PROGRAM HARM REDUCTION (HR) DI KOTA SAO PAULO OLEH DEPARTEMEN KESEHATAN SETEMPAT PRD SAMPA Fabio Mesquita
HARM REDUCTION PRD SAMPA <ul><li>Tujuan program HR: </li></ul><ul><li>Mengembangkan Program Harm reduction yang terintegra...
PRD SAMPA <ul><li>Dari awal tahun 2001, Kota Sao Paulo sudah terlambat 8 tahun dalam mengimplementasikan strategi Harm Red...
PRD SAMPA <ul><li>Ke-19 pusat pelayanan terlibat dalam proses pelatihan yang diselenggarakan di masing-masing Puskesmas.  ...
 
 
PRD SAMPA <ul><li>HASIL: </li></ul><ul><li>Lebih dari  700 petugas kesehatan terlatih; </li></ul><ul><li>Pusat-pusat keseh...
PRD SAMPA <ul><li>HASIL : </li></ul><ul><li>Puskesmas dengan peran dalam komunitasnya dengan mengorganizir berbagai semina...
PRD SAMPA <ul><li>HASIL II  : </li></ul><ul><li>Program ini menumbuhkan peran baru yakni: “Kawan Program” yang terdiri dar...
PRD SAMPA <ul><li>Berbagai kekhawatiran yang muncul selama pelatihan dan menghilang: </li></ul><ul><li>Ide yang mengada-ad...
PRD   SAMPA <ul><li>Kegiatan dengan sasaran masyarakat yang telah dimulai dari September 2001: </li></ul><ul><li>Distribus...
PRD   SAMPA <ul><li>Tanggal 20 Sept 2001: </li></ul><ul><li>Peresmian program  </li></ul><ul><li>Harm Reduction Project di...
PRD SAMPA <ul><li>Supervisi dan tindak lanjut dilakukan untuk meningkatkan kualitas intervensi; </li></ul><ul><li>Supervis...
PRD SAMPA <ul><li>Juni/2002 - I Pelatihan petugas penjangkau untuk Departemen Kesehatan Kota Sao Paulo </li></ul><ul><li>P...
PRD SAMPA <ul><li>Kurikulum pelatihan: Kebijakan terkait dengan Napza di Brazil dan negara lainnya; Legislasi; IMS, AIDS, ...
PRD SAMPA <ul><li>Tanda tangan kontrak dari para petugas penjangkau dilakukan sesudah 1 Juni 2002  </li></ul>
PRD SAMPA Tantangan BARU <ul><li>Peningkatan cakupan dan menaruh perhatian khusus terhadap pengguna napza perempuan;  </li...
PRD SAMPA Tangantan BARU II <ul><li>Bagaimana mengintegrasikan penegak hukum ke dalam kerja dari sistem kesehatan masyarak...
Harm Reduction:  sebuah strategi pencegahan dasar <ul><li>Estimasi jumlah IDU di Brazil: 193,000 (Sumber: PCAP, 2004) </li...
0 20000 40000 60000 80000 100000 120000 140000 160000 180000 jan/97 abr/97 jul/97 out/97 jan/98 abr/98 jul/98 out/98 jan/9...
Tingkat Insiden dan mortalitas AIDS (dari 100,000 penduduk) Brazil, 1985-2003 Sources:  Incidence - PN STD-AIDS/SVS/MH.  M...
Distribusi Kasus AIDS (%) berdasarkan cara penularannya. Brazil, 1980-2003 * Kasus dilaporkan sampai December, 2003; Sourc...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PROGRAM HARM REDUCTION (HR) DI KOTA SAO PAULO OLEH DEPARTEMEN KESEHATAN SETEMPAT

2,088 views

Published on

Mengembangkan Program Harm reduction yang terintegrasi di dalam sistem pelayanan kesehatan umum dari kota Sao Paulo

Published in: Health & Medicine, Travel
  • Bagus untuk uji perbandingan di sini nih..... :)


    Ainxs at http://ainxs.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Fioricet is often prescribed for tension headaches caused by contractions of the muscles in the neck and shoulder area. Buy now from http://www.fioricetsupply.com and make a deal for you.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Be the first to like this

PROGRAM HARM REDUCTION (HR) DI KOTA SAO PAULO OLEH DEPARTEMEN KESEHATAN SETEMPAT

  1. 1. PROGRAM HARM REDUCTION (HR) DI KOTA SAO PAULO OLEH DEPARTEMEN KESEHATAN SETEMPAT PRD SAMPA Fabio Mesquita
  2. 2. HARM REDUCTION PRD SAMPA <ul><li>Tujuan program HR: </li></ul><ul><li>Mengembangkan Program Harm reduction yang terintegrasi di dalam sistem pelayanan kesehatan umum dari kota Sao Paulo. </li></ul>
  3. 3. PRD SAMPA <ul><li>Dari awal tahun 2001, Kota Sao Paulo sudah terlambat 8 tahun dalam mengimplementasikan strategi Harm Reduction sebagai upaya mengontrol epidemi tsb dari dan di kalangan IDUs, dimana hampir 30% dari laporan kasus AIDS adalah di kalangan IDUs </li></ul><ul><li>Dalam rangka implementasi strategi tersebut, 19 Puskesmas diseleksi dari total 320 pusat pelayanan di seluruh kota, yang terletak di pusat-pusat epidemi di daerah tersebut. </li></ul><ul><li>Pada Agustus 2001 pelatihan terhadap ke-19 Puskesmas tersebut terselenggara. </li></ul>
  4. 4. PRD SAMPA <ul><li>Ke-19 pusat pelayanan terlibat dalam proses pelatihan yang diselenggarakan di masing-masing Puskesmas. </li></ul><ul><li>Total, 96 pelatihan dilakukan dengan melibatkan setiap petugas kesehatan/PNS (dengan jadwal yang berbeda-beda) di dalam proses pelatihan tersebut. </li></ul><ul><li>Pelatihan dilakukan dengan kerja sama LSM setempat (Nepaids & IEPAS); Universitas (University of Sao Paulo dan Catholic University); Pemerintah Daerah State Sao Paulo (divisi Napza dan AIDS ). </li></ul>
  5. 7. PRD SAMPA <ul><li>HASIL: </li></ul><ul><li>Lebih dari 700 petugas kesehatan terlatih; </li></ul><ul><li>Pusat-pusat kesehatan masyarakat pun terstimulasi dan berkomitmen untuk menerima pasien pengguna Napza; </li></ul><ul><li>Harm Reduction diterima sebagai sebuah kebijakan umum di bidang kesehatan; pengertian yang lebih baik mengenai Harm Reduction sebagai sebuah strategi untuk mengontrol HIV dan Hepatitis oleh sebagian besar petugas yang dilatih. </li></ul>
  6. 8. PRD SAMPA <ul><li>HASIL : </li></ul><ul><li>Puskesmas dengan peran dalam komunitasnya dengan mengorganizir berbagai seminar dan debat tentang Harm Reduction di dalam lingkungannya, meningkatkan hubungannya dengan LSM serta pelayanan terkait lainnya; </li></ul><ul><li>LSM mengidentifikasi IDU di daerahnya (sebelumnya merupakan populasi tersembunyi/’hidden’) dan didukung oleh PKM melalui pelatihan tentang pencegahan, perawatan, dukungan dan pengobatan </li></ul><ul><li>IDU yang datang ke PKM untuk layanan kesehatan dapat mengambil paket pencegahan untuk penyuntikan yang aman baik digunakan oleh pasien sendiri atau oleh kelompoknya (kawan, pasangan seks, dll) dan mengikuti perawatan AIDS. </li></ul>
  7. 9. PRD SAMPA <ul><li>HASIL II : </li></ul><ul><li>Program ini menumbuhkan peran baru yakni: “Kawan Program” yang terdiri dari petugas outreach/penjangkau . Mereka pun mendistribusikan Paket kesehatan ke dalam komunitas. </li></ul><ul><li>Dampak besar dari media massa (surat kabar, radio dan TV) yang menjadi wadah yang efektif dalam mengklarifikasi berbagai aspek harm reduction untuk masyarakat setempat. </li></ul>
  8. 10. PRD SAMPA <ul><li>Berbagai kekhawatiran yang muncul selama pelatihan dan menghilang: </li></ul><ul><li>Ide yang mengada-ada tentang hubungan sataff dengan IDU yang agresif; </li></ul><ul><li>Kemungkinan menarik perhatian dari para pengedar ke dalam PKM; </li></ul><ul><li>Kemungkinan penggunaan napza di dalam PKM; </li></ul><ul><li>Tidak adanya kepatuhan terhadap regimen ARV oleh IDU; </li></ul><ul><li>Tidak mungkin merawat orang yang positif Hep C; </li></ul><ul><li>Tim petugas kesehatan tidak mungkin menangani masalah terkait penggunaan napza. </li></ul>
  9. 11. PRD SAMPA <ul><li>Kegiatan dengan sasaran masyarakat yang telah dimulai dari September 2001: </li></ul><ul><li>Distribusi Paket Materi Pencegahan; </li></ul><ul><li>Vaksin untuk Hepatitis B disediakan; </li></ul><ul><li>Perawatan ARV ditingkatkan untuk IDUs; </li></ul><ul><li>Dibentuknya kelompok-kelompok kepatuhan ( Aderence groups) </li></ul>
  10. 12. PRD SAMPA <ul><li>Tanggal 20 Sept 2001: </li></ul><ul><li>Peresmian program </li></ul><ul><li>Harm Reduction Project di kota São Paulo </li></ul>
  11. 13. PRD SAMPA <ul><li>Supervisi dan tindak lanjut dilakukan untuk meningkatkan kualitas intervensi; </li></ul><ul><li>Supervisi dan training dengan tujuan rekrutmen petugas penjangkau yang ideal untuk meningkatkan ruang lingkup kerja pelayanan di dalam masyarakat yang berbasis pendidikan sebaya/ peer education </li></ul>
  12. 14. PRD SAMPA <ul><li>Juni/2002 - I Pelatihan petugas penjangkau untuk Departemen Kesehatan Kota Sao Paulo </li></ul><ul><li>Petugas penjangkau yang direkrut dari ke-19 PKM dan beberapa LSM dilatih menjadi Pendidik sebaya/peer educators bagi komunitasnya masing-masing serta bagi pasangan dampingannya. </li></ul><ul><li>Mereka ini diangkat sebagai tenaga secara informal (berdasarkan kontrak) mengingat mereka bukanlah PNS (pegawai negri), namun mereka dimanfaatkan tenaganya mengingat mereka memiliki hubungan yang sangat baik dengan komunitas setempat. </li></ul>
  13. 15. PRD SAMPA <ul><li>Kurikulum pelatihan: Kebijakan terkait dengan Napza di Brazil dan negara lainnya; Legislasi; IMS, AIDS, dan hepatites: penularan, pencegahan, dukungan, perawatan dan pengobatan; berbagai hal terkait dengan Napza; paket/kit materi pencegahan– bagaimana menggunakannya; keamanan lingkungan; ketrampilan yang dibutuhkan oleh petugas penjangkau; counselling; kerja lapangan; manfaat jejaring; petugas penjangkau sebagai agen dari pelayanan kesehatan umum; overdosis; sesi video; kegiatan budaya. </li></ul>
  14. 16. PRD SAMPA <ul><li>Tanda tangan kontrak dari para petugas penjangkau dilakukan sesudah 1 Juni 2002 </li></ul>
  15. 17. PRD SAMPA Tantangan BARU <ul><li>Peningkatan cakupan dan menaruh perhatian khusus terhadap pengguna napza perempuan; </li></ul><ul><li>Peningkatan strategi HR dari dalam gerakan kemasyarakatan - LSM; </li></ul><ul><li>Bagaimana menghindari konflik antara konsep: drug free (bebas napza) x harm reduction </li></ul><ul><li>Pelatihan bagi 5.000 petugas/agen kesehatan oleh Departemen Kesehatan, program Kesehatan Keluarga tingkat Kota </li></ul>
  16. 18. PRD SAMPA Tangantan BARU II <ul><li>Bagaimana mengintegrasikan penegak hukum ke dalam kerja dari sistem kesehatan masyarakat/umum </li></ul>
  17. 19. Harm Reduction: sebuah strategi pencegahan dasar <ul><li>Estimasi jumlah IDU di Brazil: 193,000 (Sumber: PCAP, 2004) </li></ul><ul><li>Persentase IDUs yang melaporkan tidak berbagi jarum suntik: 76% (Source: PCAP - 2004) </li></ul><ul><li>Kasus AIDS di kalangan IDUs: </li></ul><ul><ul><li>1993 = 4926 kasus (28.0% dari total kasus terlaporkan) </li></ul></ul><ul><ul><li>2003 * = 1871 kasus (10.2% dari total kasus terlaporkan) </li></ul></ul><ul><li>Jumlah program khusus untuk IDU dari tahun 1999 sampai 2004: </li></ul><ul><ul><li>391, dengan total investasi seharga US$ 7.5 juta </li></ul></ul>
  18. 20. 0 20000 40000 60000 80000 100000 120000 140000 160000 180000 jan/97 abr/97 jul/97 out/97 jan/98 abr/98 jul/98 out/98 jan/99 abr/99 jul/99 out/99 jan/00 abr/00 jul/00 out/00 jan/01 abr/01 jul/01 out/01 jan/02 abr/02 jul/02 out/02 jan/03 abr/03 jul/03 out/03 jan/04 abr/04 jul/04 out/04 jan/05 abr/05 jul/05 out/05 170.000 * Dados preliminares Projected Jumlah pasien yang menerima terapi ARV therapy. Brazil, 1997 – 2005
  19. 21. Tingkat Insiden dan mortalitas AIDS (dari 100,000 penduduk) Brazil, 1985-2003 Sources: Incidence - PN STD-AIDS/SVS/MH. Mortality – SIM/DASIS/SVS/MH 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 00 01 02 03 0 5 10 15 20 25 Mortalitas Insiden
  20. 22. Distribusi Kasus AIDS (%) berdasarkan cara penularannya. Brazil, 1980-2003 * Kasus dilaporkan sampai December, 2003; Source: National STD and AIDS Program/MoH. MSM Hetero IDU Hemo/transf . MTCT 2.4 0.1 25 12.5 66.1 19.0 80 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 00 01 02 03 0 20 40 60 80 100 12.8 34.2 (%)

×