Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

Praaksara yey.pptx

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 47 Ad

Praaksara yey.pptx

Download to read offline

Zaman praaksara adalah zaman di mana manusia belum mengenal yang namanya tulisan, sehingga hanya mengandalkan sisa-sisa fosil saja dalam melakukan komunikasi dan mempelajarai kehidupan. Adapun nama lain dari zaman praaksara adalah zaman nirleka (nir adalah tidak ada dan leka adalah tulisan).Zaman Praaksara apa saja?
Hasil gambar untuk zaman praaksara
Periodesasi Zaman Batu di Masa Praaksara
Zaman batu tua (paleolitikum)
Zaman batu tengah (mesolitikum)
Zaman batu baru (neolitikum)
Zaman batu besar (megalitikum)
Zaman PraAksara adalah zaman sebelum manusia mengenal tulisan, dimulai sejak manusia ada, berakhir ketika manusia sudah mengenal tulisan.

Zaman praaksara adalah zaman di mana manusia belum mengenal yang namanya tulisan, sehingga hanya mengandalkan sisa-sisa fosil saja dalam melakukan komunikasi dan mempelajarai kehidupan. Adapun nama lain dari zaman praaksara adalah zaman nirleka (nir adalah tidak ada dan leka adalah tulisan).Zaman Praaksara apa saja?
Hasil gambar untuk zaman praaksara
Periodesasi Zaman Batu di Masa Praaksara
Zaman batu tua (paleolitikum)
Zaman batu tengah (mesolitikum)
Zaman batu baru (neolitikum)
Zaman batu besar (megalitikum)
Zaman PraAksara adalah zaman sebelum manusia mengenal tulisan, dimulai sejak manusia ada, berakhir ketika manusia sudah mengenal tulisan.

Advertisement
Advertisement

More Related Content

Recently uploaded (20)

Advertisement

Praaksara yey.pptx

  1. 1. PEMBAGIAN ZAMAN PRAAKSARA BERDASARKAN ARKEOLOGI ATAU PENINGGALANNYA Disusun oleh : 1. Diani Sari Widuri (09/X AKL 1) 2. Nur Fitriyani (22/X AKL 1) 3. Riska Nurhidayah(24/X AKL 1) 4. Salma Irma S. (27/X AKL 1)
  2. 2. PENGERTIAN ARKEOLOGI Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang peninggalan-peninggalan masa lampau/artefak. Berdasarkan benda-benda peninggalannya, zaman praaksara dapat dibagi menjadi dua macam yaitu : 1. zaman batu 2. zaman logam.
  3. 3. 1. ZAMAN BATU Zaman batu terbagi menjadi empat zaman sebagai berikut: a.ZAMAN BATU TUA (PALAEOLITIKUM) b. ZAMAN BATU TENGAH ( MESOLITIKUM) c. ZAMAN BATU BARU (NEOLITIKUM) d. ZAMAN BATU BESAR (MEGALITIKUM) Ciri-ciri kehidupan zaman batu tua : 1. hidup berpindah-pindah (nomaden) 2. berburu, dan mengumpulkan bahan makanan yang disediakan alam (food gathering) 3. Peralatan pada zaman batu tua dibuat dari batu yang masih kasar dan belum diasah. Alat dari batu ini dibuat dengan cara membenturkan batu yang satu dengan yang lainnya. Pecahan batu yang menyerupai kapak kemudian mereka gunakan sebagai alat 4. Menurut Teuku Jacob, pada zaman Batu Tua telah terdapat bahasa sebagai alat komunikasi, meskipun dalam tingkat sederhana.
  4. 4. Berdasarkan tempat penemuannya, zaman batu tua terbagi atas kebudyaaan pacitan dan kebudayaan ngandong. 1) Kebudayaan pacitan Peralatan yang dihasilkan kebudayana Pacitan adalah kapak genggam dan alat penetak (chopper), kebudayaan pacitan ditemukan oleh Ralph Von Koenigswald pada tahun 1935, selain di Pacitan, alat-alat tersebut ditemukan pula di beberapa daerah di Indonesia, seperti Sukabumi (Jawa Barat). Arigi, Gombong (Jawa Tengah), Lahat (Sumatera Selatan), Lampung, Bali, Sumbawa, Flores, dan Sulawesi Selatan. Alat-alat tersebut ditemukan pada lapisan yang sama dengan ditemukannya fosil Pithecanthropus Erectus.
  5. 5. Kapak genggam, yang banyak ditemukan di daerah Pacitan.
  6. 6. Alat penetak (Chopper) yang digunakan manusia purba untuk memotong kayu.
  7. 7. Fosil tengkorak Pithecanthropus Erectus.
  8. 8. 2) Kebudayaan Ngandong Peralatan yang dihasilkan kebudayaan Ngandong adalah Flakes (alat serpih) berupa pisau atau alat penusuk. Selain itu, ditemukan pula peralatan dari tulang dan tanduk berupa belati, mata tombak yang bergerigi, alat pengorek ubi, tanduk menjangan yang diruncingkan, dan duri ikan pari yang diruncingkan. Alat-alat tersebut juga ditemukan di daerah lain, seperti sangiran dan sragen (Jawa Tengah). Manusia pendukung kebudayaan Ngandong adalah Homo soloensis dan Homo Wajakensis. Kedua fosil manusia purba tersebut ditemukan pada lapisan tanah yang sama dengan peralatan kebudayaan Ngandong.
  9. 9. B. ZAMAN BATU TENGAH (MESOLITIKUM) Ciri khas zaman batu tengah : Kjokkenmoddinger dan abris sous roche pertama kali diteliti dan ditemukan oleh Van Stein Callenfels pada tahun 1925. Kjokkenmoddinger adalah sampah dapur berupa tumpukan kerang yang banyak ditemukan di sepanjang pantai timur sumatera. Abris sous roche adalah gua tempat tinggal yang ditemukan didaerah Lomoncong/ kebudayaan Toala di Sulawesi Selatan, Kebudayaan Batu Tengah juga disebut kebudayaan Boson-Hoabinh.
  10. 10. Abris Sous Roche (Gua tempat tinggal manusia purba)
  11. 11. Dapur Sampah(Kjokkenmoddinger) yang paling banyak ditemukan di sepanjang pantai Sumatra Timur
  12. 12. Ciri-ciri kehidupan zaman batu tengah  Peralatan yang digunakan terbuat dari batu yang telah diasah bagian yang tajamnya.  Zaman ini merupakan peralihan dari zaman batu tua (Paleolitikum) ke zaman batu baru (neolitikum): ciri-cirinya:  Cara hidup pada zaman batu tengah adalah sebagian masih food gathering dan berburu.  sebagian telah menetap dalam gua dan bercocok tanam sederhana (berladang) menanam umbi- umbian.  Pada masa ini, manusia purba telah menjinakkan hewan dan menyimpan hewan buruan sebagai langkah awal untuk berternak. Mereka juga telah membuat gerabah dan mengenal kesenian dalam bentuk lukisan di dinding gua (lukisan gua). Lukisan tersebut berupa gambar telapak tangan berlatar belakang warna merah dan gambar babi rusa yang tertancap panah ( di Gua Leang-Leang, Sulawesi Selatan). Peneliti terhadap lukisan-lukisan gua dilakukan oleh Heekeren Palm pada tahun 1950 di sebuah gua di ulau Muna. Dia menemukan berbagai lukisan manusia, kuda, rusa, buaya, dan anjing. Di Maluku dan Papua di temukan lukisan gua dalam bentuk gambar cap tangan, kadal, manusia, burung, perahu, mata dan matahari. Menurut van stein callenfels, kebudayaan Indonesia zaman Mesolitikum terbagi dalam tiga bagian, yaitu bone culure di Sampung dan Ponorogo, flakes culture di Toala, Timor dan Rote dan pebble culture di Sumatera Timur.
  13. 13. 1) Bone Culture) Penelitian terhadap bone culture dilakukan oleh van stein callenfels pada tahun 1928-1931 di sampung dan Ponorogo. Peralatan tersebut demikan bersama dengan penemuan Abris Sous Roche. Dan fosil dari jenis manusia Papua Melanosoid yang merupakan nenek moyang orang Papua. Peralatan dan fosil sejenis ditemukan pula di Besuki dan Bojonegoro.
  14. 14. 2) Flakes Culture Peralatan berupa alat serpih atau flakes culture telah ada sejak Zaman Batu Tua. Alat serpih menjadi sangat penting pada zaman batu tengah sehingga memunculkan corak tersendiri, terutama setelah mendapakan pengaruh dari budaya daratan. Flakes culture diteliti oleh dua orang peneliti dari Swiss, yaitu Fritz Sarasin dan Paul diteliti oleh dua orang peneliti dari Swiss, yaitu Fritz Sarasin dan Paul Sarasin pada tahun 1893-1896. Kedua peneliti tersebut melakukan penelitian di Sulawesi Selatan. Peralatan sejenis juga ditemukan di daerah lain, yaitu Bandung, Flores, NTT, dan Timor, Flakes culture merupakan pengaruh dari Asia daratan yang masuk ke Indonesia melalui jalur timur, yaitu Jepang, Taiwan, Filipina, dan Sulawesi
  15. 15. 3) Pebble Culture Pebble culture adalah peralatan berupa kapak genggam sumatera (pebble), kapak pendek (hache courte), batu penggiling, dan pisau. Pebble Culture diteliti oleh Yan Stein Callenfels Pad atahun 1925. Dia melakukan penelitian di pesisir Pulau sumatera dan menemukan peralatan di atas bersama kjokkenmoddinger. Pebble Culture merupakan pengaruh dari kebudayaan Bacson-Hoabinh (Indocina) yang masuk ke Indonesia melalui jalur barat, yaitu Malaka dan Sumatera.
  16. 16. C. ZAMAN BATU BARU ( NEOLITIKUM) Ciri-ciri zaman batu baru antara lain :  sudah hidup menetap  makanan diproduksi sendiri dan telah diolah (food producing),serta hidup dari hasil bercocok tanam  Peralatan pada zaman Batu mulai telah diasah halus  Pada zaman ini terjadi revolusi kehidupan, yaitu perubahan dari kehidupan nomaden dengan food gathering menjadi menetap dengan food producing Menurut hasil penelitian, manusia purba pada zaman ini telah berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Melayu Polinesia.  Pada akhir zaman ini telah dikenal system kepercayaan dalam bentuk animisme (kepercayaan tentang adanya arwah nenek moyang yang memiliki kekuatan gaib) dan dinamisme (kepercayaan terhadap benda- benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib). Mereka percaya bahwa ada kehidupan lain setelah mati. Oleh karena itu, mereka mengadakan berbagai upacara terutama untuk kepala suku. Mayat yang dikubur disertai dengan berbagai macam benda sebagai bekal di alam lain. Selain itu dibangun berbagai monumen sebagai peringatan. Monumen tersebut rutin diberi sesajen agar arwah leluhur yang meninggal melindungi dan memberikan kesejahteraan bagi sukunya. Berdasarkan peralatannya, Kebudayaan zaman batu baru dibedakan menjadi kebudayaan kapal persegi dan kapak lonjong, penanaman tersebut berasal dari Heine Geldern berdasarkan kepada penampang yang berbentuk persegi panjang dan lonjong.
  17. 17. 1) Kebudayaan Kapak Persegi Kebudayaan kapak persegi berasal dari Asia daratan yang menyebar ke Indonesia melalui jalur barat, yaitu melalui Malaka, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Kapak persegi dibuat dari batu api kalsedon. Kapak persegi dibedakan menjadi dua ukuran, yaitu ukuran kecil (berfungsi sebagai kapak) dan ukuran besar (berfungsi sebagai cangkul). Dibeberapa daerah di Indonesia ditemukan bekas- bekas pusat kerajinan kapak persegi, seperti di Lahat (Palembang), Bogor, Sukabumi , Purwakarta, Tasikmalaya (Jawa Barat), dan Pacitan (Jawa Timur). Kebudayaa kapak persegi didukung oleh manusia Proto Melayu (Melayu Tua) yang bermigrasi ke Indonesia menggunakan perahu bercadik sekitar 2000 SM.
  18. 18. 2) Kebudayaan Kapak Lonjong Ukuran kapak lonjong ada yang besar (Walzenbeil) dan kecil (Kleinbeil). Kleinbeil biasanya digunakan sebagai benda wasiat. Kapak lonjong sering disebut dengan istilah Neolith Papua karena penyebarannya terbatas didaerah Papua dan dipakai oleh bangsa Papua Melanosoid. Kapak lonjong umumnya terbuat dari batu kali yang berwarna kehitam- hitaman.
  19. 19. D. ZAMAN BATU BESAR (MEGALITIKUM) Zaman batu besar berlangsung dari zaman batu baru hingga zaman perunggu. Manusia pada zaman ini mulai mengenal system kepercayaan. Hasil peninggalan zaman Batu Besar, antara lain sebagai berikut :  Menhir  Dolmen  Peti kubur batu  Waruga  Sarkofagus  Punden berundak  Arca  Pandhusa
  20. 20.  Menhir adalah tiang / tugu batu besar sebagai tanda peringatan untuk menghormati roh nenek moyang,. Menhir ditemukan di Pasemah (Riau), Bada (Sulawesi Tengah), Banten, Bali, NTT, Jawa Timur dan Kalimantan
  21. 21.  Dolmen adalah meja batu yang digunakan untuk meletakkan sesaji. Dolmend ditemukan di Sumba dan Sumatera Selatan.
  22. 22.  Peti Kubur Batu adalah tempat mengubur mayat yang terdiri atas papan-papan batu yang ditanam dalam tanah dan diberi tutup. Biasanya batu yang digunakan adalah batu pipih.
  23. 23.  Waruga adalah peti kubur batu berukuran kecil berbentuk kubus dan tertutup ditemukan di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah
  24. 24.  Sarkofagus (keranda) adalah lesung batu yang dipergunakan sebagai tempat mayat dan diberi tutup. Ditemukan di Jawa Timur.
  25. 25.  Punden berundak adalah bangunan yang berbentuk teras, makin ke atas makin kecil dan digunakan sebagai tempat pemujaan. Punden berundak ditemukan di Lebak sibedug, Banten. Punden berundak percaya sebagai cikal bakal pembuatan candi di Indonesia
  26. 26.  Arca adalah bangunan dari batu yang berbentuk binatang dan manusia. Ditemukan di Dataran Tinggi Pasemah, Bangkinan, dan Sumatera Selatan.
  27. 27. Pandhusa adalah semacam dolmen yang bagian bawahnya berisi kubur batu.
  28. 28. Pembagian Zaman Logam Pengertian Zaman Logam adalah zaman yang ditandai dengan kemampuan manusia yang pada saat itu untuk membuat alat-alat dari logam.Zaman logam dibagi menjadi 3, yaitu: 1. Zaman Tembaga Zaman tembaga merupakan zaman yang menjadi awal manusia mengenal logam dimana pada zaman ini manusia menggunakan tembaga sebagai bahan dasar untuk membuat peralatan. Para ahli mengatakan bahwa Indonesia tidak terpengaruh dengan zaman tembaga serta tidak pula mengalaminya karena hingga sampai saat ini, belum ada ditemukan peninggalan – peninggalan sejarah dari zaman tembaga di Indonesia. Hanya negara – negara diluar Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Kamboja saja yang terpengaruh dengan zaman ini.
  29. 29. 2. Zaman Perunggu Zaman perunggu merupakan zaman dimana manusia membuat peralatan dari perunggu. Di Indonesia sendiri, ditemukan peninggalan – peninggalan sejarah dari zaman perunggu yaitu :  Candrasa merupakan sejenis kapak yang menyerupai senjata tapi tidak cocok sebagai peralatan perang / pertanian karena tidak kuat dan kokoh. Candrasa ditemukan di Bandung dan diperkirakan digunakan untuk keperluan upacara.
  30. 30. Kapak Corong Kapak Corong atau Kapak Sepatu merupakan alat kebesaran dan upacara adat yang berbentuk seperti corong. Kapak Corong ditemukan di Bali, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
  31. 31. Nekara Nekara adalah genderang besar untuk upacara ritual, khususnya sebagai pengiring upacara kematian, upacara memanggil hujan, dan sebagai genderang perang dengan penyempitan dibagian pinggangnya. Nekara “The Moon of Pejeng” yang merupakan nekara terbesar di Indonesia terdapat di Bali.
  32. 32. Moko  Moko merupakan sejenis nekara yang ukurannya lebih kecil yang berfungsi sebagai benda pusaka seorang kepala suku, benda yang diwariskan kepada anak laki-laki kepala suku dan juga mas kawin. Moko lebih banyak ditemukan di Pulau Alor dan Manggarai ( Pulau Flores ).
  33. 33.  Bejana Perunggu Bejana Perunggu memiliki bentuk seperti periuk tetapi langsing dan gepeng. Di Indonesia, bejana perunggu ditemukan di tepi Danau Kerinci (Sumatera) dan Madura. Kedua bejana yang sudah ditemukan memiliki hiasan yang serupa dan sangat indah berupa gambar – gambar geometri dan pilin – pilin yang mirip huruf J.
  34. 34.  Arca Perunggu Arca perunggu ada yang berbentuk manusia, adapula yang berbentuk binatang. Arca perunggu, umumnya, berbentuk kecil dan terdapat cincin pada bagian atasnya. Dimana cincin tersebut digunakan sebagai alat untuk menggantungkan arca itu karena itulah arca juga digunakan sebagai liontin. Di Indonesia, arca perunggu ditemukan di Bangkinang (Riau), Palembang (Sumsel) dan Limbangan (Bogor).
  35. 35. 3. Zaman Besi Zaman besi merupakan zaman dimana manusia telah mampu membuat peralatan dari besi yang lebih sempurna daripada tembaga ataupun perunggu. Dengan cara, meleburkan besi dari bijihnya lalu menuangkan cairan besi tersebut ke dalam cetakan. Adapun hasil peninggalan dari zaman besi yang sudah ditemukan di Indonesia antara lain:  Mata Panah Mata panah merupakan salah satu alat berburu yang dibuat pada zaman besi. Awalnya, mata panah dibuat dengan cara meruncingkan besi dengan menggunakan tulang. Tetapi seiring perkembangan zaman hingga ke zaman logam besi, mata panah yang dibuat pun menjadi jauh lebih baik dan awet dibandingkan bahan sebelumnya. Alat ini sering digunakan untuk menangkap ikan ataupun berburu hewan lainnya. Penninggalan mata panah ini banyak ditemukan di gua-gua dekat sungai dan salah satunya berada di Maros dan Kalumpang (Sulawesi Selatan).
  36. 36. Perhiasan Selain sebagai alat berburu, besi juga dapat dilebur menjadi perhiasan pada saat itu. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ditemukan perhiasan yang diperkirakan telah dibuat pada zaman besi. Perhiasan seperti gelang dan manik-manik merupakan salah satu benda zaman besi yang telah banyak ditemukan.
  37. 37.  Mata Pisau Mata pisau pada zaman besi dinilai sebagai alat yang bernilai tinggi karena memiliki beberapa kegunaan. Salah satunya adalah untuk melindungi diri dari serangan binatang buas yang masih banyak berkeliaran pada saat itu. Lalu, selain menjadi senjata, mata pisau juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan makanan. Bahan makanan dari hasil buruan ataupun tanaman sekitarnya bisa dikumpulkan dan dapat diolah dengan lebih mudah juga. Satu hal lagi yang merupakan kegunaan dari mata pisau ini adalah untuk memudahkan mendapatkan bahan-bahan membuat rumah. Dengan mata pisau, manusia dapat mengumpulkan tanaman yang dapat dijadikan atap atau alas untuk tempat perlindungannya.
  38. 38. Mata Sabit Mata sabit dapat dikatakan hampir sama dengan mata pisau. Hanya saja mata sabit memiliki ukuran yang lebih besar dan diduga digunakan untuk menyabit tumbuhan. Alat ini masih dipakai hingga sekarang sebagai alat pertanian.
  39. 39. Mata Pedang Pedang diperkirakan pertama kali dipakai oleh bangsa Hittie, Myceania, Yunani, dan Proto-Celtit Halstatt. Karena persediaan besi yang melimpah, manusia mulai mengembangkan akal pikirnya untuk menciptakan alat perang dari biji besi yang ada. Pembuatan pedang pada awalnya memiliki kualitas yang sangat buruk, dimana hasil besi terbaik untuk membuat sebuah pedang justru memiliki kualitas yang jauh lebih rendah daripada perunggu.
  40. 40. Perisai Perunggu Perisai ini diyakini merupakan peninggalan zaman besi dan dibuat pada tahun 300 sebelum masehi. Perisai ini merupakan perhiasan peninggalan bangsa Kelt yan ditemukan di Sunga Witham dekat Lincoln, Inggris. Perisai ini dilapisi dengan kerangka kayu pada saat pertama kali ditemukan dan bagian belakang perisai ini dihiasi dengan batu karang dari kawasan Mediterania dan potongan kulit babi hutan. Hal tersebut menandakan bahwa perisai ini merupakan barang berharga pada zaman pembuatannya. Hingga sekarang, perisai tersebut dikenal dengan nama The Witham Shield.
  41. 41. 1. Apa yang dimaksud Arkeologi? Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang peninggalan-peninggalan masa lampau/artefak.
  42. 42. 2. Sebutkan 3 peninggalan kehidupan zaman batu tua! 1. Alat Serpih 2. Alat Penetak 3. kapak Genggam
  43. 43. 3. Sebutkan 5 hasil peninggalan zaman Batu Besar ( Megalitikum)!  Menhir  Dolmen  Peti kubur batu  Waruga  Sarkofagus
  44. 44. 4. Apa yang dimaksud zaman logam?  zaman yang ditandai dengan kemampuan manusia yang pada saat itu untuk membuat alat-alat dari logam.
  45. 45. 5. Sebutkan pembagian dari zaman logam! 1. Zaman tembaga 2. Zaman perunggu 3. Zaman besi

×