Tambahan Materi Eldas                                                                           By Saeful A               ...
   SIFAT DASAR UJT       Transistor ini dapat dipandang sebagai suatu pembagi tegangan yang terdiri daridua buah tahanan ...
daerah N didoping ringan, maka pada saat forward bias banyak hole dari           daerah P ini yang tidak dapat berkombinas...
4. Dalam daerah dikanan Up ada arus emitor,sebab antara emitor dan basis 1 ada       tegangan muka maju (forward bias).   ...
    PRINSIP KERJA UJT SEBAGAI OSCILATOR         Mula-mula pada C tidak ada muatan (Uc = 0). Tegangan ini adalah tegangan ...
Bila tegangan C (Uc = UE) turun hingga mencapai ± 2V, maka UJT menyumbatlagi (sakelar S terbuka), pada kondisi ini C pun a...
gergaji, sebab dengan P2 kita menetapkan tingginya amplitudo Up, makin besar P2,makin tinggi pula tegangan katoda, sehingg...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Uni junction transistor

3,716 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,716
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
143
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Uni junction transistor

  1. 1. Tambahan Materi Eldas By Saeful A UNI JUNCTION TRANSISTOR Unijunction Transistor (UJT) merupakan sebuah Komponen semikonduktor yangterdiri atas hubungan PN. Type P dihubungkan dengan emiter sedangkan Type Nmembentuk Base B1 dan B2. Komponen ini dikenal dengan nama “Dioda dua Basis”.Bahan dasar terbuat dari silikon. Gambar a menunjukkan susunan dasar UJT. Kira-kiraditengah batang silikon (material Type N) terdapatlah meterial P ini akan bekerja sebagaiemiter E, jadi terdapatlah junction PN pada batangan tersebut.
  2. 2.  SIFAT DASAR UJT Transistor ini dapat dipandang sebagai suatu pembagi tegangan yang terdiri daridua buah tahanan yang berderet yaitu RB1 dan RB2 (lihat Gambar.). Adapun pertemuanPN bekerja sebagai Dioda. (lihat pelajaran yang lalu). Dioda akan menghantar / Konduksibila diberi tegangan bias maju (Forward Bias), sebaliknya Dioda tidak akan menghantarbila diberi tegangan bias mundur (Reverse Bias).  Prinsip Kerja UJT Prinsip kerja UJT tak ubahnya sebagai saklar Input dari jenis Transistor, inidiambil dari Emitor yang mempunyai tahanan dan tahanan ini dengan cepat menurunnilaianya jika tegangan Input naik sampai level tertentu.  Cara Kerja UJT 1. Perhatikan Gambar, antara terminal-terminal B1- B2 kita beri tegangan UB1 B2 = 9 Volt. Maka terjadilah pembagian tegangan antara RB1 dan RB2, Dioda tidak bekerja. 2. Mula-mula tegangan catu pada Emiter sama dengan nol, maka Dioda Emiter berada dalam keadaan Reverse bias. Bila tegangan ini diperbesar maka UE akan ikut bertambah besar,tetapi Emiter tetap tidak akan menghantar sebelum UE>U1 + UK. UK = Knee 3. Voltage dari Dioda tersebut. 4. Setelah UE>U1+ UK, maka Dioda dalam keadaan Forward bias dan dia mulai menghantar. Oleh karena daerah P mendapat doping yang berat sedangkan
  3. 3. daerah N didoping ringan, maka pada saat forward bias banyak hole dari daerah P ini yang tidak dapat berkombinasi dengan elektron bebas dari daerah N. 5. Hole-hole tersebut akan merupakan suatu pembawa muatan positip pada daerah basis 1 (B1). hal ini menyebabkan tahanan RB1 pada daerah basis turun hingga mencapai suatu harga yang kecil sekali, sehingga dapat dikatakan antara Emiter dan basis 1 (B1) terjadi 6. hubung singkat. 7. Dari sini jelas bahwa dioda Emitor pada UJT berfungsi sebagai saklar dan saklar ini akan tetap tinggal tertutup selama arus Emitor masih lebih besar dari suatu harga tertentu yang disebut “Valley Current” Sifat Listrik Pada UJT  Kurva sifat listrik UJT 1. Perhatikan gambar 1, kalau IE naik, maka tegangan antara emitor -B1 turun. 2. Di titik puncak Up dan titik lembah (Valley point) Uv, lengkung karakteristik mempunyai kelandaian (slope) = 0. Artinya dititiktitik itu lengkung tidak naik,juga tidak turun. 3. Dalam daerah dikiri Up, tidak mengalir arus emitor IE, sebab antara emitor dan basis 1 ada tegangan muka terbalik (reverse bias).  Daerah dikiri Up itu dinamai Up sumbat.
  4. 4. 4. Dalam daerah dikanan Up ada arus emitor,sebab antara emitor dan basis 1 ada tegangan muka maju (forward bias). 5. Diantara titik-titik Up dan Uv maka kenaikan arus IE menyebabkan turunnya tegangan UE. Ini berarti bahwa dalam daerah ini terdapat perlawanan negatif (tahanan negatif). 6. Setelah melampaui titik lembah Uv, maka kenaikan IE dibarengi dengan kenaikan UE. Daerah ini dinamai daerah jenuh.(saturation region) 7. Ternyata bahwa Up ditentukan oleh : a. Tegangan antara B1 - B2 (= UB1 B2) dan b. Tegangan muka maju (forward bias) diantara emitor dan basis B1 atau tegangan pada basis. Adapun UD berbanding terbalik dengan suhu. Kalau suhu naik UD turun. (UD =Tegangan muka maju antara E - B1 ) Tegangan bentuk gigi gergaji dapat diperoleh, kalausuatu kondensator secara bergantian mengisi dan membuang muatan (lihat Gbr. 1a).Mula-mula sakelar S kita taruh pada posisi 1. maka kondensator C dimuati tegangan daribatery melalui R. Secara berangsur tegangan pada C naik. Kecepatan kenaikan teganganini ditetapkan pada saat tegangan mencapai harga P, sakelar kita pindahkan ke posisi2,maka C dihubung singkat,dan seketika membuang muatan. Tegangan Uc pun jatuh kenol. Jika sakelar S secara bergantian dipindahkan dari 1 ke 2 dalam irama tertentu,makapada kondensator terjangkit tegangan bentuk gigi gergaji. Tinggi tegangan (amplitudo)ditentukan oleh besarnya R.
  5. 5.  PRINSIP KERJA UJT SEBAGAI OSCILATOR Mula-mula pada C tidak ada muatan (Uc = 0). Tegangan ini adalah tegangan UEyang diberikan kepada emitor. Maka antara emitor E dan basis B1 ada perlawanan yangtinggi, sebab dikatakan ada potensial positip. Potensial pada katoda ini ditentukan olehperbandingan antara P2-RB-RA (yang ada didalam transistor) dan R. Tegangan di C (Uc)naik dengan kecepatan yang ditentukan oleh konstanta waktu P1 dengan C. Makategangan pada E menjadi positip. Jika tegangan Uc mencapai harga UpUJT (UE = Uc ³ Up) maka UJT akanmenghantar, dan turunlah perlawanan antara Emitor E dan Basis 1.Penurunan perlawanan(tahanan) RE - B1 menghubung singkat C (kondensator membuang muatan).
  6. 6. Bila tegangan C (Uc = UE) turun hingga mencapai ± 2V, maka UJT menyumbatlagi (sakelar S terbuka), pada kondisi ini C pun akan kembali mengisi muatan. Demikiankejadian ini terjadi berulang-ulang. Bentuk tegangan pada kondensator dan Arus buangmuatan(pengosongan)kondensator membangkitkan tegangan denyut pada R. Perubahantahanan pada basis 2 diatur dengan potensiometer P2. P2 mengatur amplitudo gigi
  7. 7. gergaji, sebab dengan P2 kita menetapkan tingginya amplitudo Up, makin besar P2,makin tinggi pula tegangan katoda, sehingga diperlukan tegangan UE yang lebih tinggiuntuk menjadikan dioda menghantar. R berguna untuk mengatasi arus pengosongan dariC supaya dioda tidak rusak. Besarnya frekuensi ditentukan oleh konstanta waktu P1 - C dan juga olehkarakteristik UJT. Makin besar P1,makin rendah pula frekuensinya. Selama C membuangmuatan, maka arus yang lewat R akan menimbulkan tegangan bentuk denyut (pulsa).

×