Strategi pemasaran 8

4,379 views

Published on

  • Be the first to comment

Strategi pemasaran 8

  1. 1. Pendekatan Analisis Strategi Pemasaran INTERNAL/EKSTERNAL INTEGRATED BEASED APPROACH BUSINESS STRATEGIC VISIONWhere To Compete How To Compete When To Compete Custumer (Focus) Competitor (Intelegence) Competitor Market Attractiveness Market Orientation Competitive Advantage Competitive adv
  2. 2. Pendekatan Analisis Strategi Pemasaran INTERNAL/EKSTERNAL INTEGRATED BEASED APPROACH MARKETING STRATEGY Marketing Strategy (STP) Marketing Mix Strategy Customer Value MARKETING PROG IMPLEMENTATION (ACTIVITIES) MARKETING PERFORMANCE
  3. 3. Perencanaan strategis Bisnis Bagian terpenting dari setiap rencana bisnis adalah rencana pemasaran yang terbagi dalam dua tingkat :  Rencana Pemasaran Strategis, mengembangkan analisis situasi dan peluang pasar disebut Segmentasi, Targeting dan Positioning  Rencana Pemasaran Taktis, antara penentuan produk yg dijual,penetapan harga,jenis saluran promosi (Marketing Mix/Bauran Pemasaran) Proses Manajemen Pemasaran :  Peluang Pemasaran adalah suatu kebutuhan dimana perusahaan dapat bergerak dengan memperoleh laba  Analisis peluang adalah suatu proses menganalisis kebutuhan dan keinginan Pasar Untuk mengidentifikasi peluang pasar,pemasar harus memahami : - Marketing Information System - Marketing Environment - Consumer Behavior - Industrial Consumer Behavior - Competitor Analysis
  4. 4. Merancang Strategi Pemasaran  Segmentasi Pasar(Segmentasi)  Penetapan Pasar Sasaran (Targeting)  Penetapan Posisi untuk pasar Sasaran (Positioning)  Pengembangan Produk (Product Development)  Strategi Pemasaran pada berbagai situasi (Marketing Strategy in Product Life Cycle)  Strategi bagi pemimpin,penantang,pengikut dan penceruk pasar (Marketing Strategy as Leader, chalenger, Follower and Nicher of Market) Merencanakan Program Pemasaran Setelah Perusahaan menetapkan Strategi, maka selanjutnya adalah mengembangkan program pemasaran, antara lain Bauran Pemasaran Bauran Pemasaran adalah kiat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai sasaran pemasarannya dalam pasar sasaran dalam usaha untuk mempengaruhi dan dirancang untuk memberikan manfaat bagi pelanggan ( 4 P / 7 P )
  5. 5. The Strategic Marketing Plus 2000 Conceptual Framework
  6. 6. The Strategic Marketing Plus 2000  Value bagi perusahaan akan tercipta melalui brand, Service, Process,  Brand merupakan value pertama, pada dasarnya yang dibeli oleh konsumen adalah brand bukan produknya, karena itu perusahaan harus benar-benar mengembangkan brand tersebut agar dipersepsi oleh pelanggan dan mempunyai value yang tinggi, hal ini dapat dicapai apabila brand tersebut bukan saja dikenal, tetapi memeliki asosiasi positif serta mempunyai perceived quality yang baik, formula Keegan bahwa Customer value adalah rasio antara perceived benefit dan price, maka melalui brand customers value dapat ditingkatkan melalui peningkatan perceived benefit  Value yang kedua adalah Service, service salah satu sumber untuk menciptakan customer value yang paling potensial dan relatif lebih sulit untuk ditiru oleh para pesaing, selain itu CEO mempunyai visi untuk menjadikan perushaan sebagai service business dan berusaha untuk mengkomunikasikan visi tersebut ke setiap karyawan dalam perushaan tersebut, akan berpeluang besar dlm meningkatkan customer value  Value yang ketiga proses yaitu setiap karyawan dalam suatu perushaan harus terlibat dalam proses pemuasan pelanggan untuk mewujudkan perusahaan menjadi value adding company Memenangkan persaingan dalam bisnis global adalah dengan memberikan customer value yang lebih tinggi dibandingkan dengan para pesaing, beberapa cara untuk mencapai hal tersebut antara : 1. Menajdi lebih baik diabanding pesaing 2. Berbeda dengan pesaing 3. Lebih cepat dan lebih murah
  7. 7. Komponen Utama Manajemen Pemasaran 1. C = Company, Condition/Competitor, Customer 2. STV = Strategy, Tactical and Value Strategy ; Segmentation,Targeting and Positioning Tactical ; Marketing,Selling and Diferentiation Value ; Brand, Service and Process 3. 3 W = What, Why and How
  8. 8. Alternatif Strategi Persaingan I. Landasan Strategi 1. Basis Strategi/Strategi Generik,diciptakan oleh Michael Porter, adalah landasan yang dipakai perusahaan untuk mengembangkan perbagai strategi persaingan yang lebih kompleks, Basis strategi mengandung empat alternatif : a. Biaya rendah, andalkan biaya produksi dan operasi rendah, dalam rangka persaingan sengit dan perang harga, cocok bagi perusahaan yang menjual volume besar, bersifat massa, dan segmen konsumen penghasilan rendah b. Diferensiasi, Perusahaan menciptakan produk berciri khas atau tidak sama dengan pesaing, tapi sangat diminati oleh konsumen,Batik Produk Iwan Tirta /Eksklusif dll c. Fokus, Perusahaan menghindari persaingan keras sehingga memusatkan kekuatan untuk memperoleh konsumen yang banyak, dengan cara mencari segmen pasar tertentu yang relatif sempit potensial dan tidak menjadi perharian pesaing d. Hibrida/Campuran, Strategi hibrid adalah kombinasi antara diferensiasi dan biaya murah
  9. 9. ARAH PENGEMBANGAN STRATEGI : 1. Arah Strategi: Pada dasarnya strategi perusahaan adalah mencari kecocokan antara kemampuan internal perusahaan dan peluang eksternal yang ada di pasar, mencari kecocokan ini adalah kecocokan antara produk yang dihasilkan dengan segmen pasar potensial dan menyukai produk tersebut (Product Marketing Strategy), strategi yang dapat dipakai sebagai berikut : 2. Diversifikasi, memperluas bisnis perusahaan dengan aneka usaha, arah diversifikasi bisa bermacam-macam, dapat dibagi menjadi : Diversifikasi terkait : yang dapat dibagi menjadi : a. Integrasi hilir, dulunya perusahaan menyerahkan produknya untuk dijual oleh perusahaan lain seperti distributor, perusahaan masuk ganti distributor, integrasi didepan dan lebih leluasa mengendalikan usahanya(angkutan) b. Integrasi Horizontal, Perusahaan membeli perusahaan yang lain yang menghaasilkan produk yang sama, untuk memperkuat persaingan atau menciptakan skala ekonomi (produksi besar dengan penjualan tinggi) atau perusahaan memasuki kegiatan komplementer (Hotel-Travel) c. Integrasi Hulu, Dulunya Perusahaan dapat pasokan dari perusahaan lain, sekarang pabrik itu membangun pabrik sendiri untuk menghasilkan barang pasokan/Integrasi ke belakang,agar menjamin kelangsungan suplai barang dengan kualitas terjamin 3, diversifikasi tidak terkait/Konglomerat, memasuki berbagai bisnis
  10. 10. Arah Pengembangan Strategi 4. Konsolidasi, Perusahaan mengubah arah strategi persaingannya, sekalipun lingkup produk dan pasarnya tetap, tetapi kondisi pasar mengalami perubahan - Konsolidasi menghadapi pasar yang jenuh - Konsolidasi pasar yang melemah -Konsolidasi menuai dalam panen 5. Penetrasi Pasar/ dengan meningkatkan kualitas produk/ produktivitas 6. Pengembangan Pasar / memperluas segmen pasar 7. Pengembangan Produk sesuai tuntutan konsumen CARA MENGEMBANGKAN STRATEGI 8. Internal, Strategi Pengembangan Perusahaan dalam rangka memanfaatkan sumber daya 9. Akuisisi / Pencaplokan Perusahaan 10 Merger / Penggabungan Perusahaan 11. Patungan , Dua Perusahaan membuka usaha sama sekali baru,memadukan kekuatan yang berbeda 12. Strategi Alliances, Kerjasama Gaya baru dalam persaingan Global, Dana modal kerja 13. Franchising, Pemberian Lisensi oleh Seseorang, dengan memberikan merek dagang,paket kerja/ sistem
  11. 11. Menuju Merk yang lebih baik Perusahaan yang kuat tidak terjadi begitu saja, hal itu dicapai dengan perencanaan yang berhati-hati dan kerja keras, merk juga bukan sekedar mudah diingat konsumen tapi mengandung janji tentang produk dan jasa bagi konsumen, merk yang berhasil mampu menciptakan loyalitas konsumen sekaligus keuntungan financial dalam jangka waktu panjang, tips menuju merk yang lebih baik :  Analisa persaingan, untuk berbeda dengan pesaing, maka pelajari apa dan siapa pesaing  Identifikasi kekuatan, melalui riset internal termasuk analisis target pasar, temukan potensi internal yang bisa menjadi kekuatan bersaing  Validasi kekuatan, setelah mengetahui potensi kekuatan bersaing, lakukan validasi untuk meyakinkan kekuatan itu benar-benar dibutuhkan pasar  Pahami Nilai Konsumen, Konsumen mempunnyai nilai dan kebutuhan berbeda, perlu evaluasi dari kebiasaan pengeluaran,frekuensi belanja  Kompatibilitas merk, pengetahuan tentang kebutuhan, perilaku/lifestyle)  Penyesuaian Merk dan Bisnis, membangun harus mulai dari dalam aktualitas kinerja semua lini manajemen  Positioning merk  Konsistensi Pesan  Evaluasi Merk/Feedback  Bukti Janji
  12. 12. Launching Product- Nama  Nama - Apalah arti sebuah nama  Shakespeare – Bunga tetap wangi  Namun lain dalam Bisnis –Penting dalam keputusan pemberian nama  Dalam Agama pemberian nama harus yang baik, doa dan harapan --- Fadil’  Contoh Dalam Bisnis – Beberapa tahun lalu ada aturan dengan penggunan istilah asing - resort, cottage dsb  Halloha – Halomas – berpengaruh pada ketertarika customer  Nama harus -- harus baik dengan syarat :  1. Mudah diingat, Top One, Penzoille mudah Valvolline– Susah diucapkan, jangan lebih 4 sukukata  2. Relevansi ,Misal Promaag, Vegeta, ada juga yang tidak relevan tapi dikenal di masyarakat, biasanya ditunjang dengan biaya promosi besar/lama  3. Unique (Unik)- Mendapatkan keunikan nama perlu riset pasar, Kesehatan Medistra,Medika dsb, ada yang tidak relevan tapi unik RS Pondok Indah, RS Pertamina
  13. 13. Langkah-Langkah dalam menganalisis pesaing  Mengenal Pesaing Perusahaan Mengenal Pesaing Perusahaan Memastikan tujuan Pesaing Mengenal Strategi Pesaing Menilai kekuatan Dan kelemahan Pesaing Memeperikirakan reaksi pesaing Memilih Pesaing untuk Diserang dan dihindari
  14. 14. Merancang Strategi Pemasaran Untuk Pemimpin,Penantang, Pengikut dan Perelung Pasar  Strategi Pemimpin Pasar (2) - Memperluas Keseluruhan Pasar - Mempertahankan Pangsa Pasar  Strategi Penantang Pasar (14) - Menentukan Sasaran dan Lawan Strategis - Memilih strategi serangan umum - Memilih strategi serangan khusus  Strategi Pengikut Pasar  Strategi Perelung Pasar 30 % 20 % 10 %40 %

×