HORMON PANKREAS  dan OBAT ANTIDIABETES <ul><li>Tahoma Siregar, M.Si., Apt. </li></ul>
KELENJAR ENDOKRIN PANKREAS <ul><li>Produk hormonnya termasuk </li></ul><ul><li>Insulin , hormon penyimpan dan anabolik tub...
Klasifikasi diabetes menurut American Diabetes Association adalah tipe 1 dan tipe 2 <ul><li>Diabetes tipe 1  :  kerusakan ...
Diabestes tipe 1 ,  bentuk parah <ul><li>berhubungan dengan terjadinya  ketosis  bila tidak diobati </li></ul><ul><li>lazi...
Diabetes tipe 1 disebabkan <ul><ul><li>infeksi atau toksin  lingkungan yang menyerang sistem imun </li></ul></ul><ul><ul><...
Diabetes tipe 2 <ul><li>Heterogen </li></ul><ul><li>bentuk diabetes yang  lebih ringan ,  terutama  pada orang  dewasa , k...
Karakteristik diabetes tipe 2; <ul><li>penurunan kepekaan jaringan pada insulin </li></ul><ul><li>defisiensi respons sel B...
Tanda diabetes <ul><li>Poliuri, </li></ul><ul><li>Polidipsia (haus) </li></ul><ul><li>Penurunan berat tubuh walaupun terja...
Toleransi glukosa Pada diabetes, glukosa menumpuk dalam aliran darah, terutama setelah makan. <ul><li>Gambar : Uji Toleran...
Gambar.  Gangguan homeostasis glukosa plasma pada defisiensi insulin. Panah tebal menunjukkan reaksi meningkat. Tanda pers...
Pengobatan diabetes <ul><li>P engobatan melalui pengaturan  diet   untuk  untuk memperbaiki hiperglikemia   gagal , maka s...
INSULIN <ul><li>Kimia </li></ul><ul><li>Insulin  suatu protein , BM 5808 pada manusia,  51 asam amino tersusun dalam dua r...
Tabel 1.  Struktur insulin manusia <ul><li>Rantai A S  S </li></ul><ul><li>Gly – lie – Val – Glu – Gin – Cys – Cys – Thr –...
Variasi Sekuens dari Asam Amino Posisi Rantai A Posisi Rantai B 8 – 9 – 10  30 Babi, Anjing, Sperm Whale Kelinci Lembu, Ka...
Sekresi Insulin <ul><li>dirilis dari sel B pankreas   ( keadaan basal ,  kecepatan rendah )  dan pada  stimulasi khususnya...
Degradasi Insulin <ul><li>Hati dan ginjal  adalah dua organ utama yang mengeliminasi insulin,  melalui hidrolisis pada jem...
Pengukuran insulin <ul><li>Pengujian radioimun ( radioimmunoassay )  :  mendeteksi insulin dalam jumlah pikomolar </li></u...
Reseptor insulin <ul><li>Insulin dalam darah diikat reseptor khusus </li></ul><ul><li>Respons biologis dipicu kompleks res...
Efek Insulin <ul><li>Meningkatkan penyimpanan lemak dan glukosa  Gambar 3. dan </li></ul><ul><li>mempengaruhi pertumbuhan ...
Kerja /  Efek Insulin <ul><li>pada  hati , tabel 2. hati berfungsi untuk  meningkatkan penyimpanan glukosa sebagai glikoge...
Kerja insulin pada pengangkutan glukosa Tabel 1
Tabel 2
Karakteristik Sediaan Insulin Yang Tersedia <ul><li>Masa Kerja sediaan Insulin </li></ul><ul><ul><li>jangka waktu  sangat ...
Masa Kerja sediaan Insulin <ul><li>Insulin kerja  sangat pendek , larutan bening pada pH netral dan  mengandung sejumlah k...
Spesies Insulin <ul><li>Insulin sapi dan babi </li></ul><ul><li>Insulin sapi lebih antigenik dari babi . Insulin manusia b...
Insulin manusia <ul><li>Produksi dengan teknik DNA, rekombinan, dilakukan dengan memasukkan gen proinsulin manusia ke dala...
Insulin manusia <ul><li>Insulin manusia melalui biosintesis ragi  adalah Novo nordisk ( Novolin L dan Novolin N) , dan  Ve...
Pemberian Insulin <ul><li>Standar terapi insulin adalah suntikkan subkutan dengan menggunakan jarum dan alat suntik ( syri...
SENYAWA ANTIDIABETIKA ORAL <ul><li>Empat senyawa antidiabetika oral yang tersedia; </li></ul><ul><ul><li>Sekretagog insuli...
Skekretagog <ul><li>Mekanisme kerja   Sulfonylurea </li></ul><ul><li>utama adalah meningkatkan rilis insulin dari pankreas...
Mekanisme kerja   Sulfonylurea <ul><li>Penurunan konsentrasi glukagon </li></ul><ul><ul><li>sulfonylurea secara kronis pad...
Termasuk Sulfonylurea <ul><li>Sulfonylurea   Dosis harian   Masakerja   (jam) </li></ul><ul><li>Tolbutamid 0,5-2 g dosis t...
Sekretagog <ul><li>Gliclazid </li></ul><ul><li>MEGLITINIDE </li></ul><ul><li>Repaglinide , memodulasi rilis insulin B deng...
BIGUANIDE <ul><li>Metformin , 1-2,5 g dalam dosis terbagi, masa kerja 10-12 jam </li></ul><ul><li>Mekanisme kerja ;  Menur...
TIAZOLIDINEDIONE <ul><li>Pioglitazone 12-25 mg sehari sekali, </li></ul><ul><li>Rosiglitazone 2-8 mg sehari sekali, </li><...
PENGHAMBAT GLUCOSIDASE ALFA <ul><li>Acarbose, 25-100 mg sebelum makan </li></ul><ul><li>Miglital, 25 -100 mg sebelum makan...
<ul><li>TERIMA KASIH </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Farmakologi kuliah 11 12. h pankreas - antidiabet

3,046 views

Published on

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
3,046
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
16
Actions
Shares
0
Downloads
86
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Farmakologi kuliah 11 12. h pankreas - antidiabet

  1. 1. HORMON PANKREAS dan OBAT ANTIDIABETES <ul><li>Tahoma Siregar, M.Si., Apt. </li></ul>
  2. 2. KELENJAR ENDOKRIN PANKREAS <ul><li>Produk hormonnya termasuk </li></ul><ul><li>Insulin , hormon penyimpan dan anabolik tubuh </li></ul><ul><li>Islet amyloid polypeptide (IAPP , atau amylin), fungsi metaboliknya belum jelas </li></ul><ul><li>Glucagon; somatostatin , suatu pengham b at sel pensekresi dan; </li></ul><ul><li>Peptida (peptide) pankreas , mempermudah pencernaan </li></ul>
  3. 3. Klasifikasi diabetes menurut American Diabetes Association adalah tipe 1 dan tipe 2 <ul><li>Diabetes tipe 1 : kerusakan sel β pankreas </li></ul><ul><li>Diabetes tipe 2 : kerusakan sekresi dan kerja insulin, resistensi insulin </li></ul>
  4. 4. Diabestes tipe 1 , bentuk parah <ul><li>berhubungan dengan terjadinya ketosis bila tidak diobati </li></ul><ul><li>lazim terjadi pada anak remaja , d ewasa yang non obesitas dan pada usia lanjut </li></ul><ul><li>Sel pankreas gagal merespons semua stimulus insulinogenik , diperlukan insulin eksogen untuk </li></ul><ul><ul><li>memperbaiki katabolisme, </li></ul></ul><ul><ul><li>mencegah ketosis, dan </li></ul></ul><ul><ul><li>menurunkan hiperglukagonemia dan peningkatan kadar glukosa </li></ul></ul>
  5. 5. Diabetes tipe 1 disebabkan <ul><ul><li>infeksi atau toksin lingkungan yang menyerang sistem imun </li></ul></ul><ul><ul><li>Faktor ekstrinsik termasuk kerusakan yang disebabkan oleh virus seperti virus mumps (penyakit gondok) dan virus coxsackie B4 </li></ul></ul><ul><ul><li>S enyawa kimia toksik atau sitotoksin perusak antibodi </li></ul></ul><ul><li>Kerusakan sel B pankreas berkurang pada pemberian obat imunosuppressif seperti cyclosporin atau azathioprine </li></ul>
  6. 6. Diabetes tipe 2 <ul><li>Heterogen </li></ul><ul><li>bentuk diabetes yang lebih ringan , terutama pada orang dewasa , kadang-kadang remaja </li></ul><ul><li>Kadar insulin sering kurang dari normal atau insulin secara relatif tidak mencukupi karena kurang peka nya jaringan </li></ul><ul><li>Obesitas merupakan faktor risiko , sebagian besar pasien dengan diabetes tipe 2 bertubuh gemuk </li></ul>
  7. 7. Karakteristik diabetes tipe 2; <ul><li>penurunan kepekaan jaringan pada insulin </li></ul><ul><li>defisiensi respons sel B pankreas terhadap glukosa </li></ul>
  8. 8. Tanda diabetes <ul><li>Poliuri, </li></ul><ul><li>Polidipsia (haus) </li></ul><ul><li>Penurunan berat tubuh walaupun terjadi polifagia (peningkatan nafsu makan), </li></ul><ul><li>Hiperglikemia, </li></ul><ul><li>Glikosuria, </li></ul><ul><li>Ketosis, </li></ul><ul><li>Asidosis dan </li></ul><ul><li>Koma. </li></ul>
  9. 9. Toleransi glukosa Pada diabetes, glukosa menumpuk dalam aliran darah, terutama setelah makan. <ul><li>Gambar : Uji Toleransi Glukosa oral </li></ul><ul><li>Orang dewasa diberi 75 g glukosa </li></ul><ul><li>dalam 300 ml air. </li></ul><ul><li>Dewasa normal, </li></ul><ul><li>Glukosa puasa vena : < 115 mg/dl, </li></ul><ul><li>Dua jam < 140 mg/dl. </li></ul><ul><li>DM bila nilai 2 jam > 200 mg/dl </li></ul><ul><li>Gangguan toleransi glukosa bila </li></ul><ul><li>melebihi batas atas normal, tetapi </li></ul><ul><li>lebih rendah dari pada nilai diagnostik </li></ul>
  10. 10. Gambar. Gangguan homeostasis glukosa plasma pada defisiensi insulin. Panah tebal menunjukkan reaksi meningkat. Tanda persegi merintangi, menunjukkan reaksi yang terhamabt
  11. 11. Pengobatan diabetes <ul><li>P engobatan melalui pengaturan diet untuk untuk memperbaiki hiperglikemia gagal , maka sering diberikan obat sulfonylurea </li></ul><ul><li>Terapi insulin diduga diperlukan ( Umumnya tanpa insulin tipe 2 ) untuk memuaskan walaupun terapi tersebut tidak diperlukan untuk mencegah terjadinya ketoasidosis pada pasien diabetes tipe 2 </li></ul>
  12. 12. INSULIN <ul><li>Kimia </li></ul><ul><li>Insulin suatu protein , BM 5808 pada manusia, 51 asam amino tersusun dalam dua rantai (A dan B) dihubungkan dengan jembatan disulfide (lihat gambar) </li></ul><ul><li>Proinsulin dihidrolisis menjadi insulin (di badan golgi) </li></ul><ul><li>Pankreas manusia mengandung insulin 8 mg, kira-kira setara 200 “unit” biologis </li></ul><ul><li>Standar insulin adalah 28 unit /mg </li></ul>
  13. 13. Tabel 1. Struktur insulin manusia <ul><li>Rantai A S S </li></ul><ul><li>Gly – lie – Val – Glu – Gin – Cys – Cys – Thr – Ser – Lie – Cys – Ser – Leu – Tyr – Gln – Leu – Glu – Asn – Tyr – Cys – Asn </li></ul><ul><li>1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 </li></ul><ul><li> S S </li></ul><ul><li>Rantai B S S </li></ul><ul><li>Phe – Val – Asn – Gln – His – Leu – Cys – Gly – Ser – His – Leu – Val – Glu – Ala – Leu – Tyr – Leu – Val – Cys – Gly – Glu </li></ul><ul><li>1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 </li></ul><ul><ul><li>– Arg – Gly – Phe – Phe – Tyr – Thr – Pro – Lys – Thr </li></ul></ul><ul><ul><li>22 23 24 25 26 27 28 29 30 </li></ul></ul>
  14. 14. Variasi Sekuens dari Asam Amino Posisi Rantai A Posisi Rantai B 8 – 9 – 10 30 Babi, Anjing, Sperm Whale Kelinci Lembu, Kambing Domba Kuda Sie Whale Thr-Ser-Lie Thr-Ser-Lie Ala-Ser-Val Ala-Gly-Val Thr-Gly-Lie Ala-Ser-Thr Ala Ser Ala Ala Ala Ala
  15. 15. Sekresi Insulin <ul><li>dirilis dari sel B pankreas ( keadaan basal , kecepatan rendah ) dan pada stimulasi khususnya glukosa ( kecepatan tinggi ) . Stimulan lain ; mannosa, leusin, arginin . Mekanisme rilis ditampilkan dalam gambar 1 </li></ul><ul><li>Gambar 1. Model pengendalian rilis insulin dari sel B pankreas oleh glukosa dan obat sulfonylurea. </li></ul>
  16. 16. Degradasi Insulin <ul><li>Hati dan ginjal adalah dua organ utama yang mengeliminasi insulin, melalui hidrolisis pada jembatan disulfide antara rantai A dan B dengan bantuan enzim glutation insulin transhidrogenase (insulinase) </li></ul><ul><li>Waktu paruh insulin dalam sirkulasi 3-5 menit </li></ul>
  17. 17. Pengukuran insulin <ul><li>Pengujian radioimun ( radioimmunoassay ) : mendeteksi insulin dalam jumlah pikomolar </li></ul><ul><li>Nilai insulin basal sebesar 5-15 μU/ml (30-90 pmol/L) pada manusia normal, puncak 360-540 pmol/L sewaktu makan </li></ul>
  18. 18. Reseptor insulin <ul><li>Insulin dalam darah diikat reseptor khusus </li></ul><ul><li>Respons biologis dipicu kompleks reseptor insulin. Gambar 2 </li></ul><ul><li>S enyawa hormonal (misal, hidrokortison) menurunkan afinitas reseptor insulin terhadap insulin </li></ul><ul><li>Hormon insulin yang berlebihan , sedikit meningkatkan afinitas </li></ul><ul><li>Gambar Diagram skematis kemungkinan reseptor insulin tetramer dalam keadaan diaktifkan. (IRS-1, substrat reseptor insulin-1,; Tyr, tyrosine; P, phospate) </li></ul>
  19. 19. Efek Insulin <ul><li>Meningkatkan penyimpanan lemak dan glukosa Gambar 3. dan </li></ul><ul><li>mempengaruhi pertumbuhan sel serta fungsi metabolisme berbagai macam jaringan </li></ul><ul><li>Gambar 3. Insulin meningkatkan sintesis dan penyimpanan glikogen, trigliserida dan protein dalam jaringan sasaran utama: hati, lemak dan otot </li></ul><ul><li>Rilis insulin dari pankreas distimulasi oleh peningkatan glukosa darah, stimulasi saraf vagal dan faktor lain </li></ul>
  20. 20. Kerja / Efek Insulin <ul><li>pada hati , tabel 2. hati berfungsi untuk meningkatkan penyimpanan glukosa sebagai glikogen </li></ul><ul><li>pada otot , tabel 2. sekitar 500-600 g glikogen disimpan di dalam jaringan otot pria 70 kg. </li></ul><ul><li>Efek insulin pada jaringan adipose, tabel 2. pria normal 70 kg mempunyai simpanan lemak 12-14 kg terutama dalam jaringan adipose </li></ul>
  21. 21. Kerja insulin pada pengangkutan glukosa Tabel 1
  22. 22. Tabel 2
  23. 23. Karakteristik Sediaan Insulin Yang Tersedia <ul><li>Masa Kerja sediaan Insulin </li></ul><ul><ul><li>jangka waktu sangat pendek ( ultra-short-acting ), mula dan masa kerja sangat pendek </li></ul></ul><ul><ul><li>jangka waktu pendek dan mula kerja cepat </li></ul></ul><ul><ul><li>jangka waktu menengah </li></ul></ul><ul><ul><li>jangka waktu panjang, dengan mula kerja lambat, gambar 4, tabel 3 </li></ul></ul>
  24. 24. Masa Kerja sediaan Insulin <ul><li>Insulin kerja sangat pendek , larutan bening pada pH netral dan mengandung sejumlah kecil Zinc </li></ul><ul><li>Agar masa kerja lebih panjang disediakan suspensi keruh pada pH netral baik dengan protamin (insulin NPH) atau berbagai konsentrasi zinc dalam penyangga asetat (insulin lente dan ultra lente) </li></ul><ul><li>Insulin bekerja sangat cepat . Insulin lispro merupakan insulin monomerik yang dihasilkan dengan teknologi rekombinan </li></ul>
  25. 25. Spesies Insulin <ul><li>Insulin sapi dan babi </li></ul><ul><li>Insulin sapi lebih antigenik dari babi . Insulin manusia berbeda pada 3 asam amino dengan insulin sapi sapi dan 1 asam amino untuk babi </li></ul><ul><li>P roduksi insulin sapi babi dihentikan </li></ul>
  26. 26. Insulin manusia <ul><li>Produksi dengan teknik DNA, rekombinan, dilakukan dengan memasukkan gen proinsulin manusia ke dalam E. Coli atau ragi dan memperlakukan proinsulin yang diekstraksi sehingga membentuk molekul insulin manusia </li></ul><ul><ul><li>dijual sebaga i Humulin R (Lilly) dan dipasarkan sebagai insulin reguler, NPH lente atau ultra lente humulin </li></ul></ul>
  27. 27. Insulin manusia <ul><li>Insulin manusia melalui biosintesis ragi adalah Novo nordisk ( Novolin L dan Novolin N) , dan Velosulin (reguler) mengandung phospate </li></ul><ul><li>Velosulin tidak dianjurkan dicampur dengan insulin lain sebab mengendap dengan ion Zinc </li></ul>
  28. 28. Pemberian Insulin <ul><li>Standar terapi insulin adalah suntikkan subkutan dengan menggunakan jarum dan alat suntik ( syringe ) konvensional sekali pakai </li></ul><ul><li>Alat suntik berukuran pena yang portabel. Injeksi subkutan multiple </li></ul><ul><li>Alat infus subkutan kontinu </li></ul><ul><li>Insulin inhalasi, dalam penelitian </li></ul>
  29. 29. SENYAWA ANTIDIABETIKA ORAL <ul><li>Empat senyawa antidiabetika oral yang tersedia; </li></ul><ul><ul><li>Sekretagog insulin (sulfonyl urea, meglitinide), </li></ul></ul><ul><ul><li>Biguanide, </li></ul></ul><ul><ul><li>Thiazolidindione dan </li></ul></ul><ul><ul><li>Penghambat glucosidase-alfa. </li></ul></ul><ul><li>pengobatan awal biasanya ; sulfonylurea, biguanide </li></ul><ul><li>Terapi kombinasi dengan insulin & agen antidiabetika oral </li></ul>
  30. 30. Skekretagog <ul><li>Mekanisme kerja Sulfonylurea </li></ul><ul><li>utama adalah meningkatkan rilis insulin dari pankreas </li></ul><ul><li>Rilis Insulin dari sel-sel B pankreas </li></ul><ul><ul><li>Sulfonylurea + reseptor sulfonylurea , yang dihubungkan dengan suatu kanal kalium yang sensitif ATP ………… sehingga terjadi depolarisasi. Depolarisasi membuka kanal kalsium dan menyebabkan aliran kalsium ke dalam dan terjadi rilis insulin </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyakat kalsium kardiovascular sulit menghambat kerja sulfonylurea (butuh 100-1000 x konsentrasi) sebab kanalnya berbeda . Diazoksid dapat menetralisir efek insulinotropik sulfonylurea (seperti juga glukosa) </li></ul></ul>
  31. 31. Mekanisme kerja Sulfonylurea <ul><li>Penurunan konsentrasi glukagon </li></ul><ul><ul><li>sulfonylurea secara kronis pada tipe 2 menurunkan kadar glukagon serum, dapat terjadi efek hipoglikemik </li></ul></ul><ul><li>Potensiasi kerja insulin pada jaringan sasaran </li></ul><ul><ul><li>Peningkatan ikatan insulin pada reseptor meningkatkan efek </li></ul></ul>
  32. 32. Termasuk Sulfonylurea <ul><li>Sulfonylurea Dosis harian Masakerja (jam) </li></ul><ul><li>Tolbutamid 0,5-2 g dosis terbagi 6-12 </li></ul><ul><li>Tolazamide 0,1-1 g dosis terbagi/tunggal 10-14 </li></ul><ul><li>Asetoheksamid 0,25-1,5 g tungggal/terbagi 12-24 </li></ul><ul><li>Klorpropamid 0,1-0,5 g dosis tunggal hingga 60 </li></ul><ul><li>Glyburide/ 0,00125-0,02 g 10-24 </li></ul><ul><ul><li>Glibenklamid </li></ul></ul><ul><li>Glipizide 0,005-0,03 g 10-24 </li></ul><ul><li>Glimepiride 0,001-0,004 g 12-24 </li></ul>
  33. 33. Sekretagog <ul><li>Gliclazid </li></ul><ul><li>MEGLITINIDE </li></ul><ul><li>Repaglinide , memodulasi rilis insulin B dengan mengatur aliran ke luar K melalui kanal kalium </li></ul><ul><li>Mula kerja dan konsentrasi puncak cepat (1 jam), masa kerja singkat. Digunakan tepat sebelum makan. Risiko hipoglikemia jika konsumsi obat tidak langsung makan atau rendah karbohidrat. </li></ul><ul><li>Digunakan tunggal atau dapat kombinasi dengan biguanide </li></ul><ul><li>Repaglinide , 0,25 – 4 mg sebelum makan, t1/2 1 jam, masa kerja 4-5 jam. </li></ul>
  34. 34. BIGUANIDE <ul><li>Metformin , 1-2,5 g dalam dosis terbagi, masa kerja 10-12 jam </li></ul><ul><li>Mekanisme kerja ; Menurunkan glukosa darah tidak tergantung pada adanya fungsi pankreatik sel-sel B </li></ul><ul><li>Glukosa tidak menurun pada subjek normal, glukosa darah pasca prandial menurun </li></ul>
  35. 35. TIAZOLIDINEDIONE <ul><li>Pioglitazone 12-25 mg sehari sekali, </li></ul><ul><li>Rosiglitazone 2-8 mg sehari sekali, </li></ul><ul><li>Troglitazone 200-600 mg sehari sekali bersama makan. Di USA dan Inggris sudah ditarik karena meningkatkan alanin aminotransferase / hepatotoksik </li></ul><ul><li>Kerja utama adalah untuk mengurangi resistensi insulin dengan meningkatkan ambilan glukosa dan metabolisme dalam otot dan jaringan adipose </li></ul>
  36. 36. PENGHAMBAT GLUCOSIDASE ALFA <ul><li>Acarbose, 25-100 mg sebelum makan </li></ul><ul><li>Miglital, 25 -100 mg sebelum makan </li></ul><ul><li>Penghambat kompetitif glucosidase-a usus </li></ul>
  37. 37. <ul><li>TERIMA KASIH </li></ul>

×