Successfully reported this slideshow.
T                E N              M M G             E E N            G T I          A YS IC )       A N S R 5          L  ...
MANAGEMENT CONTROL SYSTEM /  SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN1. Pengertian   Suatu cara untuk mengumpulkan dan menggunakan in...
FORMAL AND INFORMAL SYSTEMS1. Formal sistem, terdiri dari:    Peraturan eksplisit    Prosedur    Pengukuran kinerja   ...
PENGENDALIAN MANAJEMEN YANG              EFEKTIF1. Sejalan dengan strategi dan tujuan perusahaan.  Contoh :      Menyedia...
PENGENDALIAN MANAJEMEN YANG              EFEKTIF3. Dapat memotivasi manajer dan karyawan.  Motivasi adalah keinginan untuk...
DESENTRALISASI1. Pengertian:  Desentralisasi adalah kebebasan bagi manajer tingkat  bawah dari sebuah perusahaan untuk mem...
DESENTRALISASI3. Keuntungan Desentralisasi:    Membuat respon yang lebih besar kepada pelanggan     subunit, pemasok, dan...
DESENTRALISASI5.      Perbandingan antara Keuntungan dan Biaya     Desentralisasi:     Survey dari perusahaan di US dan Er...
DESENTRALISASIManajer perusahaan memiliki informasi lebih baik daripendanaan di berbagai pasar dan dapat memperoleh halyan...
DESENTRALISASI DI PERUSAHAAN           MULTINASIONALPerusahaan multinasional adalah perusahaan yangberoperasi di beberapa ...
PILIHAN MENGENAI PUSAT           PERTANGGUNGJAWABAN4 tipe pusat pertanggungjawaban: Cost Center Revenue Center Profit C...
TRANSFER PRICING   Transfer Price adalah biaya harga sub-unit (departement atau    divisi) untuk satu produk atau jasa ya...
CARA MENGHITUNG          TRANSFER PRICING1.   Transfer harga berbasis pasar (Market-based transfer     prices)3.   Transfe...
Transportation Division                                             Variable cost per barrel of crude oil   $1contract pri...
Production and Sales Data                               barrels of crude oil transferred = 100                            ...
THANK YOU
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Slide page 797-802 (akuntansi manajemen) - Hongren

2,862 views

Published on

Published in: Education, Business, Technology
  • Be the first to comment

Slide page 797-802 (akuntansi manajemen) - Hongren

  1. 1. T E N M M G E E N G T I A YS IC ) A N S R 5 L M O R – P 80 – R E 7 2 2 T SF 7 9 H ON N EC C A G R A T (P & 1. Corry Melinda (1106135514) 2. Ira Kartika Rangkuti (1106136391 3. Fajar Indrawan (1106135962) 4. Rahmadani Putra (1106137601) 1. 2. 3. 4. 5. 5. Sagita Fajarahayu (1106138075) 6. 7. 6. Sammuel Des Andre (1106138081 7. Tiksa Grahita (1106138402)
  2. 2. MANAGEMENT CONTROL SYSTEM / SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN1. Pengertian Suatu cara untuk mengumpulkan dan menggunakan informasi untuk membantu dan mengkoordinasikan perencanaan dan pengendalian keputusan di seluruh organisasi dan mengarahkan perilaku manajer dan karyawan lainnya.2. Perancangan Management Control System menggunakan beberapa atau seluruh konsep balanced scorecard, yaitu:  Keuangan / Financial  Pelanggan / Customer  Proses bisnis internal / Internal business process  Pembelajaran dan Pertumbuhan / Learning and growth  3. Informasi yang digunakan:  Internal perusahaan (laba bersih, kepuasan pekerja)  Eksternal perusahaan (harga saham, kepuasan pelanggan)
  3. 3. FORMAL AND INFORMAL SYSTEMS1. Formal sistem, terdiri dari:  Peraturan eksplisit  Prosedur  Pengukuran kinerja  Rencana insentif2. Informal sistem, terdiri dari:  Nilai bersama  Loyalitas  Saling berkomitmen antar karyawan  Budaya perusahaan  Norma-norma tidak tertulis ,mengenai perilaku manajer dan karyawan lainnya yang diterima manajer yang diterima umum.
  4. 4. PENGENDALIAN MANAJEMEN YANG EFEKTIF1. Sejalan dengan strategi dan tujuan perusahaan. Contoh :  Menyediakan produk dan jasa yang inovatif.  Mengurangi biaya dan target harga bagi konsumen yang sensitif.2. Dirancang untuk mendukung tanggung jawab masing- masing manajer dalam suatu perusahaan Tiap manajer memiliki kebutuhan informasi yang berbeda-beda.
  5. 5. PENGENDALIAN MANAJEMEN YANG EFEKTIF3. Dapat memotivasi manajer dan karyawan. Motivasi adalah keinginan untuk mencapai tujuan yang telah dipilih (aspek tujuan kongruensi / harmonisasi tujuan) yang dikombinasikan dengan usaha untuk mencapai tujuan tersebut (aspek usaha). Dua aspek motivasi:  Harmonisasi tujuan (goal-congruence)  Usaha (effort)
  6. 6. DESENTRALISASI1. Pengertian: Desentralisasi adalah kebebasan bagi manajer tingkat bawah dari sebuah perusahaan untuk membuat keputusan berdasarkan otonomi, yaitu tingkat kebebasan untuk membuat keputusan. Semakin besar kebebasan, semakin besar otonomi2. Desentralisasi vs Sentralisasi: Desentralisasi : Kendala minimum, kebebasan maksimum bagi manajer tingkatan paling bawah untuk membuat keputusan Sentralisasi : Kendala maksimum, kebebasan minimum bagi manajer tingkatan paling bawah untuk membuat keputusan
  7. 7. DESENTRALISASI3. Keuntungan Desentralisasi:  Membuat respon yang lebih besar kepada pelanggan subunit, pemasok, dan karyawan  Mengarah ke keuntungan dari pengambilan keputusan yang lebih cepat yang dibuat oleh manajer subunit.  Meningkatkan motivasi manajer subunit  Membantu pengembangan dan pembelajaran manajemen  Mempertajam fokus dari manajer subunit dan memperluas pencapaian top manajemen4. Biaya Desentralisasi:  Menghasilkan pengambilan keputusan optimal  Berfokus kepada perhatian manajer dalam subunit dibandingkan perusahaan secara keseluruhan  Menghasilkan duplikasi output  Menghasilkan duplikasi aktivitas.
  8. 8. DESENTRALISASI5. Perbandingan antara Keuntungan dan Biaya Desentralisasi: Survey dari perusahaan di US dan Eropa melaporkan bahwa keputusan yang dibuat berdasarkan desentralisasi berhubungan dengan product mix dan iklan produk. Dalam area ini, subunit manajer membangun rencana operasi, melakukan pelaporan, dan membuat keputusan lebih cepat berdasarkan informasi lokal. Keputusan berhubungan dengan tipe dan sumber dari pendanaan jangka panjang dan pajak penghasilan yang dibuat.
  9. 9. DESENTRALISASIManajer perusahaan memiliki informasi lebih baik daripendanaan di berbagai pasar dan dapat memperoleh halyang terbaik.Sentralisasi strategi pajak penghasilan mengijinkanperusahaan untuk melakukan trade off dan mengaturpendapatan dalam sebuah subunit dan kerugian disubunit yang lain.Keuntungan dari desentralisasi menjadi lebih besarketika perusahaan menghadapi ketidakpastian dalamlingkungannya, membutuhkan pengetahuan lokal yanglebih detail untuk melakukan berbagai macam pekerjaan,dan memiliki sedikit interdependensi diantara divisi.
  10. 10. DESENTRALISASI DI PERUSAHAAN MULTINASIONALPerusahaan multinasional adalah perusahaan yangberoperasi di beberapa negara, sering didesentralisasikankarena sentralisasi pengendalian perusahaan dengan subunitdi seluruh dunia secara fisik dan praktek menjadi tidakmungkin.Desentralisasi memungkinkan manajer di berbagai negarauntuk membuat keputusan yang mengeksploitasipengetahuan mereka tentang bisnis lokal dan kondisi politikdan membuat mereka harus bisa menghadapi ketidakpastiandalam lingkungan masing-masing.Namun terdapat kelemahan terbesar untuk desentralisasimultinasional, yaitu kehilangan atau kurangnya kontrol.
  11. 11. PILIHAN MENGENAI PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN4 tipe pusat pertanggungjawaban: Cost Center Revenue Center Profit Center Investment Center Terkadang terdapat kesalahan konsep, bahwa profit center dan investment center sinonim untuk subunit desentralisasi sedangkan cost center sinonim untuk subunit sentralisasi.
  12. 12. TRANSFER PRICING Transfer Price adalah biaya harga sub-unit (departement atau divisi) untuk satu produk atau jasa yang dipasok ke sub-unit lain dari organisasi yang sama. Sistem pengendalian manajemen menggunakan transfer prices untuk mengkoordinasikan tindakan dari sub–unit dan untuk mengevaluasi kinerja mereka. Transfer Price menghasilkan pendapatan atas penjualan sub- unit dan biaya pembelian untuk pembelian sub-unit yang mempengaruhi laba usaha masing-masing sub-unit tersebut. Intermediate Product adalah produk atau jasa yang ditransfer diantara sub-unit organisasi.
  13. 13. CARA MENGHITUNG TRANSFER PRICING1. Transfer harga berbasis pasar (Market-based transfer prices)3. Transfer harga berbasis biaya (Cost-based transfer prices)5. Hybrid transfer prices
  14. 14. Transportation Division Variable cost per barrel of crude oil $1contract price per barrel of crude oil $72 Fixed cost per barrel of crude oil $3suppled in matamoros = Full cost per barrel of crude oil $4 Barrells of rude oil transferred Refining Divisions Variable cost per barrel of gasoline $8Market price per barrel of crude oil Market price per barrel of gasoline $85 Fixed cost per barrel of gasoline $6 $190supplied to houston refinery = sold to external parties = Full cost per barrel of gasoline $14
  15. 15. Production and Sales Data barrels of crude oil transferred = 100 Barrels of Gasoline sold = 50 Internal transfers at Internal transfers at Market Price = 105% of Full Cost = Hybrid Price = $85 per barrel $79,80 per barrel $82 per barrelTransportation DivisionRevenues, $85, $79,80, $82 x 100 barrels of crude oil $8.500 $7.980 $8.200Costs Crude oil purchase costs, $72 x 100 barrels of crude oil $7.200 $7.200 $7.200 Division Variable costs, $1 x 100 barrels of crude oil $100 $100 $100 Division Fixed costs, $3 x 100 barrels of crude oil $300 $300 $300 Total division costs $7.600 $7.600 $7.600Division operating income $900 $380 $600Refining DivisionsRevenues, $190 x 50 barrels of gasoline $9.500 $9.500 $9.500Costs Transferred-in costs, $85, $79,80, $82 x 100 barrels of crude oil $8.500 $7.980 $8.200 Division Variable costs, $8 x 50 barrels of gasoline $400 $400 $400 Division Fixed costs, $6 x 50 barrels of gasoline $300 $300 $300 Total divison costs $9.200 $8.680 $8.900Division operating income $300 $820 $600Operating Income of both divisions together $1.200 $1.200 $1.200
  16. 16. THANK YOU

×