Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Akuntansi sektor publik

9,364 views

Published on

  • Be the first to like this

Akuntansi sektor publik

  1. 1. AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK KELOMPOK 5 A DISUSUN OLEH: ASEP SAHWANI ULIL AMRI MIRNA PAHLEVISTIE DWIMULYA SERANG
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nyapenulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada nabi besarMuhammad SAW, kepda keluarganya, sahabatnya, dan tak lupa kepada kita selakuumatnya sampai akhir zaman. Dengan selesainya makalah ini penulis harapkan dapat menambah wawasan ilmupengetahuan khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi yang membaca. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini banyak kekurangannya, makadari itu apabila ada kritikan dan saran yang sifatnya Serang, April 2012 Penyusun
  3. 3. LATAR BE LAKANG Akuntansi keuangan sektor publik sangat erat kaitannya dengan fungsiakuntansi sebagai penyedia informasi keuangan untuk pihak eksternal organisasi. Disektor public,kebutuhan akan infprmasi akuntansi semakin tinggi seiringdengan semakin meningkatnyaakuntabilitas publik dan transparansi oleh lembaga –lembaga publik. Laporan keuangansektor publik menjadi instrument utama untuk menciptakan akuntabilitas publik. Untukmenghasilkan laporan keuangan sektor publikyang relevan dan handal, maka diperlukanstandar akuntansi keuangan sector publikdan system akuntansi sector publik. Pengembangan standarakuntansi keuangan sector publik merupakan suatu yang sangat krusial, karena kualitas srndarakuntansi secaralangsung akan mempengaruhi kualitas laporan keuangan. Dengan demikian pada bahanajar ini perlu dikembangkan system akuntansi yang mampu menghasilkan sebuah laporan keuangan yangdapat dupertanggung jawabkan. Pemahaman sektor publik sering diartikan sebagai aturan pelengkap pemerintah yangmengakumulasi "utang sektor publik" dan "permintaan pinjaman sektor publik" untuk suatutahun tertentu. Artikulasi ini dampak dari sudut pandang ekonomi dan politik yang selama inimendominasi perdebatan sektor publik. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansipemerintahan. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik.Berbagai perkembangan terakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base diSelandia Baru, pemahaman ini telah berubah.
  4. 4. Definisi Akuntansi Sektor Publik Akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yangdiberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. Dari berbagai buku lama terbitanEropa Barat, akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Dan diberbagaikesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. Berbagai perkembanganterakhir, sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru, pemahaman initelah berubah. Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat.Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisisakuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. Dari definisi diatas perludiartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat - bukan individual,yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik, dan juga pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta. Di Indonesia, akuntansi sektor publik dapatdidefinisikan: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan padapengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemendibawahnya, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, LSM dan yayasan sosial, maupun padaproyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta”.Akuntansi sektor publik banyak digunakan untuk badan usaha, lembaga-lembaga danyayasan. Misal disini diambil contoh untuk yayasan.GAMBARAN UMUM YAYASAN Yayasan Maju Bersama merupakan sebuah yayasan lembaga swadaya masyarakatyang didirikan pada tanggal 1 Januari 2005. Yayasan ini mengkhususkan untuk bergerakdalam bidang pemberdayaan dan peningkatan profesionalitas usaha kecil dan menengah(UKM) yang ada di sekitar kota Depok. Yayasan melihat bahwa banyak UKM yangsesungguhnya memiliki potensi besar untuk dapat berkembang menjadi sebuah perusahaanyang lebih besar namun mereka terbentur pada permasalahan sumber daya manusia(Profesionalisme). Permasalahan tersebut masih ditambah dengan kurangnya jaringan dalamrangka pemasaran produk-produk yang mereka hasilkan. Selain itu, yayasan ini jugabertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran dengan jalanmendorong terciptanya UKM-UKM baru.
  5. 5. Visi Yayasan:“Memberdayakan UKM sebagai penggerak Ekonomi Mikro”Misi Yayasan: 1. Mendorong terciptanya UKM baru 2. Meningkatkan profesionalitas UKM 3. Memperkuat jaringan antar sesama UKM Untuk menjalankan misi-misinya tersebut, yayasan mengembangkan program-program sebagai berikut:  Sosialisasi UKM: Seminar Kewirausahaan  Pelatihan: Pelatihan Pemasaran, Pelatihan Keuangan, Pelatihan Manajemen Produksi  Pengembangan Jaringan: Pertemuan UKM, Studi Banding Berbagai fakta yang ada menunjukkan bahwa kecenderungan pendirian yayasanadalah untuk berlindung dibalik status badan hukum yayasan, dan bukan wadahpengembangan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Selain itu, tujuan kecenderungan inibiasanya berakhir dengan interpretasi memperkaya diri para pendiri, pengurus, danpengawas.Pemakai laporan keuangan yayasan memiliki kepentingan bersama, yaitu untuk menilai:  Jasa yayasan dan kemampuan yayasan untuk memberikan jasa secara berkesinambungan.  Mekanisme pertanggungjawaban dan aspek kinerja pengelola. Kemampuan yayasan dalam mengelola jasa dikomunikasikan melalui laporan posisikeuangan, dimana informasi mengenai aktiva, kewajiban, aktiva bersih, dan informasimengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut disampaikan. Laporan ini harusmenyajikan secara terpisah aktiva bersih, baik yang terikat maupun tidak terikatpenggunaannya. Pertanggungjawaban pengelola yayasan atas hasil pengelolaan sumber dayasumber daya yayasan akan disajikan melalui laporan aktivitas dan laporan arus kas. Laporanaktivitas menyajikan informasi mengenai perubahan yang terjadi dalam kelompok aktivabersih.
  6. 6. Istilah dalam akuntansi (Yayasan):  Pembatasan Permanen adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dapat dipertahankan secara permanen. Yayasan diizinkan untuk menggunakan sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya yang berasal dari sumber daya tersebut.  Pembatasan Temporer adalah pembatasan penggunaan sumber daya oleh penyumbang, agar sumber daya tersebut dapat dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu.  Sumbangan Terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang. Pembatas tersebut dapat bersifat permanen atau temporer.  Sumbangan tidak Terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.
  7. 7. KESIMPULAN Kemampuan yayasan dalam mengelola jasa dikomunikasikan melalui laporan posisikeuangan, dimana informasi mengenai aktiva, kewajiban, aktiva bersih, dan informasimengenai hubungan diantara unsur-unsur tersebut, akan disampaikan.Yayasan salah satu bentuk pengaplikasian dalam skuntansi sektor publik yang digunakanuntuk kepentingan bersama. Semoga dengan penyusunan laporan ini bias berguna bagi parapembaca dan harapan penyusun agar kedepannya menjadi lebih baik lagi dala, penyusunanlaporan sejenis.
  8. 8. DAFTAR PUSTAKASumber Data:  http://www.google.com//Kasus_Akuntansi_Yayasan  Google.com/akuntansi sektor public  Avg search/akuntansi sektor public  Slidshare.com

×