KEBIJAKANTTG EVALUASI PENDIDIKAN      DI INDONESIA
UU SISDIKNAS NO 20 TH 2003• Pasal 57:(1) Evaluasi dilakukan dalam rangka  pengendalian mutu pendidikan secara nasional  se...
• Pasal 58(1) Evaluasi hasil belajar peserta didik  dilakukan oleh pendidik untuk memantau  proses, kemajuan, dan perbaika...
• Pasal 59(1) Pemerintah dan pemerintah daerah  melakukan evaluasi terhadap  pengelola, satuan, jalur, jenjang, dan jenis ...
PP No. 19 Th 2005 tentang SNP Pasal 2:Lingkup Standar Nasional Pendidikan:a.   standar isi;b.   standar proses;c.   standa...
BAB X     STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN• Pasal 63(1) Penilaian pendidikan pada jenjang    pendidikan dasar dan menengah ter...
Penilaian Hasil Belajar oleh             Pendidik• Pasal 64:(1) Penilaian hasil belajar oleh pendidik  sebagaimana dimaksu...
(2)Penilaian sebagaimana dimaksud pada  ayat (1) digunakan untuk:   – menilai pencapaian kompetensi peserta     didik;   –...
(3) Penilaian hasil belajar kelompok mata    pelajaran agama dan akhlak mulia serta    kelompok mata pelajaran    kewargan...
Penilaian Hasil Belajar          oleh Satuan Pendidikan• Pasal 651) Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan   sebag...
3) Penilaian akhir sebagaimana dimaksud   pada ayat (2) mempertimbangkan hasil   penilaian peserta didik oleh pendidik   s...
5) Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah   sebagaimana dimaksud pada ayat (4), peserta   didik harus mendapatkan ni...
Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah• Pasal 661) Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud   dalam Pasal 63 ayat (1)...
• Pasal 671)Pemerintah menugaskan BSNP untuk  menyelenggarakan ujian nasional yang  diikuti peserta didik pada setiap satu...
• Pasal 681) Hasil ujian nasional digunakan sebagai   salah satu pertimbangan untuk:  a. pemetaan mutu program dan/atau sa...
• Pasal 691) Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar   dan menengah dan pendidikan jalur nonformal   kesetaraan...
• Pasal 701) Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang   sederajat, Ujian Nasional mencakup mata   pelajaran Bahasa I...
5) Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang   sederajat, Ujian Nasional mencakup mata   pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa ...
• Pasal 711) Kriteria kelulusan ujian nasional   dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan   dengan Peraturan Menteri.
Kelulusan• Pasal 721) Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan   pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah   setelah...
2) Kelulusan peserta didik dari satuan   pendidikan ditetapkan oleh satuan   pendidikan yang bersangkutan sesuai   dengan ...
UJIAN NASIONAL (UN) UN :   Kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi    peserta didik scr nasional untuk jenjang    p...
 Hasil UN digunakan sbg salah satu  pertimbangan utk:   Pemetaan mutu satuan dan atau prog pend   Seleksi masuk jenjang...
 Persyaratan Mengikuti UN:   Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar    pd satuan pend mulai smt I th pertama h...
KELULUSAN• Kelulusan Ujian Nasional• Kelulusan Ujian Sekolah• Kelulusan dari Satuan Pendidikan
STANDAR KELULUSAN UN• memiliki nilai rata-rata minimal 5,50  untuk seluruh mata pelajaran yang  diujikan, dengan nilai min...
KELULUSAN US• Memiliki rata2 nilai minimum 6,00 dan nilai min  setiap mp US ditentukan oleh masing-masing  sekolah/madrasa...
KELULUSAN dari Satuan Pend• Menyelesaikan seluruh program pembelajaran• Memperoleh nilai minimal baik pd penilaian  akhir ...
NILAI RATA2 KELULUSAN (NK)               A+B+C     NK = -------------------                    3Keterangan:NK = Nilai rata...
PREDIKAT KELULUSANNK≥ 8,5               : Sangat baikNK ≥ 7,5 s.d. < 8,5   : BaikNK < 7,5              : Cukup
PERJALAN UJIAN NASIONAL• Sejak Indonesia merdeka – th  pertengahan th 60-an  – menggunakan sistem ujian secara nasional   ...
• Pertengahan 80-an- akhir 90-an  – Ebtanas  – Tingkat kelulusan meningkat  – Kualitas turun• Pertengahan akhir 80-an- sek...
KELULUSAN dari Satuan Pend• Menyelesaikan seluruh program pembelajaran• Memperoleh nilai minimal baik pd penilaian  akhir ...
NILAI RATA2 KELULUSAN (NK)               A+B+C     NK = -------------------                    3Keterangan:NK = Nilai rata...
PREDIKAT KELULUSANNK≥ 8,5               : Sangat baikNK ≥ 7,5 s.d. < 8,5   : BaikNK < 7,5              : Cukup
Materi assesmen pembelajaran  (pps bag 2)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Materi assesmen pembelajaran (pps bag 2)

539 views

Published on

Materi adalah bahan kuliah Assesmen Pembelajaran Prodi PGRA PPS UIN Sunan Kalijaga dan dapat di akses oleh mahasiswa. Semoga Bermanfaat.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
539
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi assesmen pembelajaran (pps bag 2)

  1. 1. KEBIJAKANTTG EVALUASI PENDIDIKAN DI INDONESIA
  2. 2. UU SISDIKNAS NO 20 TH 2003• Pasal 57:(1) Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.(2) Evaluasi dilakukan terhadap peserta didik, lembaga, dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang, satuan, dan jenis pendidikan.
  3. 3. • Pasal 58(1) Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.(2) Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.
  4. 4. • Pasal 59(1) Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan, jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.(2) Masyarakat dan/atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga yang mandiri untuk melakukan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58.(3) Ketentuan mengenai evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.
  5. 5. PP No. 19 Th 2005 tentang SNP Pasal 2:Lingkup Standar Nasional Pendidikan:a. standar isi;b. standar proses;c. standar kompetensi lulusan;d. standar pendidik dan tenaga kependidikan;e. standar sarana dan prasarana;f. standar pengelolaan;g. standar pembiayaan;danh. standar penilaian pendidikan.
  6. 6. BAB X STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN• Pasal 63(1) Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:a. penilaian hasil belajar oleh pendidik;b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; danc. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
  7. 7. Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik• Pasal 64:(1) Penilaian hasil belajar oleh pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat 1 butir a dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
  8. 8. (2)Penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk: – menilai pencapaian kompetensi peserta didik; – bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan – memperbaiki proses pembelajaran.
  9. 9. (3) Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik; serta b. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
  10. 10. Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan• Pasal 651) Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (1) butir b bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran.2) Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
  11. 11. 3) Penilaian akhir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64.4) Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
  12. 12. 5) Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah sebagaimana dimaksud pada ayat (4), peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.6) Ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah/madrasah diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP.
  13. 13. Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah• Pasal 661) Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 63 ayat (1) butir c bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional.2) Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel.3) Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.
  14. 14. • Pasal 671)Pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelenggarakan ujian nasional yang diikuti peserta didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur nonformal kesetaraan.2)Dalam penyelenggaraan ujian nasional BSNP bekerja sama dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/ Kota, dan satuan pendidikan.3)Ketentuan mengenai ujian nasional diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri.
  15. 15. • Pasal 681) Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
  16. 16. • Pasal 691) Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.2) Setiap peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya.3) Peserta didik pendidikan informal dapat mengikuti ujian nasional setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BSNP.4) Peserta ujian nasional memperoleh surat keterangan hasil ujian nasional yang diterbitkan oleh satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional.
  17. 17. • Pasal 701) Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).2) Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.3) Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
  18. 18. 5) Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan.6) Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan.7) Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruan yang menjadi ciri khas program pendidikan.
  19. 19. • Pasal 711) Kriteria kelulusan ujian nasional dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.
  20. 20. Kelulusan• Pasal 721) Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan ; c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan d. lulus Ujian Nasional.
  21. 21. 2) Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.
  22. 22. UJIAN NASIONAL (UN) UN :  Kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik scr nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah Tujuan UN:  Menilai pencapaian kompetensi lulusan scr nasional pada mp ttt dlm kelompok mp ilmu pengetahuan dan teknologi
  23. 23.  Hasil UN digunakan sbg salah satu pertimbangan utk:  Pemetaan mutu satuan dan atau prog pend  Seleksi masuk jenjang pend berikutnya  Penentuan kelulusan peserta didik dr satuan pend  Akreditasi satuan pendidikan  Pembinaan dab pemberian bantuan kpd satuan pend dlm upaya peningkatan mutu pendidikan
  24. 24.  Persyaratan Mengikuti UN:  Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pd satuan pend mulai smt I th pertama hingga smt I th terakhir;  Memiliki ijazah atau surat keterangan lain yg setara dari satuan pend yg setingkat lebih rendah
  25. 25. KELULUSAN• Kelulusan Ujian Nasional• Kelulusan Ujian Sekolah• Kelulusan dari Satuan Pendidikan
  26. 26. STANDAR KELULUSAN UN• memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.• Kabupaten/Kota dan atau satuan pendidikan dapat menentukan standar kelulusan UN lebih tinggi dari kriteria butir 1.
  27. 27. KELULUSAN US• Memiliki rata2 nilai minimum 6,00 dan nilai min setiap mp US ditentukan oleh masing-masing sekolah/madrasah.• Satuan pend dpt menentukan batas lulus dg nilai rata-rata di atas 6,00.
  28. 28. KELULUSAN dari Satuan Pend• Menyelesaikan seluruh program pembelajaran• Memperoleh nilai minimal baik pd penilaian akhir seluruh mp kelompok mp agama dan akhlak mulia, kelompok mp kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mp estetika, kelompok mp jasmani, olah raga, dan kesehatan.• Lulus Ujian Sekolah/Madrasah utk kelompok mp ilmu pengetahuan dan teknologi;• Lulus UN
  29. 29. NILAI RATA2 KELULUSAN (NK) A+B+C NK = ------------------- 3Keterangan:NK = Nilai rata2 kelulusanA = Rata2 nilai rapor smt I s.d. VIB = Rata2 nilai ujian sekolahC = Rata2 nilai ujian nasional
  30. 30. PREDIKAT KELULUSANNK≥ 8,5 : Sangat baikNK ≥ 7,5 s.d. < 8,5 : BaikNK < 7,5 : Cukup
  31. 31. PERJALAN UJIAN NASIONAL• Sejak Indonesia merdeka – th pertengahan th 60-an – menggunakan sistem ujian secara nasional dengan istilah ujian saja – Ada pro-kontra• Pertengahan 60-an- awal 80 – Ujian sekolah – Tingkat kelulusan meningkat – Kualitas turun
  32. 32. • Pertengahan 80-an- akhir 90-an – Ebtanas – Tingkat kelulusan meningkat – Kualitas turun• Pertengahan akhir 80-an- sekarang – UAN/UN – Tingkat kelulusan ? – Kualitas turun ?
  33. 33. KELULUSAN dari Satuan Pend• Menyelesaikan seluruh program pembelajaran• Memperoleh nilai minimal baik pd penilaian akhir seluruh mp kelompok mp agama dan akhlak mulia, kelompok mp kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mp estetika, kelompok mp jasmani, olah raga, dan kesehatan.• Lulus Ujian Sekolah/Madrasah utk kelompok mp ilmu pengetahuan dan teknologi;• Lulus UN
  34. 34. NILAI RATA2 KELULUSAN (NK) A+B+C NK = ------------------- 3Keterangan:NK = Nilai rata2 kelulusanA = Rata2 nilai rapor smt I s.d. VIB = Rata2 nilai ujian sekolahC = Rata2 nilai ujian nasional
  35. 35. PREDIKAT KELULUSANNK≥ 8,5 : Sangat baikNK ≥ 7,5 s.d. < 8,5 : BaikNK < 7,5 : Cukup

×