Jati diri wanita muslimah

1,527 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,527
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
43
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jati diri wanita muslimah

  1. 1. Jati Diri Wanita Muslimah ,Seperti Apa ? Assalamualaikum Wr.Wb, Wahai Sahabatku yang beriman tentu kita semua ingin tahu bagaimana jati diri wanita muslimah yang sesungguhnya.Apakah wanita muslimah itu adalah wanita yang lemah lembut,pendiam,sering pergi ke masjid,rajin membaca Al-Qur’an.Yak…itu adalah salah satu dari ciri-ciri wanita tetapi itu semua belum cukup untuk menunjukkan jati diri seorang muslimah.Lalu bagaimana Jati Diri seorang Muslimah ? Nah,kali ini saya akan berbagi kepada sahabat-sahabat sekalian tentang bagaimana cara menjadi wanita Muslimah menurut Islam dan tentunya syar’i sob.. Trus..kalo sahabat bertanya Mengapa kita harus menjadi seorang wanita Muslimah sejati.Saya akan menjelaskan Mengapa..,Pertama,islam telah mengatur kehidupan seorang wanita agar hidup untuk menjadi Wanita yang mulia,dan terlidungi keberadaanya dimanapun ia berada.Islam juga telah memposisikan wanita ditempat yang terhormat,baik dikeluarga,masyarakat mapun Negara.Di lingkungan keluarga ,wanita sebagai seorang ibu,istri sekaligus pengurus rumah tangga.D ilingkungan masyarakat,wanita merupakan anggota yang tidka dapat dikesampingkan karenaa dia merupakan pencetak dan pembentuk generai.Sedangkan di lingkup Negara,wanita merupakan tiang Negara,yang apabila rapuh maka Negara tidak akan dapat berdiri tegak. Pertama-tama saya akan menjelaskan bagaimana seseorang Muslimah berhubungan dengan Rabbnya. Mukminah Yang Senantiasa Sadar Satu hal yang membedakan wanita Muslimah dengan yang lain,ialah imannya yang mendalam kepada Allah dan keyakinannya bahwa apa pun peristiwa yang terjadi di ala mini dan apa pun yang terjadi pada diri manusia adalah berkat qadha’ dan takdir Allah.Dia yakin bahwa apa yang menimpa manusia bukan untuk membuatnya merasa bersalah,dan kesalahan yang dilakukannya bukan dimaksudkan untuk menimpakan musibah kepadanya.Kewajiban yang harus dilakukan manusia dalam kehidupan ini ialah berusaha meniti jalan kebaikan,mencari faktor- faktor yang bisa mendatangkan amal shalih,apakah itu dalam masalah agamanya maupun dunianya,sambil bertawakal dengan sebenar-benarnya tawakal kepada Allah,pasrah kepada urusan-Nya,yakin bahwa dia senantiasa membutuhkan pertolongan,bimbingan dan ridha-Nya. Beribadah kepada Rabbnya Wanita Muslimah yang lurus harus beribadah kepada Rabb-nya dengan semangat yang tinggi,karena dia mengetahui bahwa dia diberi kewajiban untuk melakasanakan amalan-amalan yang sudah diatur syariat dan diwajibkan Allah terhadap setiap orang Muslim dan Muslimah.Maka sudah barang tentu dia harus melaksanakan kewajiban-kewajiban Islam dan
  2. 2. rukun-rukunnya dengan cara yang baik,tidak memilih-milih jenis ringan,tidak meremehkan dan tidak pula berlebih-lebihan. Mendirikan Shalat Lima Waktu Wanita Muslimah harus mendirikan shalat 5 waktu,dan di wajibkan meninggalkan shalat jika Ia sedang menstruasi.Sudah barang tentu seorang Muslimah tidak boleh meninggalkan shalat seenak hatinya meskipun Ia berasal dari keluarga kaya atau miskin ,atau sederhana semuanya harus mengerjakan shalat lima waktu.Saya mempunyai cerita tentang seoarang teman yang berasal dari keluarga kaya,hidupnya serba mewah,semua hal yang diinginkannya dapat terpenuhi dengan mudahnya,sebab ibunya sangat memanjakannya.Terkadang apabila telah datang waktu shalat ia mengulur-ngulur waktu ,hingga waktu shalat pun habis.Saya pikir harta dapat membuat kita lupa akan Allah,maka beruntunglah kita,apabila kita hidup dalam kesederhanaan,Namun Tuhan tetap memberikan hidayah-Nya kepada kita agar kita tidak pernah lupa Kepada-Nya. Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya oleh Abdulllah bin Mas’ud RA.Ia bertanya Amalan apakah yang paling utama,Rasulullah menjawab : 1. Shalat pada waktunya 2. Berbakti kepada kedua orang tua 3. Jihad di jalan Allah.(Akan di bahas pada artikel selanjutnya) Yang demikian itu,karena shalat merupakan hubungan antara hamba dan Rabb-nya,suber yang melimpah airnya, yang dari sumber inilah manusia bisa menciduk kekuatan,ketabahan hati,rahmat dan keridhaan,yang dengan airnya itu dia bisa membersihkan noda,dosa dan kesalahan-kesalahannya. Dari Jabir RA,dia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan shalat lima waktu ialah seperti sebuah sungai yang melimpah airnya mengalir di ambang pintu salah seoarang diantara kalian,dia bisa mandi di dalamnya lima kali setiap hari.” (Diriwayatkan Muslim) Shalat merupakan rahmat dari Allah yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya.Mereka bisa berlindung di bawah naungannya lima kali setiap hari,tanpa harus membayar sepersen pun untuk beribadah kepada Allah sungguh Allah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,Kita bisa berkeluh kesah setiap selesai shalat,memohon pertolongan,meminta rahmat,hidayah dan ampunan dosa ,begitulah hubungan seorang wanita maupun laki-laki kepada Rabb-nya.Maka tidak heran jika shalat merupakan sesuatu yang mensucikan diri orang yang melaksanakannya,Shalat juga menghindarkan kita dari perbuatan maksiat. Berkaitan dengan mengikuti shalat berjamaah di Masjid,Islam memperbolehkan wanita shalat berjamaah di Masjid,Namun lebih baik apabila dikerjakan dirumah.Karena wanita harus mengurus pekerjaan rumah tangga,serta anaknya.Namun apabila kita sebagai remaja,alangkah lebih baik apabila kita shalat secara berjama’ah karena Allah.Tidak boleh kita melaksanakan suatu amalan tanpa dilandasi ikhlas karena Allah,karena semua itu akan sia-sia saja.Tentu saja
  3. 3. kita tidak mau amalan yang kita lakukan sia-sia bukan? Oleh sebab itu,Beramalah ikhlas karena Allah Ta’ala.Ok sob.. Menghadiri Shalat Id Islam memuliakan wanita ,sebagaimana laki-laki dengan menjadikannya sebagai seornag mukallaf dalam beribadah kepada Allah,menganjurkannya untuk menghadiri pertemuan umum dalam Idul Fitri dan Idul Adha,ikut mengharapkan barakah kebaikan dan berdooa.Kita mendapatkan anjuran ini dalam berbagai hadits di dalam Shahih Al-Bukhary dan Shahih Muslim.Di dalam hadits-hadits ini Rasulullah SAW,memerintahkan agara mengeluarkan para wanita seluruhnya,untuk menghadiri pertemuan-pertemuan itu.Mau itu nenek-nenek,anak kecil,Remaja,ABG,semua diperintahkan berkumpul untuk sama-sama melaksanakan shalat Id.Oh iya sob ..ada cerita nih..sewaktu selesai shalat Id Rasulullah menemui jamaah wanita dan menyuruh Bilal untuk membentangkan kainnya,seraya pada saat itu jamaah wanita melempar harta yang di bawa mereka,apapun yang mereka miliki saat itu dibawa entah itu cincin ,kalung dsb.Wah ..kalau kamu gimana sob rela nggak ngorbanin kalung buat disedekahin ? Masih sayang ya?Makanya besuk kalau shalat Id jangan lupa membawa uang ya ,seikhlasnya…. Shalat Sunat Rawatib dan Nawafil Wanita Muslimah yang lurus tidak cukup hanya melaksanakan shalat lima waktu,tetapi selayaknya dia juga melaksanakan shalat-shalat sunat Rawatib (shalat-shalat sunat yang mengikuti shalat fardhu) dan Nawafil(shalat-shalat sunat selain Rawatib),sesuai dengan kesempatan dan kesanggupannya,seperti shalat Dhuha dan shalat Tahajud.Sebab Shalat sunat ini dapat mendekatkan hamba kepada Rabb-nya sob,mendatangkan kecintaan Allah dan ridha- Nya,menjadikannya termasuk orang-orang yang shalih ,taat dan beruntung .Tidak ada yang lebih pas untuk menunjukkan seberapa besar martabat yang dicapai seorang hamba Mukmin karena banyak taqarrub kepada Allah dengan melaksanakan shalat-shalat Nafilah.Allah berfirman, “Hamba-Ku senantiasa mendekat kepada-Ku dengan melaksanakan shalat-shalat Nafilah hingga Aku mencintainya.Jika aku sudah mencintainya,maka Aku menjadi pendengarannya yang dengannya dia mendengar,aku menjadi penglihatnnya yang dengannya dia melihat,Aku menjadi tangannya yang dengannya dia bertindak,Aku menjadi kakinya yang dengannya dia berjalan.Jika dia meminta kepada-Ku,maka Aku benar-benar akan memberinya dan jika dia meminta perlindungan kepada-Ku,maka Aku benar-benar akan melindunginya.” (Diriwayatkan Al-Bukhary) So...tunggu apalagi sob ..kalau mau di sayang sama Allah caranya mendekatkan diri yang melakukan banyak shalat sunat.Dijamin hati akan tentram dan tidak gelisah lagi. Membaguskan Pelaksanaan Shalat Sob ..pernah ngerasain nggak sih?kalau shalat nggak bisa khusyu’,kalau pernah saya akan berbagi tips atau cara bagaimana shalat supaya bisa khusyu’.Saya biasanya mengikuti banyak pengajian ,dan di pengajian itu adakala membahas bagaimana caranya shalat biar
  4. 4. khusyu’.Pertama saya mengikuti pengajian ustad syaiful ,dari Bojonegoro ya iyalah secara saya dari Bojonegoro.hehe..  Beliau bilang kalau kita shalat itu niat tidak perlu di ucapkan dengan mulut ,diucapkan dalam hati dengan satu tarikan nafas sambil takbir,jadi niat dalam hati trus tarik nafas abis itu takbir.Semua dilakukan harus benar-benar melupakan masalah yang sedang dipikirkan sehingga waktu shalat tidak boleh memikirkan apa-apa lagi. Gerakan shalat harus dilakukan dengan yakin dan penuh dengan kesungguhan.Begitulah cara ustad Saiful mengajari saya. Yang kedua dari Bapak Jalaludin,Beliau adalah guru agama saya di SMASA ,beliau memang sudah tidak mengajar lagi ,Namun beliau masih mengajar BTA di sekolah setiap hari jum’at sore. Beliau sih nggak ngasih tips hanya saja beliau bilang memang sulit bagi kita untuk khusu’ karena kita makhluk hidup yang berpikir.Haduh ,terkadang saya bingung sama hidup ini masak begitu..nggak bisa khusu’.Tapi jangan khawatir sob..ada kok caranya,tapi sebelumnya mau ngasih tau temen-temen,walaupun nggak bisa khusu’dalam shalat tapi kita nggak boleh merubah gerakan shalat seenak hati yang penting bisa khusu’.Haduh itu akan menimbulkan aliran sesat sob…Pernah denger aliran Dharma Gandul itu kan cara shalatnya beda kayak kita pada umunya ,dia bilang sih caranya itu bikin khusu’.Oh iya kalau kalian mengikuti pencak silat,pasti diajari meditasi,pembinaan atau apa ajalah .Kalau pelatihnya gerakan-gerakan itu sama dengan shalat .Aduh jangan dipercaya ya sob..salah besar nggak boleh itu.Shalat gerakannya sudah ada aturannya secara syar’I ,tidak boleh dirubah-rubah lagi .Ok! Trus cara gimana dong???Caranya cumak satu Sob..kalian harus hafal bagaimana arti bacaan shalat dengan begitu kalian bisa khusu’dalam shalat.Dengan kita paham makna atau arti bacaan shalat maka kita tahu apa yang sedang kita ucapkan ,dengan melantukan maknanya dalam hati.Jadi ceper-cepet beli buku panduan shalat lagi ya Sob…Oh ya ada yang kurang dalam shalat tidak boleh mengucapkan sepatah kata pun selain bacaan shalat..tapi boleh kalau mengucapkan kata Allah.Jadi sobat ngucapin kata lain aja bisa batal deh shalatnya. Setelah shalat seorang wanita Muslimah nggak boleh langsung ngacir pergi ,melipat mukena ya…setelah shalat itu sunatnya seorang Muslimah berdzikir kepada Allah .Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa bertasbih kepada Allah setiap kali shalat sebanyak 33 kali,bertahmid kepada Allah sebanyak 30 kali,bertakbir kepada Allah sebanyak 30 kali,yang jumlahnya ada 99 kali ,dan mengucapkan kelengkapan seratusnya,”Tida Ilah selain Allah semata,yang tiada sekutu bagi- Nya,kepunyaan-Nya kerajaan dan kepunyaan-Nya pujian,dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu’,maka kesalahan-kesalahannya diampuni,sekalipun seperti buih lautan”.(Diriwayatkan Muslim).
  5. 5. Mengeluarkan Zakat Mal Wanita Muslimah harus mengeluarkan zakat mal (harta kekayaan) jika dia mempunyai harta yag banyak.Setiap tahun dia harus menghitung kekayaannya dengan batas-batas waktu yang jelas dan jumlah yang detail,lalu mengeluarkan apa yang harus dia keluarkan dari harta itu,dengan tetap memegang amanat dan penuh tanggung jawab.Sebab zakat termasuk salah satu rukun Islam,yang tidak boleh dianggap remeh dan tidak ada keringanan untuk jumlah yang harus dikeluarkannya setiap tahun,sekalipun jumlahnnya mencapai ribuan atau jutaan.Dia tidak boleh berpikir untuk lari dari kewajiban mengeluarkan zakat ini.Jadi untuk sobat,yang pendapatannya lebih harus menyumbangkan hartanya untuk yang membtuhkan,sebab harta itu bukan milik anda Ok? Harta itu adalah titipan dari Allah,wajib bagi kita untuk mengeluarkan sebagian uang kita bagi orang yang benar-benar membutuhkan. Kalau sobat Tanya gimana dalilnya ada kok.. “Orang-orang beriman dan menunaikan zakat.”(Al-Maidah:55). “Dan,dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.”(Al-Baqarah:43) “Dan,mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat.”(Al-Baqarah:277) Meskipun mencari Nafkah itu kewajiban seorang laki-laki.Kalau kita Muslimah punya uang tunggu apalagi. Berpuasa pada Bulan Ramadhan dan Mendirikan Shalat Malam Wanita Muslimah adalah orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan dan yang jiwanya ditaburi iman.Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah,maka dosa-dosanya yang telah lampau diampuni.”(Muttaqaf Alaihi) Seorang Muslimah juga memperhatikan akhlak-akhlak orang yang sedang berpuasa,menjaga lidah,pandangan mata dan anggota badannya dari hal-hal yang dapat mengotori puasanya atau mengurangi pahalanya.Jiaka menghadapi perselisihan,percekcokan atau hiruk pikuk,maka dia langsung bertindak menurut petunjuk Nabi SAW,apa yang seharusnya dilakukan orang yang sedang berpuasa.Sabda beliau, “Pada hari saat salah seorang diantara kalian berpuasa,maka janganlah dia berkata kotor dan berteriak-teriak.Jika dia dicaci atau diajak bertengkar seseorang,maka hendaklah dia berkata,”Aku sedang berpuasa”.(Muttafaq Alaihi) Bicara tentang puasa,memang sangat tidak asing lagi bagi kita yang selalu mengerjakan ibadah puasa.Karena memang berpuasa itu sangat nikmat.Mungkin ada banyak dan wanita islam yang belum atau tidak bisa mengerjakan puasa,dengan alasan sakit atau terkena lambung kronis.Jika memang seperti itu keadaannya ,saya sarankan anda harus melakukan pemulihan terhadap penyakit anda,anda harus berusaha sekuat tenaga.Tidak mungkin hanya
  6. 6. dengan berpuasa Anda bisa mati,percayalah Allah maha pengasih lagi Maha Penyayang.Allah akan memberikan kesembuhan bagi Anda.Asalkan anda mau berusaha. Berpuasa Sunat Wanita Muslimah yang bertakwa juga melakukan puasa diluar bulan Ramadhan,jika memang puasa itu tidak memberatkannya,seperti puasa Arafah,Asyura’,hari kesembilan bulan Muharram.Berpuasa pada har-hari ini dan juga pada hari-hari lain yang memang sudah ditetapkan syariat,termasuk amal shalih yang bisa menghapus kesalahan seperti yang dikabarkan Rasulullah SAW. Dari Abu Qatadah RA,dia berkata, “Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah.Maka beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun berikutnya.”(Diriwayatkan Muslim) Wah..siapa yang nggak seneng kalo dosa-dosanya setahun yang lalu dan setahun selanjutkan akan terhapus.Eit..tapi bukan berarti kita bebas untuk melakukan dosa ya..Justru jika kalian melakukan dosa maka,iman kalian masih belum sempurna,Mau jadi wanita Muslimah nggak?? Terus ada juga nih Puasa Hari Asyura’ Puasa ini menghapus dosa setahun yang lampau.(HR.Muslim) Ada lagi nih,Dari Ibnu Abbas RA,dia berkata,Rasulullah SAW bersabda,”Andaikan aku masih hidup hingga tahun depan,aku benar-benar akan puasa pada tanggal Sembilan.”(HR.Muslim) Begitu pula puasa enam hari dari bulan Syawwal.Berkaitan dengan keutamaan puasa ini,beliau bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian menyusulinya enam hari dari Syawwal,maka itu seperti puasa setahun penuh.”(HR.Muslim) Rasulullah juga pernah berwasiat tiga perkara:Puasa tiga hari dari setiap bulan,sua rakaat shalat dhuha,dan shalat witir sebelum tidur.”(Muttafaq Alaihi). Menunaikan Haji di Baitullah Al-Haram Wanita Muslimah yang sadar ialah yang selalu memperhatikan petunjuk agamanya.Dia menunaikan haji ke Baitullah Al-Haram jika ada kesanggupann ke sana dan ada faktor-faktor yang mendukungnya untuk mengdakan perjalanan,sesuai dengan ketentuan syariat.Sebelum berangkat dia bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari hukum-hukum haji secara benar dna teun.Sehingga tatkala benar-benar sudah melaksankan mansik haji,dia dapat melaksanakannya dengan baik dan benar serta penuh penghayatan,hajinya benar,sempurna dengan memenuhi
  7. 7. syarat-syaratnya dan dpat menempatkan dirinya pada kedudukan jihad seperti yang dilakukan kaum laki-laki,sebagaimana yang telah dilakukan kaum laki-laki,sebagaimana yang telah dikabarkan Rasulullah SAW, Dari Aisyah Ummul-Mukminin Radhiyallahu Anhu,dia berkata,”Aku bertanya ,”Wahai Rasulullah,Apakah kami tidak perlu berperang dan berjihad bersama-sama kalian?” Beliau menjawab,”Kalian mempunyai sesuatu yang lebih baik dan lebih indah daripada jihad,yaitu haji,haji yang mabrur.” Melaksanakan Umrah Sob…memang melaksanakan haji sama umrah itu nggak gratis alias butuh besar untuk melaksanakannya.Tapi kalau sobat udah niat nih..apa sih yang nggak bisa,semua pasti bisa.Ada cerita nih..aku punya temen ,aku sebutin namanya ya..namanya itu Amrina dia tahun ini ikut Umrah,Hebat banget padahal baru kelas 2 SMA udah Umrah yang kayak gini emang harus di iri sob..dengan kita suatu saat kita akan terpacu untuk bisa seperti dia.Tapi niatnya karena Allah ya..bukan karena riya’.. Menaati Perintah Rabb Wanita Muslimah yang sadar tidak boleh lalai bahwa dia dibebani berbagai kewajiban syariat yang diperintahkan Allah kepadanya.Kedudukannya dalam hal ini sama dengan kaum laki-laki ,tidak ada perbedaan di antara keduanya kecuali dalam masalah-masalah yang secara khusus memang diperuntukkan bagi wanita ,bukan bagi kaum laki-laki atau dikhususkan bagi kaum laki-laki dan wanita mempunyai tanggung jawab yang sama dihadapan Allah.Firman-Nya, “Sesungguhnya laki-laki dan wanita yang Muslim,laki-laki dan wanita yang Mukmin yang tetap dalam ketaatannya,laki-laki dan wnaita yang benar,laki-laki dan wanita yang sabar,laki-laki dn wanita yang khusyu’,laki-laki dan wanita yang bershadaqah ,laki-laki dan wanita yang berpuasa,laki-laki dan wanita yang memelihara kehormatannya,laki-laki dna wanita yang menyebut nama Allah,Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”(Al-Ahzab:35) Inget ya Sob ..semua amal perbuatan kita itu dipertanggung jawabkan di Akhirat nanti. Ingat..ingat.. Oh ya sob..saya punya cerita nih..Dulu waktu zaman Rasulullah,ada seorang gadis cantik namanya Zainab,Nah Rasulullah dapat wahyu yang berisi tentang perintah untuk menikahkan Si Zainab dengan anak angkatnya Zaid bin Haritsah ,yang namanya zaid kan mantan budak yang udah dimerdekakan oleh Rasulullah.Ya tau sendirilah kalau di Film-Film yang namanya budak itu item jelek,nggak ganteng lah pokoknya.Rasulullah sebenernya sungkan juga soalnya kasihan si perempuannya.Trus Zainab bilang ke Rasul,Ya Rasulullah saya tidak mau menikah dengan Zaid.Yah.tapi mau bagaimana lagi Rasulullah hanya terdiam,akhirnya Zainab mau deh..Tau kalau cinta Zaid bertepuk sebelah tangan Zaid langsung menceraikan Zainab.Trus turun ayat perintah untuk menikahi Zainab.Rasulullah sebenernya kaget sekaligus sungkan ,soalnya mantan
  8. 8. istri anak angkatnya sendiri.Akhirnya Rasulullah pun mematuhi perintah Allah,dengan menikahi Zainab.Zainab senengnya minta ampun…. Tujuan dari perintah itu adalah : 1. Untuk menciptakan persamaan hak secara utuh diantara manusia dengan adanya pernikahan seorang gadis Quriasy yang cantik dengan keturuna Abdi Syams,putrid bibi Rasulullah SAW,dengan seorang hamba sahaya.Padahal yang namanya hamba sahaya mendudui tingkatan yang jauh lebih rendah dari pada para bangsawan.Jurang erbedaan antara keduanya tidak bisa di tembus dan dienyahkan kecuali dengan tindkan nyata dari Rasulullah SAW,dengan cara menyatakannya kepada khalayak.Dengan cara ini masyarakat Muslim bisa mengambil pelajaran dan perbedan itu pun bisa dienyahkan,sehingga tidak ada keutamaan diantara manusia kecuali dengan takwa. 2. Menggugurkan tradisi anak angkat yang berlau sebelumnya di masyarakt Jahiliyah,lewat pernikahannya dengan Zainab,yang sebelumnya menjadi istri anak angkat beliau Zaid bin Hatsah,dengan menghadirkan bukti praktis,bahwa andaikan Zaid benar-benar anak beliau ,tentunya pernikahan beliau dengan Zainab tidak terjadi kecuali atas perintah Allah,yang dinyatakan di dalam Al-Qur’an. Tidak Berkhalwat dengan Ajnaby (Laki-Laki Non Mahram) Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya tak akan terwujud kecuali dengan mengikuti perintah dna menjauhi larangan-Nya.Di antara bentuk ketaatan wanita Muslimah kepada Allah dan Rasulnya ialah tidak berkhalwat (berkumpul menyendiri)dengan seorang laki-laki lain mahram.Sebab hal ini diharamkan menurut pendapat ulama,yang didasarkan kepada sabda Rasulillah SAW. “Janganlah sekali-kali laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kecuali dia disertai mahramnya,dan janganlah wanita bepergian kecuali disertai mahramnya”.Ada seorang laki-laki yang berdiri dan berkata,”Wahai Rasulullah ,sesungguhnya istriku hendak pergi untuk haji,padahal aku sudah berketetapan untuk ikut dalam perang ini dan tu.”Beliau bersabda,”Pergilah dan tunaikanlah haji bersama isrtimu.”(HR.Muslim) Oke..sekarang kita sudah tahu kan bahwa berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan muhrim haram hukumnya artinya apabila dilakukan ,maka pelakunya dinyatakan berdosa… Memakai Hijab Yang Sesuai dengan Ketentuan Syariat Wanita Muslimah mengenakan hijab yang sesuai dnegan ketentuan syariat saat keluar rumah,yaitu pakaian islami,yang batasan-batasannya sudah ditetapkan nash dalam kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya.Dia juga tidak boleh keluar dari rumah atau menampakkan diri di hadapan laki-laki lain yang bukan mahramnya dalam keadaan bersolek dan memakai wewangian.Dia tidak melakukan hal-hal ini karena mengetahui bahwa semua itu haram berdasarkan nash Al-Qur’an yang pasti maknanya, “Katakanlah kepada wanita yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya,dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa Nampak dari padanya.Dan,hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya,dan janganlah menampkkan perhiasannya,kecuali kepada suami mereka,atau ayah mereka,atau
  9. 9. ayah suami mereka,atau putra-putra mereka,atau putra-putra suami mereka atau saudara- saudara mereka,atau putra-putra saudara perempuan mereka,atau wanita - wanita Islam,atau budak-budakyang mereka miliki,atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita),atau anak-anak yang belum mengertia aurat wanita.Dan,janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.Dan,bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,hai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung.”(An- Nur:31) Sobat pasti udah tau kalau batasan aurat itu seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan .So,selain muka dan telapak tangan nggak boleh kelihatan ya..Oh ya telapak tangan (atau pergelangan tangan).Sob tau nggak sih,kalau satu helai saja rambut kita kelihatan maka sama dengan 1000 tahun neraka.Hi…ngeri kan,nggak percaya ya?? Jadi buat kalian yang sudah baligh buru-buru deh menutup aurat kalian,dengan berpakaian menggunkan khimar(atau baju yang memanjang hingga kaki yang menutup seluruh bagian tubuh),Istilah ini kalau diarab disebut juga jilbab sob.Jadi kalau diIndonesia menyebut kerudung itu jilbab ,pernyataan yang salah ya… Sob,tahu nggak apa yang membedakan wanita muslimah dengan wanita beragama islam tapi nggak muslimah dan non islam.Bedanya kalau wanita muslimah terbungkus dengan rapid an bisa dibilang masih higinis.Tapi yang lain terbuka alias tak terbungkus dan tidak higinis ,ya gitulah perumpamaannya.Kebiasaan masyarakat modern yang mmembiarkan para wanita berpakaian secara bebas dan buka-bukaan,merupakan bukti penyimpangan mereka dari petunjuk Allah,bukan saja di Negara Islam tapi juga di Negara manapun di dunia ini.Kita tidak ter;alu heran jika orang-orang Barat tidak peduli terhadap penyimpangan ini,tak ambil pusing dengan munculnyya berbagai model pakaian yang memamerkan aurat wanita karena memang mereka tidak peduli terhadap penyimpangan ini,tak ambil pusing dengan munculnya berbagai model pakaian yang memamerkan aurat wanita ,karena memang mereka tidak mendapatkan tatanan yang pasti dalam kita senantiasa membaca kitab Allah yang asli dan tanpa ada penyimpangan atau perubahan didalamnya,tidak boleh tinggal diam terhadap penyimpangan ini.Tidak boleh ada kelalaian,kelemahan dan peremehan yang membungkus hakikat agama mereka.Sebab berbagai nansh yang kongkrit maknanya di dalam Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya,senantiasa mengetuk telinga mereka,member ancaman terhadap orang-orang yang menyalahi peringatan Allah dan Rasul-Nya,memperingatkan akan munculnya cobaan terhadap mereka di dunia dan siksaan yang pedih di akhirat. Gimana Sob..kalian mau nggak disiksan dunia akhirat untuk mendapatkan peringatan dari Allah,Sob..jangan pikir panjang lagi ya untuk mematuhi aturan Allah.Allah sayang kalian,tunjukkan kepatuhan kalian kepada Allah. Tidak Bercampur dengan Kaum Laki-laki Secara Bebas Di zaman yang serba bebas ini,mungkin sulit untuk kita agar tidak berbaur dengan Laki- laki .Karena memang benar tidak aturan yang mengatakan bahwa laki-laki dan perempuan tidak boleh bercampur baur di Indonesia.Padahal aturan islam jelas,mengatakan bahwa laki-laki dan perempuan tidak boleh bercampur baur.Bisa kita lihat saat dalam sebuah majelis Rasulullah
  10. 10. mencontohkan agar tempat antara laki-laki dan perempuan dipisahkan dengan sekat.Bahkan dalam hal apapun kecuali kegiatan jual beli. Tidak Berjabat Tangan dengan Laki-laki Yang Bukan Mahranya Ini dia yang sering membuat saya ragu,apakah boleh seorang wanita berjabat tangan dengan seorang laki-laki yang bukan mahramnya.Ternyata memang tidak boleh.Karena Rasulullah ketika ditemui oleh para wanita yang ingin masuk islam,atau ingin di baiat .Rasulullah sama sekali tidak menyentuh tangan mereka untuk berjabat tangan kata Aisyah RA. Tidak Berpergian kecuali Disertai Mahram Seorang wanita Muslimah tidak boleh berpergian tanpa disertai Mahramnya ,karena ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan demi keselematan jiwanya.Oleh sebab itu Sobat ,kalau ingin berpergian harus didampingi orang tua atau teman ya.. Ridha terhadap Qadha Allah dan Qadar-Nya Wanita Muslimah yang menaati perintah Rabb-nya tentu ridha terhadap qadha’dan qadar- Nya.Sebab keridhaan ini termasuk tanda iman,takwa dan ketaatan yang paling besar pada diri manusia.Berangkat dari sini,wanita Muslimah yang menyadari petunjuk agamanya tentu selalu ridha terhadap apa pun yang terjadi dalam hidupnya,yang baik maupun yang buruk.Sebab keridhaan ini merupakan kebaikan baginya,dalam keadaan bagaimana pun,sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya, “Sungguh menabjubkan urusan orang Muslim,Sesungguhnya semua urusannya adalah baik.Jika mendapat kelapangan,maka dia bersyukur,maka itu menjadi kebaikan baginya,dan ditimpa kesempitan,maka dia bersabar,dan itu menjadi kebaikan baginya.”(HR.Al-Bukhory) Dengan ketegaran hatinya wanita Muslimahh benar-benar yakin bahwa apa yang menimpa dirinya dalam kehidupan ini bukan untuk mengangapnya berbuat salah dan kesalahan yang dilakukannya bukan untuk menimpakan musibah kepadanya.Segala sesuatu berdasarkan qadha’dan qadar.Karena itu semua urusannya adalah baik.Jika dia mendapat kebaikan dan kelapangan,lidahnya berkomat-kamit mengucap syukur kepada Ilah yang Maha Pemberi nikmat dan Maha Pengasih,sehingga dia termasuk mereka yang bersyukur,dan jika ditimpa kesempitan,dia bersabar,hingga dia termasuk mereka yang bersabar. Dengan iman yang mantap dan mendalam ini wanita Muslimah akan menjadi orang yang tabah dalam menghadapi berbagai benturan dan rintangan,menerimanya dengan jiwa yang tenang,ridha terhadap qadha’ dan qadar Allah,memohon pertolongan untuk tetap tabah dan sabar,lidahnya tidak berhenti mengucapakan syukur terhadap ketentuan Allah.
  11. 11. Kembali kepada Allah Adakalanya wanita Muslimah diselubungi kelalaian,sehingga pijakan kakinya terpeleset dan mengabaikan pelaksanaan perintah Rabb-nya,yang sama sekali tidak sesuai dengan jati dirinya sebagai wanita Muslimah yang sada.Tetapi kelalaian ini tidak bertahan lama.Secepat itu pula dia sadar dari kelalaian .lalu memohon ampunan kepada Allah dari kelalaian,lalu memohon ampunan kepada Allah dari kelalaiannya, kembali ke rengkuhan iman dan jati dirinya. “Sesunggunya orang-orang yang bertakwa bla mereka ditimpa was-was dari syetan ,mereka ingat kepada Allah ,maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan- kesalahannya.”(QS;Al-A’raf:20) Kelalaian tidak mampu menguasai hati yang di dalamnya masih terdapat kehangatan iman.kelalaian bisa menguasai hati yang memang lalai,fisik dan durhaka.Hati wanita Muslimah yang bertakwa dan sadar akan selalu terbuka untuk menerima petunjuk dan ketaatan,menjadi tenang jika bertaubat dan memohon ampunan. Merasa Bertanggung jawab terhadap Anggota Keluarganya Tanggung jawab wanita Muslimah terhadap anggota keluarganya tidak kalah sedikit di hadapan Allah dari pada tanggung jawab kaum laki-laki.Bahkan adakalanya tanggung jawab wanita lebih besar dari pada tanggung jawab laki-laki,karena dialah yang bisa mengetahui relung-relung hati anak-anaknbya,yang senantiasa hidup di sisinya sekian lama,sehingga anak- anaknya juga lebih mengetahui seluk beluk ibunya dari pada pengetahuan mereka terhadap ayahnya.Wanita Muslimah yang sadar merasakan tanggung jawab ini setiap kali dia mendengar sabda Rasulullah SAW, “Setiap orang di antara kalian adalah pemimpin dan setiap orang di antara kalian bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya ,Imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya.Laki-Laki adalah pemimpin di dalam keluarganya dan bbertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya.Wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinya.Pembantu adalah pemimpin ditengah harta tuannya dan bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya.Setiap orang di antara kalian adalah pemimpin dan betanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya.”(Muttaqaf Alaihi) Minatnya Adalah Ridha Allah Wanita Muslimah yang sebenarnya senantiasa mencari ridha Allah dalam setiap amalnya dan menimbangnya dengan timbangan yang detail.Selagi suatu amal diridhai Allah menurut tmbangannbya ini,maka dia mengerjakannya ,dan selagi tudak diridhai Allah ,maka dia berpaling darinya dan membencinya. Jika terjadi pertentangan dalam dirinya antaar apa yang diridhai Allah dan diridhai manusia,maka tanpa ragu-rahu tanppa sakwasangka dia memilih apa yang diridhai Allah,sekalipun mungkin pilihannya memancing kebencian manusia.
  12. 12. Karena dengan kesadaran keislamanya yang mendalam dia tahu bahwa keridhaan manusia merupakan tujuan yang tidak karuan,yang kadang-kadang bisa mendatangkan kemurkaan Allah.Sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa mencari keridhaan Allah dengan kemurkaan manusia,maka Allah mencukupkan dirinya dari pertolongan manusia, dan barang siapa mencari keridhaan manusia dengan kemurkaan Allah, maka Allah menyerahkan dirinya kepada manusia.’(HR.At-Tirmidzy) Jadi ,apapun yang terjadi tetep sob ..hidup itu cumak buat mencari ridho Allah ,nggak ada yang lain.Kalau toh dapet ridho yang lain itu berarti keuntungan dari usaha kita mencapai ridho Allah sob.. Mencerminkan Makna Ubudiyah kepada Allah Wanita Muslimah yang menyadari petunjuk agamanya tentu yakin seyakin-yakinnya bahwa dia diciptakan dalam kehidupan dunia ini untuk suatu tujuan yang besar,seperti yang telah dibatasi Allah dalam firman-Nya, “Dan ,Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah- Ku.”(Adz-Dzariyat:56)

×