Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Dss pert1

738 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Dss pert1

  1. 1. Sistem Penunjang Keputusan (Decision Support System) Muchammad Sholeh , S.Kom, M.Kom Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Fakultas Tehnik Informatika Pasar Rebo, Jakarta 2013
  2. 2. Latar Belakang S1 : Stimik Kuwera – Harvest ( Under Manajemen Universitas Pelita Harapan ) S2 : Universitas Budi Luhur / Ilmu Komputer Sertifikasi Keahlian International : Certified Ethical Hacker (CEH) Certified ISO 27001 Lead Auditor (ISMS Auditor) Certified Cisco Entry Level Networking Technical (CCENT) Email : muchammad.sholeh@gmail.com
  3. 3. Pokok Bahasan • • • • • • • • Definisi, Pengertian Dasar Sistem Penunjang Keputusan Manajemen Support System Proses Pembuatan Keputusan Karakteristik dan Komponen – Komponen Sistem Penunjang Keputusan Pengambilan Keputusan Sistem, Sistem Pemodelan, dan Dukungan Pemodelan dan Manajemen Model Analytic Hierarchy Proses Karakteristik dan Komponen GSS Buku Referensi : A.Turban, Efraim; Aronson, Jay, E.; Liang, Ting-Peng. Decision Support Systems and Intelligent Systems. Prentice-Hall
  4. 4. Pertemuan I Definisi , Pengertian Dasar Sistem Penunjang Keputusan (Decision Support System)
  5. 5. Definisi Sistem Sistem adalah koleksi dari objek-objek, seperti: manusia, sumber daya, konsep, dan prosedur yang diharapkan dapat: Membentuk fungsi yang dapat dikenali, atau menyediakan maksud (tujuan) tertentu. Menurut Turban (2005)
  6. 6. Karakteristik Sistem
  7. 7. Computer Solution Manager + Computer (DSS) Solution Terstruktur Semiterstruktur Manager Solution Tidak Terstruktur Derajat struktur permasalahan Raymond McLeod, Jr (1998)
  8. 8. Derajat kompleksitas Problem Solving System RENDAH Temu kembali elemen informasi Menganalisis file-file yang ada Menyiapkan laporan dari beberapa file yang ada Raymond McLeod, Jr (1998) Mengestimasi Mengusulkan elemenkeputusan elemen keputusan TINGGI Membuat keputusan Degree of problem solving support
  9. 9. Kinerja Sistem   Efektivitas, derajat yang mana suatu tujuan dapat dicapai (difokuskan pada hasil akhir). “Melakukan sesuatu yang tepat” Efisiensi, ukuran penggunaan input (sumber daya) untuk mencapai output. “Melakukan sesuatu dengan tepat”
  10. 10. Sejarah DSS (1)   Teori tentang pengambilan keputusan organisasi dikembangkan di Carnegie Institute of Technology (akhir tahun 1950an – awal tahun 1960an). Implementasi DSS tersebut dalam bentuk sistem komputer interaktif dilakukan di Massachusetts Institute of Technology (tahun 1960an)
  11. 11. Sejarah DSS (2)   Konsep DSS menjadi area riset (pertengahan 1970 – 1980an). Dikembangkan executive information systems (EIS), group decision support systems (GDSS), dan organizational decision support systems (ODSS) untuk single user berbasis model (pertengahan 1980)
  12. 12. Sejarah DSS (3)   Dikembangkan data warehousing dan on-line analytical processing (OLAP) (awal tahun 1990). Dikembangkan aplikasi analitik berbasis web (awal tahun 2000)
  13. 13. Definisi Umum Sistem Penunjang Keputusan (DSS) Sebuah sistem yang menyediakan kemampuan untuk penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi-terstruktur. Menurut : Raymond McLeod, Jr. (1998)
  14. 14. Menurut : Little (1970) “Sistem pendukung keputusan adalah sekumpulan prosedur berbasis model untuk memproses data dan memberikan pertimbangan kepada seorang manajer dalam membuat keputusan”.
  15. 15. Definsi SPK Secara Khusus  Alter (1980), memberikan definisi terhadap DSS dengan membandingkannya dengan electronics data processing (EDP): Dimensi DSS EDP Penggunaan Aktif Pasif Pengguna Setiap level manajemen Yg berhub dg administrasi Tujuan Efektivitas Waktu Sekarang & akan datang Yang lalu Sasaran Fleksibilitas Efisiensi Konsistensi
  16. 16. Klasifikasi DSS Model-driven DSS • Mengakses dan memanipulasi model statistik, keuangan, optimasi, atau model simulasi. • Menggunakan data dan parameter yang diberikan oleh • untuk menugaskan pengambil keputusan dalam menganalisis situasi. • Tidak membutuhkan data secara intensif.
  17. 17. Communication-driven DSS Mengakomodasi dukungan dari beberapa pengambil keputusan dalam berbagi tugas Data-driven DSS Mengakses dan memanipulasi data runtun waktu
  18. 18. Document-driven DSS Pengaturan, temu kembali, memanipulasi informasi yang tidak terstruktur dalam berbagai format elektronik Knowledge-driven DSS Penyelesaian masalah tertentu yang disimpan sebagai fakta, aturan, prosedur, atau struktur lain yang sejenis
  19. 19. Kerangka Kerja DSS
  20. 20. Langkah-langkah Pengambilan Keputusan meliputi fase-fase • Intelligence = kegiatan untuk mengenali masalah, kebutuhan atau kesempatan • Design = cara-cara untuk memecahkan masalah / memenuhi kebutuhan • Choice = memilih alternatif keputusan yang terbaik • Implementasi yang disertai dengan pengawasan dan koreksi yang diperlukan
  21. 21. Proses Pengambilan Keputusan/ Proses Pemodelan
  22. 22. Tujuan DSS Perintis DSS yang lain di MIT, Peter G. W. Keen, bekerja sama dengan Scoot Morton untuk mendefinisikan tiga tujuan yang harus dicapai DSS. Mereka percaya bahwa DSS harus: • Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi-terstruktur. • Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya. • Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya. Tujuan-tujuan ini berhubungan dengan tiga prinsip dasar dari konsep DSS – struktur masalah, dukungan keputusan, dan efektivitas keputusan.
  23. 23. Fitur dari DSS • DSS dapat digunakan untuk mengawali kerja ad hoc, masalahmasalah yang tak diharapkan. • DSS dapat menyediakan representasi valid dari sistem di dunia nyata. • DSS dapat menyediakan pendukungan keputusan dalam kerangka waktu yang pendek/terbatas. • DSS dapat berevolusi sebagai mana halnya pengambil keputusan mempelajari tentang masalah-masalah yang dihadapinya. • DSS dapat dikembangkan oleh para profesional yang tak melibatkan pemrosesan data.
  24. 24. Mengapa menggunakan DSS? • Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tak stabil. • Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yang meningkat. • Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlah operasi-operasi bisnis. • Sistem komputer perusahaan tak mendukung peningkatan tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas, dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benar menguntungkan.
  25. 25. 6 alasan mengapa perusahaan-perusahaan utama memulai DSS dalam skala besar: • • • • • • • Kebutuhan akan informasi yang akurat. DSS dipandang sebagai pemenang secara organisasi. Kebutuhan akan informasi baru. Manajemen diamanahi DSS. Penyediaan informasi yang tepat waktu. Pencapaian pengurangan biaya. Alasan lain dalam pengembangan DSS adalah perubahan perilaku komputasi end-user. End-user bukanlah programer, sehingga mereka membutuhkan tool dan prosedur yang mudah untuk digunakan. Dan ini dipenuhi oleh DSS.
  26. 26. Karakteristik DSS: • Kajiannya ada pada keputusan-keputusan dimana ada struktur yang cukup untuk komputer dan alat bantu analitis yang memiliki nilai tersendiri, tetapi tetap pertimbangan manajer memiliki esensi utama. • Hasil utamanya adalah dalam peningkatan jangkauan dan kemampuan dari proses pengambilan keputusan para manajer untuk membantu mereka meningkatkan efektivitasnya. • Relevansinya untuk manajer adalah dalam pembuatan tool pendukung, di bawah pengawasan mereka, yang tak dimaksudkan untuk mengotomatiskan proses pengambilan keputusan, tujuan sistem, atau solusi tertentu.
  27. 27. Karakteristik dan Kemampuan

×