pintar mengkritik artikel

1,552 views

Published on

Tugas membuat buku ilmiah matakuliah bahan ajar (semester 4) FKIP Bahasa dan Sastra Indonesia

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,552
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

pintar mengkritik artikel

  1. 1. 1PINTAR MENGKRITIK ARTIKELSebagai pelajar, membiasakan diri untuk berpikirkritis adalah suatu keharusan. Tidak hanya disekolah, saat berada di tengah masyarakat punAnda perlu memiliki sikap kritis. Hal ini akanmembantu Anda dalam mengasah keterampilanberpikir, membentuk karakter yang cepat tanggapdalam menerima hal-hal baru, menumbuhkankreativitas dan menambah wawasan sertamembantu Anda dalam memilah informasi yangbenar dan tidak benar. Penting sekali bukan?Setelah Anda mengetahui pentingnya berpikir kritis, selanjutnya adalah pengertian berpikirkritis. Menurut Hassoubah, berpikir kritis adalah kemampuan memberi alasan secaraterorganisasi dan mengevaluasi kualitas suatu alasan secara sistematis.A. Pengertian Kritik dan Objek KritikSifat kritis muncul dari aktivitas kritik. Nah, apa yang dimaksud dengan kritik? Banyakpengertian kritik yang di temukan dalam kehidupan sehari- hari, misalnya kritik adalah sikapseseorang yang memberi tahu ketidaksempurnaan, kecacatan dari hasil pekerjaan, dansebagainya. Menurut Humaira dalam kompasiana.com kritik adalah ucapan seseorang terhadaporang lain yang sesungguhnya lebih didasari dengan rasa iri, kontra pendapat, tidak suka denganorang tersebut atau ingin menunjukan kepada yang lain bahwa orang tersebut lebih pandai dariorang yang dikritik. Masih menurut Humaira, kritik merupakan suatu masalah penganalisaan danpengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi,atau membantu memperbaiki pekerjaan. Dalam KBBI, kritik adalah kecaman atau tanggapan,kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya,pendapat, dsb. Jadi bisa diambil kesimpulan kritik adalah hasil dari pengamatan yang diberikanuntuk meningkatkan dan memperbaiki perkerjaan.Dari pengertian tersebut Anda dapat mengidentifikasi bahwa objek kritik berupa hasil karya,maupun pendapat. Pada bab ini, objek kritik yang akan Anda pelajari berupa informasi yangterdapat dalam artikel, baik artikel yang ada di media cetak (majalah, koran, selebaran, dsb)maupun media elektronik (TV, radio, internet, dsb). Dalam artikelbagus.com, pengertian artikeladalah karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untukdipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dsb) dan bertujuan menyampaikan gagasan danfakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. Informasi yang dapat Anda kritikdalam suatu artikel bisa berupa (1) isi, (2) struktur, maupun (3) kualitas artikel tersebut.
  2. 2. 2Bila dalam artikel ditemukan kerancuan isi atau ada pendapat dalam isi artikel tersebut yangberbeda dengan pendapat Anda, Anda bisa mengkritik isi artikel tersebut dengan syarat: Andayakin bahwa pengetahuan yang Anda miliki untuk mengkritik artikel tersebut adalah benar danbisa dipertanggungjawabkan. Bila objek kritik Anda berupa struktur artikel, Anda harusmengetahui terlebih dahulu srtuktur pembangun suatu artikel. Sturktur artikel secara umumberupa pendahuluan, isi, dan penutup. Gaya penulisan dalam artikel juga termasuk hal yang perludiperhatikan dan terkategori struktur artikel. Gaya penulisan artikel tergantung golongan artikeltersebut, apakah tergolong artikel ilmiah atau artikel ilmiah populer.Dalam http://felixscat-karyailmiah.blogspot.com, artikel ilmiah bisa ditulis secara khusus, bisapula ditulis berdasarkan hasil penelitian semisal skripsi, tesis, disertasi, atau penelitian lainnyadalam bentuk lebih praktis. Artikel ilmiah dimuat pada jurnal-jurnal ilmiah. Kekhasan artikelilmiah adalah pada penyajiannya yang tidak panjang lebar tetapi tidak megurangi nilaikeilmiahannya. Artikel ilmiah bukan sembarangan artikel, karena itu, jurnal-jurnal ilmiahmensyaratkan aturan yang sangat ketat sebelum sebuah artikel dapat dimuat. Pada setiapkomponen artikel ilmiah ada pehitungan bobot. Karena itu, jurnal ilmiah dikelola oleh ilmuwanterkemuka yang ahli dibidangnya. Jurnal-jurnal ilmiah terakredetasi sangat menjaga pemuatanartikel. Berbeda dengan artikel ilmiah, artikel ilmiah populer tidak terikat secara ketat denganaturan penulisan ilmiah. Sebab, ditulis lebih bersifat umum, untuk konsumsi publik. Dinamakanilmiah populer karena ditulis bukan untuk keperluan akademik tetapi dalam menjangkaupembaca khalayak. Karena itu aturan-aturan penulisan ilmiah tidak begitu ketat. Artikel ilmiahpopuler biasanya dimuat di surat kabar atau majalah. Artikel dibuat berdasarkan berpikirdeduktif atau induktif, atau gabungan keduanya yang bisa „dibungkus‟ dengan opini penulisKualitas artikel dapat dilihat dari kualitas informasi yang dikandungnya. Kualitas informasidalam suatu artikel tergantung dari tiga hal, yaitu :1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkanmaksudnya. Cek sumber artikel tersebut karena sumber artikel juga menentukan keakurataninformasi.2. Tepat pada waktunya, berarti informasi yang diterima tidak boleh terlambat. Cek tanggalterbit informasi tersebut3. Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat dari pemakainya.Bila sebelumnya Anda pernah mendapatkan informasi dari suatu artikel namun informasitersebut berbeda dengan pendapat Anda atau ada struktur yang kurang dari artikel tersebut atausumber dari artikel tersebut tidak dicantumkan sehingga Anda meragukan kebenarannya. TentuAnda ingin memberikan kritik terhadap informasi tersebut. Nah, Anda boleh memberikan kritik,namun Anda tidak boleh sembarangan. Agar kritik Anda bermanfaat dan baik ada hal-hal yangharus diperhatikan dalam memberikan kritik. Apakah syarat kritik yang baik? Bagaimana kiat-kiatnya? Jawabannya akan Anda peroleh pada poin berikutnya.
  3. 3. 3B. Syarat Kritik dan Kiat-Kiat MengkritikUntuk lebih memahami seperti apa berpikir kritis itu dan bagaimana cara mengkritik yang baik?Anda akan berlatih dengan contoh berita serta contoh hasil kritiknya. Perhatikan wacana berikut!Perang SuriahPeperangan yang terjadi di Suriah dua tahun belakangan ini, telah memakanbanyak korban jiwa. Perang Suriah merupakan peperangan antara masyarakatSuriah dengan pemerintahnya sendiri, yakni Bashar Al Assad. Itu artinya,perang ini merupakan perang dalam negera mereka sendiri, sehingga negaralain tidak perlu ikut campur terhadap permasalahan mereka. Biarkan merekamenyelesaikan urusan negara mereka sendiri dan kita membenahi negara kitasendiri. Bila kita mengingat sejarah peperangan di dunia ini, maka tidak akankita temukan yang namanya peperangan abadi, pasti suatu saat akan berhenti.Sama seperti peperangan di Suriah saat ini, seiring berjalannya waktu,peperangan di negeri Timur Tengah itu akan padam dengan sendirinya.(Shintia Minandar)Nah, apa yang Anda pikirkan setelah membaca berita tersebut? Setujukah dengan penulis beritayang menyiratkan sikap pasrah dan memikirkan diri sendiri serta tidak peduli dengan penderitaanorang lain (individualis)? Bila tidak, tentu Anda akan mengungkapkan kritik terhadap beritatersebut, dan Anda pasti punya alasan mengapa tidak setuju dengan pendapat yang ada di dalamberita tersebut. Untuk itu Anda perlu mengetahui syarat-syarat sebuah kritikan yang baik. Syaratkritik yang baik adalah (1) Bersifat objektif atau apa adanya, (2) Bersifat konstruktif ataumembangun, (3) Menggunakan bahasa yang efektif dan komunikatif, (4) Memerhatikan etikadan kesopanan dalam berbicara, (5) Disertai saran perbaikan. Kalimat kritik biasanya ditandaidengan adanya pernyataan “saya kurang setuju atau sependapat dengan pernyataan… dalamartikel ini, karena …”.Untuk memudahkan Anda dalam menyusun kritik sesuai dengan syarat kritik tersebut, berikutakan diberikan kiat-kiat dalam proses menulis sebuah kritik:(1) Tuliskanlah kalimat kritik Anda sesuai dengan syarat kritik, yakni adanya kalimat yangmenyatakan bahwa Anda tidak setuju atau kurang setuju dengan berita itu, lalu berikanalasan dari ketidaksetujuan Anda. Akan lebih baik jika Anda tahu solusi dari masalahtersebut lalu menyertakannya dalam kritikan Anda.(2) Tapi ingat, Anda tidak boleh menyertakan emosi yang berlebihan ketika menulis kritik,karena akan mempengaruhi kosakata Anda. Bisa jadi Anda menulis kata-kata yang tidakseharusnya Anda ditulis. Kontrol emosi Anda, meski tidak setuju, Anda tetap harus
  4. 4. 4menggunakan kosakata yang halus dan baik dalam memberikan kritik, karena bagaimanapuntujuan dari mengkritik adalah agar bermanfaat bagi orang lain, memperbaiki kesalahaninformasi dalam berita yang Anda kritisi, dan diterima sebagai masukan yang membangun.(3) Bila Anda menemukan ada kosakata dalam kalimat kritik Anda yang kurang sopan, makaperbaikilah, cari kata lain yang lebih baik.Semua tujuan tersebut akan tercapai dan diterima bila kita menggunakan cara yang baik. Karenatidak semua niat baik akan berhasil baik apabila caranya tidak baik. Niat baik yang disertai carayang baik barulah akan memperoleh hasil yang baik pula.Berikut adalah contoh hasil kritik dari wacana Perang Suriah:Bagaimana, terdengar baik dan solutif bukan? Baginilah kritik yang baik dan membangun itu.Dalam kritik tersebut terkandung 3 syarat kritik yang baik, yakni (1) pernyataan tidak setuju, (2)alasan katidaksetujuan, dan (3) solusi permasalahan. Kalimatnya menggunakan kata yang sopan,tidak bertele-tele atau fokus pada poin yang dikritik dan runtut. Sehingga tidak membingungkanpembaca kritik.(4) Setelah menuliskan dan memperbaiki kalimat kritik Anda sesuai syarat kritik yang baik dandengan bahasa yang santun dan runtut, maka ketika kalimat kritik tersebut akandiperdengarkan, utarakanlah dengan suara yang jelas dan intonasi yang santun. Bagaimanaintonasi yang santun itu? Intonasi yang santun adalah intonasi yang disesuaikan denganobjek penerima kritik Anda, bila yang akan Anda kritik adalah karya atau pendapat dariseseorang yang lebih tua, maka intonasi Anda harus lembut tapi meyakinkan namun tidakterkesan menggurui. Bila sebaya, maka intonasi Anda harus terdengar akrab dan tidakSaya tidak sependapat dengan pernyataan bahwa kita tidak perluikut campur pada permasalahan perang Suriah dan cukupmembenahi negara kita saja. Hal ini karena pernyataan tersebutmenyiratkan sikap individualis. Sikap ini adalah sikap yangtercela karena melanggar nilai-nilai agama dan budayaIndonesia, nilai-nilai pancasila dan nilai-nilai pada UUD 1945.Sebagai negara mayoritas muslim, menolong masyarakat Suriahyang juga muslim adalah kewajiban. Membantu mencarikansolusi bagi Suriah juga adalah wajib sebagai bukti pengamalannilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Di sinilah seharusnyanegara bisa membuktikan pengamalan dasar negaranya sendiri.Dan bukan berarti apabila negara kita menolong Suriah bisaberakibat mengabaikan negara Indonesia sendiri, negeri inipenuh dengan para pakar dan inelektual, pasti bisa mengatasimasalah tersebut bila mau bekerja sama.
  5. 5. 5terkesan menggurui. Bila lebih muda, intonasi Anda harus terkesan berwibawa namun tidaksombong. Untuk penjelasan yang lebih lanjut tentang intonasi yang santun, coba tanyakanpada guru Anda.TUGAS!Setelah Anda memahami cara mengkritik yang baik, saatnya Anda melatih kemampuan berpikirkritis Anda dan kemampuan mengkritik yang baik dengan mengikuti latihan berikut!1. Carilah rekan kerja untuk berpasangan dengan Anda2. Siapkan selembar kertas double folio/HVS untuk satu pasangan3. Setiap pasangan akan mendapat artikel yang telah disediakan oleh Guru4. Bacalah artikel tersebut dengan saksama5. Temukan dan tentukan objek kritik Anda bersama pasangan Anda (boleh memilih lebihdari satu objek kritik)6. Kritiklah artikel tersebut bersama pasangan Anda sesuai dengan syarat dan kiat-kiatmengkritik yang baik7. Tuliskan hasil kritik kerjasama Anda di kertas double folio/HVS8. Latihlah kemampuan Anda dalam mengutarakan kritik yang baik secara bergantian.9. Guru menunjuk pasangan yang akan mempresentasikan hasil kritik terhadap artikel kedepan kelas! Pasangan lain akan memberi komentar terhadap kritik yangdipresentasikan.Selamat bekerja!
  6. 6. 6Daftar PustakaHossoubah, Z. (2007). Develoving Creative and Critical Thinking Skills (terjemahan).Bandung: Yayasan Nuansa Cendia.http://artikelbagus.com, diunduh pada 6/4/2013, pukul 16.30http://smartcriminal.blogspot.com/2012/09/pengertian-dan-jenis-jenis-artikel.html, diunduh pada6/4/2013, pukul 17.30http://felixscat-karyailmiah.blogspot.com, diunduh pada 6/4/2013, pukul 17.42http://shintiaminandar.wordpress.com, diunduh pada 30/3/2013, pukul 20.03http://maderaindo.blogspot.com/2010/09/memberi-komentar-1.html, diunduh pada 29/5/2013,pukul 22.00http://sosbud.kompasiana.com/2011/06/05/kritik-mengkritik-dan-di-kritik-370411.html, diunduhpada 29/5/2013, pukul 22.13KBBI online

×