pena pendidikan 06

13,271 views

Published on

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
13,271
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
520
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

pena pendidikan 06

  1. 1. COVER 1.pmd 1 10/5/2006, 6:41 PM Cyan Magenta Yellow Black
  2. 2. e. Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan bagian dari Program belajar siswa. Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM) Bidang Pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan layanan f. Pengembangan profesi guru: pelatihan, KKG/MGMP dan KKS/MKKS. pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. g. Pembiayaan perawatan sekolah: pengecatan, perbaikan atap bocor, Tujuan BOS: perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler dan perawatan lainnya. Program BOS adalah program pemberian bantuan bagi anak sekolah baik negeri h. Pembiayaan langganan daya dan jasa: listrik, air, telepon, termasuk untuk maupun swasta pada tingkat pendidikan dasar dan menengah pertama. pemasangan baru jika sudah ada jaringan di sekitar sekolah. Tujuan dari program ini adalah untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa i. Pembayaran honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak mampu dan meringankan bagi siswa yang lain, agar mereka memperoleh tidak dibiayai dari pemerintah dan atau Pemerintah Daerah. Tambahan insentif layanan pendidikan dasar yang lebih bermutu sampai tamat dalam rangka bagi kesejahteraan guru PNS ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah penuntasan wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Daerah. Sasaran dan Besar Dana BOS j. Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin. Besar dana BOS yang diterima oleh sekolah dihitung berdasarkan jumlah siswa k. Khusus untuk pesantren salafiyah dan sekolah keagamaan non islam, dana dengan ketentuan: BOS dapat digunakan untuk biaya asrama/pondokan dan membeli peralatan 1. SD/MI/SDLB/Salafiyah/sekolah keagamaan non Islam setara SD sebesar Rp. ibadah. 235.000,-/siswa/tahun l. Pembiayaan pengelolaan BOS: ATK, penggandaan, surat-menyurat dan 2. SMP/MTs/SMPLB/sekolah keagamaan non Islam setara SMP sebesar Rp. penyusunan laporan. 324.500,-/siswa/tahun m. Bila seluruh komponen di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan Partisipasi Pemerintah Daerah dan Masyarakat untuk membeli alat peraga, media pembelajaran dan mebeler sekolah. Sekolah yang telah menyatakan menerima BOS harus mengikuti ketentuan sebagai berikut: a. Apabila di sekolah tersebut terdapat siswa miskin, maka sekolah diwajibkan 2.Dana BOS tidak boleh digunakan untuk : membebaskan iuran seluruh siswa miskin yang ada di sekolah tersebut. Sisa dana BOS (bila masih ada) digunakan untuk mensubsidi siswa lain. a. Disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan. b. Bagi sekolah yang tidak mempunyai siswa miskin, maka dana BOS digunakan b. Dipinjamkan kepada pihak lain untuk mensubsidi seluruh siswa, sehingga dapat mengurangi iuran yang c. Membayar bonus, transportasi, atau pakaian yang tidak berkaitan dengan dibebankan kepada orang tua siswa minimal senilai dana BOS yang diterima kepentingan murid. sekolah. d. Membangun gedung/ruangan baru Oleh karena dana bOS belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan sekolah, maka Pemerintah Daerah dan masyarakat yang mampu harus ikut berpartisipasi untuk e. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. memenuhi kebutuhan biaya pendidikan. f. Menanamkan saham Penggunaan Dana BOS g. Membaiayai segala jenis kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah dan atau Pemerintah Daerah, misalnya guru kontrak/guru Bantu Penggunaan dana BOS di sekolah/madrasah harus didasarkan pada kesepakatan dan kelebihan jam mengajar. dan keputusan bersama antara Kepala Sekolah/Dewan Guru dan Komite sekolah/ Madrasah, yang harus didaftar sebagai salah satu sumber penerimaan dalam RAPBS, disamping dana yang diperoleh dari Pemda atau sumber lain (hibah, hasil Semua pengelola pendidikan dari tingkat pusat sampai tingkat sekolah/madrasah/ unit produksi, sumbangan lain, dsb). Khusus untuk pesantren Salafiyah, pondok pesantren salafiyah di seluruh Indonesia baik di lingkungan Depdiknas penggunaan dana BOS didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara maupun Depag agar memahami dan melaksanakan program tersebut dengan Penanggungjawab Program dan Pengasuh Pondok Pesantren dan disetujui oleh sebaik-baiknya. Dimohon agar masyarakat ikut berpartisipasi melakukan Kasi PEKA PONTREN (Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren) Kantor pengawasan dan melaporkan jika ada penyelewengan melalui tlp: (021) 5725980 Departemen Agama Kabupaten/Kota. Bagi sekolah keagamaan non islam dalam atau 0800-140-1299 (bebas pulsa) atau fax: (021) 5731070. penggunaan dana BOS, Kepala Sekolah/Penanggungjawab Program harus meminta persetujuan dari Kasi PEMBIMAS (Pembinaan Masyarakat) Departemen Agama Kabupaten/Kota. 1. Dana BOS digunakan untuk : a. Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka Penerimaan Siswa Baru: biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang. Direktur Jenderal Direktur jenderal b. Pembelian buku teks pelajaran dan buku referensi untuk dikoleksi di Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Pendidikan Islam perpustakaam. Departemen Pendidikan Nasional Departemen Agama c. Pembelian bahan-bahan habis pakai, misalnya buku tulis, kapur tulis, pensil, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran, gula, kopi dan teh untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah. d. Pembiayaan kegiatan kesiswaan : program remedial, program pengayaan, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja dan Prof. Suyanto, PhD. Jahja Umar PhD. sejenisnya. NIP. 130 885 522 NIP. 130 606 377 IKLAN 2.pmd 2 10/5/2006, 6:29 PM Cyan Magenta Yellow Black
  3. 3. Black Magenta Yellow Cyan 10/5/2006, 6:30 PM 3 Editorial 03.pmd 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Oktober 2006 432121098765432109876543210987654321 Oktober 2006 Pena Pendidikan Pena Pendidikan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 3 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 E-mail: redaksipena@rekacipta.com 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Telp/Faks: +6221 797 3957 432121098765432109876543210987654321 P 432121098765432109876543210987654321 Lagi-lagi: kita cuma bisa terus berharap. 12770 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Jl Pengadegan Barat Raya 22 JAKARTA 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 agar sang bayi mendapat tunjangan sosial. Pena Pendidikan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Surat untuk seluruh bagian dialamatkan: bersekolah kembali setelah ia melahirkan. Bahkan pemerintah membuka kesempatan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Jerman, justru ada aturan buat sekolah agar memberi kesempatan siswi hamil 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Rek. 064.01.63285.006 kami ketahui hanya di Jogjakarta, sejak dua tahun seilam gulung tikar. Padahal, di 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Bank Niaga cab. BEJ Jakarta 432121098765432109876543210987654321 Keberadaan sekolah yang mau menampung remaja hamil di luar nikah, sepanjang yang 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 PT Reka Gagas Cipta 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 BANK 432121098765432109876543210987654321 perilaku seks bebas itu bakal keterusan, karena merasa masa depannya telah hancur. 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 bahkan mungkin secara psikis ia menjadi siwa yang tak percaya diri, labil. Bisa jadi ia 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Dipo Handoko 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 semakin terhubung, setelah dihukum keluarganya, teman-temannya, tetangganya, 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 GENERAL MANAJER OPERASIONAL 432121098765432109876543210987654321 sekolah. Mengapa tak memberi ruang agar siswi yang telanjur berbuat salah itu tidak 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Saiful Anam ratusan ribu siswi hamil di luar nikah? Mengapa menyerahkan semua kebijakan itu ke 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 DIREKTUR Pertanyaan besar juga ditujukan kepada pemerintah: mengapa menutup mata terhadap 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Iwan Qodar Himawan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 berprestasi dipuja dan sanjung. Begitu hamil dicampakkan? 432121098765432109876543210987654321 DIREKTUR UTAMA 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 sekolah. Namun, kemana tanggung jawab terhadp muridnya? Mengapa jika siswi 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 PT Reka Gagas Cipta 432121098765432109876543210987654321 sekolah. Benarlah bahwa perilaku seksual kebablasan siswi itu benar-benar aib 432121098765432109876543210987654321 PENERBIT 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 katanya semua siswa sudah meneken kesanggupan untuk tidak hamil selama di 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Ironisnya, sekira 90% siswi hamil itu diminta mengundurkan diri oleh sekolah. Konon Ahadian Febrie 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 KEUANGAN 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 SMA. 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Sari Hidayat 432121098765432109876543210987654321 membelalak saat menyimak bahwa sepertiga dari jumlah itu dilakukan remaja usia SMP- 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 IKLAN 432121098765432109876543210987654321 usia 15-24 tahun yang melakukan aborsi jumlahnya 2-2,6 juta per tahun. Mata semakin 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 berkonsultasi mengenai kehamilan tak dikehendaki. Data BKKBN menyatakan remaja 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Arif Wahyudi 432121098765432109876543210987654321 Yang jelas di lapangan, di PKBI Jogjakarta, sekira 50-an remaja tanggung usia datang 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 ARTISTIK & DESAIN KOM. VISUAL 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 tersimpan rapat. 432121098765432109876543210987654321 Camelia Martini Iskandar 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 hamil jumlahnya semakin banyak. Memang, bila bertanya pada sekolah data aib itu 432121098765432109876543210987654321 SEKRETARIAT REDAKSI 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 tak terlena dengan nikmat sesaat bersebadan dengan jalan haram. Sebab, data siswi 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 gembira. Setidaknya, remaja semakin diberi bekal mengenai pendidikan seksual agar 432121098765432109876543210987654321 Alfian (Belanda) 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Betapa miris para orangtua bila menyimak data itu. Lahirnya DAKU! bolehlah disambut 432121098765432109876543210987654321 Frieska Evita Ayurananda (Thailand), 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Gawat! Meski survei terhadap 187 remaja itu belum bisa dijadikan acuan kebenaran. 432121098765432109876543210987654321 Kusrini (Belgia), Jenni Wang (Spanyol), 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Miranti Hirschmann (Jerman), Asmayani 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 berhubungan intim. KORESPONDEN LUAR NEGERI 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 mengatakan 88,9% pernah berhubungan seksual. Yang di desa “hanya” 11,1% pernah 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Imam Bukhori (Surabaya) murid di desa yang melakukan 15,8%. Yang paling parah, responden perkotaan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 M. Arief Fathoni (Jogjakarta) perkotaan bahkan 66,7%. Petting, bagi 84,2% ABG perkotaan sudah biasa, sedangkan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Mukti Ali (Malang) 432121098765432109876543210987654321 hubungan seksual. Sepertiga responden ABG pedesaan pernah berciuman bibir, siswa 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Suhartono (Balikpapan) 432121098765432109876543210987654321 berpelukan, berciuman pipi, meraba bagian tubuh, berciuman bibir, petting, hingga 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 KORESPONDEN DALAM NEGERI 432121098765432109876543210987654321 separuh responden ABG desa dan kota di sana mengatakan pernah melakukan: 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 terhadap perilaku seksual SMP di kota dan desa di Jogjakarta, pada 2004. Lebih dari 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Yudi Iswanto 432121098765432109876543210987654321 Coba simak sebuah survei kecil oleh Pusat Studi Seksual PKBI Jogjakarta, misalnya, 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Vina Firmalia 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Budi Kurniawan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 mengkhawatirkan. 432121098765432109876543210987654321 Dipo Handoko 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Tak lain karena menyimak perkembangan data aktivitas seksual remaja yang kian 432121098765432109876543210987654321 Saiful Anam 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah dan NTT. Ada apa dengan kesehatan reproduksi? 432121098765432109876543210987654321 Iwan Qodar Himawan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 100 Jakarta. Selain itu juga di sejumlah SMA di provinsi Jambi, Lampung, Sumatera 432121098765432109876543210987654321 SIDANG REDAKSI 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Pada tahap pertama, DAKU! diujicobakan di SMKN 27, SMA Angkasa 2, dan SMAN 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Dipo Handoko 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 REDAKTUR PELAKSANA 432121098765432109876543210987654321 perilaku, juga pendekatan HAM. 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 materi pendidikan kesehatan reproduksi, perkembangan remaja, komunikasi perubahan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Saiful Anam 432121098765432109876543210987654321 pendidikan kesehatan reproduksi remaja dalam bentuk 14 keping CD. Isinya selain 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 PEMIMPIN PERUSAHAAN 432121098765432109876543210987654321 adalah modul pelajaran berlabel Dunia Remajaku Seru! (DAKU!). DAKU berisi kurikulum 432121098765432109876543210987654321 PEMIMPIN REDAKSI/ 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Kegiatan siswa di luar jam belajar reguler ini memang beda. Sebagai bahan pelajaran 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Iwan Qodar Himawan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Population Council dan Yayasan Pelita Ilmu. P 432121098765432109876543210987654321 PEMIMPIN UMUM 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 kesehatan reproduksi. Kegiatan ini bagian dari kerjasama Depdiknas dengan World 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Depdiknas meresmikan kegiatan esktra kurikuler baru di SMA. Namanya pendidikan Edisi 06/Tahun I/Oktober 2006 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 Pertengahan September lalu, Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah ISSN 1907-4239 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 pendidikan 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 EDITORIAL 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 432121098765432109876543210987654321 pena
  4. 4. DAFTAR ISI BAHASAN SISWI HAMIL DASAR 21 10 UTAMA MENANTI KEBIJAKAN TERENDAM LUMPUR Siswi yang mengalami kehamilan LAPINDO tak dikehendaki belum juga mendapat perhatian serius dari sekolah dan pemerintah. Sekira 90% siswi hamil diminta mundur dari sekolah. Bahkan data siswi bunting sebelum nikah itu disimpan rapi sekolah: hanya jadi Foto: Didi Subandi/ Diperagakan Model arsip rahasia. Praktisi hukum menilai aturan sekolah hanya berlindung di balik moral dan budi Repro Jawa Pos pekerti. Padahal aktivitas seksual remaja berseragam putih abu dan putih biru sudah semakin berani. Apakah pemerintah masih MUSIBAH melubernya lumpur panas di area menutup mata? penambangan PT Lapindo Brantas, di Porong, Sidoarjo, sudah berjalan empat bulan lebih. Setelah ditunggu-tunggu, solusi menghentikan semburan lumpur itu adalah: dibuang ke laut. Sepele. Selain lambatnya penanganan terhadap warga, sekolah dan siswa juga terabaikan. Siswa baru sebatas dapat bantuan ongkos transport ke sekolah APA sebesar Rp 10.000 per hari. Relokasi SIAPA 61 gedung sekolah masih menunggu negosiasi. INEZ TAGOR 36 WAWANCARA IBU UTAMA, SETIA DARMA MADJID PRESENTER Ketua Ikatan Penerbit Indonesia SAMPINGAN HANYA MENGIKUTI SISTEM Bicara pendidikan, Inez Tagor rada- rada gemes. Ia menilai pemerintah belum optimal menangani persoalan pendidikan. Misalnya pemerataan kualitas sekolah. “Semakin banyak sekolah bagus, tapi yang bisa bersekolah di sana hanya orang berduit. Istilahnya orang enggak mampu enggak bisa pinter,” kata Dipo Handoko presenter cantik bernama asli Tinezia Sri Cendani ini. “Tidak perlu menyekolahkan anak ke tempat yang mahal.” Kongres Ikapi memilih ketuanya yang baru untuk periode 2006-2010. Kadonya mendapat tudingan Wapres Jusuf Kalla bahwa penerbit telah mematikan toko buku. Kini Ikapi merancang outlet buku pelajaran di seluruh kota dan kabupaten. Ikapi sendiri belum punya cabang di semua kota/ badi kabupaten. Tengah memperjuangkan Dok. Pri kebijakan harga kertas buku. 4 Pena Pendidikan Oktober 2006 DAFTAR ISI 04-05.pmd 4 10/5/2006, 6:31 PM Cyan Magenta Yellow Black
  5. 5. SMK Negeri 29 3 EDITORIAL 31 KEJURUAN 4 DAFTAR ISI Jakarta 6 SUARA PEMBACA 8 TEKNOLOGI GUDANGNYA KAMPIUN 10 BAHASAN UTAMA MONTIR PESAWAT 21 DASAR - TERENDAM LUMPUR LAPINDO INILAH satu-satunya SMK penerbangan di Jakarta Selatan. 25 MENENGAH Sekolah ini juga satu-satunya yang khusus bergerak di - MENCETAK AGUS bidang Teknologi Pesawat Udara di Jakarta. Boleh juga SALIM MUDA berbangga lantaran pengajarnya tentara dan ahli teknologi Yudi Iswanto pesawat. Siswanya bisa meraih sertifikat basic licence 26 KOLOM standar internasional. - AHMAD SONHADJI: POLITIK DAN PENDIDIKAN 27 KEJURUAN - EMAS SETELAH ENAM TAHUN - MENJAWAB KETERBATASAN DUNIA PENERBANGAN - GUDANG KAMPIUNNYA MONTIR PESAWAT MENENGAH 25 34 GURU GURU 34 - BEREBUT KLOTER PERTAMA 36 WAWANCARA 40 - HANYA MENGIKUTI INTERNASIONAL SISTEM 40 INTERNASIONAL GERBANG PRIA - AMERIKA: GERBANG PRIA MULAI DIBUKA MULAI DIBUKA 44 KOLOM - DODY NANDIKA: MEMBANGUN Sekolah khusus untuk perempuan di PERGURUAN TINGGI Amerika Serikat makin berkurang RISET jumlahnya. Dari 300-an menjadi sekira 60 sekolah. Karena tuntutan pasar, 45 PERISTIWA Randolph-Macon Woman’s College, - JARDIKNAS : perguruan tinggi perempuan yang berdiri MERAPATKAN pada 1893, itu mulai 2007 menerima KOMUNITAS mahasiswa laki-laki. Survei mutakhir juga PENDIDIKAN menyatakan hanya 3% lulusan SMA yang - ADU GENGSI ingin melanjutkan ke Randy-Mac. PROVINSI JAWARA - KETIKA AMANDA 46 DILARANG JALAN TOL BERAKTING KRONIKA 56 PENDIDIKAN 58 BUKU 59 EDUKASIANA Bermula dari merintis Jaringan Internet, kemudian menjadi Jaringan Informasi 60 APASIAPA Sekolah di SMK. Kini menjelma 62 CATATAN PENA menjadi jaringan pusat ke dinas - SAIFUL ANAM: pendidikan daerah dan sekolah. REPUBLIK KLOBOT 5 Pena Pendidikan Oktober 2006 DAFTAR ISI 04-05.pmd 5 10/5/2006, 6:31 PM Cyan Magenta Yellow Black
  6. 6. SUARA PEMBACA DI MANA MENDAPATKAN mulai edisi ini Anda bisa mendapatkannya di PENA? jaringan toko buku Gramedia dan Gunung Agung. Jika Anda tak ingin repot, cukup dengan berlangganan saja. Majalah dijamin Saya sudah beberapa kali membaca sampai ke alamat Anda. Majalah PENA Pendidikan. Saya mendapatkan majalah ini dari seorang teman di kantor Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. Cukup bagus dan terlihat berbeda KISAH PARA GURU dengan majalah lain. Kesan saya isinya sangat menekankan pada bahasan soal kebijakan Saya senang bisa menemukan majalah dan masalah di seputar dunia pendidikan seperti PENA Pendidikan. Setahu saya belum nasional. ada majalah berita pendidikan. Mungkin tema Namun, saya sangat kesulitan pendidikan oleh sebagian orang dianggap mendapatkan majalah ini. Sebenarnya di mana bukan tema populer sehingga kurang dilirik saya bisa mendapatkan majalah ini? Dan pengusaha media. Semoga PENA bagaimana cara yang paling mudah untuk PENDIDIKAN bisa mematahkan keyakinan mendapatkannya? semacam itu. Dina Asmara Namun, menurut saya, agar majalah ini Kayu Manis, Jakarta Pusat bisa lebih mudah diterima khalayak, alangkah baiknya jika berita yang ditulis lebih menyentuh. Redaksi: Terima kasih atas perhatian Misalnya dengan berkisah tentang nasib para Anda. Sampai edisi PENA PENDIDIKAN lalu guru kita di daerah-daerah terpencil. Mereka Nomor 06/Tahun 1/Oktober 2006 memang baru sebatas beredar di jajaran adalah contoh orang-orang yang bisa dan mau Foto : Didi Subandi Depdiknas dan Dinas Pendidikan di hampir mengabdi dengan ikhlas, tanpa berpikir Desain: Arif W. 400 kota dan kabupaten provinsi. Sebagian tentang segala kemewahan yang disediakan kecil lagi beredar di sekolah-sekolah. Namun kota besar. Dari mereka saya kira kita bisa * Ongkos kirim per edisi: Jabodetabek Rp 2.000, Pulau Jawa Rp 5.000, dan luar Pulau Jawa Rp 7.000 6 Pena Pendidikan Oktober 2006 SUARA PEMBACA 06-07.pmd 6 10/5/2006, 6:41 PM Cyan Magenta Yellow Black
  7. 7. PENGHARGAAN GURU belajar banyak. desa yang sudah terendam itu tak layak huni, para penghuninya harus pindah entah ikut Magdalena program transmigrasi atau apa. Dari semua elemen yang terlibat dalam Belitung, Provinsi Bangka Belitung Yang pemerintah lupakan adalah dunia pendidikan kita, guru adalah elemen utama. Tanpa mereka, pastilah semua desain bagaimana dengan nasib para murid, guru, Redaksi: Terima kasih usulan dan dan gedung sekolah yang sudah direndam pelaksanaan dunia pendidikan tak akan bisa pendapatnya. Kami senantiasa memperbaiki lumpur itu? Kemana mereka? Bagaimana berjalan. Sayangnya nasib para guru dari dulu diri. Mengenai profil guru sengaja akan kami tak pernah berubah. Sama saja. masa depan para generasi muda kita? Terpikir tulis panjang pada edisi November mendatang, kah oleh pemerintah yang punya kekuasaan Kesejahteraannya tetap minim. Penghargaan bertepatan dengan Hari Guru. sangat besar itu terhadap nasib mereka? jarang sekali diberikan kepada para guru. Dimasa Orde Baru, setiap tahun ada Drs Timbul Sukerto, pemilihan guru teladan. Beberapa waktu lalu, Jl. Jemur Andayani , Surabaya Departemen Pendidikan Nasional juga PROFIL SISWA menggelar ajang pemberian penghargaan bagi BERPRESTASI guru berprestasi dan berdedikasi. Ini langkah baik. Sayangnya, langkah semacam ini saya TERPENCIL DAN Membaca PENA Pendidikan serasa kira masih kurang. Harusnya Depdiknas, MENYEDIHKAN bercermin dan pantulannya menunjukkan sebagai departemen yang mengurusi para kondisi objektif pendidikan kita. Kondisi guru, sering-sering menggelar ajang pemberian pendidikan kita memang penuh karut marut Dalam sebuah perjalanan ke desa penghargaan bagi para guru. Bagaimana dan perlu penyelesaian yang lebih objektif dan terpencil di daerah Sulawesi Selatan, saya Depdiknas? menyeluruh. Namun, walau kondisinya menemukan banyak hal yang sungguh Eva Rina Dewi demikian, saya berharap kondisi pendidikan menyedihkan. Beberapa guru di daerah itu Bojong Gede, Jawa Barat akan membaik. Terutama jika melihat apa yang harus menggunakan perahu menentang sudah dicapai para siswa-siswa kita di berbagai ombak menuju sekolah tempat mereka ajang lomba ilmu pengetahuan di berbagai mengajar. Tiba di sekolah mereka juga harus kesempatan dan tempat. Baik di dalam “membelah diri” mengajar dua kelas berbeda NASIB SEKOLAH DI maupun luar negeri. dalam satu ruangan. Papan tulisnya koyak PORONG Nah, masukan saya kepada PENA moyak. Beberapa ruangan malah “disegel” Pendidikan, alangkah baiknya jika kisah para penduduk setempat karena konon ganti siswa-siswa kita itu dibeberkan panjang lebar ruginya belum selesai. Sudah lebih dari tiga bulan ini beberapa dan lengkap sehingga bisa memberikan desa di Kabupaten Sidoarjo dihajar lumpur Namun yang saya kagum adalah semua inspirasi untuk para siswa yang lain agar lebih itu tak membuat para guru patah arang. panas yang terus menyembur pascapenge- berprestasi. Selain itu juga bisa jadi energi bagi Mereka tetap bersemangat mengajar. boran yang dilakukan PT Lapindo Brantas. para pendidik, agar bisa memberikan yang Luberan lumpur sudah menenggelamkan Tantangan mereka anggap hiburan. Lalu saya terbaik bagi dunia pendidikan kita. pikir dalam kondisi begitu di mana pemerintah banyak desa. Rumah-rumah terpaksa berada? Apa yang telah pemerintah lakukan ditinggalkan warga dan menjadi aset yang tidak Sunarni bernilai apa-apa. untuk mereka? Komp. Puri Anjasmoro, Semarang. Pemerintah sendiri sibuk mencari alasan. Bagus Kurniawan Dan ujung-ujungnya pemerinah tak bisa juga Redaksi: Terima kasih usulannya. Akan B_Koer20xxx@yahoo.com menyelesaikan masalah lumpur panas di kami pertimbangkan untuk menulis profil para Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan Sidoarjo. Yang bisa pemerintah lakukan hanya siswa berprestasi. membuang lumpur ke laut, menyatakan desa- PENA Pendidikan pernah membahas tentang DATA SEKOLAH RUSAK buta aksara yang ternyata jumlah warga buta aksara masih banyak. Bahasan itu saya kira sudah Sepanjang tahun ini tak pernah berhenti konstruktif. berbagai media menulis soal banyaknya Tapi saya ingin mengetahui, bagaimana sekolah yang rusak, ambruk dan kondisinya sebenarnya cara yang sistematis untuk mengatasi, sungguh sangat tidak layak untuk dijadikan atau menghilangkan sekaligus, buta aksara itu? tempat belajar. Sayangnya, hingga kini, data Bagaimana metode untuk mengatasi buta aksara yang komprehensif tentang itu belum ada. yang selama ini dikembangkan? Selain itu saya kira juga masih belum jelas langkah apa yang diambil pemerintah untuk Hartati, Kayutangan - Malang mengatasi itu. hart_heart0xxx@gmail.com Saya berharap PENA Pendidikan mau mengupas soal itu dengan kritis dan membuat Redaksi: Pada Bahasan Utama edisi buta para pengambil kebijakan turun mengatasi soal aksara sudah diulas mengenai berbagai model dan MENGATASI rusak dan ambruknya sekolah-sekolah di inovasi pemberantasan buta aksara. Berbagai negeri kita tercinta ini. model dan inovasi itu oleh sejumlah negara Asia BUTA Pasific ingin diadopsi sebagai prorgram di negara AKSARA Hamidah, masing-masing. Warung Buncit, Jakarta Selatan 7 Pena Pendidikan Oktober 2006 SUARA PEMBACA 06-07.pmd 7 10/5/2006, 6:41 PM Cyan Magenta Yellow Black
  8. 8. TEKNOLOGI TIDUR BUAT KATA anatomi Daniel Margoliash menulis, kemampuan murid untuk mengingat kata membaik setelah mereka tidur. Bahkan, kata-kata terlupa yang diajarkan bapak dan ibu guru, bisa muncul kembali di memori setelah si murid tidur. Kata para profesor itu, tidur paling tidak punya dua khasiat untuk pembelajaran: menata kembali ingatan yang terlupa, serta melindunginya dari gangguan luar agar tetap kokoh. Studi itu, yang secara khusus ditujukan untuk meneliti manfaat tidur bagi pelajaran kata-kata, membuktikan bahwa tidur betul-betul bermanfaat dalam pelajaran kata-kata. Jurnal Sekolah Kesehatan, Amerika, setelah mempelajari 21 penelitian juga menemukan hubungan antara tidur yang kurang optimal dengan nilai akademik. Beberapa murid yang tidurnya selalu gelisah akibat gangguan pernapasan, merasa membaik setelah si pengganggu dienyahkan. Tak hanya itu, nilai akademiknya juga membagus. Jurnal Sekolah mengutip American Journal of Epidemiology yang memuat penelitian terhadap 669 pria dewasa. Hasilnya, sebagian M URID Anda tertidur di kelas? Jangan buru-buru marah. responden besar merasa jam tidurnya harusnya lebih panjang lagi. Barangkali Anda harus mensyukurinya, karena bila si murid Warga kulit hitam tidur lebih sedikit ketimbang kulit putih. Orang kurang tidur, pikirannya ngelantur. Tak hanya itu, miskin tidurnya lebih pendek ketimbang yang kaya. kemampuan murid Anda dalam belajar bahasa, juga bisa terganggu. Dalam kaitannya dengan mengoptimalkan memori, Jurnal Setidaknya inilah hasil riset ilmuwan Universitas Chicago, yang ditulis menyarankan agar bila kita ingin hasil ujian kita optimal, jangan di jurnal Nature, September lalu. segan-segan untuk selalu tidur tepat waktu. Tidur pada jam yang Tiga peneliti dari universitas itu, yakni Kimberly Fenn, Howard teratur juga akan memudahkan kerja bagian otak yang mengatur Nusbaum (keduanya profesor psikologi), serta profesor biologi dan memori. P TULANG PUNGGUNG KAREN M ULAI November ini, murid sekolah di New Zealand mendapat fasilitas konferensi jarak jauh yang berbasis internet ekstra cepat. Sebagai tulang punggung adalah jaringan internet dengn jalur luar biasa lebar, 10 Giga bytes per detik. Dengan kemampuan sebesar itu, si internet bisa mengantarkan gambar, suara, dan data dalam waktu bersamaan, tanpa selang waktu. Fasilitas itu diberi nama KAREN, kependekan dari Kiwi Advanced Research and Education Net- work. Fasilitas ini disuplai oleh Intranel, Arnold Schwarzenegger Nell Soto perusahaan jasa telekomunikasi dari Christchurch, MEMVETO SOTO New Zealand. KAREN membuat seorang pembicara di Seattle, Amerika Serikat, bisa berdiskusi dengan koleganya di Auckland, New S Zealand, seolah-olah mereka tengah bersua di EBAGAI bintang film, Arnold Schwarzenegger dikenal sebagai aktor tayangan warung kopi, dengan tarif telepon lokal. keras. Film-filmnya menunjukkan keterampilannya dalam merawat kebugaran Selama ini, teknologi internet sudah dikenal tubuh, dan menjaga agar ototnya tetap lentur. amat mengiritkan ongkos bicara. Kita Sebagai Gubernur California, Schwarzenegger ternyata juga bersikap keras. Ia mengenalnya sebagai VOIP. Namun, di balik menolak petisi yang diajukan anggota DPRD dari Partai Demokrat, Nell Soto. Sang kemurahannya, teknologi ini kadang masih senator ingin agar pemerintah mengkaji lagi apakah pemerintah perlu mengawasi membuat frustrasi: komunikasi sering putus tiba- pemakaian teknologi oleh sekolah dan murid. “Sekolah dan murid tidak perlu memberi tiba, suara tidak jelas, serta suara sampai ke laporan dan meminta persetujuan pemerintah untuk mendapatkan bantuan,” kata pembicara dengan jeda waktu cukup lama. Senator Soto. Pemakai pun frustrasi. Schwarzenegger bergeming. Ia memandang, pemakaian teknologi di kalangan “KAREN menjawab itu semua,” kata sekolah tetap harus diawasi. Selama ini, setelah mengisi formulir yang disebarkan Andreiko Kerdemelidis, Managing Director lewat internet, data dikirim balik dengan media yang sama. Schwarzenegger Intranel. P mengatakan, proses pengumpulan data akan ia perbaiki bersama polisi. P 8 Pena Pendidikan Oktober 2006 TEKNOLOGI 08-09.pmd 8 10/5/2006, 6:32 PM Cyan Magenta Yellow Black

×