SlideShare a Scribd company logo
30 September 2013
Mata Kuliah: Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota
Kota?
Wilayah?
Perencanaan?
REVIEW
DEFINISI KOTA
Definisi kota sampai saat ini masih beragam
sehingga belum ada yang dapat digunakan sebagai
patokan baku.
kota
 pusat permukiman dan kegiatan
penduduk yang dicirikan oleh batasan
administratif yang diatur oleh peraturan
perundangan serta didominasi oleh
kegiatan produktif bukan pertanian
kawasan perkotaan
 kawasan yang mempunyai kegiatan
utama bukan pertanian dengan susunan
fungsi kawasan sebagai permukiman
perkotaan, pemusatan dan distribusi
pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan
sosial, dan kegiatan ekonomi
DEFINISI WILAYAH
Wilayah adalah ruang yang merupakan
kesatuan geografis beserta segenap unsur
terkait yang batas dan sistemnya ditentukan
berdasarkan aspek administratif dan/atau
aspek fungsional
UU PR No. 26/2007
KONSEP WILAYAH
Catatan:
PERENCANAAN WILAYAH berkaitan dengan
perencanaan pada level wilayah – level di antara level
nasional dan level lokal
wilayah?
the concept of the region
WILAYAH
fenomena alamiah (entitas nyata) atau pun hanya
konstruksi mental (imajiner)
wilayah adalah entitas nyata jika dilihat dari sudut
pandang obyektif
wilayah adalah suatu konstruksi mental (imajiner) jika
dilihat dari sudut pandang subyektif
obyektif sebagai sudut pandang lebih banyak
digunakan oleh akademisi pada awal
abad XX
wilayah dilihat sebagai ‘natural’ region (dan tidak kultural)
dalam konteks ini ‘natural’ region dilihat dengan
kriteria konfigurasi lahan, iklim, kepadatan vegetasi
dan populasi
subyektif sebagai sudut pandang sekarang
lebih banyak digunakan oleh
akademisi
(dengan beberapa eksepsi)
wilayah dilihat sebagai alat deskripsi, ditentukan
sesuai dengan kriteria tertentu untuk keperluan
tertentu
dalam konteks ini wilayah menunjukkan fungsi
tertentu (kultural)
WILAYAH
metode klasifikasi yang menggambarkan fase
pertumbuhan – dari pertanian sederhana menuju
sistem industri yang kompleks – maka wilayah pada
fase awal dapat dilihat sebagai sesuatu yang formal
dan pada fase yang kedua dapat dilihat sebagai
sesuatu yang fungsional
wilayah formal adalah area geografis yang homogen
dalam kriteria tertentu
wilayah fungsional adalah area geografis yang
menggambarkan di dalamnya ada fungsi-fungsi yang
koheren, saling berhubungan dalam kriteria tertentu
formal dan fungsional
keduanya dapat digunakan dalam kerangka perencanaan
Pada praktiknya, wilayah formal dan wilayah fungsional
sangat jarang overlap secara rapi (neatly), and seringkali
berbeda secara nyata
Dengan perbedaan itu, identifikasi wilayah perencanaan
agar memadahi, dengan demikian, perlu pertimbangan-
pertimbangan khusus
This also assumes that the formal and functional regions can
actually be delineated and that the resultant regions are
administratively viable (dapat hidup terus, dapat berjalan, bersemangat, aktif), which
introduces the problems of regionalisation and regionalism
KOTA DAN WILAYAH
sebagai
The Nature of the Environment
(The Terrestrial, The Animate, The Social, The Cultural)
1. The Environment
(lingkungan)
The Biogenic Environment
The terrestrial environment refers to the nature of the earth, its structure and processes.
The animate refers to the living organism that occupy it
The Sociogenic Environment
The social refers to the relationships among people ( and among members of other
species)
The cultural refers to the broader behavioural norms of a society and the artifact created
by it
The Artificial Environment
The built environment is only one component of the artificial world of sights, sound, smells,
and touches that people create for them selves and for others.
2. The Built Environment
(lingkungan buatan/binaan)
The built environment can be considered to
consist of the artificial arrangement of the
surfaces of the world.The pattern and
qualities of the surfaces afford different
manipulations by people.
The result, in turn, afford different human
activities and aesthetic displays.
3. Models of People
(model manusia/masyarakat)
Human beings are extraordinarily complex. In short,
there are many models of the human being:
 The organismic model
It was the model as a basis for their concept of "functionalism". It is a
necessary model but an insufficient one for urban design today and
tomorrow.
 The role model
Individuals do have specific roles within a social system and these roles
do shape a person's behaviour and values because there are norms of
expected behavior within every culture and subculture.
 The relational model
The human being is seen as both a subject and an object, as a succorer
as well as succorent.
4. The Nature of Environmental
Experience
 Motivation and Needs
The fundamental human need is for survival, the basic physiological
need.The next needs are safety and security, affiliation, esteem, and
actualization.
 Perception
The active and purposeful process of obtaining information from the
environment. It is guide by our motivation and needs and use our
various perceptual systems to explore environment.
 Cognition and Affect
 Actions
4. The Nature of Environmental
Experience
 Motivation and Needs
 Perception
 Cognition and Affect
The process of thinking. It involves learning and remembering (or
forgetting), generalizing, feeling and attitude formation, liking and
disliking.There are a number of levels of meaning and a number of
ways classifying in which we use the biogenic and sociogenic
environments: concrete meaning, use meaning, machine and
instruments, emotional or affective meaning, sign meaning, and
symbol.
 Actions
Our act on and within our biogenic and sociogenic environment in many
ways.
The Role of the Built
Environment in Human Lives
the degree of compulsion depends on the needs people are
seeking to fulfill
 TheConcept of Affordance
The affordance of the built environment are what it offers a species in
terms of the activities and meanings it allows because of it
characteristic.There are the potential environment and the effective
environment
 TheConcept of Habituation (training)
 The Concept of Competence
Everybody has a level of competence, ability, skill, or expertise in
dealing with the biogenic and sociogenic worlds and thus the built
environment.
 TheConcept of Predisposition (pengaturan)
UNSUR KOTA DAN WILAYAH
 DEMOGRAFI DAN SOSIAL KEPENDUDUKAN
 KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR
 STRUKTUR DAN POLA RUANG
 KELEMBAGAAN DAN KEBIJAKAN
SUMBER DAYA DAN POTENSI PENGEMBANGAN
 ...
 DEMOGRAFI DAN SOSIAL KEPENDUDUKAN
 Jumlah dan perkembangan penduduk
Kuantitas, Laju pertumbuhan, …
 Sebaran penduduk
Berdasarkan laju pertumbuhan, kepadatan, penduduk desa dan kota, …
 Struktur penduduk
Usia, Pendidikan, Pekerjaan, …
 KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR
 Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perikanan
 Pertambangan dan Penggalian
 Industri Pengolahan
 Listrik, Gas, Air Minum
 Bangunan
 Perdagangan, Restoran, Perhotelan
 Pengangkutan dan Komunikasi
 Bank, Lembaga Keuangan
 Jasa-jasa
 atau
 KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR
 Bidang Ekonomi
Sektor-sektor: Industri, Pertanian, Sumber Daya Air dan Irigasi, Tenaga Kerja,
Perdagangan-Usaha-Keuangan-Koperasi, Transportasi, Pertambangan dan Energi,
Pariwisata dan Telekomunikasi, Pembangunan Daerah dan Permukiman, Lingkungan
Hidup dan Tata Ruang
 Bidang Kesejahteraan, Pendidikan, Kebudayaan
Sektor-sektor: Pendidikan Kebudayaan Kepercayaan Pemuda dan OR,
Kependudukan dan Keluarga Sejahtera, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Peranan
Wanita Anak dan Remaja, Perumahan dan Permukiman,
 Bidang Agama, Kepercayaan terhadap Tuhan YME
 Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
 Bidang Hukum
 Bidang Politik, Aparatur Negara, Penerangan,
Komunikasi, Media Massa
 Ketahanan, Keamanan
 STRUKTUR DAN POLA RUANG
 Sistem Perkotaan/Perdesaan
Termasuk sarana dan prasarananya
 Pengembangan Kawasan Tertentu
Tata ruang : wujud struktural dan pola pemanfaatan ruang, baik direncanakan maupun tidak
direncanakan.
Menurut UU 26/2007 tentang Penataan Ruang:
Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang
Struktur ruang adalah susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana
dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat
yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional
Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi
peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya
 KELEMBAGAAN DAN KEBIJAKAN
 Kelembagaan Pembangunan
Lembaga-lembaga: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, Koordinasi,
Pengawasan, Penertiban, …
 Kebijakan
Makro, Sektoral, …
 SUMBER DAYA
DAN POTENSI PENGEMBANGAN
 Sumber Daya
Alam, Manusia, Keuangan, …
 Potensi Pengembangan
Ekonomi, Pariwisata, Sarana dan Prasarana, …
KOMPONEN
Prof. BS. Kusbiantoro (Planolog ITB)
1. Komponen Utama
• Sistem aktivitas (demand), yakni penduduk dan segenap
kegiatannya.
• Sistem jaringan (supply), yakni prasarana dan sarana
pelayanan sosial, ekonomi dan budaya.
2. Komponen Lingkungan
• Sistem lingkungan, yakni fisik, sosial, ekonomi, politik,
produktifitas kota, lokal-regional-nasional, dsb.
3. Komponen Kelembagaan
• Sistem institusional
• Aspek legal
• Keuangan
• Organisasi
SISTEM KOMPONEN
SISTEM AKTIFITAS
(demand)
SISTEM JARINGAN
(supply)
SISTEM LINGKUNGAN
fisik, sosial, ekonomi, politik, produktifitas kota, lokal-regional-nasional, dsb
KOMPONEN KELEMBAGAAN
ORGANISASI LINGKUNGAN
(ORGANIZATION OF THE ENVIRONMENT)
 SPACE
 MEANING
 COMMUNICATION
 TIME
(Catanese, 1979:36-37)
 FISIK
 FUNGSI
 NORMA
(Joko Sujarto, tt)
 PELAKU
 KEGIATAN
 PENGHUBUNG
(Joko Sujarto, tt)
 MATERIAL
 SOSIAL
 IDEAL
(Koentjaraningrat, )
 FIGURE GROUND
 LINKAGE
 PLACE
(Trancik, )
 UTAMA (akt – jar)
 LINGKUNGAN
 KELEMBAGAAN
(BS Kusbiantoro, tt)
DEFINISI-DEFINISI LAINNYA
kawasan, ruang, tata
ruang, penataan ruang,
rencana tata ruang,
wilayah, kawasan lindung,
kawasan budi daya, desa,
kawasan perdesaan,
kawasan perkotaan,
kawasan tertentu,
rumah, perumahan,
permukiman, satuan
lingkungan permukiman,
prasarana lingkungan,
sarana lingkungan, utilitas
umum, kawasan siap
bangun, lingkungan siap
bangun,
kaveling tanah matang,
konsolidasi lahan,
perkampungan,
perencanaan, unsur-unsur
perencanaan,
pembangunan, sistem
pembangunan nasional,
visi, misi, strategi,
kebijakan, …
KAWASAN
 wilayah dengan fungsi utama lindung atau
budi daya sering disebut dengan kawasan
Lihat file pengertian...
PERENCANAAN
Perencanaan merupakan suatu aktifitas
universal manusia, suatu keahlian dasar
dalam kehidupan yang berkaitan dengan
pertimbangan suatu hasil sebelum
diadakan pemilihan di antara berbagai
alternatif yang ada
Perencanaan adalah suatu proses
untuk menentukan tindakan masa
depan yang tepat, melalui urutan
pilihan, dengan memperhitungkan
sumber daya yang tersedia.
Prinsip arti dan maknanya terdefinisi
sebagai suatu kegiatan merumuskan
keinginan yang berkembang di masa
mendatang, bisa dengan memperhatikan
keadaan masa lalu dan kecenderungannya,
dengan memperhatikan keadaan masa kini,
motivasi dan juga sumberdayanya, serta
dalam proses yang memperhatikan daya
guna dan hasil guna, dalam suatu sistem
lingkungan, dan dalam dimensi ruang dan
waktu.
dimensi ruang dan waktu
daya guna / hasil gunamotivasi
sumber daya
KEADAAN MASA
MENDATANG
KEADAAN
MASA KINI
KEADAAN
MASA LALU
cita-citakecenderungan
Sistem:
 Sosial
 Lingkungan
 Alam
PERENCANAAN
UNSUR-UNSUR PERENCANAAN
 Unsur keinginan dan cita-cita
 Unsur tujuan dan motivasi
 Unsur sumber daya
 Unsur upaya daya guna dan hasil guna
 Unsur ruang dan waktu
PROSES PERENCANAAN
Identifikasi
masalah
Tujuan dan
sasaran
Prediksi dan
proyeksi
Pengembangan
alternatif
Evaluasi
Implementasi
PROSES PERENCANAAN
umpan balik
RUANG LINGKUP PERENCANAAN
 RUANG LINGKUP SUBSTANTIF
 RUANG LINGKUP TERITORIAL
 HIRARKI PERENCANAAN
RUANG LINGKUP SUBSTANTIF
 PERENCANAAN SOSIAL
 PERENCANAAN EKONOMI
 PERENCANAAN FISIK
 dsb
RUANG LINGKUP TERITORIAL
 PERENCANAAN NASIONAL
 PERENCANAAN WILAYAH
 PERENCANAAN DAERAH
 PERENCANAAN KAWASAN
 dsb
HIRARKI PERENCANAAN
 PERENCANAAN INDIVIDU
 PERENCANAAN KELUARGA
 PERENCANAAN LINGKUNGAN
 PERENCANAAN KOTA
 PERENCANAAN WILAYAH/REGIONAL
 PERENCANAAN NASIONAL
APA YANG DIRENCANAKAN ?
Tata guna lahan,
Lingkungan binaan,
Lingkungan yang
rawan dan unik,
Pengembangan
sumber daya alam,
Pembangunan
ekonomi regional,
Kebijakan migrasi dan
pemukiman, Lokasi
industri, Transportasi
regional, dsb
Substansi menjadi fokus perhatian
APA YANG DIRENCANAKAN ?
Tata guna lahan,
Lingkungan binaan,
Lingkungan yang
rawan dan unik,
Pengembangan
sumber daya alam,
Pembangunan
ekonomi regional,
Kebijakan migrasi dan
pemukiman, Lokasi
industri, Transportasi
regional, dsb
Substansi menjadi fokus perhatian
APA YANG DIRENCANAKAN ?
Tata guna lahan,
Lingkungan binaan,
Lingkungan yang
rawan dan unik,
Pengembangan
sumber daya alam,
Pembangunan
ekonomi regional,
Kebijakan migrasi dan
pemukiman, Lokasi
industri, Transportasi
regional, dsb
Substansi menjadi fokus perhatian
APA YANG DIRENCANAKAN ?
Tata guna lahan,
Lingkungan binaan,
Lingkungan yang
rawan dan unik,
Pengembangan
sumber daya alam,
Pembangunan
ekonomi regional,
Kebijakan migrasi dan
pemukiman, Lokasi
industri, Transportasi
regional, dsb
Substansi menjadi fokus perhatian
APA YANG DIRENCANAKAN ?
Tata guna lahan,
Lingkungan binaan,
Lingkungan yang
rawan dan unik,
Pengembangan
sumber daya alam,
Pembangunan
ekonomi regional,
Kebijakan migrasi dan
pemukiman, Lokasi
industri, Transportasi
regional, dsb
Substansi menjadi fokus perhatian
draf APAYANG DIRENCANAKAN ?
Substansi menjadi fokus perhatian
 PERENCANAAN SOSIAL
 PERENCANAAN EKONOMI
 PERENCANAAN FISIK
Misalnya:
draf APAYANG DIRENCANAKAN ?
Substansi menjadi fokus perhatian
 PERENCANAAN TATARUANG
draf APAYANG DIRENCANAKAN ?
Substansi menjadi fokus perhatian
 PERENCANAAN TATARUANG
draf APAYANG DIRENCANAKAN ?
Substansi menjadi fokus perhatian
 PERENCANAAN TATARUANG
draf APA YANG DIRENCANAKAN ?
Substansi menjadi fokus perhatian
 Tatagunalahan
 Lingkunganbinaan
 Lingkunganyangrawandanunik
 Pengembangansumberdayaalam
 Pembangunanekonomiregional
 Kebijakanmigrasidanpemukiman
 Lokasiindustri
 Transportasiregional
 dsb
CONTOH PENGELOMPOKAN
Perencanaan Ekonomi
Investment for economic growth
Employment
Monetary policy
Trade policy
Incomes and redistribution
Strategic Resources
Science policy
Sectoral policy
Perencanaan Sosial
"Safety net" for the victims of market
rationality
Social welfare services
Meeting individual and collective needs
CONTOH PENGELOMPOKAN
Perencanaan Lingkungan
Residuals and Pollution
Public lands management
Water resources
Conservation
Wilderness preservation
Rare species
Fragile and unique environments
Energy
CONTOH PENGELOMPOKAN
Perencanaan Kota
Land use
Transport
Urban redevelopment
Urban design
Built environment
Community development
Perencanaan Wilayah
Natural resources development
Regional economic development
Migration and settlement policy
Location for industry
Regional transportation
Comprehensive rural development
SELESAI

More Related Content

Similar to 1 30 sept 2013 review dan lingkup

Wilayah dan Tata Ruang ..pptx
Wilayah dan Tata Ruang ..pptxWilayah dan Tata Ruang ..pptx
Wilayah dan Tata Ruang ..pptx
MukarobinspdMukarobi
 
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
bramantiyo marjuki
 
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
Rizki Mulyanto
 
10. Format Penentuan KKM.docx
10. Format Penentuan KKM.docx10. Format Penentuan KKM.docx
10. Format Penentuan KKM.docx
ParjoVanJavanicus
 
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smpPermendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
Ikball Aja
 
Teori pertumbuhan kota
Teori pertumbuhan kotaTeori pertumbuhan kota
Teori pertumbuhan kota
Gemboelz VarioNer's
 
Elfrida harder tan b
Elfrida harder tan bElfrida harder tan b
Elfrida harder tan b
HARDER_ELFRIDA
 
METODOLOGI PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
METODOLOGI  PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptxMETODOLOGI  PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
METODOLOGI PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
ArmyMahatir
 
6. struktur internal kota1
6. struktur internal kota16. struktur internal kota1
6. struktur internal kota1
Rheza Gutawa Putra
 
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
SahrinaPutri1
 
potensi
potensipotensi
potensi
putra benink
 
2. Silabus.docx
2. Silabus.docx2. Silabus.docx
2. Silabus.docx
carito zen
 
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdfbahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
SerlinaNumba
 
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptxAKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
nurrahmanHakim2
 
paras candika muliansyah (16102123)
paras candika muliansyah (16102123)paras candika muliansyah (16102123)
paras candika muliansyah (16102123)
parascandikamuliansy
 
840 1678-1-sm
840 1678-1-sm840 1678-1-sm
840 1678-1-sm
ssuser75543d
 
Pengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
Pengukuran Perkembangan Kawasan PerdesaanPengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
Pengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
Sugeng Budiharsono
 
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptxKonsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
OnnyBudiAntika1
 
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan SosialPengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
Erwin Rasyid
 
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.pptfdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
baya13
 

Similar to 1 30 sept 2013 review dan lingkup (20)

Wilayah dan Tata Ruang ..pptx
Wilayah dan Tata Ruang ..pptxWilayah dan Tata Ruang ..pptx
Wilayah dan Tata Ruang ..pptx
 
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
Pertumbuhan dan Perkembangan Kota Masa Lampau, Organik atau Terencana? (Studi...
 
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH (TATA RUANG)
 
10. Format Penentuan KKM.docx
10. Format Penentuan KKM.docx10. Format Penentuan KKM.docx
10. Format Penentuan KKM.docx
 
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smpPermendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
Permendikbud tahun2016 nomor024_lampiran_11 ips smp
 
Teori pertumbuhan kota
Teori pertumbuhan kotaTeori pertumbuhan kota
Teori pertumbuhan kota
 
Elfrida harder tan b
Elfrida harder tan bElfrida harder tan b
Elfrida harder tan b
 
METODOLOGI PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
METODOLOGI  PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptxMETODOLOGI  PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
METODOLOGI PEKEhrw3hhh3wh3h4h4RJAAN.pptx
 
6. struktur internal kota1
6. struktur internal kota16. struktur internal kota1
6. struktur internal kota1
 
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
05. Analisis SKL - www.ilmuguru.org.docx
 
potensi
potensipotensi
potensi
 
2. Silabus.docx
2. Silabus.docx2. Silabus.docx
2. Silabus.docx
 
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdfbahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
bahan-ajar-kd-3.1-konsep-wilayah-dan-tata-ruang.pdf
 
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptxAKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
AKDP.PKP.UTS.Muhammadhisyam.05072020 (1).pptx
 
paras candika muliansyah (16102123)
paras candika muliansyah (16102123)paras candika muliansyah (16102123)
paras candika muliansyah (16102123)
 
840 1678-1-sm
840 1678-1-sm840 1678-1-sm
840 1678-1-sm
 
Pengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
Pengukuran Perkembangan Kawasan PerdesaanPengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
Pengukuran Perkembangan Kawasan Perdesaan
 
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptxKonsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
Konsep Wilayah dan Perwilayahan Kelas XII.pptx
 
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan SosialPengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
Pengembangan Wilayah dan Pembangunan Sosial
 
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.pptfdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
fdokumen.com_struktur-n-bentuk-kota.ppt
 

Recently uploaded

Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
johan199969
 
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputihlaporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
SDNBotoputih
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
PutraDwitara
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
SriKuntjoro1
 
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptxRPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
YongYongYong1
 
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptxPemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
ssuser4dafea
 
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdfIKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
sriwulandari723
 
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdfKisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
indraayurestuw
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
tsuroyya38
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docxLAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
moh3315
 
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28 Juni 2024
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28  Juni 2024Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28  Juni 2024
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28 Juni 2024
Kanaidi ken
 
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdfTugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Thahir9
 
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKANSAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
NURULNAHARIAHBINTIAH
 
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayespeluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
ayyurah2004
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
Kanaidi ken
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
HengkiRisman
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
Kanaidi ken
 
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
Sathya Risma
 

Recently uploaded (20)

Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
 
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputihlaporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
laporan komunitas belajar sekolah dasar negeri botoputih
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
 
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptxRPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
RPH BAHASA MELAYU TAHUN 6 SJKC 2024.pptx
 
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptxPemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
Pemutakhiran Data dosen pada sister.pptx
 
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdfIKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
IKLAN PENERIMAAN GURU SEKUM YPS 2024.pdf
 
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdfKisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
Kisi-kisi PAT IPS Kelas 8 semester 2.pdf
 
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docxLAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
LAPORAN WALI KELAS Wahyu Widayati, S.Pd.docx
 
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28 Juni 2024
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28  Juni 2024Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28  Juni 2024
Workshop "CSR & Community Development (ISO 26000)"_di BALI, 26-28 Juni 2024
 
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdfTugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
 
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKANSAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
SAINS TINGKATAN 4 BAB 11 DAYA DAN GERAKAN
 
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayespeluang kejadian total dan kaidah nbayes
peluang kejadian total dan kaidah nbayes
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
 
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada AnakDefenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
Defenisi Anak serta Usia Anak dan Kekerasan yang mungki terjadi pada Anak
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan  Regulasi  Terbaru P...
PELAKSANAAN + Link2 Materi WORKSHOP Nasional _"Penerapan Regulasi Terbaru P...
 
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
Laporan bulanan Dosen Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan kampus mengajar a...
 

1 30 sept 2013 review dan lingkup

  • 1. 30 September 2013 Mata Kuliah: Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota Kota? Wilayah? Perencanaan? REVIEW
  • 2. DEFINISI KOTA Definisi kota sampai saat ini masih beragam sehingga belum ada yang dapat digunakan sebagai patokan baku.
  • 3. kota  pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang dicirikan oleh batasan administratif yang diatur oleh peraturan perundangan serta didominasi oleh kegiatan produktif bukan pertanian
  • 4. kawasan perkotaan  kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi
  • 5. DEFINISI WILAYAH Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan/atau aspek fungsional UU PR No. 26/2007
  • 6. KONSEP WILAYAH Catatan: PERENCANAAN WILAYAH berkaitan dengan perencanaan pada level wilayah – level di antara level nasional dan level lokal wilayah? the concept of the region
  • 7. WILAYAH fenomena alamiah (entitas nyata) atau pun hanya konstruksi mental (imajiner) wilayah adalah entitas nyata jika dilihat dari sudut pandang obyektif wilayah adalah suatu konstruksi mental (imajiner) jika dilihat dari sudut pandang subyektif
  • 8. obyektif sebagai sudut pandang lebih banyak digunakan oleh akademisi pada awal abad XX wilayah dilihat sebagai ‘natural’ region (dan tidak kultural) dalam konteks ini ‘natural’ region dilihat dengan kriteria konfigurasi lahan, iklim, kepadatan vegetasi dan populasi
  • 9. subyektif sebagai sudut pandang sekarang lebih banyak digunakan oleh akademisi (dengan beberapa eksepsi) wilayah dilihat sebagai alat deskripsi, ditentukan sesuai dengan kriteria tertentu untuk keperluan tertentu dalam konteks ini wilayah menunjukkan fungsi tertentu (kultural)
  • 10.
  • 11. WILAYAH metode klasifikasi yang menggambarkan fase pertumbuhan – dari pertanian sederhana menuju sistem industri yang kompleks – maka wilayah pada fase awal dapat dilihat sebagai sesuatu yang formal dan pada fase yang kedua dapat dilihat sebagai sesuatu yang fungsional wilayah formal adalah area geografis yang homogen dalam kriteria tertentu wilayah fungsional adalah area geografis yang menggambarkan di dalamnya ada fungsi-fungsi yang koheren, saling berhubungan dalam kriteria tertentu
  • 12. formal dan fungsional keduanya dapat digunakan dalam kerangka perencanaan Pada praktiknya, wilayah formal dan wilayah fungsional sangat jarang overlap secara rapi (neatly), and seringkali berbeda secara nyata Dengan perbedaan itu, identifikasi wilayah perencanaan agar memadahi, dengan demikian, perlu pertimbangan- pertimbangan khusus This also assumes that the formal and functional regions can actually be delineated and that the resultant regions are administratively viable (dapat hidup terus, dapat berjalan, bersemangat, aktif), which introduces the problems of regionalisation and regionalism
  • 13. KOTA DAN WILAYAH sebagai The Nature of the Environment (The Terrestrial, The Animate, The Social, The Cultural)
  • 14. 1. The Environment (lingkungan) The Biogenic Environment The terrestrial environment refers to the nature of the earth, its structure and processes. The animate refers to the living organism that occupy it The Sociogenic Environment The social refers to the relationships among people ( and among members of other species) The cultural refers to the broader behavioural norms of a society and the artifact created by it The Artificial Environment The built environment is only one component of the artificial world of sights, sound, smells, and touches that people create for them selves and for others.
  • 15. 2. The Built Environment (lingkungan buatan/binaan) The built environment can be considered to consist of the artificial arrangement of the surfaces of the world.The pattern and qualities of the surfaces afford different manipulations by people. The result, in turn, afford different human activities and aesthetic displays.
  • 16. 3. Models of People (model manusia/masyarakat) Human beings are extraordinarily complex. In short, there are many models of the human being:  The organismic model It was the model as a basis for their concept of "functionalism". It is a necessary model but an insufficient one for urban design today and tomorrow.  The role model Individuals do have specific roles within a social system and these roles do shape a person's behaviour and values because there are norms of expected behavior within every culture and subculture.  The relational model The human being is seen as both a subject and an object, as a succorer as well as succorent.
  • 17. 4. The Nature of Environmental Experience  Motivation and Needs The fundamental human need is for survival, the basic physiological need.The next needs are safety and security, affiliation, esteem, and actualization.  Perception The active and purposeful process of obtaining information from the environment. It is guide by our motivation and needs and use our various perceptual systems to explore environment.  Cognition and Affect  Actions
  • 18. 4. The Nature of Environmental Experience  Motivation and Needs  Perception  Cognition and Affect The process of thinking. It involves learning and remembering (or forgetting), generalizing, feeling and attitude formation, liking and disliking.There are a number of levels of meaning and a number of ways classifying in which we use the biogenic and sociogenic environments: concrete meaning, use meaning, machine and instruments, emotional or affective meaning, sign meaning, and symbol.  Actions Our act on and within our biogenic and sociogenic environment in many ways.
  • 19. The Role of the Built Environment in Human Lives the degree of compulsion depends on the needs people are seeking to fulfill  TheConcept of Affordance The affordance of the built environment are what it offers a species in terms of the activities and meanings it allows because of it characteristic.There are the potential environment and the effective environment  TheConcept of Habituation (training)  The Concept of Competence Everybody has a level of competence, ability, skill, or expertise in dealing with the biogenic and sociogenic worlds and thus the built environment.  TheConcept of Predisposition (pengaturan)
  • 20. UNSUR KOTA DAN WILAYAH  DEMOGRAFI DAN SOSIAL KEPENDUDUKAN  KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR  STRUKTUR DAN POLA RUANG  KELEMBAGAAN DAN KEBIJAKAN SUMBER DAYA DAN POTENSI PENGEMBANGAN  ...
  • 21.  DEMOGRAFI DAN SOSIAL KEPENDUDUKAN  Jumlah dan perkembangan penduduk Kuantitas, Laju pertumbuhan, …  Sebaran penduduk Berdasarkan laju pertumbuhan, kepadatan, penduduk desa dan kota, …  Struktur penduduk Usia, Pendidikan, Pekerjaan, …
  • 22.  KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR  Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perikanan  Pertambangan dan Penggalian  Industri Pengolahan  Listrik, Gas, Air Minum  Bangunan  Perdagangan, Restoran, Perhotelan  Pengangkutan dan Komunikasi  Bank, Lembaga Keuangan  Jasa-jasa
  • 24.  KEGIATAN SEKTOR-SEKTOR  Bidang Ekonomi Sektor-sektor: Industri, Pertanian, Sumber Daya Air dan Irigasi, Tenaga Kerja, Perdagangan-Usaha-Keuangan-Koperasi, Transportasi, Pertambangan dan Energi, Pariwisata dan Telekomunikasi, Pembangunan Daerah dan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Tata Ruang  Bidang Kesejahteraan, Pendidikan, Kebudayaan Sektor-sektor: Pendidikan Kebudayaan Kepercayaan Pemuda dan OR, Kependudukan dan Keluarga Sejahtera, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Peranan Wanita Anak dan Remaja, Perumahan dan Permukiman,  Bidang Agama, Kepercayaan terhadap Tuhan YME  Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi  Bidang Hukum  Bidang Politik, Aparatur Negara, Penerangan, Komunikasi, Media Massa  Ketahanan, Keamanan
  • 25.  STRUKTUR DAN POLA RUANG  Sistem Perkotaan/Perdesaan Termasuk sarana dan prasarananya  Pengembangan Kawasan Tertentu Tata ruang : wujud struktural dan pola pemanfaatan ruang, baik direncanakan maupun tidak direncanakan. Menurut UU 26/2007 tentang Penataan Ruang: Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang Struktur ruang adalah susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya
  • 26.  KELEMBAGAAN DAN KEBIJAKAN  Kelembagaan Pembangunan Lembaga-lembaga: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, Koordinasi, Pengawasan, Penertiban, …  Kebijakan Makro, Sektoral, …
  • 27.  SUMBER DAYA DAN POTENSI PENGEMBANGAN  Sumber Daya Alam, Manusia, Keuangan, …  Potensi Pengembangan Ekonomi, Pariwisata, Sarana dan Prasarana, …
  • 28. KOMPONEN Prof. BS. Kusbiantoro (Planolog ITB) 1. Komponen Utama • Sistem aktivitas (demand), yakni penduduk dan segenap kegiatannya. • Sistem jaringan (supply), yakni prasarana dan sarana pelayanan sosial, ekonomi dan budaya. 2. Komponen Lingkungan • Sistem lingkungan, yakni fisik, sosial, ekonomi, politik, produktifitas kota, lokal-regional-nasional, dsb. 3. Komponen Kelembagaan • Sistem institusional • Aspek legal • Keuangan • Organisasi
  • 29. SISTEM KOMPONEN SISTEM AKTIFITAS (demand) SISTEM JARINGAN (supply) SISTEM LINGKUNGAN fisik, sosial, ekonomi, politik, produktifitas kota, lokal-regional-nasional, dsb KOMPONEN KELEMBAGAAN
  • 30. ORGANISASI LINGKUNGAN (ORGANIZATION OF THE ENVIRONMENT)  SPACE  MEANING  COMMUNICATION  TIME (Catanese, 1979:36-37)  FISIK  FUNGSI  NORMA (Joko Sujarto, tt)  PELAKU  KEGIATAN  PENGHUBUNG (Joko Sujarto, tt)  MATERIAL  SOSIAL  IDEAL (Koentjaraningrat, )  FIGURE GROUND  LINKAGE  PLACE (Trancik, )  UTAMA (akt – jar)  LINGKUNGAN  KELEMBAGAAN (BS Kusbiantoro, tt)
  • 31. DEFINISI-DEFINISI LAINNYA kawasan, ruang, tata ruang, penataan ruang, rencana tata ruang, wilayah, kawasan lindung, kawasan budi daya, desa, kawasan perdesaan, kawasan perkotaan, kawasan tertentu, rumah, perumahan, permukiman, satuan lingkungan permukiman, prasarana lingkungan, sarana lingkungan, utilitas umum, kawasan siap bangun, lingkungan siap bangun, kaveling tanah matang, konsolidasi lahan, perkampungan, perencanaan, unsur-unsur perencanaan, pembangunan, sistem pembangunan nasional, visi, misi, strategi, kebijakan, …
  • 32. KAWASAN  wilayah dengan fungsi utama lindung atau budi daya sering disebut dengan kawasan
  • 34. PERENCANAAN Perencanaan merupakan suatu aktifitas universal manusia, suatu keahlian dasar dalam kehidupan yang berkaitan dengan pertimbangan suatu hasil sebelum diadakan pemilihan di antara berbagai alternatif yang ada
  • 35. Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.
  • 36. Prinsip arti dan maknanya terdefinisi sebagai suatu kegiatan merumuskan keinginan yang berkembang di masa mendatang, bisa dengan memperhatikan keadaan masa lalu dan kecenderungannya, dengan memperhatikan keadaan masa kini, motivasi dan juga sumberdayanya, serta dalam proses yang memperhatikan daya guna dan hasil guna, dalam suatu sistem lingkungan, dan dalam dimensi ruang dan waktu.
  • 37. dimensi ruang dan waktu daya guna / hasil gunamotivasi sumber daya KEADAAN MASA MENDATANG KEADAAN MASA KINI KEADAAN MASA LALU cita-citakecenderungan Sistem:  Sosial  Lingkungan  Alam PERENCANAAN
  • 38. UNSUR-UNSUR PERENCANAAN  Unsur keinginan dan cita-cita  Unsur tujuan dan motivasi  Unsur sumber daya  Unsur upaya daya guna dan hasil guna  Unsur ruang dan waktu
  • 39. PROSES PERENCANAAN Identifikasi masalah Tujuan dan sasaran Prediksi dan proyeksi Pengembangan alternatif Evaluasi Implementasi PROSES PERENCANAAN umpan balik
  • 40. RUANG LINGKUP PERENCANAAN  RUANG LINGKUP SUBSTANTIF  RUANG LINGKUP TERITORIAL  HIRARKI PERENCANAAN
  • 41. RUANG LINGKUP SUBSTANTIF  PERENCANAAN SOSIAL  PERENCANAAN EKONOMI  PERENCANAAN FISIK  dsb
  • 42. RUANG LINGKUP TERITORIAL  PERENCANAAN NASIONAL  PERENCANAAN WILAYAH  PERENCANAAN DAERAH  PERENCANAAN KAWASAN  dsb
  • 43. HIRARKI PERENCANAAN  PERENCANAAN INDIVIDU  PERENCANAAN KELUARGA  PERENCANAAN LINGKUNGAN  PERENCANAAN KOTA  PERENCANAAN WILAYAH/REGIONAL  PERENCANAAN NASIONAL
  • 44. APA YANG DIRENCANAKAN ? Tata guna lahan, Lingkungan binaan, Lingkungan yang rawan dan unik, Pengembangan sumber daya alam, Pembangunan ekonomi regional, Kebijakan migrasi dan pemukiman, Lokasi industri, Transportasi regional, dsb Substansi menjadi fokus perhatian
  • 45. APA YANG DIRENCANAKAN ? Tata guna lahan, Lingkungan binaan, Lingkungan yang rawan dan unik, Pengembangan sumber daya alam, Pembangunan ekonomi regional, Kebijakan migrasi dan pemukiman, Lokasi industri, Transportasi regional, dsb Substansi menjadi fokus perhatian
  • 46. APA YANG DIRENCANAKAN ? Tata guna lahan, Lingkungan binaan, Lingkungan yang rawan dan unik, Pengembangan sumber daya alam, Pembangunan ekonomi regional, Kebijakan migrasi dan pemukiman, Lokasi industri, Transportasi regional, dsb Substansi menjadi fokus perhatian
  • 47. APA YANG DIRENCANAKAN ? Tata guna lahan, Lingkungan binaan, Lingkungan yang rawan dan unik, Pengembangan sumber daya alam, Pembangunan ekonomi regional, Kebijakan migrasi dan pemukiman, Lokasi industri, Transportasi regional, dsb Substansi menjadi fokus perhatian
  • 48. APA YANG DIRENCANAKAN ? Tata guna lahan, Lingkungan binaan, Lingkungan yang rawan dan unik, Pengembangan sumber daya alam, Pembangunan ekonomi regional, Kebijakan migrasi dan pemukiman, Lokasi industri, Transportasi regional, dsb Substansi menjadi fokus perhatian
  • 49. draf APAYANG DIRENCANAKAN ? Substansi menjadi fokus perhatian  PERENCANAAN SOSIAL  PERENCANAAN EKONOMI  PERENCANAAN FISIK Misalnya:
  • 50. draf APAYANG DIRENCANAKAN ? Substansi menjadi fokus perhatian  PERENCANAAN TATARUANG
  • 51. draf APAYANG DIRENCANAKAN ? Substansi menjadi fokus perhatian  PERENCANAAN TATARUANG
  • 52. draf APAYANG DIRENCANAKAN ? Substansi menjadi fokus perhatian  PERENCANAAN TATARUANG
  • 53. draf APA YANG DIRENCANAKAN ? Substansi menjadi fokus perhatian  Tatagunalahan  Lingkunganbinaan  Lingkunganyangrawandanunik  Pengembangansumberdayaalam  Pembangunanekonomiregional  Kebijakanmigrasidanpemukiman  Lokasiindustri  Transportasiregional  dsb
  • 54. CONTOH PENGELOMPOKAN Perencanaan Ekonomi Investment for economic growth Employment Monetary policy Trade policy Incomes and redistribution Strategic Resources Science policy Sectoral policy Perencanaan Sosial "Safety net" for the victims of market rationality Social welfare services Meeting individual and collective needs
  • 55. CONTOH PENGELOMPOKAN Perencanaan Lingkungan Residuals and Pollution Public lands management Water resources Conservation Wilderness preservation Rare species Fragile and unique environments Energy
  • 56. CONTOH PENGELOMPOKAN Perencanaan Kota Land use Transport Urban redevelopment Urban design Built environment Community development Perencanaan Wilayah Natural resources development Regional economic development Migration and settlement policy Location for industry Regional transportation Comprehensive rural development