KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

PERANGKAT PEMBELAJARAN
PANDUAN PENGE...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

170

Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

PANDUAN PENGEMBANGAN
RENCANA PELAKSA...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

a.

urutan berdasarkan hierarki kons...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Untuk mencapai suatu kompetensi dasa...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

A. Standar Kompetensi
B. Kompetensi ...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

PERANGKAT PEMBELAJARAN
RENCANA PELAK...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

176

Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Bila ada satu saja dari syarat terse...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

2. Besaran sekalar adalah besaranyan...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

3. Kesalahan acak
Merupakan kesalaha...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

yaitu seberapa dekat hasil suatu pen...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Sebuah benda diukur dengan jangka so...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Cara menentukan / mebaca jangka soro...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN P...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memberi kesempatan untuk berpikir,...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.
.

Motivasi dan apersepsi
Secara k...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

a.
b.
c.
d.

Buku IPA Terpadu
Buku k...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

-

Berhati-hatilah menggunakan peral...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memberikan konfirmasi terhadap has...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 menggunakan beragam pendekatan pem...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)



Menggunakan
termometer untuk
meng...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Motivasi dan apersepsi
- Bagaimana c...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 Peserta didik mengerjakan lembar k...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu
b...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.

- Zat apa sajakah yang termasuk d...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memberikan umpan balik positif dan...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 melibatkan peserta didik mencari i...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Sumber Belajar
a. Buku IPA Terpadu.
...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

-

Berhati-hatilah dalam menggunakan...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 m...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

No
1

Aspek
Ketepatan menggunakan ke...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.

Prasyarat pengetahuan
- Apakah ya...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memberikan konfirmasi terhadap has...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 melibatkan peserta didik mencari i...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Penilaian Hasil Belajar
Indikator Pe...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.

- Apakah sifat campuran sama deng...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirma...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Penilaian Hasil Belajar
Indikator Pe...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.

- Apakah wujud suatu zat dapat be...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 Peserta didik mempresentasikan has...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memfasilitasi terjadinya interaksi...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 memberi acuan agar peserta didik d...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Mengetahui,
Kepala SMP/MTs ……………

…....
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

.

Pra eksperimen
- Berhati-hatilah ...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 melakukan penilaian dan/atau refle...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirma...
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Mengetahui,
Kepala SMP/MTs ……………

…....
KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RP...
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
[4] rpp smp ipa
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

[4] rpp smp ipa

20,963 views

Published on

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
20,963
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
687
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

[4] rpp smp ipa

  1. 1. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) PERANGKAT PEMBELAJARAN PANDUAN PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Satuan Pendidikan Kelas/Semester : Ilmu Pengetahuan Alam : SMP/MTs. : VII s/d IX /1-2 Nama Guru NIP/NIK Sekolah : ........................... : ........................... : ........................... KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 169
  2. 2. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) 170 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  3. 3. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) PANDUAN PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) I. Pendahuluan Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus, guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran,Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian II. Langkah-langkah Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mencantumkan identitas • Nama sekolah • Mata Pelajaran • Kelas/Semester • Alokasi Waktu Catatan:  RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar.  Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan  Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan, yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. Oleh karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya. A.Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Standar kompetensi diambil dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). Sebelum menuliskan Standar Kompetensi, penyusun terlebih dahulu mengkaji Standar Isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 171
  4. 4. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) a. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK dan KD b. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran c. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. B. Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar, penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan Kompetensi Dasar b. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran c. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran C.Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional, rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan. D. Materi Pembelajaran Materi pembelajaran adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus. E. Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 172 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  5. 5. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Untuk mencapai suatu kompetensi dasar dalam kegiatan pembelajaran harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan dalam setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan : a. Pendahuluan Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. b. Inti Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. c. Penutup Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut. G. Sumber Belajar Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan oleh satuan pendidikan. Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat, dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional. Misalnya, sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens, dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu. H. Penilaian Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal. Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian. III. Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SMP........................... : ................................... : ................................... : ..... x 40 menit (… pertemuan) Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 173
  6. 6. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) A. Standar Kompetensi B. Kompetensi Dasar C. Tujuan Pembelajaran: Pertemuan 1 Pertemuan 2 Dst D. Materi Pembelajaran E. Model/Metode Pembelajaran F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 dst G. Sumber Belajar H. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi 174 Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Instrumen Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  7. 7. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) PERANGKAT PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Satuan Pendidikan Kelas/Semester : Ilmu Pengetahuan Alam (Terpadu) : SMP/MTs. : VII/1 Nama Guru NIP/NIK Sekolah : ........................... : ........................... : ........................... KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 175
  8. 8. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) 176 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  9. 9. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 1. Kompetensi Dasar : Tujuan Pembelajaran : Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan. 1.1 Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuan-nya. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian besaran dan satuan. 2. Mengelompokkan besaran pokok dan besaran turunan. 3. Menggunakan Satuan Internasional sesuai dengan besaran yang diukur dalam pengukuran dengan Ketelitian ( carefulness). 4. Mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu terhadap hasil pengukuran. 5. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan besaran pokok dan besaran turunan dalam kehidupan sehari-hari.  Karakter siswa yang diharapkan : Materi Pembelajaran : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Besaran dan Satuan A. Pengertian Besaran Pengertian Besaran Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu 1. dapat diukur atau dihitung 2. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai 3. mempunyai satuan Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 177
  10. 10. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran. Besaran berdasarkan cara memperolehnya dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu : 1. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Sebagai contoh adalah massa. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca. 2. Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah. Besaran Fisika sendiri dibagi menjadi 2 1. Besaran Pokok adalah besaran yang ditentukan lebih dulu berdasarkan kesepatan para ahli fisika. Besaran pokok yang paling umum ada 7 macam yaitu Panjang (m), Massa (kg), Waktu (s), Suhu (K), Kuat Arus Listrik (A), Intensitas Cahaya (cd), dan Jumlah Zat (mol). Besaran pokok mempunyai ciri khusus antara lain diperoleh dari pengukuran langsung, mempunyai satu satuan (tidak satuan ganda), dan ditetapkan terlebih dahulu. 2. Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa, panjang dan waktu. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang, dan lain-lain. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung, mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok. Saat membahas bab Besaran dan Satuan maka kita tidak akan lepas dari satu kegiatan yaitu pengukuran. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Pengertian Satuan Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing, tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya. Untuk melihat berbagai rumus dalam bab besaran dan satuan silakan klik http://alljabbar.files.wordpress.com/2008/03/01-besaran-dan-satuan.pdf Besaran berdasarkan arah dapat dibedakan menjadi 2 macam 1. Besaran vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah sebagai contoh besaran kecepatan, percepatan dan lain-lain. 178 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  11. 11. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) 2. Besaran sekalar adalah besaranyang mempunyai nilai saja sebagai contoh kelajuan, perlajuan dan lain-lain. Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan. Dalam fisika pengukuran merupakan sesuatu yang sangat vital. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika, agar gejala-gejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat. Pengukuran dapat dilakukan dengan dua cara: 1. Secara Langsung Yaitu ketika hasil pembacaan skala pada alat ukur, langsung menyatakan nilai besaran yang diukur, tanpa menggunakan rumus untuk menghitung nilai yang diinginkan. 2. Secara tidak langsung Yaitu dalam pengukuran memerlukan penghitungan tambahan untuk mendapatkan nilai besaran yang diukur. Untuk mendaptkan hasil pengukuran yang akurat, faktor yang harus diperhatikan antara lain : - alat ukur yang dipakai - aturan angka penting - posisi mata pengukuran (paralax) Kesalahan (error) adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar x0. Kesalahan dapat digolongkan menjadi tiga golongan : 1. Keteledoran Umumnya disebabkan oleh keterbatasan pada pengamat, diantaranya kurang terampil menggunakan instrumen, terutama untuk instrumen canggih yang melibatkan banyak komponen yang harus diatur atau kekeliruan dalam melakukan pembacaan skala yang kecil. 2. Kesalahan sistmatik Adalah kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bilangan (kuantitatif), contoh : kesalahan pengukuran panjang dengan mistas 1 mm, jangka sorong, 0,1 mm dan mikrometer skrup 0,01 mm Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 179
  12. 12. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) 3. Kesalahan acak Merupakan kesalahan yang dapat dituangkan dalam bentuk bialangan (kualitatif), Contoh : - kesalahan pengamat dalam membaca hasil pengukuran panjang - pengabaian pengaruh gesekan udara pada percobaan ayunan sederhana - pengabaian massa tali dan gesekan antar tali dengan katrol pada percobaan hukum II Newton. Ketidakpastian pada Pengukuran Ketika mengukur suatu besaran fisis dengan menggunakan instrumen, tidaklah mungkin akan mendapatkan nilai benar X0, melainkan selalu terdapat ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh beberapa hal misalnya batas ketelitian dari masing-masing alat dan kemampuan dalam membawa hasil yang ditunjukkan alat ukur. Beberapa istilah dalam pengukuran: · Ketelitian (accuracy) adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar X0 · Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi (dikenal) oleh instrumen, misal galvanometer memiliki kepekaan yang lebih besar daripada Amperemeter / Voltmeter · Ketepatan (precision) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. · Presisi berkaitan dengan perlakuan dalam proses pengukuran, penyimpangan hasil ukuran dan jumlah angka desimal yang dicantumkan dalam hasil pengukuran. · Akurasi 180 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  13. 13. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) yaitu seberapa dekat hasil suatu pengukuran dengan nilai yang sesungguhnya. Ketelitian alat ukur panjang 1. Mistar : 1 mm Mistar berskala terkecil memiliki memiliki ketelitian sampai 0,5 mm atau 0,05 cm. Ketelitian alat untuk satu kali adalah setengah skala terkecil. Panjang benda melebihi 8,7 cm Panjang kelebihan ditaksir 0,05 cm Hasil pengukuran panjang 8,75 cm Batas ketelitian ½ x 1 mm = 0,5 mm 2. Jangka Sorong : 0,1 mm Jangka sorong memiliki ketelitian sampai 0,1 mm atau 0,1 cm. Jangka sorong terdiri dari rahang tetap yang berskala cm dan mm, dan rahang sorong (geser) yang dilengkapi dengan skala nonius yang panjangnya 9 mm dan dibagi dalam 10 m skala. Panjang 1 skala nonius adalah 0,9 mm. Benda skala antara rahang utamadengan rahang sorong adalah 0,1mm sehingga ketidakpastian dari jangka sorong adalah ½ x 0,1 mm = 0,005 mm Contoh: Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 181
  14. 14. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sebuah benda diukur dengan jangka sorong dengan kedudukan skala seperti pada gambar, maka panjang benda: Skala Utama = 26 mm Skala nonius 0,5 mm Batas ketelitiannya ½ skala terkecil = ½ x 0,1 mm = 0,05 mm 3. Mikrometer sekrup 0,01 mm Mikrometer skrup memiliki ketelitian sampai 0,01 mm atau 0,001 cm. Mikrometer skrup juga memiliki dua skala , yaitu skala utama yang berskala mm (0,5 mm) dan skala nonius yang terdapat pada selubung luar. Skala nonius memiliki 50 bagian skala yang sama. Bila diselubung luar berputar berputar satu kali, maka poros berulir (rahang geser) akan maju atau mundur 0,5 mm. Bila selubung luar berputar satu bagian skala, maka poros berulir akan maju atau mundur sejauh 0,02 x 0,5 mm = 0,01 mm, sehingga kepastian untuk mikrometer sekrup adalah ½ x 0,01 mm = 0,005 mm untuk pengukuran tungga. Pelaporan hasil pengukuran adalah (X ± DX). Cara meningkatkan ketelitian antara lain: 1. Waktu membaca alat ukur posisi mata harus benar 2. Alat yang dipakai mempunyai ketelitian tinggi 3. Melakukan pengukuran berkali-kali Pengukuran dengan jangka sorong 182 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  15. 15. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Cara menentukan / mebaca jangka sorong: 1. Angka pada skala utama yang berdekatan dengan angka 0 pada nonius adalah 2,1 cm dan 2,2 cm. 2. Garis nonius yang tepat berhimpit dengan garis skala utama adalah garis ke-5, jadi x = 2,1 cm + 5 x 0,01 cm = 2,15 cm (dua desimal) Karena ketidakpastian jangka sorong = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm (tiga desimal), maka hasilpengukuran jangka sorong : Cara menentukan / membaca Mikrometer Sekrup 1. Garis skala utama yang berdekatan dengan tepi selubung luar 4,5 mm lebih. 2. Garis mendatar pada selubung luar yang berhimpit dengan garis skala utama. X = 4,5 mm + 47 x 0,01 mm = 4,97 mm (dua desimal) Ketidakpastian mikrometer sekrup ½ x 0,01 mm = 0,005 mm Jadi hasil pengukurannya Metode Pembelajaran : Model Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode Diskusi kelompok Eksperimen Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 183
  16. 16. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi -Apakah semua gejala alam termasuk ke dalam besaran? -Apakah manfaat satuan dalam pengukuran yang kita lakukan? . Prasyarat pengetahuan -Apakah yang dimaksud dengan besaran dan satuan? -Apakah Satuan Internasional? . Pra eksperimen -Berhati-hatilah dalam membaca skala mistar. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menjelaskan pengertian besaran dan satuan  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan secara Disiplin ( Discipline ) dan bertanggung jawab ( responsibility ) serta memiliki ketelitian ( carefulness)   Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Secara kelompok, peserta didik mendiskusikan pengertian besaran dan klasifikasinya, kemudian membuat kesimpulan sementara dan anggota masingmasing kelompok meng-komunikasikannya.  Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Setiap kelompok diberi tugas untuk mengukur panjang dan lebar meja guru dengan jengkalnya masing-masing dan mistar plastik.  Peserta didik secara berkelompok melakukan pengukuran panjang dan lebar meja guru dengan jengkalnya masing-masing dan mistar plastik. 184 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  17. 17. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;  memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 185
  18. 18. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . . Motivasi dan apersepsi Secara klasikal guru memberi pertanyaan; apakah manfaat Satuan Internasional? Prasyarat pengetahuan Peserta didik diminta untuk menyebutkan satuan untuk besaran panjang, waktu dan massa. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Guru memberikan informasi cara mengkonversikan satuan dengan memakai tangga konversi dimana setiap kali turun 1 anak tangga dikali 10, sedangkan jika naik dibagi 10.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Melalui diskusi kelas, guru memberikan informasi tentang Satuan Internasional dari besaran pokok dan besaran turunan.  Melalui diskusi kelompok, peserta didik diberi tugas untuk menuliskan beberapa contoh penyajian hasil pengukuran, kemudian mengkonversikannya ke dalam Satuan Internasional.  Guru memberikan contoh soal latihan cara mengkonversi satuan panjang dengan menggunakan tangga konversi.  Peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa hasil pengukuran yang biasa mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, kemudian mengkonversikannya ke dalam Satuan Internasional.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal tentang besaran dan satuan Sumber Belajar 186 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  19. 19. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) a. b. c. d. Buku IPA Terpadu Buku kerja Lingkungan sekitar Alat ukur Penilaian : Indikator Pencapaian Kompetensi  Mengidenti-fikasikan besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari lalu mengelompok-kannya dalam besaran pokok dan besaran turunan.  Mengguna-kan Satuan Internasio-nal dalam pengukuran.  Mengkon-versi satuan panjang, massa dan waktu secara sederhana.  Mengguna-kan besaran pokok dan besaran turunan dalam kehidupan seharihari. Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal a. Berikan contoh Besaran Fisika dalam kehidupan b. Jelaskan dengan singkat Apa yang dimaksud Satuan Internasional c. Konversikan macam macam satuan secara sederhana Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 187
  20. 20. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 1. Kompetensi Dasar : Tujuan Pembelajaran : Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan. 1.2 Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukurannya. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian suhu. 2. Menjelaskan bagian-bagian dari termometer. 3. Menyebutkan jenis-jenis termometer. 4. Menggunakan termometer untuk mengukur suhu suatu benda. 5. Membaca skala pada termometer. 6. Membandingkan skala pada termometer Celsius dengan termometer skala Kelvin, Reamur, dan Fahrenheit.  Karakter siswa yang diharapkan : Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran : : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Suhu Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Apakah hubungan suhu dengan panas atau dingin? - Alat apakah yang dipakai untuk mengukur bila suhu tubuhmu terasa panas? . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan suhu? - Apakah Satuan Internasional dari besaran suhu? . Pra eksperimen 188 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  21. 21. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) - Berhati-hatilah menggunakan peralatan yang terbuat dari kaca. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menjelaskan pengertian suhu.  Menjelaskan bagian-bagian dari termometer  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;  memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Secara kelompok, peserta didik mendiskusikan pengertian besaran dan klasifikasinya, kemudian membuat kesimpulan sementara dan anggota masingmasing kelompok meng-komunikasikannya.  memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;  memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;  memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;  memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;  memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;  memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 189
  22. 22. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; a PERTEMUAN KEDUA Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Hasil pengukuran suhu harus dinyatakan dengan satuan; satuan apakah yang digunakan? - Apakah satuan suhu dalam Standar Internasional (SI)? . Prasyarat pengetahuan - Guru menunjukkan sebuah termometer, peserta didik diminta untuk membaca skala. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menggunakan termometer untuk mengukur suhu suatu benda.  Membaca skala pada termometer.  Membandingkan skala pada termometer Celsius dengan termometer skala Kelvin, Reamur, dan Fahrenheit.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; 190 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  23. 23. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Melalui diskusi kelas, guru menginformasikan cara membaca skala termometer yang benar.  Guru mendemonstrasikan langkah-langkah penggunaan, pengukuran suhu suatu objek, dan pembacaan skala pada termometer.  Melalui diskusi kelompok, peserta didik diberi tugas membandingkan skala pada termometer Celsius dengan termometer Kelvin, Reamur, dan Fahrenheit.  Guru memberikan informasi cara menentukan skala termometer Celsius dengan termometer Kelvin, Reamur, dan Fahrenheit dengan perbandingan Tc : Tk :Tr : (Tf 32) = 5 : (Tc + 273) : 4 : 9.  Guru memberikan contoh soal latihan mengenai cara menghitung skala termometer Celsius, Kelvin, Reamur, dan Fahrenheit.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu b. Buku kerja c. Termometer Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 Instrumen/ Soal 191
  24. 24. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Menggunakan termometer untuk mengukur suhu zat.  Tes tertulis Membandingkan skala termometer Celsius dengan termometer yang lain. Tes uraian  Mengapa tangan manusia tidak dapat dijadikan alat ukur suhu, padahal tangan dapat membedakan panas dan dingin?  Bila termometer Celsius menunjukkan skala 800, maka skala Reamur akan menunjukkan.... a.640 c.1000 b.960 d.1500 Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : 192 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  25. 25. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 2 X 40’ Standar Kompetensi : 1. Kompetensi Dasar : 1.3 Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Mengetahui cara menentukan besaran panjang suatu benda dengan menggunakan mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup. 2. Mengetahui cara menentukan besaran massa suatu benda dengan menggunakan neraca Ohaus dan neraca elektronik. 3. Mengetahui cara menentukan besaran waktu dengan menggunakan stopwatch. 4. Mengetahui cara menentukan volume benda padat yang bentuknya teratur dan tidak teratur. 5. Mengetahui alat-alat laboratorium yang lain beserta fungsinya. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Pengukuran Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 193
  26. 26. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Motivasi dan apersepsi - Bagaimana cara menggunakan alat ukur sederhana? - Bagaimana mendapatkan hasil pengukuran yang tepat? - Prasyarat pengetahuan - Apakah Satuan Internasional (SI) dari besaran panjang, massa dan waktu? - Bagaimana mengkonversi satuan dari hasil pengukuran ke dalam Satuan Internasional (SI) ? Pra eksperimen - Berhati-hatilah menggunakan peralatan yang digunakan dalam pengukuran. b. Kegiatan Inti.  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Mengetahui cara menentukan besaran panjang suatu benda dengan menggunakan mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup.  Mengetahui cara menentukan besaran massa suatu benda dengan menggunakan neraca Ohaus dan neraca elektronik.  Mengetahui cara menentukan besaran waktu dengan menggunakan stopwatch.  Mengetahui cara menentukan volume benda padat yang bentuknya teratur dan tidak teratur.  Mengetahui alat-alat laboratorium yang lain beserta fungsinya  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil mistar, jangka sorong dan mikro-meter sekrup.  Guru mempresentasikan bagian-bagian mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup dan menunjukkannya kepada peserta didik.  Guru meminta salah satu peserta didik untuk melakukan hal yang sama seperti yang ditunjukkan oleh guru, jika ada kesalahan langsung diberi umpan balik.  Guru mendemonstrasikan langkah-langkah penggunaan alat ukur, pengukuran suatu objek, cara membaca skala, menentukan nilai dan membandingkan tingkat ketelitian dari hasil pengukuran dengan menggunakan mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup.  Guru juga melakukan hal yang sama terhadap alat ukur neraca Ohaus, neraca elektronik dan stopwatch. 194 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  27. 27. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Peserta didik mengerjakan lembar kerja yang sudah disiapkan oleh guru.  Guru memeriksa kegiatan pengukuran yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;  memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;  Guru memberikan penghargaan pada kelompok dengan kinerja baik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) merangkum kegiatan yang telah dilaksanakan. . Uji kompetensi lisan:  Sebutkan bagian-bagian dari jangka sorong, mikrometer sekrup dan neraca Ohaus.  Sebutkan tingkat ketelitian dari hasil pengukuran dengan menggunakan mistar, jangka sorong dan mikrometer sekrup. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 195
  28. 28. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu b. Buku kerja c. Alat-alat ukur Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian  Mengukur besaran fisika secara baik dan benar dengan menggunakan alat ukur Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal  Sebutkan lima macam alat laboratorium beserta fungsinya  Memperhatikan dan menerapkan keselamatan kerja dalam pengu-kuran. Contoh Instrumen: - Instrumen eksperimen Menentukan volume benda padat yang bentuknya tidak teratur dengan menggunakan gelas ukur. Benda Volume air Volume benda + air Volume benda Benda 1 Benda 2 Benda 3 . Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : 196 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  29. 29. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 2. Kompetensi Dasar : 2.1 Mengelompokkan sifat larutan asam, larutan basa dan larutan garam melalui alat dan indikator yang tepat Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Membedakan pengertian asam, basa, dan garam. 2. Menentukan ciri-ciri zat yang bersifat asam, basa, dan garam. 3. Mengelompokkan zat-zat yang bersifat asam, basa, dan garam. 4. Menggunakan alat penentu atau petunjuk asam dan basa. 5. Menyimpulkan hasil percobaan dan mempresentasikannya. Memahami klasifikasi zat.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Asam, Basa dan Garam Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen. Observasi Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Mengapa air jeruk rasanya asam? - Mengapa obat maag bersifat basa? . Prasyarat pengetahuan - Apakah ciri-ciri zat yang bersifat asam? Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 197
  30. 30. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . - Zat apa sajakah yang termasuk dalam asam, basa, dan garam? Pra eksperimen - Berhati-hatilah dalam mencampurkan dua larutan yang berbeda. b. Kegiatan Inti.  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Membedakan pengertian asam, basa, dan garam.  Menentukan ciri-ciri zat yang bersifat asam, basa, dan garam  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil bahan-bahan larutan asam, larutan basa, dan larutan garam.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian asam, basa, dan garam.  Peserta didik dalam setiap kelompok mengamati dan mengelompokkan bahan-bahan yang telah diambil oleh perwakilan kelompok masing-masing.  Guru memeriksa kegiatan observasi dan klasifikasi mengenai bahan yang bersifat asam, basa dan garam yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan ciri-ciri bahan yang bersifat asam, basa dan garam.  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;  memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru: 198 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  31. 31. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Bagaimana sifat zat yang tergolong asam atau basa? - Adakah bahan yang dapat digunakan untuk menentukan asam atau basa? . Prasyarat pengetahuan - Apakah sifat asam, basa dan garam? - Bahan apa sajakah yang dapat digunakan untuk menentukan asam atau basa? . Pra eksperimen - Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. b. Kegiatan Inti.  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Mengelompokkan zat-zat yang bersifat asam, basa, dan garam.  Menggunakan alat penentu atau petunjuk asam dan basa.  Menyimpulkan hasil percobaan dan mempresentasikannya Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 199
  32. 32. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil kertas lakmus, tabung reaksi, pipet tetes dan cairan yang ada di sekitar kita (misalnya: air teh, air jeruk, air sumur dan air cuka).  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menentukan sifat asam dan basa.  Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.  Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;  memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  Guru memberi penghargaan kelompok dengan kinerja baik  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. 200 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  33. 33. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku kerja c. Lingkungan sekitar sekolah atau rumah d. Bahan-bahan kimia Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian  Mengidentifikasi sifat asam, basa dan garam dengan menggunakan indikator yang sesuai. Teknik Penilaian Tes tertulis  Mengelompokkan bahan-bahan di lingkungan sekitar berdasarkan konsep asam, basa, dan garam.  Menggunakan alat sederhana untuk menentukan skala keasaman dan kebasaan. Bentuk Instrumen Tes uraian Instrumen/ Soal  Tentukan bahan-bahan yang bersifat asam, basa dan garam dari bahan-bahan yang tersedia (larutan cuka, larutan sabun, larutan garam, larutan gula, NaCl, HCl).  Berikut adalah sifat-sifat umum asam, kecuali.... a) memerahkan kertas lakmus biru b) mempunyai PH kurang dari 7 c) rasanya asam d) rasanya pahit Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 201
  34. 34. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 2 X 40’ Standar Kompetensi : 2. Kompetensi Dasar : 2.2 Melakukan percobaan sederhana dengan bahan-bahan yang dipero-leh dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Membedakan larutan asam dan basa. 2. Membuat indikator alami asam dan basa. 3. Menggunakan indikator universal untuk menentukan nilai pH suatu zat. Memahami klasifikasi zat.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Sifat Asam dan Basa pada Bahan Makanan Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Observasi Langkah-langkah Kegiatan a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Pernahkah kamu meremas-remas bunga kembang sepatu berwarna, kemudian meneteskannya dengan asam cuka? Apa yang terjadi? - Bagaimana cara mengetahui nilai pH suatu zat dengan menggunakan kertas warna standar indikator universal? . Prasyarat pengetahuan - Bahan apa sajakah yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa? - Apakah yang dimaksud dengan nilai pH? . Pra eksperimen 202 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  35. 35. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) - Berhati-hatilah dalam menggunakan larutan kimia. b. Kegiatan Inti.  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Membedakan larutan asam dan basa.  Membuat indikator alami asam dan basa.  Menggunakan indikator universal untuk menentukan nilai pH suatu zat  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil cawan porselen, penumbuk, kertas saring, gelas beker, corong gelas, tabung reaksi, etanol, larutan asam klorida, larutan natrium hidroksida dan beberapa macam buah serta sayur.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bahan-bahan yang dapat digunakan seba-gai indikator asam basa.  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuat indikator alami asam basa.  Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.  Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengenai penen-tuan nilai pH suatu zat dengan menggunakan indikator universal.  Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan tabung reaksi, pipet tetes, kertas warna standar indikator universal, larutan indikator universal, aquades dan macam-macam contoh zat.  Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan nilai pH yang menyatakan tingkat keasa-man atau kebasaan suatu senyawa.  Konfirmasi Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 203
  36. 36. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku kerja c. Lingkungan sekitar sekolah atau rumah d. Bahan-bahan kimia Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Melakukan percobaan untuk mengetahui sifat asam, basa di laboratorium dan alam misalnya dengan menggunakan kembang sepatu Teknik Penilaian Tes unjuk kerja Bentuk Instrumen Uji petik kerja prosedur Instrumen/ Soal Lakukan uji asam, basa pada bahan makanan dengan menggunakan bunga kembang sepatu Asep : 204 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  37. 37. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) No 1 Aspek Ketepatan menggunakan kertas warna standar indikator universal dengan benar 2 Melakukan kegiatan dengan prosedur yang benar 3 Memperoleh data dari kegiatan 4 Membuat kesimpulan Jumlah skor Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… 2 3 3 2 10 …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : Skor (_______________________) NIP/NIK : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 205
  38. 38. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 3 X 40’ Standar Kompetensi : 2. Kompetensi Dasar : 2.3 Menjelaskan nama unsur dan rumus kimia sederhana. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian unsur. 2. Mengenal nama dan lambang unsur. 3. Menerapkan aturan tata nama unsur. 4. Menjelaskan maksud pengelompokan unsur ke dalam tabel periodik. 5. Menjelaskan sifat dan kegunaan unsur. 6. Menjelaskan pengertian senyawa. 7. Menuliskan unsur-unsur penyusun senyawa. 8. Menjelaskan jenis-jenis pembentukan senyawa. 9. Menuliskan rumus kimia dan penamaan senyawa. Memahami klasifikasi zat.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Unsur Kimia Metode Pembelajaran : Model: - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode: - Diskusi kelompok - Ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Empat unsur utama apa sajakah yang menyusun tubuh manusia? - Mengapa logam natrium mudah bereaksi dengan air di udara? 206 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  39. 39. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan unsur? - Bagaimana sifat dan kegunaan setiap unsur? b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menjelaskan pengertian unsur.  Mengenal nama dan lambang unsur.  Menerapkan aturan tata nama unsur.  Menjelaskan maksud pengelompokan unsur ke dalam tabel periodik.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian unsur.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa unsur yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.  Peserta didik dalam setiap kelompok memperhatikan penjelasan dari guru mengenai aturan tata nama unsur dan maksud pengelompokan unsur ke dalam tabel periodik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengelompokan unsur dalam tabel periodik berdasarkan kemiripan sifat dari setiap unsur (titik lebur, titik didih, wujud; logam, semi logam, non logam, daya hantar listrik dan daya hantar panas)  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai sifat dan kegunaan dari beberapa unsur.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 207
  40. 40. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Tersusun dari unsur apa sajakah garam dapur? - Senyawa apakah yang terbentuk, jika unsur natrium bercampur secara kimia dengan air? . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan senyawa? - Bagaimana senyawa dapat terbentuk? b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menjelaskan sifat dan kegunaan unsur.  Menjelaskan pengertian senyawa.  Menuliskan unsur-unsur penyusun senyawa.  Menjelaskan jenis-jenis pembentukan senyawa.  Menuliskan rumus kimia dan penamaan senyawa. 208 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  41. 41. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian senyawa.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa senyawa yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) menuliskan unsur-unsur penyusun senyawa yang telah disebutkan oleh perwakilan dari tiap kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis pembentukan senyawa (pembakaran, peruraian dan pencampuran zat secara kimia).  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk menyimpulkan hasil diskusi.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Peserta didik dalam setiap kelompok memperhatikan penjelasan dari guru mengenai penulisan rumus kimia dan penamaan senyawa.  Guru memberikan contoh beberapa penulisan reaksi kimia dan penamaan senyawa.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku referensi yang relevan. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 209
  42. 42. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Menjelaskan aturan penulisan lambang unsur • Menuliskan nama dan lambang unsur • Menuliskan nama dan rumus kimia sederhana • Menentukan nama senyawa dan rumus kimia sederhana Teknik Penilaian Tes tulis Bentuk Instrumen PG Tes tulis Tes isian Tes tulis Tes uraian Tes tulis PG Instrumen/ Soal • Lambang K merupakan nama unsur .... a. Kalium c. Karbon b. Kalor d. Kalsium • Tuliskan satu nama dan lambang sebuah unsur • Tuliskan satu nama dan rumus kimianya • Rumus kimia asam sulfat adalah .... a. H2SO4 c. H4SO2 b. HS2O4 d. H4S2O Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : 210 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  43. 43. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 3 X 40’ Standar Kompetensi : 2. Kompetensi Dasar : 2.4. Membandingkan sifat unsur, senyawa, dan campuran. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian campuran. 2. Mengidentifikasi sifat unsur, senyawa, dan campuran 3. Membedakan antara unsur, senyawa, dan campuran. 4. Menjelaskan pengertian campuran homogen dan campuran hetero-gen. 5. Mengidentifikasi campuran homogen dan campuran heterogen. 6. Membedakan campuran homogen dan campuran heterogen. 7. Menuliskan contoh campuran homogen dan campuran heterogen yang ada di sekitarnya. 8. Membedakan antara koloid dan suspensi. Memahami klasifikasi zat.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Unsur, Senyawa dan Campuran Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Ceramah Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Apakah awan tergolong campuran? Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 211
  44. 44. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . - Apakah sifat campuran sama dengan zat penyusunnya? Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan campuran? - Apakah ciri-ciri campuran? b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Menjelaskan pengertian campuran.  Mengidentifikasi sifat unsur, senyawa, dan campuran  Membedakan antara unsur, senyawa, dan campuran.  Menjelaskan pengertian campuran homogen dan campuran hetero-gen.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian campuran.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa campuran yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan sifat dari unsur, senyawa dan campuran.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan antara senyawa dan campuran dengan mengisi tabel sebagai berikut. No 1 2 3 4 Dasar perbedaan Proses pembentukan Proses pemisahan Sifat dengan zat penyusun Senyawa Campuran Perbandingan zat penyusun  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. 212 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  45. 45. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Tergolong campuran apakah larutan gula? - Apakah susu tergolong suspensi atau koloid? . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan campuran homogen dan campuran heterogen? - Apakah yang dimaksud dengan suspensi dan koloid? b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Mengidentifikasi campuran homogen dan campuran heterogen.  Membedakan campuran homogen dan campuran heterogen.  Menuliskan contoh campuran homogen dan campuran heterogen yang ada di sekitarnya.  Membedakan antara koloid dan suspensi.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 213
  46. 46. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian campuran homogen dan campuran heterogen.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa campuran homogen dan campuran heterogen yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) menuliskan penyusun campuran homogen dan campuran heterogen yang telah disebutkan oleh perwakilan dari tiap kelompok.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis campuran heterogen (suspensi dan koloid) berikut contohnya.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil diskusi.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah;  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku referensi yang relevan. 214 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  47. 47. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Membandingkan sifat unsur, senyawa dan campuran berdasarkan pengamatan • Membuat bagan klasifikasi materi secara sederhana • Mengelompokkan zat-zat kedalam campuran homogen dan heterogen dalam kehidupan seharihari Teknik Penilaian Tes unjuk kerja Bentuk Instrumen Tes identifikasi Tes tulis Tes uraian Tes unjuk kerja Tes identifikasi Instrumen/ Soal • Tentukan zat yang bersifat unsur , senyawa, dan campuran dari bahan yang disediakan • Buatlah bagan materi secara sederhan • Disediakan macam-macam zat, kelompokkan zat-zat tersebut ke dalam campuran homogen dan campuran heterogen Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 215
  48. 48. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 3. Memahami wujud zat dan perubahannya. Kompetensi Dasar : 3.1 Menyelidiki sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Mengamati perubahan wujud zat. 2. Membuktikan bahwa partikel dapat bergerak. 3. Mengamati pengaruh suhu terhadap kecepatan gerak partikel. 4. Mengamati meniskus pada permukaan zat cair. 5. Mengamati peristiwa kapilaritas pada pipa kapiler yang diameternya berbeda. 6. Menyebutkan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang bekerja berdasarkan efek kapilaritas.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Wujud zat Metode Pembelajaran : Mode: Direct Instruction(DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Bagaimana air laut bisa berubah wujud menjadi kristal-kristal garam? - Bagaimana es bisa mencair? . Prasyarat pengetahuan 216 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  49. 49. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . - Apakah wujud suatu zat dapat berubah? - Faktor apakah yang mempengaruhi perubahan wujud? Pra eksperimen - Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Mengamati perubahan wujud zat.  Membuktikan bahwa partikel dapat bergerak.  Mengamati pengaruh suhu terhadap kecepatan gerak partikel.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil pemanas spiritus, gelas kimia, lilin, kapur barus, spiritus, air dingin, air panas, gula pasir dan es batu secukupnya.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan beberapa sifat wujud zat padat, cair dan gas.  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen perubahan wujud zat.  Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.  Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen secara berke-lompok.  Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan gula pasir yang dicampur dengan air dingin, kemudian gula pasir dengan air panas untuk mengamati pengaruh suhu terhadap kecepatan partikel.  Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan oleh peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukan dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 217
  50. 50. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Mengapa air membasahi dinding kaca, sedangkan raksa tidak? - Mengapa serangga dapat berjalan di atas air? - Mengapa minyak tanah dapat merambat naik di sepanjang sumbu kompor? . Prasyarat pengetahuan - Apakah yang dimaksud dengan kohesi dan adhesi? - Apakah yang dimaksud dengan tegangan permukaan? - Apakah yang dimaksud dengan kapilaritas? . Pra eksperimen - Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  Mengamati meniskus pada permukaan zat cair.  Mengamati peristiwa kapilaritas pada pipa kapiler yang diameternya berbeda.  Menyebutkan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang bekerja berdasarkan efek kapilaritas.  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; 218 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  51. 51. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah tabung reaksi, air, minyak goreng, tiga pipa kapiler (diameternya berbeda) dan gelas kimia.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kohesi dan adhesi serta beberapa contoh peristiwanya.  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen untuk mengamati meniskus pada permukaan zat cair.  Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.  Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen secara berkelompok.  Peserta didik melakukan eksperimen dengan menggunakan gelas kimia yang terisi penuh dengan air, kemudian mencelupkan ketiga pipa kapiler ke dalam air dengan posisi tegak dan mengamati apa yang terjadi.  Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan oleh peserta didik apakah sudah dila-kukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang bekerja berdasarkan efek kapilaritas  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan dan mempresentasikannya secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,  memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,  memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,  memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:  berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;  membantu menyelesaikan masalah; Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 219
  52. 52. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;  memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;  memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif. c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku kerja c. Alat-alat praktikum Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Menyelidiki perubahan wujud suatu zat • Menafsirkan susunan gerak partikel pada berbagai wujud zat melalui penalaran • Membedakan kohesi dan adhesi berdasarkan pengamatan • Mengkaitkan peristiwa kapilaritas dalam peristiwa kehidupan sehari-hari 220 Teknik Penilaian Tes tertulis Bentuk Instrumen PG Tes tertulis PG Tes Unjuk kerja Tes tulis Uji petik kerja produk Tes uraian Instrumen/ Soal • Hujan merupakan peristiwa .... a. menguap, mengembun b. menguap, melebur c. melebur, mengembun d. mengembun, melebur • Gaya tarik antar partikel pada zat padat adalah .... a. sangat kuat b. kurang kuat c. tidak tentu d. selalu berubah • Lakukan percobaan adhesi dan kohesi dengan menggunakan alat dan bahan yang disediakan • JelaskanMengapa pada musim hujan tembok menjadi lembab ? Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  53. 53. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 221
  54. 54. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 3. Kompetensi Dasar : 3.2 Mendeskripsikan konsep massa jenis dalam kehidupan seharihari Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menyimpulkan bahwa massa jenis merupakan ciri khas suatu zat. 2. Menyimpulkan pengaruh massa dan volume terhadap massa jenis suatu zat. 3. Menghitung massa jenis suatu zat. 4. Mengaplikasikan konsep massa jenis dalam kehidupan seharihari. Memahami wujud zat dan perubahannya  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Massa Jenis Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Apakah wujud zat dapat dibedakan berdasarkan massa jenisnya? - Apakah massa dan volume mempengaruhi massa jenis suatu zat? . Prasyarat pengetahuan - Apakah massa jenis merupakan ciri khas suatu zat? - Faktor apakah yang mempengaruhi massa jenis suatu zat? 222 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  55. 55. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) . Pra eksperimen - Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. b. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil neraca dua lengan, mistar, kayu, besi, alumunium, busa dan karet.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan massa jenis sebagai ciri khas suatu zat.  Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen pengaruh massa dan volume benda terhadap massa jenisnya.  Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan oleh peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari data percobaan.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 223
  56. 56. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Bagaimana menghitung massa jenis suatu zat? - Mengapa air laut di muara sungai tidak dapat segera bercampur dengan air sungai? . Prasyarat pengetahuan - Apakah rumus massa jenis suatu zat? - Bagaimana aplikasi konsep massa jenis dalam kehidupan sehari-hari? a. Kegiatan Inti  Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:  melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;  menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;  memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;  melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan  memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.  Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi massa jenis suatu zat.  Guru memberikan contoh soal cara menghitung massa jenis suatu zat.  Guru menunjuk salah satu peserta didik untuk menjawab soal mengenai massa jenis suatu zat di depan kelas, sedangkan peserta didik yang lain memperhatikannya.  Guru memberikan beberapa soal untuk dikerjakan oleh peserta didik.  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan aplikasi konsep massa jenis dalam kehi-dupan sehari-hari.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. 224 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  57. 57. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan c. Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru:  bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;  melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;  merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu. b. Buku kerja c. Alat-alat praktikum Penilaian Hasil Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi • Menyelidiki proses pemuain pada zat padat, cair dan gas • Merencanakan percobaan sederhana untuk menunjukkan pemuaian zat cair dan zat padat • Menunjukkan prinsip pemuian dalam teknologi misalnya Bimetal Teknik Penilaian Observasi Bentuk Instrumen Lembar observas Tes Unjuk kerja Uji petik kerja prosedur dan produk Tes tertulis uraian Instrumen/ Soal • Menggunakan alat Muschenbroek untuk mengamati pemuaian zat • Buatlah rancangan percobaan tentang pemuaian zat • Jelaskan cara kerja setrika listrik otomatis.... • Jika sebatang besi dibagi menjadi dua bagian, massa jenisnya.... a. tetap b. menjadi setengah massa jenis mula-mula c.menjadi dua kali massa jenis mula-mula d. menjadi seperempat massa jenis mula-mula • Di muara sungai, air laut tidak dapat segera bercampur dengan air sungai. Mengapa demikian? Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 225
  58. 58. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mengetahui, Kepala SMP/MTs …………… …..,…………………… 20 ……. Guru Mapel Ilmu Pengetahuan Alam (__________________________) NIP/NIK : (_______________________) NIP/NIK : 226 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2
  59. 59. KTSP Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi waktu : : : : ............................. VII (tujuh)/Semester 1 IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) 4 X 40’ Standar Kompetensi : 3. Kompetensi Dasar : 3.3 Melakukan percobaan yang berkaitan dengan pemuaian dalam kehi-dupan sehari-hari. Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat: 1. Menyelidiki muai panjang dan volume pada zat padat. 2. Menyelidiki besar pemuaian berbagai macam zat cair. 3. Membandingkan pemuaian zat padat dan cair. 4. Menyelidiki jenis pemuaian yang dapat dilakukan oleh zat gas. 5. Mengaplikasikan konsep pemuaian dalam kehidupan seharihari. Memahami wujud zat dan perubahannya.  Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ) Rasa hormat dan perhatian ( respect ) Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility ) Ketelitian ( carefulness) Materi Pembelajaran : Pemuaian Zat Metode Pembelajaran : Model: Direct Instruction (DI) Cooperative Learning Metode: Diskusi kelompok Eksperimen Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi - Mengapa panas dapat menyebabkan pemuaian? - Samakah muai panjang berbagai zat padat? - Manakah yang lebih besar: pemuaian zat padat atau cair? . Prasyarat pengetahuan - Faktor apakah yang mempengaruhi pemuaian? Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1-2 227

×