SlideShare a Scribd company logo
2 MEDAN LISTRIK
Simon Patabang, MT.
http://spatabang.blogspot.co.id
Materi :
1. Teori muatan dan teori atom
2. Hukum Coulomb
3. Medan listrik
Teori Muatan
 Ada 2 jenis muatan: positif dan
negatif
 Dua muatan sejenis tolak-menolak
 Dua muatan beda jenis tarik-
menarik
 Muatan disimbolkan dengan q atau
Q, satuannya coulomb atau C.
 Muatan adalah besaran skalar
Teori Atom
• Muatan elektron e = 1,602 X 10-19 C
• Massa elektron me = 9,1 X 10-31 kg
• Massa proton mp = 1,67 X 10-27 kg
Hukum Coulomb
Untuk muatan q1 dan q2 yang terpisah
sejauh r, besarnya gaya listrik F pada
masing-masing muatan adalah :
12
8,854 10o x 

1 2
2 122
12
1
4 o
Q Q
F a
R

 

a12 adalah vektor satuan dari R12
Menurut H. Coulomb, gaya-gaya yang
terjadi pada dua buah muatan berjarak R
adalah :
 Sebanding dengan kedua muatan Q1 dan
Q2
 Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
 Muatan sejenis akan tolak-menolak
sedangkan muatan tak sejenis akan tarik-
menarik
 Arah gaya pada garis penghubung antara
kedua muatan
Contoh
1. Sebuah partikel alpha mempunyai
masa m = 6,64 X 10-27 kg dan
muatan q =+2e.
Bandingkanlah gaya tolak listrik Fe
antara kedua partikel alpha dengan
gaya tarik gravitasi antara kedua
partikel alpha Fg.
Penyelesaian
Diketahui :
m = 6,64 X 10-27 kg
q = +2e = 1,602 X 10-19 C = 3,2 X 10-19 C
Ditanya : Fe / Fg = ?
Jawab : Fe = 1 q2 Fg = G . m2
40 r2 r2
2. Diketahui sebuah muatan Q1 sebesar 300  C
yang terletak di titik A(1, 2, 3). Hitung gaya
Coulomb yang bekerja pada muatan lain Q2
sebesar - 100  C yang terletak di titik B(2, 0, 5).
Jawab :
Diketahui titik A(1, 2, 3) dan B(2, 0, 5).
Q1 = 300  C di titik A
Q2 = - 100  C di titik B
Ditanyakan : F antara Q1 dan Q2
• Vektor posisi muatan Q1 di A adalah r1 dan Q2 di
B adalah r2.
r1 = i + 2j + 3k
r2 = 2i + 5k
• Vektor jarak atara titik A dan B adalah :
12 2 1 (2 1) (0 2) (5 3) 2 2R r r i j k i j k          
  
2 2 2
12 1 ( 2) 2 3R     

• Besar vektor jarak R12 adalah :
• Vektor satuan dari jarak A dan B adalah :
12
12
12
( 2 )
3
R i j k
a
R
 
 



6 6
9
12 2
(300 10 )( 100 10 ) ( 2 2 )
9 10
3 3
10 20 20
x x i j k
F x
i j k N
 
  

   
• Gaya antara muatan Q1 dan Q2 adalah :
Medan Listrik
Medan listrik E adalah besarnya gaya
listrik per satuan muatan q0 yang
dikerahkan pada muatan tsb.
Didefinisikan dengan persamaan :
GARIS-GARIS MEDAN LISTRIK
• Konsep garis-garis medan listrik
diperkenalkan oleh Michael Faraday
• Dalam ruang di sekitar benda
bermuatan terdapat garis-garis gaya
medan listrik (lines of force).
• Besar medan listrik ditentukan oleh
rapat garis gaya persatuan luas
• Arah medan listrik di suatu titik searah
dengan garis singgung di titik tersebut.
Arah gaya pada muatan positip menuju ke titik
yang bermuatan negatip.
Garis-garis gaya medan
listrik antara 2 buah
muatan yang sejenis
Garis-garis gaya medan listrik
antara 2 buah muatan yang
tidak sejenis
Vektor Medan Listrik
 Pada titik P selalu dimisalkan bahwa ada
muatan uji qo yang bermuatan +.
 Medan listrik pada titik P akibat muatan
+q pada titik S, arahnya menjauhi
muatan +q.
 Medan listrik pada titik P akibat muatan
-q pada titik S, arahnya mendekati
muatan -q.
Medan Listrik Akibat Muatan Titik
• Medan listrik akibat muatan titik Q pada suatu
titik berjarak R dari Q seperti pada gambar
adalah:
2
1
4
R
o
Q
E a
R

 

Q
R
E

R ai bj ck  

R
R
a
R



dimana :
E

Q
R
2 3
Q R kQ
E k R
RR R
 

 
 
R ai bj ck  

2 2R R
F kQq Q
E a k a
q Rq R
  

 
 
• Medan listrik E adalah besarnya gaya listrik per
satuan muatan q yang dikerahkan pada muatan
tsb.
• Dengan memisalkan bahwa pada titik yang
jaraknya R dari muatan Q terdapat muatan titik
q, maka berdasarkan H. Coulomb diperoleh sbb:
q

2
1
4
R
o
Qq
F a
R

 

F
E
q



 Medan listrik adalah sebuah vektor,
sehingga total medan adalah jumlah
vektor dari medan individu
 Vektor E yang dihasilkan oleh muatan
titik positif arahnya menjauhi muatan
tersebut dan begitu juga sebaliknya
Contoh 1 :
Muatan Q1 berada di titik A(0,5) sedangkan
muatan Q2 di titik B(12,0), besarnya kedua
muatan masing-masing adalah Q1 = 30 C
dan Q2 = - 10 C. Hitunglah medan listrik
di titik C(2,-2)
Jawab :
2 2
31 31(0 2) (5 ( 2)) 2 7 2 7 7,28R i j i j R           
     
9 6
1
31 313 3
31
31
9 10 (30 10 )
( 2 7 )
7,28
( 46,65 163,29 ) /
kQ x x
E R i j
R
E i j N C

   
  
   

  
3 31 32
3
( 46,65 163,29 ) (84,86 16,97 )
(38,21 180,26 ) /
E E E i j i j
E i j N C
      
 
      
  
2 2
32 32(12 2) (0 ( 2)) 10 2 10 2 10,198R i j j R          
    
9 6
2
32 323 3
32
32
9 10 (10 10 )
(10 2 )
(10,198)
(84,86 16,97 ) /
kQ x x
E R i j
R
E i j N C

  
 
   

  
Contoh 2:
Sebuah Elektron dalam sebuah medan listrik Homogen di
antara dua pelat konduktor sejajar adalah E=1,00 X 10-4
N/C dengan arah ke atas. (Lihat gambar)
a) Jika sebuah elektron dilepaskan dari keadaan diam di
pelat sebelah atas, berapakah percepatannya?
b) Berapa laju dan energi kinetik yang diperoleh elektron
waktu berjalan 1,0 cm ke plat sebelah bawah?
c) Berapa waktu yang dibutuhkan elektron untuk
menempuh jarak ini?
Penyelesaian
Diketahui : me = 9,11 X 10-31 kg
-e = -1,60 X 10-19 C
E = 1,00 X 10-4 N/C
d = s = 1 cm = 1. 10-2 cm
Ditanya a) ay = ? b) vy dan K = ?
c) t = ?
Jawab :
b) Elektron bergerak di antara 2 plat dengan
kecepatan V sepanjang jarak d adalah :
vo = 0, dan d = -1,0 X 10-2 m
v2 = vo
2 + 2a s = 2a s
c) v = v0 + a t
TUGAS
Hitung medan listrik di titik M(3, - 4, 2) dalam ruang
hampa yang disebabkan oleh muatan Q1 = 2 10-9 C di
P1(0, 0, 0) dan Q2 = 3 10-9 C di P2 (- 1, 2, 3). Gambarkan
titik-titik tersebut dan vektor medan listrik di titik M.
Dikumpulkan pada hari Jumat
Sekian
Jawaban Tugas
2 2 2
1 1
2 2 2
2 2
3 4 2 (3 ) ( 4) (2) 5,385
4 6 (4 ) ( 6) ( 1) 7,280
R i j k R
R i j k R
        
         
 
 
1 21 2
1 2 3 3
1 2
kQ R kQ R
E E E
R R
   
 
  
9 9 9 9
3 3
9 10 (2 10 )(3 4 2 ) 9 10 (3 10 )(4 6 )
(5,385) (7,280)
(345,8 461,1 230,5 ) (279,9 419,9 70 )
625,7 881 160,5
x x i j k x x i j k
E
E i j k i j k
E i j k
 
   
 
     
  




More Related Content

What's hot

Ii Rangkaian Listrik Fasor
Ii Rangkaian Listrik FasorIi Rangkaian Listrik Fasor
Ii Rangkaian Listrik Fasor
Fauzi Nugroho
 
Polarisasi bahan dielektrik
Polarisasi bahan dielektrikPolarisasi bahan dielektrik
Polarisasi bahan dielektrik
Merah Mars HiiRo
 
Laporan Praktikum Flip Flop
Laporan Praktikum Flip FlopLaporan Praktikum Flip Flop
Laporan Praktikum Flip Flop
Anarstn
 
Bahan dielektrik dan kapasitansi
Bahan dielektrik dan kapasitansiBahan dielektrik dan kapasitansi
Bahan dielektrik dan kapasitansi
Asjar Zitus
 
Persamaandifferensial
PersamaandifferensialPersamaandifferensial
Persamaandifferensial
Meiky Ayah
 

What's hot (20)

8 Kapasitansi
8 Kapasitansi8 Kapasitansi
8 Kapasitansi
 
Medan vektor
Medan vektorMedan vektor
Medan vektor
 
Ii Rangkaian Listrik Fasor
Ii Rangkaian Listrik FasorIi Rangkaian Listrik Fasor
Ii Rangkaian Listrik Fasor
 
2 a medan listrik
2 a medan listrik2 a medan listrik
2 a medan listrik
 
Laporan Praktikum Gerbang logika
Laporan Praktikum Gerbang logikaLaporan Praktikum Gerbang logika
Laporan Praktikum Gerbang logika
 
Hukum Gauss
Hukum Gauss Hukum Gauss
Hukum Gauss
 
semikonduktor
semikonduktorsemikonduktor
semikonduktor
 
Polarisasi bahan dielektrik
Polarisasi bahan dielektrikPolarisasi bahan dielektrik
Polarisasi bahan dielektrik
 
Fisika Potensial Listrik
Fisika Potensial ListrikFisika Potensial Listrik
Fisika Potensial Listrik
 
Laporan Praktikum Flip Flop
Laporan Praktikum Flip FlopLaporan Praktikum Flip Flop
Laporan Praktikum Flip Flop
 
1 sinyal
1  sinyal1  sinyal
1 sinyal
 
Bahan dielektrik dan kapasitansi
Bahan dielektrik dan kapasitansiBahan dielektrik dan kapasitansi
Bahan dielektrik dan kapasitansi
 
Analisis vektor
Analisis vektorAnalisis vektor
Analisis vektor
 
Transformasi Laplace
Transformasi LaplaceTransformasi Laplace
Transformasi Laplace
 
Persamaandifferensial
PersamaandifferensialPersamaandifferensial
Persamaandifferensial
 
Fisika inti diktat
Fisika inti diktatFisika inti diktat
Fisika inti diktat
 
Modul 3 transformasi laplace
Modul 3 transformasi laplaceModul 3 transformasi laplace
Modul 3 transformasi laplace
 
Jembatan Wheatstone
Jembatan WheatstoneJembatan Wheatstone
Jembatan Wheatstone
 
Rangkaian Integral & Diferensial RC
Rangkaian Integral & Diferensial RCRangkaian Integral & Diferensial RC
Rangkaian Integral & Diferensial RC
 
8 rangkaian rlc seri
8 rangkaian rlc seri8 rangkaian rlc seri
8 rangkaian rlc seri
 

Viewers also liked

Viewers also liked (12)

1 analisis vektor
1 analisis vektor1 analisis vektor
1 analisis vektor
 
3 medan listrik 2
3 medan listrik 23 medan listrik 2
3 medan listrik 2
 
1. energi listrik
1. energi listrik1. energi listrik
1. energi listrik
 
Points to remember when buying a house in India - Dreamz Infra Ventures
Points to remember when buying a house in India - Dreamz Infra VenturesPoints to remember when buying a house in India - Dreamz Infra Ventures
Points to remember when buying a house in India - Dreamz Infra Ventures
 
Manual upel 2016 (1).pdf'
Manual upel 2016 (1).pdf'Manual upel 2016 (1).pdf'
Manual upel 2016 (1).pdf'
 
Are Brands Geared Up for Voice Search?
Are Brands Geared Up for Voice Search?Are Brands Geared Up for Voice Search?
Are Brands Geared Up for Voice Search?
 
小青的動畫習作:載入進度條
小青的動畫習作:載入進度條小青的動畫習作:載入進度條
小青的動畫習作:載入進度條
 
матвієнтко
матвієнткоматвієнтко
матвієнтко
 
мечніков
мечніковмечніков
мечніков
 
De Quervain's (subacute) thyroiditis: Symptoms, causes, diagnosis and treatment
De Quervain's (subacute) thyroiditis: Symptoms, causes, diagnosis and treatmentDe Quervain's (subacute) thyroiditis: Symptoms, causes, diagnosis and treatment
De Quervain's (subacute) thyroiditis: Symptoms, causes, diagnosis and treatment
 
Nurlaila Latupono,SE, Prof.Dr.Ir.Hapzi Ali, MM, CMA, Rencana Pemasaran Berbas...
Nurlaila Latupono,SE, Prof.Dr.Ir.Hapzi Ali, MM, CMA, Rencana Pemasaran Berbas...Nurlaila Latupono,SE, Prof.Dr.Ir.Hapzi Ali, MM, CMA, Rencana Pemasaran Berbas...
Nurlaila Latupono,SE, Prof.Dr.Ir.Hapzi Ali, MM, CMA, Rencana Pemasaran Berbas...
 
Automation in Education through ERP
Automation in Education through ERPAutomation in Education through ERP
Automation in Education through ERP
 

Similar to 2 medan listrik 1

12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
JonniAdri
 
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdfBab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
alicia530920
 
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
Niko Kusuma
 
1listrikmagnetmuatandiskrit
1listrikmagnetmuatandiskrit1listrikmagnetmuatandiskrit
1listrikmagnetmuatandiskrit
sumberlor
 

Similar to 2 medan listrik 1 (20)

Soal fisika listrik..
Soal fisika listrik..Soal fisika listrik..
Soal fisika listrik..
 
Listrik1
Listrik1Listrik1
Listrik1
 
Listrik statis
Listrik statisListrik statis
Listrik statis
 
12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
12_3_Listrik_Statis_210803_151815 (1).pdf
 
Bab 2 medan listrik
Bab 2 medan listrikBab 2 medan listrik
Bab 2 medan listrik
 
1 medan listrik ok
1  medan listrik ok1  medan listrik ok
1 medan listrik ok
 
Diktat fisika 12 listrik statis
Diktat fisika 12   listrik statisDiktat fisika 12   listrik statis
Diktat fisika 12 listrik statis
 
LISTRIK STATIS.ppt
LISTRIK STATIS.pptLISTRIK STATIS.ppt
LISTRIK STATIS.ppt
 
Listrik Statis petemuan 4.ppt
Listrik Statis petemuan 4.pptListrik Statis petemuan 4.ppt
Listrik Statis petemuan 4.ppt
 
Muatan Medan Listrik
Muatan Medan ListrikMuatan Medan Listrik
Muatan Medan Listrik
 
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdfBab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
Bab 1 Medan Listrik dan Hukum Gauss part 1.pdf
 
Bab 1 Hukum Coulomb Baru.ppt
Bab 1 Hukum Coulomb Baru.pptBab 1 Hukum Coulomb Baru.ppt
Bab 1 Hukum Coulomb Baru.ppt
 
UMPTN Fisika 2002 region I Kode 121
UMPTN Fisika 2002 region I Kode 121UMPTN Fisika 2002 region I Kode 121
UMPTN Fisika 2002 region I Kode 121
 
Tugaselektroteknik
TugaselektroteknikTugaselektroteknik
Tugaselektroteknik
 
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
Tugas pengantar elektro teknik 5 (kapasitor)
 
Listrik Statis
Listrik StatisListrik Statis
Listrik Statis
 
Kuat medan listrik
Kuat medan listrikKuat medan listrik
Kuat medan listrik
 
medan magnet
medan magnetmedan magnet
medan magnet
 
1listrikmagnetmuatandiskrit
1listrikmagnetmuatandiskrit1listrikmagnetmuatandiskrit
1listrikmagnetmuatandiskrit
 
Medan listrik
Medan listrikMedan listrik
Medan listrik
 

More from Simon Patabang

More from Simon Patabang (20)

6 DAYA PADA RANGKAIAN RLC.pdf
6 DAYA PADA RANGKAIAN RLC.pdf6 DAYA PADA RANGKAIAN RLC.pdf
6 DAYA PADA RANGKAIAN RLC.pdf
 
ANALISIS PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN ...
ANALISIS  PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN ...ANALISIS  PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN ...
ANALISIS PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN ...
 
Analisis penggunaan swer untuk mengatasi masalah jatuh
Analisis penggunaan swer untuk mengatasi masalah jatuhAnalisis penggunaan swer untuk mengatasi masalah jatuh
Analisis penggunaan swer untuk mengatasi masalah jatuh
 
Analisis pemanfaatan kapasitor daya untuk menambah kemampuan
Analisis pemanfaatan kapasitor daya untuk menambah kemampuanAnalisis pemanfaatan kapasitor daya untuk menambah kemampuan
Analisis pemanfaatan kapasitor daya untuk menambah kemampuan
 
Lap Akhir IbM Iptek Bagi Masyarakat
Lap Akhir IbM Iptek Bagi MasyarakatLap Akhir IbM Iptek Bagi Masyarakat
Lap Akhir IbM Iptek Bagi Masyarakat
 
Jurnal Pengabdian 2017 2018
Jurnal Pengabdian 2017 2018Jurnal Pengabdian 2017 2018
Jurnal Pengabdian 2017 2018
 
Jurnal Pengabdian Tahun 2018 2019
Jurnal  Pengabdian Tahun 2018 2019Jurnal  Pengabdian Tahun 2018 2019
Jurnal Pengabdian Tahun 2018 2019
 
Modulpraktikum dasar instalasi listrik
Modulpraktikum dasar instalasi listrikModulpraktikum dasar instalasi listrik
Modulpraktikum dasar instalasi listrik
 
Dasar pemrograman pascal
Dasar pemrograman pascalDasar pemrograman pascal
Dasar pemrograman pascal
 
11 perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat
11 perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat11 perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat
11 perencanaan instalasi listrik rumah bertingkat
 
9 perencanaan instalasi listrik 1 phasa
9 perencanaan instalasi listrik 1 phasa 9 perencanaan instalasi listrik 1 phasa
9 perencanaan instalasi listrik 1 phasa
 
10 analisis komponen
10 analisis komponen10 analisis komponen
10 analisis komponen
 
13 jembatan arus bolak – balik
13 jembatan arus bolak – balik13 jembatan arus bolak – balik
13 jembatan arus bolak – balik
 
12 rangkaian rlc pararel
12 rangkaian rlc  pararel12 rangkaian rlc  pararel
12 rangkaian rlc pararel
 
8 beban rlc
8 beban rlc8 beban rlc
8 beban rlc
 
7 jenis beban ac
7 jenis beban ac7 jenis beban ac
7 jenis beban ac
 
6 rangkaian arus bolak balik
6 rangkaian arus bolak balik6 rangkaian arus bolak balik
6 rangkaian arus bolak balik
 
5 teorema rangkaian listrik
5 teorema rangkaian listrik5 teorema rangkaian listrik
5 teorema rangkaian listrik
 
4 metoda analisis rangkaian elektronika
4 metoda analisis rangkaian elektronika4 metoda analisis rangkaian elektronika
4 metoda analisis rangkaian elektronika
 
2. hukum dasar rangkaian elektronika
2. hukum dasar rangkaian elektronika2. hukum dasar rangkaian elektronika
2. hukum dasar rangkaian elektronika
 

Recently uploaded

PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptxPPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
BerbagiKebaikan2
 

Recently uploaded (20)

Form B8 Rubrik Refleksi Program Pengembangan Kompetensi Guru -1.docx
Form B8 Rubrik Refleksi Program Pengembangan Kompetensi Guru -1.docxForm B8 Rubrik Refleksi Program Pengembangan Kompetensi Guru -1.docx
Form B8 Rubrik Refleksi Program Pengembangan Kompetensi Guru -1.docx
 
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNaufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisaiKonflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
 
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
 
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docxCONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
CONTOH LAPORAN PARTISIPAN OBSERVASI.docx
 
AKSI NYATA PENYEBARAN PEMAHAMAN MERDEKA BELAJAR
AKSI NYATA PENYEBARAN PEMAHAMAN MERDEKA BELAJARAKSI NYATA PENYEBARAN PEMAHAMAN MERDEKA BELAJAR
AKSI NYATA PENYEBARAN PEMAHAMAN MERDEKA BELAJAR
 
Sosialisme Kapitalis Karl Marx (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Sosialisme Kapitalis Karl Marx (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)Sosialisme Kapitalis Karl Marx (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Sosialisme Kapitalis Karl Marx (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
 
Dhea Salsabila_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Dhea Salsabila_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfDhea Salsabila_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Dhea Salsabila_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
Teori Sosiologi Emile Durkheim (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Teori Sosiologi Emile Durkheim (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)Teori Sosiologi Emile Durkheim (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
Teori Sosiologi Emile Durkheim (Dosen Pengampu: Khoirin Nisai Shalihati)
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 1 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 1 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 1 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 1 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 2 KURIKULUM MERDEKAMODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA
 
Solusi dan Strategi ATHG yang di hadapi Indonesia (Kelas 11).pptx
Solusi dan Strategi ATHG yang di hadapi Indonesia (Kelas 11).pptxSolusi dan Strategi ATHG yang di hadapi Indonesia (Kelas 11).pptx
Solusi dan Strategi ATHG yang di hadapi Indonesia (Kelas 11).pptx
 
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
 
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptxPresentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
Presentasi visi misi revisi sekolah dasar.pptx
 
PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptxPPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
PPT Akidah Akhlak (Akhlak Terpuji) GENAP-1.pptx
 
RENCANA + Link2 MATERI Training _PEMBEKALAN Kompetensi_PENGELOLAAN PENGADAAN...
RENCANA + Link2 MATERI  Training _PEMBEKALAN Kompetensi_PENGELOLAAN PENGADAAN...RENCANA + Link2 MATERI  Training _PEMBEKALAN Kompetensi_PENGELOLAAN PENGADAAN...
RENCANA + Link2 MATERI Training _PEMBEKALAN Kompetensi_PENGELOLAAN PENGADAAN...
 
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfSusi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis JurnalRepi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
Repi jayanti_2021 B_Analsis Kritis Jurnal
 
Sapawarga - Manual Guide PPDB Tahun 2024.pdf
Sapawarga - Manual Guide PPDB Tahun 2024.pdfSapawarga - Manual Guide PPDB Tahun 2024.pdf
Sapawarga - Manual Guide PPDB Tahun 2024.pdf
 

2 medan listrik 1

  • 1. 2 MEDAN LISTRIK Simon Patabang, MT. http://spatabang.blogspot.co.id
  • 2. Materi : 1. Teori muatan dan teori atom 2. Hukum Coulomb 3. Medan listrik
  • 3. Teori Muatan  Ada 2 jenis muatan: positif dan negatif  Dua muatan sejenis tolak-menolak  Dua muatan beda jenis tarik- menarik  Muatan disimbolkan dengan q atau Q, satuannya coulomb atau C.  Muatan adalah besaran skalar
  • 4. Teori Atom • Muatan elektron e = 1,602 X 10-19 C • Massa elektron me = 9,1 X 10-31 kg • Massa proton mp = 1,67 X 10-27 kg
  • 5. Hukum Coulomb Untuk muatan q1 dan q2 yang terpisah sejauh r, besarnya gaya listrik F pada masing-masing muatan adalah : 12 8,854 10o x   1 2 2 122 12 1 4 o Q Q F a R     a12 adalah vektor satuan dari R12
  • 6. Menurut H. Coulomb, gaya-gaya yang terjadi pada dua buah muatan berjarak R adalah :  Sebanding dengan kedua muatan Q1 dan Q2  Berbanding terbalik dengan kuadrat jarak  Muatan sejenis akan tolak-menolak sedangkan muatan tak sejenis akan tarik- menarik  Arah gaya pada garis penghubung antara kedua muatan
  • 7. Contoh 1. Sebuah partikel alpha mempunyai masa m = 6,64 X 10-27 kg dan muatan q =+2e. Bandingkanlah gaya tolak listrik Fe antara kedua partikel alpha dengan gaya tarik gravitasi antara kedua partikel alpha Fg.
  • 8. Penyelesaian Diketahui : m = 6,64 X 10-27 kg q = +2e = 1,602 X 10-19 C = 3,2 X 10-19 C Ditanya : Fe / Fg = ? Jawab : Fe = 1 q2 Fg = G . m2 40 r2 r2
  • 9. 2. Diketahui sebuah muatan Q1 sebesar 300  C yang terletak di titik A(1, 2, 3). Hitung gaya Coulomb yang bekerja pada muatan lain Q2 sebesar - 100  C yang terletak di titik B(2, 0, 5). Jawab : Diketahui titik A(1, 2, 3) dan B(2, 0, 5). Q1 = 300  C di titik A Q2 = - 100  C di titik B Ditanyakan : F antara Q1 dan Q2
  • 10. • Vektor posisi muatan Q1 di A adalah r1 dan Q2 di B adalah r2. r1 = i + 2j + 3k r2 = 2i + 5k • Vektor jarak atara titik A dan B adalah : 12 2 1 (2 1) (0 2) (5 3) 2 2R r r i j k i j k              2 2 2 12 1 ( 2) 2 3R       • Besar vektor jarak R12 adalah :
  • 11. • Vektor satuan dari jarak A dan B adalah : 12 12 12 ( 2 ) 3 R i j k a R        6 6 9 12 2 (300 10 )( 100 10 ) ( 2 2 ) 9 10 3 3 10 20 20 x x i j k F x i j k N           • Gaya antara muatan Q1 dan Q2 adalah :
  • 12. Medan Listrik Medan listrik E adalah besarnya gaya listrik per satuan muatan q0 yang dikerahkan pada muatan tsb. Didefinisikan dengan persamaan :
  • 13. GARIS-GARIS MEDAN LISTRIK • Konsep garis-garis medan listrik diperkenalkan oleh Michael Faraday • Dalam ruang di sekitar benda bermuatan terdapat garis-garis gaya medan listrik (lines of force). • Besar medan listrik ditentukan oleh rapat garis gaya persatuan luas • Arah medan listrik di suatu titik searah dengan garis singgung di titik tersebut.
  • 14. Arah gaya pada muatan positip menuju ke titik yang bermuatan negatip.
  • 15. Garis-garis gaya medan listrik antara 2 buah muatan yang sejenis Garis-garis gaya medan listrik antara 2 buah muatan yang tidak sejenis
  • 16. Vektor Medan Listrik  Pada titik P selalu dimisalkan bahwa ada muatan uji qo yang bermuatan +.  Medan listrik pada titik P akibat muatan +q pada titik S, arahnya menjauhi muatan +q.  Medan listrik pada titik P akibat muatan -q pada titik S, arahnya mendekati muatan -q.
  • 17. Medan Listrik Akibat Muatan Titik • Medan listrik akibat muatan titik Q pada suatu titik berjarak R dari Q seperti pada gambar adalah: 2 1 4 R o Q E a R     Q R E  R ai bj ck    R R a R    dimana :
  • 18. E  Q R 2 3 Q R kQ E k R RR R        R ai bj ck    2 2R R F kQq Q E a k a q Rq R         • Medan listrik E adalah besarnya gaya listrik per satuan muatan q yang dikerahkan pada muatan tsb. • Dengan memisalkan bahwa pada titik yang jaraknya R dari muatan Q terdapat muatan titik q, maka berdasarkan H. Coulomb diperoleh sbb: q  2 1 4 R o Qq F a R     F E q   
  • 19.  Medan listrik adalah sebuah vektor, sehingga total medan adalah jumlah vektor dari medan individu  Vektor E yang dihasilkan oleh muatan titik positif arahnya menjauhi muatan tersebut dan begitu juga sebaliknya
  • 20. Contoh 1 : Muatan Q1 berada di titik A(0,5) sedangkan muatan Q2 di titik B(12,0), besarnya kedua muatan masing-masing adalah Q1 = 30 C dan Q2 = - 10 C. Hitunglah medan listrik di titik C(2,-2) Jawab :
  • 21. 2 2 31 31(0 2) (5 ( 2)) 2 7 2 7 7,28R i j i j R                  9 6 1 31 313 3 31 31 9 10 (30 10 ) ( 2 7 ) 7,28 ( 46,65 163,29 ) / kQ x x E R i j R E i j N C                
  • 22. 3 31 32 3 ( 46,65 163,29 ) (84,86 16,97 ) (38,21 180,26 ) / E E E i j i j E i j N C                    2 2 32 32(12 2) (0 ( 2)) 10 2 10 2 10,198R i j j R                9 6 2 32 323 3 32 32 9 10 (10 10 ) (10 2 ) (10,198) (84,86 16,97 ) / kQ x x E R i j R E i j N C              
  • 23. Contoh 2: Sebuah Elektron dalam sebuah medan listrik Homogen di antara dua pelat konduktor sejajar adalah E=1,00 X 10-4 N/C dengan arah ke atas. (Lihat gambar) a) Jika sebuah elektron dilepaskan dari keadaan diam di pelat sebelah atas, berapakah percepatannya? b) Berapa laju dan energi kinetik yang diperoleh elektron waktu berjalan 1,0 cm ke plat sebelah bawah? c) Berapa waktu yang dibutuhkan elektron untuk menempuh jarak ini?
  • 24. Penyelesaian Diketahui : me = 9,11 X 10-31 kg -e = -1,60 X 10-19 C E = 1,00 X 10-4 N/C d = s = 1 cm = 1. 10-2 cm Ditanya a) ay = ? b) vy dan K = ? c) t = ? Jawab :
  • 25. b) Elektron bergerak di antara 2 plat dengan kecepatan V sepanjang jarak d adalah : vo = 0, dan d = -1,0 X 10-2 m v2 = vo 2 + 2a s = 2a s
  • 26. c) v = v0 + a t
  • 27. TUGAS Hitung medan listrik di titik M(3, - 4, 2) dalam ruang hampa yang disebabkan oleh muatan Q1 = 2 10-9 C di P1(0, 0, 0) dan Q2 = 3 10-9 C di P2 (- 1, 2, 3). Gambarkan titik-titik tersebut dan vektor medan listrik di titik M. Dikumpulkan pada hari Jumat
  • 29. Jawaban Tugas 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 3 4 2 (3 ) ( 4) (2) 5,385 4 6 (4 ) ( 6) ( 1) 7,280 R i j k R R i j k R                        1 21 2 1 2 3 3 1 2 kQ R kQ R E E E R R          9 9 9 9 3 3 9 10 (2 10 )(3 4 2 ) 9 10 (3 10 )(4 6 ) (5,385) (7,280) (345,8 461,1 230,5 ) (279,9 419,9 70 ) 625,7 881 160,5 x x i j k x x i j k E E i j k i j k E i j k                    