SDI 2013
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Kelompok 1
Alifa Isherdianti Nabila
Dewina Nurjanah
Dita Fakhrunnisa
Dea Aria...
Di dalam Al Qur’an, peranan
pemuda diungkapkan dalam kisah
Ashabul Kahfi (18:9-22), kisah
pemuda Ibrahim (21:60,69 dan 2:2...
SEPULUH RISALAH PEMUDA
1. Memahami Islam

Mustahil pemuda dapat memuliakan Islam kalau mereka sendiri tidak memahami
Islam...
4. Berjihad dijalan Islam
a. Jihad Lisaani, menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir, munafik dan
fasiq yang dis...
7. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam
Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal jama’i secara efektif ...
CINTA
Menurut Abdullah Nasih Ulwan, cinta memiliki tiga tingkatan

- Cinta tingkat tertinggi, yaitu cinta kepada
Allah dan...
Akhlak
• Faktor yang mempengaruhi akhlak
:
1. Keluarga
2. Genetik
3. Lingkungan
4. Pengetahuan akan agama
• Untuk memperoleh ahlak yang baik :
- Mendalami ilmu agama
- Mempelajarinya secara langsung
- Mempelajarinya secara tidak...
Sdi 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sdi 2013

253 views

Published on

religius :)) acara Studi dasar Islamic

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
253
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sdi 2013

  1. 1. SDI 2013 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Kelompok 1 Alifa Isherdianti Nabila Dewina Nurjanah Dita Fakhrunnisa Dea Ariana Dewi Fitri Lastiyanti Intan Nurazizzah Rachman Niky Maulani Lusiana Eka K. Novia Santriwati Risma Deliani N.A. Siti Jeri
  2. 2. Di dalam Al Qur’an, peranan pemuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi (18:9-22), kisah pemuda Ibrahim (21:60,69 dan 2:258) dan pemuda dibunuh oleh Ashabul Uhdud (lihat tafsir Ibnu Katsir Q.S. Al Buruuj) dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW, sebagai berikut: Manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima: masa mudamu sebellum datang masa tuamu; masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu; masa kayamu sebelum datang masa miskinmu; masa hidupmu sebelum datang masa matimu; masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.” (H.R. Al Baihaqi)
  3. 3. SEPULUH RISALAH PEMUDA 1. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan Islam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam (35:28, 58:11) 2. Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasul-Nya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk (23:51). Tunduk patuh berlandaskan cinta kepada-Nya (2:165) dan ittiba’ (mengikuti) rasul-Nya (3:31, 53:3-4). 3. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (khusrin) dalam hidup adalah senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam (103:1-3, 41:33, 3:110, 9:71, 5:7879).
  4. 4. 4. Berjihad dijalan Islam a. Jihad Lisaani, menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir, munafik dan fasiq yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW. (5:62) b. Jihad Maali atau jihad dengan harta (49:15, 9:111). Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya, karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana. c. Jihad Bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuatan dan jiwa (22:39, 2:190, 8:39, 9:36). Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir, berusaha mengusir mereka dari bumi Islam, memerangi kaum murtad dalam negeri Islam, melawan pemberontakan atau pembangkangan atas negara Islam. d. Jihad Siyaasi atau jihad politik. e. Jihad Tarbawi/ta’limi, yakni bersungguh-sungguh mengajarkan, menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam (3:79) 5. Sabar dan istiqomah di atas jalan Islam (21:83-85, 38:41-44, 37:100-107, 21:68-69, 71:5-9) Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqamah. “Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari iman.” (H.R. Abu Nu’aim) 6. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah islamiyah sesama muslim (8:63, 59:9). “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan, antara satu dengan yang lainnya saling mengokohkan,” (Al hadist)
  5. 5. 7. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal jama’i secara efektif dan efisien (3:146) 8. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis. Sebaliknya, harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis (12:87, 15:56). 9. Introspeksi diri (muhasabah) terhadap segala aktivitas yang telah dilakukan Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulang kesalahan yang sama di hari mendatang, tidak terjebak dengan permasalahan yang sama dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik (13:11). 10. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah, dan jihad merupakan masalah fundamental agar amal itu diterima sekaligus sukses. “Sesungguhnya Allah menolong umat ini hanya karena orang-orang yang lemah di antara mereka yaitu dengan dakwah, shalat dan ikhlas mereka,” (H.R. An Nasai dari Sa’ad bin Abi Waqash)
  6. 6. CINTA Menurut Abdullah Nasih Ulwan, cinta memiliki tiga tingkatan - Cinta tingkat tertinggi, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalanNya - Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat - Cinta tingkat terendah; ialah cinta yang lebih mengutamakan cinta kepada keluarga, harta dan masalah dunia dari pada mencintai Allah dan Rasul-Nya
  7. 7. Akhlak • Faktor yang mempengaruhi akhlak : 1. Keluarga 2. Genetik 3. Lingkungan 4. Pengetahuan akan agama
  8. 8. • Untuk memperoleh ahlak yang baik : - Mendalami ilmu agama - Mempelajarinya secara langsung - Mempelajarinya secara tidak langsung

×