Makalah kel-dua-gizi-dan-makanan AKBID PARAMATA RAHA KAB. MUNA

4,664 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,664
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah kel-dua-gizi-dan-makanan AKBID PARAMATA RAHA KAB. MUNA

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap makhluk hidup akan membutuhkan makanan untuk dapat tetap bertahan hidup. Pada umumnya sebagian besar makhluk hidup akan merasa lapar dan lemas apabila kekurangan makanan sehingga akan mengganggu aktifitas sehari-hari terutama manusia. Hal ini disebabkan makanan mempunyai fungsi untuk bisa dijadikan energi bagi tubuh. Selain itu juga makanan akan difungsikan oleh tubuh untuk proses pertumbuhan dan perkembangan, misalnya untuk pertumbuhan badan dan otak. Namun tidak sembarang makanan bisa dikonsumsi begitu saja, karena tubuh manusia mempunyai kebutuhan dan kriteria bahan atau terdapat nilai gizi tertentu yang harus dipenuhi. Gizi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan. Tak satu pun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi, yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat, tumbuh kembang dan produktif. Sehingga Makan makanan yang beranekaragam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Makanan yang beran eka ragam yaitu makanan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan tubuh baik kualitas maupun kuantintasnya, dalam pelajaran ilmu gizi biasa disebut Triguna Makanan yaitu makanan yang mengandung zat tenaga, pembangun dan zat pengatur. Apabila terjadi kekurangan atas kelengkapan salah satu zat gizi tertentu pada satu jenis makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan yang lain. Jadi makan makanan yang beraneka ragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Anak usia 0-6 tahun, sangatlah membutuhkan suatu pendidikan karena pada usia tersebut adalah usia kritis bagi perkembangan dan pertumbuhan semua anak tanpa memandang dari suku atau budaya mana anak itu berasal. Dimana pada masa itu adalah masa-masa titik tumbuh otak yang sangat pesat sekali. Perkembangan otak anak menunjukkan betapa pentingnya membentuk syaraf-syaraf anak usia dini. Jika seorang anak tidak mandapat gizi, nutrisi yang cukup, interaksi yang baik, perhatian dari orang tua dan orang-orang di sekitarnya, maka pembentukkan itu akan berjalan kurang baik. Pada masa usia ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, kesadaran emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat. Perkembangan psiko-sosial sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan interaksi antara anak dengan orang tuanya. Perkembangan anak akan optimal bila interaksi sosial diusahakan sesuai dengan kebutuhan anak pada berbagai tahap perkembangan. i
  2. 2. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaiamana Pengertian Makanan dan Gizi ? 2. Bagaiamana Karakteristik Makanan Bergizi? 3. Bagaiamana Pandangan Islam terhadap gizi dan kesehatan anak ? 4. Bagaiamana Makanan dan Minuman Ditinjau Dari Segi Kesehatan ? 5. Bagaiamana Pemeliharaan Kesehatan Anak ? 6. Bagaiamana Analisis Hubungan Gizi dengan Kesehatan dan Kecerdasan Anak ? 7. Bagaiamana Penyusunan Makanan bergizi untuk kesehatan anak ? 1.3 Tujuan 1. Untuk Mengetahui Pengertian Makanan dan Gizi 2. Untuk Mengetahui Karakteristik Makanan Bergizi 3. Untuk Mengetahui Pandangan Islam terhadap gizi dan kesehatan anak 4. Untuk Mengetahui Makanan dan Minuman Ditinjau Dari Segi Kesehatan 5. Untuk Mengetahui Pemeliharaan Kesehatan Anak 6. Untuk Mengetahui Analisis Hubungan Gizi dengan Kesehatan dan Kecerdasan Anak 7. Untuk Mengetahui Penyusunan Makanan bergizi untuk kesehatan anak i
  3. 3. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Makanan dan Gizi Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan. Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktivitas sehari-harinya. Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan dan otak. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan. Setiap jenis gizi yang kita dapatkan mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang kita dapatkan sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun tubuh kita. Lemak digunakan oleh tubuh kita sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh kita saat kita membutuhkan energi. a. Makanan Makanan adalah hasil dari proses pengolahan suatu bahan pangan yang dapat diperoleh dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan adanya teknologi (Moertjipto, 1993). Makanan dalam ilmu kesehatan adalah setiap substrat yang dapat dipergunakan untuk proses di dalam tubuh. Terutama untuk membangun dan memperoleh tenaga bagi kesehatan sel tubuh (Irianto, 2004). b. Gizi Kata “gizi” berasal dari bahasa Arab ghidza, yg berarti “makanan”. Ilmu gizi bisa berkaitan dengan makanan dan tubuh manusia. Dalam bahasa Inggris, food menyatakan makanan, pangan dan bahan makanan. Gizi adalah elemen yang terdapat dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh seperti halnya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Gizi yang seimbang dibutuhkan oleh tubuh, terlebih pada balita yang masih dalam masa pertumbuhan. Dimasa tumbuh kembang balita yang berlangsung secara cepat dibutuhkan makanan dengan kualitas dan kuantitas yang tepat dan seimbang. 2.2 Karakteristik Makanan Bergizi Pada anak usia dini perlu dilatih dan diajarkan bagaimana memilih makanan yang baik dan tidak. Makanan yang bergizi akan sangat membantu perkembangan fisik dan meningkatkan kecerdasan anak. Sebaiknya, orang tua dan guru mengajarkan anak untuk i
  4. 4. melihat dan mengenali berbagai macam makanan yang bergizi dan tidak. Jika seorang anak tidak mendapatkan asupan makanan yang bergizi, maka tidak hanya menghambat perkembangan otak dan fisik, akan tetapi bisa menyebabkan seorang anak terserang penyakit dan menghambat proses belajarnya. Gizi yang baik dikombinasikan dengan kebiasaan makan yang sehat selama masa balita akan menjadi dasar bagi kesehatan yang bagus di masa yang akan datang. Pengaturan makanan yang seimbang menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi untuk energi dan pertumbuhan si kecil. Pengaturan makan yang baik juga dapat melindungi si kecil dari penyakit dan infeksi serta membantu perkembangan mental dan kemampuan belajarnya. Pengaturan makanan yang sehat untuk anak usia dini tidak sama dengan orang dewasa. Kebutuhan sehari-hari anak akan energi (kalori) dan zat gizi lainnya sangat tinggi, terutama sewaktu si kecil sudah mulai berjalan. Di masa ini ia menjadi lebih aktif dan tumbuh dengan pesat. Namun, karena perut anak masih kecil, anak tidak dapat makan dalam jumlah besar dalam sekali makan. Porsi makan untuk anak usia dini biasanya sepertiga sampai setengah dari porsi orang dewasa. Karena, mereka juga membutuhkan makanan selingan yang bergizi di antara 3 kali makanan utama. Anak perlu makan makanan yang mudah dicerna dan bergizi tinggi. Ada 5 kelompok makanan yang bergizi, di antaranya yaitu: 1) Lemak dan Gula Pengaturan makanan yang seimbang harus mengandung cukup lemak dan gula. Hindari pemanis buatan. Berikanlah makanan olahan susu yang berlemak tinggi. 2) Daging dan alternatifnya Setiap hari berikan 1 porsi daging, ikan, atau telur, atau 2 porsi tumbuh-tumbuhan, seperti kacang-kacangan. 3) Makanan olahan susu Setiap hari berikan sedikitnya 350 ml susu berkadar lemak tinggi atau 2 porsi keju atau yogurt. 4) Buah dan sayuran Setiap hari berikan sedikitnya 4 porsi buah atau sayuran segar, kalengan, ataupun beku. Jus buah dihitung sebagai 1 porsi walaupun diberikan lebih dari 1 kali. 5) Produk biji-bijian dan zat tepung Setiap hari di setiap waktu makan berikan sedikitnya 1 porsi nasi, roti, jagung, sereal, ataupun tumbuhan yang mengandung zat tepung. Hindari makanan yang terbuat dari biji-bijian yang sangat kasar. Dalam penelitian yang dilakukan Ernesto Pollitt dkk (1993) menyatakan bahwa pemberian makanan yang sehat dan protein, akan mempengaruhi perkembangan kognitif selanjutnya. Selain itu, apa yang anak makan juga ikut mempengaruhi irama pertumbuhan, ukuran badan dan ketahanan terhadap penyakit (Brom dkk, 2005 dalam Santrock, 2007). Menurut Santrock (2007: 157) pada umumnya masalah kesehatan yang sering dialami anaki
  5. 5. anak adalah kurang gizi, pola makan, kurang olah raga dan pelecehan. Seperti yang dinyatakan dalam penelitian Pollitt dkk, bahwa gizi sangat mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Pola makan sangat berkaitan erat dengan hal ini. Maraknya makanan cepat saji dengan berbagai variasi yang sangat menarik untuk anak seperti hotdog, pizza, hamburger dsb, menjadi kendala tersendiri yang mempersulit pemenuhan kebutuhan gizi yang sehat. Perlu kreatifitas yang tinggi bagi guru dan orang tua untuk mengemas makanan sehat yang menarik bagi anak layaknya makanan cepat saji. Untuk itu cermatilah karakteristik makanan yang bergizi di bawah ini: 1. Mengandung berbagai unsur-unsur terpenting yang di butuhkan di dalam tubuh, seperti karbohidrat, mineral, protein, vitamin, lemak, dan air. 2. Makanan yang berasal secara alami, tidak adanya bahan kimia atau bahan lainnya yang dapat membahayakan tubuh. 2.3 Pandangan Islam terhadap gizi dan kesehatan anak "Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa-apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan......(QS Al Baqarah (29 . 168) Ajaran Islam mencakup seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali masalah makan. Oleh karena itu bagi kaum muslimin, makanan di samping berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, juga berkaitan dengan rohani, iman dan ibadah juga dengan identitas diri, bahkan dengan perilaku. Bagi seorang muslim makan dan makanan bukan sekedar penghilang lapar saja atau sekedar terasa enak dilidah, tapi lebih jauh dari itu mampu menjadikan tubuhnya sehat jasmani dan rohani sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai "khalifah fil Ardhi". Rasulullah SAW pernah berkata dalam suatu hadistnya: "Seorang hamba Allah tidak akan berpindah dua kakipun pada hari kiamat, sampai ia mampu menjawab empat hal: umurnya bagaimana dihabiskan, pengetahuan bagaimana diamalkan, hartanya bagaimana dinafkahkan serta tubuhnya bagaimana digunakan atau diboroskan" (HR.Tirmidzi). Begitu banyak hasil penelitian para ahli yang menyatakan kesalahan dalam makanan dapat mengganggu beberapa kerja tubuh, hingga akhirnya baik langsung ataupun tidak langsung dalam jangka waktu tertentu dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti : penyakit kronis pada jantung, paru-paru, darah tinggi (hypertenssion), diabetes, penyakit lambung dan usus (peptic ulcer disease), kegemukan (obesity), depresi, tumor, kanker dsb. Hal tersebut dapat terjadi kemungkinan besar dikarenakan manusia terlalu berlebihan dalam berbagai hal. Seperti terlalu banyak garam, terlalu banyak gula, terlalu banyak lemak dan kholesterol, terlalu i
  6. 6. banyak bahan makanan tambahan (food additive), alkohol, merokok dsb. Padahal semua yang berlebihan itu tidak disukai Allah SWT, seperti dalam firman-Nya: "....,makan minumlah dan jangan berlebih-lebihan (melampaui batas yang dibutuhkan tubuh dan batas-batas yang dihalalkan). Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan"( QS Al Araaf (7) : 31) a. Makanan halal Hai Manusia, makanlah dari apa yang terdapat dibumi, yang halal dan yang thoyyib. Dan janganlah kamu menuruti jejak setan (yang suka melanggar atau melampaui batas). Sesungguhnya setan itu adalah musuh kamu yang nyata. (QS 2:128) Diharamkan bagi kamu sekalian bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih dengan tidak atas nama Allah, binatang yang tercekik, yang dipukul, yang terjatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas kecuali kamu sempat menyembelihnya, dan diharamkan juga bagimu binatang yang disembelih untuk dipersembahkan kepada berhala. (QS 5:3) Halal artinya dibenarkan. Lawannya haram artinya dilarang, atau tidak dibenarkan menurut syariat Islam. Sedangkan thoyyib artinya bermutu dan tidak membahayakan kesehatan. Sebagai muslim, diharuskan makan makanan yang halal dan thoyyib, artinya harus makan makanan yang sesuai dengan tuntunan agama dan bermutu, tidak merusak kesehatan. Dalam ajaran Islam, semua jenis makanan dan minuman pada dasarnya adalah halal, kecuali hanya beberapa saja yang diharamkan. Yang haram itupun menjadi halal bila dalam keadaan darurat. Sebaliknya, yang halal pun bisa menjadi haram bila dikonsumsi melampaui batas. Pengertian halal dan haram ini sesungguhnya bukan hanya menyangkut kepada masalah makanan dan minuman saja, tetapi juga menyangkut perbuatan. Jadi ada perbuatan yang dihalalkan, ada pula perbuatan yang diharamkan. Pengertian makanan dan minuman yang halal meliputi: 1. Halal Secara Zatnya Allah Maha Pemurah lagi Maha Pengasih. Terlalu banyak bahkan hampir semua jenis makanan adalah halal dan dapat dikonsumsi. Sebaliknya terlalu sedikit jenis makanan yang diharamkan yang tidak boleh dikonsumsi. Hikmah pelarangan tersebut jelas Allah yang Maha Mengetahui. Adapun kebaikan dari adanya larangan tersebut jelas untuk kepentingan dan kebaikan bagi manusia itu sendiri. Diantaranya, sebagai penguji ketaatannya secara rohaniah melalui makanan dan minumannya dan agar manusia tahu/mau bersyukur. Bangkai, darah dan babi secara tegas diharamkan oleh Allah, sesuai dengan ayat diatas. Selanjutnya semua binatang yang mati tidak melalui proses penyembelihan hukumnya haram, disamakan dengan bangkai. Termasuk binatang yang mati dalam i
  7. 7. pengangkutan sekalipun baru sebentar, tidka boleh ikut disembelih dan dikonsumsi oleh manusia. 2. Halal Cara Memprosesnya Makanan yang halal tetapi bila diproses dengan cara yang tidak halal, maka menjadi haram. Memproses secara tidak halal itu bila dilakukan:  Penyembelihan hewan yang tidak dilakukan oleh seorang muslim, dengan tidak menyebut atas nama Allah dan menggunakan pisau yang tajam.  Penyembelihan hewan yang jelas-jelas diperuntukkan atau dipersembahkan kepada berhala (sesaji).  Karena darah itu diharamkan, maka dalam penyembelihan, darah hewan yang disembelih harus keluar secara tuntas, dan urat nadi lehar dan saluran nafasnya harus putus dan harus dilakukan secara santun, menggunakan pisau yang tajam.  Daging hewan yang halal tercemar oleh zat haram atau tidak halal menjadi tidak halal. Pengertian tercemar disini bisa melalui tercampurnya dengan bahan tidak halal, berupa bahan baku, bumbu atau bahan penolong lainnya. Bisa juga karena tidak terpisahnya tempat dan alat yang digunakan memproses bahan tidak halal.  Adapun ikan baik yang hidup di air tawar maupun yang hidup di air laut semuanya halal, walaupun tanpa disembelih, termasuk semua jenis hewan yang hidup di dalam air.  Selain yang tersebut diatas, ada beberapa jenis binatang yang diharamkan oleh sementara pendapat ulama namun dasarnya masih mengundang perbedaan pendapat. 3. Halal Cara Memperolehnya Seorang muslim yang taat sangat memperhatikan makanan yang dikonsumsinya. Islam memberikan tuntunan agar orang Islam hanya makan dan minum yang halal dan thoyyib, artinya makanan yang sehat secara spiritual dan higienis. Mengkonsumsi makanan yang diperoleh dengan cara yang tidak halal berarti tidak halal secara spiritual akan sangat berpengaruh negatif terhadap kehidupan spiritual seseorang. Darah yang mengalir dalam tubuhnya menjadi sangar, sulit memperoleh ketenangan, hidupnya menjadi beringas, tidak pernah mengenal puas, tidak pernah tahu bersyukur, ibadah dan doanya sulit diterima oleh Tuhan. b. Makanan haram 1. Bangkai (Al Maitah) Bangkai (al maitah) adalah setiap hewan yang matinya tidak wajar, tanpa lewat penyembelihan yang syar‟i. Contohnya adalah:  Al munkhoniqoh: hewan yang mati dalam keadaan tercekik. i
  8. 8.  Al mawquudzah: hewan yang mati karena dipukul dengan tongkat atau selainnya.  Al mutaroddiyah: hewan yang mati karena jatuh dari tempat yang tinggi.  An nathiihah: hewan yang mati karena ditanduk.  Hewan yang diterkam binatang buas. Jika hewan-hewan di atas ini masih didapati dalam keadaan bernyawa, lalu disembelih dengan cara yang syar‟i, maka hewan tersebut menjadi halal karena Allah Ta‟ala berfirman, “kecuali yang sempat kamu menyembelihnya” Yang termasuk bangkai adalah segala sesuatu yang terpotong dari hewan yang masih hidup. Karena Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda, “Apa yang dipotong dari binatang dalam keadaan hidup, maka sesuatu tersebut adalah bangkai.” (HR. Abu Daud no. 2858, At Tirmidzi no. 1480, Ibnu Majah no. 3216, Ahmad 5/218. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shohihul Jaami’ no. 5652) Namun ada dua bangkai yang dikecualikan keharamannya, artinya bangkai tersebut halal yaitu bangkai ikan dan bangkai belalang. Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami dihalalkan dua bangkai dan darah. Adapun dua bangkai tersebut adalah ikan dan belalang. Sedangkan dua darah tersebut adalah hati dan limpa.” (HR. Ibnu Majah no. 3218. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) 2. Darah yang mengalir Pengharaman hal ini berdasarkan Surat Al Maidah ayat 3 di atas. Adapun darah yang jumlahnya sedikit semacam darah yang masih menempel di urat daging sembelihan dan sulit dibersihkan, maka itu dimaafkan. 3. Daging babi Selain pengharamannya dalam surat Al Maidah ayat 3 di atas, Allah Ta‟ala juga berfirman, i
  9. 9. “Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi - karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah.” (QS. Al An‟am: 145) Shidiq Hasan Khon rahimahullah mengatakan, “Yang diharamkan dari babi adalah seluruh bagian babi. Sedangkan di sini disebutkan dagingnya saja karena biasanya yang dimakan adalah dagingnya.” 4. Hewan yang disembelih atas nama selain Allah Dalil pengharamannya selain surat Al Maidah ayat 3 di atas, Allah Ta‟ala juga berfirman, Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al An‟am: 121) Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang muslim untuk memakan hasil sembelihan orang musyrik, majusi atau orang yang murtad (non ahli kitab). Sedangkan untuk hasil sembelihan ahli kitab (yaitu Yahudi dan Nashrani) itu dibolehkan untuk dimakan selama tidak diketahui jika ia menyebut nama selain Allah. Landasan dari hal ini adalah firman Allah Ta‟ala, “Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu.” (QS. Al Maidah: 5) Yang dimaksud dengan makanan dalam ayat di sini adalah hasil sembelihan ahli kitab (Yahudi dan Nashrani). Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu „Abbas, Abu Umamah, Mujahid, Sa‟id bin Jubair, „Ikrimah, „Atho‟, Al Hasan, Makhul, Ibrohim An Nakhoi, As Sudi, dan Muqotil bin Hayyan. 5. Hewan yang disembelih untuk selain Allah Seperti disembelih untuk berhala, qubur, dan orang yang sudah mati seperti ditujukan pada Said Al Badawi. Hal ini diharamkan sebagaimana disebutkan dalam surat Al Maidah ayat 3 di atas. c. Minuman Halal Minuman yang halal ialah minuman yang boleh diminum menuerut syari‟at Islam. Adapun minuman yang halal pada haris besarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu: i
  10. 10. 1. Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia baik membahayakan dari segi jasmani, akal, jiwa maupun aqidah. 2. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya telah memabukkan seperti arak yang telah berubah menjadi cuka. 3. Air atau ciran itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis (mutanajis). 4. Air atau cairan yang suci itu didaatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran Agama Islam. d. Minuman yang tidak halal Semua jenis minuman yang memabukkan adalah haram. Termasuk minuman yang tercemar oleh zat yang memabukkan atau bahan yang tidak halal. Yang banyak beredar sekarang berupa minuman beralkohol. Kebiasaan mabuk dengan minum minuman keras itu rupanya sudah ada sejak lama dan menjadi kebiasaan oleh hampir semua bangsa didunia. Pada jaman nabi Muhammad SAW, masyarakat Arab juga mempunyai kebiasaan ini. Nabi memberantas kebiasaan jelek ini secara bertahap. Pertama, melarang orang melakukan sholat selagi masih mabuk (QS 4:34). Berikutnya menyatakan bahwa khamar atau minuman keras itu dosanya atau kejelekannya lebih besar dari manfaatnya atau kebaikannya (QS 2:219). Terakhir baru larangan secara tegas, menyatakan bahwa minuman keras itu adalah perbuatan keji, sebagai perbuatan setan, karena itu supaya benar-benar dijauhi (QS 5:90) e. Manfaat mengonsumsi makanan dan minuman yang halal Seseorang yang sudah terbiasa mengonsmsi makanan dan minuman yang halal, maka dirinya akan emmperoleh manfaat, di antaranya adalah: 1. Terjaga kesehatnnya sehingga dapat mempertahankan hidupnya sampai denan batas yang ditetapkan Allah SWT 2. Mendapat ridha Allah Swt karena memilih jenis makanan dan minuman yang halal 3. Memiliki akhlaqul karimah karena telah menaati perintah Allah SWT sekaligus terhindar dari akhlak madzmumah (tercela) 2.4 Makanan dan Minuman Ditinjau Dari Segi Kesehatan a. Kurma Kurma adalah buah yang tumbuh dari pohon palem keluarga Arecaceae dari genus phoenix. Nama ilmiah kurma adalah dactylifera phoenix. Kurma diyakini berasal dari tanah di sekitar tepi sungai Nil dan Efrat. Kurma segar memiliki daging berserat lembut dan rasanya sangat manis, seperti campuran sirup gula dan madu. Daging buah kurma i
  11. 11. berisi gula sederhana seperti fruktosa dan dekstrosa yang mudah dicerna dan cepat mengisi ulang energi tubuh. Kurma memiliki daftar panjang kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Tabel di bawah menunjukkan kandungan gizi dan unsur non-gizi yang ada pada kurma. Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya terdiri dari protein, lemak dan produk mineral termasuk tembaga, besi, magnesium dan asam folat. Kurma kaya dengan serat dan merupakan sumber kalium yang sangat baik. Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir semuanya dari karbohidrat. Berikut khasiat dari buah kurma : 1. Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar. 2. Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi. 3. Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik. 4. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buah buahan alami yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut. 5. Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah. 6. Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan stroke. 7. Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf. 8. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksida dismutase. 9. Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah. 10. Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang. 11. Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu piridoksin (vitamin B6), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam i
  12. 12. metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah dan metabolisme tulang. 12. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur. 13. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui. b. Susu Kandungan susu sapi tiap 100 Gram : Kalori(Kkal) 61,00 Protein(g) 3,20 Lemak(g) 3,50 Karbohidrat(g) 4,30 Kalsium(mg) 143,00 Fosfor(g) 60,00 Besi(g) 1,70 VitaminA(SI) 130,00 VitaminB1(tiamin)(mg) 0,03 VitaminC(mg) 1,00 Air (g) 88,33 Manfaat susu sapi sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas. Susu mengandung zat gizi yang lengkap, Dengan mengkonsumsi minimal segelas setiap hari, banyak manfaat susu yang didapatkan tubuh, seperti : 1. Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, menghindarkan Anda dari penyakit darah tinggi dan jantung. 2. Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu mempunyai fungsi terhadap kecantikna, yaitu untuk mempertahankan kulit tetap bersinar. Tyrosine, mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak. 3. Kalsium, menguatkan tulang. i
  13. 13. 4. Magnesium, menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah. 5. Kandungan yodium dan leticinnya dapat meningkatkan secara drastis meningkatkan kerja otak besar. 6. Kandungan seng pada susu sapi dapat membantu menyembuhkan luka dengan cepat. 7. Vitamin B2 yang terkandung di dalam susu sapi dapat membantu meningkatkan ketajaman penglihatan. 8. Susu juga penting bagi upaya menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit, karena sebagian besar protein susu adalah Casein yang terdiri atas albumin dan globulin. Protein susu mempunyai nilai biologi tinggi yang memberikan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. c. Daging babi Kandungan dalam daging babi terdapat 118 kalori dalam Potongan Daging Babi (1 kecil atau potongan tipis). 54% lemak, 0%karbohidrat, 46% protein. Berikut ini kandungan gizi dari daging babi. Selain itu dalam dunia kesehatan daging babi juga mengandung cacing pita/ Taenia solium dalam bentuk sistiserkus yang membahayakan saluran pencernaan. Cacing ini akan tetap hidup bila daging babi tidak dimasak secara benar. Tidak hanya menyerang saluran pencernaan tetapi juga jaringan lainnya seperti jaringan subkutis, mata, jaringan otak, otot,otot jantung dan sebagainya. d. Bir/minuman alkohol Bir adalah minuman beralkohol hasil fermentasi malt oleh yeast untuk menghasilkan CO2 dan ethanol, dengan diberi flavor oleh bunga hops. Gula malt diperoleh dari hasil pemecahan enzimatis pati (starch) malted barley menjadi gula sederhana selama proses mashing. Komposisi zat gizi yang terdapat dalam bir antara lain adalah karbohidrat, protein, Vitamin, CO2, water, mineral serta alkohol. Tingginya kandungan gizi dalam bir ini sering membuat bir disebut " liquid bread". Berdasarkan material penyusunnya tiap 1 liter bir terdiri dari 94% air, 4.5% alcohol, gula 2%, flavor 0.1%, CO2 4,5%. Manfaatnya Secara umum itu adalah bir yang disebut mentah, atau lebih tepatnya, bir kerajinan tradisional yang khas, yang membawa lebih banyak manfaat kepada organisme manusia dan tidak adanya pasteurisasi terus, utuh sifat organoleptik bir, yang mampu berinteraksi positif dengan organisme manusia. i
  14. 14. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Institute for Cancer Research di Genoa, tampak bahwa telapak hop dan susunan bunganya, yang biasa digunakan dalam proses pembuatan bir untuk menambah rasa khas dan aroma minuman. Hop yang berisi berbagai jenis flavonoid terprenilasi telah menunjukkan aktivitas antitumor pada penelitian laboratorium system eksperimental. Di antaranya zat yang paling berlimpah pada hop adalah Xanthohumol yang merupakan bahan bir yang bermanfaat. Dari penelitian yang dilakukan, tampak bahwa Xanthohumol mampu menghambat proliferasi dan viabilitas sel tumor manusia karsinoma mammae, ovarium dan kanker usus besar. Tidak hanya dalam penelitian ini saja, Xanthohumol telah menunjukkan kemampuan untuk menginduksi kematian sel apoptosis, sel leukemia dan menghambat pertumbuhan sel endotel juga menghambat angiogenesis, salah satu fenomena yang sering terjadi selama fase akut pada pasien dengan leukemia. Tidak semua bir mengandung suatu konsentrasi Xanthohumol, namun yang terbaik adalah bir yang memiliki kandungan hop tinggi, kemudian rasa pahit yang dilengkapi dengan busa persisten (tanpa hop busa akan mudah menghilang). Menurut penelitian di Spanyol, orang dewasa yang mengkonsumsi bir Non alkohol, dalam jumlah sedang memiliki efek imunomodulator, yang lebih menonjol pada wanita dibandingkan pada pria. Jangan meremehkan efek antioksidan berkat bir non alkohol untuk polifenol, bir mencegah penuaan pada kulit, bertindak melawan radikal bebas dan dengan demikian mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Tetapi memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh bila dikonsumsi. Sebuah studi menunjukkan bahwa minum bir terlalu banyak meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar. Selain itu, bir mengandung unsur seperti kobalt, yang dikenal karena sifatnya memicu peradangan di kerongkongan dan perut. Bir menghilangkan protein, lemak, karbohidrat dan unsur-unsur penting yang baik untuk tubuh kita terutama potasium, magnesium dan vitamin C. Kekurangan kalium dapat menyebabkan tubuh mengalami perubahan irama jantung, kulit kering, dan nyeri di kaki. Sedangkan kekurangan magnesium memicu gangguan tidur, mudah marah dan gugup. Kekurangan vitamin C dalam tubuh juga menyebabkan masalah kekebalan, penurunan konsentrasi dan ketidakseimbangan mental. 2.5 Pemeliharaan Kesehatan Anak Cara memelihara anak agar tidak terjadi penyakit yang dapat mengganggu belajar serta kecerdasan anak adalah dengan menjaga kebersihan diri anak dan lingkungannya, i
  15. 15. imunisasi tepat waktu, serta menjaga jenis makanan yang dikonsumsi.1[6] Dengan begitu, anak akan selalu sehat dan bisa meraih prestasi. Perawatan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Pemberian makanan yang sehat dapat menjaga kesehatan, mendidik anak sejak usia dini untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat. Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi dan kebutuhan anak. Anak yang alergi terhadap makanan tertentu, maka berikanlah makanan pengganti untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Banyak anak yang tidak menyukai makanan yang sehat seperti sayuran, sebagai orang tua dan para guru harus bisa membuat sayuran menjadi makanan yang paling lezat bagi anak. Misalnya, dalam memasak sayuran bisa dimodifikasi dengan zat makanan lain yang cita rasanya dapat disukai anak. Berbagai macam penyakit dapat diperoleh anak terutama anak usia 0-6 tahun. Masingmasing penyakit memiliki ciri dan akibatnya. Gejala penyakit anak perlu diketahui guru agar dapat memantau dan memberikan informasi kepada orang tua dalam rangka membantu orang tua untuk pelayanan kesehatan anak. Guru perlu menjelaskan kepada anak mengenai berbagai hal dalam pemeliharaan kesehatan, yaitu pemeliharaan kesehatan lingkungan, mata, telinga, kulit, gigi, dan jasmani. Hidup dengan budaya sehat perlu ditanamkan sejak dini, sejak anak sudah mulai dapat menangkap dengan panca inderanya mengenai arti pentingnya memelihara dan menjaga kesehatan. 2.6 Analisis Hubungan Gizi dengan Kesehatan dan Kecerdasan Anak Apa itu gizi? di dalam rumusan masalah yang ke-3 sudah dijelaskan bahwa gizi itu adalah Unsur-unsur yang terkandung di dalam makanan, yang mana unsur-unsur tersebut memberikan manfaat secara langsung bagi tubuh serta dapat mempertahankan kehidupan. Apakah yang dimaksud dengan kesehatan? UU No.23 Tahun 1992 Bab 1 Pasal 1 menyebutkan bahwa kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Setiap anak berhak mendapatkan kesehatan untuk proses perkembangan dan pertumbuhannya. Karna dengan kesehatan anak bisa melakukan apa yang dia mau, beraktivitas dengan lancar dan baik, berfikir secara rasional, dan dapat berkonsentrasi dalam belajarnya. Untuk itu, kesehatan sangatlah penting bagi anak usia dini bahkan mempengaruhi kecerdasan otak anak. Akan tetapi bukan hanya setiap anak saja, orang dewasa juga memerlukan kesehatan yang baik untuk bisa mendidik dan memberikan contoh yang baik mengenai pentingnya kesehatan dan menjaga kebersihan bagi anak-anak mereka. i
  16. 16. Apa itu kecerdasan? kecerdasan bisa diartikan dengan istilah intelegensi. Hampir semua orang memiliki pemikiran mengenai apa yang diartikan sebagai kecerdasan atau intelegensi misalnya “kecerdasan”, “kemengertian”, “kemampuan untuk berfikir”, “kemampuan untuk menguasai”, “kecemerlangan sejak lahir”, dan sebagainya. Namun berbagai definisi tersebut belum benar-benar memungkinkan kita untuk menentukan apakah, misalnya suatu perilaku tertentu tergolong perilaku pandai atau tidak pandai. Menurut saya, kecerdasan itu adalah tingkat pola pikir IQ yang mencapai di atas 140, yang disebut juga dengan genius. Kesehatan dan gizi dapat diartikan sebagai suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Makanan bayi ASI merupakan makanan utama, sedang lainnya sebagai makanan pelengkap. Anak usia 1 – 3 tahun sangat rentan terhadap penyakit gizi. Mereka boleh diajari makan sendiri, dengan cara mencicipi makanan yang lunak, tidak pedas dan tidak merangsang. Pemberian makanan manis pada anak usia dini tidak boleh terlalu banyak supaya tidak terjadi karies (gigi berlubang), oleh karena itu anak perlu belajar menggosok gigi. Pada usia 4 – 6 tahun kebutuhan nutrient anak relatif kurang, sebab anak sudah bisa memilih makanan sendiri, untuk itu pengertian tentang nilai gizi boleh diajarkan. Kesehatan dan gizi anak sangat penting untuk diperhatikan sejak dini mulai dari dalam kandungan. Kesehatan dan gizi itu sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak serta kecerdasan otak anak. Anak yang mendapat gizi yang seimbang dan sehat akan tumbuh menjadi manusia yang berkualitas dan cerdas. Sejak anak masih dalam kandungan kesehatan dan gizi perlu diperhatikan, melalui ibunya. Sebab kondisi kesehatan dan gizi anak walaupun masih dalam kandungan ibu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak Cara mengusahakannya, antara lain dengan memberikan kebiasaan untuk berdisiplin dalam makan, minum, serta menjaga kesehatan. Seorang anak usia TK sedang mengalami tumbuh kembang yang amat pesat. Pada masa ini proses perubahan fisik, emosi, dan sosial anak berlangsung dengan cepat. Proses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor dari diri anak sendiri maupun lingkungannya. Gizi yang diperoleh seorang anak melalui konsumsi makanan setiap hari berperan besar untuk kehidupan anak tersebut. Seorang anak juga dapat mengalami defisiensi zat gizi yang berakibat pada berbagai aspek fisik maupun mental. Pola makan kelompok masyarakat tertentu juga menjadi pola makan anak. Jika menyusun hidangan untuk anak, perlu diperhatikan kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat dan bertumbuh kembang. Kecukupan zat gizi ini berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan anak. Untuk itu, perlu diperhatikan betul-betul dalam memberikan makanan pada anak, hendaknya makanan tersebut bisa menyehatkan dan memberi stimulus yang baik bagi perkembangan anak. Kecerdasan anak itu bergantung pada kesehatan dan gizinya, antara gizi dengan kesehatan dan kecerdasan itu saling berkaitan antara yang satu dengan lainnya . Jika pola makan tidak bergizi maka akan mengganggu kesehatan serta kecerdasan. Sebaliknya, i
  17. 17. Pola makan yang bergizi akan meningkatkan kinerja otak yang baik, sedangkan kesehatan itu membuat si anak dapat berkonsentrasi mengingat sesuatu dan bergerak aktif sehingga menghasilkan anak yang cerdas. 2.7 Penyusunan Makanan bergizi untuk kesehatan anak Menurut Sediaoetama (2000) fungsi zat gizi sebagai sumber energi atau tenaga, menyokong pertumbuhan badan, memelihara jaringan tubuh, mengatur metabolisme dan berbagai keseimbangan dalam cairan tubuh (keseimbangan air, asam basa, dan mineral), serta mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Ada berbagai jenis zat makanan yang dibutuhkan tubuh di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineralmineral. Air susu ibu (ASI) merupakan salah satu jenis makanan sehat. Bayi dapat diberikan susu formula atau bubur halus setelah berusia 4 bulan atau diberikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhannya. Selanjutnya, setelah usia 6 bulan dapat diberikan nasi tim. Tim yang diberikan sebaiknya diolah dengan memanfaatkan berbagai jenis makanan. Mulai dari sumber protein hewani dan nabati, sumber karbohidrat, dan berbagai jenis sayuran. Sejak berusia 6 bulan sebaiknya bayi mulai diperkenalkan berbagai makanan untuk melatih indra pengecapnya. Dengan diberikan berbagai jenis makanan secara bergantian maka anak akan mengenal berbagai macam rasa makanan. Untuk dapat menentukan makanan yang tepat, orang tua perlu mengetahui kondisi anak.2 Berapa banyak serat yang dibutuhkan anak usia dini? Serat diperlukan karena untuk mencegah sembelit. Namun terlalu banyak serat dapat membuat anak kekenyangan sehingga ia tidak mau makan makanan lain. Terlalu banyak makanan yang berserat tinggi juga dapat menyebabkan diare dan mengganggu penyerapan beberapa macam mineral, seperti zat besi. Jika setiap hari si buah hati makan dengan berbagai biji-bijian, buah-buahan, sayursayuran atau kombinasi bermacam roti tawar serta sereal, ia akan mendapat cukup serat. Apakah si kecil perlu lemak? Lemak merupakan sumber energi dan vitamin yang sangat besar bagi anak-anak dan juga sumber asam lemak esensial. Asam lemak ini tidak dapat dibuat oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari luar melalui makanan. Sumber lemak yang paling baik didapat anak dari makanan seperti susu berlemak tinggi atau keju, yang juga mengandung zat gizi penting lainnya. Makanan seperti kripik dan biskuit, kaya akan lemak tetapi miskin zat gizi lainnya. Jadi, batasilah pemberiannya, untuk daging, pilihlah yang tidak mengandung banyak gajih atau lemak. i
  18. 18. Susu rendah lemak ataupun susu krim sebaiknya tidak diberikan untuk anak-anak di bawah 5 tahun. Susu semi-krim dapat diberikan kepada anak mulai usia 2 tahun, hanya saja jika si kecil sudah mendapat cukup energi (kalori) dari pengaturan makanan yang baik dan bervariasi. Jika ragu dalam memberikan makanan tersebut, mintalah saran dari dokter atau petugas kesehatan. Suplemen vitamin Jika makanan si kecil tidak cukup mengandung vitamin A, C, dan D, ia mungkin butuh tambahan vitamin. Tetapi sebaiknya, konsultasikan dahulu dengan dokter tentang dosis yang tepat. Terlalu banyak vitamin sama bahayanya dengan terlalu sedikit vitamin. Kebutuhan akan zat besi dan seng Kekurangan zat gizi dapat memperlambat pertumbuhan dan perkembangan balita. Cobalah untuk memberikan makanan yang mengandung zat besi setiap hari kepada si buah hati. Untuk meningkatkan penyerapan di usus, berikan makanan atau jus buah yang mengandung vitamin C di setiap waktu makan. Sumber zat besi yang baik adalah daging merah, ikan yang mengandung banyak minyak, kerang-kerangan, sereal, roti, telur, buah yang dikeringkan (seperti kismis, cherry, kurma), polong-polongan, jeruk, aprikot, serta sayuran hijau tua dan berdaun lebar (seperti kol dan brokoli). Seng dibutuhkan untuk sistem kekekalan tubuh dan pertumbuhan. Sumber seng yang bagus adalah daging dan unggas, sereal, keju, telur dan polong-polongan. Hindari memberi makanan atau minuman yang mengandung zat tanin, seperti teh, kepada anak balita. Zat tanin dapat menghambat penyerapan zat besi dan seng. Hindarilah memberikan makanan kepada anak balita, seperti: o Segala jenis kacang-kacang (terutama kacang tanah), popcorn, dan buah-buahan yang berbiji kecil, karena dapat membuat si kecil tersedak. o Makanan atau minuman yang mengandung rempah, kecuali si kecil sudah terbiasa atau dia yang memintanya sendiri. o Makanan yang terlalu asin, karena akan membuat si kecil merasa sangat haus. i
  19. 19. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu untuk manusia terutama dalam hal makanan dan Allah SWT juga telah mengatur semuanya agar setiap makanan yang dimakan bermanfaat bagi makhluk hidup dan terutama pada manusia dalam ajaran agama Islam kita ini. Misalnya mengenai Makanan yang baik dan halal serta makanan yang diharamkan, kemudian juga mengenai gizi yang terkandung dalam makanan agar anak menjadi sehat dan pintar. 3.2 Saran 1. Berhati-hati dalam memberi makan kepada anak karena kita tidak tahu bahan-bahan yang dicampurkan dalam sebuah produk makanan terutama makanan yang dijual tanpa ada label halal. 2. Periksa kemasan makanan atau makanannya sebelum dibeli dan dikonsumsi 3. Pelajari makanan yang diperbolehkan dan yang diharuskan dalam Islam agar kita selalu terjaga dalam memilih makanan karena makanan dan gizi dalam Islam itu tidak lepas dari makanan sehat dan seimbang. i
  20. 20. DAFTAR PUSTAKA  http://www.tempo.co/read/news/2011/10/03/060359612/Inilah-Dampak-Alkoholpada-Tubuh  http://islamic-asa.blogspot.com/2012/01/minuman-keras-dalam-pandangan- islam.html  http://majalahkesehatan.com/kandungan-dan-manfaat-susu-kambing/  http://nto-kun.blogspot.com/2010/05/komposisi-susu-sapi.html  http://doktersehat.com/manfaat-dan-kandungan-susu-sapi-bagi-kesehatan/  http://beritasore.com/2008/05/27/depkes-susu-salah-satu-sumber-gizi-terlengkap/  http://tipsehatcantikalami.blogspot.com/2012/06/khasiatdanmanfaatbir.html i
  21. 21. KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kepada sumber dari segala sesuatu yang bersifat mulia. Sumber ilmu pengetahuan, sumber segala kebenaran, sang Maha Cahaya, penabur cahaya ilham, pilar nalar kebenaran dan kebaikan, sang kekasih tercinta yang tak terbatas pencahayaan cinta-Nya bagi umat, Allah SWT. Shalawat serta salam teruntuk Nabi Muhammad SAW, yang telah memberikan serta menyampaikan kepada kita semua ajaran Islam yang telah terbukti kebenarannya, serta makin terus terbukti kebenarannya. Dengan ini pula kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan inspirasi kepada kami sehingga makalah yang berjudul “PANDANGAN ISLAM TERHADAP GIZI DAN KESEHATAN ANAK” ini dapat terselesaikan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan penuh kesadaran diri dan kerendahan hati, kami menyadari bahwa hanya Allah-lah yang memiliki kesempurnaan, sehingga tentu masih banyak lagi rahasia-Nya yang belum tergali dan belum kita ketahui. Oleh karenanya kami senantiasa mengharapkan kritik dan saran membangun dari teman-teman dan pembaca sekalian sehingga mampu menjalin sinergi yang pada akhirnya akan membuat pemikiran ini bisa lebih disempurnakan lagi dimasa yang akan datang, bukan hanya untuk Islam namun juga untuk kemajuan umat manusia. Raha, November 2013 Penyusun i
  22. 22. MAKALAH PANDANGAN ISLAM TERHADAP GIZI DAN KESEHATAN ANAK DI SUSUN OLEH: KELOMPOK 14 1. MARIANI ( 2013.1B.0023) 2. RIZA (2013.IB.0031) KELAS : I A AKADEMI KEBIDANAN PARAMATA RAHA KABUPATEN MUNA 2013 i
  23. 23. DAFTAR ISI Kata Pengantar........................................................................................................... i Daftar Isi.................................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang.................................................................................................... 1 1.2 Rumusan masalah................................................................................................ 3 1.3. Tujuan................................................................................................................. 2 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Makanan dan Gizi.......................................................................... 3 2.2 Karakteristik Makanan Bergizi........................................................................ 3 2.3 Pandangan Islam terhadap gizi dan kesehatan anak........................................ 5 2.4 Makanan dan Minuman Ditinjau Dari Segi Kesehatan................................... 10 2.5 Pemeliharaan Kesehatan Anak........................................................................ 9 2.6 Analisis Hubungan Gizi dengan Kesehatan dan Kecerdasan Anak................. 15 2.7 Penyusunan Makanan bergizi untuk kesehatan anak...................................... 17 BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN....................................................................................................19 3.2 SARAN................................................................................................................19 DAFTAR PUSTAKA................................................................................................20 i

×