Successfully reported this slideshow.
DASAR-DASAR
IMPLEMENTASI
TELEMEDICINE



           Johan Harlan
Pusat Studi Informatika Kedokteran
      Universitas Guna...
Definisi telemedicine

Telemedicine adalah layanan kesehatan yang
dilaksanakan dari jarak jauh
(Telemedicine is health car...
Telemedicine & telehealth (WHO, 1997):
 Jika telehealth diartikan sebagai:
 ‘integrasi sistem telekomunikasi ke dalam prak...
Layanan kesehatan jarak jauh pada
   pra-era teknologi informasi

 Penderita lepra wajib memakai bel
 Kapal membawa pender...
Fase perkembangan telemedicine

 Fase perkembangan          Rentang waktu
 Telegram dan telepon       1840-an – 1920-an
 R...
Definisi (Norris, 2002):
Telehealth:
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk
mentransfer informasi layanan kes...
Aplikasi telemedicine

Skala mikro:
Dilaksanakan oleh salah satu instansi layanan
kesehatan dalam skala terbatas
Skala mak...
Aplikasi telemedicine 1974-1989:
(per bidang layanan kesehatan)


Eksplorasi angkasa luar (NASA)
Survei Antarktika (kutub ...
Aplikasi per subdisiplin ilmu
              kedokteran
Teledermatologi      Telekardiologi

Telenefrologi        Telepsiki...
Telekonsultasi tatap-muka:
         Norwegia, 1990-an
Berhasil karena:
 Kebutuhan klinik terdefinisi jelas
 Dukungan keuan...
Pada periode yang sama, di Inggris,
   Selandia Baru, dan Australia:
Gagal karena Pemerintah ingin terlebih dahulu
mempert...
Keberhasilan implementasi di Norwegia
membangkitkan kembali minat terhadap
            telemedicine:

Proyek-proyek baru t...
Data hasil penginderaan dokter
    (konsultasi tatap muka):
Penglihatan: data citra
Pendengaran (auskultasi & anamnesis): ...
Data telemedicine:
1.   Data teks dan numerik:
         Transmisi dlm bentuk ‘hanya-untuk-dibaca’ (read-
         only)
  ...
Data telemedicine . . .
3.   Citra diam (still image):
         Transmisi dlm btk terkompresi (standar kompresi
         l...
Contoh tipikal data telemedicine
         (tak terkompresi)
    Sumber         Tipe       Ukuran file tipikal
Catatan ttg ...
Data telemedicine tipikal dan rasio kompresinya
   Tipe data    Ukuran citra   Ukuran file   Ukuran file    Rasio
        ...
Mode transmisi data telemedicine


Sistem berbasis-Web: Mode kuiri / tarik (query
/ pull)

Sistem berbasis-non-Web: Mode d...
Standar pertukaran data pada
 sistem informasi rumah sakit
Tipe praktek telemedicine

Telekonsultasi
Tele-edukasi
Telemonitoring
Telesurgery
Tipe telemedicine yang paling
      banyak digunakan adalah
  telekonsultasi, dan telekonsultasi
yang paling sering dilaku...
Komponen sistem telekonsultasi

1.   Sistem videokonferensi (videoconferencing
     system)
2.   Sistem titik-ganda (multi...
1. Sistem videokonferensi
Terdiri atas lima komponen:
a) Codec: mengkompresi dan men-dekompresi citra
   diam dan citra vi...
2.   Sistem titik-ganda:
     Memungkinkan lebih daripada dua stasion
     transmisi/penerima dalam kontak videokonferensi...
4. Peralatan monitoring

Tipe alat    Contoh
Peralatan    - Stetoskop        - Dermatoskop
diagnostik   - Otoskop         ...
Workstation telemedicine
Konsultasi telemedicine menurut
       perspektif pasien
Opsi telekomunikasi
Saluran telepon standar (Public Switched Telephone
Network; PSTN)
ISDN (Integrated Services Digital Ne...
Hubungan kompleksitas aplikasi telemedicine
       dan kebutuhan bandwidth
Aplikasi telemedicine di Indonesia

Instalasi sistem
  Biaya instalasi (perlu bantuan penyandang dana)
  Teknologi perangk...
Aplikasi telemedicine . . .

Inkorporasi ke dalam praktek kedokteran di
Indonesia
  Tenaga kes dgn keterampilan dalam laya...
Aplikasi telemedicine . . .

Pemeliharaan sistem
  Biaya pemeliharaan (durasi bantuan)
  Efektivitas-biaya secara komersia...
Terima kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Dasar Dasar Implementasi Telemedicine

3,620 views

Published on

Presentasi Prof.Johan Harlan

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

Dasar Dasar Implementasi Telemedicine

  1. 1. DASAR-DASAR IMPLEMENTASI TELEMEDICINE Johan Harlan Pusat Studi Informatika Kedokteran Universitas Gunadarma
  2. 2. Definisi telemedicine Telemedicine adalah layanan kesehatan yang dilaksanakan dari jarak jauh (Telemedicine is health care carried out at a distance) Telemedicine adalah transfer data medik elektronik dari satu lokasi ke lokasi lainnya (Telemedicine is the transfer of electronic medical data from one location to another)
  3. 3. Telemedicine & telehealth (WHO, 1997): Jika telehealth diartikan sebagai: ‘integrasi sistem telekomunikasi ke dalam praktek proteksi dan promosi kesehatan’, sedangkan telemedicine adalah: ‘inkorporasi sistem ini ke dalam kedokteran kuratif’, maka telehealth lebih terkait dengan aktivitas internasional WHO di bidang kesehatan masyarakat Telehealth mencakup: ‘pendidikan kesehatan, kesehatan masyarakat dan komunitas, pengembangan sistem kesehatan, dan epidemiologi’, sedangkan telemedicine lebih berorientasi pada aspek klinik
  4. 4. Layanan kesehatan jarak jauh pada pra-era teknologi informasi Penderita lepra wajib memakai bel Kapal membawa penderita pes memasang bendera kuning Desa terkena wabah penyakit pes memasang tanda dan penjagaan untuk menolak pengunjung sampai wabah berlalu
  5. 5. Fase perkembangan telemedicine Fase perkembangan Rentang waktu Telegram dan telepon 1840-an – 1920-an Radio Sejak 1920-an (teknologi utama s.d. 1950-an) Televisi/teknologi ruang Sejak 1950-an (teknologi angkasa utama s.d. 1980-an) Teknologi digital Sejak 1990-an
  6. 6. Definisi (Norris, 2002): Telehealth: Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk mentransfer informasi layanan kesehatan bagi penyampaian servis klinik, administratif, dan pendidikan Telemedicine: Penggunaan . . . untuk mentransfer informasi medik bagi penyampaian servis klinik dan pendidikan Telecare: Penggunaan . . . untuk mentransfer informasi medik bagi penyampaian servis klinik kepada pasien di tempat domisili mereka
  7. 7. Aplikasi telemedicine Skala mikro: Dilaksanakan oleh salah satu instansi layanan kesehatan dalam skala terbatas Skala makro: Aplikasi sektoral: terbatas untuk satu subdisiplin ilmu kedokteran / bidang layanan kesehatan Aplikasi regional: mencakup keseluruhan bidang layanan kesehatan, terbatas pada wilayah tertentu dalam satu negara Aplikasi nasional: mencakup keseluruhan bidang layanan kesehatan di seluruh wilayah suatu negara
  8. 8. Aplikasi telemedicine 1974-1989: (per bidang layanan kesehatan) Eksplorasi angkasa luar (NASA) Survei Antarktika (kutub Selatan) Industri eksplorasi minyak lepas-pantai Kesehatan militer
  9. 9. Aplikasi per subdisiplin ilmu kedokteran Teledermatologi Telekardiologi Telenefrologi Telepsikiatri Teleradiologi Kecelakaan dan kegawatdaruratan Teleneurofisiologi Tele-obstetrik Tele-optalmologi Tele-onkologi Telepatologi Tele-THT
  10. 10. Telekonsultasi tatap-muka: Norwegia, 1990-an Berhasil karena: Kebutuhan klinik terdefinisi jelas Dukungan keuangan cukup Kesiapan mitra telekomunikasi (Norwegian Telcom) Teknologi relevan Biaya layanan rendah: subsidi Pemerintah untuk peralatan
  11. 11. Pada periode yang sama, di Inggris, Selandia Baru, dan Australia: Gagal karena Pemerintah ingin terlebih dahulu mempertanyakan: Siapa yang akan menanggung biaya Apa manfaat telemedicine (vs layanan kesehatan konvensional) Tidak ada data yang mendukung telemedicine sbg model baru layanan kes yang akseptabel dan efektif-biaya
  12. 12. Keberhasilan implementasi di Norwegia membangkitkan kembali minat terhadap telemedicine: Proyek-proyek baru telemedicine di Inggris, AS, Perancis, Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong Sebagian besar aktivitas telemedicine di dunia masih membutuhkan bantuan keuangan, tdk mampu bertahan jika hrs bersaing secara komersial
  13. 13. Data hasil penginderaan dokter (konsultasi tatap muka): Penglihatan: data citra Pendengaran (auskultasi & anamnesis): data audio dan tekstual Perabaan (palpasi): data taktil (konversi analog ke digital dapat dilakukan; konversi digital ke analog ?) Pembauan: tahap eksperimental Pengecapan: tahap eksperimental
  14. 14. Data telemedicine: 1. Data teks dan numerik: Transmisi dlm bentuk ‘hanya-untuk-dibaca’ (read- only) Contoh: Laporan, korespondensi, catatan ttg pasien dlm rekam medik 2. Data audio: Transmisi dlm btk analog / digital Contoh: Suara pembicaraan, sinyal audio dari stetoskop elektronik
  15. 15. Data telemedicine . . . 3. Citra diam (still image): Transmisi dlm btk terkompresi (standar kompresi lossy: the Joint Photography Expert Group; JPEG) Contoh: Foto Rontgen, citra mikroskopik patologi, citra dermatologi, hasil CT-scan 4. Data video (citra sekuensial): Standar kompresi: the Moving Picture Expert Group; MPEG Contoh: Sinyal biologi ultrasound gerakan fetus
  16. 16. Contoh tipikal data telemedicine (tak terkompresi) Sumber Tipe Ukuran file tipikal Catatan ttg Teks < 10 kB pasien Stetoskop Audio 100 kB elektronik Foto Rontgen Citra diam 1 MB thorax Ultrasound Video 10 MB fetus (30 sec)
  17. 17. Data telemedicine tipikal dan rasio kompresinya Tipe data Ukuran citra Ukuran file Ukuran file Rasio tunggal tak terkompresi kompresi (pixel) terkompresi (kB) (MB) Foto Rontgen 2000 x 2000 5.7 285 20 : 1 (12 bit) Citra 800 x 600 1.44 96 15 : 1 mikroskopik patologi (24 bit) Citra 1280 x 1024 3.9 980 4:1 dermatologi (24 bit) Data CT-scan 256 x 256 1.3 650 2:1 (20 citra; 8 bit)
  18. 18. Mode transmisi data telemedicine Sistem berbasis-Web: Mode kuiri / tarik (query / pull) Sistem berbasis-non-Web: Mode dorong (push) Waktu-nyata (real-time) Simpan-dan-teruskan (store-and-forward)
  19. 19. Standar pertukaran data pada sistem informasi rumah sakit
  20. 20. Tipe praktek telemedicine Telekonsultasi Tele-edukasi Telemonitoring Telesurgery
  21. 21. Tipe telemedicine yang paling banyak digunakan adalah telekonsultasi, dan telekonsultasi yang paling sering dilakukan dalam waktu-nyata adalah telekonferensi
  22. 22. Komponen sistem telekonsultasi 1. Sistem videokonferensi (videoconferencing system) 2. Sistem titik-ganda (multipoint systems) 3. Sistem tampilan citra (image display system) 4. Peralatan telemonitoring (telemonitoring devices)
  23. 23. 1. Sistem videokonferensi Terdiri atas lima komponen: a) Codec: mengkompresi dan men-dekompresi citra diam dan citra video b) Monitor: menampilkan citra video c) Kamera: menangkap informasi dari seluruh ruang konsultasi d) Sistem audio: mengkoreksi dan mengontrol data audio agar akseptabel bagi percakapan normal e) Antar-muka pengguna: membuat sistem mudah dioperasikan bagi seluruh pengguna
  24. 24. 2. Sistem titik-ganda: Memungkinkan lebih daripada dua stasion transmisi/penerima dalam kontak videokonferensi 3. Sistem tampilan citra: Merupakan substitusi utama pemeriksaan visual oleh dokter pada konsultasi konvensional, mengendalikan ukuran fisik citra dan konten informasi utk mendeteksi fitur diagnostik yg penting
  25. 25. 4. Peralatan monitoring Tipe alat Contoh Peralatan - Stetoskop - Dermatoskop diagnostik - Otoskop - Monitor tanda vital Peralatan - Ekhokardiogram - Ultrasound pencitraan - Angiogram - Mikroskop Peralatan - Laparoskop - Duodenoskop bedah - Endoskop - Kolonoskop
  26. 26. Workstation telemedicine
  27. 27. Konsultasi telemedicine menurut perspektif pasien
  28. 28. Opsi telekomunikasi Saluran telepon standar (Public Switched Telephone Network; PSTN) ISDN (Integrated Services Digital Network): servis digital, beroperasi melalui saluran telepon standar Koneksi satelit Teknologi nirkabel Koneksi gelombang mikro Leased line ATM (Asynchronous Transfer Mode): teknologi relay sel
  29. 29. Hubungan kompleksitas aplikasi telemedicine dan kebutuhan bandwidth
  30. 30. Aplikasi telemedicine di Indonesia Instalasi sistem Biaya instalasi (perlu bantuan penyandang dana) Teknologi perangkat keras Teknologi perangkat lunak: standar
  31. 31. Aplikasi telemedicine . . . Inkorporasi ke dalam praktek kedokteran di Indonesia Tenaga kes dgn keterampilan dalam layanan kes jarak jauh Penerimaan komunitas kes dan non-kes Aspek etika, legalitas, dan reimbursement
  32. 32. Aplikasi telemedicine . . . Pemeliharaan sistem Biaya pemeliharaan (durasi bantuan) Efektivitas-biaya secara komersial Pengawasan kualitas layanan Penyesuaian dgn perkembangan teknologi informasi & ilmu kedokteran
  33. 33. Terima kasih

×