RANCANGAN PENATAAN ULANG            KURIKULUMKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANBADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGANPUSAT K...
LANDASAN   Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014Prioritas 2: Pendidikan3) Metodologi: Penerapan meto...
SKEMA PENATAAN ULANG KURIKULUM
Penataan Ulang                       Islam        Text                                   Kristen      Khong          Pendi...
HAKIKAT PENDIDIKAN AGAMA• Pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang  bersumber dari Kitab Suci setiap agama, yang dap...
FUNGSI DAN TUJUAN PENDIDIKAN              AGAMA• Pendidikan agama berfungsi membentuk manusia  Indonesia yang beriman dan ...
ARAH PENATAAN ULANG PENDIDIKAN AGAMA• Bersumber dari Kitab Suci setiap Agama.• Memerhatikan dan mengedepankan pendidikan a...
RUANG LINGKUP PENDIDIKAN AGAMA  Islam     Al Quran-Al Hadits, Aqidah, Akhlak, Fikih, dan Sejarah Peradaban            Isla...
Penataan Ulang PPKn•   Mengubah nama mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menjadi    Pendidikan Pancasila dan K...
Hakikat PPKn• Kesadaran sebagai warga negara (civic literacy),• Komunikasi sosial kultural kewarganegaraan  (civic engagem...
SBG PENDIDIKAN NILAI, MORAL                               DAN KEWARGANEGARAAN                                    KHAS INDO...
PKn (2006)                      PPKn (2012)        Pendidikan                                    “Pendidikan Kewarganegara...
LINGKUP/SUBSTANSI UTAMA PKn                       PPKn                                        PPKn -2012        PKn-2006  ...
DIAGRAM KETERKAITAN RUANG LINGKUP PPKn                      PANCASILA                      NEGARA KESATUAN                ...
Mengapa BerubahHASIL KAJIAN KOMPETENSI BAHASA INDONESIA• Standar Isi mata pelajaran Bahasa Indonesia (Lampiran  Permendikn...
TUJUAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA• Memahami dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai  alat berpikir, berekspresi, dan...
SATUAN                 RUANG LINGKUP                                  RUANG LINGKUPPENDIIDIKAN                  LAMA      ...
PERUBAHAN       MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA•   Menata kembali kompetensi sesuai dengan arah    pengembangan aspek (res...
• Menyederhanakan tuntutan sumber belajar yang sulit agar kompetensi  tetap dimiliki siswa.  misalnya : membaca puisi dari...
PENATAAN ULANG MATEMATIKATUJUAN PENATAAN ULANG1. Memantapkan pelaksanaan kurikulum matematika dengan   menggunakan pendeka...
Mengapa berubah1.   Implementasi kurikulum matematika belum     konsisten, efektif, efisien, dan berkualitas sesuai SNP2. ...
RUANG                     SKKD 2006                               USULAN SKKD 2012LINGKUP          Bilangan               ...
Ruang lingkup           SKKD 2006                         Usulan SKKD 2012                Jurusan IPA:                  Ju...
Rancangan penataan empat mapel
Rancangan penataan empat mapel
Rancangan penataan empat mapel
Rancangan penataan empat mapel
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rancangan penataan empat mapel

412 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
412
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rancangan penataan empat mapel

  1. 1. RANCANGAN PENATAAN ULANG KURIKULUMKEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANBADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGANPUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN
  2. 2. LANDASAN Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014Prioritas 2: Pendidikan3) Metodologi: Penerapan metodologi pendidikan yang tidak lagi berupa pengajaran demi kelulusan ujian (teaching to the test), namun pendidikan menyeluruh yang memperhatikan kemampuan sosial, watak, budi pekerti, kecintaan terhadap budaya-bahasa Indonesia melalui penyesuaian sistem Ujian Akhir Nasional pada 2011 dan penyempurnaan kurikulum sekolah dasar dan menengah sebelum tahun 2011 yang diterapkan di 25% sekolah pada 2012 dan 100% pada 2014;5) Kurikulum: Penataan ulang kurikulum sekolah yang dibagi menjadi kurikulum tingkat nasional, daerah, dan sekolah sehingga dapat mendorong penciptaan hasil didik yang mampu menjawab kebutuhan SDM untuk mendukung pertumbuhan nasional dan daerah dengan memasukkan pendidikan kewirausahaan (diantaranya dengan mengembangkan model link and match);
  3. 3. SKEMA PENATAAN ULANG KURIKULUM
  4. 4. Penataan Ulang Islam Text Kristen Khong Pendidikan Katolik hucu Agama Hindu Buddha
  5. 5. HAKIKAT PENDIDIKAN AGAMA• Pendidikan agama merupakan mata pelajaran yang bersumber dari Kitab Suci setiap agama, yang dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memperteguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia/budi pekerti luhur, menghormati dan menghargai semua manusia dengan segala persamaan dan perbedaannya.
  6. 6. FUNGSI DAN TUJUAN PENDIDIKAN AGAMA• Pendidikan agama berfungsi membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antarumat beragama.” (PP No.55 Tahun 2007 Pasal 2 ayat 1)• Pendidikan agama bertujuan untuk berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. (PP No.55 Tahun 2007 Pasal 2 ayat 2)
  7. 7. ARAH PENATAAN ULANG PENDIDIKAN AGAMA• Bersumber dari Kitab Suci setiap Agama.• Memerhatikan dan mengedepankan pendidikan akhlak mulia;• Memberi warna pada pendidikan karakter bangsa, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif;• Memerhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menyikapi arus globalisasi secara positif dan proporsional;• Konsisten dan tetap menjadi parameter perkembangan politik, ekonomi, sosial, budaya, keadilan gender, multikultural, kearifan lokal, dan lainnya;• Membahas isu-isu kontemporer.
  8. 8. RUANG LINGKUP PENDIDIKAN AGAMA Islam Al Quran-Al Hadits, Aqidah, Akhlak, Fikih, dan Sejarah Peradaban Islam Kristen Allah dan Karya Nya, dan Nilai-nilai Kristiani Pribadi Siswa, Yesus Kristus, Gereja, dan Hidup Katolik bermasyarakat Hindu Kitab Suci, Tatwa, Susila, Acara, dan Sejarah Agama Hindu Keyakinan (Saddha), Sila, Samadhi, dan Panna; Tripitaka Buddha (Tipitaka); dan SejarahKhonghucu Keimanan, Perilaku Jun Zi , Tata Ibadah, Kitab Suci, dan Sejarah Suci
  9. 9. Penataan Ulang PPKn• Mengubah nama mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).• Menempatkan mata pelajaran PPKn sebagai bagian utuh dari kelompok mata pelajaran yang memiliki misi pengokohan kebangsaan• Mengorganisasikan SK-KD dan indikator PPKn secara nasional dengan memperkuat nilai dan moral Pancasila; nilai dan norma UUD NRI Tahun 1945; nilai dan semangat Bhinneka Tunggal Ika; serta wawasan dan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia.• Memantapkan pengembangan peserta didik dalam dimensi: (1) pengetahuan kewarganegaraan; (2) sikap kewarganegaraan; (3) keterampilan kewarganegaraan; (4) keteguhan kewarganegaraan; (5) komitmen kewarganegaraan; dan (6) kompetensi kewarganegaraan.• Mengembangkan dan menerapkan berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik PPKn yang berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik sebagai warganegara yang cerdas dan baik secara utuh.• Mengembangkan dan menerapkan berbagai model penilaian proses pembelajaran dan hasil belajar PPKn
  10. 10. Hakikat PPKn• Kesadaran sebagai warga negara (civic literacy),• Komunikasi sosial kultural kewarganegaraan (civic engagement),• Kemampuan berpartisipasi sebagai warga negara (civic skill and participation),• Penalaran kewarganegaraan (civic knowledge),• Partisipasi kewarganegaraan secara bertanggung jawab (civic participation and civic responsibility),
  11. 11. SBG PENDIDIKAN NILAI, MORAL DAN KEWARGANEGARAAN KHAS INDONESIA (Filosofis, Yuridis, Pedagogis)AKSEPTABLE KARENA SBG NOMENKLATURPERNAH DIGUNAKAN DALAM pkn SEBAGAI SEBELUMNYA NAMA JENIS MENURUTPADA ERA UU 2/1989 (Sosiologis-Yuridis) PPKn UU 20/2003 (Yuridis) DIDUKUNG OLEH KAJIAN SBG WAHANA PENGEMBANGAN AKADEMIS DISIPLIN KEILMUAN WATAK DAN PERADABAN PIPS-PKn BANGSA SESUAI Ps 3 UU 20/2003 (Filosofis-Pedagogis) (Filosofis-Yuridis) Alasan Perubahan PKn menjadi PPKn
  12. 12. PKn (2006) PPKn (2012) Pendidikan “Pendidikan KewarganegaraanKewarganegaraan bertujuan bertujuan untuk mengembangkan untuk membentuk peserta peserta didik menjadi manusiadidik menjadi manusia yang Indonesia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, memiliki rasa kebangsaan yang dijiwai oleh nilai-nilai dan cinta tanah air Pancasila dan UUD 1945” (Substansi Penjelasan pasal 37 UU (diadopsi dari Penjelasan pasal 20/2003 yang direvitalisasi dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 37 UU 20/2003)
  13. 13. LINGKUP/SUBSTANSI UTAMA PKn PPKn PPKn -2012 PKn-2006 RUANG LINGKUP 1. Pancasila, sebagai dasar negara RUANG LINGKUP dan pandangan hidup bangsa1. Persatuan dan Kesatuan 2. UUD 1945 sebagai hukum dasar bangsa yang menjadi landasan2. Norma, hukum dan konstitusional kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan peraturan bernegara3. Hak asasi manusia 3. Bhinneka Tunggal Ika, sebagai4. Kebutuhan warga negara wujud keberagaman kehidupan5. Konstitusi Negara bermasyarakat, berbangsa, dan6. Kekuasan dan Politik bernegara dalam keberagaman yang7. Pancasila kohesif dan utuh8. Globalisasi 4. Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai bentuk final Negara Republik Indonesia
  14. 14. DIAGRAM KETERKAITAN RUANG LINGKUP PPKn PANCASILA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG BHINNEKA TUNGGAL DASAR IKA 1945
  15. 15. Mengapa BerubahHASIL KAJIAN KOMPETENSI BAHASA INDONESIA• Standar Isi mata pelajaran Bahasa Indonesia (Lampiran Permendiknas 22/2006) pada dasarnya sudah mampu meningkatkan keterampilan peserta didik berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan.• Berdasarkan hasil kajian terhadap dokumen dan pelaksanaan serta perbandingan dengan beberapa kurikulum negara lain ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, seperti (a) cakupan kompetensi dasar (KD) ada yang telah dijabarkan secara panjang lebar tetapi ada pula yang masih terbatas, (b) urutan sajian KD belum semuanya tertata dengan baik, dan (c) gradasi beberapa KD belum tersusun secara jelas dan logis, baik antarsemester, antarkelas, maupun antarjenjang dan juga jumlah KD masih terlalu banyak.• Berdasarkan hasil kajian terhadap pelaksanaan, pemahaman guru dalam memahami dan menjabarkan standar isi juga bervariasi karena kurangnya penjelasan dan rambu-rambu pelaksanaan.
  16. 16. TUJUAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA• Memahami dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat berpikir, berekspresi, dan berkomunikasi• Meningkatkan kemampuan peserta didik menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia.• Meningkatkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia.• Meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia (memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global).
  17. 17. SATUAN RUANG LINGKUP RUANG LINGKUPPENDIIDIKAN LAMA BARU SD 1. MENDENGARKAN 1. MENYIMAK 2. BERBICARA 2. BERBICARA 3. MEMBACA 3. MEMBACA 4. MENULIS 4. MENULIS Catt : aspek sastra telah terintegrasi Catt : aspek sastra telah terintegrasi ke dalam 4 keterampilan di ke dalam 4 keterampilan di atas atas SMP 1. MENDENGARKAN KEMAMPUAN BERBAHASA 2. BERBICARA 1.MENYIMAK 3. MEMBACA 2.BERBICARA 4. MENULIS 3.MEMBACA 4.MENULIS dan 1. MENDENGARKAN KEMAMPUAN BERSASTRA 2. BERBICARA 1.MENYIMAK SMA 3. MEMBACA 2.BERBICARA 4. MENULIS 3.MEMBACA 4.MENULIS Catt : Judul Kemampuan Berbahasa dan Kemampuan Bersastra tidak muncul Catt: Judul Kemampuan Berbahasa dan sehingga terkesan terjadi pengulangan Kemampuan Bersastra dimunculkan agar jelas aspek, padahal kompetensinya berbeda kompetensi apa yang akan dicapai (kompetensi kebahasaan dan kesastraan)
  18. 18. PERUBAHAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA• Menata kembali kompetensi sesuai dengan arah pengembangan aspek (reseptif : mendengarkan dan membaca, produktif : berbicara dan menulis)• Menata kembali tingkat kesulitan kompetensi sesuai dengan tingkat perkembangan usia.• Menata kembali penyebaran kompetensi agar tidak berulang• Menajamkan kembali rumusan kompetensi agar lebih jelas.• Mencantumkan judul Kemampuan Berbahasa dan Kemampuan bersastra yang masing-masing terdiri atas 4 aspek agar lebih jelas.• Menambah KD untuk jenjang SD : a. membiasakan sikap membaca yang benar b. membiasakan sikap menulis yang benar.
  19. 19. • Menyederhanakan tuntutan sumber belajar yang sulit agar kompetensi tetap dimiliki siswa. misalnya : membaca puisi dari buku antologi puisi -- membaca puisi dari berbagai sumber• Menambah KD “mengandaikan diri sebagai ….(tokoh atau profesi tertentu). Hal ini dimaksudkan untuk melatih daya imajinasi dan empati siswa• Mencantumkan jumlah buku yang wajib dibaca siswa untuk tiap jenjang (hasil kesepakatan dengan kelompok sastrawan) SD : 12 buku (6 buku sastra dan 6 buku nonsastra) SMP : 24 buku (12 buku sastra dan 12 buku nonsastra) SMA : 30 buku (15 buku sastra dan 15 buku nonsastra)• Hasil membaca buku sastra dan nonsastra harus diujikan dalam berbagai bentuk (laporan, komentar, meringkas, menceritakan kembali, dll)
  20. 20. PENATAAN ULANG MATEMATIKATUJUAN PENATAAN ULANG1. Memantapkan pelaksanaan kurikulum matematika dengan menggunakan pendekatan belajar aktif2. Memberi penguatan kompetensi matematika: pemahaman konsep, representasi dan penafsiran, penalaran dan pembuktian, pemecahan masalah, komunikasi, dan menghargai matematika dan kegunaan matematika3. Mengintegrasikan pendidikan karakter, ekonomi kreatif dan kewirausahaan, dan konten-koten lain dalam kurikulum matematika
  21. 21. Mengapa berubah1. Implementasi kurikulum matematika belum konsisten, efektif, efisien, dan berkualitas sesuai SNP2. bervariasinya pemahaman SK dan KD, perumusan ke dalam indikator, dan implementasinya dalam pembelajaran dan penilaian (didukung hasil studi TIMSS, PISA). Pembelajaran kurang memperhatikan unsur representasi, penalaran, penafsiran, dan pemecahan masalah, selain unsur pemahaman konsep, dan pembuktian, yang tercermin dari silabus dan RPP, serta instrumen penilaian
  22. 22. RUANG SKKD 2006 USULAN SKKD 2012LINGKUP Bilangan Bilangan Geometri dan pengukuran Geometri dan pengukuran Pengolahan data/Statistika dan Isi Peluang Pengolahan data/Statistika dan Peluang Aljabar Aljabar Trigonometri Trigonometri Kalkulus Kalkulus Pemahaman Konsep Pemahaman Komunikasi dan Penalaran Representasi dan PenafsiranProses Penalaran dan Pembuktian Pemecahan Masalah Pemecahan Masalah Menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan; Disiplin, konsisten, dan taat azas; Berpikir logis, berpikir analitis, sintesis dan evaluatif kritis, alternatif, kreatif, inovatif, serta dapat rasa ingin tahu, perhatian, minat menjelaskan pemikirannya dan kemampuanSikap belajar, sikap ulet, percaya diri bekerjasama untuk memecahkan masalah.
  23. 23. Ruang lingkup SKKD 2006 Usulan SKKD 2012 Jurusan IPA: Jurusan IPA:Penjurusan di menggunakan SK- menggunakan SK-KD/Kurikulum matematika SMA KD/Kurikulum matematika IPA Level A Jurusan IPS: Jurusan IPS: menggunakan SK- dapat memilih SK-KD/Kurikulum matematika KD/Kurikulum matematika IPS level B atau level A Jurusan Bahasa: menggunakan SK-KD/ Jurusan Bahasa: Kurikulum matematika Bahasa dapat memilih SK-KD/Kurikulum matematika level C, level B, atau level A PERUBAHAN YANG DILAKUKAN•Menyelaraskan kata kerja antarSK-KD•Memperbaiki rumusan SK-KD agar lebih jelas•Menggabung KD-KD yang terlalu kecil•Mengurangi KD•Menambah KD baru sesuai dengan rumusan SK•Mengakomodasi hasil studi PISA dan TIMSS

×