Presentasi Ptk ibu suharsimi Arikunto

2,591 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,591
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
153
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi Ptk ibu suharsimi Arikunto

  1. 1. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)Yogyakarta 24 Juni 2009 1
  2. 2. KAITAN PTK DENGAN PENELITIAN LAIN PENELITIAN LAIN: MERUPAKAN LANGKAH AWAL DARI PTK PTK : MERUPAKAN TINDAK LANJUT DARI JAWABAN PENELITIAN LAINYogyakarta 24 2
  3. 3. PTK = LESSON STUDY  LESSON STUDY = STUDY TENTANG LESSON  MENCERMATI PROSES LESSON  PTK = REYEN METODA – REYEN CARA – REYEN PENDEKATANYogyakarta 24 3
  4. 4. PERBEDAAN PENELITIAN LAIN DENGAN PTK 1. PENELITIAN LAIN INGIN TAHU APA YANG SUDAH TERJADI. PTK INGIN TAHU APA YANG SEDANG TERJADI 2. AKHIR KEGIATAN PENELITIAN LAIN UNTUK MEMBERI SARAN AKHIR PTK UNTUK PERBAIKAN RENCANA KEGIATANYogyakarta 24 4
  5. 5. PERBEDAAN PENELITIAN EKSPERIMEN DENGAN PTK 1. PENELITIAN EKSPERIMEN PADA UMUMNYA DILAKUKAN SATU KALI , PTK BEBERAPA KALI SIKLUS 2. PENELITIAN EKSPERIMEN MENEKANKAN HASIL , PTK MENEKANKAN PADA PROSESYogyakarta 24 5
  6. 6. ANALISIS PROSES UNSUR PROSES : 1. SUBYEK TINDAKAN 2. SUASANA PROSES 3. KELANCARAN PROSESYogyakarta 24 6
  7. 7. MAKNA TINDAKAN KEGIATAN YANG DIRANCANG SEBAGAI PERLAKUAN DIBERIKAN OLEH PENELITI KEPADA SUBJEK TINDAKAN SUBJEK TINDAKAN TIDAK HANYA DISURUH MELAKUKAN HAL YANG RUTIN TETAPI MELAKUKAN TINDAKAN.Yogyakarta 24 7
  8. 8. DALAM PENELITIAN TINDAK AN DUA PIHAK YANG TERKAIT : * PENELITI TINDAKAN : “Siapa?“ * SUBJEK TINDAKAN : “ Siapa? “Yogyakarta 24 8
  9. 9. PENELITIAN TINDAKANHARUS MEMENUHI KEGIATAN ILMIAH YANG PERSYARATAN:  DIRENCANAKAN DENGAN BAIK  DICERMATI PELAKSANAANNYA  DIEVALUASI TINGKAT KETERLAKSANAANNYAYogyakarta 24 9
  10. 10. M NA P NE IT AK E L IAN TINDAKAN • KEGIATAN ILMIAH MENCERMATI PROSES KEBERLANGSUNGAN TINDAKAN, MENGGUNAKAN METODE ILMIAH: * MENCERMATI PERENCANAAN * MENCERMATI PELAKSANAAN * MENCERMATI DAMPAK ATAU HASILNYAYogyakarta 24 10
  11. 11. MAKSUD MELAKUKAN TINDAKAN  MENCOBAKAN TINDAKAN UNTUK MENGETAHUI DAMPAK TERHADAP BERBAGAI ASPEK BERLANGSUNGNYA TINDAKAN  MENGARAHKAN PERILAKU SUBJEK TINDAKAN AGAR SESUAI DENGAN MAKSUD DIBERINYA TINDAKAN  MENCERMATI DAMPAK DILAKUKANNYA TINDAKAN PADA DIRI SUBJEK TINDAKANYogyakarta 24 11
  12. 12. TUJUAN MELAKUKAN PTK  MEMPEROLEH DATA TENTANG: – DAMPAK TINDAKAN PADA BERBAGAI ASPEK PADA DIRI SUBJEK TINDAKAN – KELANCARAN PELAKSANAAN TINDAKAN – HASIL NYATA PADA DIRI SUBJEK TINDAKANYogyakarta 24 Juni 122009
  13. 13. ALUR PIKIR ILMIAH MASALAH TUJUAN RUMUSAN MASALAH TEORI PEMBAHASAN IDE / GAGASAN BENTUK TINDAKANYogyakarta 24 13
  14. 14. MASALAH/ PERMASALAHAN  SITUASI YANG TIDAK MEMUASKAN/ GANJALAN PIKIRAN DAN PERASAAN YANG MENDORONG PENELITI UNTUK MENCARI SOLUSI  TEORI YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN ACUAN / PENDUKUNG PEMIKIRAN / IDE / GAGASAN UNTUK SOLUSINYAYogyakarta 24 Juni 142009
  15. 15. PEMILIHAN MASALAH/ PERMASALAHAN  MENGIKUTI PRINSIP SMART  DIDASARKAN ATAS PEMIKIRAN YANG KREATIF DAN INOVATIF MENGACU PADA TUJUAN DAN TEORI TENTANG PEMBELAJARAN / AZAS-AZAS DIDAKTIK MENGAJAR  MENGINGAT MUTU DAN EFEKTIVITAS MENGAJAR YANG BERHASILYogyakarta 24 Juni 152009
  16. 16. PRINSIP PERENCANAAN S = SPECIFIC, KHUSUS, TERTENTU M = MANAGABLE, DAPAT DILAKSANAKAN, MEASURABLE, DAPAT DIUKUR A = ACCEPTABLE, DAPAT DITERIMA ACHIEVABLE, DAPAT DICAPAI R = REALISTIC, SESUAI KENYATAAN T = TIME-BOUND, WAKTU DIBATASI Yogyakarta 24 Juni 16 2009
  17. 17. Obj ek spesif ik Topik tidak terlalu umum tetapi memberi kesempatan dilakukan siklus minimum 2 kali (jamnya tidak terlalu sedikit) Bukan masalah pendidikan yang terlalu umumYogyakarta 24 Juni 172009
  18. 18. Dapat dilaksanakan  Tidak terlalu memakan waktu  Tidak rumit  Terdukung oleh sumber daya: -- Dana -- Orang -- SaranaYogyakarta 24 Juni 182009
  19. 19. Realist ik = sesuai kenyat aan Dalam lingkungan subjek Dibenarkan oleh kepala sekolah Dibuat sesudah jabatan terakhir Masuk pengembangan profesiYogyakarta 24 Juni 192009
  20. 20. DAPAT DITERIMA DISETUJUI OLEH SUBJEK TINDAKAN KARENA: – MENARIK MINAT – MENGAKTIFKAN – MENDUKUNG KERJASAMA – MENINGKATKAN HASILYogyakarta 24 Juni 202009
  21. 21. TI ME BOUND ADA BATASAN WAKTU SESUAI JANGKA WAKTU UNTUK PELAKSANAAN WAKTU MENUNJUKKAN SAAT SECARA TEPAT RUNTUT SEJAK AWAL SAMPAI AKHIRYogyakarta 24 Juni 212009
  22. 22. P SE A DIDIK B L AR E RT E AJ  10% DARI APA YANG DIDENGAR  20% DARI APA YANG DIBACA  30% DARI APA YANG DILIHAT  50% DARI APA YANG DILIHAT DAN DIDENGAR  70% DARI APA YANG DIKATAKAN  90% DARI APA YANG DIKATAKAN DAN DILAKUKANYogyakarta 24 22
  23. 23. RUMUSAN MASALAH  MERUPAKAN PERTANYAAN YANG AKAN DICARI JAWABNYA MELALUI PENELITIAN  BERUPA KALIMAT PERTANYAAN  DIRUMUSKAN SECARA RINCI YANG MENUNJUK PADA PROSES DAN HASILYogyakarta 24 23
  24. 24. KAJIAN TEORI A.BERFUNGSI SEBAGAI PENDUKUNG GAGASAN PENELITI B. USAHAKAN SEKURANG-KURANGNYA 5 SUMBER/BUKU/AHLI,TERKAIT DENGAN: • SPESIFIKASI OBJEK • TEORI PEMBELAJARAN • PROSES METODE/CARA/TEKNIK • SUBJEK TINDAKAN-ILMU JIWA UMUM, ILMU JIWA PERKEMBANGAN • ILMU PENDIDIKAN • TEORI MANAJEMEN • TEORI KOMUNIKASIYogyakarta 24 24
  25. 25. KAJIAN PUSTAKA  YANG SALAH : 1. Hanya menumpuk teori 2. Tidak ada kesimpulan dan maksud pendapat peneliti  YANG BETUL : 1. Beberapa teori yang terkait 2. Ada kaitan antara Tindakan dengan hasil.Yogyakarta 24 25
  26. 26. PERSYARATAN PTK  KEGIATAN UNTUK SUBJEK TINDAKAN YANG BERBEDA DARI BIASANYA, HARUS BARU, EKSKLUSIF, KREATIF  SUBJEK TINDAKAN KOMUNAL, SEMUA SISWA, BUKAN SEKELOMPOK SISWA TERTENTU-HANYA YANG BERMASALAH SAJA  DILAKSANAKAN DALAM SIKLUS, SEKURANG-KURANGNYA DUA SIKLUS -OLEH KARENA ITU DAPAT DISEBUT EKSPERIMEN BERKELANJUTAN DAN BERKESINAMBUNGAN BloomYogyakarta 24 26
  27. 27. SIKLUS PENELITIAN TINDAK AN Perencanaan Refleksi SIKLUS I Pelaksanaan Pengamatan Perencanaan Refleksi SIKLUS II Pelaksanaan PengamatanYogyakarta 24 ? 27
  28. 28. PERTEMUAN DALAM SIKLUS – Pertemuan 1 : * Mencoba – Pertemuan 2 : * Memperbaiki – Pertemuan 3 : * MemantapkanYogyakarta 24 28
  29. 29. PERENC ANAAN  Menyusun langkah tindakan  Menyusun Instrumen ( lembar pengamatan, angket )Yogyakarta 24 29
  30. 30. IKUTI PRINSIP 5W + H  WHAT = APA YANG DILAKUKAN  WHY = ALASAN  WHO = SIAPA YANG MELAKUKAN  WHEN = KAPAN DAN BERAPA LAMA  WHERE = DIMANA DILAKUKAN  HOW = BAGAIMANA PROSES MELAKUKANYogyakarta 24 30
  31. 31. UNSUR JUDUL PTK 1. WHAT = Apa yang di tingkatan 2. WHO = Siapa yang ditingkatkan 3. HOW = Bagaimana meningkatanYogyakarta 24 31
  32. 32. CONTOH PENERAPAN  WHAT = Meningkatkan Ketrampilan  WHO = Anggota Karang Taruna  HOW = Melalui Pengamatan SilangYogyakarta 24 32
  33. 33. SISTEMATIKA TULISAN  LAPORAN PTK – BAB I : PENDAHULUAN – BAB II : KAJIAN PUSTAKA – BAB III : METODOLOGI PENELITIAN – BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN – BAB V : KESIMPULAN  MAKALAH TINJAUAN: – BAB I DAN BAB II SAMA DENGAN PTK – BAB III : IDE/GAGASAN – BAB IV : KESIMPULANYogyakarta 24 33
  34. 34. PERSONIL PENGAMAT  ADA DUA KEMUNGKINAN: – PENELITI SENDIRI, MENCOBA BERBUAT OBJEKTIF DAN CERMAT – ORANG LAIN:  KOLABORATOR-PENELITI PASANGAN  ORANG LAIN YANG MEMBANTU MENGAMATI PROSES TINDAKANYogyakarta 24 34
  35. 35. PENELITIAN KOLABORASI  DILAKUKAN OLEH DUA PENELITI  SEBAGAI PENELITI DAN PENGAMAT BERGANTIAN DI DUA TEMPATYogyakarta 24 35
  36. 36. REFLEK TINDAK SI AN  Perenungan proses yang lalu  Di akhir siklus  Peserta Refleksi : -Peneliti - Pengemat - Subjek tindakanYogyakarta 24 36
  37. 37. PENTING SEKALI HARUS ADA DALAM LAPORAN  BUKTI PELAKSANAAN, MISALNYA PENJELASAN PROSES DENGAN FOTO  SEMUA INSTRUMEN PENGUMPUL DATA  LEMBAR PENGAMATAN SECARAYogyakarta 24 RINCI 37
  38. 38.  MODAL UNTUK MELAKUKAN PTK –N I A T M A N T A P –S E MA N G A T KU A T –KO MIT ME N T IN G G IYogyakarta 24 38
  39. 39. KOMPOSISI DAN PROPORSI LAPORAN PENELITIAN 1 1. Latar Belakang a) 2 3 2. Rumusan b) Masalah c) 4 5 3. Tujuan Penelitian d) 4. Manfaat a) 6 Penelitian b) 5. Bab II : Kajian Pustaka c) 7 6. Bab III : Metodologi d) Penelitian a) 7. Bab IV : Hasil b) Penelitian 8 9 c) 8-9 Bab V : Kesimpulan dan d) Saran  KesimpulanYogyakarta 24  Saran 39
  40. 40. TERIMA KASIHYogyakarta 24 40

×