MARI MENULIS PTK  YANG PRAKTISMEWUJUDKAN TERBENTUKNYA  GURU YANG PROFESIONAL
SEDIKIT PENGALAMAN MENULIS UNTUK BERBAGI1998        : Lomba Kreatifitas Guru Tkt Nas (piagam)1998 sd 2000: Medikom Depdikn...
   2011: Usul DUPAK ke-IV/b ,3 PTS, 1 PTK kolaborasi, 1            Jurnal NAS, 2 Artikel Koran. Hasilnya= 19 Poin        ...
4
5
KARYA TULIS ILMIAH YANG DIPUBLIKASIKAN1.Penggunaan Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write UntukMeningkatkan Efektifitas Pe...
5. Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menggunakan   Model Pembelajaran CTL Melalu Pelatihan Model   “Klasemen” Bagi Gu...
PENULIS BEST PRAKTICE TERBAIK       GURU,KEPSEK & PENGAW SEKOLAH                              AS            TGL 7 sd 9 Nov...
9
10
Pelatihan ini bertujuan untuk      membantu Guru/Kepala Sekolah agar:1.     Mampu memahami, merancang dan menulis       pr...
REFORMASI BIROKRASI1. Pemen negara Pendayaan aparatur negara dan reformasi   birikrasi No.16/2009 tentang Jabatan Fungsion...
Guru                                         Pro fesional                  t         tuk dapa                             ...
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU          (Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17)                                        ...
Permenegpan No.16/2009                           Amat                      125%a 91 − 100                           baik  ...
PENGEMB. KEPROFESIAN BERKELANJUTAN                  ( PKB )1.Melaksanakan pengembangan diri  a. Mengikuti diklat fungsiona...
MENGAPA HARUS PTK?   Guru tidak perlu keluar kelas   Guru    berupaya     memperbaiki      mutu    pembelajaran   Masal...
MANFAAT PTK                     MANFAAT PTK :1.   Menghasilkan laporan-laporan PTK : bahan panduan bagi     (guru) untuk m...
KARAKTERISTIK PTK1. INOVATIF        : Penemuan strategi/ metode,     media, asesmen2. KOLABORATIF : antar praktisi (Dalam ...
(Suharsimi, 2002)   Kolaborasi (kerjasama) antara praktisi (guru) dan peneliti (pengawas,    dosen atau widyaiswara) meru...
PRINSIP PTK1. Tidak mengganggu & menghambat kegiatan   utama/kurikulum2. Tidak melanggar komitmen guru3. Metodologi yg dig...
TAHAPAN PTK              24
A. PRA-PELAKSANAAN1. Penetapan fokus masalah2. Identifikasi bentuk tindakan sesuai  masalah yang dihadapi3. Memformulasika...
1. MENETAPKAN FOKUS                 MASALAHSikap dan keberanian untuk mempertanyakan,tentang kualitas proses dan hasil pem...
1.Apakah kompetensi awal siswa yang mengikuti  pelajaran cukup memadai?2.Apakah proses pembelajaran yang dilakukan  cukup ...
CARA MELAKUKAN IDENTIFIKASI MASALAH   Menuliskan semua permasalahan pembelajaran.   Memilah permasalahan menurut jenis/ ...
b.Menetapkan masalah1.Aktifitas dan hasil belajar fisika siswa rendah2.Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis3.Rendah Par...
2. IDEMTIFKASI BENTUK                 TINDAKAN1.Identifikasi kemungkinan bentuk tindakan sesuai  masalah yang dihadapi (po...
Pilihlah tindakan yang sesuai berdasarkan 4    pertimbangan di atas, misalnya:   MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STA...
BENTUK TINDAKAN   Apakah penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif    Teknik STAD dapat meningkatkan Aktifitas dan hasil  ...
Misal Pilih:Masalah         : rendahnya aktifitas dan hasil                   belajar Fisika Materi… (KD yang             ...
3. MEMFORMULASIKAN MASALAHKalimat tanya.Rumusan harus bersifat:a. jelas, tidak ambigub. dituangkan dlm bentuk kalimat tany...
Contoh Rumusan Masalah :1. Bagaimanakah penggunaan Model Pembelajaran   Kooperatif Teknik STAD untuk meningkatkan   Aktifi...
b. Kalimat PernyataanMasalah yang ingin dipecahkan dalamPTK ini adalah rendahnya aktifitas danhasil belajar siswa pada mat...
4. MEMFORMULAIKAN HIPOTESIS                    TINDAKANHipotesis tindakan sesuai dengan permasalahan yang akanDipecahkan s...
b. Jika + variabel tindakan + maka + variabel harapan + setting     penelitian,misalnya:    1.Jika Model Pembelajaran Koop...
PROPOSAL PTKMemformulasikan kegiatan 1 – 4 ke dalam bentukrencana penelitian yang disebut Proposal PTK.Tahap 5 biasa diseb...
BEDA SAPIGILA & SAPINORMAL.ppsGERAKBADAN              40
TIGA KEG UTAMA PTK1. MEYUSUN USULAN /PROPOSAL2. MELAKSANAKAN PTK3. MENULIS LAPORAN HASIL PTK sebagai KTI                  ...
FORMAT PROPOSAL PTKFormat Proposal PTKA.   JudulB.   Latar Belakang MasalahC.   Rumusan Masalah dan Cara PemecahannnyaD.  ...
Sistimatika Proposal penelitianBAB I PENDAHULUAN      a.Latar Belakang Masalah      b.Perumusan Masalah      c.Tujuan Pene...
FORMAT PROPOSAL PTKFormat Proposal PTKJudulBAB I.PENDAHULUAN     A.Latar Belakang Masalah     B.Rumusan Masalah dan Cara P...
FORMAT LAPORAN PTKBagian AwalBagian awal terdiri dari:1. Halaman Judul2. Halaman Pengesahan disertai tanggal pengesahan3. ...
Bagian Isi   BAB I PENDAHULUAN   A. Latar Belakang Masalah   B. Rumusan masalah   C. Tujuan Penelitian   D. Manfaat P...
BAB III METODE PENELITIAN        A.Subjek Penelitian        B.Prosedur/Siklus Penelitian        C.Teknik Pengumpulan Data ...
C. Bagian PenunjangDAFTAR PUSTAKALAMPIRAN (RPP, semua instrumen, contoh hasil kerja siswa dan guru, daftar hadir siswa, fo...
Judul PTKBagaimana menuliskan Judul PTK yang benar?Judul yang baik harus:1. Singkat, Jelas, & Menarik, biasanya maksimal 2...
FORMULA PENULISAN Judul          PTKa). V. Harapan + V. Tindakan + SETTING    1.Meningkatkan pemahaman siswa terhadap mate...
JUDUL      PTK/PTS/PTSWMENGANDUNG TIGA UNSUR:* WHAT – apa yang akan ditingkatkan             (dipecahkan masalahnya)* WHO ...
CONTOH PENERAPAN (1)WHAT (Apa):Meningkatkankemampuan menyusun RPPWHO (Siapa):Guru-guru di SMKN 1 DompuHOW (Bagaimana) :Mel...
CONTOH PENERAPAN (2)What :Meningkatkan Kemampuan menerapkan strategipembelajaran "think-talk- write" sebagai alternatifpem...
CONTOH PENERAPAN (3)WHAT :Meningkatkan Aktifitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah matematikaWHO      :Siswa Kelas X di SMA ...
CONTOH PENERAPAN (4)WHAT :Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Mengoperasikan Software e-Mail Mata Pelajaran KKPIWHO  ...
CONTOH PENERAPAN (5)WHAT –PENINGKATKAN KEBERANIAN BERPENDAPATWHO -SISWA KELAS X (SMA)HOW -DENGAN DISKUSI DAN SHARING      ...
BAB I . PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG MASALAH  Tujuan utama PTK adalah untuk memecahkan permasalahan    pembelajaran. Untuk...
Contoh Latar Belakang (klik)1. Refleksi Masalah      Siswa Kelas XI-C SMKN 1 Dompu merupakansalah satu Kelas XI yang nilai...
2. Faktor Penyebab     Setelah    ditelusuri, munculnyapermasalahan di atas disebabkan olehbeberapa hal, yaitu (1) aktivit...
2.Faktor Penyebab (alternatif lain)   Demikian pentingnya keterampilan berdiskusi untuk dimiliki    oleh siswa agar memil...
3. Akibat yang DitimbulkanKondisi atau model pembelajaran seperti di atasdapat mengakibatkan (1) siswa kurang kreatifkaren...
4. Bentuk Tindakan yang Diambil        Permasalahan tersebut di atas sering ditemukan dalam   pembelajaran Fisika Kelas XI...
5. Keuntungan yang Didapat      Penggunaan model pembelajaran kooperatif, salah satudiantaranya adalah teknik STAD (Studen...
B. Rumusan Masalah dan Cara           PemecahannyaRumusan MasalahBisa dalam 2 bentuk, yaitu kalimat tanya dan kalimatperny...
Cara Formulasi : Rumusan Masalah   Kalimat tanya:     a. Bagaimanakah + V. harapan + V. Tindakan + setting    Bagaimanaka...
Cara PemecahannyaCara Pemecahaan Masalah berisi:1. Langkah Tindakan yang diambil atas masalah2. Argumentasi Logis pemiliha...
Contoh Uraian Cara Pemecahannya (Klik)Pemecahan masalah pembel fisika materi fluida statik di kelas XI SMKN 1DP ditempuh m...
C. TUJUAN DAN MANFAATTUJUANTujuan diuraikan sesuai dengan rumusan masalah dan diformulasikan dengan kalimat pernyataan, ya...
Umumnya dimulai dengan kalimat :PTK ini bertujuan untuk menguji manfaat …( tulisdengan jelas nama tindakannya), gunamening...
TUJUAN PTK yang salah   Dengan menerapkan diskusi kelompok,    peneliti ingin meningkatkan prestasi siswa   Peneliti ing...
TUJUAN PTKBETUL:* Dengan menerapkan diskusi kelompok  peneliti ingin meningkatkan dan mengetahui  apakah siswa aktif dan k...
TUJUAN PTK yang             BENARIngin meningkatkan dan mengetahui hal-hal Yang ditanyakan  dalam rumusan masalahIngin men...
MANFAATPTK ini diharapkan dapat memberikan manfaat   berupa….( tuliskan manfaat bagi sisa, guru ,   sekolah ).Manfaat bagi...
   Bagi siswa   a. Meningkatnya kemampuan    berdiskusi siswa dalam Pembelajaran      fisika.   b. Dapat membangun peng...
   Bagi guru   Meningkatnya keterampilan guru    dalam memimpin diskusi sebagai    salah satu metode dalam    pembelajar...
BAB II. KERANGKA TEORI dan HIPOTESIS                    TINDAKANPada bagian ini diuraikan landasan konseptual dalam arti t...
BAB II. KERANGKA TEORI dan HIPOTESIS                   TINDAKANDiuraikan landasan konseptual dalam arti teoritik yang digu...
BAB III. METODE PENELITIANa.Setting (Subyek penelitian )b.Prosedur/siklus penelitian.  (Tiap siklus mengikuti tahapan PTK ...
A. Setting Penelitiana.Setting penelitian dan karakteristik subjek  penelitian.  Pada bagian ini disebutkan di mana peneli...
Perencanaan Tindakan yaitu persiapan yang dilakukan  sehubungan dengan PTK seperti:  penetapan tindakan, pembuatan skenar...
Pelaksanaan Tindakan berisi:menerapkan tindakan mengacu RPP (oleh siswa, guru, maupun observer) atau yaitu deskripsitindak...
Refleksi berisi uraian: , yaitu uraian   tentang prosedur analisis terhadap hasil   pemantauan dan refleksi berkenaan   de...
   Refleksi dalam PTK ini adalah upaya untuk    menganalisis, interpretasi dan penjelasan    terhadap semua informasi yan...
d. Pengumpulan data.   Pada bagian ini ditunjukan dengan jelas jenis data   dan cara pengumpulannya/instrumen yang akan   ...
Teknik Pengumpulan DataData yang dimaksud adalah data nilai hasil evaluasi  setelah kegiatan pembelajaran satu siklus  dil...
Sumber, Jenis, dan Cara Pengumpulan Data:    a. Sumber: Siswa, Guru    b. Jenis data: perencanaan, proses, dan hasil    c....
BAB III PADA LAPORAN PTK   Pada Bab III, deskripsikan setting penelitian,    keadaan siswa, waktu pelaksanaan, sasaran ya...
BAB IV HASIL DAN       PEMBAHASANA.Kondisi Subjek PenelitianB.Sajian Hasil Penelitian (sajiantiap siklus)C.Pembahasan     ...
   Dideskripsikan setting penelitian secara lengkap   kemudian uraian pelaksanaan masing-masing pertemuan di    setiap s...
BAB V   Terakhir dalam Bab V sajikan    simpulan dan hasil penelitian sesuai    dengan hasil analisis dan tujuan    penel...
1. Rujukan dari Buku : Nama pengarang. (tahun terbit). judul buku (cetak   miring). edisi buku. Kota penerbit: nama penerb...
LAMPIRAN1. SEMUA RPP YANG DILAKSANAKAN2. SEMUA INSTRUMEN YG DIGUNAKAN3. CONTOH HASIL KERJA SISWA DAN   GURU4. COPY DAFTAR ...
PROPORSI LAPORAN         PENELITIANBAB IV :   * MERUPAKAN PORSI PALING      BANYAK   * MILIK PENELITI SENDIRI   * EKSKLUSI...
PENYAKIT GURU YANG PERLU DIWASPADAI(1).KUDIS - KUrang DISiplin .(2). ASMA - ASal Mengisi Absen.(3).TBC - Tidak Bisa Comput...
   (8). DIARE    - DI kelas Anak2 diREmehin,   (9). LESU    - LEmah SUmber,   (10). RABUN - RPP n silaBUs Nihil,   (11...
Kembangkan budaya AKADEMIK dan berbagi   pendapat dalam mengimplementasikan    pengembangan profesionalitas secara        ...
Terima Kasih               97
No.        Masalah             Tindakan            Setting1.    Prestasi belajar     CTL (van Hiele),    Matematika,      ...
No.       Masalah               Tindakan        Setting6.    Kemampuan           Problem Solving & IPS Kelas kelas      Ko...
No.       Masalah             Tindakan           Setting11.   Rendahnya kebe-     Tutor teman        IPS Kelas 4 SDN      ...
Membimbing Guru Melaksanakan PTK
Membimbing Guru Melaksanakan PTK
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Membimbing Guru Melaksanakan PTK

8,039 views

Published on

Published in: Education
5 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
8,039
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4,610
Actions
Shares
0
Downloads
397
Comments
5
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • 1 [email_address]
  • 1
  • [email_address]
  • Membimbing Guru Melaksanakan PTK

    1. 1. MARI MENULIS PTK YANG PRAKTISMEWUJUDKAN TERBENTUKNYA GURU YANG PROFESIONAL
    2. 2. SEDIKIT PENGALAMAN MENULIS UNTUK BERBAGI1998 : Lomba Kreatifitas Guru Tkt Nas (piagam)1998 sd 2000: Medikom Depdiknas RI2000 : Lomba KTI IMTAQ Pembel (L , Bogor)2006 : Usul DUPAK ke IV-B,(di nilai 4) sisanya dikembalikan = (kadaluarsa +catatan untuk diperbaiki )2008 : Juara II Lomba PTK/PTS Pengawas Prs.NTB2008/skrng : Aktif KTI OL (www.ktiguru.net) P4TK (3 PTS/W + 1 , ( 3 dimuat ,Jurnal Edumat Nas ISSN ) Depdiknas RI2010 = Asisten Tim Penilai PTK KTI Online P4TK Bandung
    3. 3.  2011: Usul DUPAK ke-IV/b ,3 PTS, 1 PTK kolaborasi, 1 Jurnal NAS, 2 Artikel Koran. Hasilnya= 19 Poin P.Profesi,total = 675,100  Tgl 7-9 Nov 2011: 52 Penulis Best Practice terbaik 2011,(guru, Kasek ,Pengawas) Ke jakarta ,Mendesiminasikan Hasil (Jurnal ) Aktif menulis di : http://www.ispi.or.id/ http://www.republika.or.id http://www.psb-psma.org Fb.Suaidin Dompu = Facebook International Award Certificate 2010 ($) Blog : http:suaidinmath.wordpress.com) = Piagam Award The Seven Shadow 2012 =$ 3
    4. 4. 4
    5. 5. 5
    6. 6. KARYA TULIS ILMIAH YANG DIPUBLIKASIKAN1.Penggunaan Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write UntukMeningkatkan Efektifitas Pembelajaran Matemayika MateriPeluang Bagi Siswa Kelas X Program SKS SMA 1 Kempo2.Implementasi Pembelajaran Cooperatis Learning DalamUpaya Meningkaatkan Aktifitas dan Hasil Belajar MatematikaPada SMAN 1 Kempo (Penelitian Kolaboratif)3.Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan PemecahanMasalah Matematika Siswa Melalui Pembelajaran Think-Talk-Write dalam Kelompok Kecil Siswa kelas XI SMAN 1Manggelewa4.Peningkatan Kinerja Guru dalam Manajemen PengelolaanKelas Melalui Supervisi Klinis Di SMA Binaan KabupatenDompu 6
    7. 7. 5. Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menggunakan Model Pembelajaran CTL Melalu Pelatihan Model “Klasemen” Bagi Guru-Guru SMA Wilayah Binaan Di Kabupaten Dompu6.Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Strategi Pembealajaran “Think-Talk-Write” Sebagai Alternatif Pemecahan Masalah Matematika Pada Wilayah SMA Binaan Di Kabupaten Dompu Melalui Supervisi Kolaboratif7. Peningkatan Kemapuan Guru Dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Cooperatif Learning Melalui Supervisi Akademik Pengawas Di SMA BIinaan Kabupaten Dompu8 Peningkatan Kinerja Guru Binaan Dalam Menyusun Strategi Dan Model Pembelajaran Melalui Work Shop Pada SMAN 2 Kempo Kabupaten Dompu 7
    8. 8. PENULIS BEST PRAKTICE TERBAIK GURU,KEPSEK & PENGAW SEKOLAH AS TGL 7 sd 9 November 2011 Bogor Jawa Barat KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta 10270Telp. (021) 57974108, 57974112, Fax. (021) 57974108, 57974113 8
    9. 9. 9
    10. 10. 10
    11. 11. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu Guru/Kepala Sekolah agar:1. Mampu memahami, merancang dan menulis proposal dan Laporan PTK yang paraktis .2. Mampu melakukan tahapan PTK dari tahap planning, action, observation, sampai reflection. Salah satu bentuk keg pengembangan profesi guru banyak diminati adalah KTI hasil PTK 11
    12. 12. REFORMASI BIROKRASI1. Pemen negara Pendayaan aparatur negara dan reformasi birikrasi No.16/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya2. Peraturan bersama Mendiknas dan Kepala BKN No: 03/V/PB/2010 dan Nomor: 14 Tahun 2010 Tentang Juklak Jab Fungsional Guru dan Angka Kreditnya3. Permendiknas No.35 thn 2010 : Juknis Pelaksanaan JAFUNG Guru dan Angka Kreditnya4, Buku I, II, III, IV dan Buku V Perubahan mendasar ? : Penilaian Kinerja Guru ,sebelumnya lebih bersifat administratif menjadi lebih berorientasi praktis, kuantitatif, dan kualitatif, (guru akan lebih bersemangat untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitasnya). Guru profesional ,tidak hanya melaksanakan, tetapi harus mengembngkan profesinya (KTI dll). 125.Dampaknya: Permen 28/2010 : Rektrukmen CAKEP
    13. 13. Guru Pro fesional t tuk dapa tidak hanya Un melaksanakan, tetapi melak sanakan n harus mengembngkan endidika profesinya (KTI dll). proses p , maka di diperlukan: (0% < X ≤ 25% = 1; 25% < X ≤ 50% = 2;50% < X ≤ 75% = 3; 75% < X ≤ 100% = 4) 13
    14. 14. JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU (Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17) AKK AKPKB AKP Guru Penata Muda, IIIa 100 50 3 pd, 0 pi/ki 5Pertama Penata Muda Tingkat I, IIIb 150 50 3 pd, 4 pi/ki 5 Guru Penata, IIIc 200 100 3 pd, 6 pi/ki 10 Muda Penata Tingkat I, IIId 300 100 4 pd, 8 pi/ki 10 Pembina, IVa 400 150 4 pd,12 pi/ki 15Guru Pembina Tingkat I, IVb 550Madya 150 4 pd,12pi/ki 15 Pembina Utama Muda, IVc 700 150 5 pd,14pi/ki 15 Guru Pembina Utama Madya, IVd 850 200 5 pd,20 pi/ki 20 Utama Pembina Utama, IVe 1050 Angka Kredit Komulatif (AKK), (AKPKB), dan Angka Kredit Unsur Penunjjang (AKP)
    15. 15. Permenegpan No.16/2009 Amat 125%a 91 − 100 baik 76 − 90 100%b Baikc 61 − 75 Cukup 75%d 51 − 60 Sedang 50%e ≤50 Kurang 25% dari jumlah angka kredit yang harus dicapai setiap tahun
    16. 16. PENGEMB. KEPROFESIAN BERKELANJUTAN ( PKB )1.Melaksanakan pengembangan diri a. Mengikuti diklat fungsional b. Kegiatan kolektif guru yang meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesian guru2. Melaksanakan Publikasi Ilmiah a. Presentasi pada forum ilmiah b. Melaksanakan publikasi Ilmiah hasil penelitian atau gagasan ilmu pada bidang pendidikan formal -Membuat karya tulis berupa laporan hasil penelitian pada bidang pendidikan di sekolahnya, diseminarkan di sekolahnya, disimpan di perpustakaan. 18
    17. 17. MENGAPA HARUS PTK? Guru tidak perlu keluar kelas Guru berupaya memperbaiki mutu pembelajaran Masalahnya diangkat dari kelas yang paling merisaukan (dari guru sendiri) Guru dan siswa dapat langsung merasakan dampaknya Guru dapt diskusi sesama guru (menumbuhkan budaya akademik) 19
    18. 18. MANFAAT PTK MANFAAT PTK :1. Menghasilkan laporan-laporan PTK : bahan panduan bagi (guru) untuk meningkatkan kulitas pembelajaran.2. Selain itu hasil-hasil PTK yang dilaporkan dapat dijadikan sebagai bahan artikel ilmiah atau makalah untuk berbagai kepentingan antara lain disajikan dalam forum ilmiah dan dimuat di jurnal ilmiah.3. Menumbuhkembangkan kebiasaan, budaya, dan atau tradisi meneliti dan menulis artikel ilmiah di kalangan pendidik. Hal ini ikut mendukung professionalisme dan karir pendidik.4. Mewujudkan kerja sama, kaloborasi yang sinergi antar guru dalam satu sekolah atau beberapa sekolah untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran dan meningkatkan mutu pembelajaran.5. Memupuk dan meningkatkan keterlibatan, kegairahan, ketertarikan, kenyamanan, dan kesenangan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Di samping itu, hasil belajar siswa pun dapat meningkat.6. Mendorong proses pembelajaran yang PAIKEM,
    19. 19. KARAKTERISTIK PTK1. INOVATIF : Penemuan strategi/ metode, media, asesmen2. KOLABORATIF : antar praktisi (Dalam konteks kegiatan pengawasan sekolah, seorang pengawas sekolah dapat berperan sebagai kolaborator bagi guru dalam melaksanakan PTK).3. REFLEKTIF : Hasil refleksi pembelajaran di kelas dilakukan secara terus menerus4. SIKLUS : berulang.5. Tidak Perlu Populasi Dan Sampel6. Permasalahan Sederhana, Nyata,aktula, Jelas, & Tajam Dari Kelas Sendiri 21
    20. 20. (Suharsimi, 2002) Kolaborasi (kerjasama) antara praktisi (guru) dan peneliti (pengawas, dosen atau widyaiswara) merupakan salah satu ciri khas PTK. Melalui kolaborasi ini mereka bersama menggali dengan mengkaji permasalahan nyata yang dihadapi oleh guru dan atau siswa. Sebagai penelitian yang bersifat kolaboratif, harus secara jelas diketahui peranan dan tugas guru dengan peneliti. Dalam PTK kolaboratif: peneliti setara dengan guru, Peran kolaborasi : menentukan keberhasilan PTK terutama pada kegiatan mendiagnosis masalah, merencanakan tindakan, melaksanakan penelitian (tindakan, observasi, merekam data, evaluasi, dan refleksi), menganalisis data, menyeminarkan hasil, dan menyusun laporan hasil. Sering terjadi PTK dilaksanakan sendiri oleh guru. Guru melakukan PTK tanpa kerjasama dengan peneliti. Dalam hal ini guru berperan sebagai peneliti sekaigus sebagai praktisi pembelajaran. Guru profesional seharusnya mampu mengajar sekaligus meneliti. Dalam keadaan seperti ini, maka guru melakukan pengamatan terhadap diri sendiri ketika sedang melakukan tindakan 22
    21. 21. PRINSIP PTK1. Tidak mengganggu & menghambat kegiatan utama/kurikulum2. Tidak melanggar komitmen guru3. Metodologi yg digunakan taat azas ptk4. Metode Dari Siklus Ke Siklus Harus Sama, Namun Makin Baik/Sempurna.5. Pengumpulan data tidak menuntut waktu berlebihan6. Merupakan siklus yang berkelanjutan7. Tidak mengenal kelompok eksperimen dan kontrol. 23
    22. 22. TAHAPAN PTK 24
    23. 23. A. PRA-PELAKSANAAN1. Penetapan fokus masalah2. Identifikasi bentuk tindakan sesuai masalah yang dihadapi3. Memformulasikan masalah (Rumusan masalah)4. Memformulasikan hipotesis tindakan (Jika ada)5. Memformulasikan kegiatan 1 – 4 ke dalam bentuk rencana penelitian yang disebut Proposal PTK. 25
    24. 24. 1. MENETAPKAN FOKUS MASALAHSikap dan keberanian untuk mempertanyakan,tentang kualitas proses dan hasil pembelajaran yangdicapai selama ini (tahapan merasakan adanyamasalah).a. identifikasi dan analisis masalah Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri: “Apa yg memprihatinkan Saudara dalam melaksanakan pembelajaran (proses, sarana, atau hasil )”? Lalu jawablah. 26
    25. 25. 1.Apakah kompetensi awal siswa yang mengikuti pelajaran cukup memadai?2.Apakah proses pembelajaran yang dilakukan cukup efektif?3.Apakah sarana pembelajaran cukup memadai?4.Apakah hasil pembelajaran cukup berkualitas?5.Bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan strategi inovatif tertentu? dsb Guru, obyektif , mengungkap kelemahan yang terjadi tdkDitutupi. 27
    26. 26. CARA MELAKUKAN IDENTIFIKASI MASALAH Menuliskan semua permasalahan pembelajaran. Memilah permasalahan menurut jenis/ bidangnya, jumlah siswa yang mengalaminya, serta tingkat frekuensi timbulnya masalah tersebut. Mengurutkan dari yang ringan, jarang terjadi, banyaknya siswa yang mengalami untuk setiap permasalahan yang teridentifikasi. Diambil masalah yang dianggap paling penting untuk dipecahkan sehingga layak diangkat menjadi masalah PTK. Pada tahap selanjutnya, masalah-masalah yang telah diidentifikasi dan ditetapkan dirumuskan secara jelas, spesifik, dan operasional 28
    27. 27. b.Menetapkan masalah1.Aktifitas dan hasil belajar fisika siswa rendah2.Rendahnya kemampuan siswa dalam menulis3.Rendah Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran3.Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran IPS? (V.Harapan) 29
    28. 28. 2. IDEMTIFKASI BENTUK TINDAKAN1.Identifikasi kemungkinan bentuk tindakan sesuai masalah yang dihadapi (poin c), Caranya : ajukan pertanyaan pada diri sendiri: “Tindakan apakah yang dilakukan untuk memecahkan keprihatinan tentang pembelajaran yang bapak/ibu lakukan?” Sebelum menjawabnya identifikasilah faktor penyebab munculnya masalah: “saya mengajar banyak ceramah, aktivitas siswa rendah, pemanfaatan media pembel, LKS, tidak dilakukan”2.Mendiskusikan dengan teman sejawat,Ahlinya4.Buku ilmiah/referensi 30
    29. 29. Pilihlah tindakan yang sesuai berdasarkan 4 pertimbangan di atas, misalnya: MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STAD Strategi pembel menulis yang berorientasi pada proses pembelajaran berorientasi proses penyampaian materi dengan menggunakan LKS penggunaan strategi pembelajaran inkuiri, Jigsaw, TTW, CTL dll) Dan seterusnya (pilih model pembelajaran inovatis) (variabel tindakan) 31
    30. 30. BENTUK TINDAKAN Apakah penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD dapat meningkatkan Aktifitas dan hasil belajar Apakah strategi pembelajaran menulis yang berorientasi pada proses dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis? Apakah pembelajaran berorientasi proses dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran? Apakah penyampaian materi dengan menggunakan LKS dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran? Apakah penggunaan strategi pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap 32 materi pelajaran IPS? , dll
    31. 31. Misal Pilih:Masalah : rendahnya aktifitas dan hasil belajar Fisika Materi… (KD yang dirasakan masalah ) (variabel harapan/masalah)Tindakan : Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD (variabel tindakan)Misal settingnya : Siswa Kelas XI SMK 1 Dompu
    32. 32. 3. MEMFORMULASIKAN MASALAHKalimat tanya.Rumusan harus bersifat:a. jelas, tidak ambigub. dituangkan dlm bentuk kalimat tanya (Bagaimanakah atau apakah )c. menunjukkan secara jelas setting penelitian.d. Urutannya penyajiannya dapat: (1). Kata tanya > Variabel Tindakan > Variabel Harapan > Setting Penelitian; (2). Kata tanya > Variabel Tindakan > Setting Penelitian > Variabel Harapan (3). Kata tanya > Variabel Harapan > Variabel Tindakan > Setting Penelitian; dan (4). Kata Tanya > Variabel Harapan > Setting Penelitian > Variabel Tindakan 34
    33. 33. Contoh Rumusan Masalah :1. Bagaimanakah penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD untuk meningkatkan Aktifitas dan hasil belajar pada mata pel Fisika materi fluida Statik siswa kelas XI SMK 1 Dp?2. Bagaimanakah penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD pada mata pelajaran Fisika materi fluida Statik kelas XI SMA X Dompu untuk meningkatkan hasil belajar siswa?3. Bagaimanakah meningkatkan Aktifitas dan hasil belajar melalui penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD pada mata pelajaran Fisika materi fluida Statik siswa Kelas kelas XI SMK 1 Dp?4. Bagaimanakah meningkatkan aktifitas dan hasil belajar pada mata pelajaran Fisika materi fluida Statik melalui penggunaan Model Pembelajaran 35 Kooperatif Teknik STAD ?
    34. 34. b. Kalimat PernyataanMasalah yang ingin dipecahkan dalamPTK ini adalah rendahnya aktifitas danhasil belajar siswa pada mata ........... .Rendahnya hasil belajar siswa tersebutakan diatasi melalui penggunaan ModelPembelajaran Kooperatif Teknik STAD 36
    35. 35. 4. MEMFORMULAIKAN HIPOTESIS TINDAKANHipotesis tindakan sesuai dengan permasalahan yang akanDipecahkan seperti contoh berikut:Diformulasikan dengan 2 cara:a. variabel tindakan + akan meningkatkan + variabel harapan + (Setting boleh ya/tdk),misalnya: Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD akan meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa Kelas XI SMKN 1 Dompu Strategi pembelajaran menulis yang berorientasi pada proses dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis. Pembelajaran berorientasi proses dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penyampaian materi dengan menggunakan LKS dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan 37 pembelajaran.
    36. 36. b. Jika + variabel tindakan + maka + variabel harapan + setting penelitian,misalnya: 1.Jika Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD digunakan maka akan meningkatkan aktiftas dan hasil belajar siswa (pada mata pelajaran ……………….. 2. dsrunsnya……………………………………………………. 38
    37. 37. PROPOSAL PTKMemformulasikan kegiatan 1 – 4 ke dalam bentukrencana penelitian yang disebut Proposal PTK.Tahap 5 biasa disebut Tahap Penyusunan proposalPTK.Proposal PTK disusun berdasarkan format proposalPTK yang ada. ( Disarankan Produk Depdiknas).atau Buku 1,2,3,4,5 Juknis ! 39
    38. 38. BEDA SAPIGILA & SAPINORMAL.ppsGERAKBADAN 40
    39. 39. TIGA KEG UTAMA PTK1. MEYUSUN USULAN /PROPOSAL2. MELAKSANAKAN PTK3. MENULIS LAPORAN HASIL PTK sebagai KTI 41
    40. 40. FORMAT PROPOSAL PTKFormat Proposal PTKA. JudulB. Latar Belakang MasalahC. Rumusan Masalah dan Cara PemecahannnyaD. Tujuan PenelitianE. Manfaat PenelitianF. Tinjauan Pustaka dan Kerangka TeoriG. Hipotesis TindakanH. Metode/Perencanaan PenelitianI. Jadwal PenelitianJ. Personalia PenelitianK. Rencana Anggaran PenelitianL. Daftar Pustaka 42
    41. 41. Sistimatika Proposal penelitianBAB I PENDAHULUAN a.Latar Belakang Masalah b.Perumusan Masalah c.Tujuan Penelitian d. Manfaat PenelitianBAB II KAJIAN TEORIBAB III METODE PENELITIAN a.Setting b.Prosedur/siklus penelitian. c.Pengumpulan data. d.Indikator kinerja, 43 Jadwal kegiatan penelitian
    42. 42. FORMAT PROPOSAL PTKFormat Proposal PTKJudulBAB I.PENDAHULUAN A.Latar Belakang Masalah B.Rumusan Masalah dan Cara Pemecahannnya C.Tujuan dan Manfaat PenelitianBAB II.KERANGKA TEORI DAN HIPOTESIS TINTAKANBAB III.METODOLOGI PENELITIAN/Prosedur PenelitianJadwal PenelitianPersonalia PenelitianRencana Anggaran PenelitianDaftar Pustaka 44
    43. 43. FORMAT LAPORAN PTKBagian AwalBagian awal terdiri dari:1. Halaman Judul2. Halaman Pengesahan disertai tanggal pengesahan3. Abstrak4. Kata Pengantar disertai tanggal penyusunan5. Daftar Isi6. Daftar tabel/ lampiran 45
    44. 44. Bagian Isi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Rumusan masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian BAB II KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA Kajian Teori tentang Variabel Masalah Kajian teori variable Tindakan, serta Hasil Penelitian yang Relevan Kerangka Berfikir 46
    45. 45. BAB III METODE PENELITIAN A.Subjek Penelitian B.Prosedur/Siklus Penelitian C.Teknik Pengumpulan Data D.Teknik Analisis DataBAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.Diskripsi Subjek penelitian B.Sajian Hasil Penelitian C.PembahasanBAB V SIMPULAN DAN SARAN A.Simpulan B.Saran C. Bagian Penunjang 47
    46. 46. C. Bagian PenunjangDAFTAR PUSTAKALAMPIRAN (RPP, semua instrumen, contoh hasil kerja siswa dan guru, daftar hadir siswa, foto kegiatan beserta penjelasannya) 48
    47. 47. Judul PTKBagaimana menuliskan Judul PTK yang benar?Judul yang baik harus:1. Singkat, Jelas, & Menarik, biasanya maksimal 20 kata2. Unsur-Unsurnya terdiri dari: a. variabel harapan b. variabel tindakan c. setting penelitian4. Contohnya: 49
    48. 48. FORMULA PENULISAN Judul PTKa). V. Harapan + V. Tindakan + SETTING 1.Meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran IPS melalui Penggunaan strategi pembelajaran inkuiri Siswa Kelas X SMKN 1 Dompu 2. Peningkatan Aktifitas dan Hasil Belajar melalui melalui penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD pada mata pelajaran Fisika materi fluida Statik siswa kelas XI SMK 1 Dompub). V. Harapan + setting + V. Tindakanc). V. Tindakan + V. Harapan + settingd). V. Tindakan + setting + V. Harapan 50
    49. 49. JUDUL PTK/PTS/PTSWMENGANDUNG TIGA UNSUR:* WHAT – apa yang akan ditingkatkan (dipecahkan masalahnya)* WHO - siapa yang akan ditingkatkan* HOW - bagaimana cara untuk meningkatkannya 51
    50. 50. CONTOH PENERAPAN (1)WHAT (Apa):Meningkatkankemampuan menyusun RPPWHO (Siapa):Guru-guru di SMKN 1 DompuHOW (Bagaimana) :Melalui penugasan dan saling mengoreksi 52
    51. 51. CONTOH PENERAPAN (2)What :Meningkatkan Kemampuan menerapkan strategipembelajaran "think-talk- write" sebagai alternatifpemecahan masalah matematikaWHO :Guru Pada Wilayah SMA/SMK Binaan Di Kabupaten DompuHOW :Melalui Supervisi Kolaboratif 53
    52. 52. CONTOH PENERAPAN (3)WHAT :Meningkatkan Aktifitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah matematikaWHO :Siswa Kelas X di SMA 1 KEMPOHOW :Melalui Strategi Pembelajaran Thing-Talk-Write 54
    53. 53. CONTOH PENERAPAN (4)WHAT :Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Mengoperasikan Software e-Mail Mata Pelajaran KKPIWHO :Siswa Kelas XI … SMK N 1 DompuHOW :Menggunakan Metode Think-Pair-Share 55
    54. 54. CONTOH PENERAPAN (5)WHAT –PENINGKATKAN KEBERANIAN BERPENDAPATWHO -SISWA KELAS X (SMA)HOW -DENGAN DISKUSI DAN SHARING 56
    55. 55. BAB I . PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG MASALAH Tujuan utama PTK adalah untuk memecahkan permasalahan pembelajaran. Untuk itu, dalam uraian latar belakang masalah yang harus dipaparkan hal-Hal sbb:1.Mengapa masalah yang ingin dipecahkan melalui variabel yang dipilih penting untuk dipecahkan?”2. Latar Belakang yang baik memuat: a. Refleksikan tentang masalah pembelajaran di kelas dan diperkuat dengan data. b. Uraikan faktor penyebab munculnya masalah c. Uraikan/kemukakan pengaruh terhadap kelas, apa yang terjadi dan apabila hal itu dibiarkan d. Uraikan/kemukakan alternatif tindakan yang akan diambil e. Uraikan keuntungan yang didapat apabila masalah terpecahkan3. Kelima komponen no. 2 di atas disusun saling terkait dalam bentuk alinea, umum-khusus 57
    56. 56. Contoh Latar Belakang (klik)1. Refleksi Masalah Siswa Kelas XI-C SMKN 1 Dompu merupakansalah satu Kelas XI yang nilai rata-rata palingrendah dibandingkan dengan 3 rombellaainya.Hasil pengamatan, pada tahun pelajaranyang lalu nilai rata-rata KKM diperoleh siswa 61,5padahal KKM yang ditentukan untuk matapelajaran Fisika materi Fuluda 70. Sedangkan nilaiketuntasan belajar secara klasikal baru mencapai59. Walaupun nilai rata-rata tersebut berada diatas KKM, akan tetapi masih jauh berada di bawahstandar ideal KKM, yaitu 75 ke atas. Adapun nilaiSKB klasikal berada di bawah 85%. Hal inimerupakan salah satu masalah yang dihadapidalam pembelajaran Fisika mata pelajaran……. 58
    57. 57. 2. Faktor Penyebab Setelah ditelusuri, munculnyapermasalahan di atas disebabkan olehbeberapa hal, yaitu (1) aktivitaspembelajaran masih didominasi guru,siswa banyak mencatat; (2) metodepembelajaran yang digunakan gurutidak variatif, cenderung ceramah(ekspositori); (3) penggunaan mediapembelajaran kurang optimal; (4) hasilbelajar siswa kurang mengembirakan. 59
    58. 58. 2.Faktor Penyebab (alternatif lain) Demikian pentingnya keterampilan berdiskusi untuk dimiliki oleh siswa agar memiliki kemampuan berkomunikasi dan berjiwa demokratis namun setelah ditelusuri munculnya permasalahan disebabkan karena sering kegiatan diskusi dalam pembelajaran tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan, bahkan sering guru menghindari kegiatan diskusi dalam pembelajaran karena ragu dan khawatir. Guru ragu atas kemampuan dan kesiapan siswa juga khawatir akan terjadi kekacauan dikelas sehingga siswa tidak belajar sebagaimana yang diharapkan. Kenyataan dalam proses pembelajaran fisika dengan menggunakan metode diskusi siswa terlihat kurang aktif. Hal ini terjadi karena kurang baiknya rancangan diskusi yang dilakukan atau karena model diskusi yang dirancang belum memenuhi kaidah-kaidah diskusi yang seharusnya dilakukan. Hal ini merupakan salah satu masalah yang dihadapi dalam pembelajaran Fisika mata pelajaran…… 60
    59. 59. 3. Akibat yang DitimbulkanKondisi atau model pembelajaran seperti di atasdapat mengakibatkan (1) siswa kurang kreatifkarena guru terlalu dominan; (2) semangat belajarsiswa rendah karena pembelajaran monotonsehingga aktivitas belajar siswa menurun.Menurunnya akitivitas siswa dapat berdampakterhadap rendahnya pemahaman siswa terhadapmateri pembelajaran yang diberikan guru; (3) siswajenuh dan bosan dengan serta pada akhirnya tidakmenyukai mata pelajaran fisika ; dan (3) anak-anakmenjadi rentan tidak lulus mata pelajaran Fisikamateri…. 61
    60. 60. 4. Bentuk Tindakan yang Diambil Permasalahan tersebut di atas sering ditemukan dalam pembelajaran Fisika Kelas XI SMK 1 Dp. Sehingga diperlukan suatu tindakan atau upaya sehingga hasil belajar siswa meningkat. Berdasarkan analisis terhadap faktor penyebab di atas dan situasi siswa perlu penerapan metode atau media pembelajaran yang inovatif. Berkaitan dengan hal tersebut bentuk tindakan yang diambil Untuk meningkatkan aktifitas berdiskusi dalam proses dan hasil pembelajaran mungkin dapat dilakukan dengan meningkatkan frekuensi atau dengan mencobakan teknik-teknik pembelajaran dalam model pembelajaran kooperatif, salah satu diantaranya adalah teknik STAD (Student Teams Achievement Division) atau tim siswa kelompok prestasi. STAD merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam pembelajaran kooperatif yang sederhana. Kooperatif teknik STAD terdiri dari 5 komponen utama yakni : Penyajian kelas, belajar kelompok, kuis, skor pengembangan dan penghargaan kelompok. 62
    61. 61. 5. Keuntungan yang Didapat Penggunaan model pembelajaran kooperatif, salah satudiantaranya adalah teknik STAD (Student Teams AchievementDivision) atau tim siswa kelompok prestasi untuk meningkatkanhasil belajar siswa terutama untuk mengurangi dominasiguru dalam pembelajaran, meningkatkan partisipasi siswa,dan pembelajaran berlangsung lebih menyenang. Dengandemikian, penguasaan siswa terhadap kompetensi dasaryang ingin di capai lebih baik sehingga pada gilirannyahasil belajar siswa meningkat. Oleh karena itu, penelitiantentang penggunaan Model Pembelajaran KooperatifTeknik STAD Untuk meningkatkan aktifitas dan hasilbelajar pada mata pelajaran Fisika materi fluida Statiksiswa kelas XI SMK 1 Dompu perlu dilakukan. 63
    62. 62. B. Rumusan Masalah dan Cara PemecahannyaRumusan MasalahBisa dalam 2 bentuk, yaitu kalimat tanya dan kalimatpernyataana. Kalimat pertanya, terdiri dari: 1. kata tanya: bagaimanakah atau apakah 2. variabel harapan 3. variabel tindakan 4. setting penelitianb. kalimat pernyataan: (1) ada alternatif tindakan yang akan diambil; (2) ada hal positif yang tercapai 64
    63. 63. Cara Formulasi : Rumusan Masalah Kalimat tanya: a. Bagaimanakah + V. harapan + V. Tindakan + setting Bagaimanakah meningkatkan aktifitas dan hasil belajar fisika materi ……..melalui penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD siswa kelas XI-a SMA 1 Kempo?. b. Bagaimanakah + V. Harapan + setting + V. Tindakan c. Bagaimanakah + V. Tindakan + V. Harapan + setting d. Bagaimanakah + V. Tindakan + setting + V. HarapanKalimat Pernyataan Masalah yang ingin dipecahkan dalam PTK ini adalah rendahnya aktifitas dan hasil belajar fisika materi fulida statik kelas XI-a SMA X Dompu akan diatasi melalui penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD 65
    64. 64. Cara PemecahannyaCara Pemecahaan Masalah berisi:1. Langkah Tindakan yang diambil atas masalah2. Argumentasi Logis pemilihan tindakan,mencakup : Kesesuaian dengan masalah, Kemutakhiran, keberhasilan dalam penelitian sejenis, dan keselarasan dengan teori atau pendapat ahli. Pemecahan Masalah; merupakan uraian altematif tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah. Pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti disesuaikan dengan kaidah PTK. Cara pemecahan masalah ditentukan atas dasar akar penyebab permasalahan dalam bentuk tindakan yang jelas dan terarah. 66
    65. 65. Contoh Uraian Cara Pemecahannya (Klik)Pemecahan masalah pembel fisika materi fluida statik di kelas XI SMKN 1DP ditempuh melalui beberapa tahapan kegiatan, dengan kegiatan pokok sebagai berikut.1. Mengidentifikasi kembali sumber-sumber masalah yang dihadapi dalam pembelajaran fisika2. Menyusun skenario pembelajaran yang berorientasi pada CTL dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik STAD3. Menyusun lembar observasi aktivitas belajar siswa dan guru serta lembar penilaian hasil belajar.4. Melaksanakan tahap-tahap pembelajaran sesuai RPP yang disusun butir 25. Mendiskusikan hasil evaluasi kegiatan pembelajaran dan memberikan refleksi terhadap semua kegiatan yang sudah dilakukan6. Merevisi perencanaan siklus berikutnya berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus sebelumnya. 67
    66. 66. C. TUJUAN DAN MANFAATTUJUANTujuan diuraikan sesuai dengan rumusan masalah dan diformulasikan dengan kalimat pernyataan, yaitu menggunakan kata: untuk mengetahui/mendeskripsikan,contoh1.untuk mengetahui peningkatan aktifitas dan hasil belajar fisikamateri fluida statik melalui penggunaan Model PembelajaranKooperatif Teknik STAD siswa kelas XI SMK 1 Dompu2. Untuk Mengetahui penggunaan Model Pembelajaran KooperatifTeknik STAD dalam meningkatkan aktifitas dan hasil belajar fisika materifluida Statik pada siswa kelas XI-a SMA 1 Kempo RUMUS : Untuk mengetahui + V. Harapan + V. Tindakan + setting 68 Atau ( untuk mengetahui + rumusan masalah)
    67. 67. Umumnya dimulai dengan kalimat :PTK ini bertujuan untuk menguji manfaat …( tulisdengan jelas nama tindakannya), gunameningkatkan ( tulis dengan rinci apa yang akan di tingkatkan), bagi siswa ( tulis subyek PTK-nya) 69
    68. 68. TUJUAN PTK yang salah Dengan menerapkan diskusi kelompok, peneliti ingin meningkatkan prestasi siswa Peneliti ingin meningkatkan prestasi belajar siswa melalui media pembelajaran individual 70
    69. 69. TUJUAN PTKBETUL:* Dengan menerapkan diskusi kelompok peneliti ingin meningkatkan dan mengetahui apakah siswa aktif dan kreatif Melalui pembelajaran dengan media individual peneliti ingin meningkatkan dan mengetahui tingginya minat belajar siswa 71
    70. 70. TUJUAN PTK yang BENARIngin meningkatkan dan mengetahui hal-hal Yang ditanyakan dalam rumusan masalahIngin meningkatkan dan mengetahui dampak Tindakan dalam pembelajaran,misalnya: * Bagaimana siswanya? * Bagaimana suasana pembelajaran? * Bagaimana kelancarannya * Bagaimana peningkatan hasilnya 72
    71. 71. MANFAATPTK ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa….( tuliskan manfaat bagi sisa, guru , sekolah ).Manfaat bagi:1. Siswa:2. Guru; dan3. Sekolah. 73
    72. 72.  Bagi siswa a. Meningkatnya kemampuan berdiskusi siswa dalam Pembelajaran fisika. b. Dapat membangun pengetahuan siswa tentang konsep-konsep fisika melalui diskusi dengan sesama teman c. Meningkatnya kemampuan bekerja sama secara demokratis dalam diri siswa 74
    73. 73.  Bagi guru Meningkatnya keterampilan guru dalam memimpin diskusi sebagai salah satu metode dalam pembelajaran. Memberikan alternatif dalam pengelolaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif Teknik STAD untuk mengembangkan keterampilan berdiskusi siswa 75
    74. 74. BAB II. KERANGKA TEORI dan HIPOTESIS TINDAKANPada bagian ini diuraikan landasan konseptual dalam arti teoritik yang digunakan peneliti dalam menentukanalternatif pemecahan masalahBerisi tentang: (Apa, mengapa, bagimana)? Bagaimana teori Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD , siapa saja tokoh-tokoh dibelakangnya, bagaimana sejarahnya, apa yang spesifik dari teori tersebut, persyaratannya, dll.2. Bagaimana bentuk tindakan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik STAD yang dilakukan dalam penerapan teori tersebut pada pembelajaran, strategi pembel, skenario pelak Pembel, dll.3. Bagaimana keterkaitan atau pengaruh penerapan model tersebut dengan perubahan yang diharapkan, atau terhadap masalah yang akan dipecahkan, hal ini hendaknya dapat dijabarkan dari berbagai hasil penelitian yang sesuai4, Bagaimana perkiraan hasil (hipotesis tindakan) dengan dilakukannya penerapan model di atas pada pembelajaran 76 terhadap hal yang akan dipecahkan.
    75. 75. BAB II. KERANGKA TEORI dan HIPOTESIS TINDAKANDiuraikan landasan konseptual dalam arti teoritik yang digunakan peneliti dalam menentukan alternatif pemecahan masalah.Contoh, akan dilakukan PTK yang menerapkan model pembel kooperatif Teknik STAD sebagai jenis tindakannya.Pada kajian pustaka harus jelas dapat dikemukakan: Kemukakan secara lengkap berdasarkan teori dan temuan yang berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan. Bagaimana teori pembel Cooperatif STAD, apa yang spesifik dari teori tersebut, persyaratannya. Bagaimana langkah-langkah tindakan yang dilakukan pada pembelajaran, strategi pembelajarannya. Bagaimana peningkatan mutu proses pembelajaran dengan penerapan model tersebut dengan perubahan yang diharapkan, atau terhadap masalah yang akan dipecahkan, sehingga dapat memunculkan hipotesis tindakan. SUMBER KERANGKA TEORI: KARYA ILMIAH, JURNAL, BUKU TEKS, TEORI-TEORI, DAN PENGALAMAN PRAKTIS 77
    76. 76. BAB III. METODE PENELITIANa.Setting (Subyek penelitian )b.Prosedur/siklus penelitian. (Tiap siklus mengikuti tahapan PTK (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi)c.Pengumpulan data.d. Indikator kinerja,d. Jadwal kegiatan penelitian 78
    77. 77. A. Setting Penelitiana.Setting penelitian dan karakteristik subjek penelitian. Pada bagian ini disebutkan di mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari kelas subyek penelitian.b. Prosedur/siklus penelitian. Pada bagian ini dijelaskan jumlah siklus yang akan dilakukan dan berapa pertemuan tiap siklus. Diusahakan minimal dua siklus dan tiap siklus minimal 3 pertemuan. Tiap siklus mengikuti tahapan PTK (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi) Berisi: langkah/desain tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah, terdiri 79 dari empat langkah di atas .
    78. 78. Perencanaan Tindakan yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK seperti: penetapan tindakan, pembuatan skenario pembelajaran, pengadaan alat-alat dalam rangka implementasi PTK, dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang ditetapkan.Perencanaan Tindakan1.Menyusun skenario pembelajaran, RPP,2.Mempersiapkan media dan atau sumber belajar3.Mengembangkan format evaluasi)4.Menyusun lembar observasi pembelajaran 80
    79. 79. Pelaksanaan Tindakan berisi:menerapkan tindakan mengacu RPP (oleh siswa, guru, maupun observer) atau yaitu deskripsitindakan yang akan dilakukan. Skenario kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan.Observasi/pengamatan berisi:Menerapkan observasi dengan dengan lembarobservasi ,kapan, siapa, apa, dan bagaimana hasilyang diobservasi 81
    80. 80. Refleksi berisi uraian: , yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi tindakan berikutnya. bandingan antara hasil dengan indikator 82
    81. 81.  Refleksi dalam PTK ini adalah upaya untuk menganalisis, interpretasi dan penjelasan terhadap semua informasi yang diperoleh dari pelaksanaan tindakan. Hasil refleksi ini digunakan untuk menetapkan langkah lebih lanjut dalam upaya mencapai tujuan PTK. Dengan kata lain, refleksi merupakan pengkajian terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam menentukan tindak lanjut dalam rangka pencapaian tujuan yang diharapakan 83
    82. 82. d. Pengumpulan data. Pada bagian ini ditunjukan dengan jelas jenis data dan cara pengumpulannya/instrumen yang akan digunakan.e. Indikator kinerja, pada bagian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit.f. Jadwal kegiatan penelitian disusun dalam matriks yang menggambarkan urutan kegiatan dari awal sampai akhir. 84
    83. 83. Teknik Pengumpulan DataData yang dimaksud adalah data nilai hasil evaluasi setelah kegiatan pembelajaran satu siklus dilaksanakan. Data nilai ini diperoleh melalui tes. Disamping itu diperoleh data keterampilan sosial . Data ini diperoleh selama poses pembelajaran berlangsung dan ada format khusus untuk itu.yakni lembar observasi penilaian keterampilan berdiskusi.Alat dan teknik pemantauana.Instrumen pengamatan keterampilan diskusi siswab.Instrument pengamatan keterampilan kegiatan guruc.Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) 85
    84. 84. Sumber, Jenis, dan Cara Pengumpulan Data: a. Sumber: Siswa, Guru b. Jenis data: perencanaan, proses, dan hasil c. Cara pengumpulan: observasi dan dokumentasiAnalisis Data: a. Reduksi data b. Pemaparan hasil reduksi c. PenyimpulanIndikator Keberhasilan: T olok ukur keberhasilan siswa baik secara individual maupun secara klasikal Yang menjadi kriteria keberhasilan penelitian tindakan kelas ini yaitu apabila jumlah yang siswa menunjukkan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 85 % dengan memperoleh nilai sesuai kriteria ketuntasan Minimal (KKM ) untuk mata pelajaran Fisika kelas XI SMK Negeri 1 Manado semester ganjil yaitu 65 Nilai perolehan = skor perolehan/skor idel x 100 86
    85. 85. BAB III PADA LAPORAN PTK Pada Bab III, deskripsikan setting penelitian, keadaan siswa, waktu pelaksanaan, sasaran yang dicapai. Tahapan di setiap siklus yang memuat: rencana, pelaksanaan/ tindakan, pemantuan dan evaluasi beserta jenis instrumen yang digunakan, refleksi (perlu dibedakan antara metode penelitian pada usulan penelitian dengan metode yang ada pada laporan penelitian). Tindakan yang dilakukan berisfat rational, feasible, collaborative. Kemukakan indikator keberhasilan atas dasar tindakan yang diberikan. 87
    86. 86. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANA.Kondisi Subjek PenelitianB.Sajian Hasil Penelitian (sajiantiap siklus)C.Pembahasan 88
    87. 87.  Dideskripsikan setting penelitian secara lengkap kemudian uraian pelaksanaan masing-masing pertemuan di setiap siklus dengan disertai data lengkap berserta aspek- aspek yang direkam/diamati. Rekaman itu menunjukkan adanya perubahan akibat tindakan yang diberikan. Ditunjukkan adanya perbedaan dengan pelajaran yang biasa dilakukan. Pada refleksi diakhir setiap siklus berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan dan kelemahan yang tenjadi dalam bentuk grafik. Kemukakan adanya perubahan/kemajuan/ perbaikan yang terjadi pada diri siswa, lingkungan kelas, guru sendiri, minat, motivasi belajar, dan hasil belajar. Untuk bahan dasar analisis dan pembahasan kemukakan hasil keseluruhan siklus ke dalam suatu ringkasan tabel/ grafik. Dan tabel/grafik rangkuman itu akan dapat memperjelas perubahan yang terjadi disertai pembahasan secara rinci dan jelas. 89
    88. 88. BAB V Terakhir dalam Bab V sajikan simpulan dan hasil penelitian sesuai dengan hasil analisis dan tujuan penelitian yang telah disampaikan sebelumnya. Berikan saran sebagai tindak lanjut berdasarkan simpulan yang diperoleh baik yang menyangkut segi positif maupun negatifnya. 90
    89. 89. 1. Rujukan dari Buku : Nama pengarang. (tahun terbit). judul buku (cetak miring). edisi buku. Kota penerbit: nama penerbit. (model American Psychology Association – APA edisi kelima). Contoh: Wiersma, W. (1995). Research Methods in Education: An Introduction Boston: Allyn and Bacon.2. Rujukan dari Artikel/Bab dalam suatu Buku : Nama pengarang. (tahun terbit). judul artikel. In/dalam nama editor (Ed.). Judul buku (cetak miring). Edisi. nama penerbit, kota penerbit, halaman. Contoh: Schoenfeld, A.H., (1993). On Mathematics as Sense Making: An Informal Attack on the Unfortunate Divorce of Formal and Informal Mathematics, dalam J.F. Voss., D.N. Perkins & J.W. Segal (Eds.). Informal Reasoning and Education. Hillsdale. NJ: Erlbaum, Hal.311-344.3. Rujukan Artikel dari Jurnal ; Nama pengarang, tahun, judul artikel, nama jurnal (cetak miring), volume jurnal, halaman. Contoh: Mikusa, M.G. & Lewellen, H., (1999). Now Here is That, Authority on Mathematics 91 Reforms, The Mathematics Teacher, 92: 158-163.
    90. 90. LAMPIRAN1. SEMUA RPP YANG DILAKSANAKAN2. SEMUA INSTRUMEN YG DIGUNAKAN3. CONTOH HASIL KERJA SISWA DAN GURU4. COPY DAFTAR HADIR SISWA SELAMA PELAKSANAAN TINDAKAN5. FOTO KEGIATAN PENJELASANNYA.6. *) SURAT PERNYATAAN DARI KEPALA SEKOLAH BAHWA LAPORAN PENELITIAN TELAH DISEMINARKAN. *)SEMINAR DISEKOLAHNYA DGN MENGUNDANG MINIMAL DUA SEKOLAH DISEKITARNYA.*) TMT Tahun. 2013 92
    91. 91. PROPORSI LAPORAN PENELITIANBAB IV : * MERUPAKAN PORSI PALING BANYAK * MILIK PENELITI SENDIRI * EKSKLUSIF * YANG DIBANGGAKAN PENELITI 93
    92. 92. PENYAKIT GURU YANG PERLU DIWASPADAI(1).KUDIS - KUrang DISiplin .(2). ASMA - ASal Mengisi Absen.(3).TBC - Tidak Bisa Computer.(4).KRAM - Kurang terampil.(5).ASAM URAT - Asal Sampai sekolh terus Tidur.(6). GINJAL - Gaji Ingin Naik tapi kerJAnya Lamban.(7).PUCAT - PUlang CepAT. 94
    93. 93.  (8). DIARE - DI kelas Anak2 diREmehin, (9). LESU - LEmah SUmber, (10). RABUN - RPP n silaBUs Nihil, (11). KURAP - KUrang RApi, (12). BULAK - Bicara sih Unggul tp PeLAksanaan Kosong Penyakit yang justru akan semakin merusak dan membahayakan pendidikan. Semoga saya dan Anda sekalian tidak termasuk kategori yang satu ini dan mari belajar !
    94. 94. Kembangkan budaya AKADEMIK dan berbagi pendapat dalam mengimplementasikan pengembangan profesionalitas secara berkelanjutan (PKB). TERIMA KASIH WASSALAMUALAIKUM W.W 96
    95. 95. Terima Kasih 97
    96. 96. No. Masalah Tindakan Setting1. Prestasi belajar CTL (van Hiele), Matematika, rendah bertanya kelas 5 SDN 1 Bima2. Kemampuan Strategi induktif Bahasa apresiasi siswa model taba Indonesia, kelas rendah 5 SDN 1 Dompo3. Aktivitas/ parti- Media puzzle, IPS Kelas 4 SDN sipasi siswa tutor teman 1 Sumbawa rendah sebaya4. Kemampuan Stategi Pemetaan Bahasa Menulis Deskriptif Pikiran, strategi Indonesia Kelas Siswa rendah simulasi rekam 4 SDN 1 alam, strategi Taliwang pengamatan lingkungan5. Motivasi Belajar CTL, Permainan Matematika Siswa Rendah Ular Tangga Kelas 4 SDN 1 Selong 98
    97. 97. No. Masalah Tindakan Setting6. Kemampuan Problem Solving & IPS Kelas kelas Komunikasi Sosial CTL 5 SDN 1 Praya Siswa Rendah7. Kemampuan Strategi Discovery IPA Kelas 4 SDN Berpikir Analisis 1 Gerung Siswa rendah8. Daya serap Siswa CTL Matematika rendah Kelas 1 SMPN 1 Mataram9. Penguasaan Peta konsep Biologi, Kelas 2 konsep siswa SMPN 1 Tanjung rendah10. Pemahaman siswa Metode Tugas kelas 2 SMK terhadap opera- (Task Based) rendah VS sional prosedur metode Tugas dan proses (Task Based) permesinan rendah 99
    98. 98. No. Masalah Tindakan Setting11. Rendahnya kebe- Tutor teman IPS Kelas 4 SDN ranian bertanya sebaya 1 Mataram dan mengemu- kakan pendapat12. Penguasaan konsep Model Pembelajaran Matematika siswa teorema pytagoras Quantum Teaching kelas 2 SMP 1 siswa rendah Kota Bima13. Kemampuan Permainan Tebak- Bahasa Inggris speaking siswa Tebakan (guessing kelas 3 SMPN 1 rendah games) Taliwang14. Minat belajar Model pembelajaran Matematika kelas matematika rendah Estafet 3 IPA SMA 1 Praya 100

    ×