid belajar mandiri secara individu, kelompok kecil maupun kelompok besar
  • 17. Apa Yang Dimaksud Pembelajaran Berbasis projek Memungkinkan murid untuk memahami konsep melalui praktik, belajar mencari informasi dengan mandiri. Pembelajaran berbasis projek bisa dilakukan di mata pelajaran apapun di tingkat apapun. Perlu perencanaan yang matang dan memperhitungkan rentang waktu belajar untuk mendesain pembelajaran berbasis projek oleh guru. Guru perlu memahami konsep pembelajaran berbasis projek, namun bisa langsung mencoba mempraktikkannya sehingga belajar dari pengalaman praktik guru lain. Pembelajaran berbasis projek bisa dilakukan oleh murid manapun, sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan murid. Pembelajaran berbasis projek berbeda dengan Melakukan projek.
  • 18. Pembelajaran Berbasis Projek atau Membuat Projek? Murid meluncurkan roket botol di akhir pelajaran, kolaborasi antara mata pelajaran Fisika dan Matematika untuk menerapkan apa yang telah dipelajari di kelas. Murid mencari tahu isu kerusakan lingkungan dan mencari tahu penyebabnya. Setelahnya murid merencanakan sebuah kampanye peduli lingkungan kepada warga di sekitar lingkungan sekolah. Murid melakukan observasi mengenai sampah plastik yang meningkat dan diminta membuat poster memerangi sampah plastik dan digantung di kelas.
  • 19. Pembelajaran Berbasis Projek atau Bukan? Pemilihan ketua OSIS yang diadakan oleh murid sebagai panitia pemilihan. Murid mencari tahu isu penyebab sering terjadinya bully dan konflik antar murid. Setelahnya murid merencanakan sebuah kampanye Anti Bully dengan berbagai produk kampanye seperti video, poster, atau orasi. Gerakan membersihkan sekolah. Seluruh murid membersihkan sekolah dan menanam tanaman hijau sesuai dengan program hijaukan sekolah.
  • 20. Proses Kunci Pembelajaran Berbasis Projek Mendefinisikan Masalah Pembelajaran berbasis projek dimulai dengan proses murid mengajukan pertanyaan tentang suatu masalah yang diamati. Mengajukan pertanyaan seperti ini akan membantu murid mendefinisikan masalah dalam konteks yang sesuai. Menghasilkan Ide Selanjutnya, murid diberi kesempatan untuk bertukar pikiran dan mendiskusikan ide-ide mereka untuk memecahkan masalah. Penekanannya di sini bukan untuk menghasilkan ide-ide yang baik, tetapi untuk menghasilkan banyak ide. Pembuatan Prototype Merancang dan membuat prototipe solusi merupakan tahap dimana murid dapat berkreasi menemukan pilihan-pilihan solusi yang dapat dilakukan untuk merespon masalah yang mereka temukan sebelumnya. Pengujian Idealnya, pengujian berlangsung dalam pengaturan “langsung”, yaitu memungkinkan murid untuk mengetahui seberapa baik produk atau layanan mereka bekerja dalam lingkungan nyata. Proses Berpikir Desain Temukan Bayangkan Lakukan Bagikan Pengenalan Kontekstualisasi Aksi Tindak Lanjut Refleksi
  • 21. Proses Berpikir Desain Berpikir sebagai Desainer Berpikir sebagai Insinyur Berpikir sebagai Arsitek Empati Identifikasi Masalah Curah Ide Prototipe Tes Luncurkan
  • 22. Tema-Tema Projek Dasmen, Diksus, & Kejuruan. Kearifan Lokal (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Rekayasa dan Teknologi (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Berkolaborasi dalam melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan dirinya dan juga sekitarnya. Kewirausahaan (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Bhinneka Tunggal Ika (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Mengenal belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman kelompok agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat sekitar dan di Indonesia serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya. Gaya Hidup Berkelanjutan (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Memahami dampak dari aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya. Bangunlah Jiwa dan Raganya (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Membangun kesadaran dan keterampilan untuk memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya. Suara Demokrasi (SMP/SMPLB-SMA/SMALB/SMK) Merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam dunia kerja. Kebekerjaan (Tema wajib khusus SMK) Membangun pemahaman terhadap ketenagakerjaan, peluang kerja, serta kesiapan kerja untuk meningkatkan kapabilitas yang sesuai dengan keahliannya, mengacu pada kebutuhan dunia kerja terkini.
  • 25. Dalam 1 tahun ajaran, peserta didik mengikuti projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: - PAUD 1-2 projek dengan tema berbeda di PAUD - Umum & Diksus 2-3 projek dengan tema berbeda di SD/MI 3-4 projek dengan tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X 2-3 projek dengan tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA - SMK 3 projek dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas X 2 projek dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas XI 1 projek dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. (Kelas XIII pada SMK program 4 tahun tidak perlu melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila)
  • 26. Merancang strategi pelaporan hasil projek Tim fasilitator merencanakan strategi pengolahan dan pelaporan hasil projek. Membentuk tim fasilitator projek penguatan profil pelajar Pancasila Kepala satuan pendidikan menyusun tim fasilitator projek. Tim ini berperan merencanakan dan melaksanakan kegiatan projek untuk seluruh kelas. Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila Tim Fasilitator menentukan fokus dimensi profil pelajar Pancasila dan tema projek serta merancang jumlah projek beserta alokasi waktunya. Mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan Kepala satuan pendidikan bersama tim fasilitator merefleksikan dan menentukan tingkat kesiapan satuan pendidikan. Menyusun modul/rencana pengajaran projek profil Tim fasilitator menyusun modul projek sesuai tingkat kesiapan satuan pendidikan dengan tahapan umum: Menentukan sub-elemen (tujuan projek); Mengembangkan topik, alur, dan durasi projek, serta; Mengembangkan aktivitas dan asesmen projek. 2 3 4 5 Perencanaan ini dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi satuan pendidikan. 1 Tahapan Awal Pelaksanaan Projek
  • 29. Peran pemangku kepentingan Contoh pertanyaan untuk komunikasi yang memberdayakan antara pengawas dan kepala sekolah: ❏ Apa harapan atau tujuan yang ingin dicapai oleh satuan pendidikan dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila? ❏ Bagaimana kondisi kesiapan sekolah saat ini? Apa sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk melaksanakan projek profil dan mencapai tujuan yang diharapkan? Apa saja dimensi profil pelajar Pancasila yang perlu dikuatkan? Bagaimana mengidentifikasi isu yang relevan untuk dikembangkan menjadi tema projek profil? ❏ Apa langkah-langkah yang perlu dilakukan? Apa tantangan yang mungkin dihadapi dan bagaimana cara menanggulanginya?
  • 30. C.Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Mengadaptasi Modul yang Sudah Ada Mengadaptasi modul yang sudah tersedia dapat dilakukan untuk mengawali persiapan projek penguatan profil pelajar Pancasila pada kesempatan pertama pelaksanaannya di sekolah. Membuat Modul secara Mandiri Setelah terampil mengadaptasi modul projek, harapannya sekolah dapat membuat rancangan modulnya secara mandiri sebagai hasil kolaborasi tim pengembang projek di sekolah. Mengembangkan Modul Projek
  • 32. Sub-elemen yang disasar ● Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi ● Menjaga Lingkungan Alam Sekitar ● Kerja sama ● Koordinasi Sosial ● Mengajukan pertanyaan ● Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan Modul Projek Fase D Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan Topik: Sampahku, Tanggungjawabku Total waktu: 57 JP Dimensi Profil Pelajar Pancasila: ● Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ● Gotong royong ● Bernalar kritis Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran siswa terhadap isu pengelolaan sampah dan implikasinya terhadap perubahan iklim 1. Perkenalan: Perubahan Iklim dan Masalah Pengelolaan Sampah 2. Eksplorasi Isu 3. Refleksi awal 4. Kunjungan ke TPA/ Komunitas Peduli Sampah 5. Diskusi Kritis Masalah Sampah Tahap Kontekstualisasi. mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat 6. Pengumpulan, Pengorganisasian, dan Penyajian Data 7. Trash Talk: Sampah di Sekolahku 8. Pengorganisasian Data Secara Mandiri 9. Asesmen Formatif Presentasi: Sampah di Sekolahku Tahap aksi. bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata 10. Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku: Eksplorasi program pengelolaan sampah yang ada 11. Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku: Peranku dan Solusiku 12. Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku: Menentukan Karakteristik Poster yang Baik 13. Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku: Membuat Poster 14. Asesmen Formatif Simulasi Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut. Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi, serta menyusun langkah strategis 15. Asesmen Sumatif Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku 16. Asesmen Sumatif Evaluasi Solusi Yang Ditawarkan 17. Mari Beraksi Sambil Refleksi Mengelola Sampah di Sekolah
  • 33. Contoh pengembangan tujuan dan asesmen modul projek Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila | FASE A | Tema Kewirausahaan Judul: Aku Ingin atau Aku Butuh Ya? Penulis: Dina Febrina Ekasari Penyunting: Rizky Satria Versi lengkap: https://docs.google.com/presentation/d/1d9krJZsqS- zVCrMKQ8B10PQWyMozXiZu/edit?usp=share_link&ouid=112186 927307811418437&rtpof=true&sd=true
  • 34. Contoh Kerangka Modul Projek Profil Tema: Rekayasa dan Teknologi Topik: Merancang Simulasi Digital Total Waktu: 60 JP SMA Fase D Tujuan Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil Mengajukan solusi permasalahan dan membuat simulasi digital dari solusi tersebut. Profil Pelajar Pancasila: Kreatif ● Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Bernalar kritis ● Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan ● Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Gotong royong ● Kolaborasi Asesmen sumatif: - Menjelaskan proses, produk dan refleksi dalam pameran karya. Indikator Asesmen: Peserta didik mampu - mengembangkan ide yang berbeda dan mewujudkannya menjadi nyata. - menjelaskan pemikiran dengan detail kepada rekan kelompok atau ketika presentasi. - menceritakan pengalaman dan bagaimana aku bisa menghadapi tantangan dalam proses pembuatan projek. - berbagi peran dalam mencapai tujuan bersama. Temukan 1. Kegiatan pemantik 2. Curah pendapat minat, inspirasi dan masalah. 3. Proses berpikir desain 4. Mengidentifikasi masalah 5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa 6. Memahami masalah 7. Bertanya 5 mengapa 8. Penyamaan persepsi kelompok Bayangkan 1. Curah pendapat ide 2. Memilih ide untuk di kembangkan 3. Membuat tujuan spesifik dan lini masa 4. Presentasi tujuan kelompok 5. Membuat pertanyaan survey 6. Membuat pertanyaan wawancara 7. Diskusi kelompok 8. Presentasi diskusi kelompok Lakukan 1. Mengembangkan ide 2. Membuat alur simulasi 3. Membuat prototype 4. Presentasi prototype 5. Revisi prototype Bagikan 1. Membuat media presentasi 2. Pameran karya 3. Refleksi belajar
  • 36. Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Projek Aktivitas 1 Di grup masing-masing tentukan: 1. Pilih salah satu tema P5 (Kearifan Lokal, Rekayasa dan Teknologi, Kewirausahaan, Bhinneka Tunggal Ika, Gaya Hidup Berkelanjutan, Bangunlah Jiwa dan Raganya, ) 2. Curah pendapat/ ide dengan membuat peta pemikiran pertanyaan berikut: - Apa sajakah masalah yang terjadi yang sesuai dengan konteks murid yang berhubungan dengan tema ini?
  • 37. Proses Pembelajaran Berkelanjutan Mendefinisikan Masalah Menghasilkan Ide Pembelajaran berbasis proyek dimulai dengan proses murid mengajukan pertanyaan tentang suatu masalah yang diamati Mengajukan pertanyaan seperti ini akan membantu murid mendefinisikan masalah dalam konteks yang sesuai. Selanjutnya, murid diberi kesempatan untuk bertukar pikiran dan mendiskusikan ide-ide mereka untuk memecahkan masalah. Penekanannya di sini bukan untuk menghasilkan ide-ide yang baik, tetapi untuk menghasilkan banyak ide. Pembuatan Prototype Pengujian Merancang dan membuat prototipe solusi merupakan tahap dimana murid dapat berkreasi menemukan pilihan-pilihan solusi yang dapat dilakukan untuk merespon masalah yang mereka temukan sebelumnya. Idealnya, pengujian berlangsung dalam pengaturan “langsung”, yaitu memungkinkan murid untuk mengetahui seberapa baik produk atau layanan mereka bekerja dalam lingkungan nyata. Temukan Bayangkan Lakukan Bagikan Pengenalan Kontekstualisasi Aksi Tindak Lanjut Refleksi
  • 38. Aktivitas 2 Di grup level masing-masing jawab pertanyaan berikut: - Masalah mana yang paling darurat/ mendesak untuk dicarikan solusi? Pilih satu. - Bagaimana kita bisa membantu untuk memecahkan masalah tersebut? Tentukan tujuan besar projek ini. - Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang mana yang menjadi tujuan besar dari masalah ini? Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Proyek
  • 39. Identifikasi hasil yang diinginkan Menentukan bukti dan asesmen Merencanakan tahapan kegiatan pembelajaran 1 2 3 3 Tahapan Backward Design Tujuan Projek Profil Pelajar Pancasila Dimensi Profil Asesmen Diagnostik Sumatif Asesmen Formatif Asesmen Indikator Asesmen Instrumen Asesmen Temukan Bayangkan Lakukan Bagikan Mctighe and Wiggins
  • 40. Mari Latihan Merancang Pembelajaran Berbasis Proyek Aktivitas 3 Tiga langkah mendesain modul pembelajaran: 1. Identifikasi tujuan besar projek yaitu dimensi Profil Pelajar Pancasila. 2. Identifikasi asesmen akhir dari projek. 3. Tentukan kerangka kegiatan: - Berapa JP - Urutkan kegiatan dari awal sampai asesmen akhir projek.
  • 41. Contoh Kanvas Modul Projek Profil Tema: Rekayasa dan Teknologi Topik: Merancang Simulasi Digital Total Waktu: 60 JP SMA Fase D Tujuan Projek Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil Mengajukan solusi permasalahan dan membuat simulasi digital dari solusi tersebut. Profil Pelajar Pancasila: Kreatif ● Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Bernalar kritis ● Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan ● Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Gotong royong ● Kolaborasi Asesmen sumatif: - Menjelaskan proses, produk dan refleksi dalam pameran karya. Indikator Asesmen: Peserta didik mampu - mengembangkan ide yang berbeda dan mewujudkannya menjadi nyata. - menjelaskan pemikiran dengan detail kepada rekan kelompok atau ketika presentasi. - menceritakan pengalaman dan bagaimana aku bisa menghadapi tantangan dalam proses pembuatan projek. - berbagi peran dalam mencapai tujuan bersama. Temukan 1. Kegiatan pemantik 2. Curah pendapat minat, inspirasi dan masalah. 3. Proses berpikir desain 4. Mengidentifikasi masalah 5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa 6. Memahami masalah 7. Bertanya 5 mengapa 8. Penyamaan persepsi kelompok Bayangkan 1. Curah pendapat ide 2. Memilih ide untuk di kembangkan 3. Membuat tujuan spesifik dan lini masa 4. Presentasi tujuan kelompok 5. Membuat pertanyaan survey 6. Membuat pertanyaan wawancara 7. Diskusi kelompok 8. Presentasi diskusi kelompok Lakukan 1. Mengembangkan ide 2. Membuat alur simulasi 3. Membuat prototype 4. Presentasi prototype 5. Revisi prototype Bagikan 1. Membuat media presentasi 2. Pameran karya 3. Refleksi belajar
  • 42. Kerangka Modul Projek Profil Tema: Topik: Total Waktu: Kelas dan Fase Tujuan Projek Asesmen Alur Aktivitas Projek Profil
  • 43. Mulai dari mana? Perencanaan? Kegiatan? Tentukan tema. Buat perencanaan Backward Design. Temukan 1. Kegiatan pemantik 2. Curah pendapat minat, inspirasi dan masalah. 3. Proses berpikir desain 4. Mengidentifikasi masalah 5. Membuat pertanyaan bagaimana kita bisa 6. Memahami masalah 7. Bertanya 5 mengapa 8. Penyamaan persepsi
  • 44. Kegiatan Pemantik Kegiatan yang memprovokasi perasaan dan rasa ingin tahu murid terhadap suatu hal. Bedah tema Eksplorasi Masalah Diskusi Pertanyaan
  • 45. Berakhir dengan Apa? Perayaan Belajar ● Menampilkan proses atau produk hasil belajarnya ● Melibatkan berbagai pihak sebagai partisipan. ● Membagikan pengalaman belajarnya kepada orang lain. ● Perayaan belajar adalah acara yang dimiliki oleh peserta didik, bukan pendidik. Refleksi Penutup Sebagai bentuk dari refleksi tindak lanjut, kegiatan refleksi ini juga memiliki projeksi ke belakang (apa yang sudah dilakukan) dan ke depan (apa yang akan dilakukan setelah ini).
  • 46.
  • 47. Dimensi, elemen, dan subelemen profil pelajar Pancasila Dimensi Profil Pelajar Pancasila Terkait Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila Target Pencapaian di akhir fase A (SD kelas 1 - 2) Aktivitas Terkait Bernalar Kritis Mengajukan pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk menjawab keingintahuannya dan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan mengenai dirinya dan lingkungan sekitarnya. 2, 3, 4, 9 Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi, dan gagasan Mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan. 1, 4, 6, 7, 9, 11 Menganalisis dan mengevaluasi penalaran Melakukan penalaran konkrit dan memberikan alasan dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan 8, 9 Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri Menyampaikan apa yang sedang dipikirkan secara terperinci 5, 17 Kreatif Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan Mengidentifikasi gagasan-gagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan. 11, 12 Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan. 11, 12, 13, 14, 15, 16
  • 48. Tahapan dalam projek “Aku Ingin atau Aku Butuh Ya?” Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran murid terhadap isu yang berkaitan dengan keinginan dan kebutuhan. 1. Provokasi isu/permasalahan 2. Eksplorasi isu/permasalahan melalui observasi 3. Eksplorasi isu/permasalahan melalui wawancara 4. Identifikasi awal permasalahan 5. Refleksi awal Tahap Kontekstualisasi. Mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat 6. Keinginan atau kebutuhan 7. Menggali tentang kebutuhan (primer dan sekunder) 8. Studi kasus melalui cerita 9. Analisa diri tentang keinginan dan kebutuhan 10. Asesmen formatif: Presentasi analisa diri Tahap Aksi. Merancang dan melaksanakan proyek dalam menjawab permasalahan yang ada 11. Projek Kreasiku: Membuat tujuan kreasi 12. Projek Kreasiku: Merencanakan kreasi 13. Projek Kreasiku: Membuat kreasi 14. Projek Kreasiku: Finalisasi kreasi 15. Asesmen formatif: Simulasi pameran projek kreasiku Tahap Refleksi Aksi. Mendemonstrasikan proyek sebagai aksi dan merefleksikan aksi 16. Asesmen sumatif: Pameran Projek Kreasiku 17. Refleksi akhir
  • 49. Pelaksanaan: 1. Murid secara bergantian mempresentasikan temuan mereka dan menjawab pertanyaan yang ditujukan kepada mereka dalam sesi tanya jawab. 1. Guru dapat memberikan umpan balik tertulis atas presentasi individual di akhir sesi sebagai bagian dari asesmen formatif (terlampir contoh umpan balik) 2. Guru sebagai moderator dapat meminta murid untuk memberikan satu kesimpulan dari hasil presentasi temannya yang ada di akhir presentasi. 3. Guru menegaskan kembali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, dan hubungannya dengan prioritas pemenuhan kebutuhan, jika dilihat dari sudut pandang kebutuhan dasar/primer dan sekunder. 10. Asesmen formatif Presentasi Analisa Diri Waktu: 4 JP Bahan: Lembar studi kasus Peran guru: fasilitator
  • 50. Rubrik Formatif 1 Kriteria Dimensi Bernalar Kritis Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai Harapan Sangat Berkembang Kelengkapan Sajian Informasi Menyajikan jawaban untuk sebagian kecil pertanyaan panduan. Menyajikan jawaban untuk sebagian besar pertanyaan panduan. Menyajikan jawaban untuk seluruh pertanyaan panduan. Menyajikan jawaban untuk seluruh pertanyaan panduan secara terperinci. Mengidentifikasi contoh kebutuhan untuk sebagian kecil pertanyaan panduan. Mengidentifikasi contoh kebutuhan untuk sebagian besar pertanyaan panduan. Mengidentifikasi contoh kebutuhan untuk seluruh pertanyaan panduan. Mengidentifikasi banyak contoh kebutuhan untuk seluruh pertanyaan panduan. Menganalisis jenis kebutuhan primer dan sekunder dengan kurang tepat. Menganalisis salah satu jenis kebutuhan (primer dan sekunder) dengan tepat. Menganalisis jenis kebutuhan primer dan sekunder dengan tepat. Menganalisis jenis kebutuhan primer dan sekunder dengan tepat dan terperinci. Kejelasan penyampaian Menyampaikan sebagian kecil gagasan secara jelas. Menyampaikan sebagian besar gagasan secara jelas. Menyampaikan seluruh gagasan secara jelas. Menyampaikan seluruh gagasan secara jelas dan terperinci.
  • 51. Persiapan: Tata letak kursi dan meja di kelas dapat diatur untuk memungkinkan murid berkeliling melihat hasil kreasi teman-temannya dalam kegiatan simulasi kreasi. 15. Asesmen formatif Simulasi Pameran Projek Kreasiku Waktu: 4 JP Bahan: Poster analisa diri, jurnal krasi, hasil kreasi Peran guru: fasilitator Pelaksanaan: 1. Murid diminta melakukan persiapan untuk pameran kreasi. Bahan yang diperlukan adalah: - Poster tentang analisa diri dari Aktivitas 10 - Jurnal kreasi - Hasil kreasi yang telah selesai dibuat Ketiga produk tersebut dapat disusun di meja dan murid dapat berdiri di depan atau di belakang meja tersebut. Guru memberikan contoh simulasi pameran kreasi, yaitu dengan memberikan penjelasan untuk menghubungkan poster analisa diri dengan hasil kreasi yang ada. Lalu juga ada penjelasan tentang bagaimana kreasi tersebut dibuat melalui jurnal kreasi. 2. Murid dibagi menjadi dua kelompok untuk simulasi ini. Kelompok pertama yang akan memulai simulasi terlebih dahulu, di mana teman-temannya yang berada dalam kelompok kedua akan menjadi pengunjung. Hal ini dilakukan secara bergantian. Guru berperan sebagai pengunjung yang akan mendengarkan pemaparan solusi yang ditawarkan dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan lanjutan. Guru lalu dapat memberikan pertanyaan juga umpan balik (baik secara lisan ataupun tertulis) bagi tiap peserta agar penjelasan yang diberikan bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi. Fokus Pengamatan: Kemampuan murid dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan.
  • 52. Daftar Periksa (Checklist) Aktivitas Simulasi Pameran Projek Kreasiku Hal-hal yang perlu aku siapkan... Poster analisa diri Jurnal kreasi Hasil kreasi Penjelasan hubungan analisa diri dengan hasil kreasi Penjelasan proses kreasi melalui jurnal kreasi
  • 54. Rubrik Formatif 2 Kriteria Dimensi Kreatif Mulai Berkembang Sedang Berkembang Berkembang Sesuai Harapan Sangat Berkembang Pengolahan ide Mulai dapat menemukan dan mengembangkan gagasan kreatif. Menemukan dan mengembangkan gagasan kreatif dengan bantuan ide dari orang lain. Menemukan dan mengembangkan gagasan kreatif. Menemukan dan mengembangkan gagasan kreatif dengan membandingkan banyak pilihan alternatif. Perancangan karya Mulai dapat mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam bentuk karya. Mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam bentuk karya yang masih sederhana. Mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam bentuk karya yang optimal. Mengekspresikan pikiran dan perasaan sesuai minat/kesukaannya dalam bentuk karya yang optimal.
  • 55. Persiapan: Untuk mempersiapkan Pameran Projek Kreasi, diperlukan koordinasi dengan sekolah untuk lokasi dan waktu pelaksanaan. 16. Asesmen sumatif Pameran Projek Kreasiku Waktu: 4 JP Bahan: Poster analisa diri, jurnal krasi, hasil kreasi Peran guru: fasilitator Pelaksanaan 1. Murid mempersiapkan hasil kreasi dan juga perlengkapan pendukung (poster analisa diri, jurnal kreasi) di meja yang telah disiapkan. 2. Pengunjung, yang merupakan murid dari level lain dan juga guru-guru dapat mengunjungi pameran. 3. Guru pengampu dibantu dengan guru-guru lain dapat melakukan penilaian sambil berkunjung melihat dan bertanya kepada murid peserta pameran. Panduan penilaian memakai rubrik asesmen sumatif. Kesempatan berkolaborasi: Aktivitas pameran sangat dimungkinkan dibuka untuk umum. Sekolah dapat mengundang orangtua, murid dari sekolah lain, sehingga dapat terjalin kesempatan kesinambungan antara rumah dan sekolah, dan juga menularkan semangat memecahkan masalah dengan berkreasi. Fokus Pengamatan: Kemampuan murid dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan.
  • 56. Nama: Kelas: Sangat berkembang Berkembang sesuai harapan Mulai berkembang Belum berkembang Dimensi Bernalar Kritis Penjelasan latar belakang pemilihan kreasi Menjelaskan hubungan antara pemilihan kreasi dengan hasil analisa diri, dengan memberikan detil atau informasi pendukung Menjelaskan hubungan sederhana antara pemilihan kreasi dengan hasil analisa diri Sudah mulai terlihat hubungan antara pemilihan kreasi dengan hasil analisa diri Pemilihan kreasi bukan berdasarkan dari hasil analisa diri Penjelasan proses pembuatan kreasi Menerangkan dengan jelas, runut dan logis keseluruhan proses pembuatan kreasi, disertai dengan pemberian keterangan yang rinci di setiap bagian prosesnya. Menerangkan dengan jelas, runut dan logis keseluruhan proses pembuatan kreasi. Mulai dapat menerangkan dengan jelas, runut dan logis beberapa bagian dari proses pembuatan kreasi. Menerangkan bagian- bagian proses pembuatan kreasi secara acak. Dimensi Kreatif Kreativitas dalam berkarya Hasil kreasi merupakan pengembangan ide awal yang memuat ekspresi pikiran dan/atau perasaan serta minat dan kesukaan murid. Hasil kreasi memuat ekspresi pikiran dan/atau perasaan dari pengembangan ide awal murid. Hasil kreasi belum memuat ekspresi pikiran atau perasaan dari pengembangan ide awal murid. Hasil kreasi belum mencerminkan pengembangan ide awal murid. Rubrik pameran dan presentasi projek
  • 59. Contoh Rekapan Nilai AKhir Projek Alternatif 1
  • 60. Contoh Rekapan Nilai AKhir Projek Alternatif 2
  • 61. Asesmen Projek Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan profil pelajar Pancasila 1. Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya). 2. Penekanan pada asesmen performa/kinerja. 3. Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang 4. Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai Harapan”. 5. Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek. 6. Pada jenjang PAUD, pelaporan hasil belajar tidak terpisah dengan rapor kelas. Sementara pada jenjang lainnya pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler.
  • 63. Pertanyaan ulasan Projek Penguatan profil pelajar Pancasila 1. Apa yang dimaksud dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila? 2. Mengapa projek penguatan profil pelajar Pancasila perlu dilakukan? 3. Bagaimana tahapan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan? 4. Apa saja prinsip-prinsip dalam mengembangkan projek penguatan profil pelajar Pancasila? Modul Projek 1. Apa saja komponen-komponen di dalam modul projek? 2. Bagaimana mengembangkan alur aktivitas dalam kegiatan projek? 3. Bagaimana mekanisme asesmen dalam kegiatan projek?
  • 64. Miskonsepsi terkait projek penguatan profil pelajar Pancasila ❑ Tujuan pembelajarannya dirumuskan secara mandiri dengan hanya menyasar pada level dimensi karakter profil pelajar Pancasila. ❑ Merupakan kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran. ❑ Wajib menghasilkan sebuah produk dalam bentuk barang untuk dipamerkan dalam galeri karya. ❑ Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan pada kompetensi sasaran.
  • 65. Miskonsepsi Konsep yang Benar Tujuan pembelajaran projek dirumuskan secara mandiri dengan hanya menyasar pada level dimensi karakter profil pelajar Pancasila. Tujuan pembelajaran projek sudah ada di dalam dokumen profil pelajar Pancasila, menyasar pada level rumusan kompetensi untuk setiap jenjang. Capaian fase dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya
  • 66. Miskonsepsi Konsep yang Benar Kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran. Kegiatan lintas disiplin ilmu yang berada di luar pelajaran. Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila bukan integrasi dari berbagai pelajaran, karena pelajaran (intrakurikuler) tujuan pembelajarannya mengacu pada CP, sementara projek profil langsung mengacu pada rumusan kompetensi profil pelajar Pancasila. Oleh karenanya, ketika menjadi fasilitator projek, guru-guru tidak lagi berperan sebagai guru mata pelajaran.
  • 67. Miskonsepsi Konsep yang Benar Kegiatan projek profil wajib menghasilkan sebuah produk dalam bentuk barang untuk dipamerkan dalam gelaran karya. Produk akhir projek profil bisa berupa aksi/kampanye dan tidak harus diakhiri oleh sebuah pameran. Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek. Identifikasi perbedaan pembelajaran projek dan pembelajaran berbasis projek pada tabel berikut: Pembelajaran projek Pembelajaran berbasis projek - Penekanan pada produk. - Kegiatan dikembangkan dari pelaksanaan pembuatan produk. - Bisa dilakukan dalam waktu singkat (Beberapa pertemuan). - Penekanan pada proses. - Kegiatan dikembangkan dari isu yang sedang dieksplorasi. - Umumnya perlu dilakukan dengan waktu yang cukup memadai (Beberapa pertemuan untuk setiap tahapan alur).
  • 68. Miskonsepsi Konsep yang Benar Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan pada kompetensi sasaran. Asesmen fokus menyasar rumusan kompetensi profil pelajar Pancasila yang menjadi tujuan pembelajaran.. Ilustrasi: Terdapat kegiatan projek bertema Gaya Hidup Berkelanjutan yang menyasar dimensi Kemandirian dan Bernalar Kritis. Aktivitas utamanya membuat poster mengenai pelestarian lingkungan. Asesmen yang keliru: Mengukur kreativitas membuat poster. Kriteria penilaian berupa pemahaman konten mengenai pelestarian lingkungan dan kerapian serta estetika dekorasi poster. Asesmen yang tepat: Mengukur kemampuan selama proses pengerjaan poster. Kriteria penilaian berupa kemampuan mengelola pekerjaan secara mandiri dan kemampuan mengolah informasi untuk digunakan sebagai konten poster.
  • 69. Dokumen Acuan Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
  • 72. Pembagian kelompok dan pembahasan instruksi penugasan Anda diminta berkumpul di dalam kelompok berisi beberapa orang yang sesuai dengan asal sekolah/daerah Anda. Kelompok Anda bertugas mendiskusikan dan menyusun ide perancangan projek yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan serta peserta didik di daerah Anda. Kelompok Anda dapat mengerjakan tugas ini dengan mengisi kolom tabel kosong yang bertanda titik-titik. Waktu untuk pengerjaan tugas di sesi ini adalah 50 menit.
  • 74. Apa yang sudah dan belum berjalan baik selama melakukan proses belajar di unit modul ini? Apa hal-hal yang belum dipahami dan perlu dicari tahu lebih lanjut agar dapat mengoptimalkan pemahaman terhadap modul ini?
  • 76. Pembahasan instruksi penugasan Anda secara individual diminta untuk merancang kerangka ide projek penguatan profil pelajar Pancasila yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah. Anda dapat mengerjakan tugas ini dengan mengisi kolom tabel kosong yang bertanda titik-titik. Waktu untuk pengerjaan tugas di sesi ini adalah 2 JP.
  • 78. Alur No. Sesi Waktu 1 Persiapan & Kuis 10’ 2 Berbagi Hasil Pekerjaan 40’ 3 Membuat Galeri Virtual 10’ 4 Tanya jawab 30’
  • 79. Apersepsi Kuis Benar Salah Silakan tentukan pilihan “benar” atau “salah” pada beberapa pernyataan berikut.
  • 80. Benar atau Salah Sudah ada P5, tidak perlu lagi ada projek di pelajaran.
  • 81. Benar atau Salah Kegiatan projek membutuhkan kolaborasi yang optimal antar berbagai pemangku kepentingan, termasuk orang tua murid dan dinas pendidikan setempat.
  • 82. Benar atau Salah Kegiatan projek adalah satu-satunya wadah guru untuk berkreasi membantu murid mencapai kompetensi profil pelajar Pancasila.
  • 83. Benar atau Salah Seluruh sekolah diharapkan dapat merancang modul projek secara mandiri di tahun pertama pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
  • 84. Benar atau Salah Dalam pelaksanaan projek, guru menentukan sepenuhnya aktivitas apa saja yang harus dilakukan oleh murid.
  • 86. Pengaturan sesi berbagi - Beberapa peserta dipersilakan untuk membagikan hasil pekerjaan di sesi Demonstrasi Kontekstual. - Upayakan peserta yang berbagi berasal dari latar belakang sekolah yang beragam (kelas dan lokasi sekolahnya). - Selama sesi sharing, peserta lain diharapkan dapat menyimak dengan optimal dan juga memberikan tanggapan berupa pertanyaan atau pendapat. - Waktu untuk sharing bagi setiap peserta berkisar antara 5-10 menit. - Kegiatan diakhiri dengan pembuatan kesimpulan oleh setiap peserta.
  • 89. Mari kita refleksikan keterkaitan modul merancang projek dengan modul sebelumnya (Refleksi Kurikulum Merdeka, Pembelajaran dan Asesmen, KOSP, dan Merancang Pembelajaran)
  • 91. Apa rencana yang akan Anda lakukan untuk mengembangkan modul projek di sekolah sesuai dengan peran Anda masing-masing? Tuliskan dalam tiga langkah nyata.