Potensi Terapi Sel Punca dalam Dunia Kedokteran dan Permasalahannya

3,359 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,359
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
179
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Potensi Terapi Sel Punca dalam Dunia Kedokteran dan Permasalahannya

  1. 1. Potensi Terapi Sel Punca dalam Dunia Kedokteran dan Permasalahannya Ferry Sandral, Horry Murtil, Nurul AiniL, Caroline Sardjonol'2, Boenjnmin Setiawanl lStem andCancer CelI Institute, Kalbe PT. Farma, Tbk, 28 agian F Kedokteran, Mikrobiologi,akultas Kristen Uniaersitas Maranatha Abstract StemceII hasbecome mainfocusfor not only reseacrhers alsosociety a but due to its potencyin cell-basedtherapy.Regardless ethical issues surroundingthe human embryonic stem ceII,adult human stemceIIbecame alternatiae choice transplantation. thean effort to minimizeethicalproblems the of for In of human embryonicstem ceII transplantation, many breaktroughs haoe beenconducted, Iike ANT (AlteredNuclearTransfer) iPS (Induced and PluripotentStemCeII).Deoelopment stemcell technology of in producingtesfingmodelwill assist lot in potentialdrug testing,which might deuease a potentialside ffict and numbers humanclinicaltial. of ANT, SCNT,IPS Kevworils: stemceII,auto,allo,xeno,transplantation, Pendahuluan Sel punca dewasa dapat diambil Sel punca dengan kemampuan- dari berbagai macam sumber, antara nya yang fenomenal, yaitu dapal lain: darah tali pusat, sumsum tulang, meregenerasi diri, berproliferasi dan darah tepi, jaringan lemak, dll.2-5 Sel sekaligus berdiferensiasi, menarik punca dewasa tidak kalah pentingnya perhatian berbagai kalangan baik dari dibandingkan sel punca embrionik, medis maupun nonme{is. Selain dari karena jumlah dan fungsinya yang juga segi keilmuan, kajian terhadap sel punca sangat memadai dan potensial untuk dalam berbagai aspek lain sampai terapi berbagai penyakit. Aplikasi terapi sekarangjuga menjadi topik yang sering sel punca di bidang kedokteran sekarang dibahas dalam berbagai pertemuan. terlihat sangat berkembang pesat. Selain Kajian etik merupakan suatu hal yang dari jumlah publikasi artikel ilmiah yang penting untuk penelitian sel punca.l meningkat tajarn, dapat juga dilihat dari Salah satu hal yang menjadi pokok pesatnya perkembangan perusahaan permasalahan dalam pengembangan sel dan rumah sakit yang menyediakan punca adalah sumber sel punca produk maupun pelayanan untuk terapi embrionik manusia (human embryonic sel punca di luar negeri. Upaya yang stem ceII) dan masalah reproductiae dilakukan untuk mencapai aplikasi cloning. Dengan adanya hal tersebut, tersebut juga bermacam-macam/seperti banyak institusi yang mengembangkan pengembangan teknik penyimpanan sel penelitiarmya bukan ke arah sel punca puncaT'g, pengembangan teknik embrionik, tapi pada sel punca dewasa diferensiasi sel punca menjadi tipe sel (adultstemcell). yang lebih terarah (sel progenitor)e, pengembanganteknik untuk menambah 95
  2. 2. JKM. Vol.8No.1Juli2008:95 - 101 jumlah sel puncalo, pengembangan cara luar negeri, bahkan di negara tetangga dll. transplaritasi sel punca11,rz, seperti: Singapura dan Malaysia. Secara garis besar aplikasi sel Berbagai penyakit telah dapat punca di bidang kedokteran dapat diterapi dengan autotransplantasi sel dibagi menjadi dua, yaitu: auto- punca dan menunjukkan hasil yang tranplantasi (donor dan resipien adalah baik, antara lain: critical limb ischemia orang yang sama) dan allotransplantasi pada penderlta diabetes mellitus,penyakit (donor dan resipien adalah orang yang jantung iskemik kronis, penyakit- berbeda). Akan tetapi aplikasi lain yaitu penyakit autoimun, penyakit tulang dengan cara xenotransplantasi (donor rawan sendi lutut dan kanker, terutama dan resipien adalah spesies yar.g Beberapapenangan- kanker dat ah.2,6,1'+77 berbeda) sekarang ini juga menjadi an penyakit-penyakit tersebut dalam pusat perhatian. Pada tulisan ini akan tataran klinis sekarang sudah banyak dimuat pembahasan mengenaicara-cara dilakukan di luar negeri, sehingga aplikasi ini satu persatu. bukan merupakan suatu tahapan yang baru diteliti. Autotransplantasi Pada autotransplantasi sel Autotranplantasi adalah teknik punca, untuk mendapatkan hasil yang yang paling berkembang untuk sel lebih baik dikembangkan juga seleksi sel punca, karena tidak melibatkan sumber punca tertentu. Selain CD (Cluster of sel punca dari orang lain maupun Dffirentiation) 34, yang banyak dipakai spesies lain. Dengan demikian, sebagaimarker sel punca hematopoetik, penolakan dari sistem kekebalan tubuh terdapat pula berbagai marker yang lain. resipientidak te4adi. Misalnya seleksi ekspresi CD133 yang Sumber sel punca untuk auto- merupakan marker dari endothelial tranplantasi yang banyak diaplikasikan progenitor cell untuk aplikasi sel punca dapat berasal dari darah tepi, sumsum pada penyakit jantung iskemik tulang dan darah tali pusat. Dengan menunjukkan hasil yang sangat baik.18,1e perkembangan teknologi dewasa ini Ekspresi Oct4 pada berbagai sel punca pemberian suatu faktor tertentu juga dilaporkan juga sebagai marker dapat memobilisasi Sel sel punca.13-16 pluripotensi yang sangat penting.zo,zr punca yang berlokasi di jaringan tubuh Teknik seleksi juga dapat dilakukan lainnya seperti di sum-sum tulang dapat dengan beberapa metode, seperti: flow berpindah ke dalam sirkulasi datah.l+1'6 cytometry dart magnetic beads.Alat-alat Dengan demikian pengumpulan sel untuk koleksi dan seleksi sel punca yang punca dari darah tepi merupakan teknik sudah diotomatisasi pun berkembang yang banyak diminati saat ini karena pesat. Khusus untuk sel punca, praktek relatif lebih nyaman dan aman. Karena yang baik jugu terus menerus adanya perkembangan teknik dikembangkan. Dikenal adanya GLP pengumpulan sel punca dari darah tepi (Good LaboratoryPractice) untuk sistem ini, maka timbulah pemikiran untuk - laboratorium yang baik dan GMP (Good melakukan penyimpanan sel punca Manufacturing Practice) untuk sistem darah tepi. Bank sel punca darah tepi pembuatan yang baik, terdapat pula merupakan suatu perwujudan dari hal cGTP (Current Good Transplantation tersebut dan telah banyak kita jumpai di Practice)untuk sistem transplantasi ya.g baik.22-24 Badan-badan akreditasi juga 96
  3. 3. Potensi Terapi Sel Punca dalam Dunia Kedokteran dan Permasalahannya Sandra, Harry Murti, Nurul Aini, Caroline Sardjono, Boenjamin Setiawan) memegang Peranan Penting dalam invasif, efektifitas pencapaian pada penentuan kelayakannya. Sertifikasi ISO daerah sasaran, dan faktor-faktor lain- juga adalah salah satu perwujudan dari nya seperti: kenyamanan dan finansial. pemenuhan praktek tersebut di atas.%-% Penggunaan cara yang berbeda dalam Selain itu juga dikenal adanya akreditasi transplantasi sel punca dilaporkan CAP (CoIIegeof Ameican Pathologists), menunjukkan hasil yang berbeda pula. AABB (American Association of Blood Banks) dan FACT (Foundationfor The Allotransplantasi Accreditation of Cellular Therapy) yang Walaupun sudah ada teknik disesuaikan dengan kebutuhannya. ekspansi sel punca dan penelitiannya Dengan demikian kita menyadari bahwa terus berjalan, akan tetapi dijumpai perlu kompetensi yang menyeluruh, keadaan di mana sel punca tidak dapat tidak hanya dari segi fasilitas saja,tetapi diperoleh dari pasien itu untuk juga meliputi human resourcedan SOP kegunaan autotranplant4si. Misalnya (Standard Operating System), termasuk pada pasien dengan luka bakar yang manajemenyang baik. luas, atau pasien lansia dengan penyakit Walaupun sel punca dewasa sistemik. Pasien-pasiendengan kondisi untuk autotranplantasi dapat diperoleh tersebut tidak memungkinkan untuk dari berbagai jaringan tubuh pasier; dilakukan koleksi sel punca, sehingga akan tetapi pada pelaksanaannya sumber sel punca diharapkan dapat terdapat beberapa permasalahan. diperoleh dari orang lain" yang dikenal Misalnya jumlah sel punca yang tidak sebagaiallotransplantasi.3a mencukupi karena kondisi pasien yang Dengan demikan, tantangan tidak optimal atau menderita penyakit baru yang dapat terjadi pada tertentu. Selain itu faktor usia pasien allotransplantasi adalah reaksi yang sudah lanjut akan menyebabkan penolakan terhadap sel punca, yang jumlah sel puncanya menurun. Maka dapat mengarah ke GvHD (Graft aersus teknik ekspansi sel punca merupakan Host Diseass).tsaz Jika ini terjadi tentu hal yang penting untuk dikembangkan. akan memperparah keadaan resipien Ekspansi sel punca secaraex oiao sudah transplantasi sel punca. Oleh karena itu banyak dilaporkan.2T-2e Sejunrlah variasi harus ada kecocokan antara sel punca media kultur, growth factor dan cocktail donor dengan resipien. Analisa dari berbagai faktor khusus telah banyak imunogenisitas terhadap molekul MHC dilaporkan. Dengan melihat tipe sel (Major Histocompatibility Complex), yang ingin dikembangkan, terdapat pula aktivasi terhadap sel limfosit (sel B dan media dengan suplemen yang berbeda- sel T) dan antigen (Professional Non- dan beda. Perkembangan teknik ekspansi professionalAntigen Presenting Cells / yang bebas dari komponen atau bahan APC) harus dilakukan. Seperti yang kita yang berasal dari spesies lain (xeno-free ketahui dibutuhkan suatu pemeriksaan culture)3o juga merupakan suatu fokus I{LA (Human Leucocyte Antigen) ataa perhatian yang sudah maupun sedang dikenal dengan HI-A Wing.38-3e diusahakan oleh berbagai institusi. Kendala yang kerap terjadi pada Cara transplantasi sel punca ke allotransplantasi adalah kesulitan untuk pasien terus berkembang.3l-33 Hal-hal mendapatkan donor yang sesuai secara yang menjadi pertimbangan utama imunologis untuk mencegah terjadinya meliputi penggunaan metode yang tidak reaksi penolakan terhadap sel yang 97
  4. 4. JKM. Vol.8No.1Juli 2008:95 - 101 ditransplantasikan.3,40 Upaya unhrk hati-hati, meliputi pemilihan spesies rriencegahreaksi penolakan sistem imun yang akan digunakan, proses koleksi pasien adalah dengan menggunakan dan perlakuarL serta penyimpanan sel imunosupresan yang masih terus punca dari hewan ini.ao dikembangkan.35,36 Pada penelitian Permasalahan yang dapat sebelumnya telah dilaporkan bahwa dijumpai meliputi masalah etik, proteksi status imunogenisitas sel punca darah penggunaan hewary validitas prosedur tali pusat lebih rendah bila teknis dan keengganan para calon dibandingkan dengan sel punca yang pasien untuk menggunakan sel punca berasal dari darah tepial. Hal ini yang berasal dari hewan ini.4z48 Oleh menyebabkan mulai banyak usaha karena itu fokus aplikasi ditujukan pada untuk menyimpan sel punca dari darah penyakit-penyakit yang relatif berat dan tali pusat untuk digunakan di kemudian belum ada alternatif terapi kausatif. Dari hari sebagai sumber transplantasi sel publikasi yang ada, xenotransplantasi punca bagi orang lain. dari sel punca fetus kelinci Pengembangan baru pada sel memperlihatkan kemajuan yang cukup progenitor juga sedang diupayakan, mengagumkan untuk penderita down yar.g tidak hanya diusulkan untuk syndrome.a6 autotranplantasi saja, tetapi juga untuk allotransplantasi.42'4sMisalnya neural progenitor cell, yar.g diharapkan di Penutup kemudian hari dapat langsung Sejak keberhasilan isolasi sel digunakan untuk terapi trauma pada punca embrionik manusiaoleh Thomson kepala dan parkinssv144,45, tanpa melalui pada 1998,prospek kegunaannya dalam proses diferensiasi sel punca menjadi terapi sel telah menarik perhatian tipe sel yang dibutuhkan. kalangan peneliti maupun khalayak umum. Sel punca jenis ini diperoleh dari Xenotransplantasi kultur inner cell mass embrio tahap Xenotransplantasi merupakan blastosis. Mirip seperti yang telah suatu teknik transplantasi sel. punca dibuktikan dengan penelitian dari tikus, terbaru, tetapi belum dapat diterima sel punca embrionik manusia telah oleh semua kalangan berkenaan dengan terbukti sangat primitif, dapat belum sempurnanya pembuktian berproliferasi tanpa batas, dan memiliki mekanisme dan kemungkinan efek kemampuan untuk menurunkan galur samping yang belum diketahui. semua jenis sel dewasa.aeNamun sel Transplantasi ini akan sangat punca embrionik manusia memiliki sifat bermanfaat, mengingat kebutuhan akan tumoriogenik, maka diperlukan pene- jumlah sel punca yang relatif banyak litian lebih lanjut sebelum melangkah ke dan cepat. Keunggulan lainnya adalah tahap terapi.soSelain itu karena proses kualitas dan jumlah sel punca yang isolasinya mengganggu perkembangan didapat dengan teknik ini lebih embrio, minat para peneliti mendapat terkendali dibandingkan dengan auto- tentangan dari para politisi dan maupun allotransplantasi yang kualitas pemerhati masalah etika penelitiarr.lT'sl dan jumlah sel punca dari pasien/ donor Para peneliti berusaha untuk tidak dapat dikontrol. Berdasarkan hal meminimalkan masalah etik pada sel tersebut,teknik ini dikembangkan secara punca embrionik manusia dengan 98
  5. 5. Potensi Terapi Sei Punca dalam Dunia Kedolteran dan Permasalahannya Sandra,Harry Muni. Nurul Aini. Caroline Sardjono. Setiawan) melakukan berbagai terobosan baru. Daf.tar Pustaka Salah satunya adalah teknik ANT 1. FischbachGD, FischbachRL. Stem cells: (Altered Nuclear Transfer)s2 yang science,policy, ethics. T Clin Invest 2004; 11.4:1364-70. merupakan pengembanganteknik SCNT Transfer). 2. Saputra V. Dasar-dasar stem cell dan (Somatic CeIl Nuclear potensi aplikasinya dalam ilmu Modifikasi teknik SCNT ini meliputi kedokteran. Cermin Dunia Kedokt 2006; pemanfaatan retrovirus untuk 153:21-5. menyisipkan RNAi (RNA interference) 3. Bradley MB, Cairo MS. Cord blood pada sel donor inti sebelum ditransfer ke immunology and stem cell trans- sel oosit resipien.s3Keberadaan RNAi plantation. Hum Immunol 2005; 66:43'J'- diharapkan dapat menghambat ekspresi 46. gen Cdx2 yang bertanggung jawab 4. Vieyra DS, Jackson KA, Goodell MA. Plasticity and tissue regenerative terhadap proses pembentukan trofoblas, potential of bone marrow-derived cells. sehingga diharapkan embrio tidak dapat StemCell Rev 2005;1:65-9. berimplantasi. Sehingga tidak terjadi 5. Gimble J, Guilak F. Adipose-derived kekhawatiran dilakukannya proses adult stem cells: isolation, kloning dengan tujuan menciptakan characterization, and differentiation 'manusia bars' (reproductirte potential. Cytotherapy 2003;5:362-9. suatu cloning).saSelain itu ada pula teknologi 6. Gardner RL. Stem cells and regenerative terbaru iPS(Induced PluripotentStemCeIl) medicine: principles, prospects and problems. C R Biol 2007 330:465-73. ; dengan memasukkan 4 gen: Oct3/4, 7. Ciavarella D. Hematopoietic stem cell Sox2,c-Myc dan KlfL ke dalam fibroblas, processingand storage.Biotechnol1991; sehingga firoblas tersebut daPat 19:317-49. diprogram ulang menjadi suatu sel yang 8. Wijaya MI, Sandra F. Proses dalam menyerupai sel punca embrionik umbilical cord blood banking. Cermin e (emb oni c-like stemcell).ss,s Dunia Kedokt 2007 157 ; :217 -20. ry Kemajuan bidang sel punca 9. Takahashi K Yamanaka S. Induction of mendapat perhatian penting dari dunia pluripotent stem cells from mouse ilmiah. Seperti yang terlihat pada topik embryonic and adult fibroblast cultures by defined factors.Cell 2006;126:663-76. pemenang hadiah Nobel di bidang L0. Deasy BIvI, Qu-Peterson Z, Greenberger fisiologi atau kedokteran tahun ini JS,Huard ]. Mechanisms of muscle stem (2007) dengan memodifikasi gen pada cell expansionwith cytokines. Stem Cells mencit menggunakan sel Punca 2002;20:54-60. embrionik.sTMencit dengan modifikasi 11. Thomas ED. Bone marrow trans- gen ini, dapat digunakan sebagaimodel plantation: a review. Semin Hematol yang penting dalam hubungannYa 1999;36:95-103. dengan suatu penyakit. Perkembangan 12. Trigg ME. Hematopoietic stem cells. -7 Pediatrics 2004;113:105'1. . sel punca sebagai bahan dari model 13. Kronenwett & Martin S, Haas R. The penelitian banyak membantu pengujian role of cytokines and adhesionmolecules berbagai obat yang Potensial for mobilization of peripheral blood. digunakan.ss Sebelum pengujian klinis Stem Cells 2000;18:320-30. dengan manusia, obat tersebut sudah 14. Huang D Li S, Han M, Xiao Z, Yang R, dapat dites terlebih dahulu, sehingga Han ZC. Autologous transplantation of lebih terpercaya. Kemungkinan dampak granulocyte colon-stimulating factor- serta populasi manusia yang diujikan mobilized peripheral blood mononuclear dapat pula dikurangi jumlahnya. cells improve critical limb ischemia in diabetes.DiabetesCare 2005;28:2155-9. 99
  6. 6. No.1Juli2008:95 - 101 JKM. Vo1.8 15. Ishida A, Ohya Y, Sakuda H, et aI. Enforcemenf Final Rule. Federal Autologous peripheral blood mono- Register2004;69. nuclear cell implantaion for patients 25. Richardson H; International Organiza- with peripheral arterial diseaseimproves tion for Standardization. Medical limb ischemia. Circulation I. 2005; laboratories--requirements for quality 69:1260-5. and competence: an ISO perspective. 16. Arai M, Misao Y, Nagai H, et al. Vox Sang 2002;83Suppl 1:333-5. Granulocyte colony-stimulating factor. A Hubert P, Nguyen-Huu [, Boulanger B, noninvasive regeneration therapy for et aI. Harrnonization of strategies for the treating atherosclerosis peripheral artery validation o{ quantitative analytical disease.Circulation j. 2006;70:1093-8. procedures. A SFSTPproposal--Part I. I 17. Setiawan B. Aplikasi terapeutik sel Pharm Biomed Anal 2004;36:579-86. induk embrionik pada berbagaipenyakit 27. Nilsson SK Prince HM, Wall D, Haylock degeneratif. Cermin Dunia Kedokl 2006; DN. Recent Australian experience with 153:5-8. hemopoietic stem and progenitor cell 18. Bartinek J, Vanderheyden M, expansion.Cytotherap 2007 9:231-5. ; Vandekerchove B et aI. lntracoronary Douay I Andreu G. Ex vivo production injection of CD133-positive enriched of human red blood cells from bone marrow progenitor cells promotes hematopoietic stem cells: what is the cardiac recovery after recent myocardial future in transfusion?Transfus Med Rev infarction. Circulation 2005;112:78-83. 2007;21(2):91-100. 19. Nababan SHH, Purba AP, Frisca,Aini N, 29. Zubler RH. Ex vivo expansion of Setiawan B, Sandra F. Peranan hematopoietic stem cells and gene endothelial progenitor cell dalam therapy development. Swiss Med A&ly neovaskularisasi. Cermin Dunia Kedokt 2006;136:795-9. 2007;58:257-9. Lee IB, Lee JE; Park IH, et al. 20. Gerrard L, Zhao D, Clark Aj, Cui W. Establishment and maintenance of Stably transfected human embryonic human embryonic stem cell lines on stem cell clones exress OCT 4-specific human feeder cells derived from uterine green fluorescent protein and maintain endomekium under serum-free self-renewal and pluripotency. Stem condition. Biol Reprod 2005Jan;72:42-9. Cells 2005;23:124-133. 31. Teixeira Af Duckworth |I! Hermanson 21. Boyer LA, Lee TI, Cole ll {F, et aI. Core O. Getting the right stuff: controlling transcriptional regulatory circuitry in neural stem cell state and fate in vivo human embryonic stem cells. Cell 2005; and in vitro with biomaterials. Cell Res 122:947-56. 2007;17:56-61. 22. Mueller MM, Seifried E. Blood cz. Patterson MS, Schotten J, van Mieghem transfusion in Europe: basic principles C, Kiemeneij F, Serruys PW. Magnetic for initial and continuous training in navigation in percutaneous coronary transfusion medicine: an approach to an intervention. J Interv Cardiol 2006; European harmonisation. Transfus Clin 19:558-65. Biol 2006;73:282-5. 33. Shen F[ Samartzis D, An HS. Cell 23. Hodges FI, Pollock I(, Stroemer P, et aI. technologies for spinal fusion. Spine ] Making stem cell lines suitable for 2005; Suppl):231S-9S. 5(6 transplantation. Cell Transplant 2007; Aschan |. Allogeneic haematopoietic 16:101-15. stem cell transplantation: current status 24. Department of Health and Human and future outlook. Br Med Bull 2006; Services,Food and Drug AdminisLration. 77-78:23-36. 21 CFR Parts'1.5, 1270,and1271..Ctxrent 35. Sprangers B, Van Wijr'neersch B, Fevery Good Tissue Practice for Human Cell, S, Waer M, Billiau AD. Experimental and Tissue, and Cellular and Tissue-Based clinical approaches for optimization of Product Establishments;Inspection and 100
  7. 7. Potensi Terapi Sel Punca dalam Dunia Kedokteran dan Permasalahannya (Ferry Sandra,Harry Murti, Nurul Aini, Caroline Sardjono, Boenjamin Setiawan) the graft-versusleukemia effect. Nat transplantation. Sunshine,USA. Medical Clin Pract Oncol 2007 4:404-L4. ; and Engineering Publishers,Inc. 2006. 36. Zeiser & Finke J. Allogeneic haema- 47. French jR. Ethics at the Beginning and topoietic cell transplantation for multiple Ending of Life. myeloma: reducing transplant-related http:/ / www.fedcourt.gov.aul aboutct/j mortality while harnessing the graft- udges papers/speeches frenchiS.rtf versus-myeloma effect. Eur J Cancer Choices and challenges.Reinventing the 2006;42:1.601-'J.. Human: The six million dollar body. 37. Hino M,'Yamane T, Ohta K Tatsumi N. http: / /www.choicesandchallenges.sts.vt PBSCT and GVHD. Rinsho BYori 7999; .edu/ 2000/websites.htm#aorgan Suppl 110:92-8. 49. Thomson JA, ltzkovitz-Eldor J, Shapiro 38. Suciu-FocaN, Manavalan JS,Cortesini R. SS, et aI. Embryonic stem cells lines Generation and function of antigen- derived from human blastocyst. Science specific suppressor and regulatory T 1998;282:11.45-7. cells.Transpl Immunol 2003;11':235-44. 5U. Yen BL, Huang HI, Chien CC, et aI. 39. Bradley JA. Indirect T cell recognition in Isolation of multipotent cells from allograft rejection. Int Rev Immunol human term placenta. Stem Cells 2005; 1996;13:245-55. 23:3-9. 40. Strom TB, Field LI, Ruediger M. 51. Wikipedia. Stem Cell. Allogenic stem cells, clinical http: / / en.wikipedia.orglwiki/ Stem cell transplantation and the origins of 52. Hurlbut WB. Altered nuclear transfer. N regenerative medicine. Transplantation Engl J Med 2005;352:1153-4. 2002;1,4:601.-605. Whittaker PA. Therapeutic cloning: The 41. Riordan NH, Chan K Marleau AM, ethical limits. J Taap 2005;270:5689-91.. Ichim TE. Cord blood in regenerative 54. Strumpf D, Mao CA, YamanakaY, et aI. medicine: do we need immune Cdx2 is required for correct cell fate j suppression? TranslMed 2007;5:8-16. specification and differentiation of 42. Ortega JL Olive T. Haematopoietic trophectoderm in the mouse blastocyst. progenitor cell transplant in acute Development 2005 132: 2093 ; -102. leukaemias in children: indications, Takahashi K Yamanaka S. Induction of results and controversies.Bone Marrow pluripotent stem cells from mouse Transplant 1998;2'J. Suppl 2:511-6. embryonic and adult fibroblast cultures 43. Mafilnez C, Urbano-Ispizua A, Rovira by definedfactors.Cell.200;s126(4):663- M, Carreras E, Rozman C, Montserrat E, /o. Immune reconstitution following 50. Okita K Ichisaka T, Yamanaka S. allogeneic peripheral blood progenitor Generation of germline-competent cell transplantation. Leuk Lymphoma induced pluripotent stem cells. Nature. 2000:37:535-42. 2007; 448(7151): 313-7. 44. Shear DA, b, L, Tate MC, Archer D& ef 57. The Nobel Assemblly at Karolinska al. Neural progenitor cell transplants Institutet. The Nobel Prize in Physiology promote long-term functional recovery or Medicine 2007. Advanced #ter traumatic brain injury. Brain Res Information. Gene modification in mice. 2004;L026:1'J.-22. http: / /nobelprize.org /nobel prizes/me ' 45. Universitdt Leipzig. Transplantation of dicine/laureates/ 2007l adv.html Dopaminergic Neurons Derived from 58. Cellutions Summit 2007. The Future of Human Neural Progenitor Cells in a Rat Stem Cell Sciences.Stem Cell and 3D Model of Parkinson's Disease. Models for . Therapeutic Screening. http://www.trm.uni- http:/ / www.healthtech.com/ 2007lCell leipzig.delcellt sum.html utions/screening.asp 46. Molnar EM. Stem Cell Transplantation' A textbook ol stem cell xeno- 101

×