Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SISTEM INFORMASI
PERSEDIAAN
Informasi tentang Persediaan
Stok Barang atau Bahan Baku dalamStok Barang atau Bahan Baku dala...
Pendahuluan
Sistem Informasi Persediaan (SIP) merupakan aplikasi
Manajemen Persediaan dengan menggunakan teknologi
informa...
Tujuan
Membantu perusahaan dalam melakukan
perencanaan distribusi dan pengelolaan persediaan
stok barang yang sesuai kebut...
Ruang Lingkup
Rangkaian proses SIP mulai dari :
1. Pembelian Stok barang
2. Penerimaan barang
3. Pengaturan barang dalam g...
Hubungan Dgn SIP
SIP terintegrasi dengan operasional
perusahaan lainnya seperti akunting,
produksi, penjualan, dan lain- l...
Pengguna SIP
SIP digunakan oleh pera pelaku usaha yang
memerlukan sistem pengontrolan strok Barang
dagangan, bahan baku pr...
MANAJEMEN PERSEDIAAN
Persediaan membentuk hubungan
antara produksi dan penjualan produk
Jenis Persediaan :
1. Bahan baku
2...
Menetapkan Persediaan
Kesalahan dalam menetapkan persediaan dapat
berakibat fatal, suatu contoh :
Persediaan terlalu kecil...
Keuntungan Meningkatkan
Persediaan
Perusahaan dapat
Mempengaruhi ekonomi produksi
Mempengaruhi pembelianMempengaruhi pembe...
Kerugian adanya persediaan
Biaya penyimpanan / Sewa gudang
Biaya pemindahan / upah karyawan
Pengembalian modal yang tertan...
Fokus Pengelolaan persediaan
Berapa banyak yang harus dipesan pada
waktu tertentu ?
Berapa banyak jenis persediaan yangBer...
Tujuan pengelolaan persediaan
Menyediaan persediaan yang dibutuhkan
untuk mendukung operasinaluntuk mendukung operasinal
p...
Biaya Persediaan
Biaya yang berhubungan dengan
persediaan
Biaya penyimpanan persediaanBiaya penyimpanan persediaan
Biaya p...
Biaya penyimpanan persediaan
(Carrying cost)
Bersifat variabel terhadap jumlah barang
yang dibeli
Persediaan rata-rata
Ket...
Biaya Penyimpanan terdiri dari :
Sewa gudang
Biaya pemeliharaan barang di dalam gudang
Biaya modal yang tertanam dalam inv...
Besarnya Carrying Cost Dapat
diperhitungkan dengan dua cara
Berdasarkan persentase tertentu dari nilai
inventori rata – ra...
Biaya Pemesanan
( Ordering Cost )
Bersifat variabel terhadap frekuensi
pesanan
Total biaya pemesananTotal biaya pemesanan
...
Yang Termasuk Biaya Pemesanan –
Biaya selama proses pesanan
Biaya pengiriman permintaanBiaya pengiriman permintaan
Biaya p...
Total Biaya Persediaan
Total biaya Persediaan (TIC) = Total
Biaya Penyimpanan (TCC) + Total Biaya
Pemesanan (TOC)Pemesanan...
Kuantitas Pemesanan Yang
Optimal
Dalam penentuan persediaan yang optimal
dapat digunakan model kuantitas pemesanan
yang ek...
Dasar Keputusan Dalam Model EOQ
Berapa jumlah Barang (Baku/jadi) yang
harus dipesan pada saat bahan tersebut perlu
dibeli ...
Model EOQ
EOQ = 2. F.S
C.P
Keterangan :
P = Harga beli per unit
S = Penjualan tahunan
F = Biaya tetap
C = Biaya penyimpanan
Asumsi Model EOQ
Jumlah kebutuhan barang/bahan sudah dapat
ditentukan lebih dahulu secara pasti untuk
penggunaan selama sa...
Pemesanan Ulang – Reorder Point
Titik dimana pemesanan harus dilakukan lagi
untuk mengisi persediaanuntuk mengisi persedia...
Persediaan Pengaman – Safety
Stocks
Persediaan tambahan yang dimiliki untuk
berjaga-jaga terhadap perubahan tingkat
penjua...
Menentukan Besarnya Safety Stock
Faktor pengalaman
Faktor dugaan
Biaya
Keterlambatan Contoh :
Penggunaan per hari 15 Kg
Ke...
Contoh Kasus
Perusahaan A : Penjualan/ tahun 2,6 juta kg
terigu, biaya pemesanan $5000, biaya
penyimpanan 2 % dari harga b...
Besarnya EOQ
EOQ = 2. F.S
C.P
= √ ( 2 x 5000 x 2600000) / (0.02 x 5 )
= 509902 Kg
= 510.000 Kg
Pemesanan Ulang
Penggunaan per minggu
= ( 2.600.000 / 52 ) = 50.000 Kg
Titik pemesan ulang
= Waktu pengiriman + safety sto...
Pemesanan Dalam Satu Tahun
Pemesanan dalam satu tahun
= ( 2.600.000 / 510.000 )
= 5,098 kali atau 72 hari= 5,098 kali atau...
Biaya Penyimpanan
TCC = C. P. A atau TCC = C.P. (Q/2)
TCC
= (0,02) x ( $ 5) x (510.000 / 2)
= 0,1 x 255.000
= $ 25.500
Biaya Pemesanan
TOC = F. ( S / Q )
TOC
= $ 5000 x ( 2.600.000 / 510.000 )
= $ 5000 x (5,098)
= $ 25.490,20
Biaya Safety Stock
= C. P . (safety stock)
= (0,02) x ( $ 5 ) x ( 50.000 )
= 0,1 x ( 50.000 )
= $ 5.000
Total Biaya Persediaan - TIC
= Biaya Penyimpanan + Biaya Pemesanan +
Biaya safety stockBiaya safety stock
= $ 25.500 + $ 2...
Grafik EOQ
500.000
Kg
560.000
Dalam satu
tahun 13 kali
5 108
250.000
Minggu
100.000
Safety stock
EOQ
50.000
Reorder point
Lanjutan Contoh Kasus ……
Jika perusahaan A membeli terigu sebanyak
650.000 Kg maka biaya pengiriman
ditangung oleh perusah...
Biaya Persediaan - TIC
Biaya pemesanan = $ 5.000 - $ 3.500 = $ 1.500
TCC = (0,02) x ($ 5) x (650.000 / 2 )
= 0,1 x 325.000...
Analisis
Jika pesanan sejumlah
510.000 Kg Biaya persediaan $ 55.990,20
650.000 Kg Biaya persediaan $ 45.147650.000 Kg Biay...
Terima Kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

3

Share

Download to read offline

7 si manajemen persediaan

Download to read offline

Berbagi Ilmu Pengetahuan

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

7 si manajemen persediaan

  1. 1. SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN Informasi tentang Persediaan Stok Barang atau Bahan Baku dalamStok Barang atau Bahan Baku dalam Manajemen Persediaan http://spatabang.blogspot.com
  2. 2. Pendahuluan Sistem Informasi Persediaan (SIP) merupakan aplikasi Manajemen Persediaan dengan menggunakan teknologi informasi dan komputer. Sistem Informasi Persediaan merupakan tulang punggung dalam mengelola persediaan Barang (Bahan baku atau Bahan Jadi) dalam perusahaan. SIP berfungsi memgontrol keadaan stok sehingga dapat meningkatkan keuntungan dan mengurangi timbulnya resiko kerugian
  3. 3. Tujuan Membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan distribusi dan pengelolaan persediaan stok barang yang sesuai kebutuhan.stok barang yang sesuai kebutuhan. Melakukan pengontrolan pendistribusian yang efektif dan efisien. .Memberikan informasi tentang keadaan stok persediaan barang.
  4. 4. Ruang Lingkup Rangkaian proses SIP mulai dari : 1. Pembelian Stok barang 2. Penerimaan barang 3. Pengaturan barang dalam gudang 4. Pengeluaran barang dari gudang 5. Pengiriman barang
  5. 5. Hubungan Dgn SIP SIP terintegrasi dengan operasional perusahaan lainnya seperti akunting, produksi, penjualan, dan lain- lain.produksi, penjualan, dan lain- lain. Dilakukan evaluasi secara periodik untuk mengontrol SDM yang menjalankan rangkaian proses apakah dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP). SOP harus menggunakan metode FIFO
  6. 6. Pengguna SIP SIP digunakan oleh pera pelaku usaha yang memerlukan sistem pengontrolan strok Barang dagangan, bahan baku produksi. Misalnyadagangan, bahan baku produksi. Misalnya 1. Pabrik 2. Supermaket 3. Manufaktur 4. Apotik 5. Toko (Pakaian, Elektronik, dll)
  7. 7. MANAJEMEN PERSEDIAAN Persediaan membentuk hubungan antara produksi dan penjualan produk Jenis Persediaan : 1. Bahan baku 2. Barang dalam proses 3. Barang jadi
  8. 8. Menetapkan Persediaan Kesalahan dalam menetapkan persediaan dapat berakibat fatal, suatu contoh : Persediaan terlalu kecilPersediaan terlalu kecil Hilangnya kesempatan ; untuk menjual – memperoleh laba Persediaan terlalu besar Adanya biaya besar ; memperkecil laba – memperbesar resiko
  9. 9. Keuntungan Meningkatkan Persediaan Perusahaan dapat Mempengaruhi ekonomi produksi Mempengaruhi pembelianMempengaruhi pembelian Dapat memenuhi pesanan dengan lebih cepat Tidak terjadi penolakan pesanan
  10. 10. Kerugian adanya persediaan Biaya penyimpanan / Sewa gudang Biaya pemindahan / upah karyawan Pengembalian modal yang tertanam dalam bentuk persediaan / investasi
  11. 11. Fokus Pengelolaan persediaan Berapa banyak yang harus dipesan pada waktu tertentu ? Berapa banyak jenis persediaan yangBerapa banyak jenis persediaan yang harus disimpan ? Kapan sebaiknya persediaan dipesan ?
  12. 12. Tujuan pengelolaan persediaan Menyediaan persediaan yang dibutuhkan untuk mendukung operasinaluntuk mendukung operasinal perusahaan dengan biaya minimum
  13. 13. Biaya Persediaan Biaya yang berhubungan dengan persediaan Biaya penyimpanan persediaanBiaya penyimpanan persediaan Biaya pengadaan persediaan Biaya akibat kekurangan persediaan
  14. 14. Biaya penyimpanan persediaan (Carrying cost) Bersifat variabel terhadap jumlah barang yang dibeli Persediaan rata-rata Keterangan : Persediaan rata-rata A= Q / 2 = ( S / N ) / 2 Total biaya penyimpanan : TCC = C. P. A Keterangan : Q = kuantitas pesanan S = Penjualan tahunan N = Frekwensi pemesanan C = Biaya penyimpanan P = Harga beli per unit
  15. 15. Biaya Penyimpanan terdiri dari : Sewa gudang Biaya pemeliharaan barang di dalam gudang Biaya modal yang tertanam dalam inventori Pajak Asuransi
  16. 16. Besarnya Carrying Cost Dapat diperhitungkan dengan dua cara Berdasarkan persentase tertentu dari nilai inventori rata – rata Berdasarkan biaya per unit barang yang disimpan (dari jumlah rata – rata)
  17. 17. Biaya Pemesanan ( Ordering Cost ) Bersifat variabel terhadap frekuensi pesanan Total biaya pemesananTotal biaya pemesanan TOC = F. ( S / Q ) Keterangan : Q = kuantitas pesanan S = Penjualan tahunan F = Biaya tetap
  18. 18. Yang Termasuk Biaya Pemesanan – Biaya selama proses pesanan Biaya pengiriman permintaanBiaya pengiriman permintaan Biaya penerimaan barang Biaya penempatan barang ke dalam gudang Biaya prosesing pembayaran kepada supplier
  19. 19. Total Biaya Persediaan Total biaya Persediaan (TIC) = Total Biaya Penyimpanan (TCC) + Total Biaya Pemesanan (TOC)Pemesanan (TOC) TIC = TCC + TOC atau TIC = C. P. ( Q / 2 ) + F. ( S / Q)
  20. 20. Kuantitas Pemesanan Yang Optimal Dalam penentuan persediaan yang optimal dapat digunakan model kuantitas pemesanan yang ekonomis : Economic Ordering Quantity Model = EOQ EOQ adalah Kuantitas persediaan yang optimal atau yang menyebabkan biaya persediaan mencapai titik terendah Model EOQ adalah Suatu rumusan untuk menentukan kuantitas pesanan yang akan meminimumkan biaya persediaan.
  21. 21. Dasar Keputusan Dalam Model EOQ Berapa jumlah Barang (Baku/jadi) yang harus dipesan pada saat bahan tersebut perlu dibeli kembali – Replenishment cycledibeli kembali – Replenishment cycle Kapan perlu dilakukan pembelian kembali – reorder point
  22. 22. Model EOQ EOQ = 2. F.S C.P Keterangan : P = Harga beli per unit S = Penjualan tahunan F = Biaya tetap C = Biaya penyimpanan
  23. 23. Asumsi Model EOQ Jumlah kebutuhan barang/bahan sudah dapat ditentukan lebih dahulu secara pasti untuk penggunaan selama satu tahun atau satu periode tertentu. Penggunaan bahan selalu pada tingkat yang konstan secara kontinyu Pesanan persis diterima pada saat tingkat persediaan sama dengan nol atau diatas safety stock Harga konstan selama periode tersebut
  24. 24. Pemesanan Ulang – Reorder Point Titik dimana pemesanan harus dilakukan lagi untuk mengisi persediaanuntuk mengisi persediaan Titik pemesan ulang = Waktu tunggu x tingkat penggunaan
  25. 25. Persediaan Pengaman – Safety Stocks Persediaan tambahan yang dimiliki untuk berjaga-jaga terhadap perubahan tingkat penjualan atau kelambatan produksi –penjualan atau kelambatan produksi – pengiriman Maka Persediaan awal = EOQ + Safety stock Persediaan rata – rata = ( EOQ / 2 ) + safety stock
  26. 26. Menentukan Besarnya Safety Stock Faktor pengalaman Faktor dugaan Biaya Keterlambatan Contoh : Penggunaan per hari 15 Kg Keterlambatan pengiriman 10 Hari Maka besarnya safety stock = 10 x 15 Kg = 150 Kg
  27. 27. Contoh Kasus Perusahaan A : Penjualan/ tahun 2,6 juta kg terigu, biaya pemesanan $5000, biaya penyimpanan 2 % dari harga beli dan hargapenyimpanan 2 % dari harga beli dan harga beli $5 /kg. Persediaan pengaman 50.000 kg dan waktu pengiriman 2 minggu dan setiap pemesanan terigu harus dengan kelipatan 2000 kg.
  28. 28. Besarnya EOQ EOQ = 2. F.S C.P = √ ( 2 x 5000 x 2600000) / (0.02 x 5 ) = 509902 Kg = 510.000 Kg
  29. 29. Pemesanan Ulang Penggunaan per minggu = ( 2.600.000 / 52 ) = 50.000 Kg Titik pemesan ulang = Waktu pengiriman + safety stock = (2 minggu x 50.000) + 50.000 = 100.000 + 50.000 = 150.000 Kg
  30. 30. Pemesanan Dalam Satu Tahun Pemesanan dalam satu tahun = ( 2.600.000 / 510.000 ) = 5,098 kali atau 72 hari= 5,098 kali atau 72 hari = 10 minggu Tingkat Pemakaian per hari = ( 2.600.000 / 365 ) = 7.123, 287 Kg atau 7.124 Kg
  31. 31. Biaya Penyimpanan TCC = C. P. A atau TCC = C.P. (Q/2) TCC = (0,02) x ( $ 5) x (510.000 / 2) = 0,1 x 255.000 = $ 25.500
  32. 32. Biaya Pemesanan TOC = F. ( S / Q ) TOC = $ 5000 x ( 2.600.000 / 510.000 ) = $ 5000 x (5,098) = $ 25.490,20
  33. 33. Biaya Safety Stock = C. P . (safety stock) = (0,02) x ( $ 5 ) x ( 50.000 ) = 0,1 x ( 50.000 ) = $ 5.000
  34. 34. Total Biaya Persediaan - TIC = Biaya Penyimpanan + Biaya Pemesanan + Biaya safety stockBiaya safety stock = $ 25.500 + $ 25.490,20 + $ 5.000 = $ 55.990, 20
  35. 35. Grafik EOQ 500.000 Kg 560.000 Dalam satu tahun 13 kali 5 108 250.000 Minggu 100.000 Safety stock EOQ 50.000 Reorder point
  36. 36. Lanjutan Contoh Kasus …… Jika perusahaan A membeli terigu sebanyak 650.000 Kg maka biaya pengiriman ditangung oleh perusahaan pengolahanditangung oleh perusahaan pengolahan gandum sebesar $ 3.500 Apakah penawaran ini menguntungkan atau tidak ?
  37. 37. Biaya Persediaan - TIC Biaya pemesanan = $ 5.000 - $ 3.500 = $ 1.500 TCC = (0,02) x ($ 5) x (650.000 / 2 ) = 0,1 x 325.000= 0,1 x 325.000 = $ 32.500 TOC = $ 1.500 x ( 2.600.000 / 510.000) = $ 1.500 x 5,098 = $ 7.647 TIC = $ 32.500 + $ 7.647 + $ 5.000 = $ 45.147
  38. 38. Analisis Jika pesanan sejumlah 510.000 Kg Biaya persediaan $ 55.990,20 650.000 Kg Biaya persediaan $ 45.147650.000 Kg Biaya persediaan $ 45.147 Penawaran dari perusahaan pengolahan gandum perlu dipertimbangkan Pemesanan dalam satu tahun = 2.600.000 / 650.000 = 4 kali atau 13 minggu
  39. 39. Terima Kasih
  • WIDYOch

    Dec. 17, 2018
  • TivenaPrimaAldora

    Jul. 3, 2018
  • NurSeviHidayanti

    Jun. 6, 2017

Berbagi Ilmu Pengetahuan

Views

Total views

10,741

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

10

Actions

Downloads

76

Shares

0

Comments

0

Likes

3

×