Manajemen Kinerja

11,980 views

Published on

Hand-out untuk mata kuliah Manajemen SDM di jurusan Manajemen Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya.

  • Be the first to comment

Manajemen Kinerja

  1. 1. Manajemen Kinerja Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya
  2. 2. Manajemen Kinerja (1) • Manajemen Kinerja = Performance Management • Proses untuk memastikan bahwa aktivitas pegawai dan hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan organisasi
  3. 3. Manajemen Kinerja (2) • Performance Appraisal (Penilaian Kinerja) o Proses mendapatkan informasi menyeluruh tentang nilai kinerja seorang pegawai • Performance Feedback o Proses memberikan informasi kepada pegawai tentang hasil penilaian yang berkenaan dengan efektivitas kinerja mereka
  4. 4. Performance / Kinerja • “Jika kamu tidak bisa mendefinisikan kinerja, maka kamu akan kesulitan untuk mengukur atau me-manage-nya” (Armstrong dan Baron: 1998) • Kinerja: Rencana yang diinginkan vs Hasil konkrit
  5. 5. Proses Kinerja
  6. 6. Elemen Manajemen Kinerja • Visi organisasi yang diketahui semua pegawai • Penentuan tujuan kinerja • Penggunaan penilaian formal • Menghubungkan evaluasi kinerja dengan pengembangan pegawai
  7. 7. Kegunaan Manajemen Kinerja • Kepentingan strategi organisasi (Strategic) • Kepentingan pengembangan SDM (Developmental) • Kepentingan administrasi kepegawaian (Administrative)
  8. 8. Tujuan Penilaian Kinerja Discrimination • Kinerja yang baik vs tidak baik • Menentukan siapa yang berhak Reward diberi imbalan • Membangun kekuatan SDM dan Development mengurangi kelemahan SDM • Mengkomunikasikan hasil Feedback penilaian kepada pegawai
  9. 9. Kriteria Penilaian Kinerja • Selaras dengan strategi organisasi • Validitas • Reliabilitas • Acceptabilitas • Spesifikasi
  10. 10. Proses Penilaian Kinerja • Menentukan standard kinerja yang dibuat saat proses perencanaan dan tertera dalam job description • Mengkomunikasikan harapan organisasi dan individu • Menilai kinerja • Membandingkan kinerja dengan standard • Mendiskusikan hasil penilaian
  11. 11. Siapa yang menilai? • Supervisor • Rekan sejawat • Evaluasi diri sendiri • Sub-ordinate • Evaluasi dari berbagai sumber
  12. 12. Sumber Error Penilaian Kinerja • Validitas • Reliabilitas • Sikap manajemen • Rater errors • Hallo effect • Central tendency • Leniency/Strictness bias • Prejudice • Recency effect • Relationship effect • Kriteria kinerja yang subjektif
  13. 13. Metode Penilaian Kinerja • Ranking • Grading • Graphic scales • Critical incidents • Behaviourally anchored rating scales • Behaviour observation scales • Essay description • Management by objectives (MBO) • Assesment centres • Workplace surveillance
  14. 14. Statis dan Dinamis • Penilaian kinerja harus menekankan pertumbuhan dan pengembangan pegawai serta membuat tujuan baru; tidak sekedar hanya menilai kinerja • Penilaian kinerja yang statis hanya memikirkan kondisi masa lalu saja. • Manajer perlu menghindari sikap ‘terlalu menekankan’ aspek negatif dari kinerja pegawai.
  15. 15. Catatan Penilaian Kinerja • Menentukan tujuan • Mendefinisikan level kinerja • Mendiskusikan hasil penilaian • Identifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan • Identifikasi pegawai yang berpotensi rendah dan tinggi • Memberikan imbalan atas hasil penilaian
  16. 16. Diskusi Hasil Penilaian • Manajer harus punya pengetahuan tentang pekerjaan dan kinerja pegawai yang bersangkutan. • Dukungan manajer terhadap pegawai. • Keterlibatan manajer dalam diskusi hasil penilaian kinerja.
  17. 17. Karakteristik Proses Performance Feedback yang Efektif • Timbal balik (feedback) yang sering muncul • Konteks feedback • Self-ratings • Partisipasi dalam diskusi • Pemahaman kinerja • Fokus pada pemecahan masalah • Fokus feedback atas perilaku atau hasil • Meminimalisir kritisisme • Menentukan tujuan baru
  18. 18. Hukum Legal • Dokumentasi untuk perlindungan hukum • Jangan menutup-nutupi kegagalan kinerja • Tanggung jawab manajer terhadap pegawai dengan kinerja yang buruk • Peringatan dahulu sebelum pemecatan • Peluang yang adil dan sama buat semua pegawai • Pemberhentian kepegawaian
  19. 19. Perlu diingat ...! • Penilaian kinerja adalah program manajemen, bukan hanya sekedar tanggung jawab departemen SDM • Manajer SDM harus memastikan bahwa pegawai mengerti strategi bisnis organisasi dan keterkaitannya dengan kinerja • Harus ada persepsi kesetaraan dan keadilan terhadap proses penilaian atas semua karyawan

×