Prangkat Adm Bahasa Inggris Xi 2009 2010

5,244 views

Published on

Model Pengembangan Silabus Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Mataram
Dalam menyusun Pengembangan Silabus Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Mataram penyusun dapat menggunakan salah satu format yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan. Pada dasarnya ada dua jenis, yaitu jenis kolom (format 1) dan jenis uraian (format 2). Dalam menyusun format urutan KD, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator dan seterusnya dapat ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan, sejauh tidak mengurangi komponen-komponen dalam silabus.

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,244
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
13
Actions
Shares
0
Downloads
394
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Prangkat Adm Bahasa Inggris Xi 2009 2010

  1. 1. PENGEMBANGAN SILABUS SMA Negeri 2 Mataram<br />KATA PENGANTARPuji syukur kehdirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tim Pengembang Kurikulum SMA Negeri 2 Mataram telah berhasil menyusun 3 Revisi KTSP sebelumnya dan pengembangan pembelajaran, yaitu:1. Pengembangan KTSP 2. Penyusunan Silabus dan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran3. Evaluasi PembelajaranPanduan ini dimaksudkan untuk memberi gambaran mengenai cara pelaksanaan pengembangan aspek-aspek pembelajaran di program studi / jurusan di lingkungan SMA Negeri 2 Mataram, namun tidak menutup kemungkinan pemanfaatan panduan-panduan ini untuk sekolah sekolah selain dari SMA Negeri 2 Mataram maupun lembaga pendidikan lainnya dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Mataram .Masukan, kritik dan saran untuk menyempurnakan panduan di atas sangat diharapkan untuk perbaikan materi panduan ini.Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerntah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, setiap sekolah/madrasah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan berpedoman kepada panduan yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Panduan Penyusunan KTSP terdiri atas dua bagian, yaitu bagian pertama berupa Panduan Umum dan bagian kedua Model KTSP.Panduan Umum memuat pedoman dan rambu-rambu yang perlu diacu, dijabarkan dari berbagai ketentuan-ketentuan tentang kurikulum yang terdapat dalam UU No. 22 tahun 2003 dan PP No. 19 tahun 2005, serta aturan pada umumnya yang berlaku dalam mengembangkan kurikulum. Panduan Umum diterbitkan terpisah dari model KTSP. Satuan Pendidikan yang telah melakukan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh diperkirakan mampu secara mandiri mengembangkan kurikulumnya berdasarkan SKL, SI dan Panduan UmumPenyusunan KTSP SMA Negeri 2 Mataram disusun oleh Tim Pengembang Kurikulum dan sebagai hasil pengembangan SKL dan SI dengan menggunakan Penyusunan KTSP tahun sebelumnya yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi. SMA Negeri 2 Mataram sehingga perlu memperhatikan kepentingan dan kekhasan daerah, sekolah dan peserta didik dalam mengembangkan KTSP ini . Untuk itu Tim Pengembang Kurikulum SMA Negeri 2 Mataram yang terdiri ( H M Sartono selaku coordinator, Dra Hj Indah Deporawati , Dra. Gusti Afifah, H.M. Arsyad, S.Pd, Man dan Awaludin, S.Pd, masing masing sebagai Anggota) dapat menggunakan Penyusunan KTSP tahun sebelumnya sebagai referensi dengan melakukan perubahan dan penyesuaian yang diperlukan. Hal-hal yang Perlu diperhatikan dalam Pengembangan Silabus Bahasa Inggris SMA Negeri 2 MataramPengembangan silabus mata pelajaran bahasa Inggris lebih diarahkan kepada pengembangan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulisan yang mengintegrasikan empat (4) keterampilan berbahasa; mendengar, berbicara, membaca dan menulis.Kreativitas yang tinggi dari guru dalam mengembangkan materi dan metode pembelajaran sangat dituntut secara profesional.Pada kegiatan pembelajaran yang ada di silabus, siswa dituntut untuk terlibat secara lebih aktif (student center learning) dan guru sebagai fasilitator.Kegiatan dan materi pembelajaran diarahkan pada ciri khas kedaerahan dan bersifat kontekstual.Alokasi waktu yang ada dalam silabus disesuaikan dengan situasi dan kondisi kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.Pengembangan kompetensi dasar ke dalam indikator sangat tergantung pada materi dan kegiatan pembelajaran serta kreatifitas guru. Model Pengembangan Silabus Bahasa Inggris SMA Negeri 2 MataramDalam menyusun Pengembangan Silabus Bahasa Inggris SMA Negeri 2 Mataram penyusun dapat menggunakan salah satu format yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan. Pada dasarnya ada dua jenis, yaitu jenis kolom (format 1) dan jenis uraian (format 2). Dalam menyusun format urutan KD, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator dan seterusnya dapat ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan, sejauh tidak mengurangi komponen-komponen dalam silabus. Mengetahui, Mataram , 17 Juli 2009Kepala Sekolah Tim Pengembang Kurikulum Drs. HAIRUDDIN AHMAD H M. S A R T O N O , S.Pd Pembina IV/a Pembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012 NIP. 19601231 198601 1 055<br /> PENYUSUNAN SILABUS SMA NEGERI 2 MATARAM <br />PANDUAN PENYUSUNAN SILABUSI. PENDAHULUANSilabus adalah suatu rencana yang mengatur kegiatan pembelajaran dan pengelolaan kelas, serta penilaian hasil belajar dari suatu mata kuliah. Silabus ini merupakan bagian dari kurikulum sebagai penjabaran Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ke dalam materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian hasil belajar. Dengan demikian pengembangan silabus ini minimal harus mampu menjawab pertanyaan sebagai berikut: kompetensi apakah yang harus dimiliki oleh peserta didik, bagaimana cara membentuk kompetensi tersebut, dan bagaimana cara mengetahui bahwa peserta didik telah memiliki kompetensi itu. Silabus ini akan sangat bermanfaat sebagai pedoman bagi pengajar karena berisi petunjuk secara keseluruhan mengenai tujuan dan ruang lingkup materi yang harus dipelajari oleh peserta didik. Selain itu, juga menerangkan tentang kegiatan belajar mengajar, media, dan evaluasi yang harus digunakan dalam proses pembelajaran kepada peserta didik. Dengan berpedoman pada silabus diharapkan pengajar akan dapat mengajar lebih baik, tanpa khawatir akan keluar dari tujuan, ruang lingkup materi, strategi belajar mengajar, atau keluar dari sistem evaluasi yang seharusnya.II. KOMPONEN SILABUSMenurut para ahli pembuat kurikulum, terdapat banyak macam komponen silabus yang tersusun dalam suatu matrik silabus. Hal inilah yang harus dicermati dan dipilih oleh suatu institusi dalam mengelompokkan komponen-komponen tersebut. Setiap institusi berdasarkan kriteria atau standar yang diacu dapat menentukan sendiri komponen apa yang dipilih dan disusun pada matrik dalam menyusun silabus suatu mata Pelajaran. Pada prinsipnya semakin rinci silabus akan semakin memudahkan pengajar dalam menjabarkannya ke dalam RencanaPelaksanaan Pembelajaran (RPP). Adapun komponen silabus suatu mata Pelajaran 1. Identitas Mata Pelajaran meliputi: Nama sekolah Pengembang Silabus ( SMA Negeri 2 Mataramn Pengembangan Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP) Kelas/Semester 2. Standar Kompetensi (SK)Standar Kompetensi adalah seperangkat kompetensi yang dibakukan sebagai hasil belajar materi pokok tertentu dalam satuan Pendidikan, merupakan kompetensi bidang pengembangan dan materi pokok per satuan pendidikan per satu kelas yang harus dicapai peserta didik selama satu semester.3. Kompetensi Dasar (KD)Kompetensi Dasar adalah rincian kompetensi dalam setiap aspek materi pokok yang harus dilatihkan kepada peserta didik sehingga kompetensi dapat diukur dan diamati. Kompetensi Dasar sebaiknya selalu dilakukan perbaikan dan pengayaan guna memenuhi keinginan pasar.4. IndikatorIndikator merupakan wujud dari KD yang lebih spesifik, yang merupakan cerminan dari kemampuan peserta didik dalam suatu tahapan pencapaian pengalaman belajar yang telah dilalui. Bila serangkaian indikator dalam suatu kompetensi dasar sudah dapat dicapai peserta didik, berarti target KD tersebut sudah terpenuhi.5. Pengalaman belajarPengalaman belajar merupakan kegiatan fisik maupun mental yang dilakukan oleh peserta didik dalam berinteraksi dengan bahan ajar. Pengalaman belajar dikembangkan untuk mencapai KD melalui strategi pembelajaran. Dengan melakukan pengalaman belajar yang tepat mahasiswa diharapkan dapat mencapai dan mempunyai kemampuan kognitif, psikomorik, dan afektif yang sekaligus telah mengintegrasikan kecakapan hidup (life skill). Oleh karenanya yang membedakan antara perguruan tinggi satu dengan yang lain tercermin pada perbedaan pengalaman belajar yang diperoleh Peserta didik 6. Materi pokokBagian struktur keilmuan suatu bahan kajian yang dapat berupa pengertian, konsep, gugus isi atau konteks, proses, bidang ajar, dan keterampilan.7. WaktuMerupakan lama waktu dalam menit yang dibutuhkan peserta didik mampu menguasi KD yang telah ditetapkan.8. Sumber pustakaSumber pustaka adalah kumpulan dari referensi yang dirujuk atau yang dianjurkan, sebagai sumber informasi yang harus dikuasai oleh peserta didik.9. PenilaianPenilaian ini berarti serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan informasi; dan kemudian menggunakan informasi tersebut untuk pengambilan keputusan.III. CARA PENYUSUNAN SILABUSAdapun langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan dalam penyusunan silabus suatu Mata Pelajaran , sebagai berikut:1. Identifikasi Mata Pelajaran Tuliskan identitas nama Mata Pelajaran , kelas Program Studi Semester bersumber pada kurikulum yang sudah ada sebelumnya ).2. Perumusan Standar Kompetensi (SK)Rumuskan Standar Kompetensi (SK) dari setiap mata Pelajaran yang didasarkan pada tujuan akhir dari mata Pelajaran tersebut. Tuliskan dengan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (lihat pada lampiran daftar kata kerja operasional).3. Perumusan Kompetensi Dasar (KD)a. Jabarkan SK yang telah dirumuskan menjadi beberapa KD untuk memudahkan pencapaian dan pengukukurannya. Tuliskan dengan kata kerja operasional seperti pada SK yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Bila perlu gunakan kata kerja yang paling tinggi tingkatannya dalam ranah yang terkait.b. Bilamana perlu dan masih dianggap relevan, dapat menambahkan beberapa KD lagi.4. Perumusan IndikatorTuliskan indikator dengan kata kerja operasional, yang merupakan penjabaran dari KD. Kata kerja operasional pada rumusan indikator dapat dirinci sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dan dapat ditulis secara terpisah antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Perlu diketahui bahwa sangatlah mungkin untuk mencapai satu KD dapat dicapai dengan beberapa indikator.5. Penentuan Materi PokokMateri pokok adalah pokok/sub pokok bahasan, merupakan materi bahan ajar yang dibutuhkan peserta didik untuk mencapai KD yang telah ditentukan dengan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut:a. Prinsip relevansi, artinya ada kesesuaian antara uraian materi pokok dengan KD yang ingin dicapai.b. Prinsip konsistensi, artinya ada keajegan antara materi pokok dan uraian materi pokok dengan KD dan SK.c. Prinsip edukasi, artinya adanya kecukupan materi yang diberikan untuk mencapai KD.Keseluruhan materi pokok yang dijabarkan dari setiap KD, perlu dibuat bagan alur agar runtut dan sistematis dalam pembelajaran.6. Pemilihan Pengalaman Belajar : Tuliskan pengalaman belajar dengan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur dengan mudah. Pengalaman belajar merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara berurutan untuk mencapai KD. a. Sebaiknya penentuan urutan langkah pembelajaran diperhatikan, terlebih untuk materi bahasan yang memerlukan prasyarat tertentu.b. Sebaiknya urutan langkah pembelajaran disusun berdasarkan pendekatan yang bersifat spiral, dari mudah ke yang lebih sukar, dari kongkrit ke yang abstrak, dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, dan sebaiknya urutan pembelajarannya terstruktur.c. Sebaiknya rumusan pengalaman belajar memberi inspirasi terhadap metode pembelajaran atau metode mengajar.7. Alokasi WaktuTuliskan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai satu KD, dengan mempertimbangkan: tingkat kesukaran materi, cakupan materi, frekuensi penggunaan materi, tingkat pentingnya materi yang dipelajari, serta cara penyampaian materi (meliputi kegiatan Tatap muka (T), Praktek (P), 8. Sumber/Bahan/AlatBuatlah analisis kebutuhan terhadap sumber pembelajaran, alat dan bahan yang akan digunakan (didasarkan pada relevansi, konsistensi, dan edukuasi). Penulisan sumber pustaka berdasarkan kaidah atau aturan yang telah diakui secara umum. Adapun yang dimaksud: a) sumber adalah buku-buku rujukan atau referensi berupa buku teks, jurnal, laporan penelitian atau bahan ajar lainnya; b) alat dan bahan adalah peralatan dan bahan-bahan yang digunakan untuk membelajarkan peserta didik agar SK, KD, indikator-indikator, dan pengalaman belajar yang telah direncanakan dapat berhasil dicapai (didasarkan pada 3E: Ekonomis, Efisien, dan Efektif).9. PenilaianTentukan teknik penilaian yang dapat digunakan untuk mencapai KD.Sebaiknya penyusunan alat penilaian didasarkan pada indikator indikator yang telah dirumuskan, sehingga alat enilaian tersebut betul-betul mengukur apa yang seharusnya diukur. Alat penilaian dapat berupa tes lisan atau tertulis, chek list, tagihan yang dapat berupa laporan, resume materi dan lain-lain. Mengetahui, Mataram , 17 Juli 2009Kepala Sekolah Koordinator Pengembang Kurikulum Drs. HAIRUDDIN AHMAD H M. S A R T O N O , S.Pd Pembina IV/a Pembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012 NIP. 19601231 198601 1 055<br />PENYUSUNANRENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)SMA NEGERI 2 MATARAM<br />PENDAHULUANRencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan menajemen pembelajaran untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar yang telah dijabarkan dalam silabus. RPP ini dapat digunakan oleh setiap pengajar sebagai pedoman umum untuk melaksanakan pembelajaran kepada peserta didiknya, karena di dalamnya berisi petunjuk secara rinci, pertemuan demi pertemuan, mengenai tujuan, ruang lingkup materi yang harus diajarkan, kegiatan belajar mengajar, media, dan evaluasi yang harusdigunakan. Oleh karena itu, dengan berpedoman RPP ini pengajar akan dapat mengajar dengan sistematis, tanpa khawatir keluar dari tujuan, ruang lingkup materi, strategi belajar mengajar, atau keluar dari sistem evaluasi yang seharusnya. RPP akan membantu si pengajar dalam mengorganisasikan materi standar, serta mengantisipasi peserta didik dan masalah-masalah yang mungkin timbul dalam pembelajaran. Baik pengajar maupun peserta didik mengetahui dengan pasti tujuan yang hendak dicapai dan cara mencapainya. Dengan demikian pengajar dapat mempertahankan situasi agar peserta didik dapat memusatkan perhatian dalam pembelajaran yang telah diprogramkannya. Sebaliknya, tanpa RPP atau tanpa persiapan tertulis maupun tidak tertulis, seorang pengajar akan mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran yang dilakukannya. Seorang pengajar yang belum berpengalaman pada umumnya memerlukan perencanaan yang lebih rinci dibandingkan seorang pengajar yang sudah berpengalaman.KOMPONEN RPPPada hakekatnya RPP merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan tindakan apakah yang akan dilakukan dalam pembelajaran, baik oleh pengajar maupun perserta didik untuk mencapai suatu kompetensi yang sudah ditetapkan. Dalam RPP harus jelas Kompetensi Dasar (KD) yang akan dicapai oleh peserta didik, apa yang harus dilakukan, apa yang harus dipelajari, dan bagaimana mempelajarinya, serta bagaimana pengajar mengetahui bahwa peserta didik telah menguasai kompetensi tertentu. Aspek-aspek tersebutlah yang merupakan unsur utama yang harus ada dalam setiap RPP. RPP terdiri dari komponen program kegiatan belajar dan proses pelaksanaan program. Komponen program mencakup KD, materi standar, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, dan waktu belajar. Dengan demikian, RPP pada hakekatnya merupakan suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berhubungan serta berinteraksi satu dengan lainnya, dan memuat langkah-langkah pelaksanaannya untuk mencapai tujuan yaitu membentuk kompentensi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Adapun format RPP yang telah dirumuskan dengan komponen RPP seperti tersebut di bawah ini.1. Kompetensi Dasar (KD)Kompetensi yang dirumuskan dalam RPP harus jelas. Semakin kongkrit kompetensi akan semakin mudah diamati, dan akan semakin mudah atau semakin tepat pula merencanakan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk mencapai kompetensi tersebut. Perlu diketahui bahwa beberapa materi standar mungkin memiliki lebih dari satu KD. Disamping itu, perlu ditetapkan pula focus kompetensi yang diharapkan dari peserta didik sebagai hasil akhir pembelajaran. Kompetensi ini juga akan menjadi pedoman bagi pengajar dalam menentukan materi standar yang akan digunakan dan pendekatan pembelajaran yang tepat untuk membentuk kompetensi peserta didik.2. Materi standar Materi standar yang dikembangkan dan dijadikan bahan kajian peserta didik harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya, mengandung nilai fungsional, praktis, serta disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan, institusi, dan daerah.3. Kegiatan PembelajaranKegiatan pembelajaran merupakan tahap-tahap kegiatan yang dilakukan oleh pengajar dan peserta didik untuk menyelesaikan suatu materi standar yang telah direncanakan oleh pengajar. Urutan kegiatan pembelajaran menggambarkan strategi pembelajaran yang telah ditentukan. Tahap kegiatan tersebut terdiri dari tahap AWAL INTI DAN AKHIR .4. Metode PembelajaranMetode pembelajaran merupakan cara dalam menyajikan (menguraikan, membericontoh, memberi latihan dan lain-lain) suatu bahan kajian kepada peserta didik. Tidak semua metode pembelajaran sesuai untuk digunakan dalam mencapai kompetensi tertentu. Oleh karena itu harus dipilih metode pembelajaran yang paling tepat untuk suatu kompetensi yang ingin dicapai. Berbagai contoh metode pembelajaran yang sering digunakan antara lain ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, studi kasus, praktikum, seminar, demonstrasi, bermain peran dan lainlain.5. Media PembelajaranSegala sesuatu yang dapat menyalurkan atau menyampaikan pesan/informasi dari sumber pesan/informasi ke penerima pesan/informasi disebut media pembelajaran. Jadi dengan adanya media peserta didik dapat melihat, membaca, mendengarkan atau ketiganya sekaligus dalam menyerap berbagai informasi yang disampaikan oleh pengajarnya. Media tersebut dapat berupa alat-alat elektronik, gambar, buku dan sebagainya. Sedangkan alat pembelajaran adalah benda-benda atau alat-alat yang digunakan dalam pembelajaran sehingga memungkinkan terjadinya proses pembelajaran. Alat-alat itu tidak disebut media pembelajaran karena tidak dimaksudkan untuk membawa pesan.6. Sumber BelajarSumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk penggalian informasi. Sumber belajar ini dapat berupa dosen (sebagai nara sumber), buku teks, jurnal ilmiah, laporan penelitian, internet, dan lain-lain.7. Alokasi WaktuJumlah waktu dalam menit yang dibutuhkan oleh pengajar dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah pada urutan tahap Kegiatan Pembelajaran.III. CARA PENYUSUNAN RPPPerlu diperhatikan bahwa untuk menyusun RPP pengajar perlu menentukan batas lingkup materi sub pokok bahasan mana saja yang akan diajarkan setiap kali pertemuan dengan melihat estimasi waktu dalam silabusnya. Bila suatu sub pokok bahasan dalam silabus membutuhkan waktu lebih dari sekali pertemuan atau beberapa kali pertemuan, maka sub pokok bahasan itu perlu dirinci lagi. Bila hal ini tidak mungkin, karena akan mengganggu keutuhan materi, maka dapat dibuat satu RPP yang digunakan untuk dua kali pertemuan atau lebih. RPP harus disusun secara sistemik dan sistematis, utuh dan menyeluruh, dengan beberapa kemungkinan penyesuaian dalam situasi pembelajaran yang aktual. Dengan demikian RPP dapat berfungsi untuk mengefektifkan proses pembelajaran sesuai dengan apa yang telah direncanakan. RPP hendaknya disusun secara sederhana dan fleksibel, serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran, dan pembentukan kompetensi peserta didik. Berikut ini langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan dalam penyusunan RPP suatu mata kuliah atau blok 1. Identifikasi nama Mata Pelajaran , kelas Program Studi Semester bersumber pada kurikulum yang sudah ada sebelumnya 2. Perumusan Standar Kompetensi (SK)Tuliskan rumusan SK dari setiap Mata Pelajaran yang didasarkan pada tujuan akhir dari Mata Pelajaran tersebut. Tuliskan dengan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (lihat silabusnya).3. Perumusan Kompetensi Dasar (KD)Tuliskan rumusan KD yang merupakan penjabaran dari SK dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (lihat silabusnya). Tuliskan satu KD pada setiap RPP untuk satu kali pertemuan atau lebih.4. Perumusan IndikatorTuliskan indikator sebagai penjabaran dari KD dengan kata kerja operasional. Kata kerja operasional pada rumusan indikator dapat dirinci sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dan dapat ditulis secara terpisah antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (lihat silabusnya).5. Penentuan Tahap PembelajaranUrutan tahap pembelajaran terdiri dari komponen Pendahuluan, Penyajian, dan Penutup. Pendahuluan merupakan tahap awal kegiatan yang dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar secara mental siap mempelajari pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru. Pada tahapan ini berisi penjelasan ringkas materi yang akan dikaji, keterkaitan materi kajian dengan materi sebelumnya atau dengan praktek keseharian (apersepsi), dan kompetensi yang harus dicapai peserta didik.Tahap penyajian merupakan tahapan utama dalam pembelajaran, di dalamnya berisi uraian, contoh, diskusi atau latihan tentang materi yang dikaji. Sedangkan tahap Penutup merupakan tahapan akhir suatu pembelajaran. Pada tahap Penutup ini digunakan untuk memberikan penegasan, ringkasan, penilaian maupun tindak lanjut tentang materi yang dikaji tersebut.6. Penentuan Kegiatan PembelajaranTuliskan berbagai kegiatan utama yang harus dilakukan oleh pengajar maupun peserta didik selama proses pembelajaran yang akan dilakukan, yang mampu menggambarkan strategi pembelajaran.7. Pemilihan Metode PembelajaranTentukan metode pembelajaran yang akan diterapkan untuk memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik selama proses pembelajaran, mulai dari tahap Pendahuluan, Penyajian sampai tahap Penutup. Pemilihan metode pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan KD yang ingin dicapai, karena tidak setiap metode pembelajaran sesuai untuk digunakan dalam mencapai tujuan KD tertentu.8. Pemilihan Media PembelajaranTuliskan media yang akan digunakan dalam melaksanakan pembelajaran. Media hendaknya dipilih yang sesuai dengan metode pembelajaran yang akan digunakan. Pemilihan media pembelajaran yang tepat dapat menjadikan pembelajaran lebih menarik, sehingga akan mempermudah untuk mencapai KD yang telah ditetapkan.9. Penentuan Sumber BelajarTuliskan sumber belajar yang akan digunakan (didasarkan pada relevansi, konsistensi, dan edukuasi). Adapun yang dimaksud sumber belajar adalah buku-buku rujukan atau referensi berupa buku teks, jurnal, laporan penelitian atau bahan ajar lainnya. Sumber belajar juga dapat berupa manusia, misalnya dosen, peserta didik atau obyek lainnya tempat asal informasi diperoleh, atau sebagai nara sumber.10. Alokasi WaktuTuliskan jumlah waktu yang dibutuhkan oleh pengajar dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah pada urutan Tahap Pembelajaran yaitu Pendahuluan, Penyajian, dan Penutup. Porsi terbesar adalah tahap Penyajian, yaitu antara 80-90 % dari keseluruhan kegiatan pembelajaran. Sedangkan Pendahuluan biasanya hanya membutuhkan 5 %, dan Penutup memerlukan 10-15 % dari keseluruhan waktu yang digunakan untuk pembelajaran.Mengetahui, Mataram , 17 Juli 2009Kepala Sekolah Tim Pengembang Kurikulum Drs. HAIRUDDIN AHMAD H M. S A R T O N O , S.Pd Pembina IV/a Pembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012 NIP. 19601231 198601 1 055<br />H M SARTONO DOC<br />PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHUNAN SMA NEGERI 2 MATARAMMata Pelajaran:Bahasa InggrisSemester:Ganjil/GenapKelas:XI IPA dan IPSTahun Pelajaran:2009/2010<br /><ul><li>RPP NOSTANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASARINDIKATOR TUJUAN DAN MATERI POKOK ALOOKASI WAKTU SIKLUS LISAN (SPOKEN CYCLE) MENDENGARKANMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hariMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportsMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: report Indikator Merespon wacana monolog: report, Melakukan monolog berbentuk : reportTujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon wacana monolog: report Siswa dapat melakukan monolog berbentuk : report Materi Pokok Wacana monolog berbentuk: reportMINGGU II JULI 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 1Wacana monolog berbentuk: reportSIKLUS LISAN (SPOKEN CYCLE) BERBICARAMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: satisfaction & unsatisfaction ).Merespon makna dalam percakapan transaksional menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: for opinion).Indikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: surprise). Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: surprise).Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: surprise). Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan ( expressing: for opinion).Materi Pokok Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan Menyatakan perasaan terkejut (surprise) mis. A: Could you tell me how big is the blue whale? B: A blue whale can weigh up to 115 tons A: Wow, that’s amazingMINGGU II JULI 0970 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 2DIALOG MONOLOG SPOKEN REPORT TEXT 20 menitSIKLUS LISAN (SPOKEN CYCLE) MENDENGARKAN Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan peringatan.Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional menyatakan peringatan Indikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan. Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan peringatan.Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan. Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan peringatan.Materi Pokok Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan berikut Peringatan (warning) mis.Watch your step Be carefulMINGGU III JULI 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 3membuat peringatan untuk lingkungan sekolah mereka dalam bentuk poster secara berkelompok.2. Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.3. Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: meminta/memberi saran.Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta/memberi saranIndikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: meminta/memberi saran.Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: meminta/memberi saran.Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: meminta/memberi saran.Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: meminta/memberi saran.Materi PokokPercakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan berikut: A: Darling, the hair-dryer I bought yesterday isn’t working. What do you think I should do about it?B: Why don’t you try taking it back to the store.MINGGU III JULI 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 4menuliskan problem yang dihadapinya dalam sebuah surat memberikan saran atas masalah yang dihadapi temannya 2. Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.3. Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional melibatkan tindak tutur: menyatakan permintaan (permission)Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan permintaan (permission)IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur:menyatakan permintaan (permission)Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: permintaan (permission)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: permintaan (permission)Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: permintaan (permission)Materi Pokok Percakapan dan pernyataan yang memuat ungkapan permintaan (permission)MINGGU I V JULI 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 5membuat dialog berpasangan untuk menyatakan permintaan (permission) Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk report, narrative, dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: reportIndikatorMerespon wacana monolog: reportMelakukan monolog berbentuk : reportTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: reportSiswa dapat melakukan monolog berbentuk reportMateri PokokTeks monolog report,MINGGU I V JULI 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 6 membuat laporan pengamatan mengenai Lion secara berpasanganKemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanKemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportsMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: reportIndikatorMerespon wacana monolog: reportMelakukan monolog berbentuk : reportTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: reportSiswa dapat melakukan monolog berbentuk reportMateri PokokTeks monolog reportMINGGU V JULI 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 7mempresentasikan suatu laporan pengamatan berpasangan dengan menambahkan alat bantu (mis. gambar)Kemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanKemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportsMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: reportIndikatorMerespon wacana monolog: reportMelakukan monolog berbentuk : reportTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: reportSiswa dapat melakukan monolog berbentuk reportMateri PokokTeks monolog reportMINGGU V JULI 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 8membuat presentasi secara individu berbentuk reportMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportsMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: reportIndikatorMerespon wacana monolog: reportMelakukan monolog berbentuk : reportTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: reportSiswa dapat melakukan monolog berbentuk reportMateri PokokTeks monolog report,MINGGU I AGST 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 9mendengarkan presentasi laporan pengamatan yang dilakukan.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.IndikatorMerespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural.Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokulturalMateri PokokWacana mengenai Social Behavior dan Classroom BehaviorMINGGU I AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 10menyimpulkan perbedaan antara social behavior dan classroom behaviorMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks:report Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana:report Tujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks reportSiswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportMateri Pokok Teks monolog/esei berbentuk reportMINGGU II AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 11mereview ciri kebahasaan yang ada pada teks reportMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks reportMengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teksSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportMateri Pokok wacana: report The Solar SystemMINGGU II AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 12mencari contoh teks report dan mengnalisa organisasinya.Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks reportMengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk reportTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teksSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk reportMateri Pokok teks berbentuk: reportMINGGU III AGST 0960 menit30 menitMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks reportMengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk reportTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teksSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: reportSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk reportMateri Pokok Teks monolog/esei berbentuk reportMINGGU III AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 14mengumpulkan tulisan teks reportMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan Melakukan monolog berbentuk: narrativeMateri PokokWacana monolog berbentuk: narrativeMINGGU IV AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 15menjawab pertanyaan tentang teks monolog narrative .Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: relief)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: relief)Materi Pokok ungkapan –ungkapan menyatakan perasaan ( expressing: relief), contohnya . Oh, that’s a relief Thank goodness for thatMINGGU IV AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 16membuat dialog utuh untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: relief )Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pain).ngungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pain).IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pain)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: pain).Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pain)Materi Pokok ungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: pain), contohnya . Ouch! It hurts me so much. Ouch! Stop pinching me.MINGGU V AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 17mendengarkan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: painMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pleasure).Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pleasure).IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pleasure)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: pleasure).Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pleasure)Materi Pokokungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: pleasure),contohnya I’m very pleased with this room. Oh, How marvelousMINGGU V AGST 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 18memprakktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure)Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:scared).Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:sacred)IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: scared)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: scared).Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing:scared)Materi Pokok ungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: scared), Contohnya I’m scared. You scare meMINGGU I SEPT 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 19memprakktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared)Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrativeMateri PokokTeks monolog narrative,MINGGU I SEPT 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 20menjawab pertanyaan mengenai teks monolog narrativeMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrativeMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikator Merespon wacana monolog: narrative Melakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrativeMateri Pokok Teks monolog narrative,MINGGU I I SEPT 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 21menjawab pertanyaan menganalisa bagian teks monolog narrativeMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrativeMateri Pokok Teks monolog narrative,MINGGU II SEPT 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 22menyimpulkan apa yang perlu diperhatikan ketika melakukan teks monolog narrative.Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrative (mendongeng)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative (mendongeng)Materi Pokok Teks monolog narrativeMINGGU I OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 23Mendongeng membuat teks monolog narrativeMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeIndikatorMemahami cerita Porquoi TaleTujuan PembelajaranSiswa memahami Pouquoi TaleMateri Pokok POURQUOI TALESMINGGU I OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 24Menjawab pertanyaan menegenai Pouquoi TaleMenyimpulkan Pouquoi Tale yang ada di IndonesiaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Tujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Materi Pokok Teks tertulis berbentuk narrative, THE BLACK CATMINGGU I OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 25menjawab pertanyaan tentang teks narrative tersebutMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeIndikator Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativeMateri PokokTeks tulis berbentuk narrative,MINGGU II OKTBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 26penjelasan tentang conjunctions dan relative clauses dan adverbs.Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative IndikatorMengidentifikasi makna dalam teks narrativeMengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrativeSiswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMateri Pokok Teks tulis berbentuk narrativeMINGGU II OKTBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 27menjawab pertanyaan untuk mengidentifikasi aspek bahasaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative IndikatorMengidentifikasi makna dalam teks narrativeMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative Tujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrativeSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative Materi Pokok Teks tulis berbentuk narrative, contoh:MINGGU III OKTBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 28menyimpulkan keslahan terbanyak yang dilakukan dalam membut teks tulis narrativeMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative IndikatorMengidentifikasi makna dalam teks narrativeMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrativeSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrativeMateri Pokok Teks tertulis berbentuk narrativeMINGGU III OKTBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 29mereview berbagai aspek teks narrativeMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical expositionIndikatorMerespon wacana monolog: analytical expositionMelakukan monolog berbentuk : analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: analytical expositionSiswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical expositionMateri PokokWacana monolog berbentuk: analytical expositionMINGGU IV OKTBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 30menjawab pertanyaan menngenai teks monolog lisan analytical expositionMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat ( expressing:opinion).Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional berterima yang melibatkan tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat pendapat ( expressing: opinion).Indikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion). Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ). Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).Materi Pokok Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut Mengungkapkan/memintaPendapat mis. A:What do you think of … Is that right (true) that B: In my opinion, …..MINGGU IV OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 31membuat dialog singkat berpasangan untuk mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion).Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical expositionIndikatorMerespon wacana monolog: analytical expositionMelakukan monolog berbentuk : analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: analytical expositionSiswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical expositionMateri PokokWacana monolog berbentuk: analytical expositionMINGGU IV OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 32menyimpulkan hal penting yang diperlukan untuk membuat teks lisan analytical exposition1 Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan2. Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanMengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanIndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanMelakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanSiswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanMateri PokokPercakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan Menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan Menyatakan kepuasaan mis. I really like my new hair cutit was satisfactory Menyatakan ketidakpuasan mis. The food was lousy I am little dissatisfied with the service hereMINGGU IV OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 33membuat dialog berdasarkan situasi yang diberikan dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasanMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical expositionIndikatorMerespon wacana monolog: analytical expositionMelakukan monolog berbentuk : analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: analytical expositionSiswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical expositionMateri PokokWacana monolog berbentuk: analytical expositionMINGGU IV OKTBER 0970 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 34mempresentasikan suatu isu dengan memilih isu yang disediakan di buku atau bebasMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical expositionIndikatorMerespon wacana monolog: analytical expositionMelakukan monolog berbentuk : analytical exposition (presentasi)Tujuan PembelajaranSiswa dapat melakukan monolog berbentuk analytical exposition (presentasi)Materi PokokTeks monolog analytical expositionMINGGU V OKTBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 35mempresentasikan tugas yang dubuat di rumahMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMemahami peribahasa (Proverbial Values) dalam B.Inggris yang biasa digunakan dalam presentasiTujuan PembelajaranSiswa memahami peribahasa (Proverbial Values) dalam B.Inggris yang biasa digunakan dalam presentasiMateri Pokok oral presentation, peopleMINGGU I NOPEMBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 36Tanya jawab mengenai peribahasa dalam B.Inggris yang diketahui siswaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks: analytical expositionMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: expositionSiswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionMateri PokokTeks tertulis berbentuk analytical exposition MINGGU II NOPEMBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 37menjawab pertanyaan yang mengarahkan pada ciri-ciri teks analytical expositionMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks: analytical expositionMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: expositionSiswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionSiswa menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionMateri Pokok TEKS The Importance of English LanguageMINGGU III NOPEMBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 38mennyimpulkan hal-hal yang penting dalam membuat teks analytical expositionMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical expositionMateri Pokok that English is the world’s most important languageMINGGU IV NOPEMBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 39mengubah kata menjadi bentuk pasif/aktif dalam teks berbentuk analytical exposition membuat kalimat dengan kata yang disediakanMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical expositionMateri Pokok teks berbentuk: analytical expositionteks analytical exposition berbentuk surat dengan so, but atau becausesimple sentence dengan menggunakan kata penghubung utnuk emembuat complex sentenceMINGGU V NOPEMBER 0990 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 40mencari artikel berbentuk analytical exposition Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks analytical expositionMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionTujuan Pembelajaran Siswa mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition Siswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana analytical expositionMateri Pokok Teks tulis berbentuk analytical expositionMINGGU I DESEMBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 41membaca teks berbentuk analytical exposition dan menjawab pertanyaanMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks fungsional berbentuk surat lamaranTujuan Pembelajaran Siswa mengidentifikasi makna dalam teks fungsional berbentuk surat lamaranMateri PokokTeks fungsional berbentuk surat lamaranMINGGU I DESEMBER 0960 menit30 menit PELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 42membuat teks fungsional berbentuk surat lamaran kerjaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical expositionMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionTujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks analytical expositionSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionMateri Pokok Teks tulis berbentuk analytical expositionMINGGU II DESEMBER 0960 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 43mengumpulkan hasil tulisan berbentuk analytical expositionMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikatorMengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical expositionMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionTujuan PembelajaranSiswa mengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical expositionSiswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical expositionSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition2. Materi Pokok Teks tulis berbentuk analytical expositionMINGGU II DESEMBER 0990 menitMINGGU III DESEMBER 0990 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 44menulis draft teks analytical exposition secara individu dengan topik yang diinginkanMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: dan analytical exposition.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical expositionIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical expositionTujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks analytical expositionSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana berbentuk analytical exposition.Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition 2. Materi Pokok Teks tulis berbentuk analytical exposition,contoh:MINGGU III DESEMBER 0990 menitPELAKSANAAN KEGIATAN REVIEWmengumpulkan hasil tulisan Teks tulis berbentuk analytical exposition,MINGGU IV DES 0990 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN SEMESTER GANJILSEMUA MATERI POKOK YANG DIBERIKAN PADA SEMESTER GANJIL MINGGU IV DES 0990 menitPELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER GGENAPMemahami makna dalam teks fungsional pendek dan teks monolog sederhana berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition dalam mengakses ilmu pengetahuan populer.Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : narrativeMateri Pokok Wacana monolog berbentuk: narrativeMINGGU I JANUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 46menjawab pertanyaan tentang teks monolog narrativeMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.3. Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: love).4. Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: love).Indikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan expressing: love). Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing:love).Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: love). Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: love).Materi Pokok Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan Menyatakan perasaan (expressing: love)mis. A: Oh, my deaest Antony. How could you marry such a woman like Octavia. You said you loved me. Oh, how dare you!How deep is your love for me? B:My sweetest queen,there’s a beggary in the love that can be reckoned MINGGU I JANUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 47membaca ungkapan-ungkapan lainnya yang digunakan untuk menyatakan perasaan (expressing: love).Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) IndikatorMerespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan peringatan.Materi Pokok Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan Menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention))mis. My heart is so burdened I’m so sad to hear thatMINGGU II JANUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 48melengkapi dialog dengan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: sorrow & attention )Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikator Merespon wacana monolog: narrative Melakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrativeMateri Pokok Teks monolog narrativeMINGGU II JANUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 49mendengarkan teks monolog narrative.dengan bantuan audiomembaca kesimpulan mengenai karakteristik teks monolog narrativeMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk:narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrative Melakukan monolog berbentuk: narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrativeMateri Pokok Teks monolog narrativeMINGGU III JANUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 50melakukan drama secara bergantian.Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrativeIndikatorMerespon wacana monolog: narrativeMelakukan monolog berbentuk : narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: narrativeSiswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative(mendongeng)Materi Pokok Teks monolog narrativeMINGGU IV JANUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 51mendengarkan presentasi dongeng yang dilakukan.Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeIndikator Memahami cerita Valentine’s Day Is Not Part Of Our CultureTujuan Pembelajaran Siswa memahami Valentine’s Day Materi Pokok Wacana teks berjudul Valentine’s Day Is Not Part Of Our CultureMINGGU V JANUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 52Menjawab pertanyaan menegenai Valentine’s Day Is Not Part Of Our CultureMemahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Indikator Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Materi Pokok Teks tertulis berbentuk narrativeMINGGU I FEBRUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 53memberikan pendapat mengenai cerita narrative yang dibacanyaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Indikator Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativee Materi Pokok Teks tulis berbentuk narrativeMINGGU I FEBRUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 54penjelasan tentang. past tenses, action verbs, thinking verbs, feeling verb,saying verbs Noun dan Noun Phrases.Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Indikator Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativeTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativee Materi Pokok Teks tulis berbentuk narrativeMINGGU II FEBRUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 55mengulas penjelasan tentang. Adverbs, time connectives, conjunction,dan punctuation.Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Indikator Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative Materi Pokok Teks monolog/esei berbentuk narrative;MINGGU II FEBRUARI 201060 menit30 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 56membaca cerita komik dan mengidentifikasi pesan moralnyaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrativeIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks narrativeMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative Tujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrativeSiswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeSiswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative Materi Pokok Teks tulis berbentuk narrativeMINGGU III FEBRUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 57membuat draft sebuah fableMemahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative IndikatorMengidentifikasi makna dalam teks narrativeMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrativeujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrativeMateri Pokok Teks tertulis berbentuk narrativeMINGGU IV FEBRUARI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 58mereview berbagai aspek teks narrative (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoofMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: spoofIndikatorMerespon wacana monolog: spoofMelakukan monolog berbentuk : spoofTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: spoofSiswa dapat melakukan monolog berbentuk : spoofMateri PokokWacana monolog berbentuk spoofMINGGU V FEBRUARI 201070 menit20 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 59teks monolog lisan spoof dan menjawab pertanyaanMemahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Merespon makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi menggunakan ragam bahasa lisan yang menyatakan perasaan (expressing: embarrassment & anger )Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan yang menyatakan perasaan malu& marah (expressing: embarrassment & angerIndikator Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan. Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan malu& marah (expressing: embarrassment & anger)Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: love) Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger ) Materi Pokok Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan berikut,contoh, Menyatakan perasaan malu (embarrassment) mis. It really makes me ashamed I was very embarrassed Menyatakan perasaan marah (anger) mis. Oh,hell!! You burn me up!MINGGU I MARET 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 60membuat dialog berpasangan yang menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & angerMemahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reportsMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative, spoof dan hortatory expositionIndikatorMerespon wacana monolog: spoofMelakukan monolog berbentuk : spoofTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: spoofSiswa dapat melakukan monolog berbentuk spoofMateri Pokok Teks monolog lisan berbentuk spoofMINGGU II MARET 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 61mendengarkan teks monolog lisan berbentuk. spoof dengan bantuan audio melengkapi teks monolog lisan spoof dengan informasi yang didengarnyaKemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanKemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: spoofIndikatorMerespon wacana monolog berbentuk spoofMelakukan monolog berbentuk spoofTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog berbentuk spoofSiswa dapat melakukan monolog berbentuk spoofMateri PokokTeks monolog lisan berbentuk spoofMINGGU III MARET 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 62mencari artikel majalah/koran berbentuk spoof dan menceritakannya dengan gambar.Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoofMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentukIndikatorMerespon wacana monolog berbentuk spoofMelakukan monolog berbentuk spoof (mendongeng)Tujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana teks monolog lisan berbentuk spoofSiswa dapat melakukan teks monolog lisan berbentuk spoofMateri PokokTeks monolog lisan berbentuk spoofMINGGU IV MARET 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 63menyiapkan hal yang diperlukan untuk menceritakan cerita lucuMemahami makna teks monolog/eseiMemahami body language sebagai salah satu alat untuk berkomunikasiIndikator Merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural.Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokulturalMateri Pokok Wacana mengenai Body languageMINGGU V MARET 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 64menyimpulkan perbedaan antara gerak tubuh (body language) di Indonesia dengan di AmerikaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoofIndikator Mengidentifikasi makna dalam teks berbentuk spoof Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoofTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks report spoofSiswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoofMateri Pokok Teks tulis berbentu spoof MINGGU I APRIL 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 65melengkapi teks spoof dengan kata yang disediakanmembaca teks spoof dan menjawab pertanyaannyamngemukakan pendapat mengenai teks spoof yang sudah dibacaMemahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof Indikator Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoofTujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoofMateri Pokok Teks tulis berbentuk spoofMINGGU I I APRIL 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 66membuat kalimat menggunakan Simple Pastmengubah bentuk kata kerja yang sesuai dengan Simple Past Tense pada teks spoofMemahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof Indikator Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoofTujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoofMateri Pokok Teks tulis berbentuk spoof,MINGGU V APRIL 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 67menjodohkan kalimat yang tepat dengan menggunakan while dan when menentukan pemakaian saying verbs yang tepat pada suatu kalimatMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMemahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoofMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof IndikatorMengidentifikasi makna dalam teks spoofMengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoofMenulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoofTujuan PembelajaranSiswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks spoofSiswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoofSiswa menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoofMateri Pokok Teks tulis berbentuk spoofMINGGU V APRIL 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 68membaca teks spoof dan mengidentifikasi pembagian teks organisasi dan cirri-ciri kebahasaan yang digunakan.menjawab pertanyaan tentang teks spoof tersebut.berkelompok menulis bagian orientation dan twist untuk teks spoof Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoofIndikator Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoofTujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoofMateri Pokok Teks tertulis berbentuk spoofMINGGU I MEI 201090 menit90 menitPELAKSANAAN KEGIATAN ULANGAN HARIAN KE 69mereview berbagai aspek teks spoof (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuanMerespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory expositionMengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: hortatory expositionIndikatorMerespon wacana monolog: hortatory expositionMelakukan monolog berbentuk : hortatory expositionTujuan PembelajaranSiswa dapat merespon wacana monolog: hortatory expositionSiswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : hortatory expositionMateri Pokok Wacana monolog berbentuk h

×