Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

10 analisis komponen

1,285 views

Published on

Analisa Kebutuhan Komponen Instalasi

Published in: Education
  • Be the first to comment

10 analisis komponen

  1. 1. Analisis Komponen Instalasi Listrik Simon Patabang, MT.
  2. 2. Pendahuluan • Menganalisis kebutuhan bahan dan biaya instalasi listrik penerangan rumah tinggal merupakan kegiatan seorang perencana instalasi. • Tugasnya adalah untuk menghitung jumlah komponen atau bahan instalasi, pemipaan, pengkabelan, saklar dan kotak kontak serta perlengkapan hubung bagi (PHB) dengan gambar rencana. • Analisa kebutuhan komponen instalasi dilakukan dengan memperhatikan : 1. Gambar denah rumah 2. Diagram pengkabelan (wiring) 3. Diagram satu garis
  3. 3. Pekerjaan Listrik Pekerjaan listrik dalam instalasi meliputi : 1. Pengadaan 2. Pemasangan instalasi listrik dan daya 3. Pengujian
  4. 4. Sistem instalasi yang dimaksud meliputi : 1. Instalasi pentanahan. 2. Pengadaan dan pemasangan instalasi kabel feeder tegangan rendah. 3. Pengadaan dan pemasangan insatalasi panel utama dan panel cabang. 4. Pemasangan dan pengadaan kebel di dalam maupun di luar gedung. 5. Pemasangan dan pengadaan instalasi penerangan dan tenaga, termasuk fixture, saklar dan kotak kontak.
  5. 5. Penggunaan Material • Semua bahan yang digunakan adalah jenis material yang berkualitas terbaik dalam keadaan baru. • Semua bahan yang digunakan sesuai dengan mutu dan standar yang berlaku, baik standar nasional SNI maupun internasional IEC (International Electrotechnical Commission)
  6. 6. Analisis Biaya Instalasi • Analisis biaya instalasi meliputi bahan instalasi, upah tenaga kerja dan biaya tak terduga dan keuntungan. • Jumlah biaya instalasi listrik mahal dan murahnya tergantung dari jenis bahan yang digunakan, jenis pekerjaan, ketrampilan para tenaga kerja, dan alat-alat atau bahan yang digunakan.
  7. 7. Komponen atau Bahan • Kawat penghantar listrik yang dipergunakan adalah jenis kabel NYA, NYM dan NYY untuk kabel pentanahan. • Jumlah titik-titik penerangan pada tiap-tiap ruang disesuaikan dengan kebutuhan intensitas penerangan dalam ruangan yang diinginkan. • Jumlah titik lampu dalam suatu ruangan harus dihitung berdasarkan standar pencahayaan ruangan.
  8. 8. Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam perhitungan jumlah titik lampu adalah : 1. Luas ruangan 2. Intensitas penerangan yang dibutuhkan 3. Tinggi bidang kerja 4. Tinggi plafon 5. Luminasi lampu yang dipancarkan
  9. 9. Contoh Buatlah perencanakan Instalasi sistem 1 fasa, 1 group dari gambar denah rumah ukuran 750 x 1125 x 400 cm di bawah ini.
  10. 10. Data Denah Rumah Berdasarkan gambar denah rumah pada Gambar diperoleh data sebagai berikut : 1. Luas bangunan 750 x 1125 cm 2. Ruangan terdiri dari ruang tamu, ruang makan, 3 kamar tidur, ruang dapur dan kamar mandi/WC. 3. 8 titik lampu 4. 2 kotak kontak 5. 6 saklar tunggal 6. 1 saklar seri untuk 2 lampu di ruang tamu dan teras
  11. 11. Analisis Kebutuhan Bahan Instalasi Berdasarkan data yang diperoleh dari denah rumah, maka bahan-bahan instalasi dapat diidentisikasi sebagai berikut : 1. 1 buah MCB 2. 6 saklar tunggal 3. 1 saklar seri 4. 2 kotak kontak (stop kontak) 5. 8 titik lampu 6. 8 Fitting lampu
  12. 12. 6. Pipa PVC 5/8” • Pipa PVC digunakan untuk pemasangan kabel dalam tembok untuk komponen saklar dan stop kontak. • Menurut aturan PUIL, saklar dan stop kontak dipasang dengan jarak minimum 1,5 m dari lantai. • Jika jarak lantai dengan plafon adalah 3,5 m, maka panjang pipa untuk tiap komponen adalah : 3,5 – 1,5 = 2 m • Jadi untuk saklar tunggal, seri, dan stop kontak adalah ( 6 + 1 + 2) x 2 = 18 m. • 1 batang pipa, panjangnya 4 m, jadi 18/4 = 4,5 m. Maka dibutuhkan 5 batang pipa PVC.
  13. 13. 7. Penutup ujung pipa (tule) • Tule dipasang pada ujung pipa, dan berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan isolasi ketika menarik kabel pada saat dipasang. • Karena ada 10 potong pipa dengan 2 ujung maka jumlah tule adalah 10 x 2 = 20 buah
  14. 14. 8. Kotak sambung (Junction box) • Menurut gambar, ada 16 percabangan, sehingga dibutuhkan 16 kotak sambung. Kotal sambung biasa juga disebut T-dos. 9. Kabel penghantar a) Kabel dalam pipa • Panjang kabel NYA dihitung menurut panjangnya pipa PVC ditambah untuk 10 cm pada sambungan- sambungan dari saklar-saklar, kotak kontak dan sambungan lainnya. • Panjang pipa 2 m, maka panjang kabel dalam pipa adalah 2m + 10 cm = 2,1 m
  15. 15. Perhitungan panjang kabel dalam pipa adalah sebagai berikut : 6 buah saklar tunggal = 6 x 2 x 2,1 m = 25,20 m 1 buah saklar seri = 1 x 3 x 2,1 m = 06,30 m 2 buah kotak kontak = 2 x 3 x 2,1 m = 12,60 m 1 buah MCB = 1 x 2 x 2,1 m = 04,20 m Jumlah = 48,30 m
  16. 16. b) Kabel di atas plafon • Kebutuhan kabel di atas plafon ditambah dengan 10 cm pada sambungan/ perca- bangan • Panjangnya ditentukan dengan mengukur panjang yang terdapat dalam gambar menurut skala sbb : a) Saluran utama : 4 x 3,75 = 15 m = 15 m b) Saluran dari kotak sambung ke fitting : 8 x 2,5 m = 20 m = 20 m Jumlah panjang kabel pada plafon adalah : 15m + 20m + 10 cm = 35,1m
  17. 17. c) Panjang kabel adalah 48,30 m + 35,1m = 83,4 m Total kebutuhan kabel adalah jumlah hasil perhitungan + 10%. • Total kabel = 83,4 + 83,4 x 10% = 91,74 m • 1 rol kabel NYA panjangnya 100 m • Jadi untuk keperluan kabel tersebut dapat dibeli 1 rol kabel NYA • Masing masing untuk 1 rol warna hitam (fasa), 1 rol warna biru (netral) dan 1 rol kabel grounding (pentanahan) warna kuning bergaris hijau.
  18. 18. • 1 rol kabel NYA panjangnya 100 m • Jadi untuk keperluan kabel tersebut dapat dibeli 1,5 rol kabel NYA • Masing masing untuk 1,5 rol warna merah, 1,5 rol warna hitam dan 1,5 rol kabel grounding (pentanahan) warna bergaris hijau kuning.
  19. 19. Rancangan Anggaran Belanja (RAB) 1. Estimasi Kebutuhan Bahan dan Harga.
  20. 20. 2. Estimasi Tenaga Kerja dan Upah • Pemasangan instalasi listrik mengacu pada gambar rencana dan diagram pengkabelan. • Pemasangan kabel listrik dan pipa kabel dilakukan oleh tenaga kerja yang ahli dan dibantu oleh tenaga pembantu. • Untuk mengerjakan instalasi listrik tersebut diperlukan 2 orang tukang listrik dan 1 orang pelaksana selama 6 hari, dengan perincian upah sebagai berikut :
  21. 21. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
  22. 22. 3. Total Biaya Perencanaan Instalasi Ongkos perencanaan dan pengerjaan : Rp 4.753.000,- Biaya tak terduga kira-kira 10 % : Rp 475.300,- Keuntungan 8%-20% : Rp 712.950,- + =================================================== Jumlah : Rp 5.941.250,-
  23. 23. Tugas : Buatlah rencana anggaran biaya (RAB) serta kebutuhan bahan instalasi rumah tinggal seperti pada Gambar meliputi : 1. Jumlah saklar 2. Jumlah stop kontak 3. Jumlah panjang kabel penghantar 4. Panel hubung bagi berikut isinya 5. Harga masing-masing komponen/bahan 6. Harga pemasangan pertitik 7. Biaya pelaksanaan pekerjaan 8. Biaya tenaga kerja dan upah 9. Biaya keseluruhan instalasi beserta jaringan instalasi listriknya.
  24. 24. Sekian

×