Notulensi proses.                                 Kursus Knowledge Manajemen                            Selasa dan rabu ta...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                              Kursus Knowledge Manajemen                         Selasa dan rabu tanggal ...
Notulensi proses.                            Kursus Knowledge Manajemen                       Selasa dan rabu tanggal 5-6 ...
Notulensi proses.                           Kursus Knowledge Manajemen                      Selasa dan rabu tanggal 5-6 Ok...
Notulensi proses.                           Kursus Knowledge Manajemen                      Selasa dan rabu tanggal 5-6 Ok...
Notulensi proses.                             Kursus Knowledge Manajemen                        Selasa dan rabu tanggal 5-...
Notulensi proses.                              Kursus Knowledge Manajemen                         Selasa dan rabu tanggal ...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                              Kursus Knowledge Manajemen                         Selasa dan rabu tanggal ...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                        Kursus Knowledge Manajemen                                   Sela...
Notulensi proses.                                 Kursus Knowledge Manajemen                            Selasa dan rabu ta...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                 Kursus Knowledge Manajemen                            Selasa dan rabu ta...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses.                              Kursus Knowledge Manajemen                         Selasa dan rabu tanggal ...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                               Kursus Knowledge Manajemen                          Selasa dan rabu tangga...
Notulensi proses.                                Kursus Knowledge Manajemen                           Selasa dan rabu tang...
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Notulensi proses km

1,468 views

Published on

Published in: Technology, Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,468
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
33
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Notulensi proses km

  1. 1. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaHari IIdamanPertama saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kursus KnowledgeManajemen ini. Kedua, saya juga minta maaf kalau kursus ini bersifat mendadak sehinggasaya belum sempat untuk menyiapkan kursus ini. Namun kalau tidak dipaksakan bisa hingga2012.Bahan pertama ada di panduan kursusnya, materi lain akan ditambahkan baik yang bersifatsoftcopy atau hardcopy. Mengenai kursus ini ada dua pendekatan ; pertama, sayamerancang setelah melihat situasi peserta dsb, bahwa kursus ini bersifat riset dan rintisan.Mengapa saya bilang rintisan, karena kursus ini baik yang diselenggarakan oleh corporateatau NGO, kursus yang dilakukan selama 4 hari itu belum pernah ada, yang ada hanyaseminar sehari mengenai Knowledge Manajemen (KM).Untuk kursus sendiri itu baru dan sedang berkembang, sedangkan kursus KM untuk NGO itutidak pernah ada. Jadi ini awal kursus pertama bagi NGO dan kita masih menyelidiki juga.Kedua, pendekatan organisasi. Jadi yang ikut dalam kursus ini bukan individu melainkanorganisasi, kehadiran individu dalam kursus ini merupakan vocalpoin yang mewakiliorganisasinya, tapi yang menerima manfaat adalah organisasinya.Mengenai pendekatan lain yaitu kursus vs belajar. KM sesuatu yang dipelajari cukuppanjang, ada S1. S2 bukan sesuatu yang dilakukan dengan sangat singkat, dilakukan selama4-5 hari. Disatu sisi memang begitu. Disisi lain kita memiliki waktu 4 hari, kalau lebih dari itukita (NGO) tidak memiliki waktu. Jadi bagaimana kita menjembatani mengenai hal itu? Makadari itu, orang-orang mempunyai rencana belajar, yang bisa dipelajari disini apa dan disanaapa. Untuk menjembataini kesenjangan mengenai kebutuhan untuk mempelajari KMdengan keterbatasan waktu. Karena kalau untuk mengelola pengetahuan di organisasinyaorang tidak cukup dengan hanya belajar 4 hari, begitu juga pada kursus lainnya.Materi dalam kursus KM merupakan sebuah matrik, kita pada dasarnya hendak menjelajahibagaimana perspektif orang terhadap pengetahuan. Kemudian, Kita akan mencobamemahami ; cara pandang dan pemahaman. Setelah memahami, maka pemahaman itudigunakan untuk memetakan, misalnya di organisasi saya masalahnya ada dan bagaimanaproses-prosesnya. Kemudian, kita akan mengintegrasikan. Kita mengubah cara manajemendi kantor kita supaya memuat atau mengakomodir unsur-unsur pengetahuan.Apa yang dijelajahi mengenai cara pandang, dipetakan dan pengintegrasian? Dari sudutpandang what we do with the subyek tapi wilayah subyek itu sendiri kita mencobamemahami mengenai konsep dasar pengetahuan, kemudian kita melihat bagaimanapengetahuan itu berlangsung dan beroperasi di wilayah organisasi, bagaimana pengetahuan 1
  2. 2. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaberlangsung di masyarakat dan bagaimana pengetahuan berlangsung di komunitas. Palingkecil kita melihat bagaimana pengetahuan beroperasi di organisasi.Kemudian di bagi menjadi 4 unit ; 1. Konsep dasar 2. Organisasi 3. Komunitas 4. MasyarakatMateri ini bersifat optional kalau ada waktunya. Kalau tidak ada waktu kita tinggalkan. Carabekerjanya pada unit 1 kita akan mempelajari konsep dasar pengetahuan dan kita akanmereview organisasi masing-masing yaitu OMS. Kita bisa chek pada panduan peserta. Padaunit satu dasar, pengetahuan dan organisasi, pengetahuan dan komunitas, kemudianrangkuman.Kita masuk unit 1 yang menjabarkan proses belajar kursus dan meninjau ulang mengenaikinerja OMS kemudian meninjau ulang mengenai konsep dasar informasi dan manajemen,karena sebelum masuk pengetahuan kita harus tahu mengenai organisasian dan pengalihantertentu mengenai organisasi masyarakat sipil.Untuk review organisasi, disini ada JATAM dan WALHI. Mereview kita memiliki pemahamanmengenai kerja CSO dengan mengajukan pertanyaan.Pertanyaan dasar yang mencakup organisasi dan kinerja OMS di masyarakat ; 1. Apakah Walhi/JATAM melakukan pekerjaan lain kampanye dan advokasi atau pekerjaan lainnya? 2. Informasi data yang terkait dengan kerjanya ? 3. Penerima manfaat ? 4. Perubahan yang diupayakan ?Jawaban dari WalhiEko ; 1. Walhi melakukan kampanye dan Advokasi. Pada tataran nasional lebih banyak melakukan kerja kampanye mengenai isu lingkungan seperti Hutan dan tambang. Kerja-kerja advokasi di nasional dengan melihat policy yang dikeluarkan oleh negara, sementara ditingkat daerah bisa langsung ke masyarakat yang terkena dampak 2
  3. 3. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia maupun yang memiliki kepentingan terhadap penyelamatan mengenai akses budaya alamnya. ` Lainnya, masuk dalam scoope kampanye, soal publikasi untuk menginformasi kondisi di daerah,mengenai dampak dari kebijakan yang terjadi pada tingkat daerah. 2. Informasi yang digunakan mengenai laporan, data masyarakat dan instansi pemerintah serta data lapangan dan riset yang dilakukan oleh kawan-kawan di daerah.IdamanCeritakan proses kampanye tambang dan hutan yang dilakukan (arah dan sasarannya) olehWALHI?Eko ;Kita mendorong untuk adanya UU Minerba yang ada sekarang mengesampingkan hakmasyarakat disekitar tambang untuk lebih akomodatif dan berpihak kepada masyarakatseputar tambangIdaman ;Publikasi yang dilakukan agar UU Minerba lebih akomodatif dan berpihak, namun kerja yangdilakukan adalah kampany, bukan advokasi?Eko ;Kita melakukan kampanye dan advokasiIdaman ;Ada dua pekerjaan yang dilakukan pertama, mempengaruhi kebijakan dengan melakukankampanye, sementara apa yang dilakukan dalam kerja advokasi?Eko ;Kalau di Walhi salah satu advokasi adalah mengkampanyekan isu UU Minerba ini. Yang harusdilakukan adalah pelatihan advokasi sendiri.Idaman ;Kalau dsua-duanya dilakukan kampanye dan advokasi, kampanye-nya seperti apa?Eko ; 3
  4. 4. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKampanyenya kita mempublikasikan bahwa UU Minerba ini tidak berpihak pada masyarakatdan berpihak pada pemilik modal.Idaman ;Kalau Hutan ?Eko ;Advokasi yang dilakukan seperti yang dilakukan di Riau dan Jambi, kita melihat konsesiperusahaan yang mengancam pada ekosistem tertentu, HTI dan perkebunan yangmengancam lahan gambut.Idaman ;Kalau JATAM bagaimana?Luluk ; 1. Kita melakukan kampanye dan advokasi. Untuk Kampanye, ada dua hal yang disasar yaitu sebagai penggalangan dukungan publik dan kedua, sebagai informasi alternatif. Mengapa menjadi informasi alternatif? karena informasi mengenai tambang yang dilakukan oleh media mainstream dan itu dari sumber tertentu yang bais kepentingan. Kita ingin memberikan informasi alternatif yang sumbernya dari masyarakat yang terkena dampak dan dipublikasikan secara luas. Untuk kerja advokasi, kita melakukan advokasi kebijakan baik di nasional maupun daerah. Kalau di Nasional kita melakukan advokasi mengenai UU Minerba dengan menggandeng anggota dewan (DPR) seperti Soni Keraf dan PAN melalui Amien Rais dan Catur Sapto Edi. Kita mencoba memberikan mainstream mengenai bagaimana daya rusak tambang meski menurut kami hal ini belum maksimal, karena di dalam gedung DPR ada lobby-lobby yang sukar untuk dihitung tingkat keberhasilannya, ada beberapa hal yang masuk dan hal yang tidak bisa kita campuri. Lainnya kita berusaha menurunkan informasi daya rusak tambang agar dipahami oleh masyarakat luas. Karena informasi tambang sulit dipahami khususnya masyarakat perkotaan karena kawasan yang terjadi di hulu dan kita tidak mengkonsumsi barang-barang dari tambang itu sendiri. 2. Informasi dan data ; selama ini yang dilakukan oleh JATAM kita membuat database sendiri di internal JATAM. Saat ini kita sedang mengencangkan kembali database JIS yang sempat vakum. Struktur baru 2010 banyak memiliki campaigner dan ada di situs-situs. Kita ingin database yang ada terintegrasi dengan data nasional sehingga informasi bisa cepat dimasukan pada kawan-kawan nasional dan cepat dikampanyekan dan informasi nasional bisa cepat diberikan pada kawan-kawan daerah baik melalui email dll. Sebagai contoh kita membantu advokasi kawan-kawan 4
  5. 5. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia di Kalimantan Barat terkait dengan tambang batu bara. Kita melaporkan pada menteri lingkungan hidup, disitu menteri lingkungan hidup telah menurunkan timnya, ternyata timnya tidak diketahui masyarakat sehingga kita menghubungkan pada masyarakat, dan kita bertanya ketika ada surat bahwa tim sudah turun melalui fax dan data tidak maksimal sehingga data nasional dan situs saling bertukar informasi.Idaman ;Ada kesulitan tertentu tidak dari JATAM/Walhi dalam melakukan kerja advokasi dankampanye?Eko ;Kalau di Walhi memang kita telah membangun sistem, kendala yang dihadapi bagaimanamempercepat proses penyampaian informasi ke daerah. Menurut saya kendalanya lebihbanyak pada soal teknis. Kita menginginkan update informasi seperti update status difacebook, Cuma kita masih belum bisa sampai seperti itu. Saya tidak tahu kendalanyadimana, apakah kita tidak bisa mengairahkan kemauan bahwa ini penting untuk diupdate.Idaman ;Walaupun infrastruktur tersedia?Eko ;Paling tidak kalau hal seperti itu kejadian kita sudah menyiapkan tempatnya.Idaman ;Infrastruktur dalam hal ini sebetulnya di daerah A atau B juga ada facebook, namun adabehaviournya. Itu analisis yang harus dilakukan perwira informasi di lembaganya, melihatpersoalannya. Dugaan saya ada juga persoalan bukan ditingkat Walhi, namun ditingkatdaerah atau masyarakat yaitu penajaman perubahan. Karena saya melihat istilahadvokasi dan kampanye agak kurang begitu operasional dan tajam di tingkat masyarakat,ditingkat nasional iya, tapi sampai ke masyarakat tidak begitu tajamAda salah satu eksekutif daerah Walhi di daerah x pada tingkat manajerial bertemudengan saya dan organisasi lain di sebuah meeting panjang. Dia ketika dimintamenjelaskan ED di daerahmu pekerjaannya apa? Dia bilang advokasi yang dilakukandengan pemuda setempat melakukan diskusi mengenai informasi kesadaran lingkungan 5
  6. 6. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniahidup. Hasilnya Kita memberikan leaflet dst, itu dimaknai sebagai advokasi. Pada tingkatmasyarakat terjadi kerancuan mengenai istilah advokasi dan kampanye. Ada beberapapandangan yang berbicara advokasi dan kampanye, dari berbagai pandangan itu adabenang merah yang membedakan advokasi dan kampanye secara tegas, tidakmemisahkan melainkan membedakan. Fokusnya pada perubahan. Advokasi dankampanye dua-duanya soal perubahan. Kalau advokasi kebijakan yang dirubah adalahkebijakannya kalau advokasi kasus yang dirubah adalah status hukum. Kalau kampanyeyang dirubah pandangan, sikap dan perilaku. Ini harus bisa dijabarkan dengan tajamhingga tingkat daerah/masyarakat. Saya akan mensuplay worksheet buat Walhi danJATAM, PR untuk di isi. Ketika kampanye pada beberapa organisasi memandangkampanye adalah dengan membuat leaflet dst, sebetulnya yang disebut harusnyaperubahannya. Ketika ada kampanye tambang sebenarnya perubahan apa yangdiharapkan pada sasaran kampanye. Contoh kampanye mengenai demam berdarah. Adaperubahan cara pandang dari demam itu sekedar hawa panas yang bisa turun sendirihingga pada pandangan bahwa ada banyak macam demam yang berbahaya yaitudemam berdarah. Sikapnya berubah lebih hati-hati dalam menyikapi demam, dari yangdahulunya membiarkan pada saat demam, sekarang memeriksakan demam. Perilakunyadiharapkan melakukan 3 M. Jadi dia dijabarkan perubahan cara pandang apa yangdiharapkan, sikap yang diinginkan dan perilaku yang diharapkan. Misalnya kampanyetambang, harus ke masyarakat desa atau kota?DausMasyarakat korbanIdamanPerubahan sikap apa yang harus berubah atau masyarakat korban adalah orang yang diadvokasi kasusnya, maka akan berbeda. Misalnya Masyarakat korban haknya terambil,mereka berubah status. Statusnya berubah mereka kehilangan dan akses, berarti yangharus dirubah adalah statusnya. Bahwa mereka Mengerti menjadi hal yang nomer 2.Saya pernah ketemu dengan organisasi buruh migran. Saya bertanya? “apa kerja kalian?”“kami melakukan advokasi?” “Kasus apa yang sedang ditangani?” “Ada kasus 2 buruhmigran mereka tidak dibayar gajinya setelah mereka bekerja berbulan-bulan.” Berarti iniadvokasi kasus. “Sudah berapa lama kalian melakukan advokasi?” “8 bulan” . “Terus,setelah kerja selama 8 bulan ini, apakah mereka sudah dibayar gajinya?” “belum” “Kalaubegitu kerja advokasimu gagal?” “oh, tidak, karena kasus ini kita angkat di media,Disnakertrans, Pemda.” “ Itu keberhasilannya? Kenapa dibicarakan ke Pemda.” “Supayaada perubahan perlindungan” “Perlindungan apa ?” “Pemda datang dan mengawal dansupaya mereka terlindungi secara hukum” “berarti hukumnya perlu dirubah, kalau begitu 6
  7. 7. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniasetelah bekerja sudah ada UU di tempat tujuan maupun pemberangkatan sepertiPerda?” “Belum” “Berarti kerjanya gagal juga” “Oh, tidak, kita sukses sekali, karenadiantara buruh migran membahas soal ini dan mendiskusikan secara kritis mengenai halini dan menceritakan mengenai resiko disana” akhirnya kerja dia sebetulnya yang mana?Advokasi kasus, kebijakan atau penyadaran. Terus aku bertanya perubahan perilaku apaketika melakukan penyadaran, “Ukuran penyadaran perubahan sikap dan perilaku apayang terjadi?” “Itu susah dikendalikan karena perubahan perilaku” “Kalau begitu yang didapat apa?” “Itu menjadi pembelajaran buat kita”. Kalau itu tidak dipertajam akanmerancukan pekerjaan. Kira-kira bisa terlihat perbedaan kampanye dan advokasi.Kita akan berpindah ke pengetahuan, kita bisa melihat pada modul pengetahuan.LulukKalau di tempat saya ada gap pengetahuan antara teman-teman di tingkat nasional dankawan-kawan pada tingkat daerah (situs). Ketika kawan-kawan di nasional sudahkencang, tapi teman-teman di daerah masih bertanya, apa ini?. Ini menjadipermasalahan pada kami.Kedua, pengetahuan masih ada di kepala teman-teman di daerah.IdamanKita akan membahas itu. Pertama informasi, pengertian informasi disini ada modul yangsaya sertakan dan itu bisa dipakai training di daerah dan menchek pemahaman didaerah. Mungkin anda mengerti tapi kawan-kawan di daerah belum tentu dan kita akanmemiliki pengertian yang sama mengenai informasi dan data.Kita akan membuka modul 4.4.0.2. pokok bahasan memahami pengetahuan. Kita akanmasuk dalam pengertian dasar pengetahuan, kita tidak akan berdebat mengenai definisiformal karena bisa dipelajari nanti. Kita akan memulai sesuatu yang sederhana, caramengetahui pengetahuan kita berangkat dari informasi terlebih dahulu. Kalau kita tahubahwa informasi itu akan membuat keputusan maka kita akan membedakan informasidan pengetahuan. Kalau informasi ada maka kita akan mengambil keputusan. Contohkalau saya memiliki informasi mengenai pemberangkatan kereta api, anda bisamemutuskan akan berangkat naik kereta jam berapa. Informasi akan berujungpengambilan keputusan, sementara pengetahuan akan berujung pada kompetensi. Andabisa saja memiliki informasi mengenai komputer, anda tahu komputer, namun anda tahumemiliki kompetensi mengenai komputer itu berbeda. Misalnya sepak bola. Anda tahukiper seperti apa namun anda belum tentu bisa menjadi kiper. Itu ilustrasi perbedaanantara informasi dan pengetahuan. 7
  8. 8. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKemudian bersemayam, biasanya ada direkaman dan dokumen. Pengetahuan ada duaistana pertama ada di rekaman atau eksplisit kemudian ada di benak atau pengetahuantacit. Ada pengetahuan atau kemampuan yang tidak tersurat atau tertulis. Contohnyadisini siapa yang bisa menyetir mobil atau mengikat tali sepatu. Kalau saya memberikankertas satu lembar dan kamu tidak boleh menggambar melainkan menuliskan bagaimanacara untuk mengikat tali sepatu agar menjadi contoh bagi orang yang tidak bisa mengikattali sepatu, bisa mengikuti petunjuk tertulis, kira-kira bisa tidak diikuti? Jadi pengetahuanmengenai mengikat tali sepatu itu semua orang bisa melakukan namun dia sulit untukdieksplisitkan. Ada kemampuan yang belum dieksplisitkan dan bisa dieksplisitkan danada kemampuan yang sulit untuk dieksplisitkan seperti mengikat tali sepatu. Meski adaorang yang ingin mengeksplisitkan namun dia tidak bisa dituliskan dan hanya bisadiperagakan. Tingkat kemampuan pengetahuan untuk bisa dieksplisitkan berbeda-beda.DausJadi memang ada pengetahuan yang fitrahnya tidak bisa dieksplisitkan dan adapengetahuan yang bisa dieksplisitkan?IdamanKarena keterbatasan bahasa, kosakata sehingga sulit untuk dieksplisitkan. Kalau andabelajar sosiologi dengan diktat, maka anda akan mengerti namun berbeda jika andabelajar berenang, diktat saja tidak cukup untuk anda mempelajarinya jika tidak adagambarnya. Ada gambarnya pun anda tidak sejago pelatihnya, berbeda dengan andabelajar di kolam renang dengan pelatihnya. Kadar kemampuannya akan berbeda, karenaketerbatasan bahasa, itu berbagai tingkat dan kita akan melihat hal itu. Ada indikasiseperti itu.Kemudian ada Indikasi itu, indikasi merupakan hal yang sangat penting bahwa ketika kitamemiliki informasi, indikasinya ada database, laporan, dokumentasi. Itu menandaiadanya sebuah informasi. Namun pengetahuan tidak bisa diindikasikan dengan adanyadatabase, laporan dan dokumentasi.Adanya pengetahuan itu indikasinya ada improvisasi, inovasi dan generate. Improvisasiitu berasal dari kata to improve (memperbaiki). Kita memperbaiki cara, jadi ada cara Adan situasinya berubah dan kita akan memperbaikinya meski pada dasarnya sama.Contohnya orang menggoreng-gorengan kemudian dimasukan dan diangkat, kemudiandengan cara yang sama kalau di KFC menggoreng di kentang masih digoreng dikentangkemudian disendokin tapi tidak dicemplungin dan dimasukan namun ada kontainerkentang, itu caranya diperbaiki supaya lebih efisien. Adanya improvisasi menandakanadanya pengetahuan. 8
  9. 9. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia Inovasi dari kata Nova (baru), jadi inovasi adalah cara yang baru dan tidak bertumpu dengan cara yang lama. Cara melakukan sesuatu yang sama sekali baru dan meninggalkan cara lama. Kalau improvisasi memperbaiki cara lama, biasanya tidak susah untuk dilakukan, namun inovasi merupakan cara yang benar-benar baru. Contohnya drum, dia memiliki bas drum, senar drum, simbal. Bas kaki kanan dan senar drum tangan kiri dan kanan simbal. Kalau anda naik kereta dan pengamen itu menggunakam drum. Drumnya dua kiri kanan dan kakinya tidak main. Itu bukan improvisasi lagi namun inovasi cara pemain drum, berarti ada pengetahuan cara menggunakan drum. Kemudian Replikasi. Replikasi itu yang direplikasi adalah kompetensi, contohnya dulu di Binus tahun 1990, jaman masih menggunakan kartu telpon. Lalu kartu telpon itu bisa diotak-atik sehingga kartunya bisa digunakan tanpa batas. Ada dua orang yang kuliah di Binus, katakanlah si Badu dan Hasan dia yang menguasai kartu itu, setelah satu tahun orang tidak mencari Badu dan Hasan namun teman-temannya bisa melakukannya, jadi kompetensinya dalam mengotak-atik kartu telpon terreplikasi pada orang lain. replikasi ini bisa kesamping dan ke bawah. Ke samping itu bisa teman-temannya sementara yang ke bawah itu kawan-kawan mudanya. Itu yang paling dasar pengetahuan sudah diketahui.Game I[Masing-masing group diberikan dua kartu. Satu tentang gambar dan kedua mengenaiperintah beserta nilai dari perintah tersebut. Masing-masing group memainkan kartudengan cara menjelaskan gambar dengan kartu perintah yang bernilai. Penjelasan darisebuah group merupakan indikasi kompetensi atas gambar]Game II[Kelompok melakukan pemetaan pengetahuan yang ada pada organisasi di masing-masingdan mempresentasikan hasil dari pemetaan organisasinya]Kelompok ISetelah melakukan diskusi dengan kelompok, kami memutuskan untuk membuat indikatordari beberapa pengetahuan yang bisa dideskripsikan ;Position PaperIndikator 1. Saya tahu persis mengenai hal tersebut 2. Saya tahu fungsi dan jenis position paper 9
  10. 10. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia 3. Saya bisa membuat position paper 4. Saya memiliki reputasi dalam membuat dan mengajarkan position paperPress ReleaseIndikator hampir sama dengan yang diatas, yang berbeda ada pada poin ke 2 yaitu saya tahumedia atau wartawan yang menjadi target press release itu sendiri. Apakah regional,nasional atau internasional. Wartawan juga baik online maupun offline.Film kasusIndikatornya itu ; 1. Saya tahu mengenai hal tersebut 2. Saya tahu target dan sasaran dari film kasus 3. Saya bisa membuat film kasus tersebut (untuk keperluan kampanye, kita membuat film realitas agar mendapat empati di masyarakat) 4. Saya bisa mengajarkan pihak lain untuk membuat film tersebut 5. Saya memiliki reputasi untuk membuat film tersebut.Online campaigner indikatornya sama, yang berbeda adalah target kampanye online kitasiapa. Karena pengguna internet indonesia tidak banyak dan belum meluas.Artikel dan opini di media ; indikatornya sama, yang berbeda kita me ngetahui segmenpembaca yang akan kita kirimi.Festival Film ;Indikator 1. Saya tahu persis jenis film 2. Saya tahu target dan sasaran dari film 3. Saya dapat membangun jaringan dengan komunitas film. 4. Saya mengetahui saluran informasi untuk menggandeng publik, cara apa saja untuk mendatangkan orang. 5. Saya memiliki reputasi dalam membuat dan mengajarkan.Kelompok II 10
  11. 11. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaArisKita memulai menginventarisir pengetahuan dari cord organisasi masing-masing.Pengetahuan Tacit Eksplisit Indikator ScoreKemampuan Menjadi bagian Mengetahui 50memanfaatkan pekerjaan di penggunaanjejaring sosial KSO jejaring sosial (FB,untuk twitter)membangun Pengelolaandesiminasi sumber dayainformasi,penggalanganpublikPengembangan Trainer untuk Modul, Menguasai 50website sebagai pengembangan panduan pembuatan,media web (replikasi) pengelolaanpertukaran sebagai mediainformasi bertukar informasiAdvokasi kasus CO (community Modul CO Walhi 40dalam bentuk organizer Pelatihan menginisiasipengorganisasi munculnya ORkomunitas (Organisasi Rakyat/komunitas korban)Advokasi kasus Lembaga Modul Penggunaan classmelalui jalur anggota Walhi Pelatihan action dalamLitigasi Kasus Para legal kasus Lapindo dan semen Gresik PTUN dalam kasus Indo RayonManajemen Pengelolaan Dokumen Mampu LossSumber daya SDM pengalangan menggalang dana dana publik, publik direct campaigner Manajemen VolunteerMemproduksi Modul Mampu 50informasi memproduksi dan Panduan mengajarkan modul-modul produksi informasi (berita, 11
  12. 12. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia indepth Report dst)Pengembangan IT SupportSMS gatewayuntukdiseminasi dankampanyepublikIdaman ;Ada komentar dari yang lain? kalau tidak ada saya memiliki pertanyaan, apakah dalammenggambarkan ini sebetulnya anda membedakan antara data, informasi dan pengetahuan.Kita semakin melihat pengetahuan, kita melihat pengetahuan ada spektrum yang kontinumtidak terpotong-potong melainkan kontinum yang mulus dari data, menjadi informasikemudian pengetahuan.Kalau kamu tahu informasi tentang tetapi kalau anda terus mampu membuat kemudianmengajarkan, oleh karena itu yang menarik ketika anda belajar secara mandiri, anda akanmelihat mengenai tipe knowledge, jadi ada declaratif knowledge. Penggolongannya macam-macam, ada yang digolongkan berdasarkan declarate knowledge vs prosedural. Declarateknowledge itu kalau anda tahu tentang contohnya ada tahu tentang position paper, sejarahmengenai position paper dst. Tapi juga ada prosedural knowledge. Prosedur knowledge inianda mengetahui tahapan-tahapan disekitar benda ini. Kalau anda tahu mengenai motormungkin anda hanya pada declarate knowledge, namun jika anda tahu cara menggunakanmotor, anda tahu bagaimana melihat motor yang bagus mesinnya, cacat apanya danbagusnya dimana, itu sudah prosedural dan lebih tinggi tingkat pengetahuannya.Ada cara lain melihat soal the now about, kemudian know how dan yang paling tinggi adalahknow why. Contohnya dari know why, mengapa position paper, release dan film kasus?Mana yang dipakai, mengapa ini dipakai, mengapa orang harus belajar ini dan diajari.Know how itu kalau anda menandakan sebagai cord akan ada ukuran-ukurannya. Karenakelompok II menyebutkan, kita memegang cord tentang pengembangan website, jejaringsosial dst. Ketika anda melemparkan sesuatu ke jejaring sosial, ada berapa orang yangmenyatakan dukungan dengan klik aktifisme, berapa yang kasih comment, berapa menit dicomment dan dari siapa? Apakah akan menjadi diskusi atau hanya empati saja. Kalaucomment anda belum dibegitukan dengan ukuran berapa yang kasih comment dst.Ada poin dalam presentasi mengenai Community Organising. Kalau CO begitu intens yangdilakukan oleh jaringan Walhi maka knowledge itu kuat sekali, karena di replikasikan terusmenerus. Ada nama-nama/istilah utama di CO. Kalau kita bicara mengenai entertainment 12
  13. 13. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaprime time, nama Tukul Arwana. Kalau Komunisme orang bicara Marx dst. Kalau bicaraperubahan iklim akan ada istilah carbon trading, REDD dst.Kembali ke CO ada kata kunci apa? Pendampingan, organisasi rakyat, empowerment,pendidikan kritis dan semua yang dikatakan itu tidak ada hubungannya dengan CO. Pernahdengar konflik vs confrontation. Persoalannya CO, itu ada persoalan CO vs EO. Kapan satukerja dinamakan CO dan EO. Kalau saya diminta oleh Djarum untuk mengadakan acara dansaya diminta meng-EO dengan target pengunjung. Kalau di Jakarta saya membawa pendudukkorban tambang dan membawa ke Komnas HAM adalah kerja EO.Di EO ada pendampingan. Pendampingan itu adalah istilah pelarian, karena tidak memilikijenis kerja yang jelas. Apa yang anda kerjakan pada jenis livelihood? Ketika orang di tanyaada orang yang tidak melakukan jenis kerja maka dia menyebutkan kerjanya adalahpendampingan. Pendampingan itu bisa menjadi bagian dari advokasi kasus denganmenyediakan lawyer untuk kasusnya. Jadi kalau CO tidak ada hubungannya denganpendampingan, karena pendampingan merupakan konsep yang tidak jelas.Kalau cord itu Kita harus menchek apakah itu cord atau hanya sekedar claim? Kita menamaiada pendekatan TOT, CO kemudian di duplikasikan sebanyak-banyaknya, namun apakahterjaga CO-nya. Namun saya tidak akan membahas CO lebih mendalam. Salah satupersoalannya bahwa eksplisitnya hilang. Jadi dari Tacit ke eksplisit kemudian ke tacit kembalike eksplisit, makin ke bawah dan mengecil makin tereduksi dan CO mengalami hal ini. BukuCO yang paling dasar buku Alinski dan Maglaya, semua ada ringkasannya. Kalau buku CO diIndonesia ada 3 ; pertama, Roem Tohpatimasang, Alinski dan Maglaya, habis itu tidakpernah ada lagi. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan juga bisa surut. Know why-nya jugahilang, pertanyaannya apakah pendekatan Co itu masih relevan atau tidak? Karenapendekatan CO dikritik orang India, bahwa CO bukan satu-satunya kebenaran lebih baikmembuat partai politik, jadi ada perdebatan mengenai hal itu. Itu contoh bagaimanapengetahuan harus dikerja hingga kesitu.Mengenai web, kalau bisa mendirikan website sendiri, itu bukan indikasi dari cordknowledge. Berapa orang yang minta dibuatkan web? Dan kau membuat web orang lain.persoalannya memang ada organisasi yang belum memiliki web, personal saja banyak yangmemiliki web. Jadi kalau membuat web itu tidak bisa menjadi indikasi dan belum menjadicord competensi. Cord kompetensi indikasinya orang meminta anda untuk membuatkanwebsite mereka menjadi bagus dengan ukuran-ukuran tertentu.Kemudian kami menyediakan informasi yang terdiri dari liputan, opini, berita dst. Kalauwebsite anda punya posting, yang anda post-kan di website anda, ada macam-macam tidakhanya informasi, bisa opinion, liputan, data, news, information. Apakah anda bisa melihatperbedaan ini dan kapan anda taruh diwebsite, anda tahu persis bahwa ini opinion, data, 13
  14. 14. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniainformation dst. Kalau anda punya kursus kemudian di taruh di website, apakah news,information, data?Kalau anda mengatakan even, tanggal sekian dst maka akan ada keputusan namun kalauanda menyatakan bahwa anda sedang mengikuti kursus, keputusan apa yang akan di ambil?Kamu akan melihat banyak juga liputan, khasnya SatuDunia itu jurnalistik mimikri, kira-kira dikoran seperti ini, kemudian ada pernyataan dari narasumber dan dijadikan headline“Perlindungan TKI rendah”. “perlindungan TKI masih rendah papar Husein dalam salah satuacara, namun hingga tulisan selesai tidak dijelaskan acara apa dan tanggal berapa dan siapayang menyelenggarakan. Kalau anda lihat resensi buku bentuknya essay, ada isi di websiteyang essay-nya panjang kemudian di bawahnya ada box kecil mengenai judul buku, penerbitdst.Kemudian kita masuk ke materi baru. Kapan kita tahu pengetahuan, data dan informasi.Apakah ini sudah menjadi pengetahuan, bagaimana kita men-cheknya dan bagaimana caramen-cheknya? Kita tadi ada istilah replikasi, inovasi dan improvisasi namun bagaimana jalanmenuju hal itu.Ada pengetahuan mengenai musik di kalangan pemuda di Indonesia sehingga ada drumseperti yang ada di KRL. Pertanyaannya bagaimana bisa ada inovasi yang seperti itu? KMakan melihat kapan dia dari declarate ke prosedural, kapan pengetahuan menjadi inovasidst. Manajemen SDM ada pada jaman Chalid, saat itu ada sayap ekonomi dan sayap politik.Salah satu sayap ekonomi kemudian ED diajak bicara kemudian hal itu dijadikan buku. Waktuproses itu dibangun konsultasi dengan ED berkonsultasi dengan saya dan bukunya saya yangmengedit. Kapan itu terjadi dan pertanyaan berikutnya bagaimana proses-proses supayamenjadi pengetahuan yang utuh.Jadi namanya the building block of knowledge, ini bangunan pengetahuannya, tentu saja inibangunan dasar. Ada siklus, pertama itu Experience, ada pengalaman-pengalaman itu dalampekerjaan kita akan terbagi antara yang gagal dan berhasil. Kalau pengalaman ini dicapaibelum menjadi informasi melainkan masih data. Kita belum menyebut why, karena belumcukup analisisnya. Kalau gagal dan berhasil bisa terjebak menjadi subyektif, maka diperlukanmetodologi tertentu sehingga gagal dan berhasilnya dikunci pada pemahaman yang sama.Contoh dalam metodologis ada result base, outcome mapping dan ini yang akanmenentukan orang gagal dan berhasil. Dengan metodologi kamu bisa menentukan gagal danberhasil kemudian tercatat. Kalau tidak dipenuhi gagal dan berhasil maka tidak akan masukke tahap berikutnya. Kalau berhasil kita tidak perlu menganalisis dan kita mengumpulkandan melihat prosedurnya. Ketika dikumpulkan dan tidak dianalisis maka akan kita sebut bestpractices, ini hanya petunjuk dan tidak dijelaskan mengapa begitu. Kalau anda melihat dimajalah setengah halaman ada tips memilih duren, tidak ada penjelasan mengapa memilih 14
  15. 15. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaduren seperti ini dengan bau seperti ini, melainkan hanya dijelaskan mengenai langkah-langkahnya saja.Kalau kita analisis best practices ini hanya kumpulan data saja, sortir data yang berhasil atauextraksi data. Ketika menjadi pengetahuan maka orang akan membuat penyimpulan daribest practices dan kegagalan ketika itu dianalisis pola yang ada dibaliknya, akhirnya kita akanmendapatkan lesson learn. Best practice untuk jangka pendek dan pengetahuan dilapangan, sementara lesson learn itu untuk perencanaan jangka panjang. Apabila bestpractices dilakukan maka ini menjadi separuh jalan dari pengetahuan. Proses pengetahuantidak tereplikasi, tidak eksplisit dst biasanya tidak ada proses analisis gagal dan berhasil.Pengelolaan teknis data dan informasi juga harus beres, artinya ada 100 kasus selama 20tahun yang ditangani oleh WALHI, di 33 propinsi, di 20 sektor. Kalau anda mencari informasikasus pada tahun berapa, siapa pencatatnya dan tidak ditemukan maka kemudian tidak bisadianalisis. Maka bangunan database ada sistematika data, bangunan database hal inidilakukan agar data mudah untuk ditemukan kembali. Ini masih informasi menujuknowledge namun kalau hal ini tidak bisa dilakukan dengan baik maka tidak akan mencapaipengetahuan. Kalau SatuDunia berdiri ditengah-tengah CSO, mau memfasilitasi berbagiinformasi dan data, harus tajam mana data, kalau data akurat atau tidak, orangberekspektasi apa. Entitas dan relasinya harus jelas, misalnya saya ingin mengetahui NGOyang bergerak di HAM siapa saja, pernah ada kegiatan apa saja dan diikuti siapa saja, itusemua harus tahu dan itu information dan data.Codification, berasal dari kata kode. Kode itu ada korespondensi satu-satu, satu kodemelambangkan apa. Penamaan kode itu bersifat konsisten. Contohnya kue, ada yangmenyebut roti, bread dst. Pengetahuan mengenai kue kering dan basah yang dilakukan ditempat kursus itu cukup jelas. Selama belum konsisten maka belum ada kodifikasi, kalau adakodifikasi maka ada consisten reference. Di lingkungan hidup, perjalana dari 1960- dari Bumihingga Summit memiliki istilah yang jelas ada REDD, kalau itu tidak jelas maka akan repot.Kodifikasi ada indikasinya kodifikasi harus eksplisit, lihat buku-buku-nya, apakah satu samalain memiliki pemahaman yang sama/konsisten, apakah bukunya diuji. Contoh lihat bukumengenai kampanye dikumpulkan baik komunikasi kampanye, action campaigne dijadikansatu dan dianalisis dibuat panduan induknya yang mereview buku hingga lengkap maka andamenguji dan kodifikasinya teruji. Kemudian tiap langkah bisa dilihat berjalan atau tidak.Kalau itu sudah jalan maka ada next building-nya. Ketika istilah-istilah itu sudah memilikistandarisasi disebut Body Of Knowledge (BOK)BOK merupakan step berikut dari kodifikasi. BOK itu secara umum diterima oleh profesitersebut, misalnya akuntansi ada norma, ada bukunya dst. Itu merupakan bagian dari bukubesar akuntansi dan itu sudah menjadi BOK, karena sudah dilengkapi dan dikategorisistematis dan dia menjadi cord dari sebuah profesi. 15
  16. 16. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaBOK bisa digunakan untuk mengukur kompetensi. Kalau kita mengukur akuntan publik, diadilantik maka di ujinya dengan BOK akuntansi.RiniKalau ISO itu masuk BOK?IdamanISO itu standar menurut apa? Standar itu disepakati oleh beberapa pihak, lalu adakonsorsium yang memiliki perwakilan yang bersepakat. Misalnya ada Internasionalstandarisation organisasi. Dia hanya melakukan standarisasi saja. ISO sekian menurutstandarisasi apa. Tapi badan standarisasi tidak harus ISO, ada badan yang lain. dia yangmenentukan standar kutipan. Jadi ada biro standar yang berbeda-bedaBiro standar akan bekerja menyepakati salah satu BOK ini. Misalnya BOK standarpemeriksaan akuntansi, standarnya IAI, ikatan profesi itu adalah kewenangan yang kemudianbisa ikut berpengaruh dalam penentuan standar itu. Salah satu tanda bahwa dia generallyaccepted oleh profesi adalah bahwa organisasi profesi mengakuinya.Ada pertanyaan mengenai hal iniAnwari ;Tadi saya ingin kenapa kodifikasi itu tidak masuk pada definisi saja, namun sepertinya masukjuga istilahnya?IdamanDefinisi itu masuk dalam bentuk kodifikasi. Kodifikasi itu tidak hanya definisi saja melainkanada juga notasi. Misalnya aturan lalu lintas itu kodifikasi dalam bentuk simbol-simbol dan itukonsisten dan itu bukan definisi melainkan notasi.Musik itu ada notasinya, not balok itu kodifikasi namun juga ada definisi-nya. Apa yangnamanya tempo, pembawaannya dst.Ada pengetahuan yang tacit dan eksplisit, ada pengetahuan yang eksplisitnya lebih rendahdari tacitnya dan juga sebaliknya. Pengetahuan bisa direplikasi secara persis, contohnyakalau kita melihat juru hipnotis dari tahun ke tahun seperti itu. Jadi tacitnya si A itu adaeksplisitnya dan dipelajari oleh si B, kemudian si A naik daun. Kemudian si B naik daun tapiketika si A mengambil eksplisit menjadi tacit dia akan mengembangkan, apakah akandijadikan eksplisit lagi oleh dia, itu akan mengembangkan ilmunya lebih tinggi lagi. Kemudianapakah dari tacitnya bertambah atau tidak?Aris 16
  17. 17. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau BOK dari ilmu jaman dahulu/ilmu tradisional seperti Ma Erot, kemudian menurunkeahliannya meski tidak sejago Ma Erot?IdamanBOK itu aksesibel tidak. Misalnya BOK ilmu muda dan tua tidak mempengaruhi BOK, ilmuCheda ilmu yang tua namun BOK-nya jalan terus. Ilmu tradisional akupuntur itu sampaisekarang jalan terus, tapi BOK belum tentu bentuknya eksplisit atau ada yang dibentuk ditacit juga (disiplin). Disiplin dalam arti ini berarti bahwa ada tahapan tidak bisa ilmudijalankan bila tidak mempelajari ilmu sebelumnya sehingga pengetahuannya tertransferdari tacit ke tacit.DausTidak dipertanyakan mengapa harus tahapan ini bukan itu?IdamanItu BOK-nya. Aturan-aturannya karena ada kategorisasi sistematis.ArisSeperti tari topeng di Indramayu dihanya memiliki satu murid dan bahkan anaknya tidakdiberitahukan mengenai tari topeng tersebut.IdamanJadi dia menurunkan tacit knowledgenya secara utuh. Jadi, ada keuntungan tacit daneksplisit. Kalau anda menurunkan dari tacit ke eksplisit belum tentu semuanyatereksplisitkan, belum tentu yang menjadi eksplisit menjadi tacit, selalu ada reduksi. Kalauenergimu habis untuk menuliskannya, lalu energimu masih tersisa untuk mengontrolbagaimana eksplisit itu diserap lagi? Sudah benar atau tidak. Ada bypass yaitu dari tacit ketacit lagi dan itu membutuhkan waktu kebersamaan yang sangat panjang. Kalau diperguruansilat atau santri itu mondok. Tacit ke tacit itu tidak bisa banyak dan muridnya hanya 1-2 atau10.Reduksi akan selalu terjadi misalnya ada transformasi dan knowledge itu berhubungandengan perubahan. Kalau untuk kursus civil society, apa lembaga masyarakat sipil itu. Harusada tinjauan ulang. Saya tidak tahu apakah sudah ada kodifikasi yang sama antara organisasimasyarakat sipil vs ornop/NGO pada kenyataannya apa? Mengapa ada istilah demikian,apakah NGO melakukan livelihood karena ada kekosongan dari negara, tugas NGO adadimana? Ada modul mengenai masyarakat sipil. 17
  18. 18. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKita sudahi dulu kursus ini, materi hari ini adalah bagaimana pengertian pengetahuan danbangunan dasar pengetahuan. Unit 1 mengenai pengertian dasar. Hari II kemudian kita akanmensintesiskan dahulu mengenai organization and knowledge, namun sebelumnya kita akanmelakukan analisis e learning point ; 1. Today, what important, new, signifikan poin that I learned (apa poin baru yang saya pelajari hari ini?) 2. Bisa saya bawa ke organisasi saya untuk apa-apa dan bagaimana 3. Tantangan yang akan dihadapiRinie-learning hari ini yang saya dapat mengenai bangunan pengetahuan. Saya melihatpentingnya proses monitoring dan evaluasi yang lebih tertata di SatuDunia. Mulai bagaimanamencatat experience hingga mendokumentasikan dan itu yang belum ada di SatuDunia.Proses tersebut belum terjaga dan terjadi dengan baik.Tantangannya, pertama mengenai kesadaran pentingnya menjaga proses tersebut. Kedua,kemampuan dan kapasitas SDM sendiri dalam melakukan proses tersebutAnwariYang menurut saya penting dalam kursus hari ini adalah bagaimana kita memetakan kembalipengetahuan yang kita miliki baik di organisasi maupun di individu, setelah kita mengetahui,kita juga harus menilai posisi atau kedalaman pengetahuan yang kita miliki. Keperluannyauntuk menentukan meningkatkan atau mendalamiSaya akan membawa ini ke organisasi untuk keperluan peningkatan atau kedalaman danmempraktekkannya sehingga bisa dilihat. Kadar pengetahuan di organisasi itu berbeda-bedameski memulainya samaLulukYang paling penting buat saya hari ini mengenai kodifikasi. Ini nanti menjadi hal baru buatsaya dan ini menjadi pembelajaran untuk kampanye JATAM untuk ditemukan mengenai keyword yang lebih luas. Karena selama istilah-istilah yang digunakan sangat sulit untukdipahami sehingga butuh cara bagaimana bisa dipahami.Tantangannya adalah susah untuk membuat kodifikasi dan BOK untuk kampanye JATAM agarbenar-benar di pahami publik, sekarang saja kita kampanye mengenai daya rusak tambanguntuk menggantikan AMDAL. Karena dampak tambang secara keseluruhan dan ini yang 18
  19. 19. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadilakukan, sehingga kursus ini membantu untuk menurunkan istilah-istilah yang sulitdipahami.EkoPoin penting yang saya dapat adalah bangunan dasar pengetahuan. Bagaimana Walhi dapatmemilah best practices dan lesson learn-nya. Karena saya pikir dari Emil hingga sekarang,banyak sekali pengetahuan best practices yang pernah terjadi dan bisa didokumentasikan.Lesson learn yang digunakan untuk mendukung-kerja-kerja Walhi itu sendiri. Itu yang sampaisekarang belum terdokumentasikan dan dipahami bahwa itu hal yang berbeda dandidokumentasikan dengan baik dan saya yakin ini bisa dibawa ke Walhi dan ini menjadiwacana di Walhi untuk di analisis dalam advokasi yang dilakukan oleh kawan-kawanMencari sumber atau pelaku yang terkait dan terlibat dalam sebuah kerja Walhi, mencobauntuk menggali kembali, karena tidak semua pelakunya ada di WalhiDausYang penting buat saya adalah mengetahui tahapan pengetahuan yaitu ada declarate danprosedural. Yang bisa dibawa dalam organisasi adalah bisa men-chek tingkat pengetahuanyang ada pada organisasi. Kenapa ini penting? karena kita bisa melihat tingkatanpengetahuan mana yang mendesak untuk dipublikasikan dan dipertukarkan di organisasimasyarakat.Pendekatannya adalah masih terlibat di SatuDunia dan mengumpulkan data-data dan kitabutuh waktu untuk merekapnya.MisanProses penting hari ini adalah pengetahuan tacit dan eksplisit. Saya baru sadar bahwa inipenting untuk di replikasi dan improvisasikan. Kegunaan untuk organisasi buat di kemitraanbagaimana informasi di SatuDunia dapat dipetakan. Harapan ke depan bisa membantuadakerjaan yang tepat untuk lebih sistematisKendalanya, apakah SatuDunia sadar bahwa seberapa penting pengetahuan ini digali.ArmanKM di NGO sangat berguna karena mobilitasnya sangat tinggi, bagi saya di SatuDunia itubagaimana eksplisit pengetahuan seseorang dapat menjadi pembelajaran untuk orangberikutnya.Tantangannya bagaimana menerapkan KM di organisasi 19
  20. 20. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaArisAdanya pemahaman baru mengenai pengetahuan yang dibuat dari pengalaman kegagalanyang bisa dibuat menjadi best practices dan lesson lear dan dikodifikasi hingga menjadi BOK.Saya terbayang dari pemahaman baru itu untuk membuat bagaimana lesson lear dan bestpractices yang dialami oleh SatuDunia. Karena selama ini ketika SatuDunia berusahamengajak organisasi lain untuk bertukar informasi, kita kurang mendokumentasikan lessonlearn maupun best practices-nya yang akan membantu proses SatuDuniaSaya terbayang akan muncul banyak kendala, data dan informasi yang dimiliki masihberserak dan bahkan belum ada, ketika tidak ada pengetahuan dalam bentuk tacit daningatan masih pendek. Merekonstruksi hal itu membutuhkan waktu dan usaha yang lebihkeras.RindaDari bangunan pengetahuan yang dijelaskan, saya mendapat informasi sebaiknya didokumentasikan agar muncul inovasi dan replikasi dikemudian hari. Dari kegagalan kitamenggunakan data tersebut dan pengalaman itu akan diolah dan dikumpulkan dapatmenjadi replikasi dan improvisasi lagi.Yang bisa saya improvisasi antara lain kumpulan kegiatan yang pernah dilakukan diSatuDunia. Sebaiknya dikumpulkan dengan baik dan tambahan riset. Yang nanti akanmenjadi best practices dan lesson lear yang lebih baik.Kendala yang dihadapi adalah level analisa apa yang diperlukan dalam pengetahuan. Apakahhanya riset atau riset mendalam. Level pengetahuannya seperti apa?IdamanKomentar untuk Aris tadi untuk menangkap itu. Ini metode kecil KLP adalah salah satu bestpractices untuk menangkap learning, agar dapat ditangkap. Mengapa dibatasi satu, kalaubanyak nantinya tidak terlalu tajam, mending hanya satu namun dapat merangkumsemuanya. Tinggal bagaimana kamu merancang dengan mitra dan pembicaraan denganmitra dapat merangkum itu semua. Ini hanya contoh kecil saja.Kalau level of analisis komentar saya,analisis metode adalah salah satu bagian dari risetknowledge ada banyak analisis, baik kritis, social analisis dst itu metode riset itu mungkinadvance course. Kalau kau dipandu dan membuat modulnya.Sementara untuk hari ini capaiannya unit 1 kita memahami pengertian dasar dan besok kitaakan mempelajari alat-alat yang berada pada organisasi. Besok beberapa materi akanditambahkan bisa di soft copy dan hardcopy 20
  21. 21. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaHari IIIdamanPada kursus hari kedua ini, kita kedatangan dari organisasi KIARA, sambil memperkenalkandiri mengapa ada divisi pengelolaan pengetahuan, mengapa tidak divisi penerbitkan,silahkan diceritakan.MidaMengapa ada divisi manajemen pengetahuan? Itu terkait dengan proses pengelolaaninformasi, di NGO itu kaya informasi mulai dari NGO dan praktisi masyarakat, fungsi sayaadalah mengelola informasi mengenai hal ini.Kalau background saya lebih pada persoalan yang menjadi irisan dari satu negara dengannegara lain (hubungan internasional), jadi lebih mudah menchapture mana informasi yangsebenarnya menjadi bagian nasional dan internasional. Pernah kita mewakili suara darinelayan dan kita menyuarakan kepentingan nelayan baik pada tingkat nasional daninternasional.Jadi fungsi saya adalah menyediakan informasi, publikasi buku, artikel dst yang menjadicampaigne KIARA.IdamanSosialisasi (tacit (tc) – tacit) Eksternalisasi (TC- eksplisit (TC))Internalisasi (EX – Tc) Combinasi (Ex – TC)Kemarin kita mempelajari Tacit dan eksplisit ; ada tacit yang bisa dijadikan eksplisit,kemudian dari eksplisit menjadi tacit. Kalau orang membuat buku panduan maka dari tacitke eksplisit (eksternalisasi). Kalau anda diberikan buku panduan dan kamu mempelajarinyamaka internalisasi. Kemudian bisa dari tacit ke tacit, misalnya orang nyantri atau pelatih(sosialisasi), kombinasi gabungan dari semuanya. Yang merumuskan hal ini adalah orang 21
  22. 22. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaJepang yaitu Ichikoro nonaka dan Takuji, dia bilang ada proses dari tacit ke eksplisit daneksplisit ke tacit.Kemudian ada siklus di dalamnya, selama ada siklus yang terus menerus akan terjadi sebuahinovasi. Kalau sudah terintenalisasi maka pengetahuan itu bisa disosialisasikan, karena diasudah memiliki kompetensi dan pengetahuan. Jika ini tumbuh maka ada pentahuan baru.Eksternalisasi ini dari tacit ke eksplisit adalah kodifikasi pengetahuan. Ketika dikombinasikanantara pengetahuan satu dengan yang lain akan menuju konsep dan pelan-pelan menjadiBOK yang memiliki ukuran/standar, konsep dan diinternalisasikan menjadi pengetahuan barudan siklus ini dijaga terus kalau di corporasi. Tinggal kemudian dicari apa alat-alat yangberada di organisasi, baik proses, ruang, kegiatan, situasi dan prosedur. Alat-alat dari tacit keeksplisit itu bisa alat yang konseptual dan teknologis. Seperti mainmapp, metaplan,wikipedia. Wikipedia adalah alat pengetahuan ketika orang mulai mengisi, definisipengetahuan bersama-sama. Kemudian ada hirarki pengetahuannya.Aplikasi teknologi itu modus operasi bahwa semua perusahaan akan membuat website,karena situasinya seperti itu. Kemudian ada alat-alat teknologis dan kelembagaan. Adakegiatan ke lembaga. Kalau kita diorganisasi apakah ekssternalisasi dibutuhkan atau tidak.Apakah internalisasi dilakukan atau tidak dst. Kalau anda membuat seminar, diskusi,sarasehan dst, bisa jadi ini masuk dalam sosialisasi. Kalau ada training 10 hari dst. SECIadalah chek list dari organisasi. Bagaimana organisasi mengirimkan anggota dalammengikuti training dan apa artefaknya.Sekarang kita latihan dengan kerja kelompok, kemarin ada pengetahuan tacit, eksplisit,kodifikasi, improvisasi, inovasi, SECI, BOK dst. Katakanlah ini konsep dan bekerja dalamkelompok dengan artefak. Anda akan diberi barang-barang dan saya akan menyediakan 11video klip dan anda tonton bersama-sama, kemudian memilih satu atau 2, entah bagaimanacaranya kamu mempresentasikan. Pilih satu atau dua video, mana inovasi, improvisasimisalnya pada menit sekian ada adegan inovasi, apapun istilah pengetahuan yang diajarkankemarin.[Peserta dibagi kelompok untuk melihat video dan menentukan istilah dari adegan yang adadalam video serta mempresentasikannya. Durasi 1 jam]Presentasi KelompokRinda ;Pada video yang saya pilih, adegannya kiper menangkap bola dengan tidak lazim. Kita bisamelihat kiper melalui tacitnya menjadi sebentuk eksplisit .Daus 22
  23. 23. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKita menganggap video ini sebuah dokumen, maka dokumen ini menjadi sebuahpengetahuan eksplisit, kalau kita mau mempelajari pengetahuan mengenai kiper dankemudian masuk dalam tacit kita.Di video ini ada inovasi, karena lazimnya kiper menangkap bola dengan tangan bukandengan kaki.Kemudian menit 007. Mereka membaca sebuah sistem bersama baik lirik dan alat musiknya.Kalau kita mendengarkan irama musik itu misalnya kapan gong ditabuh itu tidak setiap saat,tetapi ada waktu tertentu gong akan dibunyikan. Kita melihatnya ada semacam kodifikasi.Kedua, kalau kita ingin belajar maka video ini merupakan bentuk eksplisit menuju ke tacitdan menjadi sebuah bentuk internalisasi.Dalam adegan video ini juga sama ada kodifikasi karena ada beberapa notasi yang dikutip.Kita melihatnya ada inovasi disini, karena pengamen dimiliki oleh pemilik restoran, lazimnyapengamen tidak menjadi bagian pemilik warung.008 ; adegan tari ini melakukan gerakan apa saja yang penting senang. Kemudian adakodifikasi karena gerakan tari ini dan musiknya memiliki notasi yang jelas. Inovasi terjadiketika ada reog dimana gerakannya sangat spektakuler. Kalau kita lihat dulu merak danmacan namun sekarang tidak lagi.RayAda adegan kiper menangkap bola dengan gerakan akrobatik yaitu dengan kaki merupakanbentuk dari tacit ke eksplisit karena layaknya bermain bola menangkap dengan kakimerupakan hal yang sangat lazimKemudian, Seorang yang mengajarkan biola kepada muridnya merupakan dari bentuk tacitke tacit atau melakukan sosialisasi. Kemudian di adegan lain orang bermain bola denganbebas free lifestyle adalah bentuk dari kombinasi.LulukAda video klip ini merupakan bentuk eksternalisasi dan internalisasi. Memberikanpengajaran pada muridnya adalah bentuk eksternalisasi dan bagi muridnya adalah bentukdari internalisasi.IdamanEksternalisasi itu dari tacit ke eksplisit, pertanyaannya apakah dia mengeksplisitkan terlebihdahulu, kemudian masuk ke tacit?Luluk 23
  24. 24. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaItu juga masuk dalam improvisasi karena tidak satu jalur saja. Kemudian ada kodifikasimengenai cara menggunakan biola.MisanDisini kami menganalisa bahwa adegan ini adalah sosialisasi, karena pengetahuannya daritacit ke tacit. Dia mengajarkan cara melipat pakaian. Kedua, improvisasi, karena diamengajarkan melipat pakaian dengan cara yang tidak biasa. Kemudian ada tacit karenapengetahuannya tanpa dituliskan, kami tidak menganggap ini sebuah dokumen. Yangterakhir adalah lesson learn dari cara melipat baju yang biasa menjadi cara melipat bajuyang mudah dan tepat.IdamanImprovisasi karena ada cara baru, apakah dalam adegan ini ada fenomena lesson learn-nya?RindaTidak ada lesson learn. Karena tidak ada why-nya dan masih bersifat best practices.IdamanBest practices itu ketika ada cara yang lebih baik namun tidak disebutkan mengapa.Contohnya ketika ada kegagalan-kegagalan dan dikatakan fenomena ini karena faktornya Adst. Kalau ada penjelasan mengapa ini gagal dan berhasil. Dalam adegan ini apakah adapenjelasan why melipat buku, namun hanya menjelaskan begini cara melipat baju.DausTadi ada yang disebut mengenai improvisasi dan inovasi. Saya ingin mengetahui adeganmana improvisasi dan inovasiIdamanKalau dalam soal cara, kita akan melihat dalam konteks baju atau cara melihat. Kalau dalamcara melipat ini merupakan cara baru, jadi ini merupakan inovasi dalam melipat baju.Namun dalam memperlakukan baju, dia melakukan improvisasi.MidaTadi dalam soal lesson learn itu tidak hanya soal why saja melainkan soal how. Misalnya kitamengalami dan ada pengalaman yang dialami teman kita. Jadi ketika di chapture baik 24
  25. 25. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaditulisan atau artikel. Akhirnya menjadi lesson learn, jadi menurut saya itu bukan soal whysaja melainkan juga soal howIdamanSoal mengadopsi atau mengakuisi how yang baru.MidaLesson learn itu tidak hanya why saja melainkan ada what, where, when dan how.IdamanItu hanya membedakan lesson learn, best practices, information, data. Itu materi kemarin,jadi yang namanya bangunan pengetahuan ada juga level knowledge. Jadi ada informasi, adaknowledge ini adalah spektrum. Jadi dalam knowledge ada declaratif dan prosedural, adaberbagai cara penggolongan. Kalau kita bilang about, know what, jadi kalau tanya spidol,maka kamu bilang itu untuk menulis know what, kalau know about kalau melihat gitar,pengetahuan mengenai gitar classic merk pleta, kayunya sudah lapuk dan itu gitar tua danmuda, ketika kita mengetahui hal itu lepas dari best practices atau lesson learn kemudianmasuk ke know how, saya tahu menggunakan dst. Kemudian masuk ke know why, jadi adayang bermain gitar mereka memiliki know how dan mereka tahu bagaimana knpw why-nya.Mereka tahu cara memainkan gitar namun juga melakukan inovasi saat bertukar tangan.Know how dengan cara A namun kamu tahu why dengan cara itu kemudian menjadi howbaru. Kembali ke pertanyaan kamu, KM ini merupakan alat baru. Jadi ada experience adaresensi dibuku bahwa lesson learn dan best practices itu sama, padahal berbeda. Adaexperiences yang berhasil dan ada yang gagal. Kalau berhasil saja yang diambil maka diatidak dianalisis, tingkatnya hanya itu. Misalnya cara memilih duren, bagaimana menyimpanberas supaya awet dia tidak melakukan analisis, karena mengambil yang berhasil saja. Kalauyang gagal kita pelajari dan yang berhasil kita pelajari maka kita akan tahu why dia gagal danwhy dia berhasil, maka yang namanya lesson learn mengandung why juga how. Bestpractices bisa satuan kalau lesson learn itu isinya lebih mendalam dan dibangun daripengalaman. Kalau misalnya kasus kecil ada lesson learnya ada namun lebih mendalamkalau dibangun dari pengalaman yang panjang.MisanKita melihat fenomena marchine band merupakan bentuk tacit. Kemudian dari tekniknyamenjadi inovasi baru, ada perbedaan dari drum band yang biasa kita lihat. Satu lagi adaeksternalisasi dari pertunjukkan itu.Idaman 25
  26. 26. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaEksternalisasi itu dari tacit ke eksplisit, apakah ada tacit knowledge mereka jadi panduan,jadi tidak ada eksternalisasi. Apakah ada proses transfer pengetahuan dari drum band itu.Mungkin dia hanya menikmati saja. Kalau di video ini ada inovasi, apanya?MisanCara membawa dan bajunya.IdamanJadi ini marching band dari taruna angkatan udara. Taruna AU akan melakukan marchingketika ada acara tertentu. Kalau dia menggunakan baju seperti elang, AU selalu memakai itu,dan bahwa garis yang terdepan hanya attensi pembuka jalan, itu sudah ada sejak 1963.Kemudian bicara tacit ke eksplisit, ada keterampilan tacit, masing-masing orang dalammarching band itu merupakan tacit dan seragam. Artinya pengetahuan tacit yang memilikistandar pada level pengetahuan yang sama. Jadi ada pengetahuan tacit yang dimiliki olehbanyak orang namun memiliki standar yang sama, itu ada pengetahuan yang sistematik,disini kodifikasi tidak dikatakan juga pengetahuannya tidak dieksplisitkan, tetapi kemampuantacit yang begitu seragam berarti ada pengetahuan yang sistematik dan tertata. Kalau sayabilang ada perjalanan perubahan masyarakat mengenai advokasi yang tidak memilikikesamaan gerak maka BOK dan kodifikasinya semrawut.Tadi ada yang bilang mengenai keroncong yang ada seragamnya, apakah ini orang restoranyang belajar keroncong atau orang keroncong yang dipakai seragam?ForumBisa dua-duanya namun lebih cenderung orang keroncong yang dipakai seragamIdamanAda beberapa improvisasi dan inovasi. Disini ada 3 alat musik yang dipakai. Cara permainanyang disebut keroncong. Keroncong yang asli itu ada 7 alat musik ; gitar, ukulele, bas, cukdan cak, serum, fluit dan biolaKita break dahulu kemudian kita akan lanjutkan kembaliBreakIdamanKita belajar KM harus menentukan KM yang mana yang akan kita pelajari. Karenamempelajari definisi KM bisa sampai satu bulan, karena setidaknya ada 53 definisi KM darisumber yang berbeda. 26
  27. 27. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAda berbagai definisi, ada Davenport dan Prusak (1998) yang banyak populer dan digunakanmengenai definisi dari KM menyatakan sebagai berikut ;Knowledge is ... a fluid of mix of framed experience, values, contextual information, and expertinsight that provides a framework for evaluating and incorporating new experience and information.Menurut Davenport, pertama adalah fluid mix yaitu campuran yang cair. Jadi sepertispektrum bukan dikotomi yang tersekat. Seperti pada contoh adegan melipat baju, adaimprovisasinya adalah memperlakukan baju dan inovasinya cara melipat baju. Jadi dalamkonteks apa dia menjadi sebuah inovasi dan improvisasi, dikonteks mana dia informasi dandikonteks mana menjadi data, kita bisa membedakan. Bahwa informasi itu beda, know how,what merupakan sesuatu yang beda namun dalam konteks tertentu menjadi sebuahspektrum dan menurut Davenport KM itu adalah fluid mix, jadi kita tidak terpaku tetap, kitabisa melihat dari sudut pandang mana. KM merupakan campuran dari unsur experience,values, contextual information dan expert insight. Ini memiliki kedalaman yang berbeda-beda, experience itu mentah belum terkategorisasi tetapi ketika dibilang expert insight itusudah lebih prediktif, itu posteriori yaitu dia bisa melihat lebih dalam dan tidak nampak,sementara contextual information adalah dia yang memberi konteks. Contohnya pada suatuhari kita membaca berita ada tawuran. Suatu hari di Jakarta ada 5 tawuran pada suatutempat yang berbeda, besoknya tidak ada buntutnya itu pas habis sidang soal century diDPR yang cukup memanas dan besoknya ada tawuran. Kalau kita tidak melihat konteksnyamaka kita tidak melihat ada kaitan tentang media, pengalihan berita dst. Ketika dulu tahun2001 ada konflik horizontal, kalau dianalisis secara urut, Gusdur pas naik jadi presiden kalaumenembak orang itu seenaknya saja tanpa basa-basi, “dia bilang ini” dia menyebut nama didepan umum. Ketika Gusdur menembak kiri dan kanan biasanya ada konflik yangmenganggu dia. itu bagaimana memberi konteks.Kemudian ada values, nilai yang dipegang dan dipercayai. Sesuatu yang dipercayai sebagaikebenaran dan digunakan sebagai tuntunan/panduan dalam menyusun tindakan. Ada nilaidemocrazy dan egalitarinisme. Egalitarianisme, kita percaya bahwa semua orang memilikikesamaan derajat, meskipun Daus lebih tidak ganteng dari Idaman dan jauh lebih miskin,tetapi Daus memiliki harkat kemanusiaan yang sama. Keadilan sosial itu values, kita akanmelihat ada values yang melandasi hal itu. Ketika kita bilang Fitra membuat SeknasTransparansi anggaran, ketika anda menelusuri ke visi dan misinya maka akan ada valuesyang melatarbelakanginya, baik di organisasi, sekelompok orang maupun komunitas. Adaberbagai values, kalau anda masuk keilmuan akan ada banyak values yang dijalankan.Kenapa disebut frame experience? experience itu berada dalam sebuah kerangka yangditentukan oleh values, contextual information tetapi juga ditentukan oleh cita-citaperubahan yang diinginkan. Misalnya Fitra bagian dari apa? Fitra bagian dari goodgovernment, kedaulatan rakyat. Lalu pengalaman dari rakyat dikerangkakan apa 27
  28. 28. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniahubungannya dengan perubahan itu, perjalanan menuju tercapainya perubahan yang dicita-citakan. Dengan frame itu capaian-capaian kita bisa melihat dimana ada keberhasilan dankegagalan. Kalau ada organisasi besar yang menyatakan keberhasilan dari kegiatannyademonstrasi. Banyaknya orang bisa menjadi keberhasilan, bisa juga tidak.Kita sudah bisa mengukur, apakah di organisasi atau komunitas anda ada frame experiencetidak? Apakah sudah dibangun kerangka yang mengkategorikan pengalaman dan kerangkaitu berdasarkan apa? Bisa saja tidak sadar berdasarkan, dalam kegiatan kita seringmenyatakan bahwa acara kita gagal dengan ukuran bahwa kita sudah bekerja 24 jam. Kitabisa saja menilai keberhasilan dari effort yang dijalankan. Framenya apa result base dst.Apakah kita mengidentifikasikan values.Inilah yang dimaksud oleh Davenport mengenai KM. Dimana fluid mix ini kekinian dan kemasa lalu-an menyediakan kerangka lagi, karena fluid mix menjadi kerangka untukmengevaluasi dan mengikutsertakan pengalaman baru dan informasi baru, jadi ini menatapke depan. Ketika koridor kebebasan sipil dibuka, maka menjadi pengalaman baru di tanahnegeri ini, pasca orde baru, pengalaman itu di incorporate tidak oleh gerakan pro dem ataugerakan politik, dipahami tidak? Kalau tidak diisi ruangnya akan diisi oleh orang-oranggerakan politik formal itu Gerindra, Hanura dst itu alat formal. Jadi situasi baru itu gagalditangkap karena kita tidak memiliki values, information. Kalau kita menggunakan definisiDavenport ini cukup simple dan bisa ditarik per-elemen.DausAda struktur experience dan frame experience bagaimana membedakannya?IdamanAda structure experience dan frame experience. Kalau structure experience itu urusannyadalam kegiatan pendidikan. Jadi ada cara orang belajar dengan diceramahin dan mengalamipengalaman. Kalau kita menjadi guru, kita akan melakukan proses belajar berarti kita akanmembangun pengalaman tertentu, tapi kalau kita diamkan saja membiarkan murid sendiriuntuk pergi maka akan mengalami pengalaman yang berbeda-beda dan tidak ada ujungnya.Maka pengalaman yang kita sediakan acak dan akan menghasilkan pengalaman yangberbeda-beda. Kita akan memberikan pengalaman dan terkendali dengan rentang waktuyang jelas. Misalnya ada 11 film, maka semua akan mengalami menonton film dan akanterjadi diskusi. Itu yang dinamakan pengalaman yang terstruktur. Pengalaman yangterstruktur adalah cara mendesign kegiatan.Kalau frame experience, kita melihat pengalaman dengan kerangka dalam melihatpengalaman itu. Dengan davenport ini kita bisa mengukur apakah knowledge di manageatau tidak dengan kerangka yang makro. 28
  29. 29. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSekarang yang di manage adalah organisasinya terlebih dahulu baru kemudian komunitas,kalau organisasinya amburadul bagaimana dengan komunitasnya. Kita letakkan dia dalammanajemen organisasi.Ini adalah sebuah matrik yang menunjukkan elemen-elemen yang ada dalam manajemenorganisasi yang dibedakan dari aspek organisasi. Kalau organisasi ada leadership, networkingdst. Ini adalah unsur-unsur bagaimana memanage knowledge di aspek tertentu.Kolom pertama ; ada level dari yang paling bawah hingga paling tinggi, level itu seberapajauh/advance organisasi tahu tentang dan menggunakan pengetahuan. Level terendahadalah awarness, jadi baru sadar ada pengetahuan. Awarness pada NGO belum tentumendalam, mungkin masih belum bisa membedakan pengetahuan dan informasi dst.Level berikutnya reaction, kalau sudah awarness kemudian ada respon dari itu, misalnyadibentuknya divisi manajemen pengetahuan meski tidak tahu apa yang harus dikerjakannya.Kemudian mencari tahu dan mencari konsultan yang ekspert di bidangnya.Level berikutnya adalah action, kalau reaksi itu biasanya jangka pendek, sementara actionjangka panjang.Level selanjutnya adalah menerapkan dengan konsisten. Konsisten ini bukan berarti terusmenerus tetapi memiliki pola yang dapat dipertanggung jawabkan.Level 5 adalah cara kerja. Dari level-level itu memiliki tanda-tandanya yang terlihat padasebelah kanan. Leadership behaviour, networking dst. Matrik ini menarik untuk ditelusuri.Misalnya bagaimana leadership dijalankan, bagaiman membangun networking dst.Ada kerangka manajemen, kemudian dengan parameter ini, tinjaulah dunia NGO padaumumnya, kemudian spesifik pada organisasi yang pernah anda kenal, atau organisasi anda.Anda bebas memilih organisasinya, satu kelompok ada 3 orang.[Peserta dibagi menjadi 4 kelompok untuk meninjau NGO dan organisasinya dengan matrikKM self assessment]Presentasi KelompokArisKondisi NGO secara umum, kelompok kami melihatnya berada pada level 2. Kenapa? Kitaakan melihat indikator yang dibangun oleh Mas Idaman. Pada level KM strategi, sudahbanyak organisasi menyatakan membagikan apa dan bagaimana itu penting, contohnya adabanyak NGO membangun website dan sharing hal-hal yang mereka kuasai dan dianggappenting. 29
  30. 30. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaUntuk leadership, beberapa manajer memberi waktu untuk berbagi dan belajar namunhanya sedikit dukungan dari atas yang terlihat. Support memberikan waktu banyak dilakukanoleh manager ketika ada undangan pelatihan, tapi ketika pelatihan itu berbayar danmembutuhkan sumber daya tidak saja waktu, kadang kala manager itu masih agak rumituntuk mengiyakan.Networking ; adanya jaringan ad hoc untuk mengenal individu satu dengan yang lain. kitamelihat ini susah terjadi karena di NGO sudah ada kelompok belajar atau jaringan belajardan ada NGO yang berkonsentrasi dalam membangun jaringan misalnya prakarsa rakyat,SatuDunia yang mencoba memfasilitasi hal seperti itu. Ada jaringan yang dibentuk olehkelompok itu, misalnya SatuDunia membuat Kopdar Admin website.Learning, before, during dan after ; orang belajar sebelum melakukan ini cenderung belummelakukan, karena biasanya orang akan tabrak dulu urusan kemudian. Point kedua, Merekamenangkap apa yang mereka pelajari bagi orang lain untuk mengakses, ini tidak dilakukankebanyakan organisasi, kebanyakan masih berada di tacit, mereka memiliki lesson learnnamun tidak dieksplisitkan. Mereka menganggap ini penting tapi kemudian tidak dijawab.Pada prakteknya beberapa melakukan akses itu, beberapa orang menangkap lesson learn itunamun tidak secara umumChapturing knowledge ; Tim menangkap pelajaran yang dipelajari setelah suatu proyek. Timmencari pengetahuan sebelum memulai suatu proyek. Indikatornya meskipun dipaksakankarena ini donor driven namun diakhir proyek ada laporan yang di dalamnya ada lessonlearn, termasuk dalam memulai proyek ketika mengajukan proposal, ada pengetahuan awalatau hal yang terkait dengan proyek yang akan dijalankan.Akses kebanyak pengetahuan meskipun tidak diringkas. Kondisi saat ini sudah mulai banyakpengetahuan khususnya di online, fenomena storage online semacam for share disitubanyak pengetahuan, NGO mengakses mengenai hal itu tapi tidak mensarikan kepada oranglain.Kemudian kondisi NGO spesifik kita memilih SatuDunia, kita menganggap SatuDunia beradapada level 3 (Action). Poinnya tidak ada kerangka dan artikulasi strategis. Kita mengakuibelum ada kerangka dan artikulasi strategi dari KM, tapi disini ada poin deskripsi pekerjaanmenangkap pengetahuan dan berbagi, secara struktural sudah ada KSO (Knowledge SharingOfficer), deskripsinya sudah ada dan orang-orang menggunakan sejumlah alat untukmembantu belajar dan berbagi, kita menggunakan alat-alat teknologi dan pola pendekatansecara institusi.Leadershipnya. KM dipandang sebagai tanggung jawab tim khusus, kita memiliki tim khusus,beberapa pemimpin melakukan pembicaraan tetapi tidak selalu berjalan. Iya selaludibicarakan namun tidak semuanya berjalan 30
  31. 31. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaNetworking ; orang-orang membangun jalinan untuk mendapatkan hasil. Semacam Kopdaruntuk berbagi pengetahuan dan skill khususnya manajemen website. Jaringannya kitaciptakanUntuk learning before, during after ; orang dapat dengan mudah mengetahui apa yangdiketahui oleh organisasi. Ini yang belum dilakukan, karena orang yang ingin mengetahui apayang diketahui belum terchapture di website, di hal-hal yang kita lakukan di online. Contohberbagi dan menggunakan dikenali ; kita melihatnya proses berbagi melalui kopdar sudahdilakukan. Rekan membantu rekan melintasi batas organisasi ; ini bahasanya masih rancu.Kita asumsikan bahwa satudunia memfasilitasi kursus kepada mitra merupakan bentukrekan-membantu rekan.Chapturingnya ; Jaringan bertanggung jawab atas pengetahuan, mengumpulkan subjekpengetahuan mereka di satu tempat dalam format umum. Satudunia memiliki satuportalyang difungsikan untuk berbagi pengetahuan dan memiliki jaringan. SatuDunia sebagaianggota jaringan sudah bertanggung jawab dalam berbagi pengetahuan khususnya indephtreporting.Pencarian sebelum melakukan dianjurkan ; Sebelum membuat pengetahuan kita sebelumnyamelakukan penelitian.RindaPoin pertama pembahasan mengenai strategi KM, kami merasa saat ini NGO di indonesiaberada pada level 2 reaction. Deskripsinya hampir sama dengan kelompok sebelumnya dankebanyakan kita NGO dari hasil di tim, belajar membutuhkan sesuatu dan kebanyakanmenerapkan atau membuat lesson learn di organisasinya.Poin 2 ; kita membahas NGO tidak satu suara karena Mas Yudi membahas mengenaiGreenpeace, saya, Misan dan Arman membahas mengenai SatuDunia. Kami merasaSatuDunia masuk pada level ketiga, meski pada beberapa indikator SatuDunia belummelakukan secara sempurna.KM Strategi SatuDunia sudah memenuhi kemudian leadershipnya sudah ada indikator yangsesuai kurang lebih ada SOP. Kemudian networking orang-orang membangun jaringan untukmendapatkan hasil, sudah memulai. Learning before, during dan after. orang dapat denganmudah mengetahui apa yang diketahui oleh organisasi, itu belum dilakukan dengansempurna, sebenarnya di Satuportal ada box even namun kadang-kadang kita tidak begituupdate even dan beberapa dimasukan di SatuDunia.net. untuk rekan membantu rekanbahasa sangat rancu.Idaman 31
  32. 32. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau ada proses-proses dimana pengetahuan di share dan pengetahuan digunakan sebagaisatu alat untuk menghadapi persoalan. Apakah di organisasi ada masalah dan diatasi denganpengetahuan. Ada yang berbasis prosedur, reaksi tanpa dasar dan tradisi. Jika ada sesuatu diorganisasi ditanngapi sesuai dengan tradisi.Disini poinnya adalah sharing and using. Apakah pengetahuan dipakai, bukan tradisi yangdipakai atau contekkan. Ketika pengetahuan digunakan, apakah ada kesadaran atau deteksi,apakah organisasi mengenali atau mendeteksi pengetahuan. Kalau organisasi belum siapakearah sana, ya berjalan saja. Katakanlah sebuah organisasi, ada staff dan ada salah satu stafanalisanya lebih tajam dan dia memutuskan sebuah langkah-langkah, yang lain cuek saja dantidak mengenali. Kalau di poin ini menyebutkan ada kesadaran, mengenali dan mendeteksi,itu maksud kalimatnya.Pear itu kolegial, pear itu bisa sesama profesi, seumur-an. Kemudian sekat-sekat organisasiitu bisa di tembus, asalkan mereka saling membantu, misalnya di twitter, ada teman itu pear.Atau di komunitas pecinta KRL itu, pear.RindaLalu untuk membantu rekan melintasi batas organisasi sudah dilakukan di divisi kemitraan,dimana mitra yang lintas isu dan di manage kebutuhannya oleh divisi kemitraan walaupunsebenarnya mereka sebenarnya tidak berjejaring.Chapturing knowledge ; SatuDunia telah berhasil dalam berbagi pengetahuan melaluiwebsite, milis, twitter. Kemudian Pencarian sebelum melakukan dianjurkan itu juga kitamengalami kebinggungan sehingga tidak dibahas.Ada yang berbeda sedikit dari Mas Yudi, dia mengambil sampel organisasi Greenpeace yangberada pada level 4. Kalau di level 4 saya merasa keberhasilan organisasi itu keberhasilannyatidak pada organisasi saja melainkan sudah di mix dengan kebutuhan bisnis di bidangtersebut. Pada level 4 di learning, before, during, after ; Greenpeace itu sudah berhasilmelakukan indikator ‘pelanggan’ berpartisipasi dalam sesi review. Greenpeace per 3 bulansekali donor itu melakukan pertemuan melalui gathering.YudiBukan donor tapi supporting. Kalau Greenpeace artefaknya lengkap walaupun jadi sepertibirokrasi dan mereka menggunakan intranet semua mengenai Greenpeace ada. Trainingsemua ada modulnya.Kalau antar organisasi dia sangat egois. Kita kalau ingin mengeruk pengetahuan dariGreenpeace agak susah.Mida 32
  33. 33. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaFrame ExperienceORNOP secara umum sudah memiliki banyak pengalaman, akan tetapi pengalaman tersebutbelum terdokumentasikan dengan baik, belum terstruktur, belum dikelola, dan tidakmemiliki frame experience yang jelas (level 3).ValuesCSO sudah memiliki nilai-nilai (values) yang mendasari gerakan advokasi, yangtermanifestasikan dalam bentuk program dan kegiatan yang dijalankan. (level 5).Contextual InformationCSO secara umum, cukup memahami konteks informasi yang ada (level 3), konteks informasisering dijadikan pijakan dalam menjalankan advokasinya.Expert InsightNGO secara umum berupaya menerapkan Expert Insight akurat, namun memiliki kelemahandi level tertentu. Misalnya, kampanye publik (Level 3).KIARAFrame ExperienceKIARA dan anggota jaringan memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan, khususnyatentang komunitas, dan telah terdokumentasi dengan baik dalam bentuk publikasinya akantetapi belum bisa menjangkau publik luas (level 4).ValuesKIARA sudah memiliki nilai-nilai (values) yang mendasari gerakan advokasi, yangtermanifestasikan dalam bentuk program dan kegiatan yang dijalankan. Contoh, adanya nilai“keadilan,” gerakan advokasi adalah mendorong perwujudan nilai-nilai keadilan terhadaphak-hak nelayan dan komunitas pesisir (level 5).Contextual InformationKIARA memahami konteks informasi yang ada (level 4), konteks informasi selalu dijadikanpijakan dalam menjalankan advokasinya.Expert Insight 33
  34. 34. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAdanya pemahaman sejarah pengelolaan wilayah pesisir dan laut NKRI, nilai-nilaikemasyarakatan, sehingga mampu menerjemahkannya ke dalam berbagai ruang, mulai daripembuatan kebijakan, advokasi, kampanye, program dan publikasi publik. (level 3).OpikKalau saya menambahkan, dilihat dari kelompok sebelumnya, kita mengidentifikasi daridefinisi yang dibuat oleh Davenport dan masuk ke Self Assessment Cuma lebih ke levelingtidak masuk ke indikatornya. Kemudian kita mengidentifikasi ke definisi yang dibuat sepertivalues, expert insight.IdamanAda komentar lain sebelum masuk ke bahan berikutnya. KIARA berdiri tahun berapa?Mida2003IdamanMenurutmu organisasi mana saja yang konsen dalam bidang perikanan?MidaWALHI juga konsen, ada campaigne soal pangan, kelautan dan perikanan, energi dan iklim.Selain itu ada Bina Desa dan Telapak. Telapak itu lebih pada social enterprice,pengembangan perekonomian komunitasnya seperti transplantasi karang.IdamanJadi kalau saya mengomentari mengenai ada satu BOK yang sedang terbangun perlahan-lahan yang merupakan irisan dari berbagai BOK lainnya. Jadi ada BOK environmentalismekemudian nanti dipecah lagi tentang konservasi habitat. Tapi ini bicara habitat murni, namunketika ada orang kemudian muncul suistainable development, konsep itu muncul dengankemudian ada turunannya kehutanan berbasis komunitas dan itu menjadi BOK baru dimanaada definisi, kemudian ada praktisnya, bahkan ada best practices-nya. Di tiap-tiap itu adaperdebatan, karena ada values yang berbeda. Jadi world bank mengurusi kehutanan jugasoal tutupan hutan dan illegal logging, kemudian yang baru mengenai REDD, terjadiperdebatan, satu offside, satu tidak offside, kemudian makin lama makin melengkapitermasuk akhirnya, dia meluas ke soal kelautan dan perikanan. Dia akan merunut terus ke 34
  35. 35. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniabelakang ke jaman tahun 1970-an ketika orang mulai konsen dengan alam, kemudian adajuga yang melihat ekonomi tahun 1960-an, ekonomi extraktif dan kapan mulai munculpendekatan seperti itu. Kemudian melihat paradigmatik yang diubah, bahkan ketikafeminisme dan gender mulai melihat bahwa pembagian kerja domestik publik, ekonomic,domestik antara perempuan dan laki-laki sejak manusia bergeser dari masyarakat nomadicdan berburu, ketika mereka bercocok tanam, mereka duduk diam di suatu tempat tertentukarena terikat dengan tanahnya. Pada waktu sebelum menemukan bercocok tanam, laki-lakidan perempuan sama-sama tidak di dalam rumah karena mereka berjalan terus mendirikankemah dan semua jalan. Ketika ada tempat tinggal yang menetap dan cocok tanam yangharus ditunggu sebelum di panen.Demikian juga kalau di perikanan tidak bisa dilepaskan dari kelautan, tidak bisa dilepaskankebijakan maritim ke darat ketika rezim orde baru naik dan di dukung oleh angkatan darat,kemudian resources di tarik untuk dibagi ke angkatan darat yang menguasai sebagai basisdukungan kekuasaan rezim Soeharto. Bahkan bisa ditarik lagi hingga jaman mataram danbahkan bisa dilihat dari novel Pramoedya tentang Arus Balik. Itu contoh bagaimana BOKakan dibangun makin lama makin lengkap dan mendalam.Kemudian mengenai database hubungan spektrum dari data, informasi dan pengetahuan.Ada JATAM, WALHI dan KIARA. Kita bisa melihat dari tambang. Apakah data ada? Kita harusmembedakan antara data, informasi, opini, slogan hingga ke ideologi. Itu adalah entitas danmakhluk yang berbeda. Kita lihat tambang, apakah ada di Indonesia sebuah Situs, dimanakita bisa akses list propinsi, Kabupaten. Kita punya 33 Propinsi, 400 Kabupaten. Kalau kitastraight di satu propinsi bisa tidak ada list daftar tambang, yang ditambang apa? Luasnyaberapa? Nama tambang, dibuka tahun berapa? Saya belum pernah melihat mengenai halitu, ini data yang konsisten. Kemudian ada informasi mengenai daya rusak tambangcontohnya begini dst. Tapi data urut yang konsisten dan aksesable belum ada. Kemudian ditingkat informasi, laporan tahunan dan sektoral. Kita harus memiliki informasi dan data yangbisa buat orang akan membuat informasi dan tambang, di sekitar NGO data ini masih miskin.Banyak NGO yang menggunakan kata kunci database namun kontennya tidak difokuskan, diamemasukkan berita begitu banyak kemudian dibilang database, kalau kita bicara orangdatabase namun tidak mengerti dengan entitas dan relasi, mana atribut dan relasi initambang berhubungan dengan lokasi dst.Kemudian soal perikanan itu yang menarik di Indonesia. Indonesia memiliki 81 ribu kmpanjang garis pantai, stok ikan lautnya 6,1 juta ton per tahun, dia punya 594 titik penjualanikan primer terdiri dari pelabuhan nusantara, hingga tempat pelelangan ikan. Nelayan darilaut membawa ikan dan di Indonesia ada jumlahnya 126 species yang berada di laut, jenisikan perenang cepat dst.Ada satu cerita ikan pelapis itu ikan yang berenang dengan cepat. Kalau nelayan jual ikan diTPI dengan cara lelang. TPI itu tanah dan infrastrukturnya milik Pemda, pelelangan itudifasilitasi oleh koperasi Mina, dan koperasi Mina akan mengutip penjualan itu 2% dan 2% 35
  36. 36. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadibagi dua 1% untuk koperasi Mina dan 1% untuk Pemda sebagai retribusi. Maka setiapbulannya koperasi akan membuat laporan ke Pemda. Pemda kemudian setor ke KanwilPerikanan dan 2 bulan sekali Kanwil merekap, dari Kanwil kemudian di kirim ke Jakarta kePerikanan Pusat itu 6 bulan, akhirnya data tanggapan ikan itu perikanan hanya punyasetahun sekali, padahal ikan geraknya harian, pasar juga harian. Maka informasi mengenaiikan yang ditanggap seberapa itu tidak ada. Kemudian ada proposal sistem informasiperikanan. Lalu ada uang, kemudian orang datang semua. Perusahaan swasta datang, adakonsorsium antara anggaran negara dan uang dari UNDP dst. Kemudian dibuat kerangkarancangan sistem informasi perikanan nasional. 594 TPI itu dicatat dan dibuat online, jaditiap TPI dipakai komputer dan sambungan internet dan transaksinya menggunakan alattransaksi elektronik kemudian bisa masuk datanya, terus datanya langsung masuk dandipusatkan sehingga data ketahuan. Ini pertempuran ekonomi dengan kepentinhgammasyarakat ketika di chek sebenarnya apa yang terjadi? Ternyata akan ada invest dengandana yang besar, kemudian butuh sambungan internet dan butuh orang yang akanmengoperasionalkan hal itu. Orang itu akan di training beberapa hari. Akhirnya diputuskanitu akan dilakukan bertahap setelah jadi, potongannya dari penjualan itu dinaikkan menjadi5%. Nelayan dipotong 2,5% dan pembeli dipotong 2,5%, setelah proyek ini selesai yangbayar nelayan. Pengadaan hardware dan software dibayar kemudian trainingnya, kemudianbank ikut bermain dengan memberikan pinjaman ke konsorsium ini dan dia membuat ATMdan uangnya dibayar lewat ATM. Pertanyaannya, ada penangkapan ikan tahun 2000, adaperusahaan ikan yang besar-besar, jadi dia memiliki kapal dan dia menangkap ikan tapi tidakdibawa ke TPI. Misalnya di Irian –Biak di dekat perusahaan Pelni ada pelabuhan yangbesarnya 4 kali lipat lebih besar dari Pelni yang dimiliki perusahaan Perancis, Transpage.Sehari ada kapal yang datang dari laut. Kapal itu merapat tidak menurunkan ikan melainkankaleng tanpa label, jadi dia menangkap ikan Tuna, Makarel langsung dikalengin tanpa label.Kemudian muncul kapal Perancis dan dibawa keluar. Jadi ikannya tidak melalui TPI lagi.Kemudian sekarang di ambil oleh Jayanti Group. Ketika sistem informasi itu dibangun,kemudian potongannya jadi naik 2,5% namun nelayan itu tidak mengakses data itu, karenadia tidak memiliki laptop dan tidak memiliki waktu untuk itu. Akhirnya yang mengakses dataitu adalah perusahaan besar. Mereka duduk manis di depan screen komputer mengaksesdata tangkapan ikan itu. Dia yang memakai namun yang membayar nelayan. World bank danbeberapa pihak ikut membantu itu. Kemudian ada konsorsium yang dibangun namanyapartnership, antara perusahaan swasta dan departemen perikanan. Tentu saja itu tidakberhasil dibuat. Kalau kita memiliki struktural siapa yang diuntungkan dan values yang adadibaliknya, bagaimana melihat proyek-proyek itu, waktu itu belum ada LSM yang bermaindibidang perikanan. Sekarang sistem informasi perikanan nasional itu bagaimana?Mida 36
  37. 37. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSebenarnya sistem informasi perikanan nasional dan sumber daya ikan itu tanggung jawabmenteri perikanan dan kelautan, sampai sekarang data yang digunakan tahun 1999 untuksumber daya ikan, makanya untuk advokasi ada baiknya menggunakan data dari VAO, karenamenggunakan satelit, yang terindentifikasi belum yang tidak teridentifikasi. Tiap tahunnyaIndonesia bisa memproduksi 9-10 juta ton per tahun, yang kena illegal fishing itu 2-4 juta tonper tahun.Greenpeace internasional ada campaigne mengenai illegal fishing. Makanya tidak bisadipercaya data itu, kita melihat laporan BPK terakhir menyatakan bahwa sekitar 9 miliardana pembuatan informasi sumber dana ikan di korupsi oleh Kementerian Kelautan danPerikanan.Terkait dengan penangganan Illegal Fishing memang tidak ada sikap tegas dari KementerianPerikanan dan Kelautan termasuk Dirjen kelautan bagian pengawasan itu dipecat karenatidak becus.Makanya programnya banyak yang karikatif dan berbasis daratan. Saya melihat terlalubanyak harapan masyarakat terhadap LSM, padahal kapasitas itu pertama dari penyediaaninformasi, advokasi, bantuan hukum, jadi kalau kita mengharapkan lebih dari kapasitas kita.Jadi agak jomlang, sebenarnya harus lihat kapasitas dan ketika tuntutan semakin besar, kitaharus bisa melihat kewenangan kementerian masing-masing, kewenangannya apa, jangan-jangan kita sudah mengambil alih kewenangan kementerian, misalnya penguatan komunitasnelayan soal BBM, apakah Kementerian bicara soal BBM terakhir ketika harga BBM naik dansubsidi di batasi, kita berbicara soal itu. Jadi tidak boleh bicara ah NGO kerjanya seperti ini,padahal kita melakukan apa yang bisa kita lakukan dan kita bisa.IdamanPada tahun 2000 ada persoalan BBM, ada arragement, dimana nelayan itu dapat BBMdengan harga khusus, kemudian ada penunjukkan perusahaan tertentu yang memilikikewenangan untuk mendistribusikan BBM untuk nelayan. Jadi dia boleh mengambil di depotpertamina dan dia membawa titik-titik tertentu di tempat nelayan. Kemudian dia dapat itudia mengambil BBM, ditulis disitu mengambil sekian ton, kemudian ke nelayan jauh lebihkecil itu, sebagian dipindahin di daerah teluk nigung dan teluk durian, kemudian masuk kekapal dan dijual ke Singapura.Besok kita akan libur selama seminggu dan kita akan pindah ke bidang tertentu yaitucommunity. Saya akan mengirim bahan-bahan kursus melalui email.Ini adalah pergeseran dari pendekatan KM dari generasi ke generasi. Jadi menurut Charil2002, dari perusahaan yang menerapkan KM ada tiga generasi yang berbeda. Paling awaladalah pendekatan yang berorientasi pada record. Jadi proses kapitalisasi dan kapitalistik.Proses kapitalisasi itu menyimpan dan mengakumulasi stok data dan pengetahuan. Jadi yangdikuatkan online storage, materi disimpan menjadi repositori. Kemudian KM dianggap pada 37

×